34.8 C
Jakarta
Minggu, Mei 10, 2026
Beranda blog Halaman 228

“Balai Desa Bumi Ayu: Miliaran Rupiah Anggaran, Kondisi Bangunan Masih Setengah Jadi”

0

Pemerintah Desa Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), diduga melakukan penggelembungan anggaran pembangunan Balai Desa yang bersumber dari Dana Desa (DD). Dugaan tersebut mencuat karena nilai anggaran yang terus meningkat dari tahun ke tahun untuk satu objek bangunan yang sama, dengan pola penganggaran yang berulang dalam beberapa tahun anggaran.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, pada Tahun Anggaran 2018 dianggarkan Rp295.508.000 untuk kegiatan pembangunan/rehabilitasi/peningkatan Balai Desa yang bersumber dari Dana Desa. Kemudian pada TA 2019 kembali dialokasikan Rp444.739.155 untuk pemeliharaan gedung/prasarana Balai Desa. Selanjutnya pada TA 2021 dianggarkan lagi Rp155.000.000, dan pada TA 2023 kembali muncul anggaran pemeliharaan sebesar Rp521.455.000. Jika ditotal, penggunaan Dana Desa untuk satu bangunan Balai Desa tersebut mencapai Rp1.416.702.155.

 

Akumulasi anggaran yang mencapai miliaran rupiah untuk satu unit Balai Desa menimbulkan pertanyaan mendasar terkait efektivitas perencanaan dan efisiensi penggunaan Dana Desa. Secara logis, bangunan yang telah dibangun, direhabilitasi, dan ditingkatkan kualitasnya dalam beberapa tahap seharusnya tidak lagi memerlukan anggaran besar dalam waktu berdekatan, kecuali terdapat kerusakan signifikan atau perencanaan awal yang tidak matang.

 

Pola penganggaran berulang dengan nomenklatur berbeda—pembangunan, rehabilitasi, peningkatan, hingga pemeliharaan—diduga menjadi modus administratif untuk terus mengalokasikan Dana Desa pada objek yang sama. Praktik ini berpotensi diduga dapet melanggar prinsip transparansi, akuntabilitas, dan asas manfaat dalam pengelolaan keuangan desa sebagaimana diatur dalam regulasi Dana Desa.

 

Dari hasi penelusuran tim investigasi media ini Balai Desa Bumi Ayu Secara fisik, rangka baja pada bagian atap terlihat masih terbuka dan belum tertutup plafon, sehingga struktur baja tampak jelas dari dalam ruangan. Lantai bangunan juga belum dipasang keramik sama sekali dan masih berupa lantai dasar. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyelesaian interior belum tuntas, meskipun anggaran pemeliharaan dan peningkatan telah dialokasikan dalam beberapa tahun anggaran.

 

Selain itu, bangunan hanya memiliki dua unit WC dengan spesifikasi standar dan fasilitas yang sangat minimal. Ruangan utama bersifat terbuka tanpa dilengkapi rolling door sebagai pengaman, sehingga dari sisi keamanan dan fungsi operasional dinilai belum maksimal. Tidak terdapat panggung permanen atau fasilitas pentas untuk menunjang kegiatan masyarakat, rapat besar, maupun acara seremonial desa yang lazimnya diselenggarakan di balai desa.

 

Kondisi tersebut semakin menimbulkan adanya dugaan Mark-up anggaran, mengingat balai desa pada umumnya dirancang sebagai pusat aktivitas sosial dan pemerintahan tingkat desa yang representatif. Dengan fasilitas yang masih terbatas dan penyelesaian interior yang belum optimal, secara umum tampilan bangunan terkesan sederhana dan belum menunjukkan spesifikasi maupun kualitas konstruksi yang sebanding dengan total anggaran miliaran rupiah yang telah digelontorkan melalui Dana Desa

 

Lebih lanjut, jika merujuk pada prinsip perencanaan pembangunan desa yang berbasis kebutuhan dan skala prioritas, alokasi anggaran dalam jumlah besar seharusnya menghasilkan bangunan yang fungsional, representatif, dan tuntas secara konstruksi. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi yang belum sepenuhnya selesai dan minim fasilitas pendukung.

