29.6 C
Jakarta
Kamis, April 30, 2026
Beranda blog Halaman 334

Peran Pemimpin Jadi Faktor Utama Peningkatan Kinerja Karyawan di Cafe Sameruf Kabupaten Tangerang

0

Tangerang Selatan | 20 Desember 2025 | Wartain Banten: Kepemimpinan yang aktif dan komunikatif terbukti berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Hal ini terungkap dalam hasil mini riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Pamulang, Program Studi Manajemen yaitu Fathia Azzahra Sofianti, Ade Leni Nuraeni, Dhiaz Ufaira, dan Iftah Normalia di Cafe Sameruf, Kabupaten Tangerang. Mini riset tersebut menganalisis peran pemimpin dalam mendorong kinerja karyawan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara langsung dengan satu pemilik cafe dan dua orang karyawan sebagai informan utama.

Hasil mini riset menunjukkan bahwa pemimpin di Cafe Sameruf menjalankan beberapa peran penting, di antaranya sebagai motivator, pengarah, komunikator, dan pengawas. Dalam perannya sebagai motivator, pemimpin secara rutin memberikan dorongan semangat kepada karyawan melalui kata-kata penyemangat serta menerapkan sistem reward and punishment. Pemberian bonus dilakukan saat penjualan meningkat, sementara sanksi berupa pemotongan gaji diberlakukan bagi karyawan yang melanggar aturan, seperti datang terlambat.

Sebagai pengarah, pemimpin memberikan arahan kerja secara langsung agar karyawan menjalankan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Arahan tersebut bertujuan agar setiap karyawan memahami tanggung jawabnya serta mampu bekerja secara optimal sesuai bidang masing-masing. Selain itu, pemimpin juga berperan sebagai komunikator dengan membangun komunikasi informal yang bersifat kekeluargaan. Interaksi yang terjalin tidak hanya membahas pekerjaan, tetapi juga hal-hal di luar pekerjaan, sehingga menciptakan suasana kerja yang nyaman dan harmonis.

Dalam aspek pengawasan, pemimpin secara rutin memantau aktivitas operasional cafe dan kinerja karyawan secara langsung. Untuk mendukung efektivitas pengawasan, dibentuk pula tim leader yang bertugas mengontrol kedisiplinan, ketepatan waktu, dan kualitas kerja karyawan. Para karyawan memberikan respons positif terhadap gaya kepemimpinan tersebut. Mereka merasa lebih termotivasi, dihargai, dan nyaman dalam bekerja. Menurut karyawan, pendekatan pemimpin yang terbuka dan adil mampu meningkatkan semangat kerja serta rasa tanggung jawab.

Berdasarkan hasil mini riset ini dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan yang aktif, komunikatif, dan berorientasi pada pembinaan karyawan dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif serta mendorong peningkatan kinerja secara optimal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha, khususnya usaha kecil dan menengah, dalam menerapkan gaya kepemimpinan yang efektif. (Wartain Banten)

 

Penulis:

Fathia Azzahra Sofianti (Mahasiswa Universitas Pamulang)

Andra Soni Dialog dengan Warga Cigelam, Soroti Penanganan Banjir Menyeluruh

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 Desember 2025  — Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak banjir di Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, pada Jumat (19/12/2025) malam. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk merumuskan solusi yang komprehensif dan terpadu dalam menangani persoalan banjir tahunan di wilayah tersebut.

Sebelum menyambangi Desa Cigelam, pada hari yang sama Andra Soni juga meninjau sejumlah titik banjir lainnya di Kecamatan Cinangka dan Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Rangkaian kunjungan lapangan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga, memantau penyaluran bantuan, serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Di hadapan ratusan warga Desa Cigelam, Andra Soni berdialog dan mendengarkan keluhan terkait banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan. Ia mengakui bahwa curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang panjang menyebabkan kapasitas sungai tidak mampu menampung debit air, sehingga air meluap ke kawasan permukiman.

