27.6 C
Jakarta
Kamis, April 30, 2026
Beranda blog Halaman 339

Siswa Penabur Intercultural School Terduga Pelaku Bullying Dikembalikan Lagi Kepada Orang Tua

0

warta.in Bekasi ◊ Rabu, 17 Desember 2025

Jakarta-Ramai aksi puluhan karangan papan bunga di depan sekolah Penabur Intercultural School, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu kini masih menyisakan masalah. Terbaru.

berdasarkan informasi dari narasumber berinisial F, pihak sekolah pada Rabu, 10 Desember 2025 yang lalu, telah memanggil para orang tua siswa untuk membacakan keputusan sekolah yang untuk kedua kalinya mengembalikan Anak “EJH” kepada orang tuanya. Hadir dalam pertemuan tersebut, Yayasan BPK Penabur, Sekolah, Satgas pada Dinas Pendidikan Prop. DKI Jakarta, Sudin Pendidikan Jakarta Utara 2. Adapun orang tua anak “EJH” tidak hadir.

Masih di tanggal yang sama, Kepala Sekolah Mahadewi A. Puspitaningtyas sampai harus mengantarkan surat keputusan tersebut secara langsung ke rumah orang tua “EJH” namun ditolak oleh Albert Hutagalung dan Ribkha Pakpahan selaku orang tua “EJH” di depan pagar rumah dan meminta Kepala Sekolah tersebut untuk menyerahkan surat tersebut kepada Kuasa Hukumnya ujar F.

Diketahui bahwa surat keputusan sekolah yang mengembalikan Anak “EJH” tersebut tertanggal 8 Desember 2025 adalah keputusan yang kedua setelah sebelumnya pada September 2025 Anak “EJH” sudah pernah dikembalikan kepada orang tua namun mendapat perlawanan dari orang tua dan keluarga Anak “EJH” hingga membawa oknum tentara untuk mengantar / mengawal anak “EJH ke sekolah.

Para orang tua siswa lain berharap, agar orang tua Anak “EJH” untuk berbesar hati menerima keputusan sekolah tersebut demi kebaikan semua pihak.

Laporan Polisi

Adapun 2 (dua) Laporan Polisi yang sama terhadap Anak “EJH” kini memasuki babak baru. Laporan Polisi Nomor : LP/B/439/III/2025/SPKT/Polres Metro Jakarta Utara/Polda Metro Jaya tanggal 5 Maret 2025 telah mendapatkan hasil Visum, sementara untuk Laporan Polisi Nomor : LP/B/2289/XI/2025/SPKT/Polres Metro Jakarta Utara/Polda Metro Jaya tanggal 29 Nopember 2025 pihak korban dan pelapor telah diambil keterangannya. Selanjutnya penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lainnya sebelum pada akhirnya memanggil Terlapor Anak “EJH”.

(Alpin A.S/Tim)

Menjaga Nalar Publik di Tengah Bencana,Membaca Aksi Zulkifli Hasan Secara Dewasa

0

Warta.In ( Langkat ) – Bencana alam selalu menjadi ujian ganda bagi bangsa ini. Di satu sisi, ia menguji ketangguhan negara dan solidaritas sosial dalam merespons penderitaan warga. Di sisi lain, bencana juga menguji kedewasaan publik dalam menyikapi informasi, terutama ketika menyangkut figur pejabat negara. Polemik yang muncul terkait aksi Zulkifli Hasan di lokasi banjir menunjukkan bahwa ujian kedua ini sering kali lebih sulit kita lalui.

Di era media sosial, realitas kerap direduksi menjadi potongan visual berdurasi singkat. Sebuah video atau foto dengan cepat membentuk opini, bahkan vonis moral, tanpa memberi ruang pada konteks yang utuh. Aksi Zulkifli Hasan yang terekam saat menyalurkan bantuan—termasuk memanggul logistik—menjadi contoh bagaimana kerja kemanusiaan bisa bergeser menjadi perdebatan soal niat dan pencitraan. Padahal, esensi kehadiran pejabat di lokasi bencana bukan terletak pada simbol yang tampak di kamera, melainkan pada tanggung jawab negara untuk memastikan bantuan hadir dan korban tidak dibiarkan sendiri.

