29.8 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026
Beranda blog Halaman 351

Sekda Banten Tegaskan Stok Kebutuhan Pokok Terkendali Hadapi Natal dan Tahun Baru 2026

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 Desember 2025  —  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 berada dalam kondisi aman dan terkendali. Jaminan ini diberikan untuk menekan potensi kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan selama periode libur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandi, menegaskan bahwa Pemprov bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta pemerintah kabupaten dan kota telah menyiapkan berbagai strategi komprehensif. Upaya ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan, kelancaran distribusi, dan stabilitas harga komoditas strategis.

“Misalnya penguatan stok dan cadangan pangan pemerintah daerah, termasuk komoditas beras, cabai, bawang merah, telur, dan daging,” ujar Deden Apriandi saat membuka High Level Meeting (HLM) Optimalisasi Strategis Pengendalian Inflasi di Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten, Rabu (10/12/2025).

Strategi Pengendalian Harga dan Distribusi

Pemprov Banten mengantisipasi gejolak harga dengan berbagai kebijakan, antara lain menggelar operasi pasar murah dan gerakan pangan murah di delapan kabupaten/kota, memantau harga harian melalui TPID, serta memperkuat koordinasi dengan distributor untuk kelancaran distribusi dan mencegah penimbunan. Selain itu, pemerintah juga mengawasi mutu, keamanan, dan keterlacakan produk di pasar tradisional maupun modern.

Sekda Deden Apriandi mendorong peningkatan produksi lokal melalui pendampingan petani, penyediaan sarana produksi, dan perluasan lahan tanam guna menjaga pasokan jangka panjang.

Prioritas Utama di Tengah Tantangan Iklim

Sekda Banten, Deden Apriandi, menekankan bahwa stabilitas pangan menjadi prioritas utama Pemprov menjelang Nataru karena lonjakan permintaan dan tantangan iklim yang tidak menentu.

“Upaya menjaga stabilitas pangan bukan hanya tugas rutin tahunan, tetapi bagian dari ikhtiar kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menekan inflasi, dan memastikan bahwa seluruh warga Banten dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita,” jelasnya.

Deden juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi sehingga stabilitas pangan menjadi gerakan bersama.

Kewaspadaan Terhadap Jalur Logistik

Deputi Kepala Perwakilan BI Banten, Rawindra Ardiansah, menyampaikan bahwa BI Banten bersama TPID terus mewaspadai potensi kenaikan harga beberapa komoditas menjelang Nataru.

Meskipun Banten surplus beras, beberapa komoditas masih bergantung pasokan dari luar daerah, sehingga kelancaran jalur logistik menjadi faktor krusial dalam pembentukan harga.

“Karena pembentuk harga itu dari jalur logistik,” pungkas Rawindra, menekankan pentingnya menjaga kelancaran transportasi pasokan.

Pemprov Banten optimis, dengan kerja sama lintas sektor, ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan dapat terjaga selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.(WartainBanten)

SPPT PLH Ciasem Diduga Kacau: Penempatan Silang Picu Kecurigaan Serius

0

SPPT PLH Ciasem Diduga Kacau: Penempatan Silang Picu Kecurigaan Serius

Warta In Jabar – Ciasem Subang, Kisruh administrasi terkait penerbitan Surat Perintah Pelaksana Tugas (SPPT) Kepala Sekolah di Kecamatan Ciasem semakin memanas. Pemerhati pendidikan menyebut apa yang terjadi bukan sekadar kesalahan teknis, tetapi indikasi kekacauan administratif yang tidak transparan.

Temuan terbaru menunjukkan adanya dua SPPT yang saling bertabrakan tanggalnya serta penempatan silang yang mengabaikan kebijakan Gubernur Jawa Barat tentang penugasan kepala sekolah dekat domisili. Kondisi ini memicu kecurigaan serius di kalangan pemerhati pendidikan.

