30.8 C
Jakarta
Sabtu, Mei 2, 2026
Beranda blog Halaman 332

Patroli Gowes Sepeda Sat Samapta Polresta Mataram Sukses Cipta Kamtibmas Kawasan Publik

0

Patroli Gowes Sepeda Sat Samapta Polresta Mataram Sukses Cipta Kamtibmas Kawasan Publik

Warta.in
Mataram, NTB – Mendorong terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, personel Satuan Samapta Polresta Mataram kembali menggencarkan patroli bersepeda di sejumlah kawasan publik wilayah Kota Mataram, Kamis (25/12/2025).

Patroli bersepeda tersebut menyasar berbagai titik keramaian yang ramai dikunjungi masyarakat, di antaranya area parkir Mall Mataram, kawasan wisata Taman Mayura, lingkungan Gereja Immanuel Mataram, serta sejumlah lokasi publik lainnya di wilayah Kota Mataram.

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta Polresta Mataram AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa, S.H., M.H., menyampaikan bahwa patroli bersepeda ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Patroli bersepeda ini kami intensifkan terutama di kawasan publik. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun tindak pidana, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas,” ujarnya.

Menurutnya, patroli dengan pendekatan humanis seperti bersepeda juga menjadi sarana efektif untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat, sekaligus memantau langsung situasi di lapangan secara lebih fleksibel.

Dengan patroli bersepeda yang terus digencarkan, Polresta Mataram berharap stabilitas keamanan di wilayah hukumnya tetap terjaga, khususnya di pusat-pusat aktivitas masyarakat di Kota Mataram.(sr/hpm)

Wagub Banten Buka Pelatihan Guru TPQ–PAUDQU, Tekankan Pembelajaran Al-Qur’an Ramah Anak

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Desember 2025  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menekankan pentingnya penerapan metode pembelajaran Al-Qur’an yang ramah dan menyenangkan bagi anak usia dini. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Guru Metode Tajwid Gembira dan Metode Menulis Uktub Tingkat TPQ, TKQ, dan PAUDQU se-Provinsi Banten di Aula Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Banten, Kamis (25/12/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Gembira dan Tersenyum dalam Melayani Menuju Insan Qur’ani” ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat pendidikan Al-Qur’an melalui peningkatan kapasitas dan kompetensi para tenaga pendidik.

Dalam sambutannya, Dimyati menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an pada jenjang TPQ, TKQ, dan PAUDQU menyasar anak-anak pada masa keemasan atau golden age. Oleh karena itu, metode pembelajaran harus disampaikan dengan pendekatan yang tepat, penuh kasih sayang, serta menyesuaikan dengan karakter dan dunia anak.

“Guru-guru TPQ dan PAUDQU mengajarkan ilmu yang pahalanya terus mengalir. Yang diajarkan bukan sekadar pengetahuan, melainkan Al-Qur’an dan akhlak sesuai tuntunan sunah,” ujar Dimyati.

Dimyati menekankan bahwa pendekatan belajar sambil bermain mampu menciptakan suasana pembelajaran yang hidup, menumbuhkan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an, serta membentuk karakter positif.

“Al-Qur’an dan hadis adalah kompas kehidupan. Nilai-nilai inilah yang harus ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak memiliki pegangan yang kuat dalam menjalani kehidupan,” tambahnya.

Kepala Kanwil Kemenag Banten Amrullah mengapresiasi komitmen Pemprov Banten dalam pembinaan guru Al-Qur’an, menegaskan peran TPQ dan PAUDQU sebagai garda terdepan pendidikan keagamaan yang membutuhkan penguatan kapasitas pendidik.

“TPQ dan PAUDQU merupakan garda terdepan pendidikan keagamaan. Penguatan kapasitas guru sangat penting agar pembelajaran Al-Qur’an berjalan dengan baik, terarah, dan berkelanjutan,” kata Amrullah.

Ketua IPQ Banten Muhammad Supi AR juga menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap pelatihan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas dan standardisasi pendidikan Al-Qur’an di Provinsi Banten.(WartainBanten)

Skandal “Pesan Mesum” Oknum Kades Labuhan Ratu Lima: Melecehkan Warga, Mengkhianati Mandat

0

LAMPUNG TIMUR,,,Warta.in-25/12/2025 – Integritas kepemimpinan di Desa Labuhan Ratu Lima berada di titik nadir. Oknum Kepala Desa berinisial T resmi dilaporkan ke Inspektorat dan DP3AKB Lampung Timur atas dugaan pelecehan seksual secara verbal dan ajakan asusila terhadap seorang Ibu Rumah Tangga berinisial N.

