24.3 C
Jakarta
Jumat, Februari 13, 2026
Beranda blog Halaman 14

Pemprov Banten Tampilkan Seni Budaya dan 43 UMKM di Pentas Budaya HPN 2026

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 08 Februari 2026  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menampilkan beragam seni budaya serta produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Pentas Budaya rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Pancaniti, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Sabtu (7/2/2026).

Sebanyak 43 UMKM turut ambil bagian dalam pameran tersebut dengan menampilkan produk kriya, fashion, hingga kuliner khas Banten. Pentas Budaya ini menjadi ajang promosi potensi ekonomi kreatif sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya lokal kepada para tamu undangan HPN 2026, termasuk wartawan dari seluruh Indonesia.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyambut langsung para peserta dan tamu HPN 2026. Ia mengaku bersyukur Provinsi Banten dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan nasional insan pers tersebut.

“Alhamdulillah, sekarang HPN 2026 ada di Provinsi Banten. Selamat datang di Provinsi Banten. Semoga bahagia di Provinsi Banten,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah.

Menurutnya, penampilan seni budaya dan produk UMKM dalam Pentas Budaya HPN 2026 tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat identitas lokal Banten. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk mempromosikan seni, budaya, dan produk unggulan daerah kepada khalayak nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati juga menguraikan makna kata “pers” sebagai sebuah singkatan menurut versinya.

Ia menyebut huruf P sebagai penegak keadilan dan kebenaran, dengan tujuan melawan hoaks dan menyajikan berita yang faktual. Huruf E dimaknai sebagai ekspresi.

“Ekspresi paling enak dengan seni dan budaya. Ekspresi yang bertanggung jawab,” ucapnya.

Sementara itu, huruf R diartikan sebagai rakyat merdeka dan rakyat berpikir.

Menurut Dimyati, pers berperan sebagai jembatan antara rakyat dengan penguasa, sekaligus menjadi mata hati dan telinga rakyat.

“Dan huruf S adalah sosial kontrol terhadap penguasa yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif,” ucap Dimyati.

Dimyati menambahkan, media massa saat ini telah memasuki era digital yang penuh tantangan. Oleh karena itu, ia menilai perlu adanya afirmasi dan dukungan dari pemerintah agar media massa dapat terus tumbuh secara sehat.

“Kerja sama yang baik dan konstruktif sehingga media massa bisa tumbuh,” ucapnya.

Wagub juga berharap pengelola media massa bersama organisasi profesi dapat membekali para wartawan melalui pelatihan berkelanjutan guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan jurnalistik, khususnya dalam penulisan berita.

Dengan adanya standardisasi kompetensi, wartawan diharapkan mampu menyampaikan informasi dan mentransfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat secara lebih efektif.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, menyampaikan bahwa pentas budaya digelar untuk memeriahkan peringatan HPN sekaligus sebagai dukungan Pemprov Banten dalam memperkenalkan potensi budaya dan ekonomi kreatif daerah kepada peserta HPN dari seluruh Indonesia.

“Pentas budaya, hiburan, dan pameran UMKM ini menjadi wadah untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya tradisional Banten, mulai dari seni pertunjukan, kuliner, kriya, hingga fashion khas Banten,” ungkap Eli.

Eli menjelaskan bahwa pelaku seni dan UMKM yang terlibat merupakan perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Banten, mencerminkan kekayaan budaya dan keberagaman potensi daerah.

“Kami melibatkan perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Banten. Ini menunjukkan bahwa Banten memiliki kekayaan budaya dan produk UMKM yang beragam dan siap dipromosikan di tingkat nasional,” katanya.

Kehadiran peserta HPN 2026 dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk mempromosikan pariwisata dan UMKM Banten secara nasional, mendorong kunjungan wisata, serta memperkuat ekonomi lokal.

“Ini sekaligus membuka peluang promosi yang lebih luas bagi UMKM lokal,” pungkasnya.