Dua SPPT Bertabrakan: Anomali Administrasi yang Tidak Wajar

Saat Korwil masih dijabat Ase, empat kepala sekolah telah menerima SPPT resmi dengan masa tugas 1 September–30 November 2025, yaitu:

Koyah, S.Pd – SDN Sawahbaru → PLH SDN Ciasem I

Istihanah, S.Ag – SDN Ciasem II → PLH SDN Warungnangka

Amin, S.Pd – SDN Dukuhsebrang → PLH SDN Dukuh I

Husein, S.Pd – SDN Dewi Sartika → PLH SDN Sukagenah

Namun secara mengejutkan, SPPT baru kembali diterbitkan untuk mereka per 1 November 2025, dengan penempatan silang dan tanpa mencantumkan batas waktu berakhir.

Artinya, SPPT lama masih berlaku ketika SPPT baru sudah diterbitkan.

Tumpang tindih ini dianggap janggal dan mustahil terjadi jika administrasi berjalan sesuai prosedur.

Penempatan Silang Jauh dari Domisili: Kebijakan Provinsi Diabaikan. Dalam SPPT baru tersebut, penempatan para kepala sekolah justru semakin jauh dari rumah mereka:

Cikaum → SDN Sukagenah: ±28,8 km

Sukahaji → SDN Dukuh: ±29,5 km

Padahal kebijakan provinsi—pada masa Gubernur Dedi Mulyadi—menekankan bahwa kepala sekolah harus ditempatkan dekat domisili untuk menjaga efisiensi dan efektivitas kerja.

Menurut pemerhati pendidikan, keputusan ini tidak masuk akal, tidak berorientasi pelayanan, dan bertentangan dengan kebijakan yang jelas-jelas masih berlaku.

Kecurigaan Semakin Menguat: Ada yang Mengatur dari Balik Layar?

Kondisi ini menimbulkan sejumlah pertanyaan serius:

Siapa yang menginisiasi penempatan silang ini?

Mengapa SPPT baru diterbitkan sebelum SPPT lama selesai?

Mengapa masa tugas tidak dituliskan?

Mengapa asas domisili diabaikan?

Sejumlah pemerhati pendidikan menduga adanya keputusan sepihak dan tidak transparan di tingkat wilayah.

Ketika Warta In Jabar menghubungi Ketua K3S Ciasem via telepon WhatsApp, ia menegaskan:

“Saya tidak merasa memindahkan mereka. Coba tanyakan ke pengawas yang lebih tahu.”

Pernyataan tersebut justru memunculkan kecurigaan baru:

Jika bukan K3S, lalu siapa yang mengatur posisi silang ini?

Pengawas Novi Tidak Memberi Penjelasan Jelas, Saat reporter menghubungi Pengawas Sekolah Novi Nur Andrayani, M.Pd, ia hanya membalas singkat:

“Saya sedang sibuk penilaiannya ya Pa Haji… nanti kalau sudah agak santai saya hubungi.”

Hingga berita ini dimuat, tidak ada klarifikasi lanjutan.

Pemerhati pendidikan menilai sikap diam ini membuat proses penempatan PLH semakin penuh tanda tanya.

Suara Kepala Sekolah: “Jangan Disilang — Kalau Mau Ganti, Ganti Saja yang Baru”

Beberapa kepala sekolah yang ditemui Warta In Jabar mengaku prihatin dengan kebijakan penempatan silang tersebut.

Salah satu di antaranya mengatakan:

“Kalau mau penyegaran, jangan disilang. Ganti saja dengan yang baru. Jangan mengorbankan mereka yang rumahnya jauh.”

Kepala sekolah lainnya menambahkan:

“Kami sedang menyusun laporan BOS, kok dipindah-pindah? Ini bikin kacau administrasi. Mereka jadi jauh dan tidak efektif bekerja.”

Mereka menilai bahwa kebijakan ini justru: menghambat penyusunan laporan anggaran, membuat tanda tangan BOS di Bank BJB berpotensi dipertanyakan,

mengganggu validasi Dapodik, dan menurunkan fokus kerja kepala sekolah.