Aksi tidak terpuji ini terungkap bermula dari percakapan WhatsApp pada 2 September 2025. Tanpa rasa malu, oknum Kades T mengirimkan pesan berisi fantasi seksual dengan dalih “cerita mimpi”. Tidak berhenti di situ, T secara agresif mengajak korban untuk bertemu dan mengancam akan mendatangi rumah korban secara langsung.

“Saya mencoba merespons dengan sopan karena menghargai jabatannya sebagai pimpinan desa, namun ajakannya makin liar dan tidak senonoh. Saya dengan tegas menolak ajakan sesat itu,” ungkap N dengan penuh trauma saat dikonfirmasi, Selasa (16/12/2025).

Krisis Moralitas Pemimpin Desa

Tindakan ini memicu kemarahan besar dari pihak keluarga dan praktisi hukum. Beni, adik korban, mengecam keras perilaku T yang dinilai telah “dirasuki nafsu iblis” dan kehilangan kompas moral sebagai pengayom masyarakat.

Kuasa Hukum korban, Alicia, menegaskan bahwa ini bukan sekadar masalah pribadi, melainkan pelanggaran berat terhadap etika jabatan publik.

“Sangat tidak masuk akal. Seorang pemimpin yang seharusnya melindungi warganya, justru memperlakukan warganya yang tidak pantas. Kami telah melayangkan aduan kepada Bupati Lampung Timur. Ini adalah preseden buruk bagi birokrasi jika dibiarkan tanpa sanksi tegas,” pungkas Alicia.

Jalur Hukum: Menanti Keberanian Inspektorat

Kasus ini kini telah bergulir ke meja Inspektorat Lampung Timur. Berkas pengaduan telah diterima dan dijadwalkan untuk ditindaklanjuti oleh Inspektur Pembantu (Irban) V.

Masyarakat kini menunggu, apakah hukum akan tajam ke atas atau tumpul karena jabatan? Tim investigasi bersama kuasa hukum berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas demi tegaknya martabat perempuan dan marwah pemerintahan.

(Tim).

DPRD Rejang Lebong Kecewa Dilarang Masuk saat Sidak Dapur MBG. 

0
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; module: video;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 0;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 38;

Warta.in-RejangLebong, Bengkulu.

DPRD Rejang Lebong provinsi Bengkulu, Dewan Komisi I dilarang masuk dan merasa kecewa saat melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur produksi program makan bergizi gratis (MBG).

Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Curup Tengah tanpa alasan jelas Anggota Dewan bersama rombongan yang mau masuk dicegat.

Buka suara oleh Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong, Hidayatullah, menuturkan bahwa dilakukannya sidak tersebut adanya keluhan masyarakat. DPRD memastikan kebenarannya serta memantau dapur MBG sesuai dengan standar program pemerintahan.

“Kedatangan kami datang untuk pastikan program sesuai standar, dan baik, ” Tuturnya kepada awak media ini, Rabu (10/9/2025).

Sangat disayangkan, pegawai SPPG dalam melakukan pengawasan tidak bisa dilanjutkan pihak dewan urus izin resmi jika mau masuk ke dapur MBG.

“Saya serta rombongan tidak diperbolehkan masuk, dengan alasan belum punya izin resmi, “Jelasnya.

Selaku petugas gizi puskesmas menyayangkan sikap tersebut. Menurutnya, program MBG seharusnya mendapat pengawasan eksternal agar pelaksanaan sesuai standar operasional yang berlaku.

Sampai hari ini, dari Pihak SPPG Curup Tengah tidak bisa memberikan keterangan secara resmi permasalahan tentang dilarang sidak dan adanya keluhan masyarakat berjalannya program MBG.(***)

Gubernur Banten dan Forkopimda Tinjau Ibadah Malam Natal di Tiga Gereja Kota Serang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Desember 2025  — Gubernur Banten Andra Soni bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten dan Forkopimda Kota Serang melakukan peninjauan langsung pelaksanaan ibadah malam Natal di Kota Serang, Rabu (24/12/2025) malam.