Pentas budaya dan pameran UMKM tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan peserta HPN, serta turut ditinjau oleh Wagub Banten.(WartainBanten)

Polsek Bunut Gelar Minggu Kasih di GBI Desa Merbau, Ajak Jemaat Tangkal Hoaks dan Jaga Kamtibmas

0
PELALAWAN – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan menjaga kondusifitas wilayah, Polsek Bunut kembali melaksanakan kegiatan rutin Minggu Kasih (Minggu Harmoni). Mewakili Kapolsek Bunut AKP Arinal Fajri, SH, Ps. Kanit Binmas Polsek Bunut Aipda S.E. Pardosi menyambangi jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Minggu (08/02/2026).
Pesan Kamtibmas dan Edukasi Media Sosial
​Dalam arahannya, Aipda S.E. Pardosi menekankan bahwa program Minggu Kasih merupakan agenda rutin Polres Pelalawan yang dilaksanakan di seluruh wilayah hukum guna menyerap aspirasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
​Beberapa poin utama yang disampaikan oleh pihak Kepolisian antara lain:
  • Menjaga Kondusifitas: Mengajak seluruh warga jemaat untuk berperan aktif dalam menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
  • Waspada Hoaks: Meminta masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
  • Stop Penyebaran Berita Bohong: Mengimbau warga untuk tidak menjadi bagian dari penyebar berita hoaks yang dapat memicu provokasi di tengah masyarakat.
Apresiasi dari Jemaat dan Pengurus Gereja
​Kehadiran personel Polsek Bunut disambut hangat oleh pengurus gereja dan jemaat. Pdt. Mega Simatupang, mewakili jemaat GBI Desa Merbau, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres Pelalawan, khususnya Polsek Bunut.

​”Kami berterima kasih atas adanya program Minggu Kasih ini. Ini adalah wadah yang sangat baik bagi kami jemaat gereja untuk berkomunikasi langsung dengan pihak kepolisian. Kami siap mendukung terjaganya Kamtibmas dan akan mengingatkan jemaat agar bijak dalam bermedia sosial tanpa menyebarkan hoaks,” ujar Pdt. Mega Simatupang.

​Selain komitmen menjaga keamanan, jemaat juga bersama-sama mendoakan agar kondisi di Indonesia tetap pulih, aman, dan damai.
Kegiatan Berjalan Kondusif
​Rangkaian kegiatan Minggu Kasih Polsek Bunut ini berakhir pada pukul 12.00 WIB. Berdasarkan laporan di lapangan, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat, aman, dan lancar tanpa ada kendala berarti.

Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Ibadah Minggu Pagi Di Gereja GKJTU Dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Ibadah Minggu Pagi Di Gereja GKJTU Dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

LAMONGAN//Warta.in –Dalam rangka kedekatan masyarakat untuk menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman saat masyarakan menjalankan ibadah kaum Nasrani di wilayah Ngimbang

Kali ini petugas personil Polsek Ngimbang melaksanakan kegiatan pengamanan giat masyarakat umat Kristiani diwilayah Desa Ngasemlemahbang Kecamatan Ngimbang, minggu (08/02/2026) pukul 07.30 wib sampai selesai

Pengamanan Ibadah Minggu Pagi Kaum Nasrani ini personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Brigadir Deny hadir dalam melaksanakan kegiatan pengamanan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan pastikan masyarakat sudah terlayani dengan sepenuh hati.

Kegiatan pengamanan Ibadah umat Kristiani di Gereja GKJTU dan GJWI yang bertempat di Desa Ngasemlemahbang Kecamatan Ngimbang dalam persembahyangan Minggu pagi umat Kristiani digereja GKJTU dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

Sementara itu Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, melalui Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji. R saat dikonfirmasi oleh awak media, “Bahwa pengamanan ini guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi yang menjalankan Ibadah di Hari Minggu dan pastikan masyarakat sudah terlayani dengan sepenuh hati “Terangnya

Kami berharap dengan adanya Patroli pengamanan secara rutin di Hari Minggu ini masyarakat dalam menjalankan Ibadah bisa tenang dan nyaman sehingga wilayah Ngimbang tetapaman dan kondusif,pungkasnya ( roy)

Polsek Ngimbang Gelar Apel Persiapan Napak Tilas UKT Perguruan Silat Tapak Suci

0

Polsek Ngimbang Gelar Apel Persiapan Napak Tilas UKT Perguruan Silat Tapak Suci

LAMONGAN//Warta.in – Dalam rangka antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat Polsek Ngimbang Bersama Koramil Ngimbang gelar pengamanan kegiatan Apel dalam rangka rangkaian Ujian Kenaikan Tingkat Tapak Suci Putera Muhammadiyah 024 Ngimbang di SMK Muhammadiyah 3 Ngimbang Dusun Guman Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Sabtu (07/02/2026) pukul 22.00 wib.

