33.3 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026
Beranda blog Halaman 348

Wagub Banten Apresiasi Popkot Tangerang ke-1 sebagai Ajang Penjaringan Atlet Muda

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 12 Desember 2025  — Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mengapresiasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkot) Tangerang ke-1 yang dinilainya menjadi momentum penting untuk menjaring bibit atlet muda sejak dini. Menurutnya, kompetisi olahraga berjenjang di tingkat pelajar merupakan fondasi utama dalam pembinaan atlet yang terarah dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Dimyati saat meninjau langsung pertandingan cabang olahraga catur Popkot Tangerang ke-1 di Aula SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Rabu (10/12/2025).

“Ini langkah yang sangat baik. Dengan adanya Popkot atau festival olahraga semacam ini, atlet-atlet muda dapat tersaring lebih awal. Sehingga, ketika mereka masuk ke ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) maupun Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), pembinaannya sudah matang dan siap bersaing,” ungkap Dimyati.

Dimyati menegaskan bahwa upaya menemukan talenta atlet melalui kompetisi yang digelar secara berkala merupakan cara yang efektif untuk membangun regenerasi atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah ke tingkat nasional bahkan internasional. Karena itu, ia mendorong agar penyelenggaraan festival dan kejuaraan olahraga ditingkatkan frekuensinya.

Dimyati mengingatkan para pelajar untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup di tengah tantangan era digital yang membuat banyak anak muda terlalu fokus pada gawai.

“Atlet itu rata-rata memiliki kecerdasan dan jiwa sportivitas yang tinggi. Maka, rajinlah berolahraga. Jangan sampai waktu kita habis hanya untuk bermain gawai yang dapat merusak kesehatan mata dan membuat tubuh menjadi lemas. Olahraga adalah solusinya,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak pelajar dan masyarakat untuk lebih aktif bergerak demi masa depan yang sehat dan produktif.

Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, menyampaikan bahwa Popkot Tangerang ke-1 tahun 2025 mempertandingkan 23 cabang olahraga dan dirancang sebagai ajang seleksi atlet terbaik yang akan mewakili Kota Tangerang di tingkat Provinsi Banten.

“Popkot ini menjadi wadah kita untuk menjaring dan menyeleksi putra-putri terbaik. Mereka nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti dan berlaga mewakili Kota Tangerang di tingkat Provinsi Banten,” jelas Kaonang.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Dimyati juga menyerahkan medali kepada atlet berprestasi di cabang catur serta bermain catur persahabatan untuk memberikan motivasi kepada para peserta.(WartainBanten)

Polsek Bunut Gelar Jumat Curhat: Ajak Warga Perkuat Siskamling Hingga Berantas Judi Online

0

PELALAWAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Bunut kembali melaksanakan program prioritas Kapolri Quick Wins Presisi melalui kegiatan Jumat Curhat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (12/12/2025), dipimpin oleh Kapolsek Bunut Akp Arinal Fajri, SH, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kanit Binmas Aipda S.E Pardosi.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan secara langsung keluhan, masukan, maupun permasalahan yang dihadapi masyarakat terkait Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah hukum Polsek Bunut.

Poin-Poin Imbauan Kamtibmas

Dalam dialog yang berlangsung hangat bersama warga, Kanit Binmas Aipda S.E Pardosi menyampaikan beberapa pesan penting dari Kapolsek Bunut guna menjaga kondusifitas wilayah:

  • Pencegahan C3 (Curat, Curas, Curanmor): Masyarakat diimbau untuk aktif kembali melaksanakan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di area tempat tinggal masing-masing. Langkah preventif ini dinilai efektif untuk menekan ruang gerak pelaku kejahatan.
  • Penyalahgunaan Narkoba: Mengingat masih adanya peredaran gelap narkotika, pihak kepolisian memberikan edukasi mengenai sanksi hukum yang berat bagi pelaku dan pengedar, serta mengajak warga untuk menjauhi narkoba demi masa depan generasi muda.
  • Pemberantasan Judi Online: Sejalan dengan instruksi pemerintah melalui Satgas Pemberantasan Judi Online, Polsek Bunut menegaskan agar masyarakat tidak terlibat dalam aktivitas judi online dalam bentuk apa pun karena berdampak buruk pada ekonomi keluarga dan melanggar hukum.
  • Pelanggaran Norma dan Asusila: Warga diminta untuk menjaga moralitas dengan tidak melakukan perbuatan asusila yang melanggar norma agama, sosial, maupun hukum positif yang berlaku.
  • Larangan Karhutla: Mengingat dampak buruk kebakaran hutan, Unit Binmas mengingatkan bahwa membuka lahan dengan cara membakar adalah tindakan ilegal yang memiliki sanksi pidana serius bagi pelanggarnya.

