Beranda blog Halaman 121

KISAH TRANSFORMASI WIJAYANTO ALIAS LIMBAD: DARI HIDUP LALAI MENJADI AKTIFIS DAKWAH YANG PATUT DITELADANI

0

KISAH TRANSFORMASI WIJAYANTO ALIAS LIMBAD: DARI HIDUP LALAI MENJADI AKTIFIS DAKWAH YANG PATUT DITELADANI

Surabaya//Warta.in, 18 AGUSTUS 2026– Sosok yang satu ini benar-benar berubah drastis.
Wijayanto, alias Limbad, kini menjadi salah satu figur yang aktif di kegiatan keagamaan Islam. Perubahan hidupnya menjadi bukti nyata bahwa hidayah dan keinginan untuk memperbaiki diri bisa datang kepada siapa saja.

Dalam beberapa tahun terakhir, nama Limbad lebih sering terdengar di serambi masjid, majelis taklim, dan pondok pesantren. Ia dikenal sebagai pribadi yang paling aktif keluar-masuk masjid dan tidak segan memberikan pengarahan serta motivasi terkait masalah agama kepada jamaah.

“Memang saya dulu tidak taat sama agama. Hidup saya jauh dari kegiatan masjid. Tapi setelah saya terjun dan mulai mendekati para ustaz, saya merasa tenang dan enak. Hati ini baru nemu damainya,” ujar Wijayanto saat ditemui usai mengisi tausiyah di salah satu masjid di Surabaya.Selasa (18/08/2026)

Aktif Berdakwah dengan Bahasa yang Merakyat
Limbad menyampaikan pesan agama dengan gaya sederhana, jujur, dan berdasarkan pengalaman hidupnya. Ia tidak menggurui, melainkan mengajak.

Materi yang ia sampaikan berkisar pada pentingnya sholat 5 waktu, sabar menghadapi ujian, kejujuran dalam mencari rezeki, dan mempererat ukhuwah sesama muslim.

“Saya bukan ustaz. Saya hanya orang biasa yang sedang belajar dan ingin terus belajar. Kalau ada satu ayat atau satu nasihat yang bisa saya sampaikan dan bermanfaat untuk orang lain, itu sudah cukup buat saya,” tuturnya.

Selain mengisi kajian, ia juga aktif dalam kegiatan sosial seperti bersih-bersih masjid, pengajian rutin, hingga berbagi kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Sosok yang Patut untuk Ditiru*
Perubahan Limbad ini mendapat sambutan positif dari para tokoh agama dan masyarakat. Banyak yang menilai kisahnya bisa menjadi inspirasi, terutama bagi mereka yang ingin berhijrah.

“Beliau ini contoh bahwa pintu taubat itu selalu terbuka. Dari kondisi yang lalai, beliau mau kembali ke masjid. Aktif, istiqomah, dan mau berbagi. Ini sosok yang patut untuk ditiru,” ujar Ustadz Ahmad, pengurus salah satu majelis taklim di Surabaya.

Bagi Limbad, ketenangan batin yang ia rasakan sekarang adalah anugerah terbesar. Ia berharap bisa terus istiqomah di jalan kebaikan.

“Sekarang target saya sederhana. Bagaimana caranya mati dalam keadaan baik, dan meninggalkan jejak yang baik. Kalau bisa dengan ilmu agama ini saya bisa bikin orang lain lebih dekat ke masjid, Alhamdulillah,” pungkasnya.

Kisah transformasi Wijayanto alias Limbad menjadi pengingat bagi kita semua: tidak ada kata terlambat untuk kembali dan memperbaiki diri.(**)

*”KETUA GBNN NIAS ANGKAT BICARA: ALAT BERAT TANPA IZIN BEROPERASI LAGI, DESAK KAPOLRES TINDAK TEGAS!”*

0

*”KETUA GBNN NIAS ANGKAT BICARA: ALAT BERAT TANPA IZIN BEROPERASI LAGI, DESAK KAPOLRES TINDAK TEGAS!”*

 

GUNUNGSITOLI, NIAS – 17 AGUSTUS 2026 — Ketua DPC Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Gunungsitoli, Siswanto Laoli, resmi angkat bicara menyoroti kembali beroperasinya alat berat dan armada truk yang diduga tanpa izin serta tidak lengkap dokumennya di lokasi proyek Rekonstruksi SMA Negeri Unggulan Sukma Nias. Melalui surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Kapolres Nias, Kasat Reskrim, dan Kasat Lantas, pihaknya mendesak penegakan hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu.