 

Situasi ini memperkuat pentingnya dilakukan uji kesesuaian antara dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan realisasi volume pekerjaan, spesifikasi material, serta standar harga satuan yang digunakan. Perbandingan antara dokumen administrasi dan kondisi fisik bangunan menjadi krusial untuk mengetahui apakah terdapat selisih signifikan yang berpotensi merugikan keuangan desa.

 

Apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian atau indikasi pembengkakan anggaran, maka hal tersebut tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan desa. Kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam keberhasilan pembangunan berbasis desa. Oleh karena itu, diperlukan audit investigatif dan pemeriksaan menyeluruh oleh pihak berwenang guna memastikan penggunaan Dana Desa benar-benar sesuai peruntukan, tepat sasaran.

 

Sementara itu, Kepala Desa Bumi Ayu telah dihubungi oleh tim media guna dimintai klarifikasi dan tanggapan resmi terkait dugaan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban maupun penjelasan atas sejumlah pertanyaan yang disampaikan.

Launching C-Merch, KAI Commuter Kembangkan Lifestyle Brand dan Ekosistem Perkeretaapian

0

Warta.in JAKARTA – KAI Commuter meluncurkan C-Merch sebagai lini merchandise resmi perusahaan sebagai lini bisnis lainnya di luar angkutan pengguna Commuter Line. C-Merch merupakan _rebranding_ dari C-Corner yang sudah lama dikenal oleh pecinta Commuter Line. Kegiatan yang dilaksanakan di Stasiun BNI City pada Sabtu, 14 Februari 2026 ini juga meresmikan peluncuran produk industri train model serta pameran diorama KRL hasil keterlibatan masyarakat.

Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi menyampaikan bahwa selain angkutan penumpang, KAI Commuter juga mengembangkan bisnis retail lainnya melalui C-Merch. KAI Commuter menyediakan berbagai cenderamata yang dapat dimiliki sebagai koleksi oleh pengguna maupun masyarakat luas.

“Selain peluncuran C-Merch, KAI Commuter juga menampilkan Kolaborasi _Train Model_ yaitu diorama model Kereta Rel Listrik Seri JR 205 dengan Livery KCI. Ini merupakan hasil kolaborasi dengan produsen industri train model asal Jepang, KATO, yang merupakan brand global dengan reputasi internasional,” jelas Purnomo.

Purnomo juga menambahkan bahwa rebranding C-Corner menjadi C-Merch bukan sekadar perubahan nama. “Ini adalah refleksi dari transformasi KCI sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga membangun ekosistem dan _lifestyle brand,_” tambahnya.

Lebih lanjut, dalam kegiatan ini juga dilakukan kompetisi dan pameran diorama kereta api yang diikuti oleh komunitas _train model._ Momen ini menjadi ruang interaksi antara perusahaan, mitra internasional, dan masyarakat pecinta transportasi rel untuk berdiskusi seputar perkeretaapian. Sekitar 10 komunitas model kereta api memamerkan hasil karya mereka, dilengkapi dengan sesi _talk show,_ berbagi pengalaman komunitas, serta permainan interaktif bagi pengunjung.

Pada kesempatan yang sama, KAI Commuter turut memperkenalkan situs web C-Ad kepada pengunjung. Melalui alamat https://advertising.kci.id, calon mitra yang ingin bekerja sama dalam hal periklanan _(advertising)_ di sarana KRL yang dioperasikan Commuter Line wilayah Jabodetabek dapat melakukan proses kerja sama dengan lebih mudah.

Diharapkan melalui kegiatan ini, KAI Commuter menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia layanan transportasi publik, tetapi juga sebagai penggerak ekosistem komunitas dan inovasi kreatif. Visi ke depan adalah menjadikan program serupa sebagai agenda tahunan yang memperkuat sinergi antara perusahaan, mitra strategis, dan masyarakat.

“Melalui C-Merch, kami ingin membawa semangat itu ke dalam produk-produk yang lebih dekat dengan keseharian pelanggan. Kami ingin _merchandise_ KCI tidak hanya dikenakan oleh pecinta kereta, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat,” tutup Purnomo.