Dalam perspektif kebijakan publik, kehadiran seorang menteri di lokasi bencana memiliki makna strategis. Ia berfungsi sebagai penghubung antara kondisi lapangan dan pengambilan keputusan di tingkat pusat. Informasi langsung mengenai kebutuhan warga, hambatan distribusi, hingga koordinasi lintas lembaga adalah bagian penting dari proses penanganan bencana. Ketika publik hanya terpaku pada aspek simbolik, kita berisiko mengabaikan dimensi struktural yang justru menentukan cepat atau lambatnya pemulihan.

Kritik terhadap pejabat tentu sah dan merupakan bagian dari demokrasi. Namun, kritik yang sehat seharusnya berangkat dari data, proporsionalitas, dan niat untuk memperbaiki tata kelola, bukan dari prasangka yang dibangun di atas sentimen. Menyederhanakan persoalan kompleks bencana menjadi tudingan personal justru melahirkan apa yang bisa disebut sebagai “isu sesat”: narasi yang tampak meyakinkan, tetapi menjauhkan publik dari substansi masalah. Dalam konteks ini, korban bencana kembali menjadi pihak yang paling dirugikan karena perhatian publik teralihkan dari kebutuhan nyata mereka.

Lebih jauh, polemik semacam ini berpotensi melemahkan semangat gotong royong. Ketika setiap aksi kemanusiaan dicurigai sebagai kepentingan politik, ruang kepercayaan publik semakin menyempit. Padahal, penanganan bencana membutuhkan kolaborasi luas—pemerintah, relawan, organisasi masyarakat, hingga individu—yang hanya bisa berjalan jika ada kepercayaan dan itikad baik. Kecurigaan yang berlebihan tidak membuat negara lebih kuat, justru sebaliknya, ia melumpuhkan energi kolektif yang sangat dibutuhkan di masa krisis.

Oleh karena itu, publik perlu mengedepankan nalar yang jernih. Memilah fakta dari opini, memahami konteks sebelum menilai, serta menempatkan kemanusiaan di atas preferensi politik adalah sikap dewasa yang mendesak untuk dibangun. Figur publik seperti Zulkifli Hasan boleh dan harus dikritik, tetapi kritik tersebut seharusnya diarahkan pada efektivitas kebijakan dan dampak nyata bagi korban, bukan pada sensasi visual yang mudah dipelintir.

Pada akhirnya, bencana bukan panggung untuk adu persepsi, melainkan panggilan moral untuk saling menguatkan. Jika ruang publik terus terjebak pada isu sesat dan polemik dangkal, kita bukan hanya gagal belajar dari bencana, tetapi juga gagal menjaga kemanusiaan itu sendiri. Media, pejabat, dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa empati, akal sehat, dan kepentingan korban tetap menjadi pusat perhatian.(su16)

SMPN 1 Pusakanagara Gelar Classmeeting Semester Ganjil 2025/2026

0
0-0x0-0-0#

SMPN 1 Pusakanagara Gelar Classmeeting Semester Ganjil 2025/2026

Pusakanagara, Warta In Jabar – SMP Negeri 1 Pusakanagara menggelar kegiatan Perlombaan Antar Kelas (Classmeeting) Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 pada 15–18 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas 7, 8, dan 9 serta dipusatkan di lingkungan sekolah.

Pembukaan Classmeeting berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Kepala SMP Negeri 1 Pusakanagara, Epih Sumaryadi, bersama jajaran manajemen sekolah serta seluruh dewan guru. Kehadiran pimpinan sekolah menjadi bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan minat dan bakat peserta didik.

Classmeeting tahun ini mengusung tema “Spirit Kompetisi, Harmoni Prestasi: Bahasa, Seni, dan Religi dalam Satu Kreasi”. Tema tersebut tercermin dalam rangkaian lomba yang terbagi ke dalam empat bidang utama, yakni Keagamaan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Seni.

Pada Bidang Keagamaan, siswa mengikuti lomba Lomba Cerdas Cermat (LCC), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), dan Adzan. Bidang Bahasa Indonesia mempertandingkan lomba Membaca Puisi, Menulis Puisi, Menulis Cerpen, dan Bercerita. Sementara itu, Bidang Bahasa Inggris diisi dengan Spelling Bee, Story Telling, English Game Show, serta Olimpiade. Adapun Bidang Seni menghadirkan lomba Paduan Suara, Tari Nusantara, dan Menyanyi Solo.

