33.3 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026
Beranda blog Halaman 349

Pemprov Banten Perkuat Program Bang Kaliandra pada Peringatan HMPI dan BMN 2025

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 11 Desember 2025  — Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan memperkuat Program Bang Kaliandra (Pembangunan Gerakan Kelola Lingkungan Aksi Nyata Daerah Merawat Alam) dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) Tahun 2025.

Kegiatan yang mengusung tema “Bergerak Bersama Industri dan Masyarakat, Menanam untuk Banten Lestari” dipusatkan di Brigade Infanteri (Brigif) 87/Salakanagara, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, pada Kamis (11/12/2025). Acara ini menjadi momentum penting untuk mendorong gerakan kolaboratif dalam pemulihan dan pelestarian ekosistem lingkungan di Banten.

 

Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi membuka acara dan menekankan bahwa upaya penghijauan harus dilakukan secara kolektif agar memberikan dampak jangka panjang.

“Hari ini kita tidak hanya menanam, tetapi memulai kembali komitmen merawat alam. Bang Kaliandra adalah gerakan bersama dan kita ingin memastikan aksi ini nyata, terukur, dan berdampak,” ujar Gubernur Andra Soni.

Gubernur menegaskan bahwa Bang Kaliandra berperan sebagai wadah utama untuk mendorong kerja sama pelestarian lingkungan di seluruh Banten.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Semangat Bang Kaliandra adalah kolaborasi. Setiap pohon harus dirawat, setiap lahan kritis harus dipulihkan, dan manfaatnya harus dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Gubernur menambahkan bahwa pemilihan Batalyon Brigif 87/Salakanagara sebagai tempat penanaman mencerminkan langkah konkret dalam aksi tersebut.

“Ini kawasan bekas tambang yang kini direstorasi. Kita menanam di tempat yang pernah rusak agar pulih kembali. Ini bentuk nyata bagaimana Bang Kaliandra bekerja,” jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Banten, Wawan Gunawan, menyatakan bahwa HMPI dan BMN bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, memperbaiki lahan, mencegah bencana, dan mendukung konservasi, sejalan dengan gerakan Bang Kaliandra

Dukungan penuh terhadap program ini juga datang dari TNI. Komandan Brigif 87/Salakanagara, Kolonel Inf Raden Henra Sukmadjibrata, memastikan seluruh batalyon terlibat dalam penghijauan dan rehabilitasi lahan.

Brigif 87 siap mendukung penuh program Bang Kaliandra. Seluruh batalyon di bawah kami terlibat dalam penghijauan dan rehabilitasi lahan sebagai bagian dari komitmen kami menjaga alam dan membantu pemerintah daerah,” ujarnya.

Senada, Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, menekankan bahwa penanaman pohon harus diikuti pemeliharaan berkelanjutan dan sejalan dengan tugas TNI menjaga stabilitas wilayah.

Peringatan HMPI dan BMN 2025 di Banten melibatkan lebih dari 100 perusahaan, NGO, komunitas lingkungan, dan kelompok tani hutan, dengan sekitar 700 peserta. Sebanyak 19.089 bibit pohon, termasuk tanaman kayu dan buah, ditanam, disertai kegiatan bakti sosial seperti pembagian sembako, santunan anak yatim, bantuan alat sekolah, dan layanan pengobatan gratis.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemprov Banten dalam memperluas gerakan penghijauan dan mempercepat Program Bang Kaliandra untuk memulihkan ekosistem serta menjaga keberlanjutan alam bagi generasi mendatang.(WartainBanten)

Rakerda PKK 2025, Gubernur Andra Soni Maksimalkan PKK Capai Pembangunan Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 11 Desember 2025  — Pemerintah Provinsi Banten kembali menegaskan pentingnya peran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025 yang digelar di Gedung Negara, Kota Serang, Kamis (11/12/2025).

Dalam arahannya, Gubernur Andra Soni menekankan bahwa PKK bukan sekadar organisasi pendamping pemerintah, melainkan sebuah gerakan masyarakat yang memiliki potensi besar untuk memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga dan kualitas hidup masyarakat Banten.

