26.6 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026
Beranda blog Halaman 353

Tinawati Andra Soni Terharu Lihat Semangat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus di Serang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 9 Desember 2025  — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengaku bangga dan terharu melihat semangat belajar anak-anak berkebutuhan khusus saat menghadiri kegiatan PKK Mengajar di Sekolah Khusus (SKh) Negeri 02, Jl. Raya Petir–Serang, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (9/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Tinawati menyaksikan langsung antusiasme para siswa mengikuti kegiatan belajar. Menurutnya, kekuatan mental dan ketulusan para pendamping merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus.

“Saya sangat senang melihat semangat anak-anak ini untuk bersekolah,” ungkap Tinawati

Tinawati juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para orang tua yang selalu setia mendampingi putra-putri mereka. Ia mengatakan, semangat yang ditunjukkan anak-anak istimewa itu membuat dirinya hampir meneteskan air mata.

“Saya tadi hampir meneteskan air mata melihat semangat anak-anak istimewa ini untuk bersekolah. Anak-anak tidak pernah meminta untuk dilahirkan berbeda. Tapi saya percaya, orang tua dipilih Tuhan karena mereka mampu,” tuturnya

Program PKK Mengajar merupakan inisiatif baru TP PKK Provinsi Banten yang bertujuan memperkuat peran PKK dalam peningkatan kualitas pendidikan.

“PKK Mengajar memang bukan program pusat, tetapi kami ingin hadir membersamai dunia pendidikan. Dan ini merupakan langkah awal kami, mudah-mudahan dapat memberi kontribusi nyata,” jelas Tinawati.

Kegiatan perdana dilakukan di sekolah khusus karena PKK ingin memastikan bahwa pendidikan menjangkau seluruh anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

“Pendidikan harus menjangkau seluruh anak negeri tanpa kecuali, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus,” tegas Tinawati.. “Saya melihat bahwa anak-anak istimewa ini tidak boleh ditinggalkan, kita harus mengoptimalkan layanan pendidikan bagi mereka,” tambahnya.

Melalui PKK Mengajar, PKK mendorong terciptanya lingkungan belajar yang ramah anak, tanpa diskriminasi, serta berharap konsep ini dapat diterapkan lebih luas. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat mental dan kapasitas para orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka.

“Kami ingin menguatkan ayah dan bunda semua. Kami di PKK memang bukan pembuat kebijakan, tetapi kami siap memperkuat kinerja pemerintah daerah,” katanya. “Harapan saya, anak-anak kita memiliki masa depan yang sama dengan anak-anak lainnya. Kita tidak pernah tahu jalan dan takdir Tuhan, tetapi kita bisa melaluinya jika bersama-sama,” tambah Tinawati.

Tinawati berharap program ini berkelanjutan, memberi manfaat besar bagi dunia pendidikan di Banten, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus, serta membawa keberkahan bagi masyarakat.(WartainBanten)

Pegadaian Gandeng UIN Raden Fatah,Hadirkan Ruang Edukasi&Inovasi Keuangan Syariah untuk Mahasiswa

0

Warta.in | Palembang. – PT Pegadaian terus memperluas komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan literasi keuangan syariah melalui peresmian The Gade Sharia Creative Lounge di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Fasilitas ini diluncurkan bersamaan dengan Seminar Nasional bertema Go Sharia Smart Financial to Secure Your Future yang berlangsung di Gedung Rektorat UIN Raden Fatah Jakabaring.

Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian program Pegadaian dalam mendekatkan layanan dan edukasi finansial kepada generasi muda, khususnya mahasiswa.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa Pegadaian sebagai BUMN berusia 125 tahun terus konsisten menunjukkan kinerja positif dan memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

“Sepanjang sejarah, Pegadaian tidak pernah mencatatkan kerugian. Ini menjadi kebanggaan, karena Pegadaian hadir untuk ekonomi kerakyatan, dekat dengan masyarakat menengah ke bawah, UMKM, dan kini semakin dekat dengan generasi muda,” jelasnya.

Pegadaian saat ini melayani 25 juta nasabah, memiliki 44 ribu outlet, dan didukung ratusan ribu agen aktif yang tersebar hingga ke wilayah blankspot di seluruh Indonesia.