Pemantauan di lapangan menunjukkan sejumlah kendaraan pengangkut tanah timbunan diduga tidak memiliki STNK sah dan bukti kepemilikan yang lengkap, sehingga tidak menyetorkan pajak yang merupakan hak negara. Lebih jauh, aktivitas penggalian dan penjualan tanah secara komersial diketahui belum dilengkapi izin Galian C sesuai ketentuan perundang-undangan, padahal hal itu wajib dipenuhi dan menjadi sumber pendapatan daerah serta negara.

“Kami mengapresiasi langkah Polres Nias yang pernah menahan alat berat tersebut. Namun kini kembali beroperasi mencari keuntungan pribadi tanpa kelengkapan izin, itu sangat memprihatinkan. Kami bertanya: apakah aturan hukum bisa dijalankan sesuai kehendak sendiri? Apakah kami harus melaporkan ini sampai ke tingkat Jenderal?” tegas Siswanto Laoli.

Pihaknya juga menyinggung isu yang berkembang di masyarakat soal dugaan setoran rutin kepada aparat. Untuk menepis anggapan tersebut sekaligus menegakkan keadilan, GBNN meminta kepolisian segera menahan kembali alat berat yang tidak berizin, memeriksa seluruh kelengkapan dokumen kendaraan, dan menindak tegas setiap pelanggaran sesuai amanat Perkapolri Tahun 2002.

“Uang negara tidak boleh dirugikan demi keuntungan segelintir orang. Kami berharap Kapolres Nias segera bertindak nyata, agar masyarakat percaya bahwa hukum berlaku sama untuk semua pihak,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Nias belum memberikan tanggapan maupun penjelasan resmi terkait isu yang disorot.

(TIM REDAKSI)

*Panggilan Nurani Global untuk Perlindungan Hak Asasi Manusia Menggema dari Indonesia*

0

*Persekusi Marak di Berbagai Negara: Panggilan Nurani Global untuk Perlindungan Hak Asasi Manusia Menggema dari Indonesia*

Jakarta – Di berbagai belahan bumi, kepedihan akibat kekerasan dan persekusi terus menggores luka mendalam pada peradaban manusia. Laporan-laporan darurat yang menyeruak dari wilayah krisis, seperti tragedi pembantaian puluhan ribu demonstran di Iran, penindasan brutal terhadap umat Kristen yang disiksa di penjara-penjara gelap, penangkapan perempuan secara paksa, hingga penyitaan tempat ibadah bersejarah seperti Gereja Evangelis St. Peter di Teheran, menjadi cermin buram betapa nilai kemanusiaan kerap terinjak-injak oleh kekuasaan yang represif.

Kondisi serupa tidak hanya terjadi di Iran, melainkan juga melanda saudara-saudara kita di Gaza, Lebanon, Nigeria, dan pelbagai penjuru dunia lainnya. Tidak terkecuali tragedi kemanusiaan juga kerap terjadi di dalam negeri seperti di wilayah Papua. Ketika darah manusia menetes akibat pertikaian, martabat luhur yang dianugerahkan Sang Pencipta seolah diabaikan.

Menanggapi krisis kemanusiaan yang semakin mengkhawatirkan ini, Wilson Lalengke, seorang aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) internasional dari Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam dan seruan tegas berbasis nurani kemanusiaan universal. Petisioner PBB tahun 2025 ini menegaskan bahwa dunia tidak boleh berdiam diri saat kezaliman dan pembantaian fisik maupun spiritual terus berlangsung.