Pemerhati pendidikan menyimpulkan bahwa: SPPT bertabrakan adalah anomali, penempatan silang tidak memiliki urgensi, asas domisili diabaikan, transparansi sangat minim, dan stabilitas manajemen pendidikan terancam.

Mereka mendesak Pemkab Subang, Dinas Pendidikan, dan BKPSDM untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh sebelum kekacauan ini semakin merusak layanan pendidikan di Kecamatan Ciasem.

DWP Banten Rayakan HUT ke-26, Wagub Dimyati Dorong Penguatan Peran Keluarga

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 Desember 2025  — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Rabu (10/12/2025). Perayaan ini berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan seperti peragaan busana wastra Banten, gelar wicara (talkshow), serta bazar UMKM binaan DWP.

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, dalam sambutannya menegaskan bahwa DWP merupakan mitra penting Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas peran istri pegawai. Menurutnya, keluarga yang kuat menjadi fondasi penting dalam mendukung kinerja ASN di lingkungan Pemprov Banten.

“Dharma Wanita Persatuan merupakan mitra penting Pemerintah Provinsi Banten. Terutama dalam membantu ketahanan keluarga serta membangun keluarga yang harmonis. Membantu para istri pegawai Pemprov semakin baik,” ujar Dimyati.

Dimyati mendorong anggota DWP agar menjadi pendukung bagi suami dalam melaksanakan tugasnya.

Perkuat Peran Organisasi Mandiri dan Berdaya

Penasihat DWP Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak anggota memanfaatkan HUT ke-26 sebagai momentum untuk memperkuat peran DWP sebagai organisasi wanita yang mandiri, modern, dan berdaya.

“Selamat Ulang Tahun ke-26 DWP Provinsi Banten,” ucap Tinawati.

Ia mengapresiasi dedikasi DWP dalam mendukung program pemerintah, meningkatkan kualitas keluarga ASN, dan berkontribusi pada pembangunan daerah.

“Saya berharap DWP Provinsi Banten terus menjadi organisasi yang inspiratif, mendorong peningkatan kapasitas anggota, serta mampu menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

DWP Mengajar, Menginspirasi Negeri

Ketua DWP Provinsi Banten, Mira Deden, menyatakan HUT ke-26 menjadi momentum refleksi dan penguatan peran DWP dalam pembangunan bangsa.

“Dengan mengusung tema peran strategis Dharma Wanita Persatuan dalam pendidikan anak bangsa untuk Indonesia Emas 2045. Serta tagline DWP mengajar, mendidik dengan hati, menginspirasi negeri,” jelas Mira.

Mira menekankan pentingnya peran perempuan dalam keluarga untuk mendukung tumbuh kembang anak. Ke depan, DWP diharapkan memperkuat peran dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi perempuan, penanaman nilai kebangsaan, dan integrasi sosial.

“Oleh karena itu, peran keluarga khususnya peran perempuan dalam keluarga sangat penting untuk memastikan setiap anak tumbuh sesuai potensinya,” katanya.

Rangkaian acara mencakup kunjungan dan belanja di bazar UMKM binaan serta gelar wicara dengan psikolog Yuli Sulistiawati tentang “Mempersiapkan Generasi Emas melalui Pendidikan Karakter dan Penguatan Ketahanan Keluarga.”.(WartainBanten)

Kapolsek Ngimbang Menggelar Kegiatan Mitigasi Dan Silahturahmi/Sambang Kerumah Anggota

0

Kapolsek Ngimbang Menggelar Kegiatan Mitigasi Dan Silahturahmi/Sambang Kerumah Anggota

LAMONGAN//warta.in–Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, bersama Anggota melaksanakan kegiatan Mitigasi dengan cara mendatangi atau silaturahmi kerumah Anggota Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi KA SPKT Polsek Ngimbang Kecamatan Ngimbang, Rabu (10/12/2025)

Kegiatan ini di laksanakan atas Perintah dari Kapolres Lamongan setelah kegiatan apel pagi untuk Mitigasi atau Waskat kepada Anggota Polsek dengan cara mendatangi rumah masing-masing anggota

