29.6 C
Jakarta
Kamis, April 30, 2026
Beranda blog Halaman 335

Guna Antisipasi Pohon Tumbang Polsek Ngimbang Gelar Patroli Di Jalur Rawan Bencana

0

Guna Antisipasi Pohon Tumbang Anggota jaga Polsek Ngimbang Gelar Patroli Di Jalur Rawan Bencana

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Poros Jombang – Babat Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan,Jumat (19/12/2025) pukul 09.30 wib

Patroli pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji dan Aipda Erwan
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan pohon tumbang tersebut untuk antisipasi terjadinya bencana alam tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut apabila pengendara melintas dan masyarakat memberikan himbauan kamtibmas juga memberikan himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Kapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah – tengah masyarakat agar kondisi wilayah Ngimbang Aman dan kondusif,(roy)

Polsek Ngimbang Patroli Blue Light Secara Dialogis Guna Antisipasi 4C Dan Kenakalan Remaja

0

Polsek Ngimbang Patroli Blue Light Secara Dialogis Guna Antisipasi 4C Dan Kenakalan Remaja

LAMONGAN//Warta.in –Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi Pemuda di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light secara dialogis pada, Jum’at (19/12/2025)

Patroli blue light siskamtibmas ini dilaksanakan mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji,Aipda Erwan dan Aipda Dian.P, dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, SPBU, Gudang R3 Kambangan dan Masyarakat Desa Sendangreji Kecamatan Ngimbang yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light Secara Dialogis ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light Dialogis tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Ngimbang atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light yang di laksanakan dengan Dialogis di Malam hari ini secara rutin di untuk menciptakan Siskantibmas di wilayah Ngimbang, hal ini di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Pembangunan Pengaman Jalan kelas 1 berlokasi di Desa Talang Ratu diduga dikerjakan asal jadi.

0

Warta.in-Bengkulu.

Dana Hibah Pemerintah Pusat Tahun 2024 baru direalisasikan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bengkulu Tahun 2025. Dana Hibah tersebut digunakan untuk pembangun Pengaman Jalan Kelas 1 jalan lintas Muara Aman- Rejang Lebong berlokasi di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang kabupaten Lebong.

Dari pantauan tim awak media ini di lapangan, CV.Artomoro sebagai pelaksana lapangan yang menggunakan alat pengecoran berupa mixer mini beberapa waktu yang lalu dan sekarang menggunakan molen. Hal ini Sangat di sayangkan, dana hibah pemerintah pusat untuk daerah yang di kucurkan untuk pembangunan pengaman jalan kelas 1 tersebut menghabiskan anggaran cukup besar yaitu Rp,7.347.101.600,- dugaannya asal jadi, karena adukan cor belum tentu ketemu campurannya pada saat di masukkan kedalam tiang besi cor.

Apabila pembangunan daerah hanya di peruntukan asal anggaran dana hibah dari pusat habis tanpa perencanaan yang matang, karena semua hal itu terlihat dari proses pengerjaan nya saja tanpa pengawasaan yang ketat dari konsultan pengawas, maupun instansi terkait.

Jadi, dari permasalahan diatas timbul pertanyaan Salah satu masyarakat berinisial (FD), Kenapa tidak menggunakan mixer besar supaya campuran adukan semen,sirtu /batu split dan pasir bisa ketemu adukannya,apalagi kondisi lokasi yang curam.Karena tidak mungkin tidak bisa menggunakan mixer besar dengan anggaran yang cukup besar tersebut. Selain itu juga terlihat pengerjaan cor nya asal jadi dengan alat yang di rakit sendiri oleh pekerja, Apakah tidak menyalahi perencanaan awal ,dan juga terlihat pasangan batu yang tanpa galian pondasi dan juga tidak rapi. Sudah jelas pengerjaan nya tanpa pengawasan dari konsultan pengawas.Penilaian Masyarakat sekitar pengerjaan pengaman jalan diduga dibangun asal jadi,takutnya tidak bertahan lama,apabila tidak mempunyai ketahanan yang cukup kuat untuk menopang badan jalan tersebut.