 

“PKK dibentuk sebagai sebuah gerakan yang kalau diperankan maksimal, maka Insya Allah tujuan pembangunan kita akan berhasil,” ujar Andra Soni

Sinergi Program dan Keunggulan Jaringan

Gubernur Andra menekankan pentingnya sinergi antara program PKK dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pelaksanaan program Pemprov Banten dapat berjalan lebih optimal.

Dengan jaringan kader yang menjangkau hingga tingkat desa, RT, dan RW, PKK dinilai memiliki keunggulan dalam menyampaikan program serta memberikan dukungan langsung kepada masyarakat.

“Saya sangat berharap, Rakerda ini menghasilkan sebuah rencana kerja tahun 2026 yang lebih maksimal,” tambahnya.

Usulan Khusus: Perluasan “PKK Mengajar” dan Peran dalam MBG

Gubernur Andra Soni memberikan arahan terkait dua program utama PKK, yaitu PKK Mengajar dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mendorong perluasan PKK Mengajar agar tidak hanya berlangsung di sekolah formal, sejalan dengan prinsip bahwa semua tempat dapat menjadi ruang belajar.

Untuk program MBG, PKK diminta berperan aktif melalui kunjungan, pengawasan, dan inspeksi mendadak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani 1,7 juta peserta didik di Banten.

“SPPG memberdayakan desa juga. Pemprov Banten juga menjadikan desa sebagai target utama dalam menyejahterakan masyarakat. Maka PKK bisa berperan lagi,” tegasnya, sekaligus mengaitkan peran PKK dalam pemberdayaan desa.

Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para Ketua PKK kabupaten/kota dan seluruh kader atas kontribusi mereka dalam mendukung gerakan PKK di Banten.

Memantapkan Program Unggulan 2026

Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyampaikan bahwa Rakerda PKK bertujuan memantapkan program kerja tahun 2026 sekaligus memperkuat sinergi antara PKK provinsi dan kabupaten/kota agar selaras dengan kebijakan pemerintah daerah.

“Rakerda ini adalah forum yang mengeluarkan kebijakan strategis antara program kerja PKK Provinsi Banten untuk satu tahun ke depan,” jelas Tinawati.

Program unggulan PKK tahun 2026 akan disesuaikan dengan agenda Gubernur dan Wakil Gubernur, meliputi layanan cek kesehatan gratis, pencegahan serta penanganan stunting, dan penguatan Program PKK Mengajar yang berfokus pada pemberdayaan lingkungan, keluarga, dan kesehatan reproduksi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Gunawan Rusminto, menambahkan bahwa Rakerda dihadiri seluruh Ketua TP PKK se-Banten, perwakilan delapan kabupaten/kota, dan kepala OPD terkait.

Gunawan menjelaskan bahwa Rakerda diawali pra-Rakerda untuk evaluasi program 2025, yang kemudian menghasilkan penguatan Program PKK Mengajar serta sinkronisasi dengan program OPD untuk masyarakat.(WartainBanten)

Demi Tingkatkan Efektivitas, PUSPA-RS RSUDMA Sumenep Pindah Gedung Baru

0
Oplus_131072

Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moh.Anwar (RSUDMA) Sumenep terus berbenah, kali ini pihak manajemen mengumumkan bahwa Pusat Pantau Rumah Sakit (PUSPA-RS) kini sudah menempati ruang baru yang lebih representatif serta dilengkapi dengan fasilitas pemantauan digital terkini.

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, melalui Kasi Informasi, Erfin Sukayati, M.Kes, menyampaikan bahwa pemindahan ruang kerja tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas sistem PUSPA-RS yang telah berjalan sejak beberapa tahun lalu.

“PUSPA-RS bukan hal baru, tetapi kini kami menempati ruang baru yang lebih lengkap dan strategis untuk memantau seluruh aktivitas pelayanan rumah sakit secara real time,” ujarnya,Kamis (11/12/25).

