24.3 C
Jakarta
Jumat, Februari 13, 2026
Beranda blog Halaman 12

Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan

0

Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang, Senin Pagi (09/02/2026) pada pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkatnya bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Aiptu Muji dan Aipda Erwan untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari di daerah rawan kemacetan

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (roy)

Personol Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Antisipasi 4C dan Hitam – Hitam Di Malam Hari

0

Personol Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Antisipasi 4C dan Hitam – Hitam Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Dalam upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), personel Polsek Ngimbang melaksanakan patroli Blue Light secara dialogis di wilayah hukumnya,Minggu malam (08/02/2026).

Kegiatan patroli yang berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai

Patroli Blue Light di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Bripka Sujito dan, Brigadir Andika untuk menyasar sejumlah titik vital di Kecamatan Ngimbang yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Patroli dilakukan dengan pendekatan humanis melalui dialog langsung bersama masyarakat.

Adapun sasaran patroli Blue Light meliputi jalan raya poros Jombang – Babat, Pos Satpam Ngimbang dan SPBU Ngimbang serta Warung – warung kopi Sendangrejo tempat kelompok pemuda yang lagi nongkrong untuk memberikan himbauan kamtibmas kepada pemuda-pemudi yang berkumpul hingga larut malam, jalur lalu lintas yang kerap dijadikan arena balap liar, pertokoan atau ruko yang rawan tindak kejahatan, serta area parkir warung kopi dan tempat-tempat yang ramai pengunjung.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Ngimbang menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminal.

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli dialogis ini merupakan langkah preemtif dan preventif Polri untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat”.

 

Dari hasil patroli menunjukkan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus menonjol terkait guantibmas. Secara umum situasi di wilayah Kecamatan Syamtalira Bayu terpantau aman dan kondusif,ujar Kapolsek Ngimbang

Polsek Ngimbang juga mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas dengan menghubungi 110 atau mendatangi langsung Polsek Ngimbang, sehingga dapat segera ditindaklanjuti, pungkasnya (roy)

Habis Gelap Terbitlah Terang, Kalem Salu Sarre Juga Berkarya Buka Jalan Tani Pakai Dana Pribadi

0

TORAJA UTARA – Lagi-lagi Kepala Lembang Salu Sarre, Yunus Rombe menjawab kebutuhan masyarakat di wilayahnya, Senin (9/2/1016).

Setelah sebelumnya mengerjakan jalan penghubung antar Lembang dan akses jalan menuju objek wisata air Terjun Sarambu Sikore, Yunus Rombe diketahui juga telah membuka akses jalan tani dengan menggunakan dana pribadi.

Jalan tani yang dikerjakan tersebut dengan panjang 300 meter, bukan hanya digunakan untuk akses hasil tani tapi menjadi akses jalan bagi masyarakat yang berjumlah 50 KK.

Saat dikonfirmasi langsung diruang kerjanya, Yunus Rombe menyebutkan jika itu dikerjakan pakai dana pribadi sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang telah memberikan amanah sebagai kepala Lembang.

“Ini bentuk tanggung jawab sebagai kepala Lembang atas amanah yang diberikan oleh masyarakat dan wajib diemban untuk melayani. Ya, walaupun kecil namun setidaknya ke depan bisa kita tingkatkan,” kata Yunus Rombe.

Jalan tani tersebut berdasarkan penjelasan dari Yunus Rombe selaku kepala Lembang bahwa baru sebatas dilakukan pembukaan jalan yang sekiranya ke depan bisa ditingkatkan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil pantauan langsung ke lokasi tersebut, selain jalan tani, diketahui juga ada pekerjaan plat dekker atau pekerjaan plat beton jembatan ukuran kecil yang dibangun di atas saluran air.

Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Guna Antisipasi Pohon Tumbang Di Jalur Rawan Bencana

0

Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Guna Antisipasi Pohon Tumbang Di Jalur Rawan Bencana

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Babat – Jombang di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Minggu (08/02/2026) pukul 09.00 wib

Patroli pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji, R. dan Bripka Sujito
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan pohon tumbang tersebut untuk antisipasi terjadinya bencana alam tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut apabila pengendara melintas dan masyarakat memberikan himbauan kamtibmas juga memberikan himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Kapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah – tengah masyarakat agar kondisi wilayah Ngimbang Aman dan kondusif (roy)

Menjadi Wartawan: Menjaga Nurani di Tengah Derasnya Informasi

0

Oleh Pijai Sandip Kumar C.BJ, menyuarakan opini tentang peran wartawan sebagai pilar demokrasi

Musi Banyuasin, Wartain – Di tengah derasnya arus informasi dan cepatnya perubahan zaman, profesi wartawan tetap memegang peran yang tak tergantikan. Wartawan bukan sekadar pencatat peristiwa, melainkan penjaga nurani publik—menghubungkan fakta dengan kepentingan masyarakat luas.

Di lapangan, wartawan sering dihadapkan pada dilema: tekanan waktu, kepentingan tertentu, hingga risiko personal. Namun justru di situlah integritas diuji. Keberanian untuk tetap berpihak pada kebenaran, meski tidak populer atau penuh tantangan, adalah napas utama jurnalisme yang bermartabat.

Wartawan sejati tidak bekerja untuk sensasi, melainkan untuk akurasi. Tidak menulis untuk menyenangkan, tetapi untuk mencerahkan. Setiap berita yang disajikan bukan hanya soal siapa dan apa, melainkan juga tentang dampaknya bagi masyarakat. Karena satu informasi yang benar dapat membuka mata banyak orang, sementara satu kekeliruan bisa menyesatkan kepercayaan publik.

Di era digital, ketika siapa pun bisa menjadi “pembuat konten”, wartawan dituntut lebih dari sekadar cepat. Ia harus cermat, berimbang, dan bertanggung jawab. Kode etik bukan sekadar aturan, tetapi kompas moral agar jurnalisme tetap berada di jalurnya.

Maka, menjaga semangat adalah keharusan. Terus belajar, terus turun ke lapangan, dan terus mendengar suara masyarakat—terutama mereka yang sering tak terdengar. Di sanalah jurnalisme menemukan maknanya.

Karena pada akhirnya, wartawan bukan hanya pelapor peristiwa. Wartawan adalah pilar demokrasi, suara kebenaran, dan saksi zaman yang bertugas memastikan bahwa fakta tidak pernah dikalahkan oleh kepentingan.

HPN 2026: Konvensi Nasional Media Massa Soroti Peran Pers di Era AI dan Transformasi Digital

0

HPN 2026: Konvensi Nasional Media Massa Soroti Peran Pers di Era AI dan Transformasi Digital

SUBANG | Warta  In —  Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 di Provinsi Banten dirangkaikan dengan penyelenggaraan Konvensi Nasional Media Massa yang mengangkat tema strategis “Pers, AI dan Transformasi Digital, Bangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik”. Minggu (8/2/2026)

Konvensi nasional ini menjadi forum penting bagi insan pers, pemangku kepentingan media, pemerintah, serta akademisi untuk membahas tantangan dan peluang dunia pers di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan transformasi digital.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Banten yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Banten yang dibacakan Sekda, disampaikan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi, membangun literasi publik, serta memastikan arus informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab di era digital.

“Di tengah kemajuan teknologi, pers dituntut tidak hanya adaptif terhadap AI dan digitalisasi, tetapi juga tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik, independensi, dan kepentingan publik,” ujar Sekda Provinsi Banten.

Konvensi Nasional Media Massa ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional yang kompeten di bidang pers dan komunikasi digital. Hadir sebagai narasumber utama Ketua Dewan Pers, Prof. Komaruddin Hidayat, yang menekankan pentingnya peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus penjaga etika di tengah disrupsi teknologi.

Selain itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, turut menjadi narasumber dengan memaparkan kebijakan pemerintah terkait transformasi digital, pemanfaatan AI, serta penguatan ekosistem media yang sehat dan berorientasi pada kepentingan publik.