Launching C-Merch, KAI Commuter Kembangkan Lifestyle Brand dan Ekosistem Perkeretaapian

0

Launching C-Merch, KAI Commuter Kembangkan Lifestyle Brand dan Ekosistem Perkeretaapian

JAKARTA – KAI Commuter meluncurkan C-Merch sebagai lini merchandise resmi perusahaan sebagai lini bisnis lainnya di luar angkutan pengguna Commuter Line. C-Merch merupakan _rebranding_ dari C-Corner yang sudah lama dikenal oleh pecinta Commuter Line. Kegiatan yang dilaksanakan di Stasiun BNI City pada Sabtu, 14 Februari 2026 ini juga meresmikan peluncuran produk industri train model serta pameran diorama KRL hasil keterlibatan masyarakat.

Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi menyampaikan bahwa selain angkutan penumpang, KAI Commuter juga mengembangkan bisnis retail lainnya melalui C-Merch. KAI Commuter menyediakan berbagai cenderamata yang dapat dimiliki sebagai koleksi oleh pengguna maupun masyarakat luas.

“Selain peluncuran C-Merch, KAI Commuter juga menampilkan Kolaborasi _Train Model_ yaitu diorama model Kereta Rel Listrik Seri JR 205 dengan Livery KCI. Ini merupakan hasil kolaborasi dengan produsen industri train model asal Jepang, KATO, yang merupakan brand global dengan reputasi internasional,” jelas Purnomo.

Purnomo juga menambahkan bahwa rebranding C-Corner menjadi C-Merch bukan sekadar perubahan nama. “Ini adalah refleksi dari transformasi KCI sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga membangun ekosistem dan _lifestyle brand,_” tambahnya.

Lebih lanjut, dalam kegiatan ini juga dilakukan kompetisi dan pameran diorama kereta api yang diikuti oleh komunitas _train model._ Momen ini menjadi ruang interaksi antara perusahaan, mitra internasional, dan masyarakat pecinta transportasi rel untuk berdiskusi seputar perkeretaapian. Sekitar 10 komunitas model kereta api memamerkan hasil karya mereka, dilengkapi dengan sesi _talk show,_ berbagi pengalaman komunitas, serta permainan interaktif bagi pengunjung.

Pada kesempatan yang sama, KAI Commuter turut memperkenalkan situs web C-Ad kepada pengunjung. Melalui alamat https://advertising.kci.id, calon mitra yang ingin bekerja sama dalam hal periklanan _(advertising)_ di sarana KRL yang dioperasikan Commuter Line wilayah Jabodetabek dapat melakukan proses kerja sama dengan lebih mudah.

Diharapkan melalui kegiatan ini, KAI Commuter menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia layanan transportasi publik, tetapi juga sebagai penggerak ekosistem komunitas dan inovasi kreatif. Visi ke depan adalah menjadikan program serupa sebagai agenda tahunan yang memperkuat sinergi antara perusahaan, mitra strategis, dan masyarakat.

“Melalui C-Merch, kami ingin membawa semangat itu ke dalam produk-produk yang lebih dekat dengan keseharian pelanggan. Kami ingin _merchandise_ KCI tidak hanya dikenakan oleh pecinta kereta, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat,” tutup Purnomo.

Pertumbuhan Ekonomi NTB Babak Pertama Iqbal–Dinda, dari Fase Koreksi Menuju Fondasi Transformasi

0

Pertumbuhan Ekonomi NTB Babak Pertama Iqbal–Dinda, dari Fase Koreksi Menuju Fondasi Transformasi

Warta.in
Mataram, NTB – Perdebatan publik mengenai pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB) sepanjang 2025 sesungguhnya berangkat dari cara membaca data.

Sebagian masyarakat menangkap angka 12,49 persen sebagai gambaran kondisi ekonomi NTB, sementara sebagian lain mengacu pada angka 3,22 persen. Keduanya sama-sama benar, namun mengukur hal yang berbeda.