Ruang baru ini berfungsi sebagai pusat kendali pelayanan digital yang menampilkan data antrian pasien, ketersediaan kamar, jadwal dokter, hingga laporan keluhan masyarakat. Informasi tersebut memungkinkan tim pengawas, manajemen, hingga pimpinan daerah untuk memantau mutu pelayanan dengan lebih cepat dan transparan.

“Dengan sistem ini, kami bisa memantau setiap unit tanpa harus berkeliling. Semua laporan masuk secara digital, sehingga respon terhadap pasien bisa lebih cepat dan akurat,” tambahnya.

Meski begitu, Erfin Sukayati juga mengakui bahwa ruang baru PUSPA-RS belum sepenuhnya siap sebagai center of digital. Masih ada beberapa sarana dan sistem pendukung yang perlu dilengkapi agar fungsi pemantauan berjalan maksimal.

“Walau masih belum sepenuhnya siap sebagai center of digital, tetapi ini sudah menjadi langkah awal yang baik menuju pelayanan rumah sakit berbasis digital,” jelasnya.

Sebagai rumah sakit yang dikenal inovatif, RSUDMA Sumenep sebelumnya berhasil masuk 20 besar lembaga dengan inovasi pelayanan publik terbaik se-Jawa Timur tahun 2016.
Dengan ruang baru ini, RSUD diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai pelopor digitalisasi layanan kesehatan di Madura.(hrs)

Sekda Pasaman Yudesri; Kegiatan OPD Harus Sesuai DTSEN, Forum SDI Sebagai Evaluasi

0

Lubuk Sikaping,Warta.in- Kebijakan efisiensi anggaran bukanlah persoalan yang mudah. Defisit anggaran juga merupakan sebuah tantangan yang harus mampu dihadapi daerah secara realistis. Disisi lain, tuntutan pelayanan publik harus terus maksimal dilaksanakan.

Menghadapi ini, dibutuhkan analisis kuat dan kinerja mendalam serta mampu menyelaraskan situasi dengan kondisi, sehingga mampu disusun program-program dan kegiatan yang realistis sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Yusdesri saat digelar forum Satu Data Indonesia (SDI) oleh Bappeda Kabupaten Pasaman di Aula Bappeda yang dihadiri oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan jajaran kepala OPD dilingkungan Pemkab Pasaman, Kamis (11/12/2025).

Dikatakan Yusdesri dihadapan kepala OPD, Forum SDI hendaknya menjadi momentum menyatukan langkah tata kelola data yang terpadu, transparan, dan inklusif menuju tata kelola data Pemerintahan yang terpadu, transparan, dan inklusif untuk perumusan kebijakan yang lebih baik.” Ujarnya.

Dikatakan Yudesri, kegiatan ini merupakan komitmen Pemkab Pasaman dalam memperkuat tata kelola data yang terpadu dan akuntabel, sesuai amanat Presiden No 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia dan Bappeda Kabupaten Pasaman sebagai kordinator pengelola SDI di Pasaman.

Sekda Yudesri juga menjelaskan Selain itu Agenda tersebut menandai langkah strategis untuk membangun ekosistem data yang terintegrasi guna memperkuat perencanaan dan kebijakan berbasis bukti di Kabupaten Pasaman.

Yudesri mengatakan, ia menekankan bahwa data yang akurat dan terintegrasi merupakan fondasi penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data. Menurutnya, pendekatan ini akan membawa Pasaman menuju sistem pelayanan publik yang mampu menjangkau masyarakat paling membutuhkan secara tepat, khususnya dalam distribusi bantuan sosial dan program kesejahteraan lainnya.

“Data bukan sekedar pelengkap, namun fondasi dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Inisiatif SDI bukan sekedar pengumpulan data, tetapi juga penataan sistem yang terstandar, terbuka, terintegrasi, dan menjunjung tinggi kolaborasi lintas sektor,” tutur Yudesri.

Kepala Bappeda Kabupaten Pasaman Choiruddin Batubara menyampaikan laporan kegiatan dengan data menjadi salah satu landasan utama dalam melaksanakan berbagai hal, dari menyusun kebijakan, mengambil langkah strategi penting hingga menentukan proyeksi dimasa mendatang.