Ketua Panitia Pelaksana, Siti Nurlela, S.Pd., Gr, menyampaikan bahwa Classmeeting menjadi sarana pembinaan karakter siswa melalui kompetisi yang sehat. Kegiatan ini menekankan nilai sportivitas, kreativitas, dan kebersamaan antarsiswa.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Melalui Classmeeting ini, SMP Negeri 1 Pusakanagara berharap mampu mencetak peserta didik yang berprestasi, berkarakter, serta seimbang dalam pengembangan akademik dan nonakademik.

HKN ke-61 di Tangerang, Gubernur Andra Soni Dorong Akses Kesehatan Adil dan Merata

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 17 Desember 2025  — Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam memperkuat layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas di seluruh wilayah Banten, baik di bagian utara maupun selatan. Hal tersebut disampaikan Andra Soni pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tingkat Provinsi Banten yang digelar di Uptown Park, Summarecon Mall Serpong, Kabupaten Tangerang, Rabu (17/12/2025).

Mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, Andra Soni menyampaikan bahwa pembangunan sektor kesehatan di Provinsi Banten diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokus utama kebijakan tersebut adalah menjamin keadilan akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Pembangunan kesehatan bukan sekadar soal ketersediaan fasilitas, melainkan bagaimana mewujudkan keadilan akses dan keberlanjutan layanan. Kita ingin seluruh masyarakat Banten, baik di wilayah utara maupun selatan, mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan bermutu,” tegas Andra.

Capaian Indikator Kesehatan Banten 2025

Gubernur Andra Soni memaparkan capaian kesehatan Banten hingga 2025, antara lain Angka Harapan Hidup mencapai 75,33 tahun, cakupan layanan ibu hamil 100 persen, serta UHC hampir 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta sekitar 80 persen.

Program Cek Kesehatan Gratis dimanfaatkan lebih dari 3,6 juta warga dan dinilai efektif mendukung deteksi TBC hingga melampaui target nasional.

“Keberhasilan program Cek Kesehatan Gratis menunjukkan bahwa kolaborasi adalah kunci. Program ini mendorong peningkatan penemuan kasus TBC, sehingga Banten melampaui target nasional dan menjadi salah satu provinsi terdepan dalam eliminasi tuberkulosis,” jelasnya.

Dari sisi infrastruktur, Banten memiliki 128 rumah sakit dan 253 Puskesmas terakreditasi, meski masih menghadapi tantangan pemerataan rumah sakit yang mayoritas terkonsentrasi di Tangerang Raya.

Apresiasi Pemerintah Pusat

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benyamin Paulus Octavianus, mengapresiasi konsistensi Pemprov Banten dalam menjalankan program kesehatan nasional, khususnya deteksi dini melalui Cek Kesehatan Gratis untuk menekan penyakit tidak menular.

“Deteksi dini melalui Cek Kesehatan Gratis sangat penting untuk mencegah penyakit tidak menular. Jika dimanfaatkan secara optimal, kita berharap angka stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung dapat ditekan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Benyamin.

Sementara itu, Bupati Tangerang menyambut baik sinergi antarpemangku kepentingan serta mengapresiasi kepercayaan menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah peringatan HKN tingkat provinsi.

Peluncuran Inovasi Layanan

Sebagai upaya peningkatan layanan, Gubernur Andra Soni bersama Wakil Menteri Kesehatan meluncurkan Pos Pelayanan Kesehatan Modular Merah Putih dan 16 unit layanan telemedicine, serta menandatangani kerja sama pencegahan penyakit dengan berbagai pihak.

Peringatan HKN ke-61 diikuti 3.500 tenaga kesehatan se-Banten dan diisi dengan penghargaan, bakti sosial, serta layanan kesehatan gratis, sekaligus penegasan komitmen Pemprov Banten dalam mendukung peran dan kesejahteraan tenaga kesehatan.(WartainBanten)

Polsek Mataram dan DLH Pangkas Pohon Rapuh Berpotensi Bahayakan Pengguna Jalan Lingsel

0

Polsek Mataram dan DLH Pangkas Pohon Rapuh Berpotensi
Bahayakan Pengguna Jalan
Lingsel

Warta.in
Mataram, NTB — Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan pohon perindang yang rapuh dan berpotensi membahayakan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagutan Timur Polsek Mataram, Aipda Ida Bagus Made Asmariawan Manuaba, melakukan pendampingan langsung terhadap petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dipusatkan di Jalan TGH Ali Batu, Lingkar Selatan, Lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur. Petugas melakukan pembersihan, perambasan, hingga pemotongan pohon perindang jalan yang sudah tua, mati, atau rapuh, sekaligus penataan taman jalan demi keselamatan pengguna jalan.

