Beranda blog Halaman 101

Kekompakan Warga Desa Raja Sukseskan Malam Puncak HUT RI ke-81 dan Grand Final Kontes Dangdut PALI 2026

0

PALI, Warta.in – Kemeriahan luar biasa menyelimuti Desa Raja kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal abab lematang Ilir (PALI) pada Selasa malam (25/08/2026). Ratusan warga tumpah ruah memadati lokasi acara untuk menyaksikan Malam Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, yang diselenggarakan bersamaan dengan babak Grand Final Kontes Dangdut Raja (KDR) tahun 2026.

Acara yang digagas oleh pemuda-pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Raja ini berlangsung sukses, aman, dan penuh dengan semangat kebersamaan. Kemeriahan malam puncak ini tidak hanya menjadi panggung hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan dan gotong royong antar-elemen masyarakat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Sejak sore hari, antusiasme warga dan pendukung para finalis kontes dangdut sudah terasa di sekitar area panggung utama.

Dihadiri Tokoh Masyarakat dan Tripika Acara yang dipusatkan di Desa Raja ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan aparatur pemerintah setempat. Tampak hadir di lokasi acara di antaranya Camat setempat Dadang Afriyandi, perwakilan Koramil melalui Babinsa yang mewakili Sektor, perwakilan Polsek melalui Bhabinkamtibmas, serta jajaran perangkat desa. Kehadiran para pejabat pemerintahan dan aparat keamanan ini memberikan dukungan moral yang besar bagi panitia dan seluruh masyarakat yang hadir.

Ratusan warga dari dalam dan luar Desa Raja turut memadati lokasi. Mereka datang untuk memberikan dukungan langsung kepada para finalis Kontes Dangdut Raja (KDR) yang malam itu bersaing ketat menunjukkan bakat terbaik mereka di atas panggung demi meraih gelar juara tahun 2026. Apresiasi Tinggi dari Kepala Desa Raja Dalam sambutannya yang penuh rasa haru dan bangga, Kepala Desa Raja, Aswin, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana dan pihak-pihak yang telah memberikan kontribusi nyata.

Aswin secara khusus berterima kasih kepada para sponsor dan donatur yang telah meringankan beban finansial perayaan ini, sehingga acara skala besar ini dapat terselenggara dengan sangat megah tanpa hambatan berarti.”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Zona 4, Mbak Arista, SLR, PWS, serta seluruh donatur perorangan yang telah menyisihkan rezekinya untuk berpartisipasi dalam perayaan kemerdekaan ini. Tanpa adanya dukungan materi, tenaga, dan kekompakan dari kita semua, acara semeriah ini tidak akan pernah terwujud,” ujar Aswin di hadapan ratusan warga.

Lebih lanjut, Aswin juga memberikan pujian khusus kepada para pemuda Karang Taruna Desa Raja. Menurutnya, kegigihan, kerja keras, dan soliditas yang ditunjukkan oleh generasi muda desa ini sejak awal persiapan hingga malam puncak adalah contoh nyata dari semangat kemerdekaan yang sesungguhnya. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada Bapak Camat yang telah menyempatkan diri hadir langsung di tengah-tengah warga Desa Raja.

Imbauan Kamtibmas: Waspada Bahaya Kebakaran Di tengah atmosfer kegembiraan dan riuhnya tepuk tangan penonton, pihak panitia dan pemerintah desa tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan warga. Mengingat kondisi lingkungan dan ramainya rumah yang ditinggalkan kosong oleh pemiliknya untuk menonton acara, panitia menyelipkan pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Warga diingatkan secara tegas agar tidak terlena oleh euforia hiburan malam puncak, dan tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.”Kami mengingatkan kembali kepada seluruh bapak, ibu, dan saudara-saudara sekalian, jangan sampai kita terlalu terlena menikmati hiburan malam ini. Tolong tetap perhatikan keamanan di rumah masing-masing sebelum ditinggal pergi. Periksa kembali kompor, listrik, dan waspadai segala potensi bahaya api. Mari kita jaga keselamatan bersama agar kebahagiaan malam ini tidak berganti dengan musibah,” tegas panitia dari atas panggung.

