34.6 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026
Beranda blog Halaman 377

Kapolsek Patokbeusi Kompol Anton Indra Gunawan, SE Apresiasi Kemeriahan Gerak Jalan PGRI

0
0-0x0-0-0#

Kapolsek Patokbeusi Kompol Anton Indra Gunawan, SE Apresiasi Kemeriahan Gerak Jalan PGRI

PATOKBEUSI | Warta In Jabar — Kapolsek Patokbeusi, Kompol Anton Indra Gunawan, SE, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya kegiatan Gerak Jalan Sehat yang digelar PGRI Cabang Patokbeusi dalam rangka HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di SDN Pundong ini diikuti ratusan guru dari seluruh jenjang pendidikan dan berlangsung meriah sejak pagi. Kompol Anton hadir bersama jajaran Forkopimcam, termasuk Camat Patokbeusi Drs. Aep Saepudin Subandi dan Danramil 0507/Pabuaran Kapten Inf. Odiyarto.

Kapolsek Patokbeusi juga turut melepas peserta gerak jalan sekaligus berbaur dengan para guru, memberikan dukungan langsung bagi semangat kebersamaan dan olahraga yang ditunjukkan para peserta.

Dalam keterangannya, Kompol Anton Indra Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat positif untuk mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan para pendidik.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar PGRI Patokbeusi. Selain meningkatkan kesehatan, kegiatan ini memperkuat tali silaturahmi antara guru dan unsur Muspika. Antusiasme peserta luar biasa, dan kami selalu siap mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat positif,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Kompol Anton juga ikut memeriahkan pembukaan undian doorprize bersama jajaran panitia. Bahkan pada penampilan Sisingaan dari siswa-siswi SDN Pundong, Kapolsek memberikan saweran sebagai bentuk apresiasi kepada anak-anak yang tampil.

Kehadiran dan partisipasi aktif Kapolsek Patokbeusi menjadi bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat, terutama para tenaga pendidik yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda.

PGRI Patokbeusi melalui pengurusnya mengapresiasi kehadiran Kapolsek dan jajaran yang selalu memberikan dukungan dalam setiap kegiatan.

Antusias Melejit, Gerak Jalan PGRI Patokbeusi Dipadati Guru Se-Kecamatan

0
0-0x0-0-0#

Antusias Melejit, Gerak Jalan PGRI Patokbeusi Dipadati Guru Se-Kecamatan

PATOKBEUSI | Warta In Jabar — Antusiasme guru di Kecamatan Patokbeusi melejit pada kegiatan Gerak Jalan Sehat PGRI Cabang Patokbeusi dalam rangka HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025, Selasa (25/11/2025). Ratusan guru dari TK, SD, SMP, IGRA, dan IGTKI memadati area start dan finish di SDN Pundong.

Kegiatan dilepas langsung oleh Camat Patokbeusi, Drs. Aep Saepudin Subandi, didampingi Kapolsek Patokbeusi Kompol Anton Indra Gunawan, SE, serta Danramil 0507/Pabuaran Kapten Inf. Odiyarto. Kehadiran lengkap jajaran Muspika menambah semarak acara.

Ketua PGRI Patokbeusi, Idad Rukandi, S.Pd, mengapresiasi terlaksananya kegiatan dengan sukses.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan antusiasme guru luar biasa. Ini bukti sinergi Muspika dan PGRI sangat baik. Semoga kekompakan ini terus terjaga,” ujarnya.

Usai gerak jalan, peserta menikmati hiburan Sisingaan, pembagian doorprize, dan penampilan penyanyi lokal Wulan yang menambah meriah suasana.

PGRI Patokbeusi berharap kegiatan ini semakin mempererat kebersamaan dan meningkatkan semangat para guru dalam memajukan pendidikan di wilayah Patokbeusi.

