27.3 C
Jakarta
Selasa, April 28, 2026
Beranda blog Halaman 368

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Berikan Bantuan Kursi Roda, Seorang Bapak Menangis Terharu

0

Warta.in-Bengkulu.

Pemberian bantuan kursi roda oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melalui Dinas Sosial Provinsi Bengkulu kepada masyarakat yang sakit berkepanjangan, Minggu. 30 November 2025.

Gubernur Helmi Hasan memberikan bantuan kepada masyarakat Bengkulu Tengah yang membutuhkan kursi roda.

Seorang bapak penerima bantuan terlihat menangis terharu atas bantuan yang diberikan.

Reaksi emosional seorang bapak yang menangis sebagai bentuk rasa syukur dan terharu atas bantuan yang diterimanya.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melalui Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada seorang bapak di Bengkulu Tengah yang menderita sakit berkepanjangan dan membutuhkan kursi roda untuk menunjang aktivitas sehari-harinya.

momen saat bantuan diserahkan. Bapak penerima bantuan tersebut tidak dapat menahan air mata harunya. Ia menangis sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh pemerintah provinsi Bengkulu.

Bantuan kursi roda ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kualitas hidup penerima, mempermudah mobilitas, dan meningkatkan kemandirian dalam beraktivitas sehari-hari. Inisiatif ini merupakan bagian dari program pemerintah provinsi Bengkulu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. (HD)

Sumber: Helmi Hasan Official (YouTube) Diakses 30 November 2025.

Gubernur Tekankan Pentingnya Peringatan Dini Efektif Responsif dan Kesiagaan Hadapi Bencana

0

Gubernur Tekankan Pentingnya Peringatan Dini Efektif Responsif dan Kesiagaan
Hadapi Bencana

Warta.in
Mataram, NTB — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengadakan Apel Pasukan Siaga Bencana Banjir, Tanah Longsor, dan Cuaca Ekstrem di Lapangan Bumi Gora (28/11/2025). Kegiatan tersebut, dihadiri jajaran BPBD NTB, instansi vertikal, TNI/Polri, relawan, serta berbagai unsur masyarakat.

Gubernur NTB dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPBD Provinsi NTB dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan apel siaga tersebut. Dirinya menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja.

“Provinsi NTB merupakan wilayah yang rawan berbagai jenis bencana, baik bencana alam maupun non-alam. Untuk itu penting bagi kita untuk siap siaga menghadapi segala kemungkinan yang dapat mengancam keselamatan jiwa dan harta benda,” ujar Gubernur Iqbal.

Dalam arahannya, Gubernur NTB menekankan perlunya memperkuat sistem peringatan dini. Sistem yang efektif dan responsif diperlukan agar informasi kondisi lapangan dapat segera diterima pimpinan sehingga tindakan cepat dapat diambil.

“Penting bagi kita untuk terus meningkatkan sistem peringatan dini yang efektif dan responsif sehingga informasi yang terjadi di lapangan bisa sampai ke pimpinan tinggi dalam waktu yang cepat”, tuturnya.

Gubernur Iqbal menjelaskan kemampuan petugas, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat harus terus ditingkatkan.

“Simulasi bencana harus rutin dilaksanakan agar kesiapan di lapangan benar-benar teruji,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur Iqbal menyoroti pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, komunitas, hingga dunia usaha. Sinergi dinilai krusial untuk membangun respons cepat dan efektif dalam penanganan bencana.

“Koordinasi dan kolaborasi semua pihak. Kita semua harus mampu memperkuat komunikasi baik dari pemerintah daerah, instansi vertikal, komunitas hingga dunia usaha,” tandasnya.

Diuraikannya, mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam penyebaran informasi bencana dan koordinasi antarpihak. Petugas harus mampu menyampaikan informasi yang cepat, tepat, dan akurat melalui berbagai sarana digital demi keselamatan masyarakat.

“Mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan informasi bencana dan koordinasi antarpihak,” jelasnya.