Badan Pusat Statistik (BPS) NTB menjelaskan bahwa 12,49 persen merupakan pertumbuhan Triwulan IV 2025 dibanding Triwulan IV 2024 (year-on-year), yang mencerminkan lonjakan aktivitas ekonomi di akhir tahun.

Sementara 3,22 persen adalah pertumbuhan ekonomi NTB sepanjang 2025 secara kumulatif (cumulative to cumulative), yang merekam rata-rata kinerja ekonomi selama empat triwulan penuh. Dengan kata lain, 12,49 persen adalah momentum kebangkitan, sedangkan 3,22 persen adalah potret perjalanan satu tahun.

Data BPS menunjukkan bahwa pada Triwulan I dan II 2025 ekonomi NTB sempat mengalami kontraksi. Penyebab utamanya bukan sektor pertanian yang justru tumbuh tinggi akibat panen raya, melainkan penurunan tajam produksi pertambangan.

Padahal sektor ini merupakan salah satu kontributor terbesar PDRB NTB. Memasuki Triwulan III, smelter mulai beroperasi dan ekspor emas kembali berjalan. Pada Triwulan IV, pertumbuhan melonjak hingga 12,49 persen. Pola ini menegaskan bahwa ekonomi NTB sepanjang 2025 bergerak dari fase koreksi menuju fase pemulihan.

Bahkan Kepala BPS NTB menegaskan bahwa jika sektor tambang bijih logam dikeluarkan dari perhitungan, pertumbuhan ekonomi NTB justru mencapai 8,33 persen secara kumulatif dan 13,7 persen secara tahunan. Artinya, sektor non-tambang seperti pertanian, perdagangan, industri, dan konsumsi rumah tangga menunjukkan kinerja yang solid. Fakta ini menegaskan bahwa perlambatan 2025 bukan karena melemahnya ekonomi rakyat, melainkan akibat fase transisi sektor tambang dan industri pengolahan.

Dalam konteks inilah capaian satu tahun kepemimpinan Iqbal–Dinda perlu dibaca secara adil. Tahun 2025 merupakan tahun awal operasional hilirisasi, tahun konsolidasi struktur ekonomi, sekaligus tahun peletakan fondasi transformasi. Lonjakan di akhir tahun menunjukkan kapasitas produksi mulai terbentuk. Pada saat yang sama, indikator sosial justru membaik: konsumsi rumah tangga tumbuh 4,51 persen, pengangguran menurun, dan pekerja formal meningkat. Ini menandakan daya beli terjaga dan produktivitas mulai menguat.

*Enam Kali dari Rencana: Ekonomi NTB Bangkit 4,69 Poin di Tengah Tantangan 2025*

Perencanaan pembangunan daerah melalui RPJMD NTB 2025 disusun dengan asumsi kondisi ekonomi berjalan normal, dengan titik awal pertumbuhan tahun 2024 sebesar 5,30 persen dan target 2025 di level 6 persen. Artinya, kenaikan yang dirancang hanya sekitar 0,70 poin, sebuah pendekatan moderat dan berkelanjutan.

Namun realitas awal tahun kepemimpinan Iqbal–Dinda jauh berbeda. Alih-alih memulai dari 5,30 persen, perekonomian NTB justru terkontraksi hingga minus 1,47 persen akibat persoalan teknis smelter yang berdampak langsung pada sektor pertambangan. Dengan berubahnya titik awal ini, beban pemulihan ekonomi menjadi jauh lebih berat.

Meski demikian, hingga akhir 2025 ekonomi NTB berhasil ditutup dengan pertumbuhan positif sebesar 3,22 persen. Jika dihitung dari titik terendah minus 1,47 persen, maka terjadi lonjakan pertumbuhan sebesar 4,69 poin hanya dalam satu tahun atau enam kali lipat dari kenaikan yang direncanakan dalam RPJMD.

Capaian ini menunjukkan bahwa tahun pertama pemerintahan Iqbal–Dinda bukan sekadar menjaga ekonomi tetap bergerak, tetapi mampu membalik kontraksi menjadi akselerasi.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa mesin ekonomi NTB tidak semata bergantung pada sektor tambang. Di tengah gangguan teknis pertambangan, sektor pertanian, perdagangan, jasa, industri pengolahan, serta konsumsi rumah tangga tetap bergerak dan menjadi penopang utama pemulihan.