” Proyek pekerjaan ini terkesan asal- asalan bangunnya, dana besar sampai 7 miliar lebih, alat yang digunakan seadanya,mixer kecil yang digunakan sekarang molen digunakan untuk ngecor,itu yang dirakit alat untuk lewat material cor, seperti anggaran ratusan juta aja ya pembangunan ini, tapi tidak ada teguran dari pengawasnya seolah pembiaran. Apa tidak menyalahi aturan sepeti itu, terus pasangan batunya terlihat tidak ada pondasinya, seperti terkesan asal jadi proyek ini,” ungkap Inisial FD kepada Awak media ini, Minggu (2/11/2025) siang.

Saat konfirmasi dengan sekreraris BPBD provinsi, Senin (3/11/2025) mengatakan,” Silakan Hub orang kita dilapangan pak, namanya pak nopan,saya kirim kontak ke bapak,”katanya.

Setelah diarahkan Sekdis BPBD Provinsi untuk menghubungi orang lapangan, ternyata yang terkesan menghindar untuk dikonfirmasi dengan janji akan menghubungi kalau sudah dilokasi dan sekarang lagi ke daerah lain kabupaten.

” Saya lagi di kabupaten lain pak, kalau saya sudah dilokasi pekerjaan kabupaten Lebong saya hubungi, ” Kata Nopan selaku orang lapangan dari Dinas BPBD provinsi Bengkulu.

Dengan janji manis yang tak kunjung ditepati, padahal awak media ini hanya menjalankan tugasnya sebagai jurnalis menindak lanjut informasi dari masyarakat setempat terkait teknis pekerjaan baik pengecoran, maupun pasangan batu pembuatan saluran air yang diduga asal jadi.

Dan awak media Lanjut konfirmasi dengan sekretaris BPBD Dinas Provinsi, ternyata nomor HP media ini sudah di blokir dan pak Nopan selaku orang lapangan Dinas BPBD Provinsi, sampai pemberitaan ini ditayangkan belum juga menghubungi awak media ini sesuai janji yang pernah dikatakan, serta awak media ini masih mengupayakan hak jawab orang Lapangan Dinas BPBD dan dari pihak terkait lainnya.(Tim)

Pemdes Raja Gelar Pelatihan Produk Unggulan Membatik Tahun Anggaran 2025

0

 

PALI — Pemerintah Desa Raja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar pelatihan produk unggulan desa berupa membatik yang didanai melalui Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Berasan Desa Raja, Jumat (19/12/2025), sebagai upaya mendorong pengembangan ekonomi kreatif masyarakat desa berbasis potensi lokal.

Pelatihan tersebut dihadiri Camat Tanah Abang Dadang Afriandy, SH., M.Si., Ketua TP PKK Kecamatan Tanah Abang Sri Utari Dadang, AMKP, Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Tanah Abang Fifih Husna, Ketua TP PKK Desa Raja beserta anggota, perwakilan Dekranasda Kabupaten PALI Uci Suprapti, Dinas PMD Kabupaten PALI yang diwakili Denmar Aksi Bidang PSN, Tenaga Ahli Kabupaten PALI Dede Fatimah, SP., M.Si., Bhabinkamtibmas Beni, Babinsa, serta perangkat dan masyarakat Desa Raja.

 

Kepala Desa Raja, Aswin Markosuma, mengatakan bahwa pelatihan membatik bukanlah hal baru bagi desanya, namun terus dikembangkan agar memiliki nilai ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“Pelatihan membatik ini sudah kami rintis sejak tahun 2016. Waktu itu kami belajar dan mengikuti pelatihan di Jambi, Cirebon, dan Yogyakarta. Program satu desa satu produk kami terapkan dengan memilih produk yang berbeda, yaitu batik sebagai produk unggulan Desa Raja,” ujar Aswin.

Ia berharap melalui pelatihan ini, keterampilan masyarakat semakin meningkat sehingga batik Desa Raja mampu bersaing dan menjadi sumber pendapatan baru bagi warga.

 

Sebelum membuka kegiatan, Camat Tanah Abang Dadang Afriandy, SH., M.Si. menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Desa Raja dalam mengembangkan potensi lokal melalui sektor ekonomi kreatif.

“Program satu desa satu produk ini harus benar-benar dimanfaatkan. Batik Desa Raja memiliki ciri khas dan potensi besar untuk dikembangkan, baik di tingkat kecamatan ,kabupaten maupun lebih luas lagi,” ujar Dadang.