Kegiatan tersebut di Hadiri oleh Iptu I Wayan Sumantra, S.H, Kapolsek Ngimbang berkunjung ke rumah anggota Polsek Ngimbang Lamongan untuk “berkunjung dan sambang  Anggota Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi  anaknya dalam keadaan lagi sakit

Menindaklanjuti perintah lisan Bapak Kapolres Lamongan terkait kegiatan Mitigasi atau Waskat kepada anggota dengan cara mendatangi atau silaturahmi kerumah masing-masing anggota untuk meminimalisir pelanggaran atau permasalahan yang dilakukan anggota, ungkap Kapoksek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H,

Kegiatan tersebut untuk memastikan bahwa KA SPKT Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi saat ini anaknya dalam keadaan sakit semoga segera dapat kesembuhan dan Rumah tangganya dalam keadaan yang harmonis tidak ada permasalahan apa pun dan Anaknya semoga secepatnya mendapatkan kesembuhan

Kapolsek Ngimbang berpesan kepada Aiptu Suhadi bersama istri agar selalu menjaga hubungan kelurga yang harmonis, saling menjaga keterbukaan , dan selalu menjaga komunikasi dengan baik antara suami dan istri, pungkasnya (Roy)

Bukit Asam Raih Juara 1 Kategori Perusahaan Go Publik Non Keuangan di Annual Report Awards 2024.

0

Warta In,2025.

Jakarta,9Desember 2025-PT “Bukit Asam TBK berhasil menorehkan prestasi dengan meraih juara 1 katagori perusahaan Go Publik Non Keuangan,dalam ajang Annual Report Award (ARA)2024, yang diselenggarakan di Gedung Bursa Efek Indonesia(BEI),Jakarta Senen(8/12/2025)

“Corporate Secretary Division Head, Eko Prayitno menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan,Penghargaan ARA 2024 merupakan wujud pengakuan atas upaya kami untuk memastikan laporan tahunan PTBA disusun secara informatif, transparan, dan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG),” jelasnya.

Eko menambahkan, penghargaan ini semakin menguatkan komitmen PTBA untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelaksanaan tata kelola sebagai fondasi keberlanjutan perusahaan.

“Dengan tata kelola yang solid, PTBA dapat terus menghadirkan energi tanpa henti dan berkontribusi mewujudkan Indonesia maju dan berkelanjutan,” imbuhnya.

ARA 2024  diselenggarakan oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pengatur BUMN, Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Pajak, Bursa Efek Indonesia, dan Ikatan Akuntan Indonesia.

Mengusung tema ARA. “Leading with Integrity, Transparency, and Accountability: The Path to a Sustainable Future”, ARA 2024 menegaskan pentingnya pilar-pilar tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi keberlanjutan jangka panjang.

Ketua Panitia,Pelaksana ARA 2024 Sidharta Utama menjelaskan,

ARAbertujuan mendorong peningkatan penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan melalui transparansi laporan tahunan dan laporan keberlanjutan.

Menurutnya, laporan tahunan bukan lagi sekadar kewajiban regulasi, melainkan sarana bagi investor dan pemangku kepentingan untuk menilai tata kelola dan keberlanjutan kinerja perusahaan.

“Melalui ARA,”kami memandang bahwa laporan tahunan ini bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi diharapkan dapat menjadi referensi bagi investor dan pemangku kepentingan dalam menilai pelaksanaan tata kelola dan keberlanjutan perusahaan secara menyeluruh,” jelasnya.

(Zulkifli)

Kapolsek Ngimbang Bersama Forkopimcam, Dirut RSUD dan Kepala Puskesmas Gelar Cooling System

0

Kapolsek Ngimbang Bersama Forkopimcam, Dirut RSUD dan Kepala Puskesmas Gelar Cooling System

LAMONGAN// Warta.In –Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, Bersama Forkopimcam kecamatan Ngimbang Dalam rangka kedekatan dan upaya antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menggelar kegiatan pertemuan cooling sistem bersama Dirut RSUD Ngimbang dan Kepala Puskesmas Ngimbang untuk bahas Isu – isu Strategis di Kantor Kecamatan Ngimbang,Rabu (10/12/2025)

Pertemuan dalam rangka membahas isu – isu Strategis mengenai semakin meningkatnya Kecamatan Ngimbang yang terpapar HIV AID dan tentang Quick Respond pelayanan Ambulan menjelang Natal 2025.