Peninjauan dilakukan di tiga gereja, yakni Gereja HKBP Serang, Gereja Katolik Kristus Raja Serang, dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Serang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang merayakan Natal.

Dalam setiap kunjungannya, Gubernur Andra Soni menyempatkan diri menyapa para jemaat serta menyampaikan ucapan selamat Natal secara langsung. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk menjamin kebebasan beribadah dan menjaga keharmonisan antarumat beragama di Provinsi Banten.

“Hari ini kami Forkopimda Provinsi Banten dan Forkopimda Kota Serang bersama-sama memantau pelaksanaan ibadah Natal di tiga gereja yang ada di Kota Serang,” ujar Andra Soni di sela-sela kunjungan.

Andra Soni menuturkan, Pemerintah Provinsi Banten bersama seluruh unsur Forkopimda berkomitmen penuh menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia juga mengapresiasi kesiapan aparat keamanan serta seluruh pihak terkait yang telah bersinergi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, pantauan hari ini semua berjalan dengan lancar, cuaca juga baik. Semoga kondisi ini terus terjaga hingga libur Tahun Baru,” tambahnya.

Usai meninjau gereja, Gubernur Banten Andra Soni bersama Forkopimda mengunjungi Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru di Alun-Alun Kota Serang.

“Polda Banten mendirikan 56 pos pelayanan di seluruh wilayah hukum Polda Banten,” jelas Andra.

Gubernur dan Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menegaskan komitmen bersama pemerintah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan jemaat Natal di Provinsi Banten.(WartainBanten)

Ibadah Malam Natal 2025 Aman dan Lancar, Forkopimda NTB Pantau Gereja

0

Ibadah Malam Natal 2025 Aman dan Lancar, Forkopimda NTB Pantau Gereja

Warta.in
Mataram, NTB – Wakapolda NTB Hari Nugroho bersama unsur Forkopimda Provinsi NTB melakukan kunjungan ke sejumlah gereja di wilayah Kota Mataram, Rabu malam (24/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan rangkaian ibadah Malam Natal 2025 berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.

Dalam rombongan tersebut turut hadir Korem 162/Wira Bhakti, Pelaksana Tugas Sekda Provinsi NTB yang mewakili Gubernur NTB, segenap Pejabat Utama Polda NTB, serta sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

Kunjungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Lilin Rinjani 2025, yang digelar Polda NTB dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Rombongan Forkopimda menyambangi beberapa gereja untuk meninjau langsung kesiapan personel pengamanan serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah.

Di sela-sela kegiatan, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan wujud nyata dukungan pemerintah dan aparat keamanan terhadap kebebasan umat beragama dalam menjalankan ibadahnya.

“Kegiatan ini adalah bentuk dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan ibadah umat beragama. Selain itu, kami ingin memastikan situasi keamanan tetap terjaga sehingga seluruh rangkaian ibadah Natal dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel pengamanan yang terlibat dalam Ops Lilin Rinjani 2025, khususnya yang bertugas di rumah-rumah ibadah.

“Kita ingin memastikan pelaksanaan Ops Lilin Rinjani 2025 berjalan sesuai ketentuan, termasuk kesiapan personel pengamanan di gereja-gereja. Dengan sinergi semua pihak, kami berharap umat Kristiani dapat beribadah dengan rasa aman dan nyaman,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Forkopimda NTB menegaskan komitmen bersama dalam menjaga toleransi, kerukunan antarumat beragama, serta stabilitas keamanan di wilayah Nusa Tenggara Barat selama momentum perayaan Natal dan Tahun Baru.(sr/hpntb )

Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Ibadah Kebaktian Natal Tahun 2025 Di GJKI Desa Ngasemlemahbang

0

Kapolsek Ngimbang Gelar Pengamanan Ibadah Kebaktian Natal Tahun 2025 Di GJKI Desa Ngasemlemahbang

LAMONGAN// Warta. In –Kapolsek Ngimbang besama Personil Polsek Ngimbang dan Koramil Ngimbang melaksanakan kegiatan pengamanan “Ibadah kebaktian Natal” di Gereja GJKI Dusun Ngasem Desa Ngasemlemahbang Kecamatan Ngimbang, Kamis (25/12/2025) pukul 08.00 wib.