“Tahun depan, arah perencanaan data akan difokuskan pada beberapa hal utama, seperti, penguatan data prioritas pembangunan yang berbasis tematik, holistik, integratif dan spasial, selanjutnya dukungan data untuk pengembangan analitik berbasis teknologi khususnya terkait informasi Pasaman Bangkit.” ujar Choiruddin Batubara.

Choiruddin Batubara juga menegaskan jika tahun 2026 merupakan tahun implementasi kebijakan SDI di Pasaman. Ia meminta kepada jajaran OPD yang hadir agar benar benar memahami 16 Indikator Kinerja Utama (IKU) pada RPJMD Pasaman 2025-2029.

“Enam belas IKU yang tertuang ini hendaknya sudah dikuasi oleh masing-masing OPD, keseluruhan indeks tersebut mulai dari harmonisasi hingga indeks risiko bencana benar benar harus dikuasi dan difahami,”. Jelas Choiruddin Batubara.

Choiruddin Batubara yakin dan optimis keselarasan rencana dengan kegiatan program yang akan dilaksanakan akan mempermudah tercapainya Pasaman Bangkit yang lebih cepat. Hal tersebut menurutnya karena kesesuaian basis data dengam target pembangunan. ”Jelasnya.

Kepala BPS Pasaman Nita Andriani dalam forum ini menjadi wadah dialog strategis antara pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan tata kelola data yang lebih terpadu. Ia menjelaskan jika forum SDI menjadi momentum bagi Pasaman untuk menata data.

Nita Andriani juga mengatakan bahwa pihaknya mencoba mendorong Pemkab Pasaman dengan inovasi inovasi yang dimiliki BPS Pasaman dalam mendukung SDI di Pasaman.

Nita menjelaskan bahwa salah satu inovasi yang dibuat oleh BPS dalam mendukung SDI di Pasaman adalah Da Saman. Dimana Da Saman sebagai inovasi BPS diharapkan mampu memberikan dukungan bagi Pemkab dalam mendukung Data bagi Pembangunan Pasaman.” Ujar Nita Andriani.

Sementara Plh. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pasaman Teddy Marta melalui Kepala Bidang PSS, Asnil mengatakan, jika Kominfo sebagai e walidata akan memaksimalkan fungsinya dalam mengkordinir OPD dalam menghimpun data serta mensukseskan SDI di Pasaman.

Forum SDI kabupaten Pasaman diharapkan menkadi Forum yang dapat menegaskan validasi data di Pasaman kedepan dalam hal pentingnya data by name by address sebagai fondasi utama dalam perumusan kebijakan publik yang responsif dan tepat sasaran.(Fajri)

LBH IYW dan BNN Kota Kediri Sepakati Kerja Sama dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika

0

Kediri, 11 Desember 2025 — DPD LBH Iro Yudho Wicaksono secara resmi melakukan silaturahmi dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri. Kegiatan berlangsung di kantor BNN Kota Kediri, Jalan Selomangleng No. 03, Mojoroto, Kota Kediri, dan dihadiri oleh jajaran pengurus LBH IYW serta Kepala BNN Kota Kediri.

Kerja sama ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen LBH Iro Yudho Wicaksono untuk turut serta dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, sekaligus mendukung program nasional dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang bersih dari narkotika.

Melalui pertemuan tersebut, kedua institusi sepakat menjalin PKS yang mencakup beberapa ruang lingkup, yaitu:

  1. Pembentukan dan penguatan Satgas Anti Narkoba;
  2. Penyebarluasan informasi terkait Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika serta Prekursor Narkotika;
  3. Pelaksanaan tes/uji narkoba bagi pihak-pihak terkait;
  4. Penyusunan kebijakan internal mengenai pencegahan dan pemberantasan narkotika di lingkungan LBH Iro Yudho Wicaksono (PIHAK KEDUA).