*Penguatan Struktur PDRB: Capaian Nyata Sepanjang 2025*

Di tengah dinamika pertambangan, kinerja Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTB menunjukkan arah penguatan struktur ekonomi daerah. PDRB per kapita NTB pada 2025 mencapai sekitar Rp33,67 juta per orang, meningkat signifikan dibanding 2024. Ini memberi tiga pesan penting: kesejahteraan rata-rata masyarakat bergerak naik, kapasitas ekonomi daerah semakin menguat, dan proses transformasi mulai terlihat.

Dari sisi lapangan usaha, pertambangan, pertanian, dan perdagangan masih menjadi tulang punggung ekonomi. Namun penggerak pertumbuhan tertinggi justru berasal dari sektor bernilai tambah. Industri pengolahan tumbuh 137,78 persen, jasa keuangan meningkat 28,12 persen, dan perdagangan naik 12,29 persen.

Lonjakan industri pengolahan dipicu mulai beroperasinya smelter, menandai bahwa agenda hilirisasi mulai memberi dampak nyata. Bahkan secara tahunan, industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan terbesar dengan kontribusi 6,48 persen.

*Gambaran Pertumbuhan Ekonomi di Luar Tambang (Non-Tambang)*

Walaupun pertambangan masih berkontribusi besar terhadap PDRB, sepanjang 2025 terlihat penguatan nyata sektor non-tambang yang menjadi penopang utama ekonomi rakyat. Pertanian tumbuh positif, didorong lonjakan produksi padi dari sekitar 152 ribu ton menjadi 200 ribu ton GKG.

Perdagangan meningkat seiring naiknya aktivitas pertanian dan industri. Akomodasi dan makan minum tumbuh, sejalan dengan kenaikan tamu hotel hingga 30,94 persen dan penumpang udara sekitar 10,69 persen. Jasa keuangan, transportasi, serta konsumsi rumah tangga ikut menguat.

Maknanya jelas: ekonomi rakyat seperti pertanian, UMKM, jasa, dan pariwisata mulai kembali hidup, daya beli masyarakat terjaga, dan struktur ekonomi bergerak semakin berimbang. NTB tidak hanya tumbuh karena tambang, tetapi mulai membangun basis ekonomi yang lebih inklusif dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

*Dari Angka Menuju Arah Kebijakan*

Dengan fondasi PDRB yang menguat dan sektor non-tambang yang mulai pulih, pertumbuhan 2025 perlu dibaca sebagai tahun transisi sekaligus tahun peletakan dasar transformasi ekonomi. Lonjakan industri pengolahan menunjukkan hilirisasi mulai bekerja. Penguatan pertanian dan perdagangan memperlihatkan ekonomi rakyat kembali bergerak. Pariwisata dan jasa memberi efek pengganda bagi UMKM.

Dalam perspektif satu tahun kepemimpinan Iqbal–Dinda, yang sedang dibangun bukan sekadar pertumbuhan jangka pendek, melainkan fondasi ekonomi yang lebih stabil, inklusif, dan berpihak pada rakyat.

Pertumbuhan 3,22 persen adalah catatan perjalanan 2025. Pertumbuhan 12,49 persen adalah tanda kebangkitan di akhir tahun. Keduanya bukan kontradiksi, melainkan dua sisi dari fase transisi ekonomi NTB.

Ke depan, tantangan bukan hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi memastikan pertumbuhan tersebut konsisten sepanjang tahun, berbasis sektor padat karya, memberi nilai tambah lokal, dan benar-benar dirasakan masyarakat. Dengan arah kebijakan yang tepat, momentum akhir 2025 menjadi fondasi kuat menuju 2026 yang lebih stabil dan berkelanjutan. Dan justru di sinilah capaian itu patut diapresiasi: NTB tidak hanya bangkit, tetapi sedang menata ulang arah pertumbuhannya. (sr/dkintb)

Sinergi dalam Keberagaman : Kodam II/Sriwijaya Ajak Warga Tionghoa Perkokoh Kerukunan Bangsa

0

Warta.In | Palembang, – Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Adri Koesdyanto, mewakili Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menghadiri perayaan Imlek Bersama warga Tionghoa di Rajawali Grand Ballroom, Palembang, Senin (16/2/2026)._

Kehadiran jenderal bintang satu ini menegaskan komitmen TNI dalam mengawal keberagaman dan mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat di wilayah Binaan Teritorial Kodam II/Sriwijaya.