“Penanganan banjir ini harus dilakukan secara menyeluruh, tidak bisa parsial. Sistem aliran sungai harus ditangani mulai dari hulu hingga ke hilir agar solusi yang dihasilkan benar-benar efektif dan berjangka panjang,” tegas Andra Soni.

Gubernur Andra Soni menegaskan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Serang terus dilakukan untuk mempercepat penanganan banjir. Ia menekankan pentingnya sinergi agar pemerintah hadir bagi masyarakat.

Banjir tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga puluhan hektare sawah warga sehingga mengancam mata pencaharian petani.

Masukan dari masyarakat akan dikaji secara teknis bersama pihak terkait, khususnya BBWSC3, guna menemukan solusi terbaik tanpa merugikan warga.(WartainBanten)

Tinjau CMBBS, Andra Soni Dorong Status Kekhususan Sekolah Unggulan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 Desember 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya penataan kebijakan bagi sekolah unggulan agar memiliki status kekhususan yang jelas, berkeadilan, serta didukung oleh infrastruktur dasar yang memadai. Hal tersebut disampaikan saat melakukan peninjauan dan dialog lapangan di SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), Jalan Raya Labuan–Pandeglang Km 03, Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Jumat (19/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Andra Soni didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaluddin serta Kepala SMAN CMBBS Edi Supriyanto. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi sekolah sekaligus mendengar masukan terkait pengelolaan sekolah unggulan di Provinsi Banten.

Andra Soni menjelaskan, sejak kewenangan pengelolaan SMA berada di tingkat provinsi, Pemerintah Provinsi Banten telah menjamin akses pendidikan menengah yang adil melalui program sekolah gratis. Namun demikian, sekolah dengan konsep unggulan membutuhkan perlakuan yang lebih spesifik agar keunggulan dan daya saingnya tetap terjaga.

“Sekolah unggulan memang membutuhkan perlakuan lebih spesifik baik dari sisi kebijakan, kurikulum, maupun metode pembinaan. Semata-mata untuk mendukung anak-anak berprestasi di Banten semakin berdaya saing dan unggul,” tegas Andra.

Andra menilai lembaga pendidikan seperti CMBBS memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai pusat pembinaan bagi peserta didik dengan kecerdasan dan bakat istimewa. Dengan adanya penetapan status kekhususan, perencanaan pembiayaan, tata kelola, serta pembinaan prestasi dapat dilakukan secara lebih terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Prioritas Perbaikan Infrastruktur Dasar

Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya pemenuhan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas dasar dan penunjang pembelajaran, sebagai prioritas untuk mengoptimalkan kegiatan pendidikan di sekolah unggulan.

“Infrastruktur dasar harus menjadi prioritas. Kegiatan pendidikan akan berjalan lebih optimal apabila kebutuhan dasar, seperti air bersih dan fasilitas penunjang pembelajaran terpenuhi dengan lebih baik,” ujarnya.

Pemprov Banten akan menyusun kebijakan terarah, dimulai dengan rehabilitasi aula, rumah dinas, dan laboratorium komputer, agar sekolah unggulan dapat menjadi motor peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

“Kuncinya adalah kesepakatan mengenai arah pengelolaan sekolah ini. Dengan perencanaan matang dan kebijakan tepat, sekolah unggulan di Banten dapat menjadi motor peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan,” pungkas Andra.

Tantangan Regulasi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, Jamaluddin, menekankan perlunya regulasi afirmatif yang memberikan kekhususan bagi sekolah unggulan untuk meningkatkan daya saing SDM di tengah kompetisi global.

“Kebijakan agar sekolah unggulan memiliki kekhususan yang tegas ini juga mencakup pengelolaan sumber daya manusia, sistem insentif guru, serta pembinaan prestasi agar selaras dengan arahan Bapak Gubernur,” jelas Jamaluddin.

Sementara itu, Kepala SMAN CMBBS, Edi Supriyanto, menyatakan pihak sekolah terus menjaga kualitas pembelajaran di era modernisasi dan digitalisasi, dengan dukungan kebijakan, infrastruktur, dan skema pembinaan berkelanjutan agar potensi siswa dapat berkembang optimal.(WartainBanten)

Gelar Top Talk Safety, PTBA Gaungkan Pentingnya Peran Keluarga Cegah Kecelakaan Kerja

0

Warta In.muara Enim.