Ditekankannya, masyarakat menjadi subyek aktif dalam upaya penanggulangan bencana, bukan obyek. Untuk itu, edukasi, pelibatan komunitas, serta penguatan kesiapsiagaan rumah tangga menjadi bagian penting dari strategi mitigasi.

“Masyarakat harus menjadi subyek bukan hanya objek dalam upaya penanggulangan bencana,” tegasnya.

Selain menekankan pentingnya kesiapan logistik dan infrastruktur pendukung, terutama saat terjadi kondisi darurat. Bencana tak dapat diprediksi. Namun dengan persiapan yang matang, koordinasi yang solid, serta semangat gotong-royong dan kepedulian sosial yang tinggi, dampak negatifnya dapat diminimalisir.

“Dengan persiapan yang matang koordinasi yang solid serta semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi, saya yakin bisa meminimalisir dampak negatif yang akan terjadi,” imbuhnya.

Apel siaga pasukan menjadi momentum bagi seluruh elemen di NTB, untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometereologi. Pemprov NTB berkomitmen untuk menjaga keselamatan masyarakat, melalui mitigasi yang terencana dan terintegrasi.(sr/dkintb)

Kasus Pembayaran Gaji Sekuriti PT Anindhita Wira Satya (AWS) di Mukomuko, Bengkulu

0

Warta.in-Mukomuko, Bengkulu.

Kasus dugaan ketidakpatuhan PT AWS terhadap ketentuan pembayaran gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) Bengkulu tahun 2024 dan 2025 kembali mencuat ke permukaan. Kejadian ini bukan sekadar menjadi perhatian, melainkan telah memicu gelombang kemarahan dari para pekerja dan masyarakat luas. Janji-janji manis yang pernah diucapkan oleh pihak perusahaan kini terasa seperti tamparan keras yang menyakitkan, menyentuh harga diri dan hak-hak para sekuriti yang selama ini merasa diabaikan dan dikhianati, Minggu, 30 November 2025.

Kasus ini sebelumnya pernah viral di media lokal maupun nasional, namun sayangnya, masalah ini seakan tidak mendapatkan solusi nyata. Luka lama yang belum sembuh kembali terbuka, memperlihatkan bahwa ketidakpastian dan kekecewaan masih menjadi teman setia para pekerja yang merasa haknya dirampas tanpa keadilan. Mereka merasa dipermainkan oleh janji-janji palsu dari pihak PT AWS yang seolah tak pernah berniat menepati komitmen mereka.

Pihak PT AWS, melalui berbagai retorikanya, pernah berjanji akan memberikan kompensasi atas kekurangan gaji yang dialami para sekuriti. Namun, hingga saat ini, janji tersebut hanyalah angin lalu, tanpa ada tindakan nyata yang mampu menyelesaikan masalah. Perwakilan Asosiasi Pekerja Sekuriti Indonesia (APSI) di wilayah Mukomuko, dengan nada tegas dan penuh kekecewaan, menyatakan bahwa mereka sudah memberikan kesempatan kepada PT AWS untuk menyelesaikan masalah secara damai. “Kami sudah cukup sabar menunggu, tapi kenyataannya, yang kami dapatkan hanyalah janji kosong. PT AWS hanya pandai berjanji, tapi tak pernah melakukan tindakan nyata untuk memenuhi hak kami,” ujar salah satu perwakilan APSI dengan nada geram.

APSI sendiri menegaskan bahwa mereka telah memberikan kesempatan emas kepada PT AWS untuk menyelesaikan permasalahan ini secara damai dan tanpa kekerasan. “Kami menunggu itikad baik mereka, tetapi jika yang kami dapatkan hanyalah janji palsu dan ketidakpastian, jangan salahkan kami jika akhirnya kami harus mengambil langkah hukum. Keadilan harus ditegakkan!” tegas APSI dengan penuh tekad.