Kapolsek Mataram AKP Mulyadi, SH menjelaskan bahwa langkah ini merupakan respons cepat hasil sinergi Tiga Pilar—Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pihak Kelurahan—dalam menindaklanjuti kekhawatiran warga. Terlebih, kondisi cuaca ekstrem belakangan ini meningkatkan risiko pohon tumbang.

“Kami menindaklanjuti laporan warga terkait pohon yang sudah mati dan sangat membahayakan. Sebagai Bhabinkamtibmas, kami bersinergi dengan Tiga Pilar dan segera meneruskan informasi ke dinas terkait agar dilakukan tindakan pencegahan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar AKP Mulyadi.

Selama proses pengerjaan, Bhabinkamtibmas turut memberikan imbauan kepada para pekerja untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pengguna jalan juga diminta mengurangi kecepatan dan bersabar saat melintas di lokasi kegiatan.

“Keselamatan warga dan pengguna jalan adalah prioritas. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada saat melintas di area dengan banyak pohon besar, terutama saat cuaca buruk,” tambahnya.

AKP Mulyadi menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata pelayanan kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Dengan perambasan dan pemotongan pohon ini, diharapkan potensi kecelakaan akibat pohon tumbang di wilayah Lingkar Selatan dapat diminimalisir,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Masyarakat menyambut positif langkah cepat tersebut sebagai upaya preventif menjaga keselamatan bersama.(sr/hpm)

Syukuran HUT ke-67 NTB, Bertema “Gerak Cepat NTB Hebat” untuk NTB Makmur Mendunia

0

Syukuran HUT ke-67 NTB, Bertema “Gerak Cepat NTB Hebat” untuk NTB Makmur Mendunia

Warta.in
Praya, Lombok Tengah,NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTB di halaman Kampus Institut Pendidikan Dalam Negeri ((IPDN) Praya, Lombok Tengah, Selasa (17/12/2025).

Peringatan tahun ini mengusung tema “Gerak Cepat NTB Hebat”, yang mencerminkan semangat kebangkitan, kerja cepat, dan kolaborasi seluruh elemen daerah dengan komitmen bersama untuk membawa NTB menjadi daerah makmur, berdaya saing, dan mendunia.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan arah kerja nyata pemerintah daerah untuk memastikan setiap kebijakan bergerak cepat, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“NTB harus bergerak cepat, tepat, dan berdampak. Kita ingin setiap kebijakan benar-benar menyentuh masyarakat dan setiap langkah pembangunan memberi hasil yang hebat dan nyata,” tegas Gubernur.

Tema Gerak Cepat NTB Hebat disebut selaras dengan Triple Agenda NTB Makmur Mendunia, yakni penurunan angka kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pariwisata yang mendunia.

Dalam kurun waktu 10 bulan, Pemerintah Provinsi NTB mencatat sejumlah capaian signifikan. Angka kemiskinan NTB berhasil ditekan dari 11,91 persen pada 2024 menjadi 11,78 persen pada 2025.
Dengan dimulainya program Berdaya Transformatif, penurunan kemiskinan ditargetkan semakin progresif ke depan.

Di sektor ketahanan pangan, pemerintah fokus pada peningkatan produksi dan kesejahteraan petani. Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) telah dilaksanakan di lebih dari 10.700 hektare sawah, memungkinkan petani meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali setahun.

Dampaknya, lanjut Gubernur, produksi padi NTB meningkat signifikan dari 1,45 juta ton pada 2024 menjadi lebih dari 2 juta ton pada akhir 2025. Sementara itu, Nilai Tukar Petani (NTP) melonjak dari 123 pada Desember 2024 menjadi 128 pada November 2025.

“Seperti yang kita impikan bersama, hari ini petani sudah mulai tersenyum. Dan kita ingin senyum itu semakin lebar,” ujar Gubernur.