Hadir dalam pengamanan IPTU I WAYAN SUMANTRA S.H Kapolsek Ngimbang, Wakapolsek
Ipda Istiono, S.H dan personil Polsek Ngimbang : 10 personil

Dari Koramil Ngimbang : 10 personil, Sat Pol PP : 3 personil, perguruan Tapak Suci kurleb 223 orang

Petugas Pengamanan kenaikan tingkat
Polsek Ngimbang : 18 Personil dari
Koramil Ngimbang : 10 Personil, Satpol PP Ngimbang : 5 Personil dan Internal Perguruan Tapak Suci : 25 Peronil

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, bahwa dalam pelaksanaan pengamanan koordinasi dengan Panitia UKT Tapak Suci SMK Muhammadiyah 3 Ngimbang terkait rangkaian kegiatan Napak Tilas.

Memberikan arahan kepada panitia agar kegiatan dilaksanakan sesuai jadwal dan mengutamakan faktor keamanan serta ketertiban, ujarnya

Dalam melakukan plotting personel pengamanan terbuka dan tertutup di lokasi apel serta jalur yang akan dilalui peserta Napak Tilas, selama kegiatan berlangsung hingga saat ini tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan keamanan.

Pewarta: roy

Guna Cegah Dam Daya Tangkal 4C Kaoolsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Daerah Rawan

0

Guna Cegah Dam Daya Tangkal 4C Kaoolsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Sabtu (07/02/2026)pukul 22.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di dipimpin langsung oleh Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, bersama Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, dan Kanit Reskrim Aipda Dian P. dan Kanit Intelkan Eric C dengan sasaran Patroli jalan poros Jomnang – Babat, di SPBU Ngimbang, Gudang Tembakau R3 dan Pasar Ngimbang serta Masyarakat Desa Sendangrejo yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patro Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

SOROTAN KADIMAN PAKPAHAN DALAM MODERNISASI PERADABAN SUATU BANGSA

0

Samosir, INDONESIA REMANG REMANG VS TERANG menurut pemikiran Kadiman Pakpahan dalam modernisasi peradaban suatu bangsa

Berpotensi remang remang jika:
1.ketimpangan dan kemiskinan, angka kemiskinan yang masih di kisaran 9% membuat target kemiskinan 0% di 2045, dan gini ratio masih tinggi.
2.kualitas SDM, kesenjangan akses pendidikan dan fasilitas sekolah serta gizi yang belum merata masih menjadi hambatan utama.
3.middle income trap, jika pertumbuhan ekonomi tertahan di angka 5% (bukan 7-8%), Indonesia berisiko gagal menjadi negara maju dan justru menghadapi “bencana demografi” akibat pengangguran dan terjadi perbudakan modern, ada potensi dimana ada sekitar 30% angkatan kerja hanya siap menjadi tukang sapu memasuki 2045.

Berpotensi terang, jika:
Indonesia tidak akan otomatis “gelap” atau gagal, dimana keberhasilan menuju kemajuan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah dan masyarakat dalam:
1.meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.
2.menciptakan lapangan kerja yang luas untuk menyerap bonus demografi.
3.membangun karakter (akhlak dan moral( paripurna), jika ini gagal maka kebohongan dan korupsi masih menggerogoti keberadaan bangsa ini.
3.menjaga stabilitas politik, hukum dan kepercayaan investor agar modal asing tetap masuk ke dalam negeri.
Tanpa langkah transformasi yang drastis dan luar biasa, risiko terjebak sebagai negara berkembang selamanya (stagnasi) menjadi ancaman nyata yang harus diwaspadai.

Andra Soni Dorong KEK ETKI Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 08 Februari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni mendorong Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, Kesehatan, dan Inovasi (KEK ETKI) Banten agar menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Nasional bertajuk “Menakar Daya Ungkit Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, Kesehatan, dan Inovasi (KEK ETKI) Banten sebagai Kutub Pertumbuhan Ekonomi Baru” di Marketing Office BSD City, Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/2/2026).

Menurut Andra Soni, tren positif pertumbuhan ekonomi yang saat ini dialami Provinsi Banten harus memberikan dampak nyata dan dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia menegaskan, keberadaan KEK ETKI yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) harus menjadi penggerak utama perekonomian daerah, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan percepatan pembangunan.