Menjaga Semangat Kebersamaan untuk Masa Depan Malam puncak peringatan HUT RI ke-81 di Desa Raja ini menjadi bukti nyata bahwa semangat nasionalisme dan gotong royong masih mengakar kuat di hati masyarakat. Acara ini berhasil memadukan unsur hiburan rakyat dengan pelestarian budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Pemerintah Desa Raja berharap momentum perayaan kemerdekaan dan kesuksesan Kontes Dangdut Raja tahun 2026 ini dapat terus memupuk tali silaturahmi serta menjaga semangat persatuan warga. Dengan modal kekompakan ini, Desa Raja optimistis dapat terus melangkah maju dan berkembang menjadi desa yang lebih sejahtera di masa yang akan datang.

 

(Randi)

Satgas Karya Bakti TNI Terus Melanjutkan Pembangunan Jembatan Beton di Mehaga

0

Warta.in Nisel – Satgas Karya Bakti TNI untuk Rakyat terus melanjutkan pembangunan jembatan beton di Desa Mehaga, Kecamatan Somambawa, Kabupaten Nias Selatan, Senin (24/8/2026). Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Karya Bakti TNI untuk Rakyat yang diprakarsai Presiden RI Prabowo Subianto sebagai upaya mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah terpencil sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jembatan beton di Jembatan Gewa Silimewali, Desa Mehaga, memiliki panjang 10 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 4,5 meter. Jembatan tersebut dibangun karena kondisi jembatan lama sudah tidak layak dilalui dan dinilai membahayakan keselamatan warga. Nantinya, jembatan baru ini diharapkan dapat memperkuat akses penghubung antardusun di Desa Mehaga sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat menuju wilayah sekitar Kecamatan Somambawa.

Hingga kini, progres pembangunan telah mencapai 62 persen. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pemasangan bekisting dan perakitan besi tulangan sebagai tahapan persiapan sebelum pengecoran lantai beton. Pengerjaan dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Yonif TP 905/TS, personel Kodim 0213/Nias bersama masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan TNI AD terus berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah melalui Program Karya Bakti TNI untuk Rakyat, khususnya pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih aman sekaligus menunjang aktivitas warga.

“Melalui semangat gotong royong dan sinergi antara prajurit TNI dengan masyarakat, kami berharap pembangunan jembatan ini dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh warga. TNI akan terus hadir membantu pemerintah mempercepat pembangunan di daerah serta mengatasi berbagai kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Kapendam. (RN)

Sumber: Pendam I/BB

4 Dusun,338 DPT,15 Calon BPD Padamukti,Kec.Solokanjeruk,Kab.Bandung,Masa 2026-2034,Gelar Sabtu 29Agustus2026

0

Desa Padamukti, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Selasa, 25 Agustus 2026. Siap Menyambut Pemilihan BPD Masa Bakti 2026-2034. WARTA. IN

14 Dusun, 338 DPT, 15 Calon BPD Padamukti, Siap Melaksanakan Pemilihan BPD Padamukti, Kec. Solokanjeruk, Kab. Bandung, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Kami menjaring Calon BPD Padamukti, yang serius untuk kemajuan dan kemakmuran Desa Padamukti, Papar Ajat, S. Pdi. Pelaksanaan.

4 Dusun, Kampanye berjalan damai, masukan Tomas, 15 Amplop, berisi pertanyaan sekitaran tugas, Fungsi BPD Padamukti,  motivasi, visi, misi mencalonkan BPD Padamukti. Kampanye senyum, masyarakat Calon tersenyum, Pungkas Ajat.

Pemilu BPD Padamukti, Sabtu, 29 Agustus 2026, berjalan lancar, tertib, calon BPD masih ada waktu, Usaha, Ikhtiar menarik Tokoh Masyarakat,jaga, ketertiban Lingkungan masing-masing dusun, Papar Bhabinkamtibmas.

Jaga ketertiban, keamanan, acara ini dari kita,oleh kita, untuk kita, calon BPD Padamukti, berikan program kepada pemilih, orasi simpatik, Papar Papar Bhabinsa.