Ibadah Kebaktian Natal Tahun ini dengan Tema ” Merangkai Kasih Membangun Kebersamaan dalam Kristus”(Kok 3:14)
yang di layani Pendeta Jeans Radja Langu di pimpinan ibu TANTY HERY dengan menghadirkan kurang lebih 20 Jemaat

Pengamanan di pimpin langsung oleh Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, bersama 9 personil Polsek Ngimbang dan 1 personil Koramil Ngimbang.

Ibadah kebaktian di mulai, Pukul 07.00 WIB, personel pengamanan Polsek Ngimbang dan Koramil Ngimbang melaksanakan apel kesiapan dan pembagian tugas pengamanan di sekitar lokasi Gereja GJKI Dsn Ngasem.

Pukul 07.15 WIB, dilakukan pengecekan dan pemantauan awal situasi di area luar dan dalam gereja guna memastikan kondisi aman dan kondusif di lanjutkan pengamanan melaksanakan sterilisasi lokasi ibadah baik di dalam maupun di luar gereja, termasuk pemeriksaan ruang ibadah dan lingkungan sekitar.

Pukul 08.00 WIB, jemaat mulai berdatangan dan dilakukan pemeriksaan terhadap orang serta barang bawaan jemaat di pintu masuk gereja dengan sistem pengamanan terbuka. dan pukul 08.15 WIB, pelaksanaan Ibadah Kebaktian Natal dimulai, personel pengamanan tetap siaga di pintu masuk dan area sekitar gereja.

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, mengucapkan selamat Natal dan menyampaikan pesan Kamtibmas dalam pengamanan Ibadah Kebaktian Natal Tahun 2025 di GJKI Ds. Ngasemlemahbang

Pengamanan ini dilaksanakan sesuai SOP dengan sinergi TNI–Polri dan petugas keamanan gereja, sehingga kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa kejadian menonjol.ungkapnya

Langkah mensterilisasi lokasi, pemeriksaan jemaat dan barang bawaan, serta pengamanan terbuka dinilai efektif dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada jemaat selama pelaksanaan ibadah, pungkasnya (roy)

Ketua KIM dan JMPN ingatkan UU Perlindungan Konsumen kepada BRI KCP SGC CIKARANG

0

Bekasi – Seperti kita ketahui, PIP (Program Indonesia Pintar) adalah program bantuan pendidikan dari pemerintah Indonesia untuk siswa usia 6-21 tahun dari keluarga miskin/rentan miskin agar tetap bisa sekolah (SD hingga SMA/SMK), dengan tujuan mencegah putus sekolah dan meringankan biaya pendidikan, disalurkan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) berupa dana tunai untuk biaya personal siswa, bukan biaya sekolah. Dana bantuan PIP tahap akhir 2025 atau termin III (Oktober–Desember) telah dilakukan secara bertahap dan direncanakan akan rampung pada akhir Desember 2025 melalui bank BRI. Hampir Seluruh Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank BRI di wilayah Cikarang dipenuhi oleh Nasabah Pelanggan BRI penerima manfaat program PIP di Cikarang. Banyak Orang Tua Siswa yang mengantri sejak kemarin (23/12/2025) di wilayah Cikarang Utara dari pantauan awak media.

Rabu, 24 Desember 2025 disalah satu KCP Bank BRI yakni Bank BRI KCP SGC Cikarang terjadi pelayanan pelanggan yang sangat buruk. Hal ini dialami oleh Devied selaku Orang Tua Siswa/Murid penerima manfaat PIP dibulan Desember 2025. Devied dikabarkan oleh pihak sekolah anaknya tahun ini mendapat program PIP ketika mengambil raport anaknya kemarin (23/12/2025). Pihak sekolah memberikan surat pengantar (surat keterangan aktivasi) dan beberapa syarat guna kepentingan anak – anak Devied agar segera mendapat bantuan PIP di akhir Desember ini. Proses Mekanisme cara pembuatan rekening Bank BRI ditempuh oleh Devied secara normatif dan mengikuti alur SOP yang ada walau harus antri berjam-jam lamanya dan ada beberapa syarat yang kurang.

 

“ Alhamdulilah bang, dapat info dari sekolah kemarin pas saya ambil raport. Tahun ini 2 anak saya terpilih sebagai siswa yang mendapat bantuan program pemerintah (PIP). Yang kelas 1 dan yang kelas 4 bang, yang selama ini belum pernah mendapat sama sekali, bahkan pihak sekolah menekankan agar segera di urus saat itu atau maksimal besok, karena perbankan akan libur panjang menjelang Nataru. “ Ujar Devied kepada awak media.