*Tanjung Enim, 20 Desember 2025 -* Corporate SHE Division PT Bukit Asam Tbk berkolaborasi dengan PT Bukit Asam Kreatif (BAK) menggelar diskusi keselamatan, Top Talk Safety (TTS) Volume 2, bertajuk “Harmony at Home, Safety at Work: The Role of Families in Fatigue Management” di Gedung Serba Guna (GSG) Tanah Putih, Tanjung Enim, Rabu (17/12/2025).

Sebanyak 210 peserta hadir secara fisik, di mana sebagian besar karyawan turut mengajak pasangan (istri) masing-masing. Selain itu, sekitar 120 peserta lainnya berpartisipasi secara daring melalui Zoom Meeting.

Kehadiran para istri dalam forum ini menjadi simbol penting bahwa keselamatan kerja di sektor pertambangan tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga keluarga di rumah.

General Manager Tanjung Enim Site, Satria Wirawan, mengapresiasi inisiatif Corporate SHE Division dan PT BAK. Menurutnya, program keselamatan kerja di PTBA saat ini menjadi percontohan (benchmark) bagi subholding pertambangan lainnya dari grup MIND ID.

“Program seperti TTS ini tidak hanya menyasar internal, tetapi juga lingkungan sekitar dan keluarga. Ini adalah langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian K3,” ujar Satria.

Namun, Satria juga mengingatkan kembali tentang aturan-aturan vital di area tambang yang dibuat berdasarkan evaluasi insiden sebelumnya. Ia menegaskan larangan membawa ponsel saat bekerja bagi operator untuk mencegah hilangnya fokus, kewajiban istirahat cukup bagi pekerja sif, serta larangan keras terhadap judi daring (online).

“Regulasi dibuat bukan untuk memberatkan, tetapi untuk menyelamatkan. Kami minta tolong kepada ibu-ibu, jika bapaknya lupa bawa helm, diingatkan. Jangan biarkan bapaknya melakukan perbuatan yang tidak etis seperti judi online, karena dampaknya merusak fokus dan ekonomi keluarga. Jangan bawa masalah rumah ke tempat kerja, karena di tambang, hilang fokus sedikit saja bisa berakibat fatal,” tegas Satria.

Senada, Penanggung Jawab Operasional (PJO) PT Bukit Asam Kreatif, Purnomo juga menekankan bahwa keselamatan kerja tidak semata lahir dari sistem perusahaan yang ketat, melainkan juga bermula dari ketenangan pikiran yang dibangun dari rumah.

“Setiap langkah kaki yang kita ayunkan hari ini bukan sekadar rutinitas, tetapi amanah yang kelak dipertanggungjawabkan. Keluarga yang harmonis menciptakan pikiran yang tenang, dan ketenangan itu adalah kunci bekerja dengan aman,” ujar Purnomo.

Oleh karena itu, dirinya mengajak para istri untuk menjadi mitra keselamatan bagi suami. Hal ini dapat dilakukan dengan menciptakan suasana rumah yang kondusif untuk beristirahat, membangun komunikasi yang terbuka, serta memberikan penghargaan emosional kepada pasangan.

Puncak acara diisi oleh sesi materi yang dibawakan oleh Strategic Human Capital Division Head PTBA Fenny Widyastuti. Dalam sesi ini, Fenny mengajak peserta melakukan refleksi diri yang mendalam mengenai hubungan keluarga.

Suasana haru pun menyelimuti ruangan ketika Fenny memutar tayangan video dan memandu sesi introspeksi. Tak sedikit peserta, khususnya para istri, yang meneteskan air mata saat menyadari betapa besarnya risiko pekerjaan pasangan mereka di lapangan.

Inesdola, istri dari Doni Susanto (karyawan PT Madhani Talatah Nusantara), mengaku sesi ini membuka matanya tentang beratnya beban kerja seorang operator tambang.