Mengusung tema, “Harmoni Imlek Nusantara”, kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang erat. Dalam sambutannya, Brigjen TNI Adri Koesdyanto menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar momentum tahun baru ini membawa keberkahan, kesehatan, dan kedamaian bagi seluruh warga yang merayakan, sekaligus menjadi pemantik semangat kebersamaan bagi bangsa.

Brigjen TNI Adri menekankan bahwa tradisi Imlek merupakan simbol kekayaan kemajemukan Indonesia yang wajib dijaga. Dirinya menegaskan bahwa di tengah dinamika sosial yang ada, TNI berkomitmen penuh untuk hadir sebagai perekat integrasi nasional yang berdiri tegak di atas semua golongan tanpa membedakan latar belakang.

Lebih lanjut, Danrem menyatakan bahwa harmoni dan toleransi adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Semangat kebersamaan yang terpancar dalam perayaan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat bahwa kekuatan sejati bangsa Indonesia terletak pada persatuan dan kesatuan yang kokoh dalam bingkai NKRI.

Kodam II/Sriwijaya juga menyatakan komitmennya untuk terus merangkul seluruh elemen masyarakat guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan menghilangkan sekat-sekat perbedaan, Kodam II/Sriwijaya memastikan akan selalu berada di garda terdepan dalam merajut kembali nilai-nilai persaudaraan demi kepentingan nasional yang lebih besar.

Menutup rangkaian acara, Danrem mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadikan semangat “Harmoni Imlek Nusantara” sebagai momentum memperkuat solidaritas. Melalui penguatan nilai-nilai toleransi, diharapkan tercipta situasi wilayah yang aman dan kondusif, di mana setiap warga negara dapat hidup berdampingan secara damai dalam kecintaan yang sama terhadap tanah air.

DukungProgram Ketahanan Pangan Polsek Kragilan Polres Serang Gelar Panen Jagung di Lahan PAT Seluas1,5 Hektar

0

Dukung Program Ketahanan Pangan Polsek Kragilan Polres Serang Gelar Panen Jagung di Lahan PAT Seluas 1,5 Hektar.

SERANG,– WARTA IN || Polsek Kragilan, Polres Serang menggelar panen jagung di lahan PAT seluas 1,5 hektar di Kp. Sadang Desa Pematang Kec. Kragilan, Kabupaten Serang. Rabu,18/02/2026.

Kapolsek Kragilan Kompol Dwi Hary Bagio Winarko, S.H. menyampaikan bahwa Kegiatan panen jagung guna mendukung program Pemerintah indonesia dalam rangka Ketahanan Pangan.

“Melalui pemanfaatan lahan PAT ini, kami ingin berkontribusi langsung dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani,” ujar Kompol Dwi Hary.

Hadir dalam Kegiatan :

• Kapolsek Kragilan

• PPL Kec. Kragilan

• Anggota Polsek Kragilan

• Poktan Tunas Muda Desa Pematang.

Adapun hasil Panen lahan PAT seluas 1,5 Ha sebanyak 1748 Kg bonggo.

Tak hanya itu, Kompol Dwi Hary menambahkan, sinergi yang terbangun antara Polsek Kragilan dan kelompok tani diharapkan dapat terus berlanjut serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

“Dengan kolaborasi yang berkesinambungan, kami berharap upaya ini dapat membantu menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang ini,” pungkasnya.

(*/Ressy)

Munggahan Penuh Kebersamaan, Danrem 044/Gapo: Mari Sambut Ramadhan dengan Hati Bersih

0

Warta.In | Palembang – Korem 044/Gapo menggelar kegiatan munggahan dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Adri Koesdyanto, dan diikuti seluruh warga Makorem 044/Gapo, Rabu (18/2/2026).