 

“ Kemarin setelah ambil raport, saya mau langsung urus sesuai arahan pihak sekolah, akan tetapi kuota Bank BRI sudah penuh, makanya saya lanjut hari ini. Jam 07:00 Pagi saya antri di Bank BRI KCP Unit Pillar untuk membuka rekening baru anak – anak saya. Sempat ada kendala, karena saya tidak bawa KTP karena KTP Fisik saya hilang bersamaan dengan tas di minggu lalu. Akan tetapi ada arahan dari pihak bank, bahwasannya bisa menggunakan IKD (Identitas Kependudukan Digital) sebagai pengganti Kartu KTP tersebut, akhirnya saya ke Kantor Kecamatan Cikarang Utara, alhamdulillah jadi dalam durasi singkat hanya 15 Menit. “ Cerita Devied kepada awak media.

“ Setelah pembuatan rekening 2 anak saya tadi, teller bank bilang ke saya, pak dikarenakan kuota penarikan kami disini sudah full dan ada kendala cashier/teller bank hanya 1 loket yang aktif, silahkan bapak mencari Bank BRI yang kosong untuk pencairannya, jadi tidak bisa narik disini pak. Kata teller begitu bang. “ tambah Devied kepada awak media.

“ Akhirnya saya membawa anak – anak saya ke Bank BRI KCP SGC Cikarang bersama teman saya bang, saya minta di antar Allan (teman saya yang berprofesi sebagai Ojol). Sesampainya disana saya meminta Allan untuk menanyakan pihak Bank (Security), saya bilang ke allan, coba lan tolong tanyain, masih ada kuota pencairan ga disini?, lalu allan pun mewakili saya untuk menemui security tersebut, dan saya menjaga 2 anak saya di parkiran. Lalu allan pun melapor ke saya bang, bahwa masih bisa, dan lagi di cek 2 buku tahapan anak saya ke teller. Lalu saya menunggu bersama allan dan 2 anak saya di parkiran motor. Lalu allan masuk lagi bang, menemui security kembali, dan datang lagi ke saya, allan melapor lagi, kata pak satpam nanti balik lagi jam 1 siang, dan allan memberi informasi tambahan cuma 1 anak yang saldonya ada, yang 1 lagi tidak ada saldo silahkan konfirmasi ke pihak sekolah saja. Otomatis disini membuat saya bertanya – tanya dan penasaran bang, koq bisa begitu, karena di buku tahapan yang baru saja saya buat itu tertulis nominal Rp. 450.000,- (Empat Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah). Spontan saya pun bertanya ke allan, ente ga nanya lan ke tuh satpam, kan ini ada nominal tertulis, allan pun bilang sudah, tapi jawaban Security seperti itu. Makanya saya kesini lagi bang (BRI Unit Pillar) untuk mempertegas apakah benar saldo itu tidak ada, bahkan setelah dicek disini ada saldonya bang sesuai dengan nominal yang tertulis di buku tahapan, malah pihak bank disini bertanya kesaya, siapa pak yang bilang saldonya tidak ada?. “ ujar Devied menambahkan kronologi ceritanya kepada awak media di Bank BRI Unit Pillar.

Dengan bertemunya Devied dan awak media di BRI KCP Unit Pillar, akhirnya Devied beserta anak – anaknya dan driver ojol ditemani Awak Media tersebut berangkat kembali ke Bank BRI KCP SGC Cikarang guna melakukan konfirmasi. Bahkan pria berkacamata yang akrab disapa Devied itu menunjukan jati dirinya selaku bagian dari Insan Pers dan juga sebagai Ketua DPC Korps Indonesia Muda Kabupaten Bekasi saat masuk ke dalam Bank BRI KCP SGC Cikarang. Sampai disana Devied bertanya kepada seluruh personil yang bertugas, kepada siapa dia harus menghadap atas temuan pelayanan yang terkesan pembodohan dan kebohongan publik (Pelanggan dibuat bingung dengan 2 informasi yang tidak sinkron antara KCP yang satu dengan yang lainnya). Dan devied mendatangi salah satu meja dengan tulisan di mejanya sebagai Supervisor. Sampai disana pun Pihak Personil Bank tidak menunjukan sikap yang ramah dan sopan serta respon cepat(dengan alasan sibuk menangani banyak pelanggan) kepada Devied, hal ini tentunya semakin membuat geram pria berkacamata tersebut yang disaksikan langsung oleh awak media.

