Siogung ogung, warta.in – Suasana haru bercampur doa mengiringi prosesi adat di rumah duka Huta Siantar Matio, Kelurahan Siogung Ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Kamis (16/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Para Tulang Simbolon, hula hula dari alm Opung Ramses Naibaho Sitangkaraen Boru secara simbolis memberikan Ulos Holong kepada berenya, Niolando Naibaho Sitangkaraen. Pemberian ulos ini menjadi tanda kasih, penguatan, dan restu dari hula-hula kepada boru yang sedang berduka.
Usai memberikan ulos, Tulang Simbolon kemudian mengajak dan mendampingi Niolando untuk mangaliat peti jenazah ibundanya, alm Opung Ramses Naibaho Sitangkaraen Boru*, sebanyak 3 kali.
Prosesi mangaliat 3 kali ini merupakan bentuk penghormatan terakhir sekaligus permohonan restu kepada orang tua yang telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga.
Doa dan Harapan Hula-Hula
Di hadapan peti jenazah, Tulang Simbolon memanjatkan Doa dan harapan agar Niolando Naibaho Sitangkaraen segera dipertemukan dengan jodohnya, menjadi pribadi yang kuat, dan tetap teguh dalam menjalani kehidupan.
“Ini bentuk holong ni hula-hula tu bere. Di tengah duka, kami tetap mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” ujar sumber keluarga di lokasi.
Pemberian Ulos Holong dan prosesi mangaliat ini menjadi pengingat bahwa nilai Dalihan Natolu masih sangat hidup di tengah masyarakat Batak. Hula-hula, dongan tubu, dan boru saling menguatkan di saat suka maupun duka.
Keluarga besar Naibaho Sitangkaraen mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan seluruh kerabat, hula-hula, dan masyarakat yang turut melayat (red)



























![Selamat Ulang Tahun Marina br Sijabat [Ny Nikolas Sinar Naibaho] di Hutaparik Pangururan](https://warta.in/wp-content/uploads/2026/06/1782709723025-324x160.jpg)