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, Dalam pertemuan menyampaikan dalam rangka antisipasi Kamtipmas dan terkait berita Hoax serta perkembangan isu – isu strategis menjelang Natal tahun baru 2025 dan menggali agar tercipta situasi keamanan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Dan Untuk lebih meningkatkan sitkamtibmas di wilayah Ngimbang

Kami berharap masyarakat agar senantiasa peka terhadap situasi lingkungan masing-masing, sekecil apapun mohon berkenan memberikan informasi situasi keamanan di wilayah Ngimbang agar terciptanya sitkamtibmas  yang aman dan kondusif, pungkasnya (roy)

Kejari Rembang Gelar Silaturahmi Dan Ramah Tamah Bersama Wartawan

0

Warta.in || Jateng Rembang || Pertama kali dalam sejarah, Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang, menggelar acara silaturahmi dan ramah tamah dengan puluhan jurnalis dari media Online dan Cetak dan Elektronik yang bertugas di Kabupaten Rembang, sekaligus menjadi saksi terbentuknya Kelompok Kerja wartawan Kejari.

Tidak kurang dari 14 jurnalis yang hadir di acara silaturahmi dan ramah tamah tersebut, yang bertempat di Rumah Makan Prahu Kuno Rembang, Rabu (10/12/2025).

Wartawan senior Rembang, Agus Sutomo, menyampaikan apresiasi terhadap pejabat Kasi Intel Kejari Rembang Yusni Febriansyah Effendi, SH, MH, yang dinilai membuat gebrakan yang sangat positif, dengan menginisiasi gelaran acara silaturahmi dan ramah tamah antara Kejari dan kalangan insan media itu.

“Kami sampaikan terimakasih kepada Kejari Rembang, terutama Bapak Kajari Rembang Jendra Firdaus S.H., M.H, yang memandang media sebagai mitra kerja,” ungkap Agus Sutomo.

Saya yakin dengan terbentuknya mitra kerja Wartawan dan Kejari Rembang ini, akan semakin mempererat tali silaturahmi, dan juga sinergitas antara Insan Pers dengan Kejari.

“Insya Allah, melalui kegiatan silaturahmi dan ramah tamah ini, sebagai salah satu bentuk mempererat jalinan sinergitas antara Kejari dan Insan Media di kabupaten Rembang. Untuk itu kami sampaikan apresiasi yang tinggi, terutama kepada Bapak Kajari Rembang,“ ujarnya.

Menurut Agus Kajari minta masukan dari rekan rekan media di kabupaten Rembang yang sekaligus mitra kerja juga. Kami berharap terjadi sinergitas dalam memahami pekerjaan dan saling menghormati tugas dan fungsi masing masing.

“Kegiatan silaturahmi dan ramah tamah ini, sebagai bentuk jalinan sinergitas antara Kejari dan kalangan media di Rembang,“ ucap wartawan senior Rembang, Agus Sutomo.

( wik )

Gubernur NTB Terima Gelar Manggala Bhumi, Simbol Perangi Kemiskinan dan Jaga Rinjani

0

Gubernur NTB Terima Gelar Manggala Bhumi, Simbol Perangi Kemiskinan dan Jaga Rinjani

Warta.in
Lombok Barat, NTB – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menerima gelar Manggala Bhumi Nusa Tenggara Barat dari Majelis Adat Sasak (MAS) pada Festival Budaya Lombok Mirah Sasak Adi dan Peringatan Milad ke-30 MAS di D’Golong Narmada, Rabu (10/12). Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa gelar tersebut merupakan amanah besar bagi seluruh masyarakat NTB, bukan hanya masyarakat Sasak.

