34.4 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026
Beranda blog Halaman 378

Guna Cegah Dan DayaTangkal 4C Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Daerah Rawan

0

Guna Cegah Dan DayaTangkal 4C Anggota jaga Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Daerah Rawan Kriminalitas

LAMONGAN//Warta.in –Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi Pemuda di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light siskamtibmas pada, Senin (24/11/2025)

Patroli blue light siskamtibmas ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi, Briptu Deny dan Brigadir Bayu dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang dan Gudang Tembakau Lamongrejo yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H,di kesempatan yang berbeda saat di hubungi oleh Awak media, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di untuk menciptakan Siskantibmas di wilayah Ngimbang, hal ini di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Pengerjaan Proyek Pengecoran Jalan Desa Pengabuan Timur Menuai Kritikan Dari Masyarakat.

0

Sumatra Selatan kabupaten (PALI)

Warta.in

Pengecoran Jalan Mengundang Kontroversi. ( Propinsi Sumsel.) Kontrak pekerjaan penyediaan PSU ( Prasarana, Sarana, dan Utilitas) Permukiman di Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, telah ditandatangani Dengan Nilai Kontrak Sebesar Rp 1.234.322.000, ( Satu Meliar Dua ratus Tiga Puluh Empat Juta Tiga Ratus Dua puluh dua Ribu Rupiah ) Sumber Dana APBD Provinsi Sumatera Selatan tahun 2025.

Pekerjaan ini dilaksanakan oleh ( CV Kaum Pejoeng Rupiah) dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender. Salah Satu Proyek yang dikerjakan adalah pembangunan jalan cor di Desa Pengabuan Timur, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.

Setelah media datang langsung ke lapangan , di temukan pekerjaan jalan cor tersebut tidak menggunakan materials / alias batu Agragat kelas ( A) sehingga tidak menggunakan alat pemadatan pembersihan di bahu jalan yang akan dikerjakan pengecoran.

Namun, proyek pembangunan pengecoran jalan itu menuai kontroversi di kalangan masyarakat Desa PENGABUAN kecamatan Abab kemungkinan adanya kekhawatiran tentang kualitas pekerjaan , penggunaan bahan, proses pelaksanaan yang tidak sesuai dengan standar yang harus di kerjakan.

Menurut media ini kasat mata di lapangan Setiap Pembangunan propinsi kualitas dan kekuatan memprihatinkan asal jadi.

Di lapangan bersama Alek Nasar LSM – PMP jabatan anggota. Desa PENGABUAN Timur Kecamatan Abab Pali. Tiga hari 22 – 23 – 24.

Di lapangan yang ada pekerjaan tidak ada ditemui pimpinan / kontraktor proyek sampai berita ini di terbitkan, belum terkonfirmasi dengan kontraktor proyek tersebut di karenakan susahnya komunikasi.

(Team/red)

3 Tiga Nelayan Hanyut di Perairan Gili Sulat Diselamatkan KP XXI-2012 Polairud Polda NTB

0

3 Tiga Nelayan Hanyut di Perairan Gili Sulat Diselamatkan KP XXI-2012 Polairud Polda NTB

Warta.in
Mataram, NTB – Aksi sigap kembali ditunjukkan anggota Piket Kapal Polisi XXI-2012 Ditpolairud Polda NTB. Minggu (23/11/2025), personel Polairud melakukan evakuasi terhadap sebuah perahu nelayan beserta tiga orang di atasnya yang hanyut terbawa arus di Perairan Gili Sulat, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menjelaskan bahwa kejadian berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya perahu tidak bergerak dan terbawa arus di sekitar Gili Sulat. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh anggota KP XXI-2012.

“Menerima laporan, anggota langsung mempersiapkan peralatan Search and Rescue (SAR) dan melaju menuju lokasi,” ujar Kholid.

Sesampainya di perairan yang dimaksud, petugas tidak langsung menemukan posisi perahu. Setelah melakukan penyisiran, akhirnya mereka mendapati perahu nelayan tersebut berada sekitar 1,5 mil dari Gili Sulat.

“Anggota kemudian mengevakuasi tiga korban menggunakan Shiptender 03. Dengan mengutamakan keselamatan, ketiga korban berhasil diselamatkan dan perahu ditarik menuju Pantai Kokok Pedeq. Setelah tiba di darat, para korban langsung diberikan pertolongan pertama oleh petugas,” tambahnya.