Di tengah situasi yang memanas dan ketidakpastian ini, para sekuriti yang merasa dirugikan tidak lagi mampu menyembunyikan kekecewaan mereka. Salah seorang dari mereka, dengan suara bergetar dan penuh harap, mengungkapkan, “Bapak wartawan, tolong bantu kami! Bagaimana caranya agar hak kami yang dirampas PT AWS bisa kembali? Kami cuma bisa berharap, tapi harapan itu seperti fatamorgana. Sampai kapan kami harus menunggu? Jangan sebut nama saya, saya masih butuh pekerjaan ini. Tapi, tolong, jangan biarkan kami terus dipermainkan!”

Informasi dari sumber terpercaya menyebutkan bahwa ada perwakilan PT AWS di Mukomuko, bahkan ada yang disebut-sebut Namanya Lubis dari PT AWS Agromuko. Namun, hingga berita ini ditulis, tidak ada satu pun klarifikasi resmi yang diberikan ke publik. Bahkan, komunikasi melalui telepon dan pesan WhatsApp pun tidak mendapatkan balasan dari pihak perusahaan yang bertanggung jawab tersebut.

Seorang sekuriti lain yang juga merasa kecewa menyampaikan dengan nada putus asa, “Kami berharap pihak terkait, termasuk APSI, segera turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap PT AWS. Jika hak kami tidak dikembalikan, kami akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan. Kami tidak mau menjadi korban janji kosong selamanya!”

Kasus ini bukan sekadar tentang uang, melainkan menyentuh harga diri dan keadilan bagi para pekerja. Kekecewaan mendalam menyelimuti mereka, sementara waktu terus berjalan tanpa adanya kepastian. Mereka berharap ada secercah harapan yang mampu membimbing mereka keluar dari labirin ketidakadilan ini.

Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi seluruh elemen masyarakat dan pengusaha di Indonesia, khususnya di wilayah Mukomuko. Komitmen dan tanggung jawab perusahaan seharusnya menjadi harga mati, bukan sekadar janji manis yang mengkhianati kepercayaan para pekerja. Semoga ke depan, tidak ada lagi air mata yang tumpah karena janji palsu dan ketidakadilan. Keadilan harus ditegakkan, agar tidak membiarkan sistem yang korup dan tak berperasaan terus membelenggu hak-hak rakyat kecil.

Salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya, saat dikonfirmasi oleh awak media, menyampaikan bahwa masalah utama mereka adalah terkait sisa kompensasi tahun 2023 dan 2024, serta permasalahan lembur, seragam, dan BPJS yang sebagian dibayar, sebagian lagi belum. Ia menegaskan, “Kalau soal gaji, insya Allah aman. Tapi hak-hak lainnya yang belum dibayar dari pihak AWS, itu yang jadi masalah.”

Namun, berbeda dengan penjelasan tersebut, salah satu sekuriti lainnya yang juga dihubungi menyatakan bahwa pembayaran gaji mereka selama ini tidak selalu lancar. “Gaji selalu dibayar, tapi BPJS kadang ada yang dibayar dan ada yang tidak. Lembur dan seragam juga kosong pembayaran. Yang paling utama, gaji dan kompensasi kami tidak sesuai dengan UMP Bengkulu dari tahun 2023, 2024, dan 2025,” tegasnya.

Kasus ini menegaskan bahwa perlunya pengawasan dan penegakan hukum yang lebih ketat terhadap perusahaan-perusahaan yang melanggar hak pekerja. Ke depan, diharapkan pihak terkait, termasuk pemerintah, APH dan lembaga pengawas ketenagakerjaan, tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah nyata agar keadilan benar-benar bisa dirasakan oleh semua pihak.