Memahami Konsep Pemberdayaan dan Pembinaan Sumber Daya Manusia

0

Ali Imron
Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen, Universitas Pamulang

 

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan pilar utama dalam pembangunan suatu bangsa. Sejarah membuktikan bahwa keberhasilan suatu negara dalam menghadapi tantangan global tidak semata ditentukan oleh kekayaan alam atau kemajuan teknologi, melainkan oleh kualitas manusianya. Indonesia, sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar, memiliki potensi luar biasa jika SDM-nya diberdayakan dan dibina secara optimal.

Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0, kualitas SDM menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Perubahan yang cepat dalam teknologi, ekonomi, dan budaya memaksa setiap individu untuk beradaptasi, meningkatkan keterampilan, serta memiliki daya juang yang tinggi. Dalam konteks ini, pemberdayaan dan  pembinaan SDM bukan hanya wacana, tetapi sebuah keharusan strategis yang perlu dipahami secara komprehensif dan diimplementasikan secara konsisten.

Penting dipahami bahwa pemberdayaan dan pembinaan SDM bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi juga merupakan tanggung jawab kolektif masyarakat. Keluarga, sekolah, komunitas, dan lingkungan sosial merupakan bagian integral yang menentukan arah perkembangan individu. Oleh karena itu, penguatan SDM harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari lingkup terkecil yakni keluarga, hingga lingkup terbesar seperti negara.

Dalam dunia kerja modern, kebutuhan terhadap SDM yang multitalenta semakin meningkat. Tidak cukup hanya menguasai satu bidang, individu dituntut untuk memiliki kemampuan lintas disiplin, misalnya seorang insinyur yang mampu berkomunikasi dengan baik atau seorang guru yang paham literasi digital. Pemberdayaan yang efektif harus mendorong fleksibilitas keterampilan ini agar SDM mampu beradaptasi dengan dinamika zaman.

Peran teknologi digital tidak bisa diabaikan dalam proses pemberdayaan dan pembinaan SDM. Pemanfaatan teknologi seperti e-learning, platform pelatihan daring, hingga sertifikasi digital memungkinkan akses pendidikan yang lebih inklusif. Dengan digitalisasi, hambatan geografis dapat dikurangi sehingga masyarakat di daerah terpencil juga bisa mendapatkan kesempatan belajar yang setara dengan masyarakat di perkotaan.

Pemberdayaan SDM juga berkaitan erat dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi. Individu yang diberdayakan akan memiliki keterampilan dan pengetahuan untuk menciptakan peluang usaha, berinovasi, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini sejalan dengan semangat kewirausahaan yang dapat mendorong terciptanya lapangan kerja baru, mengurangi pengangguran, dan memperkuat daya saing bangsa di tingkat global.

Pembinaan SDM dalam konteks karakter menjadi aspek yang sangat penting di tengah era disrupsi. Kecerdasan intelektual tanpa diimbangi dengan kecerdasan emosional dan moral berpotensi menimbulkan masalah baru, seperti penyalahgunaan teknologi atau praktik korupsi. Oleh karena itu, pembinaan karakter yang menekankan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, dan solidaritas sosial harus berjalan beriringan dengan pembinaan keterampilan teknis.

Globalisasi membawa tantangan sekaligus peluang bagi SDM Indonesia. Di satu sisi, tenaga kerja asing dengan kompetensi tinggi dapat mengisi lapangan kerja yang seharusnya bisa diisi oleh tenaga lokal. Namun di sisi lain, globalisasi juga membuka akses bagi tenaga kerja Indonesia untuk bersaing di luar negeri. Maka, pemberdayaan SDM harus diarahkan agar mampu bersaing di level internasional dengan menguasai bahasa asing, keterampilan profesional, serta sertifikasi yang diakui secara global.

Sektor pendidikan formal sebagai basis pembinaan SDM harus terus direformasi agar sesuai dengan kebutuhan zaman. Kurikulum yang terlalu teoretis perlu disesuaikan dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan sekolah dan perguruan tinggi tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta kerja. Sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri menjadi kunci untuk mencetak lulusan yang relevan dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Partisipasi aktif dunia usaha dalam proses pemberdayaan SDM menjadi faktor strategis. Perusahaan tidak hanya berperan sebagai pengguna tenaga kerja, tetapi juga sebagai mitra dalam pengembangan SDM. Melalui program magang, pelatihan internal, serta tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dunia usaha dapat turut serta membentuk SDM yang lebih kompeten dan profesional.

