Warta.inPALI – Memasuki hari kedua pelaksanaan turnamen sepak bola yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, atmosfer kompetisi di Lapangan Gelora November kian memanas pada Minggu, 20 September 2026. Sebanyak 29 tim peserta dari berbagai penjuru wilayah terus menunjukkan performa terbaik mereka demi memperebutkan takhta juara dalam ajang bergengsi yang didukung penuh oleh pemerintah daerah ini.

Turnamen ini terselenggara berkat sinergi kuat antara DPD KNPI PALI bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten PALI, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten PALI, serta Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) PALI. Kejuaraan ini juga menjadi wujud nyata komitmen dari Bupati PALI, Asgianto, ST, dalam mendorong kemajuan olahraga dan memfasilitasi ruang produktif bagi generasi muda di Bumi Serepat Serasan.
Sejak peluit pertama ditiupkan pada pertandingan pembuka hari kedua, ratusan pasang mata penonton yang memadati tribun Gelora November disuguhi aksi-aksi memukau dari talenta lokal. Jadwal pertandingan hari Minggu ini berlangsung padat sejak pagi hingga sore hari, yang mempertemukan klub-klub tangguh lokal:Sesi Pagi: Dibuka oleh laga sengit antara VASUDHA vs SSB DISPORA B (08.00–09.00), dilanjutkan dengan duel BLACK BOY A vs MATSALI (09.00–10.00), dan ditutup sebelum jeda siang oleh laga BLACK BOY B vs NAGA PALI (10.00–11.00).
Sesi Sore: Setelah istirahat, ketegangan berlanjut lewat pertandingan BERANDAN FA vs PERSIBA (13.30–14.30), disusul oleh bentrokan SIMBA SC vs LASKAR NANENG B (14.30–15.30), dan dipuncaki oleh laga penutup antara BS PALI FC vs SSB PS PENGABUAN (15.30–16.30).Strategi menyerang yang agresif, pertahanan yang kokoh, hingga drama di lapangan hijau mewarnai jalannya kompetisi yang berlangsung ketat namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Ketua DPD KNPI PALI, M. Budi Hoiru, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta maupun masyarakat yang hadir langsung untuk memberikan dukungan. Ia menegaskan bahwa esensi dari turnamen ini melampaui sekadar urusan menang dan kalah di dalam lapangan hijau.
Menurut M. Budi Hoiru, turnamen sepak bola ini mengemban misi yang jauh lebih besar, yaitu mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh rasa persaudaraan di kalangan pemuda Kabupaten PALI. Selain sebagai panggung untuk mengasah bakat, kompetisi positif semacam ini dinilai sangat efektif untuk menjauhkan generasi muda dari pengaruh pergaulan negatif dan aktivitas yang tidak produktif.
Ajang ini juga menjadi perhatian khusus bagi tim pemandu bakat yang diterjunkan langsung oleh pihak Dispora, KONI, dan PSSI Kabupaten PALI. Melalui pemantauan intensif di setiap pertandingan, diharapkan lahir cikal bakal atlet sepak bola profesional asli daerah yang nantinya siap dibina lebih lanjut untuk mewakili Kabupaten PALI dalam kejuaraan tingkat regional seperti Porprov, maupun di kancah nasional.
Pemerintah Kabupaten PALI di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, ST senantiasa berkomitmen untuk mendukung penuh keberlanjutan agenda olahraga kepemudaan seperti ini. Pihak penyelenggara pun berharap agar seluruh tim, ofisial, dan suporter yang terlibat dapat terus mempertahankan kondusivitas serta semangat fair play hingga babak final mendatang.
Rilis: Randi