Di sektor pariwisata, fondasi menuju destinasi kelas dunia terus diperkuat melalui peningkatan konektivitas. Frekuensi penerbangan ke Sumbawa meningkat dari satu menjadi dua kali sehari, sementara ke Bima dari dua menjadi tiga kali sehari.

Sepanjang 2025, NTB juga membuka lima rute penerbangan nasional baru menuju Labuan Bajo, Tambolaka, Waingapu, Malang, dan Banyuwangi.

Ke depan, tiga rute penerbangan internasional baru ke Perth, Darwin, dan Bangkok dipersiapkan mulai 2026, disertai upaya membuka konektivitas ke Timur Tengah, Asia Tengah, dan Eropa.

Selain itu, jalur kapal cepat Sanur–Senggigi–Mandalika serta layanan seaplane yang menghubungkan Bandara Bizam dengan destinasi pulau-pulau kecil di NTB tengah dipersiapkan dan ditargetkan beroperasi pada 2026.

Di luar Triple Agenda, sejumlah langkah fundamental juga berhasil dituntaskan, antara lain perbaikan total empat ruas jalan strategis provinsi, yakni Simpang Tano Seteluk, Lenangguar Lunyuk, Pohgading Dasan Gres, dan Wakul Ketejer, yang selama bertahun-tahun berdampak besar terhadap aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Di bidang kesehatan, RSUD Manambai Sumbawa berhasil naik kelas dari tipe C ke tipe B, sehingga masyarakat Pulau Sumbawa kini dapat mengakses layanan kesehatan rujukan tanpa harus ke Mataram.

Sementara itu, studi kelayakan pembangunan jalan bebas hambatan port to port Lembar–Kayangan ditargetkan rampung pada 2025, dengan harapan konstruksi dapat dimulai pada 2027.

Sepanjang 2025, NTB juga menorehkan berbagai prestasi membanggakan, di antaranya TPAKD Awards sebagai provinsi terbaik wilayah timur dalam akses dan literasi keuangan, Juara I SPM Awards tingkat nasional, Penghargaan Kemendagri dan Majalah Tempo atas peningkatan layanan kesehatan, Konsisten masuk tiga besar nasional realisasi pendapatan dan belanja daerah dan Juara I Anugerah Adinata Syariah 2025, serta sejumlah penghargaan lain di kategori halal, pendidikan, dan keuangan syariah

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Namun kita tidak boleh berpuas diri. NTB harus terus bergerak lebih cepat, lebih inovatif, dan lebih adaptif,” tegas Gubernur.

Syukuran HUT ke-67 NTB turut dihadiri anggota DPR RI dan DPD RI Dapil NTB, para Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode sebelumnya, pimpinan DPRD, Forkopimda, bupati/wali kota se-NTB, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, insan pers, warga NTB berprestasi, serta ribuan masyarakat.(sr/dkintb).

Pemprov Banten Perkuat Mitigasi Bencana Dini, Wagub Dimyati Tertibkan Tambang Ilegal

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 17 Desember 2025  —  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan komitmennya dalam memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi sejak dini. Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan sebelum bencana terjadi, salah satunya melalui pelestarian lingkungan dan penertiban aktivitas pertambangan yang merusak alam.

Hal tersebut disampaikan Dimyati dalam keterangannya pada Selasa (16/12/2025). Ia menyebutkan bahwa bencana alam yang melanda wilayah Sumatra beberapa waktu lalu menjadi pelajaran penting bagi Provinsi Banten agar lebih waspada dan proaktif dalam mengantisipasi potensi bencana.

Menurut Dimyati, mitigasi bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kesadaran dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Mitigasi bencana harus dilakukan sebelum terjadi. Maka dari itu, kami bertindak tegas menertibkan aktivitas tambang ilegal yang terjadi di Lebak dan sekitarnya,” ujar Dimyati.

Ia menegaskan bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) memberikan dampak serius terhadap lingkungan, mulai dari kerusakan ekosistem, perubahan aliran sungai, hingga meningkatnya risiko bencana banjir dan longsor. Selain itu, aktivitas tersebut juga berdampak pada infrastruktur daerah.

“Kita harus hidup berdampingan dengan alam dan saling menjaga,” tegasnya.