Munggahan merupakan tradisi masyarakat di Indonesia yang dilaksanakan pada akhir bulan Syakban, satu atau dua hari menjelang Ramadhan. Tradisi ini menjadi simbol kesiapan diri dalam menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang bersih serta pikiran yang jernih.

Dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, kegiatan munggahan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan sosial antara nggota di lingkungan Makorem 044/Gapo. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk saling memaafkan serta memperkuat soliditas dan kebersamaan menjelang pelaksanaan ibadah puasa.

Dalam sambutannya, Danrem menyampaikan bahwa munggahan merupakan momentum untuk membersihkan hati, mempererat silaturahmi, serta memperkuat soliditas satuan.

“Munggahan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih. Kebersamaan yang terjalin hari ini harus terus kita jaga,” ujar Danrem.

“Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, kita sambut bulan suci Ramadhan dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian,” lanjutnya.

Danrem juga menambahkan, “Saya berharap seluruh prajurit dan PNS Makorem 044/Gapo dapat memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai sarana meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Kebersamaan yang kita bangun hari ini harus terus kita jaga dan perkuat.”

Di sela-sela acara munggahan, suasana semakin hangat ketika para anggota Makorem memberikan kejutan kepada Brigjen TNI Adri Koesdyanto beserta Ibu yang tengah berulang tahun. Ucapan selamat dan doa terbaik pun mengalir sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan keluarga besar Korem 044/Gapo.

Melalui kegiatan munggahan ini, seluruh prajurit dan PNS Makorem 044/Gapo semakin siap secara lahir dan batin dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan, serta terus menjaga kekompakan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Hak Jawab : Klarifikasi PT Pertamina EP Field Adera Terkait Dugaan Ketidaktransparanan Rekrutmen Tenaga Kerja

0

Sumatera Selatan, Warta.in, *PALI* – Menanggapi pemberitaan mengenai dugaan ketidaktransparanan dalam proses rekrutmen tenaga kerja di PT Pertamina EP Field Adera yang diterbitkan oleh media, berikut tanggapan resmi dari Eviyanti Rofraida, Corporate Secretary PHR Regional 1, menggunakan hak jawab:

1. Proses rekrutmen di PEP Adera Field dilaksanakan secara transparan, objektif, dan profesional, tanpa dipungut biaya dalam bentuk apa pun.

2. Seluruh warga lokal memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam proses seleksi, sesuai prinsip keterbukaan dan keadilan.

3. Rekrutmen didasarkan pada kemampuan dan kualifikasi yang dibutuhkan, untuk memastikan kegiatan operasi berjalan aman, selamat, dan sesuai standar HSSE (Health, Safety, Security, Environment). Hal ini merupakan wujud tanggung jawab Pertamina terhadap keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan sekitar.

4. Rekrutmen yang dilakukan pada Oktober 2025 dilaksanakan oleh mitra kerja, PT TMG, sesuai ketentuan hukum dan perjanjian kerja. Teknis seleksi menjadi tanggung jawab perusahaan mitra sesuai standar prosedur Pertamina.

Pertamina EP Field Adera menegaskan komitmennya untuk menjalankan praktik rekrutmen yang terbuka dan profesional, serta terus memperkuat sinergi dengan masyarakat lokal agar keberadaan perusahaan memberi manfaat nyata bagi warga PALI.

Hormat kami,

Eviyanti Rofraida

Corporate Secretary PHR Regional 1

Catatan untuk redaksi media: Hak jawab ini dimuat sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, untuk memberikan klarifikasi dan keadilan informasi bagi pihak yang dirugikan.

Tim

Jelang Ramadan 1447 H, Kapolres Ogan Ilir Tekankan Kebersihan Mako dan Sampaikan Commander Wish

0

Warta.In | Ogan Ilir – Bertempat di Polres Ogan Ilir, pada Rabu (18/02/2026) pukul 08.00 WIB, seluruh personel mengikuti apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir.