Dalam pernyataannya, pada Senin, 17 Agustus 2026, bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia, Wilson Lalengke menyerukan empat poin krusial yang ditujukan kepada seluruh pemangku kepentingan di tingkat nasional maupun internasional. Pertama, perlunya penghentian segala bentuk persekusi.

Segala bentuk persekusi terhadap sesama manusia harus segera dihentikan tanpa pengecualian, apapun latar belakang agama, kebangsaan, status sosial, maupun identitas lainnya. Baik yang terjadi di Iran, Nigeria, Gaza, Lebanon, maupun di belahan bumi manapun, tindakan menindas dan merenggut nyawa manusia atas nama ideologi atau kekuasaan adalah kejahatan berat terhadap kemanusiaan.

Kedua, pentingnya jaminan keamanan oleh pemegang otoritas setempat. Pemerintah di setiap negara wajib menjamin keselamatan dan perlindungan penuh bagi setiap jiwa yang berada di dalam wilayah teritorialnya dari serangan pihak manapun. Perlindungan ini mencakup tindakan tegas terhadap ancaman yang berasal dari elemen-elemen nakal (rogue elements) di dalam aparatur negaranya sendiri. Negara harus hadir sebagai pelindung, bukan penindas.

Ketiga, perlunya aksi cepat tanggap dan peran sentral Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Badan dunia itu sudah semestinya segera mengambil langkah nyata dan cepat dalam menangani krisis kemanusiaan, khususnya yang melibatkan pembunuhan massal di berbagai negara. PBB harus menjalankan peran provosional dan memegang kendali utama sebagai mediator netral dalam memadamkan konflik, baik konflik antarnegara maupun pertikaian faksional internal di antara negara-negara anggota.

Penting pula, menurut Wilson Lalengke, adanya persatuan di atanra negara-negara maju bagi upaya meredam konflik dan pembanian di belahan manapun di dunia ini. Negara-negara maju, sebagai pemegang kekuatan politik dan ekonomi global, diimbau untuk bersatu padu mengatasi krisis kemanusiaan yang menimpa masyarakat dunia. Tanggung jawab moral ini harus melampaui kepentingan geopolitik, baik dalam menghadapi dampak peperangan bersenjata maupun konflik horizontal internal yang memecah belah warga di negara-negara anggota PBB.

Seruan kemanusiaan ini menggema sejalan dengan pemikiran para filsuf besar dunia yang menempatkan jiwa dan kebebasan manusia di atas segala kepengurusan birokrasi dan kekuasaan politik. Filsuf Pencerahan asal Jerman, Immanuel Kant (1724-1804), melalui konsep Categorical Imperative, menegaskan bahwa setiap individu manusia harus selalu dihormati sebagai tujuan pada dirinya sendiri (an end in itself), tidak boleh diperlakukan sekadar sebagai alat atau sarana untuk mencapai tujuan politik, kekuasaan, maupun doktrin sektarian. Ketika suatu rezim menindas warganya sendiri demi melanggengkan kekuasaan, integritas moral rezim tersebut telah runtuh.

Sementara itu, filsuf kontemporer Hannah Arendt (1906-1975) dalam karyanya mengenai hak asasi manusia mengingatkan kita tentang pentingnya “the right to have rights” (hak untuk memiliki hak). Arendt menyoroti betapa rentannya kelompok minoritas dan warga yang terpinggirkan ketika negara menghilangkan perlindungan hukum atas diri mereka. Tanpa perlindungan hukum yang adil dan kehadiran lembaga internasional yang berani membela kaum tertindas, manusia diabaikan hingga ke titik terendah eksistensinya.

Dari perspektif etika kepedulian (ethics of care), persaudaraan sejati menuntut kita untuk tidak memandang batas-batas geografi atau perbedaan keyakinan saat mendengar jeritan mereka yang tersiksa. Sebagaimana yang disampaikan oleh Martin Luther King Jr. (1929-1968), “Injustice anywhere is a threat to justice everywhere” – ketidakadilan di suatu tempat adalah ancaman bagi keadilan di mana pun jua.