The Gade Sharia Creative Lounge di UIN Raden Fatah merupakan salah satu bentuk implementasi tanggung jawab sosial Pegadaian, khususnya melalui program berbasis syariah yang menggunakan dana kebajikan umat.

“Kami ingin menghadirkan ruang edukasi, diskusi, dan kolaborasi yang bermanfaat bagi mahasiswa. Pegadaian tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga membawa misi sosial agar masyarakat semakin melek finansial,” ujar Novryandi.

Selain fasilitas ruang kreatif, Pegadaian juga memberikan Beasiswa untuk mahasiswa berprestasi, Beasiswa bagi dosen berprestasi, Dukungan penelitian pada tiga tema strategis berbasis data.

Selaras dengan perkembangan industri keuangan, Pegadaian terus mengembangkan bisnis syariah, digital, dan emas. Dari total laba perusahaan sebesar Rp8 triliun, bisnis syariah memberi kontribusi 15%, sementara sektor digital juga menyumbang 15%, termasuk dari transaksi emas melalui aplikasi Tring by Pegadaian.

“Kami menghadirkan produk yang mudah diakses masyarakat. Dengan Rp10 ribu saja, pelanggan bisa membeli emas. Inovasi ini mendorong masyarakat untuk berinvestasi sejak dini,” tambahnya.

Rektor UIN Raden Fatah, Prof Dr Muhammad Adil, MA, mengapresiasi Pegadaian atas kerja sama dan dukungan nyata yang diberikan kepada kampus.

“Dari banyak MoU yang kami lakukan, kerja sama dengan Pegadaian termasuk yang paling produktif. Semua program terlaksana dengan baik, dan kehadiran The Gade Sharia Creative Lounge akan menjadi ruang yang sangat bermanfaat bagi civitas akademika,” ungkapnya.

Seminar Nasional menghadirkan dua narasumber utama yakni Taufik Diya, SE., MM., Kepala Bagian Pemasaran dan Penjualan Kanwil III Sumbagsel dan Aryani, SE., MM., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Fatah.

Hadir pula jajaran pimpinan Pegadaian, di antaranya Deputi Bisnis Kanwil III Sumbagsel Rusydi Tanjung, Pemimpin Cabang Pegadaian Syariah Kota Palembang, serta pimpinan UIN Raden Fatah.

Tentang PT Pegadaian

PT Pegadaian merupakan BUMN yang telah beroperasi sejak 1901, berfokus pada penyediaan layanan gadai, pembiayaan mikro, investasi emas, serta layanan syariah dan digital. Dengan jaringan yang luas dan komitmen pada pemberdayaan masyarakat, Pegadaian terus menghadirkan inovasi untuk memenuhi kebutuhan finansial masyarakat Indonesia.

Pemkab Pasaman Tekankan Penguatan KONI 2025–2029:“Bersama Membangkitkan Prestasi Olahraga Pasaman”

0

Lubuk Sikaping,Warta.in Pemerintah Kabupaten Pasaman menggelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Caretaker Kepengurusan KONI Kabupaten Pasaman Tahun 2025 dengan tema “Bersama Membangkitkan Kabupaten Pasaman”, Selasa (9/12/2025) di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman.

Acara ini menjadi momentum penting bagi arah pembangunan olahraga daerah menuju masa bakti KONI Pasaman 2025–2029.

Bupati Pasaman Welly Suhery dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakorsi ini bukan sekadar pertemuan formal, namun langkah strategis untuk menata ulang ekosistem olahraga Pasaman secara profesional, inklusif, dan berkelanjutan.

“Kehadiran kita hari ini merupakan komitmen nyata untuk memajukan olahraga Pasaman. Olahraga bukan hanya aktivitas fisik, tetapi sarana membangun karakter, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan peradaban masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa potensi olahraga Pasaman sangat besar dan membutuhkan dukungan kuat dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, KONI Provinsi, cabang olahraga, swasta, maupun komunitas.

“KONI Pasaman harus menjadi organisasi yang transparan, akuntabel, profesional, dan berdampak langsung bagi masyarakat—terutama generasi muda,” tegasnya.

Rakorsi ini juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi kepengurusan KONI masa bakti sebelumnya yang telah berkontribusi mengangkat martabat olahraga Pasaman di tingkat provinsi hingga nasional.

Sementara itu, Ketua Caretaker KONI Sumatera Barat Syhindra Nurben dalam sambutannya menekankan pentingnya restrukturisasi dan penguatan kembali pengelolaan KONI Pasaman agar lebih solid dan efektif.