Semoga kasus ini menjadi pelajaran berharga dan memacu semua pihak untuk lebih bertanggung jawab serta menjunjung tinggi keadilan dan hak asasi manusia di bumi Indonesia tercinta. (HD)

Ketua LJK Desak Pemkab Ketapang Telusuri Dugaan Perampasan Lahan dan Ancaman Kerusakan Lingkungan

0

Ketapang — Ketua Laskar Jagadilaga Ketapang (LJK), Daniel, mendesak Pemerintah Kabupaten Ketapang serta instansi terkait untuk mengambil langkah tegas dalam menangani berbagai persoalan lingkungan yang kian memprihatinkan. Ia menyoroti keberadaan lahan-lahan kosong dan lahan milik masyarakat yang diduga diambil alih oleh sejumlah perusahaan tanpa pertanggungjawaban yang jelas.

Daniel menegaskan bahwa aktivitas perusahaan tambang yang berjalan tanpa pengawasan ketat berpotensi memicu kerusakan lingkungan serius dan memunculkan berbagai bencana alam. Karena itu, ia meminta dilakukan penelusuran menyeluruh terhadap seluruh aktivitas perusahaan yang beroperasi di wilayah Ketapang.

“Mari kita jaga lingkungan bersama, karena Ketapang adalah milik kita semua,” ujar Daniel.

Ia juga berharap seluruh elemen masyarakat—mulai dari organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, hingga para pejabat daerah—dapat bersinergi dalam upaya menjaga, mengawasi, dan membangun Kabupaten Ketapang agar tetap aman dan berkelanjutan.

Warga Keluhkan Musik  Hingar Bingar  dari Cafe, Polsek Selaparang Gercep Handle Kamtibmas

0

Warta.in
Mataram, NTB – Polsek Selaparang bersama Pamapta Polresta Mataram dan Babinsa Kelurahan Mataram Barat bergerak cepat melakukan pengecekan terhadap sebuah kafe/tempat tongkrongan di wilayah Kelurahan Mataram Barat pada Minggu dini hari (30/11/2025) sekitar pukul 01.30 Wita.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas aduan warga yang disampaikan melalui Call Center 110, terkait aktivitas kafe yang diduga membunyikan musik menggunakan sound system dengan volume tinggi sehingga mengganggu ketenangan warga sekitar.

Kapolsek Selaparang Ipda Zulharman Lutfi, SH., memimpin langsung pengecekan lapangan tersebut sebagai bentuk respons cepat atas laporan masyarakat.

“Begitu menerima informasi, Polsek Selaparang bersama Pamapta Polresta Mataram dan Babinsa setempat langsung mengecek lokasi yang dimaksud. Ini sebagai bentuk komitmen aparat dalam memelihara situasi keamanan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain mengecek situasi di dalam kafe untuk mengantisipasi potensi tindak pidana, petugas juga melakukan dialog dengan pengelola kafe. Pengelola diminta untuk: Tidak mengoperasikan sound system dengan volume tinggi, Membatasi jam operasional, terutama karena lokasi kafe berada di tengah permukiman, Menjaga kenyamanan dan ketertiban lingkungan sekitar.

Kapolsek menegaskan bahwa imbauan tersebut dilakukan demi mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Kami langsung mengimbau agar saat beroperasi tidak membunyikan sound system terlalu keras dan tidak sampai larut malam. Ini sebagai upaya antisipasi gangguan Kamtibmas,” tegasnya.

Pengecekan ini sekaligus menunjukkan komitmen kepolisian dan aparat kewilayahan dalam menjaga kenyamanan lingkungan, terutama pada jam-jam rawan. Warga sekitar pun menyambut baik tindakan cepat yang dilakukan aparat gabungan tersebut.

Situasi kafe dan lingkungan sekitar kembali kondusif setelah petugas memberikan imbauan dan evaluasi langsung di lapangan.(sr/hpm)

Banten Siap Jadi Tuan Rumah HPN 2026, Rangkaian Acara Dimulai di Alun-Alun Serang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 30 November 2025  — Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 resmi dimulai. Provinsi Banten menyatakan kesiapan penuh sebagai tuan rumah puncak perayaan yang akan digelar pada 9 Februari 2026. Awal rangkaian ini ditandai dengan peluncuran maskot dan kick-off HPN 2026 yang berlangsung meriah di Alun-Alun Kota Serang, Minggu (30/11/2025).

Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, kegiatan tersebut menarik ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Banten Andra Soni, Penanggung Jawab HPN 2026 sekaligus Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, perwakilan Dewan Pers, serta jajaran Forkopimda Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyukseskan perhelatan nasional tersebut. Ia menyampaikan bahwa HPN bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan insan pers sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.

“Pemerintah Provinsi Banten mengucapkan terima kasih dan menyatakan siap menjadi tuan rumah puncak peringatan Hari Pers Nasional pada tanggal 9 Februari 2026. Kami mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga masyarakat, untuk bersama-sama menyukseskan rangkaian HPN,” ujar Andra.

Andra berharap kehadiran insan pers di Banten dapat turut mendorong promosi berbagai potensi daerah, mulai dari investasi, pariwisata, UMKM, hingga industri kreatif.

Peringatan Paling Semarak dalam Sejarah

Ketua Panitia HPN 2026, Zulmansyah Sekedang, menyatakan bahwa kick-off HPN tahun ini menjadi yang paling meriah sepanjang 40 tahun sejarah peringatan HPN sejak ditetapkan melalui Keppres Nomor 5 Tahun 1985.

“Ini adalah kick-off paling semarak. Terima kasih kepada Kapolri dan Gubernur Banten atas dukungan yang luar biasa,” kata Zulmansyah.

Sementara itu, Penanggung Jawab HPN 2026, Ahmad Munir, menegaskan bahwa tingginya partisipasi masyarakat mencatat sejarah baru dan mencerminkan kedekatan pers dengan publik.

“Pers harus dekat dengan publik karena pers adalah pelayan masyarakat. Tema ‘Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat’ menggambarkan pentingnya ekosistem pers yang profesional, sehat, dan berdaya secara ekonomi,” tegas Munir.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh konstituen Dewan Pers mendukung penuh penyelenggaraan HPN 2026.

Tantangan Disinformasi dan Peran Polri

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya peran pers di tengah meningkatnya ancaman misinformasi dan disinformasi sebagaimana tercantum dalam Global Risks Report 2025.

“Teman-teman pers harus menjadi sumber informasi tepercaya. Masyarakat membutuhkan keterbukaan informasi publik yang benar. Polri siap bersinergi dengan pers dalam menjaga ruang publik tetap sehat,” ujar Listyo.

Kapolri juga menyatakan kesiapan Polri untuk bersinergi menjaga ruang publik tetap sehat, sekaligus mengajak insan pers terus membantu menyosialisasikan program prioritas nasional dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Agenda Puncak Februari 2026

Acara kick-off HPN 2026 turut diramaikan dengan jalan santai, pertunjukan budaya, pembagian doorprize, serta penggalangan donasi kemanusiaan melalui PWI Peduli untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Banten akan menjadi tuan rumah rangkaian HPN pada 6–9 Februari 2026, dengan puncak peringatan pada 9 Februari yang rencananya dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto. Penetapan Banten sebagai tuan rumah tercantum dalam Surat PWI Pusat Nomor 027/PWI-P/LXIX/IX/2025 tanggal 17 September 2025.(WartainBanten)

Kenduri kampung, Syukuran dan Do,a bersama Tahunan Desa Pangkalan Balai 

0

Kepulauan Meranti, syukuran dan do’a bersama tahunan yang diadakan di November 2025, di Desa Pangkalan Balai kecamatan Pulau Merbau

Muhammad Irwan S.E, PJ Desa Pangkalan Balai membuka kegiatan dan sambutan dalam  syukuran dan Do’a bersama, bentuk syukur atas Desa yang baru tumbuh berkembang dan memanjang silaturahmi antara warga, Perangkat Desa semoga menjadi Desa yang baik dan maju kedepannya, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara warga yang dikoordinir oleh Pemerintah Desa.