Inventarisir aset, atk BPD Padamukti, buat jadwal jaga di BPD Padamukti, kalau saya terpilih, Papar Marwan, AMD.

WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

 

SMK Negeri 1 Nias Selatan Terus Diperbaiki untuk Dukung Sarana Pendidikan

0

Warta.in Nisel – Program Bakti TNI untuk Rakyat terus berlanjut melalui kegiatan perbaikan gedung SMK Negeri 1 di Desa Tuindrao, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Selasa (24/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI menghadirkan sarana pendidikan yang lebih layak guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Nias Selatan.

Memasuki tahapan pekerjaan saat ini, personel Satgas Bakti TNI dari Yonif TP 905/TS melaksanakan pengecatan dinding ruang kelas dan plafon sekolah. Program yang merupakan inisiasi Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan sarana pendidikan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya di daerah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur pendidikan.

Perbaikan SMK Negeri 1 tersebut hingga saat ini mencapai progres 38 persen dan sekolah masih belum operasional. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pekerjaan, sehingga nantinya fasilitas sekolah dapat digunakan secara lebih layak untuk menunjang proses belajar mengajar.

Kapendam I/BB Kolonel Inf. Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa Program Bakti TNI merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. “Perbaikan sarana pendidikan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung terciptanya fasilitas belajar yang lebih layak bagi para siswa dan tenaga pendidik,” ujar Kapendam.

Menurut Kapendam, melalui Program Bakti TNI untuk Rakyat, TNI tidak hanya membantu membangun dan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga turut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui tersedianya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi generasi muda. (RN)

Sumber: Pendam I/BB

Lawan Karhutla Tanpa Kenal Lelah, Koramil 1202-03/Skh dan Tim Gabungan Sisir Titik Api

0

Singkawang – Koramil 1202-03/Singkawang Tengah bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pengecekan, pemadaman, dan pendinginan titik hotspot di Kelurahan Sungai Bulan dan Sungai Rasau, wilayah Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang

Selasa (25/08/2026).Sebanyak dua titik kebakaran di Kelurahan Sungai Bulan membakar lahan sekitar 2 hektare, sementara di Kelurahan Sungai Rasau dilakukan pendinginan pada lahan bekas terbakar sekitar 2 hektare. Tim gabungan menghadapi medan lahan gambut dengan vegetasi semak belukar, rasam, kayu campuran dan pepohonan yang cukup kering.

Danramil 1202-03/Singkawang TengahKapten Inf P. Hutagalung memimpin personel Koramil bersama unsur TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Damkar, MPA dan masyarakat untuk mengendalikan api dan mencegah kobaran meluas.

“Penanganan karhutla membutuhkan gerak cepat dan sinergi seluruh pihak. Kami terus melakukan pemadaman, pendinginan dan monitoring agar tidak muncul kembali titik api baru,” tegas Kapten Inf P. Hutagalung.

Puluhan personel dikerahkan dengan dukungan berbagai peralatan pemadam, mulai dari mesin pompa air hingga kendaraan pemadam milik TNI dan unsur terkait. Petugas juga melakukan patroli serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan.

Hingga sore, situasi aman dan terkendali. Namun, sejumlah titik masih mengeluarkan asap sehingga pemantauan dan upaya pendinginan terus dilakukan.

Di tengah panas dan kepungan asap, personel gabungan tetap bertahan. Mereka berjibaku di lapangan untuk menjinakkan api dan mencegah karhutla kembali meluas.(Pendim 1202/Skw)

Saung Sate Katresna, Destinasi Kuliner Pilihan Penggila Sate Maranggi

0

Warta.in, Purwakarta — Sate maranggi merupakan salah satu kuliner khas Kabupaten Purwakarta yang hingga kini terus menjadi kebanggaan masyarakat. Cita rasanya yang khas, perpaduan daging yang gurih, bumbu yang meresap, serta cara penyajiannya yang memiliki karakter tersendiri membuat sate maranggi dikenal luas, bahkan mendapat perhatian dari berbagai kalangan hingga mancanegara.