“Untuk menunjang kemajuan olahraga, kita harus membangkitkan kembali kepengurusan KONI dengan manajemen yang lebih kuat, terarah, dan responsif terhadap kebutuhan cabang olahraga,” ungkap Syhindra.

Ia juga menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan KONI Pasaman masa bakti 2025–2029 harus membawa “angin segar” melalui program yang terukur, pembinaan atlet berkelanjutan, serta peningkatan sarana dan prasarana olahraga.

Pada penutup acara, Bupati Pasaman berharap Rakorsi ini dapat menghasilkan keputusan dan strategi yang konkret demi kemajuan olahraga daerah.

“Semoga Rakorsi ini berjalan lancar, aman, dan menghasilkan langkah nyata untuk kebangkitan olahraga Pasaman di masa mendatang,” pungkasnya.

Acara dihadiri unsur Forkopimda, Ketua dan Pengurus KONI Provinsi Sumbar, Ketua Koni Priode 2018-2021 Ahmad Zen, Ketua KONI Periode 2021-2025 Tomi Irawan, para pengurus Cabor, OPD terkait, serta peserta Rakorsi lainnya.(Fajri)

RESES kE-lll DPRD PALI DAVIL V, KEC. ABAB DI DESA PENGABUAN TAHUN 2025

0

Sumatra Selatan (PALI)

Warta.in

Pali – Kamis Adakan Acara RESES KE III TAHUN 2O25 ANGGOTA DPR PALI DAPIL V KECAMATAN ABAB . Tanggal 8 Desember 2025,pukul 09 Wib Sampai Selesai Bertempat di Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten PALI. Tujuan Reses adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat, menjaring dan menghimpun pokok-pokok pikiran masyarakat, serta menampung keluhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Reses juga bertujuan untuk meningkatkan komunikasi antara anggota DPRD dan masyarakat, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat kecamatan abab kabupaten PALI.

Dihadiri Oleh Beberapa Pejabat, Termasuk Ketua DPR Ubai Dillah, DPR Mursan, Alpias, dan Muhamad Budi Hairul, Camat Abab Mohammad Rizal, Pahlevi SE.

Supriyanto/ Olang kepala Desa Pengabuan dan Kepada Desa Prambanan ArmanSol Kecamatan Abab Kabupaten PALI.

Program pembangunan di Desa Pengabuan, Pemerintah Desa Pengabuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan dinas terkait kabupaten PALI.

“Selanjutnya H. UBAIDILLAH SH. adalah Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan tahun 2025. Beliau mengatakan memimpin DPRD PALI dalam beberapa kegiatan, seperti Rapat Paripurna HUT PALI Ke-12 Tahun dan PALI Innovation Award 2025 .Mengatakan kita akan membangun di segala sektor yang banyak manfaat bagi masyarakat Pali khusus kecamatan abab kabupaten PALI.

Waktu yang sama Muhamad Budi Hairul SHI adalah anggota DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Dari Partai Demokrat. Menjabat Sebagai Wakil Ketua II DPRD PALI periode 2021-2024.

Sebagai Anggota 2025, Mengatakan menata Ruang Sektor Kesehatan di Kecamatan Abab Pali. Yang harus displin menanggapi pengobatan terhadap masyarakat Desa Sekecamatan Abab kabupaten PALI.

Mursan A.md adalah anggota DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari Partai Nasdem. Beliau aktif dalam berbagai kegiatan, seperti Reses di Kecamatan Abab menyerap aspirasi masyarakat dan menanggapi usulan warga terkait Pembangunan daerah khusus Kecamatan Abab Pali.

Mursan Anggota DPR kabupaten PALI . Mengatakan pada acara Rese tersebut kita galakan membangun desa- desa yang ada di kecamatan abab kabupaten PALI.

Membangun serana praseran pisik dan non pisik di kecamatan abab, Seperti pembangunan Tower, Lampu jalan dan jembatan semuanya untuk memperlancar aktivitas desa prambatan, batu kampung IV kecamatan abab kabupaten PALI.

Dalam kesempatan yang sama Anggota DPR Kabupaten Pali, Alpiyas dari praksi Pertai PKS adalah bertujuan adakan Reses ini adalah untuk menampung Aspirasi Masyarakat Abab kabupaten PALI.