Aspirasi masyarakat Desa Pangkalan Balai yang baru tumbuh dan berkembang ini perlunya perhatian khusus oleh pemerintah Daerah kabupaten Kepulauan Meranti dan Provinsi Riau maupun Pemerintah Pusat terkait Bantuan ekonomi, Pembangunan jalan dan jembatan sebagai akses pertumbuhan ekonomi masyarakat di pulau kecil yang terpencil berada dekat dengan selat Malaka yang mayoritas Nelayan dan Petani bersuku Melayu

Hermansyah sekretaris camat dalam sepatah dua katanya memberikan Aspirasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Desa Pangkalan Balai dan masyarakat terkait kegiatan syukuran dan Do’a bersama tahunan, semoga terus terjaga silaturahmi antara masyarakat perangkat Desa, menjadi Desa maju dan berkembang kedepannya yang bisa menjadi contoh terkait kebersamaan silaturahim antara pemerintah Desa dan masyarakatnya

“Haji Sapri dan Haji Husin yang memimpin tahlil dan doa bersama yang di sematkan dalam Doa bentuk syukur dan Doa tolak bala dalam kenduri kampung, bentuk kearifan lokal ini harus dipertahankan agar tidak tergerus oleh zaman dan ditutupi dengan makan berhidang secara adat dan istiadat orang Melayu”

Kegiatan dipandu oleh Megawati pembawa acara yang berkordinasi isroni Sekretaris Desa Pangkalan Balai.

DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Terus Melakukan Kaderisasi Dewan pengurus Daerah Kabupaten Tuban

0

DPP Aliansi Alam bersatu jaya indonesia terus melakukan kaderisasi Dewan pengurus Daerah Kabupaten Tuban

TUBAN//Warta.in–Selangkah demi selangka Dewan pimpinan pusat Aliansi Alam bersatu jaya indonesia yang berkantor di jalan Suwoko no,59 kab.lamongan terus melakukan kaderisasi Dewan pengurus Daerah,kali ini pembentukan di lakukan untuk dewan pimpinan daerah di kabupaten Tuban,

Lima hari sebelumnya Aliansi Alam bersatu jaya Indonesia juga melaksanakan launcing dewan pimpinan daerah di kabupaten Gersik,

Sementara itu dalam pembentukan pengurus daerah DPD tuban telah di sepakati ,Sriyono sebagai calon bupati Tuban,Ahmad Zaini,sebagai wakil bupati, sekjend Ayom Sigit wantono dan Agus purnama ,sebagai bendahara,

Dalam sambutannya sriyono selaku calon bupati Aliansi siap membangun komunikasi dan kerjasama, untuk membangun sinergi dengan para aktifis yang ada di tuban, calon sekjend Ayom Sigit wantono dalam sambutannya juga mendukung berdirinya DPD aliansi di Tuban,beliau juga menekankan kita harus berjuang untuk kepentingan rakyat,pungkasnya,

Presiden aliansi Mifta Zaini SPD dalam sambutannya beliau sangat berharap setiap kabupaten kota ada rumah besar Aliansi sebagai wadah atau rumah bersama para aktifis yang di harapkan terjalinnya persamaan pandangan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai lembaga kontrol sosial,kita berangkat dari rakyat untuk rakyat kalau kita bersatu bersama sama membangun, menyamakan fisi misi demi untuk kepentingan bangsa dan negara,agar bisa membantu rakyat yang sampai dengan hari ini masih banyak yang terkebiri atas hak haknya atas kesehatan dan pendidikan dan masih banyak yang harus kita benahi

Berangkat dari keprihatinan, kami mengajak teman teman aktifis untuk bergabung dan membangun kepedulian terhadap kepentingan bangsa dan negara, dengan membangun rumah bersama para aktifis kita bisa menyatukan tekad dan pandangan untuk bersama sama menyukseskan pembangunan nasional,