Sebagai salah satu ikon kuliner Purwakarta, keberadaan sate maranggi tidak hanya menjadi bagian dari kekayaan kuliner daerah, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun masyarakat dari luar daerah yang berkunjung ke Purwakarta.

Bagi para pencinta kuliner yang ingin menikmati sate maranggi dengan suasana berbeda, Saung Sate Katresna di Jalan Terusan Kapten Halim, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, bisa menjadi salah satu pilihan yang layak masuk dalam daftar kunjungan.

Saung Sate Katresna Pasawahan yang juga merupakan cabang dari Saung Sate Katresna yang berada di sekitar kawasan kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Purwakarta, menawarkan beragam menu yang menggugah selera.

Lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau menjadi salah satu keunggulan tersendiri bagi pengunjung.

Menu andalan yang tentunya menjadi daya tarik utama adalah sate maranggi dengan cita rasa khas. Kelezatan sate yang disajikan berpadu dengan suasana saung yang nyaman, sehingga membuat pengalaman bersantap menjadi semakin menyenangkan.

Tidak hanya sate maranggi, Saung Sate Katresna juga menyediakan berbagai pilihan menu lainnya, mulai dari sop, ayam goreng, bakakak ayam, cobek ikan, hingga aneka hidangan lainnya yang dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang datang bersama keluarga maupun rombongan.

Untuk melengkapi hidangan, tersedia pula beragam pilihan minuman yang menyegarkan. Pengunjung dapat menikmati kelapa muda, aneka jus, serta berbagai varian minuman lainnya yang cocok disantap bersama menu makanan.

Salah satu hal yang membuat Saung Sate Katresna semakin menarik adalah suasana lingkungannya. Berada di lokasi yang relatif mudah dijangkau dan dikelilingi pemandangan alam yang masih asri, pengunjung dapat menikmati hidangan sambil melihat hamparan persawahan yang memberikan suasana tenang dan nyaman.

Nuansa tersebut menjadikan Saung Sate Katresna bukan sekadar tempat makan, tetapi juga menjadi pilihan untuk menikmati kuliner khas Purwakarta sekaligus bersantai bersama keluarga, sahabat maupun rekan.

Dengan menu yang beragam, cita rasa khas, lokasi strategis serta suasana alam yang menenangkan, Saung Sate Katresna Pasawahan patut menjadi salah satu rekomendasi bagi para penikmat sate maranggi maupun wisatawan yang ingin mencicipi kekayaan kuliner khas Purwakarta.

Jadi, saat berkunjung ke Purwakarta dan ingin menikmati kuliner khas daerah dengan suasana yang nyaman, Saung Sate Katresna Pasawahan bisa menjadi salah satu destinasi kuliner yang layak dicoba.

 

(ds)

Diduga Gelapkan Rp14 Juta Dana Desa 2025, Sekdes Lolohowa Herman Jaya Halawa S.Th

0

Nia Selatan, Warta.in — Bom waktu pengelolaan Dana Desa 2025 meledak di Desa Lolohowa, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan.

Sekretaris Desa Lolohowa, Herman Jaya Halawa S.Th*, kini terseret dugaan kuat menarik uang negara Rp14 juta dari kas desa TA 2025.

Uang itu diduga diserahkan kepada oknum pegawai PMD Nias Selatan bernama Daskar tanpa mekanisme dan bukti yang jelas.

Bukti Ditutup-tutupi, Warga Curiga Ada Apa?

Berdasarkan tangkapan layar percakapan di grup WhatsApp yang viral dan diunggah akun Beni Waruwu, warga sudah berulang kali meminta pertanggungjawaban.

“Di catatan saya pak sekdes ada sekitar 14 juta uang di tahun anggaran 2025 yang diberikan kepada Daskar oleh pak sekdes.. tolong share bukti transaksi uangnya,” desak warga.

Fakta mencengangkan: Hingga berita ini tayang, bukti transfer/kuitansi senilai Rp14 juta itu tidak pernah dipublikasikan.

Ketika ditagih, jawaban Sekdes justru mengambang:
“Oc. Buktinya ada di rumah tlk dalam. Sy pulang besok ke teluk dalam”.