Melalui Konvensi Nasional Media Massa dalam rangka HPN Banten 2026 ini, diharapkan terbangun sinergi antara pers, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi era digital, sekaligus memperkuat peran pers sebagai sumber Bu informasi terpercaya bagi masyarakat.

@Bobby cengos

Festival Bau Nyale 2026 The Power of A Legend

0

Festival Bau Nyale 2026 The Power of A Legend

Warta in
Lombok Tengah – Sebagai event tahunan pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), Festival Bau Nyale 2026 masih menjanjikan sebagai magnet pariwisata dengan ikon tradisi berlatar belakang legenda pengorbanan Putri Mandalika yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Pengorbanan seperti yang dilakukan Putri Mandalika dalam legenda adalah kearifan lokal yang mengiringi doa kita dalam membangun NTB Makmur Mendunia,” kata Gubernur, Dr Lalu Muhamad Iqbal di Pantai Seger, Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Sabtu (7/2/2026) saat memberikan sambutan didampingi Wakil Bupati Lombok Tengah, Kapolda dan Wakapolda.

Festival tahun ini diramaikan ribuan masyarakat dari berbagai daerah di NTB berbaur bersama wisatawan mancanegara.

Meski beberapa pengisi acara urung ditampilkan karena kondisi cuaca yang kurang baik seperti kesenian lokal, penobatan Putri Mandalika, Band Geisha dan band lokal Bapack Guru namun festival yang dibuka dengan kesenian tradisi Betandak itu mampu menyihir penonton untuk kembali ke dalam suasana masa lalu yang bersahaja.

Sejak dari jalan masuk menuju lokasi sampai area pantai, deretan UMKM memenuhi area di sisi jalan menuju Pantai Seger seolah menanti banjir penonton yang terus berdatangan sejak siang meski jalan masuk menuju lokasi yang sempit diantara pagar pembatas sirkuit internasional Mandalika dan hamparan danau air payau membuat arus lalu lintas kendaraan kurang lancar.

Begitu pula arus pengunjung yang datang dari arah jalur Hotel Novotel, Kuta, harus bersabar menanti giliran menyeberang jembatan kayu diatas hamparan danau untuk sampai ke lokasi festival.

Tata letak panggung dan tribun penonton Festival Bau Nyale 2026 yang terpisah dan terhubung dengan jembatan kecil diatas jalan menuju pantai membuat festival tahun ini terasa berbeda karena pengunjung tak terpusat pada satu titik kumpul keramaian.

Pemandangan ribuan penonton yang memadati area festival bahkan sampai ke atas bukit bukit di sekitarnya dengan tenda tenda dan lampu penerang, mengesankan festival rakyat dengan lanskap alam sebagai gedung pertunjukan sembari menanti puncak acara menangkap cacing laut nyale pada dini hari.

Lalu Gde Diaz, penanggungjawab kegiatan Festival Bau Nyale 2026 mengungkapkan kelegaannya bahwa Kuta Mandalika dan segenap kegiatan wisata dan tradisinya dapat dinikmati oleh masyarakat.

“Kami optimis, festival tradisi ini akan terus lestari dan mendatangkan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya yakin.

Mak Ace, 65 tahun asal kabupaten Lombok Utara datang bersama keluarga menikmati senja Pantai Seger, Kuta, Mandalika, Lombok Tengah, lokasi berlangsungnya Festival Bau Nyale 2026 yang penyelenggaraannya kini dikelola oleh masyarakat setempat.

“Sekalian liburan bersama keluarga juga ingin melihat langsung tradisi menangkap nyale,” katanya bersemangat.

Berbeda dengan Christina, 30 tahun warga Perancis ini awalnya tak mengetahui ada event Festival Bau Nyale. Namun dirinya yang mengaku sedang berlibur tertarik mengikuti Festival Bau Nyale setelah mengetahui historis Putri Mandalika.