Menurut Devied selaku Ketua LSM KIM, Pihak Bank BRI KCP SGC Cikarang menerima keluhan pelanggan dengan tidak sesuai slogan Bank BRI “ Melayani Setulus Hati “. Tidak disediakannya ruang dan waktu khusus, ketika pelanggan datang untuk menyampaikan keluhannya. Bahkan pelanggan disuruh duduk dan menunggu dengan alasan masih melayani pelanggan lain (walaupun sesuai fakta dan realita, karena pada saat itu memang kondisi bank sedang ramai dipenuhi pelanggan penerima manfaat PIP). Pelayanan Bank BRI KCP SGC Cikarang dinilai seakan tidak punya SOP dalam penerimaan keluhan pelanggan. Bahkan selain tidak disediakan ruang dan waktu khusus untuk pelanggan mengutarakan keluhannya, malah pelanggan mendapat perbuatan yang kurang menyenangkan dari pelayanan itu sendiri, dengan berdalih atau membela diri dan terkesan menyudutkan serta menyalahkan Pelanggan Nasabah yang sedang menyampaikan keluhan bahkan ada tindakan yang sangat tidak ramah dari salah satu personil selain daripada supervisor dan security yang tidak diketahui nama dan jabatannya.

Kejadian ini pun turut menyita perhatian Raja Simatupang selaku Ketua Umum JMPN (Jurnalis Merah Putih Nusantara) yang mendengar cerita dari Ketua KIM selaku Mitra Kelembagaan JMPN itu sendiri.

“ Hal ini sudah tidak bisa dibiarkan begitu saja, walaupun sudah ada konfirmasi dan klarifikasi dari pihak Bank, bahkan permintaan maaf. Namun hal ini harus dipublikasikan serta dilaporkan kepada instansi – instansi terkait agar dikemudian hari tidak terjadi hal serupa kepada nasabah – nasabah lainnya, baik di Bank BRI maupun di Bank manapun. Tegas Raja Simatupang kepada Awak Media.

“ Hak suara konsumen adalah hak untuk didengar pendapat dan keluhannya terkait barang atau jasa yang digunakan, serta hak untuk mendapatkan penyelesaian yang adil, advokasi, dan perlindungan dari praktik tidak jujur atau produk cacat, yang bertujuan menciptakan keseimbangan dan transparansi dalam transaksi serta memastikan konsumen mendapatkan produk aman dan sesuai janji. Ini mencakup hak memilih, mendapat informasi benar, keamanan, dan ganti rugi jika tidak sesuai. Hak-hak Konsumen diatur Berdasarkan UU No. 8 Tahun 1999, Pasal 62 ayat 1 Pelaku usaha yang melanggar larangan memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak sesuai janji iklan, etiket, informasi, dapat dijerat dengan Pasal 62 ayat (1) UU Perlindungan Konsumen dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp2 miliar “. Pungkas Raja Simatupang kepada Awak Media saat ditemui disekretariatan KIM Kab. Bekasi.

Dengan kejadian ini, *KIM Kab. Bekasi dan juga JMPN (Mitra Kerja KIM Kab. Bekasi)* akan melayangkan surat laporan resmi ke Bank BRI KC Cikarang dengan tembusan ke Bank BRI RO Jakarta 2, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Kementerian Perdagangan. Dan juga tembusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Agama (Kemenag) selaku pemilik program PIP ini.

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Skala Besar Siaga Pengamanan Perayaan Malam Natal 2025

0

Kapolsek Ngimbang  bersama Koramil dan Satpol PP Gelar Patroli Skala Besar Siaga Pengamanan Perayaan Malam Natal 2025

LAMONGAN/Warta. In – Kapolsek Ngimbang bersama Anggota Koramil dan Satpol PP melaksanakan kegiatan Patroli Skala Besar dalam rangka pelayanan pengamanan Perayaan Malam Natal 2025 di wilayah Kecamatan Ngimbang  Kabupaten Lamongan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, (24/12/2025) pukul 19.00 WIB bertempat di Gereja GKJTU dan GJKI Desa Ngasemlemahbang Kecamatan Ngimbang

Pengamanan Malam Natal Tahun Baru dipimpin langsung oleh Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, bersama personil Polsek Ngimbang sebayak 10 personil, Koramil 4 Personil dan Satpol PP 3 Personil.