Dari keterangan yang diterima, ketiga nelayan asal Dusun Kokok Pedek, Desa Sugian, awalnya berangkat melaut sekitar pukul 14.00 WITA dengan tujuan Gili Sulat. Saat itu kondisi cuaca masih terbilang aman. Namun hingga pukul 17.00 WITA mereka tidak kembali dan tidak memberikan kabar kepada keluarga.

Beberapa nelayan yang melintas kemudian melihat perahu yang tidak bergerak dan terseret arus, lalu melaporkan temuan tersebut kepada warga, yang diteruskan ke anggota KP XXI-2012. Petugas pun langsung bergerak cepat melakukan penyelamatan.

Aksi sigap Polairud Polda NTB ini kembali menunjukkan kesiapsiagaan polisi perairan dalam merespons kondisi darurat di wilayah perairan NTB, sekaligus memastikan keamanan para nelayan yang sehari-hari menggantungkan hidup di laut.(sr/hpntb)

Gubernur Andra Soni Apresiasi Transparansi Pemkab Tangerang dan Desa dalam Pengelolaan Anggaran

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 24 November 2025  — Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang beserta para kepala desa atas komitmen mereka dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan.

Hal itu disampaikan dalam acara Evaluasi Tugas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Efisiensi Anggaran Desa Kabupaten Tangerang Tahun 2025, Sabtu (22/11/2025).

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan pentingnya administrasi desa yang tertib serta pertanggungjawaban keuangan yang sesuai aturan. Ia mengingatkan bahwa seluruh perangkat desa harus mampu menyusun dan mempertanggungjawabkan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) secara jelas dan terbuka.

“Semuanya harus siap mempertanggungjawabkan SPJ. Harus transparan dan taat aturan,” kata Andra Soni

Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya penggunaan aplikasi Jaga Desa sebagai alat transparansi dan pencegahan penyimpangan dana desa, sekaligus mempermudah pemantauan serta pelaporan keuangan. Ia juga memaparkan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang bertujuan meningkatkan infrastruktur jalan desa sebagai upaya mempercepat pemerataan ekonomi.

“Kalau ingin Indonesia maju, mulai dari desa. Tulang punggung pembangunan itu desa. Di Tangerang, saya lihat banyak jalan desa yang masih perlu diperbaiki,” ujar Gubernur.

Gubernur menegaskan bahwa keadilan anggaran berarti memprioritaskan wilayah yang paling membutuhkan, termasuk desa-desa di Kabupaten Tangerang, Serang, Lebak, dan Pandeglang. Ia menyampaikan komitmen untuk meningkatkan bantuan keuangan desa secara bertahap meski kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih.

“Tahun 2026, Insya Allah dari 100 juta naik menjadi 120 juta. Ini komitmen kami dan akan terus kami tingkatkan,” ungkapnya.

Gubernur Andra Soni mendorong peningkatan pendapatan daerah melalui kedisiplinan pembayaran pajak kendaraan bermotor, karena 66 persen pendapatan PKB menjadi bagian fiskal kabupaten/kota yang dapat memperkuat pembangunan desa.

Ia juga mengapresiasi sinergi dengan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dalam berbagai sektor, termasuk infrastruktur, pendidikan, dan layanan dasar. Gubernur menilai Pemkab Tangerang memiliki fiskal kuat namun membutuhkan kerja keras berkelanjutan untuk melayani wilayah yang luas.(WartainBanten)

Pemkab dan DPRD Pasaman Sepakati Ranperda APBD 2026 Sore Hari

0

Lubuk Sikaping,Warta.in– Menjelang magrib, Pemerintah Kabupaten Pasaman bersama DPRD resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut diambil dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Utama DPRD Pasaman, Senin (24/11/2025).

Rapat paripurna berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, ketua dan pimpinan DPRD, para anggota dewan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pasaman.

Dalam kesempatan itu, Bupati Welly Suhery menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pimpinan dan anggota DPRD yang telah bekerja sama dan melakukan pembahasan secara komprehensif, sehingga Ranperda APBD 2026 dapat disepakati tepat waktu.

“Kesepakatan ini merupakan wujud sinergi antara eksekutif dan legislatif untuk memastikan pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Pasaman dapat berjalan optimal pada tahun anggaran 2026,” ujar Bupati Welly.

Sementara itu, pimpinan DPRD Pasaman menegaskan bahwa pembahasan APBD dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta mengutamakan kebutuhan masyarakat. Setiap program dan kegiatan yang tertuang dalam APBD 2026 diharapkan mampu menjawab berbagai isu strategis, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan dasar hingga percepatan pembangunan infrastruktur.