“Mulai sekarang, saya harus menjadi support system terbaik. Saya harus lebih memahami kondisi suami dan membuang ego, karena ketenangan suami bekerja sangat bergantung pada situasi di rumah,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah dan ice breaking bertajuk “Tepuk Sakinah”. Dipandu panitia, seluruh pasangan diajak bergerak serempak dalam irama tepuk tangan yang ceria, menyimbolkan kekompakan dalam rumah tangga.

Gelak tawa dari aktivitas ini, ditambah dengan pembagian berbagai hadiah utama, sukses mengubah suasana yang sempat haru menjadi energi optimisme baru. Harapannya, semangat ini terus dibawa pulang untuk mewujudkan nol kecelakaan (zero accident) yang bermula dari kehangatan keluarga.

(Zulkifli)

Lagi Lagi!!!..Dana Desa Diduga Dikorupsi, Dua Pekon Rugikan Negara Lebih Dari Rp. 50 Juta

0

Lampung Barat,Warta.in — Dugaan penyelewengan Dana Desa kembali mencoreng wajah pemerintahan pekon di Kabupaten Lampung Barat.

Dua pekon di Kecamatan Air Hitam, yakni Pekon Sumber Alam dan Pekon Manggarai, terindikasi telah merugikan keuangan negara lebih dari Rp50 juta dalam pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024.

Fakta ini terungkap berdasarkan hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Lampung Barat.

Audit tersebut merupakan tindak lanjut dari Aduan Masyarakat (Dumas) yang secara resmi disampaikan oleh Aktifis Masyarakat Independent GERMASI setelah melakukan pemantauan dan penghimpunan informasi di lapangan.

Dalam laporan audit, Pekon Sumber Alam tercatat menyebabkan kerugian negara sebesar Rp43.924.000,00. Modus yang digunakan terbilang klasik namun fatal, yakni tidak merealisasikan kegiatan sesuai dengan RKAS, meskipun anggaran telah dicairkan. Kegiatan tercatat dalam dokumen, namun realisasi fisik dan penggunaannya tidak sesuai peruntukan.

Sementara itu, di Pekon Manggarai, Inspektorat menemukan kerugian negara sebesar Rp16.405.545,00. Penyimpangan terjadi akibat tidak direalisasikannya sebagian belanja pembangunan Rabat Beton serta kegiatan SDGs, sebagaimana tertuang dalam APBPek Tahun 2024. Anggaran berjalan, tetapi hasil pembangunan dipertanyakan.

Aktivis Masyarakat Independent GERMASI, Wahdi Syarif menegaskan bahwa temuan ini merupakan bukti nyata lemahnya integritas dalam pengelolaan Dana Desa.

“Dana Desa adalah uang negara yang diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat, bukan untuk dimanipulasi atau disalah gunakan. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik,” tegasnya.

GERMASI mendesak agar peratin maupun Pj peratin di dua pekon tersebut segera mengembalikan seluruh kerugian negara ke kas desa tanpa kompromi.

Lebih dari itu, mereka meminta Inspektorat dan aparat penegak hukum tidak berhenti pada pembinaan administratif semata, melainkan membuka ruang penindakan hukum apabila tidak ada itikad baik.

Kasus ini menjadi alarm keras bagi seluruh pekon di Kabupaten Lampung Barat.

Dana Desa bukan ruang abu-abu dan bukan pula milik penguasa lokal. Setiap rupiah harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral.

Publik kini menunggu langkah tegas pemerintah daerah dan aparat penegak hukum: apakah penyimpangan ini akan diproses hingga tuntas, atau kembali menguap tanpa kejelasan ?