Peran pemerintah sebagai regulator dan fasilitator juga tidak kalah penting. Pemerintah harus mampu menyediakan kebijakan yang berpihak pada penguatan SDM, misalnya dengan memberikan subsidi pendidikan, insentif bagi perusahaan yang melaksanakan pelatihan SDM, hingga memperluas akses terhadap beasiswa dan program vokasi. Tanpa regulasi yang berpihak, pemberdayaan SDM akan berjalan lambat dan tidak merata.

Pemberdayaan dan pembinaan SDM pada akhirnya harus diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan berkepribadian. Masyarakat yang berdaya adalah masyarakat yang tidak hanya menunggu bantuan, melainkan mampu mengelola potensi yang ada di sekitarnya. Dengan begitu, SDM Indonesia tidak hanya menjadi pengikut arus globalisasi, tetapi menjadi pelaku utama yang menentukan arah masa depan bangsa.

Pemberdayaan SDM secara sederhana dapat dipahami sebagai proses mengoptimalkan potensi individu agar mereka mampu berdiri di atas kaki sendiri, mengambil keputusan, serta berkontribusi dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Pemberdayaan bukan berarti memberikan “kekuasaan” dari luar, melainkan menumbuhkan kesadaran bahwa setiap manusia memiliki kekuatan dan kapasitas yang bisa digali.

Ada tiga prinsip utama dalam pemberdayaan:

  1. Partisipasi aktif setiap individu dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut dirinya.
  2. Kemandirian hasil pemberdayaan tidak menciptakan ketergantungan, melainkan mendorong kemandirian.
  3. Keberlanjutan pemberdayaan bukan sekadar proyek jangka pendek, tetapi sebuah proses berkesinambungan.

Melalui pemberdayaan, SDM tidak lagi menjadi objek pembangunan yang pasif, melainkan subjek yang mampu memimpin perubahan. Misalnya, dalam dunia kerja, pemberdayaan berarti memberi kesempatan kepada karyawan untuk berinovasi, menyampaikan gagasan, serta memiliki ruang untuk berkembang.

Jika pemberdayaan lebih menekankan pada penguatan potensi, maka pembinaan SDM adalah proses sistematis untuk meningkatkan kemampuan individu melalui pendidikan, pelatihan, dan pengembangan karakter. Pembinaan tidak hanya fokus pada hard skills (keterampilan teknis), tetapi juga soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, dan integritas.

Pembinaan SDM dapat dilakukan melalui beberapa jalur:

  • Pendidikan formal: sekolah, universitas, dan lembaga pendidikan tinggi.
  • Pendidikan nonformal, pelatihan kerja, kursus, workshop, dan seminar.
  • Pembinaan karakter, penguatan nilai moral, etika kerja, dan tanggung jawab sosial.

Kombinasi dari ketiga jalur tersebut akan menghasilkan SDM yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan sosial.

Meski konsep pemberdayaan dan pembinaan SDM terlihat ideal, pelaksanaannya tidaklah mudah. Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi:

  1. Kesenjangan akses masih banyak masyarakat, terutama di daerah terpencil, yang belum mendapat akses pendidikan dan pelatihan berkualitas.
  2. Budaya ketergantungan sebagian masyarakat masih terbiasa menunggu bantuan tanpa berusaha mandiri.
  3. Kualitas pendidikan kurikulum yang tidak sesuai kebutuhan dunia kerja membuat lulusan sulit bersaing.
  4. Globalisasi persaingan tenaga kerja asing menuntut SDM Indonesia memiliki keahlian dan sertifikasi internasional.
  5. Disrupsi teknologi munculnya AI dan otomatisasi menggantikan pekerjaan manusia, sehingga SDM dituntut untuk terus berinovasi.