Semoga apa yang kita harus kita rencana kan program pembangunan fisik dan non fisik mendapatkan Dukungan Bupati Pali.

Muhamad Randi (team/red)

Tinawati Andra Soni Apresiasi TK ZAIS sebagai Sekolah Inklusif di Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 9 Desember 2025  — Bunda PAUD Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengapresiasi penerapan pendidikan inklusif di TK Zata Amani Islamic School (ZAIS) setelah melakukan kunjungan ke sekolah tersebut yang berlokasi di Komplek Griya Cilegon Indah Blok J1 No. 8, Kelurahan Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa (9/12/2025).

Dalam kunjungannya, Tinawati menyampaikan kebanggaannya karena TK ZAIS telah melaksanakan konsep sekolah inklusif yang memberikan kesempatan kepada anak-anak istimewa untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan sesuai kebutuhan.

“Terharu dan bangga. Karena TK ZAIS sudah melaksanakan sekolah inklusif. Anak-anak istimewa bisa mendapatkan pendidikan layak,” ucapnya.

Menurut Tinawati, pendidikan inklusif memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak sejak dini. Melalui lingkungan sekolah yang inklusif, anak-anak dibiasakan menerima perbedaan dan berinteraksi dengan berbagai karakter individu. Hal ini diharapkan dapat membangun kepekaan sosial, empati, dan sikap saling menghargai.

Ia menambahkan bahwa pengembangan sekolah inklusif perlu terus digiatkan di seluruh wilayah Provinsi Banten agar tercipta lingkungan pendidikan yang ramah anak dan ramah keluarga.

“Mudah-mudahan ini bisa terus kita kembangkan di Provinsi Banten. Kita giatkan sekolah inklusif yang ramah anak, ramah keluarga,” ungkapnya.

Dalam kunjungannya ke TK ZAIS, Tinawati menyerahkan paket bantuan pencegahan stunting sebagai bagian dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Ia juga mendampingi anak-anak belajar di sejumlah kelas serta berdialog dengan ibu hamil dan menyusui mengenai upaya pencegahan stunting.

“Insya Allah kegiatan ini terutama Genting akan terus kami lakukan. Bagaimanapun pendidikan anak usia dini terkait dengan kesehatan dan gizi anak,” ujar Tinawati.

Kepala TK Zata Amani Islamic School, Dyah Sari Endah Nursasongko, menjelaskan bahwa sekolah yang berdiri sejak 2004 ini memiliki 99 siswa dalam enam rombongan belajar dengan 15 guru.

“Ekstrakurikulernya ada drumband, menari, menggambar, silat, dan berenang,” ungkapnya. “Untuk prestasi anak, tahun ini juara satu dan dua lomba mendongeng tingkat Provinsi Banten. Kemudian juara dua menggambar tingkat Provinsi Banten. Juara satu lomba kolase tingkat Provinsi Banten. Untuk guru, juara dua membuat komik digital,” tambah Dyah.

TK ZAIS juga menerapkan pendidikan inklusif, di mana anak-anak berkebutuhan khusus mendapat pendampingan guru berlatar pendidikan khusus dan belajar bersama teman sebayanya. Dyah menegaskan bahwa setiap anak mendapatkan kesempatan dan hak yang sama sesuai minat dan bakat masing-masing.(WartainBanten)

Besuk Uden Kurnia dan Istri Di RS Welas Asih Bale Endah

0

Bale Endah, Selasa, 9 Desember 2025, Alumni Balebat, 83 SMPPN 37 dan SMAN 25 Buahbatu Bandung, doa kami menyertai kesembuhanmu bersama Istri, semoga persahabatan yang di ikat dalam Alumni Balebat 83, tetap tersambung, sampai akhir.
Terkadang rasa simpati, empaty, dia sahabat, menjadi obat, untuk kesembuhan.
Tetap sehat sahabatku, yang sakit cepat disembuhkan, seperti kondisi sedia kala, supaya tahun depan kita dapat berkumpul dalam reuni Balebat 83, Semoga. Warta In. Biro Bandung. Ibnu S SH CSS ALC.