Dalam arahannya, Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan Mako, khususnya menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah.

Kapolres menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho,S.I.K
,S.H.,M.Hum. yang mengingatkan seluruh jajaran agar selalu memperhatikan kebersihan lingkungan kerja, terutama di ruangan pelayanan dan perkantoran, guna menciptakan suasana kerja yang nyaman, sehat, dan profesional.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan Commander Wish Kapolda Sumsel tentang transformasi Polri menuju Polri yang Presisi, profesional, dan melayani. Dalam arahannya, seluruh personel diminta untuk mendukung program Pemerintah Republik Indonesia serta melaksanakan program prioritas Kapolri secara optimal dan bertanggung jawab.

Selain itu, Kapolres Ogan Ilir mengingatkan seluruh personel agar senantiasa mempedomani motto Kapolda Sumsel dalam pelaksanaan tugas, yaitu:

“Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, dan Kerja dengan Ikhlas.”

Motto tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta dalam menjalankan tugas-tugas pokok kepolisian.

Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Kapolres Ogan Ilir juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran personel serta mengajak untuk mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual.

“Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan tahun ini dengan khusyuk dan hikmat, serta mendapatkan pahala dari Allah SWT,” ujar Kapolres.

Melalui kegiatan apel pagi ini, diharapkan seluruh personel Polres Ogan Ilir semakin meningkatkan disiplin, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

*Humas res oi*

Serentak Jajaran Polres Serang Laksanakan Program Sambang Poskamling

0

Serentak Jajaran Polres Serang Laksanakan Program Sambang Poskamling

SERANG,– WARTA IN || Dalam rangka mendukung Program Kapolda Banten, jajaran Polres Serang melaksanakan kegiatan Sambang Poskamling secara serentak di wilayah hukum Polres Serang, Selasa (17/02/2026) pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai.

Kegiatan ini merupakan implementasi arahan Kapolda Banten guna mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui penguatan kembali sistem keamanan lingkungan (Satkamling).

Kegiatan dilaksanakan di seluruh Polsek jajaran, di antaranya:

Polsek Tirtayasa – Pos Ronda Kp. Sujung, Desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa.

Polsek Jawilan – Pos Ronda Kp. Ranji, Desa Jawilan, Kecamatan Jawilan.

Polsek Ciruas – Pos Ronda Kp. Gabral, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas.

Polsek Cikande – Pos Ronda Kp. Kadingding, Desa Tambak, Kecamatan Kibin.

Polsek Carenang – Pos Ronda Kp. Sambilawang, Desa Teras, Kecamatan Carenang.

Polsek Petir – Pos Ronda Kp. Kadugenep Sabrang, Desa Kadugenep, Kecamatan Petir.

Polsek Cikeusal – Pos Ronda Kp. Pasir Gadung, Desa Gandayasa, Kecamatan Cikeusal.

Polsek Pontang – Pos Ronda Kp. Kepuh, Desa Lebak Kepuh, Kecamatan Lebakwangi.

Polsek Kragilan – Pos Ronda Kp. Luwung Semut, Desa Jeruk Tipis, Kecamatan Kragilan.

Polsek Kopo – Pos Ronda Kp. Rancasumur, Desa Rancasumur, Kecamatan Kopo.

Polsek Tanara – Pos Ronda Desa Cerukcuk, Kecamatan Tanara.

(Pada Polsek Pamarayan nihil kegiatan sambang Poskamling).

Dalam kegiatan tersebut, para Bhabinkamtibmas dan personel yang bertugas memberikan himbauan kamtibmas kepada warga yang melaksanakan ronda malam, antara lain:

Mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan terutama pada jam-jam rawan.

Tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

Menghindari tindakan main hakim sendiri.

Meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Kepolisian.

Segera melaporkan apabila terjadi gangguan kamtibmas melalui layanan Kepolisian 110.

Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan sambang Poskamling ini merupakan langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Serang.

“Kehadiran anggota di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan memperkuat sinergitas bersama warga. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Kapolres.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif. Polres Serang akan terus mengintensifkan kegiatan preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

(*/ Ressy)