Materi pelatihan disampaikan oleh Dinas PMD Kabupaten PALI melalui Denmar Aksi Bidang PSN yang memaparkan potensi batik sebagai produk unggulan desa, mulai dari penguatan kualitas, manajemen usaha, hingga pemasaran.

 

Sementara itu, Uci Suprapti dari Dekranasda Kabupaten PALI menjelaskan konsep satu desa satu produk sebagai strategi meningkatkan daya saing desa. “Setiap desa harus memiliki produk khas yang berkelanjutan. Batik Desa Raja ini sudah tepat, tinggal diperkuat dari sisi desain, kualitas, dan pemasaran,” ujarnya.

 

Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan masyarakat serta memperkuat posisi batik sebagai identitas dan produk unggulan Desa Raja di Kabupaten PALI.

Tinawati Andra Soni Salurkan Ratusan Paket PMT untuk Balita dan Ibu Hamil di Pabuaran

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 19 Desember 2025  —  Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyalurkan sebanyak 231 paket bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita serta pangan bergizi untuk ibu hamil di Kantor Kecamatan Pabuaran, Jalan Palka Raya Km 9,1 Pasanggrahan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Jumat (19/12/2025).

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah Kabupaten Serang. Tinawati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan langsung Tim Penggerak PKK Provinsi Banten ke daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak.

 

“Alhamdulillah hari ini Tim Penggerak PKK Provinsi Banten melakukan kunjungan langsung dalam rangka pencegahan stunting di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang,” ucapnya.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari Pokja III TP PKK Provinsi Banten, berupa beras khusus yang telah difortifikasi dengan gizi dan vitamin, serta telur omega-3 yang baik untuk mendukung kebutuhan nutrisi balita dan ibu hamil.

“Mudah – mudahan ini bermanfaat,” ungkapnya.

Tinawati Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada camat dan TP PKK kecamatan atas dukungan pendataan dan penyaluran bantuan agar tepat sasaran.

“Mudah-mudahan tepat sasaran sesuai data yang kami terima di Provinsi Banten,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan para ibu hamil tentang pentingnya menjaga asupan gizi sejak masa kehamilan, terutama pada periode seribu hari pertama kehidupan sebagai upaya pencegahan stunting sejak dalam kandungan.

“Seribu hari pertama dimulai sejak janin dalam kandungan hingga usia dua tahun,” jelasnya. “Jadi pemberian makanan bergizi ini adalah salah satu upaya kaminjuga mencegah stunting sejak dalam kandungan,” pungkasnya.

Salah satu penerima bantuan, Leti Aida, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan pangan bergizi yang diberikan oleh TP PKK Provinsi Banten.(WartainBanten)

Lintas Ormas Kalbar Suarakan Sikap Tegas atas Dugaan Kekerasan WNA!

0

Pontianak, WARTA IN Kalbar — Perkumpulan Lintas Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi (rakor) di Jalan Rahadi Oesman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Jumat (19/12/2025). Rapat ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penyampaian sikap bersama lintas ormas terhadap sejumlah isu kebangsaan dan kemanusiaan.

Kegiatan yang digelar di kawasan Tanjung Ria tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi kemasyarakatan, di antaranya Habib Rizal Al Qadri, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Pemuda Pancasila (PP), IKBMK, LKM, Bala Komando, Cobra, KIIL, SPM Pom, Front Persaudaraan Islam (FPI), serta berbagai organisasi lainnya yang tergabung dalam Lintas Ormas Kalimantan Barat.

Agenda utama rapat koordinasi ini adalah penutupan kegiatan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban banjir bandang di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Selain itu, forum juga menegaskan bahwa perkumpulan lintas ormas di Kalimantan Barat telah terdaftar secara resmi di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) serta Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam rapat tersebut, Habib Rizal Al Qadri menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait dugaan tindak kekerasan yang melibatkan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok di Kabupaten Ketapang. Ia mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut diduga terjadi pada 14 Desember 2025 di wilayah Tumbang Titi, Ketapang.

“Kami dari Lintas Ormas se-Kalimantan Barat, dari berbagai etnis, suku, dan agama, hari ini hadir untuk bangsa Indonesia. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap negara. Berdasarkan informasi yang kami terima, telah terjadi dugaan pengeroyokan oleh WNA asal China yang menggunakan senjata tajam serta melakukan perusakan kendaraan,” ujar Habib Rizal dalam forum tersebut.