Solusi Langsung untuk Masyarakat

Kapolsek Bunut melalui perwakilannya menegaskan bahwa Jumat Curhat bukan sekadar seremoni, melainkan wadah Polri untuk memberikan solusi cepat atas permasalahan warga.

“Melalui program Quick Wins ini, kami ingin memastikan Polri selalu hadir di tengah masyarakat. Setiap keluhan yang kami terima hari ini akan segera ditindaklanjuti demi menciptakan wilayah Bunut yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Aipda S.E Pardosi.

Demi Kelancaran Dan Cegah Kemacetan Polsek Ngimbang Giat Commanderwish Pagi

0

Demi Kelancaran Dan Cegah Kemacetan Anggota Polsek Ngimbang Giat Commanderwish Pagi di Simpang tiga Pasar Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang,Jum’at (12/12/2025) pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkatnya bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Bripka Afis dan Brigadir Elbiyun melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (Roy)

RSUDMA Sumenep,Siap Dukung WHO dan UNAIDS Bebas HIV AIDS 2030

0
Oplus_131072

Hari Aids Sedunia 2025, mengusung tema global WHO dan UNAIDS yaitu “Mengatasi disrupsi, mentransformasi respons AIDS” (Overcoming disruption, transforming the AIDS response).

Dimana kita harus fokus pada ketahanan sistem kesehatan dan peran komunitas dalam menjaga respons terhadap AIDS tetap berjalan efektif untuk mencapai target mengakhiri AIDS sebagai ancaman kesehatan masyarakat pada tahun 2030.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moh. Anwar(RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati M.Kes, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung target ending HIV 2030,

“Tanggal 1 Desember lalu ,adalah Hari AIDS Sedunia,hal ini menjadi momen refleksi global untuk menghapus stigma dan mempromosikan akses layanan kesehatan yang adil bagi semua,kami siap mendukung dengan memberikan pelayanan optimal terhadap Orang dengan HIV (ODHIV) ” ujar Erliyati,Kamis (11/12/25).

Menurut Erliyati,peringatan ini bukan hanya untuk seremoni tahunan belaka,tetapi seruan aksi nyata untuk akhiri AIDS.

“Dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor,target akhiri AIDS pada 2030 bukan sekadar harapan, tetapi tujuan yang bisa dicapai bersama,” tegasnya.

“Kesehatan adalah hak asasi manusia, memberdayakan dan melindungi ODHIV dari stigma dan diskriminasi,kita prioritaskan dalam memperjuangkan akses pengobatan yang menyelamatkan jiwa mereka”imbuh Erliyati.

“Ini bukan hanya tugas kami para petugas kesehatan, tetapi menjadi tugas kita semua untuk menciptakan layanan kesehatan inklusif yang menghormati hak asasi manusia,” ajaknya.

“Karena dengan langkah bersama, kita bisa menekan angka infeksi baru, meniadakan kematian terkait AIDS, dan meningkatkan kualitas hidup ODHIV” katanya optimis.

“Oleh karena itu untuk mengakhiri epidemi AIDS pada tahun 2030,perlu ada upaya-upaya peningkatan akses pengobatan, edukasi dan pencegahan yang lebih intensif,untuk menekan laju pertumbuhan virus mematikan tersebut” pungkasnya.(hrs)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Obvit Guna Cegah Kriminalitas Dan Tangkal 4C Di Siang Hari

0

Anggota Polsek Ngimbang Gelar Patroli Obvit Guna Cegah Kriminalitas Dan Tangkal 4C Di Siang Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas Objek Vital (Obvit) guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Kamis (11/12/2025)

Dalam Patroli Obyektif vital ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang
Bripka Afis Soraya dan Brigpol Elbiyun Farit.H dengan sasaran Patroli di jalan Raya Babat – Jombang,ATM BNI dan SPBU yang serta masyarakat yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli Obyek Vital ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patroli Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya (Roy)