Pewarta: roy

Ditpamobvit Polda NTB Sambut Reuni 40 Tahun Paskibraka Nasional di Lombok Tengah

0

Ditpamobvit Polda NTB Sambut Reuni 40 Tahun Paskibraka Nasional di Lombok Tengah

Warta.in
Mataram, NTB – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat melalui Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) turut berperan dalam penyambutan sekaligus pendampingan kegiatan Reuni ke-40 Tahun Paskibraka Nasional yang digelar di Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan dimulai dengan penyambutan resmi rombongan alumni Paskibraka Nasional di Ruang VIP BIZAM Lombok, sebelum kemudian melanjutkan rangkaian acara dengan mengunjungi beberapa destinasi unggulan di Lombok Tengah. Rombongan berkesempatan menikmati wisata budaya di Desa Sade, berkeliling Kawasan Mandalika, melihat langsung arena sirkuit, hingga mencicipi ragam kuliner khas Lombok.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan reuni ini bukan hanya ajang silaturahmi para alumni dari berbagai generasi dan daerah di Indonesia, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan pariwisata NTB ke tingkat nasional.

“Reuni ke-40 ini menjadi kesempatan baik untuk mempromosikan wisata NTB, khususnya Lombok Tengah. Para alumni sangat antusias dan mengaku terkesan dengan berbagai lokasi wisata yang mereka kunjungi,” ungkapnya.

Menariknya, beberapa peserta reuni merupakan anggota Polri yang pernah menjadi bagian dari Paskibraka Nasional, sehingga momentum ini sekaligus mempererat hubungan emosional antara alumni dan institusi.

Pendampingan yang dilakukan Ditpamobvit Polda NTB mencakup pengamanan rute, lokasi kunjungan, serta kelancaran seluruh rangkaian kegiatan demi memastikan acara berlangsung aman, nyaman, dan berkesan.

Kegiatan reuni ini diharapkan semakin memperluas promosi wisata NTB sekaligus menguatkan citra daerah sebagai tuan rumah yang ramah dan siap menyambut agenda nasional maupun internasional.(sr/hpntb)

Bupati Toraja Utara Berkomitmen Tutup THM Tak Kantongi Izin Lengkap dan Sediakan PSK

0

TORAJA UTARA – Bupati Toraja Utara Frederick Viktor Palimbong, berkomitmen menutup semua Tempat Hiburan Malam yang tidak punya dokumen perizinan dan sediakan PSK, Minggu (30/11/2025).

Hal itu disampaikan Bupati Toraja Utara Frederick Viktor Palimbong melalui pesan WhatsAppnya saat dikonfirmasi hari ini.

Saat awak media pertanyakan komitmennya selaku Bupati Toraja Utara untuk menutup THM yang punya dokumen perizinan, Frederick Viktor Palimbong membenarkan akan berkomitmen.

Frederick Viktor Palimbong selaku Bupati Toraja Utara menjelaskan jika yang ditutup itu yang tidak berizin dan menyediakan PSK.

“Tidak punya izin dan menyediakan PSK. Karaoke bisa memodifikasi dengan menyediakan restauran,” jelas Frederick Viktor Palimbong, melalui pesan WhatsAppnya.

Untuk diketahui bahwa izin lengkap usaha karaoke yang wajib dimiliki oleh setiap pengelola terdiri dari NIB yang lampirannya menerangkan Izin Usaha Karaoke sesuai KBLI, izin PBG (Pendirian Bangunan dan Gedung), SPPL, dan SKPL jika jual MINOL.

Selain itu usaha Karaoke juga wajib memenuhi Standard Usaha Sektor Pariwisata berdasarkan Rekomendasi Dinas Pariwisata setelah diverifikasi.

Sebelumnya juga Bupati Toraja Utara Frederick Viktor Palimbong telah memberikan penekanan bahwa tidak usah kwatir jika izinnya lengkap. Tinggal tunjukkan surat-surat perizinan jika ada tim penertiban.