Ketua DPD LBH Iro Yudho Wicaksono, Adv. Muhammad Taufiq, S.H., menyampaikan rasa terima kasih dan mengapresiasi BNN Kota Kediri atas penyambutan serta kesediaannya menjalin kerja sama strategis tersebut.

*”Kerja sama ini merupakan langkah awal yang penting dalam memperkuat edukasi, pendampingan hukum, serta upaya pencegahan narkoba di tengah masyarakat. Kami siap bersinergi dengan BNN Kota Kediri agar program pemberantasan narkotika dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat,”* ujar Muhammad Taufiq.

Sementara itu, pihak BNN Kota Kediri menyambut baik silaturahmi DPD LBH Iro Yudho Wicaksono. dan berharap hubungan kerja sama dapat berjalan secara berkelanjutan dalam mendukung program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kota Kediri.

Dengan nanti ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama ini, DPD LBH Iro Yudho Wicaksono dan BNN Kota Kediri bertekad memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang sehat, aman, dan bebas dari bahaya narkotika. [AV]

 

 

Pemprov Banten Beri Apresiasi dan Bonus Atlet Pelajar Berprestasi di Popnas dan Peparpenas 2025

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 11 Desember 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet pelajar yang berhasil mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) 2025.

Bentuk apresiasi tersebut diwujudkan melalui pemberian bonus dan penghargaan khusus yang diserahkan langsung oleh Penjabat Gubernur Banten dalam acara seremoni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, pada Kamis (11/12/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Banten menyampaikan rasa bangga atas capaian para atlet muda yang dianggap sebagai bukti keberhasilan pembinaan olahraga di tingkat pelajar.

“Prestasi yang telah diraih jangan sampai membuat kita berpuas diri, tetapi justru harus menjadi pendorong untuk berlatih lebih keras,” ujar Andra.

Gubernur menegaskan pentingnya menjaga semangat sportivitas bagi atlet dan ofisial, serta berharap Popnas dan Peparpenas dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kedisiplinan, mental juara, dan kualitas teknik para atlet muda Banten.

“Pemerintah Provinsi Banten akan terus mendukung, termasuk penyediaan sarana dan prasarana serta perluasan kesempatan kompetisi bagi para atlet muda untuk menghadapi kejuaraan di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” tambahnya.

Pemprov Banten memberikan bonus uang pembinaan kepada para atlet dan pelatih Popnas dan Peparpenas sebagai bentuk apresiasi, dengan nominal Rp30 juta untuk medali emas, Rp15 juta untuk perak, dan Rp10 juta untuk perunggu.

Penghargaan simbolis diberikan kepada 16 atlet peraih emas, 12 peraih perak, 22 peraih perunggu, serta puluhan pelatih sesuai kategori medali, termasuk satu atlet dan satu pelatih Peparpenas peraih perak.

Kadispora Banten, Ahmad Syaukani, melaporkan bahwa prestasi Banten meningkat signifikan, ditandai dengan naiknya peringkat dari posisi sembilan menjadi lima besar nasional serta peningkatan medali emas dari 8 menjadi 16.

“Peringkat Provinsi Banten meningkat dari posisi sembilan pada Popnas sebelumnya menjadi lima besar, tepat di bawah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat,” jelas Syaukani.

Kadispora juga menyebut dua atlet Banten tengah berlaga di SEA Games Thailand.(WartainBanten)

Kodim 0428/MM Gelar Latihan Simulasi Penanggulangan Bencana Guna Tingkatkan Ke Siap siagaan.

0

Warta.in-Mukomuko, Bengkulu

Dalam upaya serius meningkatkan kesiapsiagaan bersama menghadapi berbagai potensi bencana alam yang mungkin melanda wilayah Mukomuko, Kodim 0428/Mukomuko telah secara resmi menggelar latihan simulasi penanggulangan bencana alam yang terstruktur dan terarah. Kegiatan yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan tanggap dan kerja sama antar elemen ini diadakan di lapangan sepak bola Desa Agung Jaya, Kecamatan Air Manjuto, pada hari Kamis, 11 Desember 2025.