Krisis yang menimpa masyarakat teraniaya di berbagai belahan dunia hari ini adalah ujian bagi nurani kolektif kita. Langkah-langkah darurat, mulai dari advokasi hukum di Dewan HAM PBB hingga konsolidasi kekuatan moral global, harus terus digelorakan. Sudah saatnya dunia menghentikan retorika dan melangkah bersama menuju tindakan nyata demi menyelamatkan jiwa-jiwa yang tidak berdosa, merawat perdamaian, dan memulihkan harkat serta martabat kemanusiaan universal. (TIM/Red)

Bendera Merah Putih Raksasa 30×20 Meter Berkibar di Tebing Gunung Sembung, Sukatani

0

Warta.in, Purwakarta — Pemandangan spektakuler mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Tebing Gunung Sembung, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (17/8/2026).

Bendera Merah Putih berukuran raksasa, sekitar 30×20 meter, dikibarkan di dinding tebing berbatu Gunung Sembung. Aksi tersebut menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus mengangkat potensi wisata alam di wilayah Sukatani.

Prosesi pengibaran melibatkan para pencinta alam, tim penyelamat, pendaki gunung, serta berbagai komunitas. Medan tebing yang terjal dan berbatu membuat proses pemasangan bendera membutuhkan persiapan dan kehati-hatian tinggi.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian masyarakat dan pengunjung yang datang untuk menyaksikan langsung pengibaran Sang Merah Putih dari kawasan Gunung Sembung.

Kepala Desa Sukajaya, Nirwan Hermawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol semangat nasionalisme, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi alam Gunung Sembung.

“Semangat yang diusung adalah semangat jaga alam, jaga lingkungan. Dari alam untuk kita, dari kita untuk alam. Selamatkan Gunung Sembung,” ujar Nirwan.

Pengibaran bendera raksasa ini menjadi salah satu cara masyarakat memperingati kemerdekaan dengan memadukan semangat nasionalisme, kebersamaan komunitas, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Informasi mengenai pengibaran bendera berukuran 30×20 meter tersebut juga diberitakan pada Senin (17/8/2026), dengan lokasi di Gunung Sembung, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Purwakarta.

Semarak HUT ke-81 RI, PTBA Menyalakan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

0

Warta In

Tanjung Enim, muara enim.17 Agustus 2026,” Semangat kemerdekaan terus diwujudkan PT Bukit Asam (Persero) Tbk melalui kontribusi nyata untuk kemajuan bangsa. Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Perseroan menegaskan komitmen “Bersama untuk Indonesia” melalui penyediaan energi, pemberdayaan masyarakat, dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari ekosistem energi nasional, PTBA mendukung ketahanan energi melalui penyediaan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri, termasuk pembangkit listrik. Pasokan tersebut turut menjaga ketersediaan listrik bagi masyarakat, layanan publik, industri, dan aktivitas perekonomian.

Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan mengungkapkan kontribusi kepada negeri merupakan wujud semangat kemerdekaan yang terus dihidupkan perusahaan.

“Kemerdekaan bagi kami adalah semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri. PTBA ingin memastikan energi hadir untuk menggerakkan kehidupan dan perekonomian Indonesia. Bersamaan dengan itu, kami juga mendorong masyarakat tumbuh mandiri dan memastikan lingkungan tetap terjaga. Inilah semangat Bersama untuk Indonesia yang kami bawa dalam setiap langkah PTBA,” jelas Bambang.

Bambang menambahkan, komitmen Perseroan juga diwujudkan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional atau Ring 1. Program tersebut meliputi pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, pengembangan UMKM, serta pelestarian lingkungan.

PTBA mendorong program TJSL yang meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Salah satunya melalui Desa Impian, yang mengembangkan potensi ekonomi berbasis sumber daya lokal sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

“Kami ingin masyarakat di sekitar wilayah operasional menjadi mitra yang tumbuh bersama PTBA. Karena itu, kami terus membuka peluang ekonomi, meningkatkan kapasitas, dan mendorong kemandirian masyarakat,” urainya.