Dalam arahannya, Kapolsek Ngimbang menyampaikan bahwa pengamanan malam perayaan Natal dan tahun baru ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Kapolsek Ngimbang menegaskan bahwa Patroli pengamanan dan Operasi Lilin Semeru 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan selama 14 hari secara serentak di seluruh Indonesia.

“Operasi Lilin bukan sekadar pengamanan akan tetapi menghimbau Pada tempat hiburan Cafe – cafe di Kecamatan Ngimbang untuk membatasi pelayanan (tutup) pada malam tahun baru 2026,ujarnya

Pengamanan malam perayaan Natal dan Tahun Baru ini merupakan panggilan tugas untuk menjaga momen sosial dan spiritual masyarakat, khususnya dalam suasana ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru,” tegasnya.

Kapolsek Ngimbang juga menekankan pentingnya pelayanan maksimal kepada masyarakat guna mewujudkan situasi yang aman, tertib, dan lancar selama pelaksanaan Natal 2025.

Selain itu, seluruh masyarakat yang menjalakankan perayaan Natal diminta untuk mengantisipasi potensi bencana alam, mengingat intensitas curah hujan yang meningkat dalam beberapa minggu ini

“Mari kita pastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, lancar, dan kondusif di wilayah Kabupaten Lamongan khususnya Kecamatan Ngimbang”, pungkasnya (roy)

Siap amankan nataru, Kodim 0428/Mukumuko Bersama Forkopimda tinjau pos Pengawasan dan Gereja. 

0

Warta.in- Mukomuko

Guna menjamin kelancaran serta keamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Komando Distrik Militer (Kodim) 0428/Mukomuko bekerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Mukomuko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mukomuko, serta sejumlah instansi terkait, melakukan kunjungan tinjauan terhadap pos pengamanan pelayanan dan tempat ibadah, pada hari Rabu (24/12/2025).

Kegiatan tinjauan ini bertujuan untuk mengecek secara langsung kesiapan seluruh personel yang akan mengawal perayaan, beserta kelengkapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan tugas pengamanan. Mulai dari kondisi sarana komunikasi, fasilitas pendukung operasional, hingga kesiapan perlengkapan yang digunakan oleh petugas di lapangan, semua menjadi fokus pemeriksaan dalam kunjungan tersebut.

Dalam kesempatan ini, terdapat tiga titik pos pengamanan pelayanan dan satu gereja yang menjadi objek tinjauan di wilayah Kabupaten Mukomuko. Adapun lokasi-lokasi tersebut adalah Pos Pengamanan Pelayanan Desa Penarik, Kecamatan Penarik; Pos Pengamanan Pelayanan Pandan Wangi, Kecamatan Kota Mukomuko; Pos Pengamanan Pelayanan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mukomuko; serta Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Penarik, Kecamatan Penarik. Setiap lokasi dipilih berdasarkan perhitungan tingkat mobilitas masyarakat dan pentingnya fungsi lokasi tersebut selama periode perayaan Nataru.

Dalam upaya pengamanan yang komprehensif, personel Kodim 0428/Mukomuko akan melakukan kolaborasi erat dengan berbagai pihak terkait. Di antaranya adalah anggota Polres Mukomuko, Dinas Perhubungan Kabupaten Mukomuko, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan SAR Nasional (Basarnas) Cabang Mukomuko, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Wilayah Mukomuko, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mukomuko, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang optimal dalam menangani segala kemungkinan situasi yang muncul selama perayaan.

Komandan Kodim (Dandim) 0428/Mukomuko, Letnan Kolonel Yokki Firmansyah, menegaskan komitmen yang tinggi dari pihaknya dalam menjaga keamanan masyarakat. “Kami Tentara Nasional Indonesia (TNI) berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan situasi kondusif selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Mukomuko,” ucapnya dengan tegas.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh unsur yang terlibat telah siap secara maksimal untuk menjalankan tugasnya. “Saya bersama Bupati Kabupaten Mukomuko, Kapolres Mukomuko, dan seluruh unsur Forkopimda serta instansi terkait menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan pelayanan dan pengamanan Natal serta pergantian Tahun Baru agar berjalan lancar, aman, dan kondusif,” pungkas Letnan Kolonel Yokki Firmansyah. (HD)

Sumber: Pendim 0428/Mukomuko