“Ini bukan sekadar simbol tetapi ini adalah amanah yang diberikan kepada saya untuk memberikan pengayoman bukan saja kepada Bangsa Sasak tapi juga kepada NTB secara keseluruhan,” ucapnya.

Gubernur juga menyoroti persoalan kemiskinan yang masih menjadi tantangan utama provinsi. Ia menekankan perlunya kepemimpinan yang mengusung nilai tindih, maliq, dan mereng untuk memerangi kemiskinan ekstrem di NTB.

“Musuh kita bersama hari ini adalah kemiskinan. NTB sampai hari ini masih menjadi satu dari 12 provinsi termiskin di republik ini. Karena itu melalui kepemimpinan yang tindih, maliq, dan mereng, dan melalui solidaritas, melalui rasa kebersamaan seperjuangan in syaa Allah kita nawaitu, kita niatkan di tahun 2029, 106 desa kemiskinan ekstrem ini akan kita nol-kan,” ujarnya.

Gubernur menjelaskan bahwa nilai tindih, maliq, dan mereng merupakan karakter dasar masyarakat Sasak—kejujuran dan integritas dalam bekerja dengan hati, mengutamakan kepentingan kolektif, serta kerendahan hati yang dibarengi keteguhan menjaga kebenaran dan martabat.

“Bukanlah sebuah kebetulan, kita Bangsa Sasak diamanahkan untuk lahir dan besar di Pulau Lombok yang gemah ripah ini. Karena dengan segala kelebihan yang dimiliki pulau ini, dibutuhkan kombinasi karakter yang kompleks dan kuat untuk menjaga dan memeliharanya. Tindih, maliq, mereng,” jelasnya.

Pengerakse Agung MAS, Sajim Sastrawan, dalam kesempatan yang sama mengajak masyarakat Sasak untuk mendukung kepemimpinan Gubernur NTB dalam membangun NTB.

“Kita Sasak satu, marilah kita bersatu di dalam bendera Sasak untuk membangun daerah ini. Marilah kita bersama-sama berikhtiar dan bertekad bersama untuk membantu kepala daerah, dalam hari ini Manggala Bhumi Sasak, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mewujudkan cita-citanya dalam menjadikan NTB makmur dan mendunia,” ucapnya.

Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penandatanganan Deklarasi Gunung Rinjani oleh Gubernur NTB bersama perwakilan DPRD NTB, perwakilan bupati/walikota se-Pulau Lombok, Rektor UIN, serta perwakilan Rektor UNRAM. Deklarasi itu menegaskan komitmen menjaga nilai ekologis Gunung Rinjani, menolak segala bentuk perusakan lingkungan, serta memperkuat status Rinjani sebagai Global Geopark dan Cagar Biosfer UNESCO.

Deklarasi tersebut juga menekankan penguatan lembaga adat lingkar Rinjani dan kemitraan multisektoral. Pemerintah daerah se-Pulau Lombok didorong mengelola kawasan Rinjani secara kolaboratif, adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan, sebagai wujud penghormatan terhadap Rinjani sebagai kemali beleq—simbol kultural dan spiritual masyarakat Sasak.(sr/dkisntb)

Mukerda MUI Banten: Dimyati Serukan Kolaborasi Ulama untuk Wujudkan SDM Berdaya Saing

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 Desember 2025  — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya peran ulama dan kiai dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Banten yang unggul, berdaya saing, serta berakhlak mulia. Hal itu disampaikan saat memberikan arahan pada Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) ke-V Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten di Ballroom Universitas Serang Raya (Unsera), Rabu (10/12/2025).

Mukerda MUI tahun ini mengusung tema “Memperkokoh Peran Ulama Menuju Banten Maju, Mandiri, dan Sejahtera.” Dimyati menilai tema tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya dalam memperkuat pendidikan keagamaan dan karakter masyarakat di tengah dinamika perkembangan zaman.

Menurut Dimyati, ulama dan kiai memiliki posisi strategis sebagai pembimbing umat yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membentuk moralitas generasi muda. Ia menekankan bahwa pendidikan agama merupakan pondasi penting yang harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan nilai-nilai luhur.