Melayat Uden Kurnia, Dirawat Di RS Welas Asih Bale Endah, Bandung

0

Bale Endah, Selasa, 9 Desember 2025, Warta In.
Rasa Empati, kebersamaan, Alumni Balebat, SMPPN 37 Bandung, SMAN 25 Buahbatu Bandung, melayat Uden Kurnia, dan Istrinya yang di rawat di RS Welas Asih Bale Endah Lt. 3 Usman Bin Affan, R 306.
Teriring Doa, semoga Uden Kurnia dan Istri, cepat sembuh seperti sedia kala, doa kami menyertai kesembuhanmu, dan Istri tercinta.
Semoga persahabatan alumni Balebat 83, sampai akhir, tetap sahabat.
Bukti bahwa persahabatan yang di ikat oleh Ikatan Alumni Balebat 83, tetap eksis dan tetap jaya, sehat selalu sahabatku doaku menyertaimu. Warta In. Biro Bandung. Ibnu S SH CSS ALC.

TP PKK Banten Gelar Kick-Off PKK Mengajar di SMAN 2 Kota Serang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 9 Desember 2025  — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten menggelar Kick-Off kegiatan PKK Mengajar di SMAN 2 Kota Serang, Senin (8/12/2025). Program ini menjadi langkah awal PKK Banten dalam memperluas perannya di sektor pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter generasi muda.

Kegiatan tersebut melibatkan Pokja I yang membidangi pendidikan serta Pokja II yang membidangi kewirausahaan. Kedua pokja memberikan materi kepada siswa dan dewan guru sesuai bidang masing-masing, mulai dari penguatan karakter hingga motivasi pengembangan bakat dan kemampuan berwirausaha.

Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyampaikan bahwa PKK Mengajar bertujuan menumbuhkan keberanian, kemandirian, serta potensi diri peserta didik.

“Kita tadi berbagi pengetahuan kepada anak-anak,” katanya.

Tinawati menambahkan bahwa selama ini PKK banyak berfokus pada penguatan tatanan keluarga. Melalui PKK Mengajar, PKK mulai memperluas peran dengan menggandeng sekolah sebagai ruang pembentukan generasi yang lebih berkarakter dan berdaya saing.

“PKK Mengajar ini akan terus berlanjut dan diperluas di seluruh daerah di Provinsi Banten,” ujarnya.

Tinawati menekankan bahwa pendidikan anak memerlukan kolaborasi pentahelix yang berkelanjutan, tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Ia menyebut dukungan masyarakat, keluarga, dan peran aktif anak turut menentukan keberhasilan pendidikan.

Tinawati juga mengajak anak-anak untuk berkontribusi sederhana, seperti mendorong teman-teman agar berani menyuarakan pendapat dan mengembangkan potensi diri.(WartainBanten)

Tuding Abaikan Aturan Ketenagakerjaan, Pertamina Adera Didesak Prioritaskan Tenaga Lokal

0

Sumatra Selatan (Pali)

Warta.in

PALI — Desakan terhadap Pertamina Adera Pengabuan untuk membuka rekrutmen tenaga kerja secara transparan terus menguat. Koalisi masyarakat, pemuda, dan kepala desa di wilayah kerja Pertamina (WKP) menuding perusahaan serta kontraktornya mengabaikan kewajiban hukum dalam perekrutan tenaga keamanan (security), driver jasa, dan Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP).Tekanan publik bermula dari laporan kekurangan personel security di lapangan. Kondisi itu disebut membuat sejumlah petugas bekerja tanpa off dan melewati batas jam kerja yang ditetapkan dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 dan UU 6/2023 tentang Cipta Kerja. “Sudah lama tidak ada penambahan personel. Teman-teman security terpaksa terus bekerja tanpa jeda, bertentangan dengan aturan ketenagakerjaan. Ini tidak bisa lagi dibiarkan,” ujar salah satu koordinator masyarakat, Sabtu (6/12/2025).

Sejumlah tokoh desa juga menyoroti dugaan keberadaan “tenaga ahli terselubung” yang dinilai tidak memiliki fungsi operasional namun mendapat fasilitas pekerja. Mereka menegaskan bahwa TKJP yang pensiun atau resign tidak pernah digantikan. “Sementara orang-orang titipan justru muncul dengan fasilitas lengkap. Ini permainan orang dalam, dan kami menolak keras,” kata salah satu kepala desa.