“Never heard this Festival before. But since i stayed at Kuta for several days ago then heard the story, so i decided to come here to see the exotic culture and tradition of lombok”, ucapnya. (sr/dkintb)

Museum SMSI di Serang Resmi Dimulai, Wagub Dimyati Apresiasi Gagasan Pendidikan Pers

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 08 Februari 2026  — Pembangunan Museum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani, Cipocok Jaya, Kota Serang, resmi dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, Minggu (8/2/2026), sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua SMSI Pusat, Firdaus, serta Ketua SMSI Provinsi Banten, Lesman Bangun, beserta pengurus SMSI dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dimyati menegaskan pentingnya museum sebagai simbol kecintaan masyarakat terhadap peradaban.

Wagub juga memberikan apresiasi kepada SMSI atas gagasan pendirian museum ini. Menurutnya, museum tidak hanya memperkenalkan sejarah, tetapi juga dapat berfungsi sebagai pusat pendidikan jurnalistik bagi pelajar, mahasiswa, dan wartawan.

“Maka dari itu saya sangat mengapresiasi SMSI yang mempunyai gagasan itu,” kata Dimyati.

Di museum nanti, pengunjung akan dapat melihat berbagai peralatan yang digunakan wartawan dari masa ke masa, mulai dari alat cetak, alat tulis, hingga peralatan yang digunakan oleh media online. Hal ini diharapkan dapat menambah wawasan generasi muda mengenai evolusi dunia pers di Indonesia.

“Ada alat-alat cetak, alat tulis, serta berbagai peralatan lainnya yang juga digunakan oleh media online,” pungkasnya

Ketua SMSI Firdaus menyatakan, pembangunan museum ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat literasi media dan menjaga sejarah pers Indonesia.

“Nanti dilengkapi dengan fasilitas jurnalis boarding school, museum, serta monumen. Itu satu kesatuan,” pungkasnya.

Dengan dimulainya pembangunan Museum SMSI ini, Provinsi Banten diharapkan dapat menjadi pusat edukasi pers sekaligus destinasi budaya yang dapat dinikmati masyarakat luas.(WartainBanten)

HPN 2026 Banten Jadi Momentum Penguatan Pers Sehat di Era AI dan Transformasi Digital

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 08 Februari 2026  — Peringatan HPN 2026 di Provinsi Banten menjadi momentum penguatan peran pers yang sehat, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk AI.

Dalam Konvensi Nasional Media Massa, ditegaskan bahwa meski terjadi disrupsi informasi, pers tetap berperan penting sebagai penyampai informasi yang akurat dan tepercaya.

Sekda Banten Deden Apriandhi menilai AI membawa perubahan besar sekaligus tantangan disinformasi, sehingga pers dituntut menjalankan profesionalisme dan disiplin verifikasi untuk menjaga kepercayaan publik.

“Dalam konteks ini, pers tidak lagi sekadar menjadi saluran informasi. Pers telah bertransformasi menjadi simpul strategis dalam ekosistem informasi digital. Pers berperan sebagai penjaga kebenaran, pengurai kompleksitas, dan penentu makna,” ujarnya.

Sekda menambahkan, disiplin verifikasi fakta menjadi kekuatan utama pers untuk membedakan informasi faktual dan rekayasa, sekaligus memberi konteks dan makna bagi publik di tengah dominasi algoritma dan banjir data.

“Dalam konteks inilah Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026 menjadi ruang strategis untuk merumuskan kembali peran pers sebagai penjaga kepentingan publik di era AI dan transformasi digital,” ujarnya.

Deden menekankan pentingnya kolaborasi antara pers, pemerintah, akademisi, dan industri teknologi untuk membangun ekosistem informasi yang sehat serta memperkuat literasi media dan digital.

Ia berharap Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026 melahirkan gagasan strategis, rekomendasi kebijakan, dan praktik terbaik pemanfaatan AI.

“Lebih dari itu, forum ini diharapkan mampu meneguhkan kembali pers Indonesia sebagai pilar demokrasi, menjaga kepentingan publik, dan kekuatan moral di era digital,” paparnya.

Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat turut mengakui adanya tantangan disrupsi informasi di era digital. Namun, ia menilai kondisi tersebut merupakan bagian yang selalu hadir dalam setiap fase sejarah dan perkembangan peradaban manusia, sehingga pers dituntut untuk terus bersikap kreatif dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman.