Dengan telah disepakatinya Ranperda APBD 2026 pada rapat paripurna tersebut, pemerintah daerah selanjutnya akan menyampaikan dokumen tersebut kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Kesepakatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan arah pembangunan Kabupaten Pasaman pada tahun 2026 berjalan sesuai visi, misi, serta kebutuhan masyarakat.

 

 

Kota Bekasi Kembali Meraih Terbaik Ketiga Prevalensi Stunting Dibawah 14 Persen

0

Warta.in Jabar ◊ Senin 24 November 2025.

KOTABEKASI – Pimpin apel pagi, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe sampaikan kabar gembira. Kota Bekasi berhasil meraih penghargaan sebagai kabupaten/kota terbaik ketiga dengan angka prevalensi stunting dibawah 14 persen dalam pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.

“Alhamdulillah, ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak dalam memastikan generasi penerus mendapatkan asupan gizi yang sehat dan seimbang, ini menjadi komitmen kita bersama untuk terus memberikan yang terbaik untuk generasi penerus kita,” ucap Wawali Abdul Harris Bobihoe

Tak hanya itu, lanjut Wawali Harris Bobihoe mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan kompetensi ekosistem cerdas tahun 2025, yang terbagi dalam lima kategori diantaranya, smart goverment, smart branding, smart economy, smart living, smart soviety dan smart environment.

Dan atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para insan berprestasi, putra-putri Bhagasasi yang telah mengharumkan nama Kota Bekasi.

Ia juga menyampaikan, agar para aparatur terus memperkuat semangat dalam memberikan pelayanan publik yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.

(Jefry. Smk)

Gubernur Andra Soni Pimpin Apel Siaga Bencana, 450 Personel Gabungan Disiapkan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 24 November 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiagakan 450 personel gabungan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang diperkirakan dapat terjadi di wilayah Banten. Kesiapsiagaan ini dikukuhkan melalui Apel Siaga Bencana yang dipimpin langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, di Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Banjaragung, Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin (24/11/2025).

Langkah tersebut merupakan respons atas prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperingatkan adanya potensi hujan berintensitas tinggi hingga sangat tinggi di sejumlah wilayah Banten. Selain itu, Pemprov Banten juga menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir dan tanah longsor.

Dalam amanatnya, Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya kesiapan seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, dalam menghadapi ancaman bencana yang dapat muncul secara tiba-tiba.

“Kita tidak berharap bencana datang, tetapi kesiapsiagaan harus selalu diutamakan. Kesiapan infrastruktur, sistem peringatan dini, dan kapasitas masyarakat harus terus diperkuat secara berkelanjutan,” ujar Andra Soni usai memimpin apel.

Peremajaan Peralatan Kebencanaan

Gubernur Banten meninjau kesiapan peralatan penanggulangan bencana dan menilai bahwa peremajaan alat menjadi kebutuhan mendesak mengingat luasnya wilayah serta riwayat bencana di Banten. Ia memerintahkan Sekda Banten, Deden Apriandhi, dan Kalak BPBD Banten, Lutfi Mujahidin, untuk segera menginventarisasi kondisi seluruh peralatan operasional.

“Peralatan yang tidak lagi optimal agar segera ditingkatkan kapasitasnya, sehingga pelayanan kebencanaan dapat berjalan maksimal,” tegas Gubernur.

Pemetaan Titik Rawan

Kepala Pelaksana BPBD Banten, Lutfi Mujahidin, menyampaikan bahwa 450 personel yang disiagakan merupakan tim gabungan dari TNI, Polri, relawan, dan berbagai instansi terkait untuk mempercepat respons darurat.

Berdasarkan pemetaan risiko, terdapat ratusan titik rawan bencana di Banten, dengan potensi longsor banyak ditemukan di wilayah selatan dan potensi banjir mengancam Tangerang Raya serta beberapa area di Serang, Lebak, dan Pandeglang.

“Ketika bencana datang, kita harus siap,” pungkasnya.

Seluruh peralatan BPBD telah diperiksa kelayakannya, sementara masyarakat di zona rawan diimbau meningkatkan kewaspadaan, memahami jalur evakuasi, dan menjaga dokumen penting.

“Seluruh peralatan BPBD telah kami keluarkan untuk dicek kelayakannya demi memastikan operasional siap saat dibutuhkan,” kata Lutfi.