Diduga Tabrak Aturan, Kades Diduga Ikut Bertanggungjawab

Tindakan Sekdes diduga keras melanggar Permendagri No.20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Pasal 7 dan Pasal 8 menegaskan: Yang berhak memegang dan membayarkan keuangan desa HANYA Bendahara Desa atas perintah Kepala Desa melalui SPM. Tidak ada kewenangan Sekdes menarik uang langsung dari Bendahara/TPK.

“Kerusakan dalam sistem pemerintahan Desa Lolohowa semakin bertambah ketika Sekretaris Desa gentol mencampuri urusan diluar kewenangannya. Dan kepala Desa sepertinya menyetujui tindakan tersebut,” tulis Beni Waruwu.

Jika terbukti, ini bisa masuk unsur Pasal 3 UU No.31 Tahun 1999 jo UU No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi : Penyalahgunaan kewenangan yang merugikan keuangan negara.

Bungkam Saat Dikonfirmasi, Warga Desak Inspektorat & Kejari Turun

DiscoveryNews.id telah berupaya konfirmasi kepada Sekdes Herman Jaya Halawa S.Th pada Kamis, 20/8/2026. Hasilnya: BUNGKAM.

Konfirmasi ke Daskar Pegawai PMD juga tidak direspon.

Diamnya 2 pihak ini memicu kecurigaan publik. Warga kini mendesak Inspektorat Nias Selatan, Kejaksaan Negeri Nias Selatan, dan Polres Nias Selatan segera turun tangan melakukan audit investigasi dan pemeriksaan terhadap pengelolaan Dana Desa Lolohowa TA 2025.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Lolohowa dan Camat Lolowau juga belum memberikan keterangan resmi.

Catatan Warta.in. menjunjung asas praduga tak bersalah . Kami membuka ruang hak jawab 1×24 jam kepada pihak terkait. Namun sesuai *UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers dan PP No.43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Desa, transparansi Dana Desa adalah wajib hukum. Jika dalam 3×24 jam tidak ada klarifikasi dan bukti, maka kami mendesak APH bertindak sesuai UU Tipikor yang berlaku.

Reporter : Tim

Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

0

Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Warta.in
Mataram, NTB – Warga Lingkungan Karang Seme, Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia sekitar 40 tahun dalam kondisi meninggal dunia di area kandang kambing milik warga, Selasa (25/08/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi tergantung pada sebuah pohon jambu menggunakan tali nilon. Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., memimpin langsung pengecekan lokasi sekaligus proses evakuasi korban.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi di lokasi, korban diketahui selama ini tinggal di Bali. Sehari sebelum kejadian, Senin (24/08/2026) sekitar pukul 19.00 Wita, korban datang ke rumah mantan istrinya di Karang Seme untuk menumpang menginap karena rencananya akan kembali ke Bali pada keesokan harinya.

Namun, sekitar pukul 04.40 Wita, mantan istri korban tidak melihat korban berada di dalam rumah. Ia kemudian berusaha mencari korban di sekitar rumah.

“Subuh itu saksi yang merupakan mantan istri korban tidak melihat korban di dalam rumah. Saksi kemudian mencari di sekitar luar rumah. Saat itulah saksi melihat korban sudah tergantung di pohon jambu menggunakan tali nilon di area kandang kambing warga,” jelas Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, usai memimpin evakuasi di TKP.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga sekitar, kepala lingkungan, dan Bhabinkamtibmas Karang Pule. Informasi selanjutnya diteruskan ke SPKT Polsek Ampenan.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Ampenan langsung mendatangi lokasi setelah berkoordinasi dengan piket Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan di tempat kejadian perkara.

Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan petugas kesehatan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas hanya menemukan bekas tali pada bagian leher.

Dari hasil pemeriksaan awal tersebut, korban diduga kuat meninggal akibat gantung diri. Kendati demikian, kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan pihak keluarga.

“Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kami sudah menghubungi pihak keluarga dan keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah serta menolak dilakukan autopsi,” ungkap Kapolsek.

Setelah proses penanganan di lokasi selesai, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

Kapolsek Ampenan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kejadian tersebut. Ia juga mengajak warga bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing agar tetap kondusif.(sr/hpntb)

SOROT TAJAM ANGGARAN PASKIBRAKA PALI RP477,5 JUTA: PMII DESAK TRANSPARANSI TOTAL DAN AUDIT!