“Disrupsi itu selalu muncul dalam perjalanan sejarah. Dan justru karena adanya disrupsi itu, maka peradaban menjadi maju, manusia ditantang untuk kreatif, inovatif,” katanya

Komarudin mengibaratkan disrupsi informasi seperti banjir yang menimbulkan kebingungan dan kerusakan, namun juga membuka peluang solusi bagi pihak yang kreatif. Dalam era AI, pers dituntut mampu merespons disrupsi tersebut dengan menjawab kebingungan dan keresahan masyarakat di tengah banjir informasi

“Dan inilah yang terjadi pada media massa, era disrupsi media dipenuhi kebingungan dan hoaks yang membuat sebagian masyarakat terjebak pada informasi toksik, namun pada akhirnya publik tetap akan mencari sumber berita yang bersih dan tepercaya,”ujarnya

Komarudin menilai di tengah banjir informasi, masyarakat membutuhkan media massa sebagai rujukan yang akurat karena pers memiliki disiplin dalam menyajikan fakta yang jernih.

“Pers merupakan semacam lembaga penyulingan, bagaimana menemukan kembali, mengemas kembali, sehingga banyak air-air bersih yang ditawarkan kepada masyarakat. Fungsinya seperti itu dan suatu saat, masyarakat juga akan mengalami kejenuhan terhadap berita-berita yang toksik itu,” ungkapnya.

Ia mengibaratkan pers sebagai lembaga penyaring informasi yang menyajikan “air bersih” bagi publik, sekaligus berharap konvensi ini menjadi momentum konsolidasi media agar lebih kreatif dan optimistis menghadapi tantangan era digital, seraya mengapresiasi perhatian besar pemerintah terhadap isu tersebut.(WartainBanten)

Polsek Ngimbang Hadir Dengarkan Curhat Warga Untuk Ringankan Beban, Wujud Kepedulian Polres Lamongan

0

Polsek Ngimbang Hadir Dengarkan Curhat Warga Untuk Ringankan Beban, Wujud Kepedulian Polres Lamongan

LAMONGAN//Warta.in, 08/02/2026 – Polsek Ngimbang Polres Lamongan bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat (Dumas) yang masuk melalui layanan Call Center Lapor Pak Kapolres Lamongan terkait persoalan sosial dan ekonomi warga di wilayah Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Pada hari Sabtu (07/02) pukul 12.30 WIB, Kapolsek Ngimbang IPTU I Wayan Sumatra, S.H. bersama petugas jaga menerima laporan berupa curahan hati dari seorang warga yang mengaku mengalami tekanan berat dalam menjalani kehidupan, khususnya terkait beban tanggungan perekonomian keluarga.

Pengadu menyampaikan kondisi ekonomi yang sulit akibat terlilit hutang, sementara suaminya bekerja sebagai sopir cadangan dengan penghasilan yang tidak menentu.

Menindaklanjuti laporan, Kapolsek Ngimbang bersama anggota segera mendatangi rumah saudari pengadu sesuai alamat yang disampaikan.

Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan dialog secara humanis dan memberikan wawasan serta motivasi agar yang bersangkutan tetap kuat dan tidak putus asa dalam menghadapi permasalahan hidup, terlebih mengingat anak-anaknya yang masih kecil dan membutuhkan perhatian serta kasih sayang orang tua.

Sebagai bentuk kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat, Kapolsek Ngimbang bersama anggota juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako untuk meringankan beban ekonomi keluarga tersebut.

IPTU I Wayan Sumatra, S.H. menyampaikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, namun juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, termasuk memberikan dukungan moral dan sosial kepada warga yang sedang mengalami kesulitan hidup.

Ditempat terpisah, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S. PD menjelaskan bahwa melalui layanan Call Center Lapor Pak Kapolres Lamongan, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk menyampaikan pengaduan, keluhan, maupun curahan hati.

“Silahkan telpon nomor layanan 110, karena setiap laporan akan ditindaklanjuti secara cepat, humanis, dan penuh kepedulian.” ungkapnya.

Pewarta: roy