Seluruh kepala desa di WKP Adera pada pertemuan 6 Desember menyatakan tuntutan bersama agar rekrutmen tenaga kerja mengutamakan warga lokal. “Kami seluruh kepala desa mendesak penerimaan tenaga kerja sesuai aturan ketenagakerjaan yang berlaku di Kabupaten PALI. Harus diutamakan WKP Adera dan dilakukan secara terbuka. Kontraktor, termasuk rig, harus merata menerima tenaga kerja dari 19 desa,” tegas mereka.

Koordinator AP3, Hadi Prasmana, pada Senin (8/12/2025) memastikan surat kedua telah dikirim ke Pertamina. “Kami minta Field Manager segera mengeluarkan surat perintah kepada pemenang tender maupun seluruh kontraktor untuk membuka rekrutmen secara terbuka,” ujarnya. Ketua AML, Wiko Candra, menegaskan perusahaan wajib mematuhi Surat Edaran Bupati PALI. “Semua perusahaan wajib taat termasuk Pertamina dan kontraktornya,” tegasnya..    Ketua PAC GEMARLAB Tanah Abang, Ijal Bakrie, menyatakan batas waktu sudah diberikan. “Sampai 12 Desember 2025 kami tunggu. Kalau tidak ada respons, aksi besar dengan ratusan massa akan kami gelar pada 15 Desember,” ujarnya.

Untuk keseimbangan pemberitaan, media telah meminta konfirmasi kepada Manager Adera Field, Adam Syukron Nasution. “Proses rekrutmen dilakukan secara transparan, objektif, dan profesional tanpa dipungut biaya,” jawabnya. Ia mengimbau masyarakat melapor jika menemukan penyimpangan.

(Red)

Geger! Penunjukan PLH di Ciasem Dinilai Menyimpang dari Kebijakan Domisili

0

Geger! Penunjukan PLH di Ciasem Dinilai Menyimpang dari Kebijakan Domisili

Ciasem Subang, Warta In Jabar – Penunjukan Pelaksana Harian (PLH) kepala sekolah di Kecamatan Ciasem memicu gelombang kritik keras dari warga dan pemerhati pendidikan. Penempatan baru itu dinilai tidak sejalan, bahkan bertolak belakang, dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menegaskan pentingnya penugasan kepala sekolah dekat domisili.

Kebijakan era Gubernur Jabar saat itu, Dedi Mulyadi, secara jelas mengarahkan agar kepala sekolah ditempatkan di wilayah yang dekat dengan tempat tinggal untuk menjaga efektivitas kerja dan stabilitas keluarga. Namun, rotasi PLH terbaru di Ciasem justru dianggap mengabaikan total prinsip tersebut.

Dalam proses mutasi terakhir, dua kepala sekolah — dari SDN Dukuh dan SDN Sukagenah — malah ditukar silang, meskipun penugasan sebelumnya dinilai sudah proporsional. Akibat keputusan ini, jarak tempuh menjadi jauh lebih ekstrem:

Cikaum → SDN Sukagenah: sekitar 28.8 km

Sukahaji → SDN Dukuh: sekitar 29.5 km

Warga menilai keputusan tersebut tidak masuk akal, karena memaksa kepala sekolah menempuh perjalanan jauh setiap hari, sesuatu yang justru dihindari dalam kebijakan provinsi. Banyak pihak menilai penempatan ini terkesan dipaksakan, tanpa mempertimbangkan asas domisili dan efisiensi.

Lebih jauh, sejumlah tokoh masyarakat menduga adanya sentimen pribadi dan ketidakharmonisan internal yang ikut memengaruhi keputusan, sehingga berdampak pada rusaknya tata kelola pendidikan di wilayah Ciasem. Meski dugaan itu belum terkonfirmasi, pola penempatan yang janggal disebut telah menimbulkan ketidakpercayaan publik.

Para pengamat pendidikan menilai kebijakan seperti ini dapat menggerus kualitas layanan sekolah karena kepala sekolah kehilangan fokus akibat beban perjalanan yang berlebihan. “Jika kebijakan provinsi saja tidak diindahkan, bagaimana pendidikan bisa maju?” ujar salah satu pemerhati pendidikan setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan penempatan PLH yang dinilai menyimpang ini. Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Subang dan Dinas Pendidikan untuk segera melakukan evaluasi terbuka, bukan hanya untuk memperbaiki penempatan, tetapi juga memastikan tidak ada kepentingan pribadi yang mengorbankan pendidikan di Ciasem.