Tentang BPBD Provinsi Banten

BPBD Provinsi Banten merupakan lembaga pemerintah daerah yang bertanggung jawab menyelenggarakan penanggulangan bencana di wilayah Banten, mencakup tahap prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana, dengan mengutamakan koordinasi, komando, serta pelaksanaan yang terintegrasi.(WartainBanten)

Mengenal Sejarah Perjalanan Kisah Puyang Pinggir Ayek Rie Kerajaan Kebun Udang, Lematang 

0

Sumatra Selatan (PALI)

Warta.in

PALI_Kisah sejarah Puyang Pingger Ayek adalah salah satu tokoh Lematang yang tercatat dalam sejarah lokal desa Muara Sungai kecamatan Tanah Abang Kab Pali , terungkap sejarah peradaban tersebut saat massa Pesirah Ali Hasyim yang mendatangkan ahli baca tulisan Gelumpai yang banyak di temukan di Desa pesisir sungai Lematang dan dalam Gelumpai tersebut menceritakan asal usul peradaban di Kute Muara Sungai.        Puyang Pingger Ayek yang sering di sebut masyarakat makamnya di pinggir sungai Lematang yg memiliki nama asli Muhammad Rizal Bin Abdul Gofur Mangku Alam dari Kute Demak

Muhammad Rizal dari Demak mendatangi Ayahnya Abdul Gofur Mangku Alam di Kute Tanjung saat ini Simpang Tanjung kec Belimbing kabupaten muara Enim yang sering disebut Rie Dinding atau Lumajang Sakti yg membangun peradaban di Lematang ulu

Saat Puyang Pingger Ayek kesana di arahkan untuk membangun Kute di daerah Kahuripan yg artinya tempat tinggal saat ini Desa Kahuripan kecamatan 4 petulai Dangku kab Muara Enim namun disana ada Tokoh Islam yg sudah membangun peradaban yaitu syeh Ratu she Alam dari Siak akhirnya Puyang Pingger Ayek mengilir ke Kute Muara Sungai Desa yang memiliki sungai yg bermuara ke sungai Lematang dari Danau Lamban lebar yaitu daerah peradaban syeh Nurul Ikhwan petebar Agama Islam yg sudah ada

Puyang Pingger Ayek merintis karirnya sebagai pendiri pondok pesantren tauhid bersama Puyang sungai bugen yang nama aslinya Sulaiman Bin Najamuddin dari Mataram

Seiring waktu Puyang Pingger Ayek menikah dengan Siti Hudaya adik kandung panglima perangnya kerajaan kebun undang yaitu Julang Seno dan akhirnya ditujukan menjadi Rie kute muara sungai yang di Desa Muara Sungai ada 2 kampung lagi yaitu kampung panjang yg di pimpin oleh Pati Dandanan dari kebun undang dan kampung kelepet dari jati lahat

Puyang Pingger Ayek juga sebagai tokoh diplomasi yang mendamaikan perperangan Kute Tmpirai dengan Besemah yang melahirkan sumpah sakral Tempirai tanah Abang tidak boleh lakukan ikatan pernikahan agar tidak terjadi perpecahan keluarga

Di Kute Tempirai di pimpin oleh Puyang seberang Muhamad Yunus bin Abdul Gopur mangku alam yg merupakan adik kandung Puyang Pingger Ayek

Makam Puyang Pinggir Ayek Muhammad Rizal Bin Abdul Gofur Mangku Alam Alhamdulillah Saya Bisa Menulis Sil Sila Keturunan Muhammad Rizal ( Puyang Pinggir Ayek ) Sala Satu Pendiri Kute ( Desa ) Muara Sungai Yang Makam Beliau Ada di Pinggir Sungai Lematang Saat ini Danau 2000 , Semoga Keluarga Besar Yang di Rantau atau di Dusun laman Sendiri Bisa menceritakan Ini kepada Anak & Cucu Mereka Suatu Saat nanti” ucap Aka Cholik Darlin pakar Lematang.

Saat Saya Menulis ini , Keturunan Puyang Pinggir Ayek Sudah kurang lebih 2000 Orang yang Tersebar di Seluruh Nusantara ( BarokaAllah )” lanjutnya

Alfatihah …Puyang Muhammad Rizal Bin Abdul Gofur Mangku Alam ( Demak )

Berikut silsilah Puyang Pingger ayek:

Saya Ambil dari H Abdul Rahman Bin Kemali Bin Muhammad Rizal (muara sungai / Demak).