Sebelum dimulainya serangkaian tahapan latihan yang intensif, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0428/MM, Letnan kolonel Infanteri Yokki Firmansyah. Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan makna dan tujuan mendasar dari pelaksanaan latihan ini, yang tidak hanya sekadar ritual formal tetapi sebagai langkah kongkrit untuk mempersiapkan diri menghadapi ancaman bencana yang tidak terduga.

“Latihan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan kita secara bersama-sama dalam menghadapi bencana alam. Kita tidak bisa menunda atau mengabaikan potensi bencana yang selalu ada di sekitar kita – baik itu banjir, longsor, gempa bumi, atau bencana lainnya. Kami berharap dengan adanya latihan ini, kita dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi bencana alam yang mungkin terjadi, sehingga kerugian jiwa dan harta benda dapat ditekan seminimal mungkin,” ujar Dandim Letkol Inf. Yokki dengan nada yang jelas dan tegas, yang menunjukkan keseriusan pihaknya dalam menggelar kegiatan ini.

Lanjutnya, Dandim menjelaskan bahwa latihan yang digelar kali ini melibatkan partisipasi yang luas, dengan total 150 orang peserta yang terdiri dari 50 orang prajurit aktif Kodim 0428/MM dan 100 orang perwakilan masyarakat dari berbagai lingkungan di Desa Agung Jaya dan sekitarnya. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai instansi terkait yang memiliki peran penting dalam penanggulangan bencana, antara lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko, Dinas Sosial (Dinsos), petugas kesehatan dari Puskesmas Air Manjuto, pejabat Pemerintah Desa Agung Jaya, serta elemen-elemen masyarakat lainnya yang berkepentingan.

Melalui latihan simulasi ini, ada beberapa aspek penanganan bencana yang menjadi fokus utama pelatihan. Mulai dari proses evakuasi korban yang cepat dan teratur dari lokasi bencana ke tempat yang aman atau tempat evakuasi korban bencana alam yang telah ditentukan sebelumnya oleh pihak berwenang. Selanjutnya, peserta dilatih untuk melakukan penanganan korban yang berbeda-beda, mulai dari korban dengan luka ringan hingga luka berat, yang kemudian dibawa ke posko kesehatan yang telah disiapkan untuk mendapatkan perawatan pertama.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama dan koordinasi yang erat dengan instansi terkait dalam penanggulangan bencana alam. Tanpa kerja sama yang baik, penanggulangan bencana akan sulit berjalan dengan lancar dan efektif. Selain itu, kita juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam sejak dini – karena setiap warga memiliki peran dan tanggung jawab sendiri dalam melindungi diri, keluarga, dan tetangga saat bencana terjadi,” tegas Dandim dalam menyampaikan harapannya terhadap hasil kegiatan ini.

Di akhir serangkaian latihan yang berlangsung selama beberapa jam, Dandim juga memberikan penegasan penting kepada seluruh anggotanya, terutama kepada Danramil dan Babinsa yang berada di setiap wilayah di wilayah Kodim 0428/MM. Ia menekankan bahwa para prajurit, terutama yang berada di garis depan, harus selalu berada dalam kondisi siap siaga kapan saja, tanpa mengurangi tingkat kesiapan apapun.

“Untuk para Babinsa, tugas Anda sangat krusial karena Anda adalah ujung tombak yang terdekat dengan masyarakat. Anda harus selalu siap siaga dan cepat melakukan koordinasi dengan elemen masyarakat dan instansi lain ketika terjadi bencana. Seperti inilah gambaran atau langkah-langkah yang harus diambil jika terjadi bencana – jadi ingatlah dengan baik setiap tahapan yang telah Anda pelajari hari ini dan terapkan ketika diperlukan,” pungkas Dandim dalam pidatonya penutup, yang disambut dengan semangat dan kesatuan oleh seluruh peserta.