Dimyati mencontohkan kearifan lokal masyarakat adat Baduy yang konsisten menjaga keseimbangan alam. Pola hidup tersebut dinilai mampu menjaga lingkungan tetap lestari dan menciptakan kehidupan yang harmonis, sehingga layak dijadikan teladan dalam upaya pelestarian alam.

“Kita harus mencontoh hal itu (adat Baduy, red),” pungkas Dimyati.

Pada momen yang sama, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, memaparkan langkah-langkah teknis dalam mengantisipasi bencana.

BPBD Provinsi Banten menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi selama 90 hari ke depan berdasarkan rilis BMKG, mencakup sejumlah wilayah strategis. Meski Banten berada di zona hijau, kewaspadaan tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi banjir dan longsor melalui mitigasi sejak dini.(WartainBanten)

Yayasan Hang Tuah Surabaya Salurkan Bantuan Sosial Bagi Guru dan Pegawai Satdik TK dan SD

0

Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya Salurkan Bantuan Sosial Bagi Guru dan Pegawai Satdik TK dan SD

Surabaya,(17/12/25)

61 Guru dan Pegawai dari satuan pendidikan TK dan SD di lingkungan Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah menerima bantuan sosial (Bansos) yang berlangsung di kantor Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah,(17/12/25).

Penyerahan bansos tersebut berlangsung dua sesi, sesi pertama teruntuk guru dan pegawai dari satdik jenjang TK, kemudian sesi dua untuk guru dan pegawai satdik jenjang SD.

Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel Laut (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP dalam sambutannya menyebut bahwa bantuan sosial ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan komitmen Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya dalam meningkatkan kesejahteraan (kesra) bagi Guru Tetap Yayasan (GTY) dan Pegawai Tetap Yayasan (PTY), khususnya bagi mereka yang saat ini memiliki take home pay di bawah Rp 1.500.000,-.

Pada semester ganjil Tahun Ajaran 2025–2026, jumlah penerima bantuan sosial sebanyak 61 orang, terdiri dari : 42 orang dari satuan pendidikan TK, dan 19 orang dari satuan pendidikan SD, dengan rincian jabatan meliputi guru kelas, guru mata pelajaran, tenaga administrasi (TU), serta pegawai penata.

Adapun total anggaran bantuan sosial yang disalurkan sebesar Rp 55.200.000,-, yang bersumber dari mata anggaran Bantuan Sosial untuk Satuan Pendidikan.

Melalui penyaluran bantuan ini, kami berharap :
1. Bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi serta memberikan tambahan semangat bagi Bapak dan Ibu dalam menjalankan tugas pengabdian di bidang pendidikan;

2. Program bantuan sosial ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan pada tahun-tahun anggaran berikutnya.

Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam proses pendataan serta penyaluran bantuan ini.

Semoga bantuan sosial ini membawa manfaat, bernilai ibadah, dan menjadi penguat rasa kebersamaan serta kepedulian dalam keluarga besar Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya.

Banson tersebut secara langsung di serahkan oleh Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel Laut (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP, kemudian secara bergantian penyerahan bansos di lanjutkan oleh Sekertaris Niken Dyah Puspitorini , S.Pd, Bendahara Ninik Indra Sunaring Venyanti dan Kabid Diklat Dra. Ramayanti (yht/dar).

Rakor Linsek Pam Nataru 2025 di Mataram, Polda NTB Siapkan 1.908 Personel

0

Rakor Linsek Pam Nataru 2025 di Mataram, Polda NTB Siapkan 1.908 Personel

Warta.in
Mataram,NTB — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB), Rabu (17/12/2025), menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Hotel Golden Palace, Mataram.

Rakor dipimpin Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., yang sekaligus membacakan sambutan Kapolda NTB. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi NTB, pejabat utama Polda NTB, para kepala dinas instansi terkait, hingga Kapolres/ta jajaran se-NTB.

Dalam sambutannya, Wakapolda NTB menyampaikan tema Rakor Linsek Pam Nataru 2025, “Mewujudkan Paradigma Baru Pelayanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Semangat Transformasi Polri”. Tema tersebut menegaskan perubahan pendekatan Polri dalam pengamanan akhir tahun.

“Operasi Lilin tidak lagi semata berorientasi lalu lintas. Tahun ini kita dorong menjadi Operasi Kenyamanan Sosial dan Spiritual, menjaga kekhusyukan ibadah Natal serta menghadirkan rasa aman dan gembira saat perayaan tahun baru,” ujar Brigjen Pol. Hari Nugroho.