Menurutnya, kejadian tersebut tidak boleh dibiarkan dan harus menjadi yang pertama sekaligus terakhir. Ia menegaskan pentingnya ketegasan negara dalam menjaga kedaulatan hukum dan rasa keadilan masyarakat.

“Kami meminta kepada aparat pemerintah dan penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus ini secara serius. Jangan sampai dibiarkan, karena jika dibiarkan akan menimbulkan kegaduhan dan kemarahan di tengah masyarakat serta lintas ormas,” tegasnya.

Habib Rizal juga menekankan bahwa kehadiran lintas ormas bukan untuk kepentingan tertentu, melainkan didasari kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia menyatakan penolakan keras terhadap tindakan WNA yang dinilai bertindak sewenang-wenang di wilayah Indonesia.

“Kami datang karena cinta kepada Republik Indonesia. Kami tidak ingin warga asing bertindak semaunya di negeri ini. Kami meminta setegas-tegasnya aparat menindak WNA tersebut agar tidak menimbulkan kemarahan masyarakat. Lintas Ormas se-Kalimantan Barat siap datang ke Ketapang untuk mengawal proses hukum,” tambahnya.

Sikap serupa juga disampaikan Ketua Pemuda Pancasila Kalimantan Barat, Apriansyah. Ia mendesak aparat penegak hukum agar tidak ragu menjatuhkan sanksi hukum tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami meminta aparat bertindak tegas dan menghukum para pelaku sesuai hukum. Jika tidak ada tindakan yang jelas, maka kami siap hadir ke Ketapang untuk menyuarakan sikap kami,” ujar Apriansyah.(ook)

Rapat koordinasi ini menutup rangkaian kegiatan lintas ormas dengan komitmen menjaga kondusivitas daerah, memperkuat solidaritas antarorganisasi, serta mendorong penegakan hukum yang adil dan tegas demi menjaga ketertiban dan kedaulatan hukum di Kalimantan Barat.

 

Sumber : Lintas Ormas Se-Kalbar.

Serap Aspirasi di Lapas Kelas I Palembang, ini Kata Anggota DPR RI H SN Prana Putra Sohe

0

Wartain | PALEMBANG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang Kanwil Ditjenpas Sumsel menerima kunjungan kerja (kunker) reses perseorangan Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PKB, Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan I, Drs. H. SN Prana Putra Sohe, MM.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penyerapan aspirasi serta peninjauan langsung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Lapas Kelas I Palembang, pada Jumat (19/12/2025).

Kegiatan tersebut diawali dengan doa dan penayangan video profil Lapas Kelas I Palembang, yang berlangsung di Aula Lapas Kelas I Palembang dalam suasana hangat dan kekeluargaan, turut dihadiri pejabat struktural dan staf Lapas Kelas I Palembang.

Kepala Lapas Kelas I Palembang, M. Pithra Jaya Saragih menyampaikan paparan singkat mengenai kondisi aktual Lapas, mulai dari kapasitas hunian, pelaksanaan pelayanan dan pembinaan, program kemandirian serta ketahanan pangan, hingga tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Dikatakan Kalapas, pihaknya menegaskan bahwa komitmen jajaran Lapas Kelas I Palembang untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan secara profesional dan humanis.

Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI F-PKB, Drs. H. SN Prana Putra Sohe, MM mengapresiasi kinerja jajaran Lapas Kelas I Palembang serta menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, pembinaan, dan pemenuhan hak-hak warga binaan secara berkelanjutan.

H SN Prana Putra Sohe menyebut, pihaknya turun langsung untuk menyerap sejumlah aspirasi dan permasalahan yang disampaikan oleh para pegawai Lapas Kelas I Palembang.

Di antaranya, terkait layanan kesehatan dan kepesertaan BPJS, pelaksanaan Pembebasan Bersyarat, kebutuhan formasi Ahli Gizi, sarana dan prasarana Lapas yang mengalami kerusakan berat, serta penyetaraan ijazah pegawai untuk pengembangan karier.