Kegiatan latihan simulasi penanggulangan bencana alam ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh dan terintegrasi di wilayah Mukomuko. Dengan kerja sama yang erat antara TNI, instansi pemerintah, dan masyarakat, diharapkan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana akan terus meningkat, sehingga wilayah Mukomuko dapat lebih aman dan tangguh menghadapi segala tantangan yang ditimbulkan oleh bencana alam.

(HD)

Sumber: Admin Kodim 0428/MM

NTB Teguhkan Komitmen Moral Dalam Perlindungan Perempuan dan Anak

0

NTB Teguhkan Komitmen Moral Dalam Perlindungan Perempuan dan Anak

Warta.in
Mataram, NTB — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan komitmen moral mewujudkan ruang yang aman bagi perempuan dan anak.

Hal ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP), Hari Ibu Nasional ke-97, dan HUT NTB ke-67.

Gubernur Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan secara terbuka komitmen moral dan politik pemerintah daerah untuk menghadirkan perlindungan yang nyata bagi perempuan dan anak.

“Jujur saja, belum banyak yang kami lakukan. Tapi saya punya mimpi, suatu saat NTB ini akan menjadi daerah yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak. Ini bukan sekadar janji politik, tetapi janji moril,” tegas Gubernur Iqbal di Lapangan Bumi Gora, Kamis (11/12/2025).

Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan capaian selama masa pemerintahannya yang baru berjalan sembilan bulan. Namun ia memastikan bahwa agenda perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak akan menjadi mesin intervensi baru bagi pembangunan daerah.

“Perayaan ini mengingatkan kita semua untuk melakukan mainstreaming perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak. Mari bekerja bergandengan tangan untuk memastikan mereka merasa aman di NTB. Bagian dari kemakmuran adalah rasa aman itu sendiri,” ujarnya.

Sebagai wujud komitmen total pemerintah daerah, dilakukan penandatanganan Deklarasi NTB Makmur Mendunia Tanpa Kekerasan, yang ditandatangani oleh Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, Ketua Partisipasi Masyarakat Komnas Perempuan, Perwakilan lembaga jejaring masyarakat sipil dan Ketua Tim Penggerak PKK NTB sebagai penegasan cita-cita NTB Makmur Mendunia yang tidak hanya pembangunan fisik atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga rasa aman, penghormatan dan pemberdayaan perempuan serta anak.

Ketua Partisipasi Masyarakat Komnas Perempuan, Raden Sukendar atau yang akrab di sapa Kang Deden, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah NTB yang dinilai memiliki respons berbeda dan lebih progresif dalam isu perlindungan perempuan dan anak.

“Terima kasih sejak awal sudah memback up kami. Sambutan dari Pemerintah NTB ini memang lain. Dari 16 titik kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, NTB dipilih karena merupakan daerah kepulauan yang sering terlupakan dalam pemenuhan hak-hak perempuan,” ungkapnya.

Menurutnya, kampanye ini mempertegas bahwa semua pihak memiliki andil dalam pengembalian ruang aman bagi perempuan dan anak. Penanganan kekerasan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah atau Komnas Perempuan, tetapi memerlukan keterlibatan penuh dari masyarakat.

“Maka tujuan NTB Makmur Mendunia akan semakin kuat. Insyaallah, mulai hari ini NTB benar-benar mendunia dalam komitmen perlindungan perempuan,” tambahnya.(sr/dkisntb)

Langkah Nyata PTBA Tingkatkan Hasil Panen Petani Muara Enim Lewat Uji Coba Pemanfaatan at

0

Warta In.11 Desember 2025.

*Muara Eni .11 Desember 2025–* PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melaksanakan kegiatan Uji Coba Aplikasi Pemanfaatan Kalium Humat,di lahan pertanian binaan perusahaan seluas 3,5 ha yang berlokasi di Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.

Putri Kp Nelayan yang Guncangkan Malam Minggu Bersama Bella Peserta KDI 25 MNCTV 16 Besar. 

0

Warta.in-Mukomuko,Bengkulu.