Skandal MBG Lampung Barat: Bantuan Negara untuk Ibu Hamil dan Balita Tak Lagi Gratis

0

Lampung Barat,Warta.in– Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3) yang seharusnya menjadi wujud nyata kehadiran negara justru tercoreng. Di salah satu kecamatan di Kabupaten Lampung Barat, penerima manfaat diduga dipungut Rp. 2.000 per paket, dengan alasan pembelian plastik/kantong dan ATK petugas pendata. (20/12/2025)

Praktik ini mencuat ke publik setelah video berdurasi sekitar 40 detik beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut disebutkan bahwa pungutan Rp2.000 sudah diketahui oleh peratin setempat serta pihak SPPG. Fakta ini memantik kemarahan publik karena bertentangan secara terang-terangan dengan prinsip “gratis” dalam program MBG.

Ironisnya, saat dikonfirmasi, salah satu peratin di kecamatan terkait justru berdalih belum melihat video. Ketika lokasi kejadian disebutkan, yang bersangkutan hanya memberi gestur tangan seolah mengucapkan terima kasih atas informasi, tanpa klarifikasi substansi ataupun bantahan tegas. Sikap ini dinilai publik sebagai bentuk penghindaran tanggung jawab.

Sorotan keras datang dari Koordinator Aktivis Masyarakat Independen GERMASI, Wahdi Syarif menegaskan bahwa pungutan tersebut tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Ini tidak boleh terjadi. Namanya saja Makanan Bergizi Gratis. Artinya seluruh biaya sudah ditanggung negara. Tidak boleh ada pungutan sepeser pun kepada penerima manfaat,” tegas Wahdi.

Wahdi juga membantah keras alasan pungutan Rp. 2.000 yang disebut untuk plastik atau kantong.

“Alasannya tidak masuk akal. Informasi yang kami terima, bantuan itu sudah dilengkapi totebag. Jadi alasan membeli plastik itu jelas mengada-ada dan berpotensi menyesatkan publik,” katanya lantang.

Menurutnya, praktik semacam ini membuka ruang penyimpangan kebijakan, pembiasaan pungli, dan pelemahan kepercayaan masyarakat terhadap program negara yang menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita.

GERMASI mendesak Inspektorat, Dinas Kesehatan, serta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan, mengusut siapa yang memerintahkan pungutan, ke mana uang tersebut mengalir, dan memastikan tidak ada pembiaran oleh aparatur desa maupun pelaksana program.

“Kalau ini dibiarkan, maka MBG bukan lagi program penyelamat gizi, tapi berubah menjadi ladang pungutan berkedok administrasi. Negara tidak boleh kalah oleh akal-akalan seperti ini,” tutup Wahdi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SPPG maupun pemerintah kecamatan terkait dugaan pungutan tersebut. Publik kini menunggu: apakah aparat akan bertindak, atau praktik ini kembali ditelan senyap seperti kasus-kasus sebelumnya.

( Red )

Polresta Mataram dan Gereja Mawar Saron Gelar Bakti Sosial Jelang Natal 2025

0

Polresta Mataram dan Gereja Mawar Saron Gelar Bakti Sosial Jelang Natal 2025

Warta.in
Mataram, NTB – Menyambut Natal 2025, Polresta Mataram berkolaborasi dengan Gereja Mawar Saron (GMS) menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk Mawar Saron Peduli (MSP) dan Polri Peduli Kita Christmas Movement, berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Jumat (19/12/2025).

Kegiatan berlangsung di Rumah Ibadah Jemaat Gereja Mawar Saron, Lingkungan Gendur, Kelurahan Abiantubuh, Kecamatan Sandubaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., sejumlah pejabat utama Polresta Mataram, Kapolsek Sandubaya, Pendeta Jemaat Mawar Saron, Lurah Abiantubuh, para Kepala Lingkungan, serta masyarakat penerima manfaat.

Dalam keterangannya, Kapolresta Mataram menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud empati dan langkah nyata Polri dalam berbagi kebahagiaan pada momentum perayaan Natal.

“Kita sekadar berbagi kebahagiaan menyambut Natal tahun ini, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur menyambut Hari Raya Natal 2025,” ujar Kombes Pol. Hendro Purwoko.

Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan menjelang Natal, tetapi juga dapat digelar pada momen-momen besar lainnya sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan kepada masyarakat.

“Semoga hal kecil ini memberikan manfaat bagi kita semua,” tutupnya.