Polsek Ngimbang Intensifkan Patroli Blue Light Guna Cegah Dan Tangkal 4C Di Daerah Rawan

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Intensifkan Patroli Blue Light Guna Cegah Dan Tangkal 4C Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi Pemuda di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light siskamtibmas pada, Kamis (11/12/2025)

Patroli blue light siskamtibmas ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Bripka Afis Soraya, W. dan Brigadir Elbiyun H. AL, dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, BRI unit Ngimbang dan Gudang tembakau serta Warkop Sendangrejo yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H,di kesempatan yang berbeda saat di hubungi oleh Awak media, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di untuk menciptakan Siskantibmas di wilayah Ngimbang, hal ini di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Nekad Curi 25 Butir Kelapa Warga, Bhabinkamtibmas Sayang-sayang Gercep Amankan Terduga Pelaku

0

Nekad Curi 25 Butir Kelapa Warga,
Bhabinkamtibmas Sayang-sayang Gercep Amankan Terduga Pelaku

 

Warta.in
Mataram, NTB — Kecanduan judi online kembali memakan korban. Seorang remaja berinisial YD (17), warga Desa Bug-bug, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, nekat melakukan pencurian 25 buah kelapa milik warga di Lingkungan Lendang Re, Kelurahan Sayang-sayang, Cakranegara, Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 22.00 Wita.

Aksi pelaku tertangkap Tangan setelah seorang warga yang tengah mengecek debit air anak sungai di sekitar lokasi memergoki YD saat sedang menggerayangi pohon kelapa. Warga kemudian mengamankan pelaku beserta barang bukti ke rumah Ketua RT 08 setempat.

Mendapat laporan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sayang-sayang Aipda Suherjan Gercep segera mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal. Dari keterangan sementara, YD mengaku terpaksa mencuri karena kehabisan uang untuk deposit judi online pada sebuah situs bandar.

Petugas kemudian menyarankan Ketua RT, warga, dan pemilik kebun agar menyelesaikan persoalan itu melalui mediasi kekeluargaan, mengingat pelaku masih di bawah umur. Bhabinkamtibmas juga menghubungi orang tua YD serta Kepala Dusun asal pelaku di Desa Bug-bug untuk memastikan pembinaan lanjutan dilakukan.

Pada malam yang sama, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan damai, baik pelaku maupun korban sepakat menerima hasil mediasi demi kebaikan bersama serta mencegah kejadian serupa terulang.

Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto S.T.K., SIK.,saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut terjadi dan berdasarkan kesepakatan pemilik yang disaksikan aparat lingkungan setempat pelaku yang masih dibawah umur tersebut akhirnya menempu jalur mediasi.

“Pelaku akhirnya dimaafkan oleh pemilik Kelapa. Mengingat masih dibawah umur dilakukan penyelesaian dengan musyawarah sehingga perkata ini tidak sampai ke jalur hukum, “ ucapnya.

Kapolsek mengapresiasi peran anggotanya yang bertindak cepat saat mengetahui kejadian tersebut. Hal ini tentu dapat mencegah tindakan main hakim sendiri yang dilakukan warga.

“Kami apresiasi kepekaan bhabinkamtibmas yang secara sigap menindaklanjuti dengan mendatangi langsung TKP. Ini tentu langkah pencegahan terhadap tindakan main hakim sendiri yang bisa saja dilakukan oleh warga saat tertangkap tangan sedang mencuri, “tutupnya.(sr/hpm)

Ketua Bhayangkari KLU Berdayakan Perempuan Via Strategi Manajemen Diri

0

Ketua Bhayangkari KLU Berdayakan Perempuan Via Strategi Manajemen Diri

Warta.in
Lombok Utara,NTB — Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menegaskan bahwa perempuan harus memiliki kemampuan manajemen diri yang kuat sebagai fondasi dalam menjalankan berbagai peran sosial, keluarga, dan organisasi. Pesan itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Pengelolaan Organisasi Perempuan yang digelar Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lombok Utara, di Yeni Caffe Pantai Impos, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kamis (11/12).

Dalam pemaparannya di hadapan puluhan peserta dari beragam organisasi perempuan, Ny. Heny menyampaikan bahwa perempuan tidak cukup hanya aktif dalam organisasi, tetapi perlu membangun kapasitas diri yang kuat agar dapat berdaya secara berkelanjutan.