“Alhamdulillah, seluruh masukan sudah kami catat sebagai bahan masukan perbaikan untuk ditindaklanjuti pada Rapat dengar pendapat (RDP) di DPR RI Komisi XIII dan dikoordinasikan dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Kak Nanan sapaan akrab Anggota Komisi XIII DPR RI F-PKB, Drs. H. SN Prana Putra Sohe, MM.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan dilanjutkan peninjauan singkat ke area pembinaan kemandirian warga binaan serta dapur Lapas Kelas I Palembang.

Kapan KPK Main ke Lampung Barat Tangkap Koruptor Pungli Tiket Wisata

0

LAMPUNG BARAT, Opini – Langkah agresif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menindak para pencuri uang rakyat di tingkat pusat belakangan ini patut diapresiasi. Namun, di tengah riuh penindakan tersebut, muncul pertanyaan besar mengenai kapan radar gedung merah putih akan menyentuh titik-titik buta di daerah. Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GN-PK) secara terbuka memberikan sinyal keras bahwa Lampung Barat sudah terlalu lama menjadi zona nyaman bagi para penikmat upeti.

Romantisasi Korupsi dan Lingkaran Setan “Sunat” Anggaran

Fenomena korupsi di Lampung Barat seolah sedang mengalami romantisasi yang dibungkus dengan rapi di balik meja birokrasi. Dugaan pemangkasan anggaran infrastruktur jalan kini menjadi pemandangan harian yang dirasakan langsung oleh masyarakat melalui mutu aspal yang memprihatinkan.

Kerjasama dengan perusahaan-perusahaan bermutu rendah sering kali dipaksakan, sebuah skema yang diduga kuat sengaja dirancang untuk “menghemat” anggaran demi kepentingan kelompok tertentu.

Kondisi ini semakin diperparah dengan skandal yang menyentuh sektor pendidikan, di mana puluhan kepala sekolah dilaporkan terjepit dalam skema setoran dana yang menyesatkan. Para pendidik ini diduga menjadi korban sistem yang memaksa mereka menyerahkan upeti melalui jebakan administrasi demi mengamankan jabatan dan fasilitas sekolah. Praktik ini dinilai sebagai bentuk kejahatan terstruktur yang tidak bisa lagi hanya diselesaikan dengan nasihat atau sanksi etik yang bersifat formalitas.

“ _Keadilan itu hakikatnya harus merata dirasakan rakyat, bukan justru diratakan agar semua borok pembangunan tertutup rapat_ ,” tegas Humas GN-PK, Iwan.

Saat Penegakan Hukum Daerah Kalah Oleh “Rasa Segan”

Anomali paling nyata adalah bagaimana potensi kerugian negara yang mencapai miliaran rupiah sering kali hanya berakhir sebagai pelanggaran disiplin ASN biasa. Mekanisme penanganan kasus di tingkat daerah dianggap sangat selektif karena hanya berani menyentuh level bawahan saja.

GN-PK menilai kehadiran KPK sangat mendesak karena lembaga pengawas di daerah seolah kehilangan taji dan keberanian saat harus berhadapan dengan tembok tinggi hirarki kekuasaan.

Publik mulai jenuh melihat drama “potong ekor” yang dipraktikkan untuk melindungi martabat pejabat tinggi dari jangkauan hukum pidana. KPK diminta segera turun tangan untuk membedah anatomi pengkondisian proyek yang selama ini diduga hanya berputar di lingkaran itu-itu saja.

Kehadiran tim penyidik pusat sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa hukum di Lampung Barat tidak sedang disandera oleh kepentingan para elit yang merasa kebal hukum.

“ _Jangan biarkan rakyat percaya bahwa keadilan hanya milik mereka yang tidak memiliki jabatan tinggi di daerah ini,_ ” lanjut Iwan.

*Tantangan untuk KPK: Sampai Kapan Tiket Wisata Pungli Ini Didiamkan?*

KPK ditantang untuk membuktikan bahwa jangkauan pengawasannya tidak memiliki batasan geografis maupun batasan jabatan. Setiap rupiah yang diduga dipangkas dari jalanan dan setiap upeti yang ditarik dari sekolah-sekolah harus dipertanggungjawabkan secara transparan. Penegakan hukum yang berani menjemput aktor intelektual adalah satu-satunya cara untuk memulihkan kepercayaan masyarakat yang sudah mulai luntur terhadap integritas birokrasi daerah.