Ops Lilin Nataru 2025 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Fokus utama operasi meliputi pengamanan ibadah Natal, perayaan Natal, serta keselamatan masyarakat di jalan raya.

Untuk mendukung pengamanan, Polda NTB menyiapkan 30 pos yang tersebar di berbagai titik strategis. Rinciannya, 17 pos pengamanan, 8 pos pelayanan, dan 5 pos terpadu yang siap melayani masyarakat selama periode libur akhir tahun.

Dari sisi kekuatan personel, Ops Lilin Nataru 2025 di NTB melibatkan 1.908 personel gabungan. Jumlah tersebut terdiri dari 185 personel Polda NTB, 981 personel Polres/ta jajaran, serta 742 personel dari instansi terkait.

Selain pengamanan perayaan, Rakor Linsek juga menyoroti kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Sebanyak 2.730 personel disiagakan, melibatkan unsur Polri, TNI, SAR, BPBD, dan unsur pendukung lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda NTB turut mengimbau agar malam pergantian tahun diisi dengan kegiatan positif. Bersama Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, akan digelar doa bersama bertajuk “Pray for Sumatera” sebagai bentuk empati bagi para korban bencana.

“Pengamanan Nataru bukan hanya soal situasi aman, tapi juga kepedulian sosial. Kami berharap masyarakat NTB bisa merayakan akhir tahun dengan damai, tertib, dan penuh empati,” tutup Brigjen Pol. Hari Nugroho.

Dengan sinergi lintas sektor, Polda NTB optimistis perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah NTB berjalan aman, nyaman, dan kondusif.(sr/hpntb)

 

15 DPC Dukung Ramlan Holdan Pimpin PKB Sumsel

0

Wartain | Palembang, – Partai Kebangkitan Bangsa provinsi sumatera selatan akan melaksanakan Muswil PKB Tanggal 18 Desember ini di Hotel execlton yang akan dihadiri Seluruh Peserta Muswil 17 DPC Kabupaten Kota se Sumatera Selatan

Dalam Muswil kali ini PKB Sumsel menunjukkan Partai Yang Komitmen menjujung tinggi nilai-nilai Demokrasi yang Mana muncul beberapa kandidat Calon Pengurus DPW namun Untuk Calon Kuat ketua DPW PKB SUMSEL masih unggul Ramlan holdan yang saat ini di dukung 15 DPC dari 17 DPC SE sumatera selatan

Hal tersebut disampaikan Ketua Team Pemenangan Drs Ramlan holdan Aka Cholik Darlin SPdI SH MM kepada media karena sejauh ini surat dukungan yang di cap dan tanda tangani telah kita pegang dan akan kita sampaikan ke Arena Muswil besok secara legalitas resmi ujar Ketua DPC PKB Kabupaten Pali yang juga sala satu Peserta Muswil

Terpisah Yulius SE ketua DPC PKB Kota Lubuklinggau Pastikan dukungan DPC PKB Kota Lubuklinggau Bulat Melanjutkan Kepemimpinan Drs Ramlan holdan bukan tanpa Alasan Karena PKB ini Partai Yg dilahirkan Nahdatul Ulama dan di isi para Pemikir Bangsa yang lahir dari aktifis Pergerakan terkhusus PMII dan HMI banyak berada di PKB Sumsel ujar Kader PMII senior ini yang juga mantan DPRD Musi Rawas Lubuklinggau 4 Periode

Jadi kami masih menginginkan Drs Ramlan holdan pimpin DPC PKB Sumatra Selatan namun para DPC juga mengusulkan nama nama Calon Pendamping beliau di DPW kedepannya

Masih Yulius sejauh ini ada beberapa nama kita usulkan diantaranya
Kiyai Rohman Wakil Bupati Muba, Widiyah Wakil Bupati Lahat , Engga DPRD Provinsi SumSel, Sutami Ketua DPC Kota Palembang, Aka Cholik Darlin SPdI SH MM Ketua DPC PKB Kabupaten Pali serta Hermanto Ketua DPRD OKI dan Parisman Ketua DPC PKB Lahat ujar Yulius yang terang terangan nyatakan dukung Ramlan holdan. (*)