Sementara itu, Pendeta Jemaat Mawar Saron, Effendi Elim, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut, terlebih dengan hadirnya Kapolresta Mataram bersama jajarannya.

“Kami sangat berbangga kegiatan ini mendapat dukungan dan kehadiran langsung Bapak Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko,” ungkapnya.

Pendeta Effendi menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata kasih yang diajarkan Tuhan Yesus.

“Kegiatan ini adalah contoh konkret dari ajaran Tuhan Yesus, yakni membagikan kasih kepada orang-orang di sekitarnya,” jelasnya.

Kegiatan bakti sosial ini disambut antusias masyarakat dan mencerminkan sinergi antara Polri dan gereja dalam menghadirkan dampak positif bagi sesama di momen Natal.(sr/hpm)

Operasi Lilin Rinjani 2025,Polda NTB Terjunkan 1.908 Personel Gabungan

0

 

 

 

 

Warta.in
Mataram, NTB – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) bersama Pemerintah NTB dan Stakeholder terkait melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rinjani 2025 dalam rangka Pengamanan Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Nusa Tenggara Barat, Jumat (19/12/2025).

Apel tersebut berlangsung di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB yang dipimpin oleh Wakapolda NTB Brigjen Pol Hari Nugroho SIK., dihadiri segenap Pejabat Utama Polda NTB, Pejabat Korem 162/WB, Pemerintah Provinsi NTB dari Dishub, Dikes, Pol-PP, Basarnas serta perwakilan personel dari unsur TNI.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho SIK membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo., mengatakan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan Sarpras yang akan digunakan selama Operasi, sehingga diharapkan seluruh kegiatan pelayanan Natal 2025 dan Tahun baru 2026 dapat berjalan optimal.

Sebagaimana diketahui Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan salah satu agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Momentum ini biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beribadah, serta berkumpul dan berlibur bersama keluarga sehingga akan berdampak pada meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat di berbagai daerah.

Sejalan dengan itu, berdasarkan hasil survei kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada saat Nataru tahun 2025 akan meningkat. Disamping peningkatan pergerakan masyarakat, informasi dari BMKG terdapat 3 sistem Siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang memicu hujan lebat, angin kencang, dan Gelombang tinggi. Prediksi ini bersesuaian dengan prediksi musim hujan yang diperkirakan berlangsung Pada periode November 2025 hingga Februari 2026.

Situasi ini menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi sehingga pelayanan Nataru tahun 2025 harus dilaksanakan lebih ekstra jika dibandingkan tahun sebelumnya mulai dari aspek pengamanan, pelayanan hingga respon cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Sebagai wujud kesiapsiagaan tersebut, Polri dengan didukung stakeholder terkait menggelar operasi Kepolisian terpusat dengan sandi “Operasi Lilin 2025” yang akan berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Sementara itu, usai menghadiri Apel Gelar Pasukan, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid SIK., mengatakan bahwa dalam Ops Lilin Rinjani 2025 ini Polda NTB melibatkan personel Gabungan (Polri, TNI dan Pemerintah) yang berjumlah 1.908 diantaranya 185 personel Polda NTB, 981 Personel Polres/ta jajaran serta 742 Personel gabungan Instansi.

Selain jumlah personel, Polda NTB telah mempersiapkan 17 Pos Pengamanan, 8 Pos Pelayanan dan 5 Pos Terpadu untuk mendukung pelaksanaan Ops lilin Rinjani 2025 di suruh wilayah NTB.

“Pada Ops Lilin Rinjani 2025 ini Polda NTB telah mempersiapkan Seribu lebih personel gabungan yang tersebar di seluruh wilayah NTB. Selain itu terdapat puluhan Pos yang bisa dimanfaatkan oleh Masyarakat untuk mendapatkan berbagai layanan. Ini salah satu bentuk kesiapan Polda NTB dalam memberikan keamanan dan kenyamanan selama Nataru, pengamanan juga di fokuskan pada 3 BaNdara dan 8 pelabuhan“ucapnya.