“Perempuan hari ini dihadapkan pada banyak tuntutan. Tanpa kemampuan mengatur waktu, pikiran, dan emosi, kita mudah kehilangan fokus dan kelelahan. Manajemen diri adalah kunci untuk tetap stabil dan produktif,” ujar Ny. Heny.

Heny menyoroti tiga persoalan utama yang paling sering membebani perempuan, yakni tekanan emosional, kesulitan mengatur waktu, dan minimnya fokus.

Menurutnya, kemampuan mengendalikan emosi adalah syarat mutlak agar perempuan mampu membuat keputusan yang jernih di tengah tekanan. Ia membagikan teknik sederhana seperti menarik napas dalam lima detik saat muncul emosi negatif.

Selain itu, ia mendorong peserta menerapkan pola manajemen waktu berbasis blok waktu atau time blocking, yang memisahkan waktu kerja, aktivitas rumah tangga, dan waktu keluarga.
Ia secara tegas mengingatkan bahwa multitasking bukan kelebihan, melainkan penghambat produktivitas.

“Multitasking hanya membuat pekerjaan tidak tuntas dan pikiran semakin lelah. Perempuan harus berani memilih prioritas, bukan mengerjakan semua hal sekaligus,” tegasnya.

Sebagai langkah praktis, Ny. Heny memperkenalkan konsep The Power of 3, yaitu menetapkan tiga tugas utama yang wajib diselesaikan setiap hari. Konsep ini dinilai mampu menjaga fokus dan mencegah perempuan terjebak dalam aktivitas yang tidak esensial.

“Cukup tiga tugas inti setiap hari. Selesaikan itu, dan hari Anda sudah produktif,” jelasnya.

Dalam konteks organisasi, Ny. Heny menegaskan bahwa keberhasilan memimpin orang lain sangat ditentukan oleh kemampuan memimpin diri sendiri. Ia menyebut kepemimpinan diri sebagai “akar” dari tata kelola organisasi yang sehat.

“Perempuan tidak boleh hanya sekadar mengikuti arus. Kita harus hadir sebagai pribadi yang terarah, mampu mengatur diri, dan menjadi teladan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung perlunya perempuan memperkuat adaptasi di era digital serta membangun kebiasaan belajar sepanjang hayat agar tetap kompetitif.

Pelatihan yang menghadirkan Ny. Heny tersebut diapresiasi Dinas Sosial Lombok Utara sebagai bagian dari upaya kolaboratif meningkatkan kualitas organisasi perempuan di daerah. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memupuk kesadaran akan pentingnya manajemen diri sebagai prasyarat utama kepemimpinan perempuan.

Peserta pelatihan tampak antusias mengikuti sesi materi, terutama saat Ny. Heny membagikan contoh situasi nyata yang sering dihadapi perempuan dalam keluarga maupun organisasi.

Melalui pemaparan yang tegas dan aplikatif, materi yang disampaikan Ny. Heny menghadirkan perspektif baru bagi peserta tentang cara membangun ketenangan, fokus, dan produktivitas. Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal bagi organisasi perempuan di Lombok Utara untuk menata ulang strategi kerja serta memperkuat kualitas kepemimpinan anggotanya.

Dengan pendekatan praktis, Ny. Heny menegaskan kembali komitmennya mendorong perempuan Lombok Utara menjadi pribadi yang lebih tangguh, percaya diri, dan mampu berkontribusi secara signifikan bagi keluarga maupun masyarakat. ( sr/hpntb)

Tradisi lama lelang lebak lebung, suak, dan sungai d Desa tempirai raya.

0

PALI-Tradisi unik Lelang Lebak Lebung, Suak, dan Sungai kembali digelar di Desa Tempirai Raya, Kecamatan penukal utara, Kabupaten penukal abab lematang ilir (pali) Acara dilangsung di Balai Desa Tempirai Timur, Kamis (11/12/2025) pukul 09.00 WIB, ini menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat dan tokoh penting daerah.

 

Hadir dalam kegiatan ini dinas Perikanan, Camat Penukal Utara serta jajaran, serta Dinas terkait, Polsek Penukal utara, Babinsa Kepala Desa Tempirai, M.Jonot, Kepala Desa Tempirai Timur M.Tegu Jaya, Kades Tempirai Utara, Hermanto Sahiman, serta masyarakat dan peserta pengemin sungai dari dalam dan luar Desa.