1. Kerie Karim Bin H Abdulrahman

Anaknya :

Kerie Cik Abem

( Anak : Hambali , Hanafi , Ir Sapei , Mustofa , Tamhar , Simur , dll )

Sapidin

( Anaknya : Soi Matkewi , Bayi , Thamrin , Wendi , Fiter Mahpey )

Junjung

( Anaknya : Sudi , Nuar , Bedol , Parno dll )

Kohar

( Anaknya : Malwin , Devi , Murni , Bayani , Minarni )

Cik Nona

( Anaknya : Rosak , Mbo Her , Mbo Relly , Mbo Cece dll )

Cik Mina

( Anaknya : Sahabuddin , Bur , Emi , dll )

Cik Muna

( Anaknya : Nasir , Hardi , Bus , Nalis dll )

Malut

(Anaknya : kobel , Yus , Udik dll )

2. Kasan Bin H Abdulrahman

Anaknya

Ayuhanis

( Anaknya : Angsori , Sukri , Surdin , Asma , Rusna )

Cikedah

( Anaknya : Awaludin , Bardin , Edward , Sarkuan , Rinal , Mina , Nurlima , Yana )

Kuncit

( Anaknya : Hj Biyan , Darlin , Darma , Rohman , Suhana )

Ayuhadena

( Anaknya : A Nasori , Meroni , Meihadi , Heru , kursia , Sima , Maryama , Dia , Asia , Lis )

M Toha

( Saipul , Jhon , Patma , Jus , Dela )

H Hamzah

( Neni )

Ayuhana

( Hatam , Erlan , Yurma , Nurul , Heni , Elpi )

Sama

( Anaknya : Desi , Demi )

3. Soleh Bin H Abdulrahman

Anaknya :

Abuhalim

( Anaknya : Liyan , Erita , Nila , Neti , Ani )

Abu Kosim

( Anaknye : Meri , Yen , Icha )

Yahud H Sohar

( anaknya : H Usmar , Husin , Said , Yulia , Parida , Heli )

May H Ya’ani

( Anaknya : Juliadi , Yado , Saipul , Marwit , Siti , Not , Yusnia , dll )

Patima

( Anaknya : Heri , Budi , Rahmat , Yus )

4. Cikyah Binti H Abdulrahman

Anaknya :

Batam Bapok Teguh

( Anaknya : Teguh , Lek , Dll )

Mbo Nashur / Siak

( Nashur , Siak , Yadi , dll )

Mbo Kowi Tiar

( Kowi , Marus , Arbi , Pensol , Mariam , Ningsi , Nani )

Mbo Hendri masbudin

( Hendri , Wanto , Lena dll )

Mbo Andi H Anuar

( Andi , Desri , Indra , dll )

Hodijah

( Heri , Ana Upik dll )

Mbo Repi Awal

( Repi dll )

5. Cik uning Binti H Abdulrahman

Muid Bapok lidin

Kejok Pandan

#Keturunan Bauzin Bin Kemali

Mbo Gemantap ( Matyakup , Jono Kadus dll )

Ayep

Baye

( Hamid , Siti , Caye dll )

#Keturunan Siti

Keluarga Mardian, Makmun korimin dll

#Kemarun

Anaknya Keturun Matnaris

Nuhar

Pendi , culik , Mis

Cuong

Eno

#Kemenjan

Anaknya Keturun Tolib

H Abdul muid

Ciksalim

Rat , Rut

Sahabuddin

Wahidin

Aswin markusuma

 

#Kemadi

Keturunan klrga

Bulus

Yaman

Cik Anggon

Sariat

Nurpai

Khairul Akhlaq

 

#Kemali

Keturunan H Abdulrahman

Muhammad Rizal Adalah Puyang Pinggir Ayek Istrinya Siti Hudayah ( Kebun Undang )

Ditulis Oleh : Aka Cholik Darlin Bin Darlin Bin Kuncit Bin Kasan Bin H Abdulrahman Bin Mahali Bin Muhammad Rizal Bin Abdul Gopur Mangku Alam “

Dirut PTPN 4 Diminta Evaluasi Manajemen Gunung Pamela, Whistleblower Pencurian TBS DI – PHK

0

Warta.in Serdang Bedagai – Kisruh pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pardomuan Zebfri Panjaitan, karyawan bagian pengamanan Kebun Gunung Pamela PTPN 4 Regional 1, memicu sorotan publik. Zebfri yang merupakan pelapor pencurian 7 tros Tandan Buah Segar (TBS) justru diberhentikan, sementara terduga pelaku pencurian tidak tersentuh tindakan hukum maupun sanksi perusahaan.