Tantangan-tantangan tersebut menegaskan bahwa pemberdayaan dan pembinaan SDM harus disesuaikan dengan konteks zaman, tidak bisa lagi menggunakan pendekatan lama yang hanya menekankan aspek teori tanpa praktik nyata.

Untuk menjawab tantangan di atas, diperlukan strategi yang terarah dan komprehensif. Beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain:

  1. Meningkatkan kualitas pendidikan, kurikulum harus relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.
  2. Penguatan pelatihan vokasi, mendorong generasi muda untuk mengikuti pendidikan berbasis keterampilan praktis.
  3. Kemitraan pemerintah dan swasta, program pemberdayaan akan lebih efektif jika melibatkan perusahaan dalam menyediakan lapangan kerja dan pelatihan.
  4. Digitalisasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi informasi untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas.
  5. Penguatan karakter dan etika kerja, membentuk SDM yang bukan hanya pintar, tetapi juga berintegritas dan bertanggung jawab.

Dengan strategi ini, pemberdayaan dan pembinaan SDM akan lebih terarah, efektif, dan mampu mencetak generasi yang adaptif serta kompetitif.

Indonesia tengah berupaya mewujudkan bonus demografi sebagai momentum emas pembangunan. Namun, bonus demografi hanya akan menjadi keuntungan jika SDM produktif, berdaya saing, dan berkualitas. Jika tidak, justru akan menjadi beban karena meningkatnya angka pengangguran.

Pemberdayaan dan pembinaan SDM yang tepat akan memperkuat daya saing nasional di kancah internasional. SDM yang berkualitas bukan hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membentuk masyarakat yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya.

Memahami konsep pemberdayaan dan pembinaan SDM adalah kunci bagi masa depan bangsa. Pemberdayaan memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkembang, sedangkan pembinaan memastikan potensi tersebut diarahkan dengan baik. Tantangan yang ada harus dihadapi dengan strategi yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan masyarakat, SDM Indonesia dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang tangguh. Hanya dengan SDM yang berkualitas, Indonesia mampu menghadapi tantangan globalisasi, memanfaatkan bonus demografi, dan mewujudkan cita-cita bangsa yang maju serta berkeadilan sosial

Mengukur Mutu, Menguatkan Kompetensi

0

Mengukur Mutu, Menguatkan Kompetensi: Pelatihan ISO/IEC 17025:2017 sebagai Investasi Emas SDM Laboratorium

Fikriyatul Khaeriyah
Program Studi Magister Manajemen Universitas Pamulang

Sumber Daya Manusia (SDM) dalam industri adalah bukan hanya aset, melainkan fondasi penentu keunggulan. Di tengah persaingan global yang makin ketat, khususnya di sektor metrologi dan kalibrasi, kemampuan sebuah laboratorium untuk memberikan hasil yang andal dan terpercaya adalah mata uang utama. Inilah mengapa langkah strategis PT Teknora Sukses Cemerlang menyelenggarakan Webinar ISO/IEC 17025:2017 pada 1 Agustus 2024 adalah sebuah masterstroke investasi, bukan sekadar pemenuhan kewajiban. Standar ISO/IEC 17025:2017 merupakan jantung dari manajemen mutu laboratorium kalibrasi dan pengujian di seluruh dunia.

Revisi dari versi sebelumnya menekankan pergeseran paradigma, yaitu dari pendekatan berbasis prosedur yang kaku menjadi pendekatan berbasis risiko dan proses yang lebih adaptif. Perubahan ini menuntut lebih dari sekadar pemahaman tekstual; ia memerlukan perubahan pola pikir dan kemampuan analisis yang mendalam dari setiap personel laboratorium. Salah satu elemen kunci keberhasilan program ini adalah kehadiran trainer yang pakar di bidangnya. Kepakaran tersebut tidak hanya mencakup penguasaan materi ISO, tetapi juga pengalaman praktis dalam menghadapi audit akreditasi dan memecahkan masalah teknis di lapangan. Dengan bimbingan pakar, kerumitan persyaratan seperti evaluasi ketidakpastian pengukuran atau penerapan aturan keputusan (decision rule) dapat dicerna menjadi langkah kerja yang jelas dan terstruktur. Di sisi lain, format webinar adalah pilihan yang cerdas dan relevan di era modern. Dalam konteks industri yang bergerak cepat, webinar memberikan fleksibilitas tanpa mengurangi kedalaman materi. Ia memungkinkan partisipasi aktif, sesi tanya jawab yang intensif, dan yang terpenting, dokumentasi pembelajaran yang mudah diakses ulang. Sinergi antara konten berkualitas, penyaji yang otoritatif, dan platform yang adaptif menciptakan lingkungan belajar yang optimal, memaksimalkan serapan dan retensi ilmu oleh SDM. Investasi dalam pelatihan kompetensi berstandar ISO/IEC 17025:2017 memberikan imbal hasil yang langsung terukur:

  • Penguatan Validitas Hasil: Hanya SDM yang kompeten yang mampu meminimalkan measurement uncertainty, secara langsung meningkatkan kualitas output laboratorium.
  • Keunggulan dalam Audit Akreditasi: Tingginya kompetensi personel menjadi bukti nyata kesiapan laboratorium untuk diakreditasi, mengamankan status mutu global perusahaan.
  • Peningkatan Efisiensi: Karyawan yang sangat terampil melakukan pekerjaan dengan lebih sedikit kesalahan dan pengawasan, mengoptimalkan produktivitas keseluruhan.

Pelatihan tanggal 1 Agustus 2024 ini adalah deklarasi nyata bahwa kompetensi SDM adalah pilar strategis yang paling utama. Ini menegaskan bahwa kualitas pengukuran dan kalibrasi yang dihasilkan perusahaan berakar kuat pada keahlian dan profesionalisme tingkat tertinggi yang dimiliki oleh setiap individu di dalamnya. Pengembangan kompetensi melalui pelatihan adalah kunci untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga mendominasi pasar

Refleksi Hari Guru Nasional 2025

0

Menghadapi Kecendrungan Siswa Mengunakan AI Dalam Mengerjakan tugas, Guru Perlu Adaptasi & Tingkatkan Kompetensi Melalu Qelas.Id

Dewi Puspa Aryanti, S.H.
Program Studi Magister Manajemen Universitas Pamulang

Peringatan Hari Guru Nasional 2025, Indonesia kini berada dalam peradaban Society 5.0 dan perubahan besar dalam dunia pendidikan: berkembangnya kecerdasan buatan (AI) telah mengubah cara siswa belajar, berinteraksi dengan materi, dan dalam beberapa kasus — menggunakan AI untuk menyelesaikan tugas. Fenomena ini sebenarnya bukan sekadar tantangan, melainkan juga panggilan agar Guru bertransformasi dari sekadar pengajar menjadi fasilitator dan inovator di ruang kelas. Kecendrungan Siswa Indonesia Menggunakan AI : Ketergantungan yang mengancam. Penggunaan AI yang tidak terarah dan berlebihan oleh seorang siswa beresiko hilangnya proses berpikir kritis, plagiarisme tak sadar, atau ketergantungan pada “alat pintar.” Jika tidak disikapi dengan baik, pergeseran ini bisa mereduksi makna belajar dan melemahkan kompetensi berpikir siswa. Berdalih mengejar deadline tidak sedikit siswa mencari jalan pintas untuk dapat menyelesaikan tugas yang diberikan Guru. Sekolah dan Guru perlu mengkaji lebih dalam apakah beban tugas dan jenjang waktu yang dimiliki siswa sudah proposional. Jadikan AI sahabat berpikir : Bukan Guru Pengganti. Meski penggunaan AI tidak bisa dibatasi, Guru tidak boleh melihat fenomena sebagai ancaman masa depan melainkan harus disikapi sebagai momentum untuk beradaptasi dan memperkuat posisi sebagai pemandu pembelajaran yang relevan. Guru tetap unggul secara pendampingan emosional, pemberian motivasi, nilai serta etika kejujuran bertintegritas dan bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi masa kini. Oleh sebab itu Guru perlu beradaptasi dan mengembangkan kompetensi dalam hal : 1. Literasi AI atau Literasi Digital, untuk memhami prinsip dasar, konsep, peluang dan batasan AI. 2. Kemampuan mengembangkan metode pembelajaran hybrid. 3. Kemampuan untuk mendeteksi keaslian karya siswa. 4. Kesiapan infrastruktur, dukungan kebijakan serta, kolaborasi berkelanjutan,

Qelas.Id bisa menjadi solusi strategis dalam menghadapi tantangan ini: Solusi Guru Dalam Meningkatkan Kompetensi Yang Relevan.