Sebanyak 20 objek lelang yang terdiri dari lebak, lebung, suak, dan sungai dilelang kepada masyarakat dengan total pendapatan mencapai Ratusan juta.

 

Dalam sambutannya Kepala Desa Tempirai Timur, M.Teguh Jaya, menyatakan kegiatan ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga bagian dari upaya pelestarian budaya masyarakat Desa Tempirai Raya, serta menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

“Melalui lelang ini, masyarakat diberi kesempatan mengelola sumber daya alam dengan tetap menjaga kelestariannya dan kelangsungan hayati,”ujarnya.

 

Setiap pemenang lelang tidak hanya diberi hak pengelolaan, tetapi juga tanggung jawab menjaga ekosistem sungai dan lebak agar tetap menjadi sumber penghasilan berkelanjutan.

 

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan, sekaligus mendukung kesejahteraan warga dan pelestarian alam,” katanya.

 

Lelang Lebak Lebung, Suak, dan Sungai ini pun kembali menegaskan pentingnya harmoni antara manusia dan alam untuk masa depan yang lebih baik.

Wagub Banten Salurkan Bantuan UEP dan Jaminan Sosial Rp24,3 Miliar untuk Perkuat Ekonomi Warga

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 11 Desember 2025  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyalurkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Jaminan Sosial Keluarga senilai lebih dari Rp24,3 miliar kepada masyarakat Banten. Penyaluran berlangsung di Graha Bank Banten, Kamis (11/12/2025), melalui skema non-tunai untuk memastikan transparansi serta ketepatan sasaran penerima.

Dalam sambutannya, Wagub Dimyati menjelaskan bahwa program UEP dan Jaminan Sosial Keluarga merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, meningkatkan ketahanan sosial, serta menurunkan risiko kemiskinan, gizi buruk, dan stunting.

“Bantuan sosial ini merupakan bagian dari amal kebaikan pemerintah kepada masyarakat. Ini instrumen penting untuk menciptakan peluang usaha dan mengurangi risiko sosial ekonomi pada tingkat keluarga,” ujar Wagub Dimyati.

Anggaran dan Sasaran Program

Program UEP tahun ini diberikan kepada 2.450 keluarga dengan bantuan Rp2 juta per KK, sementara Jaminan Sosial Keluarga menjangkau 33.000 keluarga dengan total anggaran Rp19 miliar.

Wagub Dimyati menegaskan agar dana UEP digunakan sebagai modal usaha, bukan untuk konsumsi, agar dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Bantuan ini untuk kemandirian ekonomi masyarakat. Dua juta rupiah ini jangan dipakai membeli sepeda atau telepon genggam, tetapi jadikan modal usaha, bikin kue, kerajinan, jualan bakso, sate, donat. Kalau diputar, manfaatnya besar,” tegasnya.

Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Dimyati menjelaskan bahwa 95 persen penerima bantuan UEP adalah perempuan dan ibu rumah tangga karena dinilai lebih amanah dalam mengelola dana usaha dan lebih siap menghadapi risiko ekonomi keluarga.

“Kalau ibu-ibu kuat dan mandiri, keluarga tidak stres. Ibu-ibu yang memegang ekonomi rumah tangga justru memperkuat ketahanan keluarga,” ucapnya. Menekankan peran sentral perempuan dalam ketahanan ekonomi rumah tangga.

Selain itu, Jaminan Sosial Keluarga juga berperan menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak guna mencegah stunting dan gizi buruk.

Larangan Pungutan dan Penegasan Transparansi

Wagub Dimyati menegaskan bahwa bantuan tidak boleh dipotong dalam bentuk apa pun dan harus diterima penuh oleh masyarakat tanpa pungli. Penyaluran melalui Bank Banten dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan memastikan bantuan tepat sasaran.

“Bantuan sudah kecil, kalau dipotong lagi itu zalim. Tidak boleh ada pungli. Bantuan harus sampai penuh ke tangan penerima manfaat,” tegasnya.

Wagub berharap program UEP dapat berkembang layaknya “bola salju” yang mendorong lahirnya pelaku usaha baru di Banten. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada sejumlah penerima, termasuk Depi Khairaini, Manawiyah, Yumiati, Androi, Abdul Hayi, dan Sutariah.(WartainBanten)