Kabid Humas berharap, masyarakat NTB dapat turut serta mendukung kelancaran Ops Lilin Rinjani 2025 demi keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum Nataru. (sr/hpntb)

TP PKK Banten Intensifkan PMT untuk Cegah Stunting, Kota Serang Jadi Lokasi Terakhir

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 Desember 2025  — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten terus mengintensifkan gerakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita kurang gizi sebagai upaya pencegahan stunting. Dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten, Kota Serang menjadi titik terakhir pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kegiatan pemberian PMT dilaksanakan di Aula Kantor PKK Kota Serang, Jumat (19/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, PMT diserahkan secara simbolis kepada sembilan balita yang berasal dari Kecamatan Sawah Luhur dan Kecamatan Banjar Agung.

Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menyampaikan bahwa PMT merupakan salah satu langkah strategis dalam mencegah stunting pada anak. Oleh karena itu, gerakan ini dilakukan secara berkesinambungan dan menyasar berbagai tahapan kehidupan, mulai dari usia pranikah hingga 1.000 hari pertama kehidupan anak.

“Selain pemberian PMT, kami bersama TP PKK kabupaten dan kota, OPD terkait serta stackholder melakukan kegiatan lainnya seperti pemberian penyuluhan serta bantuan lainnya,” ujarnya.

Tinawati berharap kolaborasi yang kuat dapat menurunkan angka prevalensi stunting di Provinsi Banten pada 2026. TP PKK juga akan melakukan pendataan ulang anak-anak berisiko stunting agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, serta terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah.

“Peran PKK ini penting dalam mendukung program pemerintah. Maka dari itu, kita harus terus menguatkan koordinasi dan sinergi,” ujarnya.

Sementara itu, orang tua penerima PMT menyambut baik bantuan tersebut karena membantu memenuhi asupan gizi anak di tengah keterbatasan ekonomi.(WartainBanten)

Banjir Berulang di Padarincang, Andra Soni Soroti Pendangkalan Sungai Cikalumpa

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 Desember 2025  — Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung lokasi banjir di Kampung Sukamaju, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, pada Jumat (19/12/2025) petang. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa pendangkalan (sedimentasi) dan penyempitan Sungai Cikalumpa menjadi penyebab utama terjadinya banjir yang berulang di wilayah tersebut.

Menurut Andra Soni, intensitas hujan yang tinggi memperparah kondisi sungai yang mengalami pendangkalan, sehingga kapasitas tampung air berkurang dan menyebabkan luapan ke permukiman warga. Akibatnya, banjir terus terjadi setiap kali hujan deras mengguyur kawasan Padarincang.

“Ini dampak dari adanya pendangkalan di Sungai Cikalumpa. Kejadian ini terus berulang, bahkan pada tahun ini saja sudah terjadi yang keempat kalinya,” ujar Andra Soni di lokasi kejadian.

Dalam kunjungan lapangan itu, Gubernur Banten turut didampingi Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, serta Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Selain meninjau kondisi sarana dan prasarana pengairan, rombongan juga menyalurkan bantuan logistik secara langsung kepada warga terdampak di Pos Pengungsian SDN Sukamaju.

Gubernur Banten menegaskan dua langkah utama dalam penanganan banjir, yakni penanganan darurat untuk menjamin keselamatan serta kebutuhan dasar pengungsi, dan solusi jangka panjang melalui pengerukan sungai.

Upaya tersebut akan dilakukan melalui koordinasi lintas sektoral yang melibatkan BBWS Kementerian PUPR, pengelola Rawa Danau, serta pemerintah daerah. Gubernur menyatakan normalisasi sungai terbukti efektif mengurangi banjir di sejumlah wilayah lain.

“Nantinya Balai, Pemprov, Pemkab, dan Pemkot akan bergerak bersama-sama,” jelas Andra Soni.

Banjir dilaporkan melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Serang dan Kota Serang, dan pemerintah berharap cuaca segera membaik agar dampak terhadap masyarakat dapat diminimalkan.(WartainBanten)