Dalam pengelolaan lingkungan, PTBA memperkuat langkah keberlanjutan melalui pengembangan energi baru dan terbarukan, hilirisasi batu bara, pemanfaatan biomassa, bisnis hijau, serta reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang.

Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari transformasi PTBA dalam menciptakan nilai jangka panjang dan mendukung kesiapan masa depan energi Indonesia. Perseroan berharap Indonesia terus tumbuh dengan tetap memperhatikan keberlanjutan.

“Oleh sebab itu, kami melakukan transformasi agar bisnis, manfaat bagi masyarakat, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan,” imbuh Bambang.

Memasuki 81 tahun Indonesia, PTBA terus  memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan nasional. Energi yang disediakan menggerakkan aktivitas ekonomi, pemberdayaan masyarakat memperkuat kemandirian, dan pengelolaan lingkungan menjadi bagian dari upaya menyiapkan masa depan bagi generasi berikutnya.

“Semangat kemerdekaan adalah semangat gotong royong dan keberanian untuk terus maju. Nilai-nilai itu yang ingin kami hidupkan di PTBA. Kami akan terus bekerja, berinovasi, dan berkolaborasi agar sumber daya yang kami kelola memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negeri,” tutup Bambang.

(Zulkifli)

Dandim 0422/Lampung Barat Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Stadion Bumi Sekala Bekhak

0

Lampung Barat — Komandan Kodim 0422/Lampung Barat Letkol Inf Rizky Kurniawan menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Stadion Bumi Sekala Bekhak, Kabupaten Lampung Barat, Senin (17/08/2026).

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, dan berlangsung khidmat dengan diikuti unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Barat, TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, organisasi kemasyarakatan.

Kehadiran Dandim 0422/Lampung Barat dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan sinergitas TNI bersama pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat dalam memperingati momentum bersejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, sekaligus memperkuat semangat nasionalisme, persatuan dan gotong royong dalam mengisi kemerdekaan.

Dandim 0422/Lampung Barat Letkol Inf Rizky Kurniawan menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan harus terus diwujudkan melalui pengabdian dan kontribusi nyata sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan semakin mempererat rasa cinta tanah air dan semangat kebersamaan masyarakat Lampung Barat dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

DPC PDI Perjuangan Purwakarta Gelar Upacara HUT ke-81 RI dan Donor Darah

0

Warta.in, Purwakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta menggelar upacara bendera bersama jajaran pengurus, anggota fraksi, seluruh PAC se-Kabupaten Purwakarta serta sayap partai, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta, Jalan A. Yani No. 147, Kelurahan Cipaisan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan aksi sosial berupa donor darah yang bekerja sama dengan RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Bertindak sebagai pembina upacara, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta, H. Entis Sutisna, SE., SH., MH., MM. Sementara itu, pimpinan upacara dipercayakan kepada Rudy Priatna, selaku Badan Kehormatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta.

Peserta upacara terdiri atas jajaran pengurus DPC, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Purwakarta, PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Purwakarta serta sayap partai, di antaranya REPDEM.

Dalam sambutannya, H. Entis Sutisna menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan bagian dari instruksi DPP dan DPD PDI Perjuangan yang dilaksanakan di seluruh jajaran partai di daerah.

“Upacara ini merupakan instruksi partai dari DPP PDI Perjuangan maupun DPD untuk dilaksanakan di setiap DPC di wilayah masing-masing. Peserta yang wajib mengikuti upacara adalah struktur partai, mulai dari jajaran DPC, PAC hingga anggota Fraksi PDI Perjuangan,” ujar H. Entis.

Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga harus diwujudkan melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Hal tersebut kemudian diwujudkan melalui kegiatan donor darah yang melibatkan pengurus DPC, PAC, sayap partai serta insan media. Dari hasil pelaksanaan donor darah, sebanyak 19 orang dinyatakan dapat mengikuti donor darah.

Sementara itu, terdapat 17 orang yang belum dapat mengikuti donor darah karena hasil pemeriksaan kesehatan. Rinciannya, empat orang memiliki tekanan darah tinggi, empat orang memiliki kadar Hb rendah, dan sembilan orang lainnya tidak dapat mengikuti donor karena berbagai kondisi, antara lain sedang mengonsumsi obat atau dalam keadaan kurang sehat.