“Alhamdulillah, berdasarkan rilis BPS pada 5 Februari lalu, indikator pembangunan di Provinsi Banten menunjukkan tren positif. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) kita sepanjang tahun 2025 mencapai 5,37 persen. Selain itu, angka kemiskinan dan pengangguran mengalami penurunan, serta rasio Gini yang membaik,” ujar Andra Soni.

Ia menambahkan, capaian tersebut harus terus dijaga dan diperkuat melalui kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. KEK ETKI, yang berlokasi di wilayah Tangerang, dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan sektor edukasi, teknologi, kesehatan, dan inovasi yang berdaya saing tinggi.

Andra Soni berharap kehadiran KEK ETKI tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi mampu memberikan jawaban konkret atas berbagai tantangan pembangunan di daerah, khususnya terkait penciptaan lapangan kerja dan pemerataan pembangunan antarwilayah.

“Melalui KEK ETKI ini, kita harus memastikan adanya dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan pemerataan pembangunan. Hasil seminar ini akan menjadi acuan strategis dalam pengambilan kebijakan perencanaan ekonomi Banten yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Seminar yang digagas oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Iwan Hermawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mendorong percepatan pemanfaatan potensi investasi di bidang pendidikan, teknologi, dan kesehatan.

“Kami menghadirkan 200 peserta dari berbagai latar belakang untuk memberikan perspektif serta catatan penting bagi pengembangan Provinsi Banten ke depan,” kata Iwan.

Ketua Komisi Ekonomi Industri PWI, M. Sarwani, menilai Tangerang Raya memiliki infrastruktur yang siap menarik investor dan optimistis KEK ETKI akan menjadi pusat investasi baru yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten.

Seminar ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah pusat dan pengelola KEK ETKI yang membahas pengembangan kawasan tersebut.(WartainBanten)

Polsek Senen Gelar Ops Cipkon dan Patroli Tiga Pilar, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan

0

Warta.in Jakarta Pusat – Guna menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polsek Senen Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) yang dilanjutkan dengan patroli tiga pilar, Sabtu (7/2/2026) malam hingga dini hari.
Kegiatan diawali dengan apel Ops Cipkon pada pukul 23.45 WIB di halaman Polsek Senen, dipimpin langsung Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro, S.H. Apel tersebut diikuti total 22 personel gabungan tiga pilar, terdiri dari unsur Polsek Senen, Koramil 03 Senen, Satpol PP, Pokdar Kamtibmas, RT, serta warga masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolsek Senen mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang hadir dan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah pimpinan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan malam hari.
“Usai kegiatan Ngopi Kamtibmas, patroli mobile dilaksanakan dengan menyasar titik-titik rawan, permukiman warga, serta jalanan utama guna mencegah kejahatan jalanan dan potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kompol Widodo.

Selain patroli mobile, petugas tiga pilar juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi warga. Dalam kesempatan tersebut, aparat memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada, menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama, serta segera melapor apabila melihat hal-hal mencurigakan.
Adapun sasaran patroli meliputi orang atau kelompok, properti dan benda, lokasi rawan kamtibmas, serta aktivitas masyarakat maupun kegiatan pemerintah.

Rute patroli di antaranya Jembatan Kalipasir/Kernolong yang rawan kejahatan jalanan dan tawuran, serta Jalan Inspeksi Kali Ciliwung RW 06 Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Di lokasi tersebut, petugas melakukan koordinasi dengan warga setempat untuk memetakan potensi kerawanan kamtibmas. Patroli tiga pilar berakhir sekitar pukul 01.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.
Melalui kegiatan Ops Cipkon dan patroli tiga pilar ini, Polsek Senen berharap dapat menekan angka kejahatan, meminimalisir aksi tawuran warga, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.
Kolaborasi tiga pilar bersama masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Senen, Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Wagub NTB Lepas Ribuan Bikers Bhayangkara Riding Day 2026

0

Warta.in
Mataram, 7 Februari 2026 — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Indah Dhamayanti Putri secara resmi melepas ribuan peserta Bhayangkara Riding Day 2026 di kawasan eks Bandara Selaparang, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana kampanye disiplin berlalu lintas (safety riding), penguatan silaturahmi komunitas roda dua, sekaligus wujud kehadiran Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

Event bertajuk Riding Day 2026 Lombok, Nusa Tenggara Barat tersebut diikuti ribuan bikers dengan beragam jenis motor. Start dimulai dari eks Bandara Selaparang dan berakhir di Sirkuit Mandalika.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolda NTB, Bupati Lombok Tengah, jajaran Pejabat Utama Polda NTB, perwakilan Korem 162/WB, BNN, serta komunitas bikers roda dua yang ikut memeriahkan konvoi.