“Pembangunan SDM ini membutuhkan kolaborasi, tidak bisa pemerintah berjalan sendiri. Oleh karena itu, kita semua harus bersatu,” ujar Dimyati.

Menurut wagub, Mukerda ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang mendukung pemerintah daerah dalam membina masyarakat.

“Rekomendasi ulama itu pasti mengandung kemaslahatan bagi masyarakat. Makanya saya selalu dengar dan taat terhadap apa yang dikatakan para ulama dan kiai,” tambahnya.

Ketua MUI Provinsi Banten, Bazari Syam, menyampaikan bahwa Mukerda 2025 menjadi ajang evaluasi program kerja sebelumnya sekaligus merumuskan rencana untuk tahun 2026.

“Mudah-mudahan program kerja yang dibuat ini, selain dapat dilaksanakan dengan baik, juga bisa mendatangkan kemanfaatan dan kemaslahatan bagi masyarakat Banten, seperti yang diharapkan Bapak Wakil Gubernur tadi,” kata Bazari.

Bazari menegaskan komitmen MUI untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten, terutama dalam pengembangan SDM, penguatan ekonomi keumatan, dan peningkatan kualitas lingkungan.

Ia meyakini sinergi tersebut akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan menegaskan bahwa MUI siap turun langsung ke lapangan melalui berbagai kegiatan pembinaan dan tausiah.(WartainBanten)

Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Polres Metro Bekasi Kota Gelar Apel Kamtibmas

0

warta.in Bekasi ◊ Rabu, 10 Desember 2025

Bekasi Kota, – Dalam rangka menjaga kondusivitas dan stabilitas keamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Metro Bekasi Kota menggelar Apel Kamtibmas di halaman Polres Metro Bekasi Kota. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, SH, SIK, MH, serta diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Apel yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Bayu Pratama Gubunagi, SH, SIK, MSi, para pejabat utama Polres, anggota Brimob BKO, dan perwakilan 27 organisasi masyarakat (ormas) di Kota Bekasi. Beberapa ormas yang hadir antara lain Forum Betawi Rempug (FBR), Pemuda Pancasila (PP), Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), serta organisasi lainnya yang turut serta dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat.(10/12/25)

Dalam amanatnya, Kapolres Metro Bekasi Kota menyampaikan pentingnya sinergi antara Polri dan ormas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Beliau menegaskan bahwa stabilitas keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, namun juga membutuhkan peran aktif masyarakat, khususnya ormas, dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Melalui apel ini, kita ingin menunjukkan bahwa sinergi Polri dan ormas adalah kunci utama terciptanya keamanan dan ketertiban. Perbedaan aspirasi atau identitas tidak boleh menghalangi kita untuk berdiri bersama menjaga keutuhan NKRI,” ujar Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Kapolres juga mengapresiasi peran ormas dalam membantu pemerintah menangani berbagai tantangan sosial, seperti bencana alam, cuaca ekstrem, hingga potensi konflik di masyarakat. Beliau mengajak seluruh elemen untuk terus mengedepankan rasa empati, gotong royong, dan kepedulian sosial sebagai landasan utama dalam menjaga persatuan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak sosial dari kondisi ekonomi, cuaca ekstrem, dan penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks. Polres Metro Bekasi Kota bersama ormas diharapkan dapat menjadi teladan dalam menyebarkan informasi yang benar, menyejukkan, dan menjaga stabilitas sosial.

“Mari kita jadikan apel ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita. Semoga sinergi Polri, ormas, dan masyarakat dapat terus terjaga demi menciptakan wilayah yang aman, damai, dan berketahanan,” tutup Kapolres.

Apel Kamtibmas ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga simbol kebersamaan dan soliditas antara aparat keamanan, ormas, dan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota.

Semangat persatuan ini menjadi bukti bahwa Kota Bekasi tetap kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan, serta siap menyongsong tahun baru dengan optimisme dan keharmonisan.

[Alpin A.S]