0

PALI, [25/8/2026] – Pengelolaan anggaran publik dalam pengadaan pakaian dan perlengkapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini tengah menjadi pusat perhatian. Alokasi dana yang dinilai fantastis tersebut memicu desakan kuat dari berbagai elemen masyarakat, khususnya gerakan mahasiswa, yang menuntut pembuktian nyata atas asas transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah.

Persoalan ini mencuat setelah pemberitaan media lokal mengungkapkan adanya paket Belanja Pakaian Dinas Upacara (PDU) dan set training Paskibraka pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PALI. Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan kode 66654688, paket pengadaan tersebut menelan nilai pagu anggaran sebesar Rp477,5 juta. Angka ini dinilai perlu diuji validitasnya demi memastikan tidak ada ruang bagi pemborosan ataupun penyimpangan keuangan negara.

Menanggapi polemik yang terus berkembang, Edo Saputra, S.Pd., Anggota Biro Kaderisasi Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Selatan, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam dan harus segera memberikan penjelasan yang rinci serta terbuka kepada masyarakat luas.

“Kita jangan terburu-buru memberikan vonis bahwa telah terjadi penyimpangan. Tetapi kita juga tidak boleh menutup mata ketika muncul pertanyaan publik mengenai kewajaran sebuah anggaran. Prinsip dasarnya sederhana: uang yang bersumber dari APBD adalah uang rakyat, sehingga penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka,” ujar Edo dalam pernyataan resminya.

Bukan Sekadar Belanja Pakaian: Dimensi Simbol Negara dan Integritas Menurut Edo, pengadaan perlengkapan untuk Paskibraka memiliki dimensi yang jauh lebih luas dan sakral daripada sekadar transaksi belanja pakaian biasa. Paskibraka merupakan bagian dari simbol kehormatan negara dan wadah penting dalam pembinaan generasi muda. Oleh karena itu, setiap rupiah yang dialokasikan dalam tata kelola anggarannya semestinya mencerminkan nilai-nilai integritas, efisiensi, profesionalitas, serta akuntabilitas yang tinggi.

Edo memaparkan sejumlah aspek krusial yang wajib dibuka secara transparan kepada publik oleh instansi terkait. Aspek-aspek tersebut meliputi:Perencanaan kebutuhan awal yang mendasari pengadaan.Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara mendetail. Spesifikasi teknis kain dan perlengkapan yang digunakan.Harga satuan barang yang diajukan.Mekanisme pemilihan penyedia barang (tender atau penunjukan langsung).Isi kontrak kerja yang disepakati.Jumlah riil barang yang dipesan.

Hasil pemeriksaan fisik serta berita acara serah terima pekerjaan.”Kalau seluruh proses sudah sesuai aturan, justru keterbukaan akan menjadi alat untuk membersihkan keraguan publik. Pemerintah tidak perlu defensif. Buka dokumennya, jelaskan spesifikasinya, jelaskan harga satuannya, dan tunjukkan bahwa barang yang diterima benar-benar sesuai dengan kontrak,” tegas alumnus sarjana pendidikan tersebut.

Butuh Verifikasi Independen, Bukan Sekadar Pernyataan Sepihak Lebih lanjut, PMII mendorong Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) seperti Inspektorat, serta aparat penegak hukum (APH) untuk turun tangan melakukan pemeriksaan mendalam jika ditemukan indikasi objektif yang mencurigakan.

Edo menggaris bawahi bahwa dorongan untuk melakukan audit investigatif bukan berarti langsung menuduh adanya tindak pidana. Audit justru menjadi instrumen penting untuk mengumpulkan basis fakta dan bukti yang sah secara hukum. Dari hasil audit tersebut, barulah dapat ditentukan secara objektif apakah polemik ini bersumber dari kesalahan administratif semata, ketidakefisienan (pemborosan), atau memang mengarah pada indikasi pelanggaran hukum yang merugikan negara.