Dalam sambutan pelepasan, Wagub yang akrab disapa Ummi Dinda menyampaikan apresiasi kepada Polda NTB atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Bhayangkara Riding Day menjadi salah satu cara efektif untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata NTB melalui rute perjalanan yang menampilkan berbagai spot indah daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang berkendara, tetapi juga tentang membangun kedekatan Polri dengan masyarakat serta memperkenalkan destinasi wisata NTB. Ini tentu berdampak positif bagi promosi daerah dan dapat menarik minat wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara,” ujar Ummi Wagub.

Selain kampanye keselamatan berlalu lintas, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi sosial berupa penggalangan donasi sebagai wujud kepedulian Polri dan masyarakat terhadap warga terdampak bencana, baik di wilayah Lombok maupun di Sumatera dan Aceh.

Melalui Bhayangkara Riding Day 2026, Pemerintah Provinsi NTB berharap kesadaran berlalu lintas semakin meningkat, solidaritas sosial terus terbangun, serta citra NTB sebagai daerah tujuan wisata dan kegiatan komunitas nasional semakin menguat.(sr/hpntb)

Kapolsek Senen Gelar Ngopi Kamtibmas di RW 03 Kenari, Warga Diajak Aktif Cegah Tawuran dan Narkoba

0

Warta.in Jakarta Pusat – Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro, S.H., M.H. menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama warga RW 03 Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB ini menjadi wadah dialog langsung antara kepolisian, tiga pilar, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Senen didampingi Wakapolsek AKP Basuki Rahmat, Kanit Binmas Ipda Tobing, Kapolsubsektor Diponegoro Ipda Maskur, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Kenari. Hadir pula Lurah Kenari Ojoh Juhariah, unsur Pol PP, pengurus RW dan RT, LMK, Pokdar Kamtibmas, serta warga setempat.

Ketua RW 03 Kenari, Bintang, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolsek Senen beserta jajaran. Ia berharap sinergi antara warga dan kepolisian terus terjalin guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah RW 03.

Sementara itu, Lurah Kenari Ojoh Juhariah mengucapkan terima kasih kepada Polsek Senen dan tiga pilar yang selama ini aktif menjaga keamanan wilayah, khususnya di Kelurahan Kenari.

Dalam sambutannya, Kompol Widodo Saputro menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kamtibmas, terutama pada jam-jam rawan malam hari. Ia mengingatkan orang tua agar lebih mengawasi pergaulan anak-anak, termasuk aktivitas di media sosial, guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran.
“Kami mengajak seluruh RT untuk mengaktifkan kembali petugas hansip, meningkatkan patroli lingkungan, menerapkan sistem satu pintu (one gate system), serta mengupayakan pemasangan CCTV,” ujar Widodo.
Pada sesi tanya jawab, warga menyampaikan sejumlah permasalahan, mulai dari dugaan transaksi narkoba, kebisingan dari wilayah sekitar, hingga permintaan penjelasan layanan Call Center 110 dan pembuatan SKCK secara online.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Senen menjelaskan bahwa kepolisian siap melakukan langkah pencegahan, termasuk tes urine bagi warga yang dicurigai, berdasarkan kesepakatan RT dan RW. Ia juga menegaskan bahwa layanan 110 dapat digunakan warga secara gratis untuk melaporkan gangguan kamtibmas agar cepat ditindaklanjuti.
“SKCK online memudahkan masyarakat karena bisa diurus dari rumah menggunakan HP atau laptop, kemudian dicetak di kantor polisi terdekat,” jelasnya.
Kompol Widodo menambahkan, Pokdar Kamtibmas di wilayah Kenari sudah aktif dan diharapkan dapat lebih ditingkatkan perannya. Terkait kebisingan, warga diminta tidak ragu melapor melalui Call Center 110 agar segera ditangani petugas.
Kegiatan Ngopi Kamtibmas ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi harkamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Senen, Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)