Suasana Kabupaten Mukomuko akan semakin meriah dan penuh semangat pada Sabtu mendatang, tanggal 13 Desember 2025. Bundaran Kota Mukomuko akan menjadi panggung bagi acara yang dinanti-nanti oleh masyarakat setempat: Malam Minggu bersama Bella – sebuah ajang hiburan yang diselenggarakan untuk mendukung Bella, putri kampung nelayan yang kini telah menembus babak 16 Besar dari total 38 peserta ajang Kompetisi Dangdut Indonesia (KDI) 2025 yang disiarkan oleh MNCTV, Kamis, 11 Desember 2025.

Acara yang dipersiapkan dengan cermat ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur masyarakat Mukomuko, tetapi juga memiliki fungsi penting sebagai sarana untuk memperkenalkan cara voting kepada pendukung Bella serta masyarakat umum di Kabupaten Mukomuko. Dengan keikutsertaan Bella yang sedang berjuang di level nasional, acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memberikan dukungan kepada putri daerah mereka yang tengah mencuri perhatian di panggung besar.

Selain penampilan utama dari Bella sendiri, Malam Minggu bersama Bella juga akan menghadirkan para penyanyi daerah ternama yang telah dikenal dan dicintai oleh warga Mukomuko. Di antaranya adalah Meliani Cik Udin dan Kasmiati – dua figur penyanyi lokal yang memiliki suara khas dan telah banyak membahagiakan pendengar dengan karya-karyanya. Kehadiran para artis top daerah ini diharapkan dapat membuat acara semakin meriah dan menarik lebih banyak penonton untuk datang langsung ke Bundaran Kota Mukomuko pada hari H.

Dalam wawancara yang dilakukan pada Rabu (10/12/2025), Bella menyampaikan motivasi yang mendorongnya untuk terus berjuang di ajang KDI 2025. “Motivasi terbesar saya adalah untuk membahagiakan orang tua saya dan adik-adik saya melalui hoby saya bernyanyi ini,” ujarnya dengan penuh emosi. Ia juga menambahkan, “Karena itu saya berharap dukungan serta doa masyarakat Kabupaten Mukomuko untuk bisa menampilkan performa terbaik, sehingga bisa mengharumkan nama daerah Kabupaten Mukomuko.”

Keseriusan Bella dalam menghadapi kompetisi ini juga tercermin dari kata-katanya yang tegas. “Saya berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan yang terbaik, mohon doa dan dukungan dari masyarakat Mukomuko untuk mendukung saya,” pungkasnya, mengajak semua warga untuk bersama-sama mendukung perjuangannya.

Respon positif juga datang dari pemerintah lokal Kabupaten Mukomuko. Camat Kota Mukomuko, Yulia SE, menyambut baik acara apresiasi prestasi Bella yang telah memasuki 16 Besar ajang KDI 2025 – sebuah kompetisi yang sangat besar dan memiliki skala nasional. “Harus kita dukung sebagai langkah kita untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan mengharumkan daerah kita yaitu Mukomuko,” ungkap Buk Camat Yulia.

Selain itu, Yulia SE juga mengakui bahwa apa yang dilakukan Bella merupakan prestasi yang patut dihargai dan didukung oleh seluruh masyarakat. “Kita dukung adik kita ini sebagai semangat kita membangun cita daerah kita,” katanya, mengajak warga Mukomuko untuk bersatu dalam memberikan dukungan kepada Bella.

Acara Malam Minggu bersama Bella diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat tali persatuan antar warga Mukomuko dan menunjukkan rasa bangga terhadap putri daerah yang sedang mencoba meraih prestasi di tingkat nasional. Semua pihak diharapkan dapat berpartisipasi aktif, baik dengan datang langsung ke lokasi acara maupun dengan memberikan dukungan melalui voting untuk membantu Bella melangkah ke babak selanjutnya di KDI 2025.

Masyarakat Mukomuko pun sudah mulai antusias menunggu hari Sabtu mendatang, ketika Bundaran Kota akan dipenuhi oleh suara-suara yang merdu dan semangat yang tinggi untuk mendukung putri kampung nelayan yang telah membuat daerah mereka bangga. (HD)