“Kita harus membedakan antara kritik terhadap kebijakan, kesalahan administrasi, pemborosan anggaran, dan tindak pidana korupsi. Semua harus dibuktikan berdasarkan dokumen dan hasil pemeriksaan resmi, bukan berdasarkan asumsi atau opini liar di media sosial,” jelas Edo secara proporsional.

Pendekatan berbasis data ini dinilai sangat penting agar fungsi pengawasan anggaran tidak bergeser menjadi tuduhan tanpa dasar yang mencemarkan nama baik, sekaligus memastikan pemerintah tidak memanfaatkan celah tersebut untuk menghindari kewajiban transparansi.

PMII Komitmen Kawal Uang Rakyat di Bumi Serepat Serasan Sebagai bagian dari pilar gerakan mahasiswa, PKC PMII Sumsel menegaskan komitmen dan tanggung jawab moralnya untuk terus mengawal jalannya tata kelola pemerintahan yang bersih (clean governance) di Kabupaten PALI. Edo mengingatkan bahwa kritik dan pengawasan yang dilayangkan mahasiswa bukan bertujuan mencari-cari kesalahan pemerintah secara personal, melainkan untuk menjaga agar APBD benar-benar memberikan manfaat optimal yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami ingin Pemerintah Kabupaten PALI membangun budaya birokrasi yang terbuka. Jangan sampai masyarakat baru mengetahui adanya persoalan anggaran setelah muncul pemberitaan media atau menjadi polemik publik. Informasi mengenai penggunaan APBD harus mudah diakses, transparan, dan mudah dipahami oleh masyarakat awam,” tambahnya.Di akhir pernyataannya, PMII mendesak Kesbangpol PALI selaku Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk segera memberikan klarifikasi resmi guna meredam spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami mendorong pemeriksaan dilakukan secara objektif, profesional, dan independen. Kalau hasil audit menyatakan semuanya sudah sesuai aturan, sampaikan langsung kepada publik agar klir. Namun, jika ditemukan adanya persoalan atau penyimpangan, tindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Yang terpenting adalah jangan ada ruang bagi spekulasi dan jangan ada kepentingan manapun yang mengintervensi proses pemeriksaan ini,” pungkas Edo Saputra

Biddokkes Polda NTB Gelar Bakti Kesehatan Gratis untuk Warga Terdampak Kebakaran Desa Adat Sade

0

Biddokkes Polda NTB Gelar Bakti Kesehatan Gratis untuk Warga Terdampak Kebakaran Desa Adat Sade

Warta.in
Lombok Tengah, NTB – Kepedulian Polda NTB terhadap masyarakat terdampak musibah kebakaran di Desa Adat Sade, Desa Rambitan, Kabupaten Lombok Tengah, terus ditunjukkan. Tim Biddokkes Polda NTB menggelar bakti kesehatan berupa pelayanan kesehatan gratis bagi warga setempat, Minggu (23/08/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sehari setelah kebakaran melanda kawasan Desa Adat Sade pada Sabtu malam (22/08/2026). Selain membantu masyarakat yang terdampak, layanan kesehatan juga diberikan kepada petugas serta personel Polri yang terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan kebakaran.

Tim medis Biddokkes Polda NTB melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga yang membutuhkan. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 14 orang diketahui mengalami hipertensi, 9 orang mengalami kondisi lemas, dan 7 orang mengeluhkan pusing.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan pelayanan kesehatan lapangan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat musibah kebakaran.

“Pelayanan kesehatan lapangan gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang terdampak peristiwa kebakaran di Desa Sade. Kita berharap pelayanan ini dapat membantu memulihkan kondisi kesehatan warga pascakebakaran,” ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Menurutnya, pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat setelah terjadi bencana atau musibah. Kondisi warga yang mengalami kelelahan maupun gangguan kesehatan akibat situasi darurat perlu mendapat perhatian agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

Biddokkes Polda NTB juga memastikan personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran tetap mendapatkan perhatian terhadap kondisi kesehatannya, mengingat mereka bekerja di tengah situasi yang membutuhkan tenaga dan kesiapsiagaan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga melalui pelayanan kemanusiaan bagi warga yang membutuhkan.(sr/dkisntb)