Jika KPK tetap memilih untuk membiarkan fenomena di Lampung Barat, maka praktik romantisasi korupsi ini akan terus berlanjut tanpa henti. Setiap lembar administrasi yang menipu dan mutu proyek yang bobrok harus menjadi pintu masuk bagi KPK untuk melakukan investigasi menyeluruh.

Sekarang adalah momentum bagi KPK untuk menunjukkan bahwa hukum hadir untuk menindak semua pelanggar, tanpa terkecuali bagi mereka yang sedang asyik menikmati upeti di pelosok daerah.

“ _Kami menunggu momentum di mana hukum menyapa semua orang dengan ramah, tanpa terkecuali bagi mereka di Lampung Barat,_ ” tutup Iwan.Sumber: Labasnews & GN-PK

(*)

Gubernur Banten Ikuti Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Dorong Keterlibatan Aktif Orang Tua

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 19 Desember 2025  — Pemerintah Provinsi Banten meluncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Gerakan ini adalah inisiatif Pemerintah Provinsi Banten untuk meningkatkan partisipasi aktif ayah dalam pendidikan anak, terutama saat momen penting seperti penerimaan rapor di sekolah.

Gubernur Banten, Andra Soni, mencontohkan secara langsung keterlibatan ayah dalam pendidikan anak dengan mengambil rapor anaknya di salah satu sekolah di Tangerang Selatan, Jumat (19/12/2025). Kehadiran ayah diharapkan dapat mempererat komunikasi dan kerja sama antara orang tua, anak, dan pihak sekolah.

Gerakan ini diatur melalui Surat Edaran Gubernur Nomor 66 Tahun 2025 yang menjadi pedoman bagi perangkat daerah, sekolah, dan masyarakat, serta merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat melalui Kemendagri dan BKKBN.

Kehadiran ayah diharapkan tidak hanya meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga perkembangan emosional dan sosial anak, memperkuat komunikasi antara orang tua dan sekolah, serta membangun keluarga berkualitas sebagai bagian dari persiapan generasi unggul menuju Indonesia Emas

Melalui contoh langsung Gubernur Andra, Pemprov Banten berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak, sekaligus mendukung pembangunan keluarga berkualitas dan persiapan generasi unggul menuju Indonesia Emas.(WartainBanten)

Polres Subang Gelar Apel Operasi Lilin Lodaya 2025, Siap Amankan Nataru

0

Polres Subang Gelar Apel Operasi Lilin Lodaya 2025, Siap Amankan Nataru

Subang | Warta In Jabar — Polres Subang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2025 dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah hukum Polres Subang. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Apel Polres Subang, Jumat (19/12/2025) pagi.

Apel dipimpin langsung Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., serta dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Subang, TNI, instansi terkait, dan seluruh personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025.

Apel Gelar Pasukan ini menjadi bentuk pengecekan akhir kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum pelaksanaan operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel bersama Forkopimda, penyematan pita tanda operasi, serta penyerahan bekal kesehatan kepada perwakilan personel.

Dalam amanatnya, Kapolres Subang menegaskan bahwa momentum Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang berdampak pada meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada periode Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain lonjakan mobilitas, Kapolres juga menekankan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, mengingat puncak musim hujan diprediksi berlangsung hingga awal 2026. Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan ekstra dari seluruh personel dalam memberikan pelayanan, pengamanan, serta respons cepat di lapangan.

Sebagai bentuk kesiapan tersebut, Polri menggelar Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan personel gabungan TNI-Polri serta instansi terkait. Operasi ini difokuskan pada pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, jalur lalu lintas, objek wisata, dan lokasi perayaan malam pergantian tahun.

Kapolres Subang juga menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor, optimalisasi pengaturan lalu lintas, pengamanan ibadah Natal, pencegahan gangguan kamtibmas, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Selain itu, layanan kepolisian 110 diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana pelaporan dan permintaan bantuan secara cepat.

Keberhasilan pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan tanggung jawab bersama. Jaga soliditas, profesionalisme, dan niatkan setiap tugas sebagai ladang ibadah demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2025 di wilayah hukum Polres Subang diikuti personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, BPBD, Organda, serta instansi terkait lainnya, dan berlangsung aman, tertib, serta kondusif.

Dengan kesiapan yang matang dan sinergi seluruh pihak, Polres Subang berkomitmen memberikan pengamanan maksimal guna memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.