H. Entis menambahkan, rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI juga dilaksanakan oleh PAC PDI Perjuangan di wilayah masing-masing.

“Tidak hanya upacara bendera, kami DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta juga melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka HUT RI ke-81. Para PAC se-Kabupaten Purwakarta melakukan kegiatan di wilayahnya masing-masing dengan berbagai hiburan dan permainan yang melibatkan anak-anak maupun ibu-ibu,” katanya.

Ia menegaskan, kegiatan yang dilaksanakan jajaran PAC diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan sekaligus membangun kedekatan antara struktur partai dan masyarakat.

“Yang jelas, kegiatan tersebut harus bisa bersentuhan dan berbaur bersama warga masyarakat di sekitarnya,” pungkas H. Entis.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta dalam mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan kegiatan kebangsaan sekaligus aksi sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Satpolairud Polres Lamongan Bersama Crew Pertamina EP Gelar Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Atas Kapal

0

Satpolairud Polres Lamongan Bersama Crew Pertamina EP Gelar Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Atas Kapal

Lamongan//Warta.in, 17/8/2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, anggota Satpolairud Polres Lamongan bersama Crew Pertamina EP dan ABK Kapal MT Succes Chelenger XXXVII melaksanakan upacara pengibaran bendera Merah Putih di atas kapal, Senin (17/8/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Upacara yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut dilaksanakan di perairan Laut Jawa, tepatnya di atas Kapal MT Succes Chelenger XXXVII milik Pertamina EP.

Kegiatan diikuti oleh personel Satpolairud Polres Lamongan, Crew Pertamina EP serta ABK Kapal MT Succes Chelenger XXXVII.

Dalam pelaksanaannya, BRIPKA Muniro dari Satpolairud Polres Lamongan bertindak sebagai Komandan Upacara.

Upacara tersebut menjadi momentum untuk memupuk jiwa patriotisme, meningkatkan rasa cinta tanah air serta mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di atas kapal merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus wujud semangat nasionalisme personel Polri bersama mitra kerja dan masyarakat, meskipun berada di tengah perairan. Semangat kemerdekaan harus tetap berkobar di mana pun kita berada.” ungkapnya.

Beliau menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergitas antara Satpolairud Polres Lamongan dengan Crew Pertamina EP dan seluruh ABK kapal dalam menjaga keamanan serta mendukung aktivitas di wilayah perairan Lamongan.(roy)

Polres Lamongan Bagikan 2.000 Bendera Merah Putih, Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

0

Polres Lamongan Bagikan 2.000 Bendera Merah Putih, Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Lamongan//Warta.in, 16/8/2026 – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Polres Lamongan melaksanakan kegiatan pemasangan dan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat dan pengguna jalan di berbagai titik wilayah Kabupaten Lamongan, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan dimulai pukul 11.00 WIB, Pemasangan dan pembagian bendera menyasar sejumlah lokasi strategis, mulai dari permukiman warga, depan Mako Polri, pasar, tempat wisata religi, tempat wisata, hingga kawasan pertigaan dan perempatan traffic light.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasubagdalops Polres Lamongan AKP Supardi dengan melibatkan Bag, Sat dan Sie jajaran Polres Lamongan serta dilaksanakan secara serentak oleh 27 Polsek jajaran yang dipimpin langsung oleh masing-masing Kapolsek.

Sebanyak 2.000 Bendera Merah Putih dengan berbagai ukuran, mulai dari besar, sedang hingga kecil, dibagikan dan dipasang di sejumlah titik.

Sasaran kegiatan meliputi rumah warga yang belum memasang bendera, pengguna jalan baik roda dua, roda empat maupun kendaraan truk, pedagang, pengunjung pasar, serta masyarakat yang berada di lokasi wisata.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk semangat cinta tanah air sekaligus upaya menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan dalam menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Pemasangan dan pembagian Bendera Merah Putih ini menjadi momentum untuk membangkitkan jiwa patriotisme, meningkatkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air dan bangsa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga dan pengguna jalan menyambut positif pembagian Bendera Merah Putih tersebut.