Kasus ini bermula pada Minggu (12/11/2025) pukul 01.30 WIB saat Zebfri melakukan patroli rutin di Afdeling 5 Kebun Sayur. Ia menemukan 7 tros TBS yang diduga hasil panen liar. Sesuai prosedur, Zebfri menghubungi rekannya, Suanto. Namun, jawaban Suanto di luar dugaan. Suanto meminta agar 5 tros dijual untuk membeli rokok, dan hanya 2 tros dilaporkan kepada atasan.

Zebfri mengaku tidak berniat melakukan penggelapan karena justru menelepon Suanto untuk melaporkan temuan TBS tersebut. Namun ia merasa dijebak ketika Suanto belakangan melaporkannya ke Danton sebagai pelaku penggelapan.

Pemeriksaan yang dianggap janggal
Zebfri kemudian dipanggil untuk BAP oleh Papam dan APK. Dalam pemeriksaan ia menjelaskan bahwa arahan menjual 5 tros datang dari Suanto. Namun keterangan itu disebut tidak diindahkan. Zebfri mengaku dibentak, tidak diperbolehkan membaca BAP, dan dipaksa menandatanganinya. BAP tersebut menjadi dasar PHK.

Keanehan lain mencuat saat proses bipartit antara SPbun dan perusahaan berlangsung tanpa kehadirannya, padahal ia tidak pernah memberikan kuasa. Hingga kini, ia mengaku belum menerima salinan resmi surat PHK.

Upaya hukum dan mediasi
Zebfri melaporkan kasus ini ke Dinas Ketenagakerjaan Serdang Bedagai untuk dilakukan mediasi tripartit. Namun mediasi pertama belum menghasilkan kesepakatan karena manajemen tidak mengindahkan sanggahannya.

LSM angkat bicara
Ketua DPD LSM BIN Sumut Abdi Muharram Rambe dan Ketua DPC LSM Gempur Sergai Aliakim HS menilai PHK terhadap whistleblower mengindikasikan dugaan keterlibatan orang dalam serta upaya membungkam pengungkapan kasus pencurian di kebun.

Mereka mendesak Direktur Utama PTPN 4 (Palmco) Jatmiko Krisna Santoso untuk mengevaluasi Manajer dan APK Kebun Gunung Pamela, minimal melalui mutasi jabatan.

LSM BIN dan Gempur meminta agar Zebfri dipekerjakan kembali demi penegakan keadilan serta membuka dugaan praktik kejahatan terorganisir di Kebun Gunung Pamela. Bila permintaan tidak ditanggapi, mereka menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kebun Gunung Pamela dan Kantor Direksi PTPN 4 Regional 1. (RP)

Dapur MBG dalam Gedung Walet: Warga Pertanyakan Kelayakan dan Fungsi Bangunan

0

Ketapang Senin 24 Nov 2025.Pertanyaan mengenai kelayakan bangunan dapur MBG kembali mencuat setelah diketahui bahwa fasilitas tersebut berada dalam satu struktur dengan bangunan sarang walet yang diduga masih aktif beroperasi. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai kesesuaian fungsi bangunan serta penerapan standar teknis yang semestinya diberlakukan. Lokasi bangunan tersebut berada di Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, yang kini menjadi sorotan warga setempat.

Warga menegaskan bahwa setiap bangunan harus memenuhi persyaratan fungsi ruang, pemisahan aktivitas, serta standar teknis yang menjadi dasar penilaian kelayakan. Jika benar dapur MBG berdiri dan beroperasi dalam bangunan yang sama dengan sarang walet aktif, maka perlu dipastikan apakah struktur tersebut telah melalui proses penilaian dan pengesahan sesuai aturan yang berlaku.

Hingga kini belum ada kejelasan mengenai status kelayakan bangunan tersebut, termasuk apakah pemanfaatan ruangnya sesuai dengan izin dan peruntukan yang seharusnya. Karena itu, keberadaan dapur MBG yang menyatu dengan bangunan sarang walet patut dipertanyakan, terutama dari aspek legalitas fungsi bangunan dan kepatuhan terhadap ketentuan teknis yang mengatur pemanfaatan ruang.

Warga Kecamatan Nanga Tayap menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait untuk memastikan apakah bangunan tersebut benar-benar layak digunakan sesuai standar dan apakah sarang walet di lokasi itu memang masih aktif beroperasi.