Tingginya antusiasme masyarakat menjadi gambaran kuatnya semangat nasionalisme dan kecintaan warga Lamongan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.(roy)

HUT ke-81 RI, Andra Soni Serukan Semangat Membangun Banten dan Indonesia

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 17 Agustus 2026  — Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh masyarakat untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, semangat membangun, serta kontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin (17/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kemerdekaan.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!” pekik Andra Soni

Menurutnya, kemerdekaan Indonesia yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa melalui pengorbanan, keberanian, dan persatuan harus dilanjutkan oleh generasi saat ini dengan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

“Pada 81 tahun lalu, para pendiri bangsa merebut kemerdekaan dengan pengorbanan, keberanian, dan persatuan. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan memastikan kemerdekaan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat. Kemerdekaan harus kita isi dengan kedaulatan, kita tegakkan dengan keadilan, dan kita sempurnakan dengan kemakmuran,” tambahnya.

Andra Soni menegaskan, kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati secara seremonial. Kemerdekaan harus diwujudkan melalui kedaulatan, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat.

Ajak Generasi Muda Berkontribusi

Andra Soni juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa. Ia mendorong para pemuda untuk memanfaatkan pendidikan, teknologi, dan kreativitas sebagai modal membangun masa depan Indonesia.

Ia mengajak generasi muda meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, menciptakan berbagai inovasi teknologi untuk menjawab persoalan masyarakat, serta mengembangkan kreativitas guna membuka peluang baru.

Selain itu, persatuan menjadi modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Jangan bertanya apa yang negara berikan kepada kita, tanyakan apa yang dapat kita berikan kepada negara,” ujar Adra Soni.

Menurutnya, semangat tersebut harus menjadi bagian dari karakter generasi muda dalam mengisi kemerdekaan di tengah perubahan zaman.

Patriotisme ASN Adalah Melayani Masyarakat

Kepada seluruh aparatur pemerintah daerah, Andra Soni menegaskan bahwa bentuk patriotisme pada masa kini dapat diwujudkan melalui pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia meminta aparatur pemerintah untuk bekerja secara profesional, adaptif terhadap perubahan, serta membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Andra Soni juga mengingatkan agar seluruh kewenangan yang dimiliki pemerintah digunakan secara bertanggung jawab dan diarahkan untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

“Mari kita bangun pemerintahan daerah yang menghadirkan manfaat, menyelesaikan persoalan, serta menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat,” ajaknya.

Dari Banten untuk Indonesia

Lebih lanjut, Andra Soni mengajak seluruh elemen masyarakat Banten untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum memperkuat persatuan, kerja keras, dan gotong royong.

“Dari Banten kita kuatkan Indonesia. Dari Banten kita tunjukkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan tetap hidup dalam kerja nyata generasi saat ini.,” kata Andra Soni

Ia optimistis dengan persatuan, kerja keras, dan gotong royong, Provinsi Banten dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

“Dengan persatuan, kerja keras, dan gotong royong kita wujudkan Banten yang maju sebagai bagian dari Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tegas Andra Soni.

Dalam upacara tersebut, pembacaan teks Proklamasi dilakukan Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim. Pembacaan teks Pancasila dilakukan Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, sedangkan pembacaan teks Pembukaan UUD 1945 dilakukan Kajati Banten Herry Hermanus Horo.

Bertindak sebagai komandan upacara Komandan Denbekang III/4 Serang Letkol CBA Arbrito Rishandi Pribadi.

Sementara itu, petugas pengibar bendera terdiri atas Bayu Hermawan dari SMAN 1 Ciomas Kabupaten Serang, Rafka Mahardika dari SMA Presiden 2 Kabupaten Pandeglang, Kautsar Nazil dari SMAN 2 Kota Serang, serta pembawa baki Dona Otkavia dari SMAN 5 Kota Tangerang.(WartainBanten)