Dengan Qelas.Id, Guru dapat “naik level” dari sekadar memanfaatkan AI secara ad-hoc menjadi merancang kelas yang harmonis antara manusia dan machine learning. Apa saja yang dapat diperoleh Guru dari Qelas.Id: 1. Menyajikan kursus atau modul khusus yang membantu Guru memahami AI, penggunaan AI secara etis, dan integrasinya dalam pembelajaran. 2. Membina komunitas Guru digital untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam penggunaan AI di kelas. 3. Menawarkan bimbingan atau mentoring agar Guru bisa menerapkan metode blended learning yang adaptif terhadap AI. 4. Menjadi jembatan antara teknologi dan pedagogi: Qelas.Id bisa membantu merancang kerangka pembelajaran yang menggabungkan AI sebagai alat bantu, bukan pengganti. Dalam transformasi ini, Guru yang tangguh adalah mereka yang mampu berpikir ulang, berinovasi, dan beradaptasi. Dengan dukungan platform seperti Qelas.Id, guru bukan hanya “mampu” menghadapi ketergantungan AI, tetapi dapat bersinergi dalam mencerdaskan siswa di masa depan. Semoga di Hari Guru Nasional 2025 yang bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, bukan hanya penghormatan formal yang kita rayakan, tetapi komitmen nyata untuk memperkuat guru sebagai penggerak transformasi pendidikan di era kecerdasan buatan.

Operasi Zebra Semeru Polres Lamongan Amankan 9 Remaja dan 3 Motor Balap Liar

0

Operasi Zebra Semeru Polres Lamongan Amankan 9 Remaja dan 3 Motor Balap Liar

LAMONGAN//warta.in— Polres Lamongan Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar Operasi Zebra Semeru 2025 yang fokus pada peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas serta pencegahan potensi kecelakaan.

Dalam pelaksanaannya kali ini Satlantas Polres Lamongan Polda Jatim juga melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas baik secara teguran maupun pemberian sangsi tilang.

Seperti halnya pada Minggu (23/11) kemarin, petugas juga menjaring para pelaku balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat.

Dalam kegiatan penindakan yang dilaksanakan sekitar pukul 23.00 WIB, Satlantas Polres Lamongan Polda Jatim mengamankan 9 remaja pelaku balap liar serta 3 unit sepeda motor yang digunakan dalam aksi tersebut.

Penindakan dilakukan di Jl. Poros Lamongan–Babat, Desa Kebalandono, tepat di depan SPBU AKR, salah satu titik yang kerap dijadikan arena balap liar saat malam hari.

Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP I Made Jata Wiranegara menjelaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Zebra Semeru 2025.

“Laporan warga mengenai suara bising serta aksi berbahaya membuat kami langsung turun ke lokasi dan melakukan penanganan,” kata AKP I Made, Selasa (25/11).

Ia mengungkapkan, 9 remaja yang diamankan di Satlantas Polres Lamongan itu diberikan pembinaan.

“Sebagai langkah pembinaan, orang tua dari para pelaku kami panggil ke Satlantas Polres Lamongan,” terang AKP I Made.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan pemahaman menyeluruh mengenai bahaya balap liar, risiko kecelakaan fatal, gangguan terhadap masyarakat, serta konsekuensi hukum apabila perbuatan tersebut diulangi.

Para orang tua juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.

Sementara itu, Tiga sepeda motor yang digunakan untuk balap liar langsung diberikan tindakan tilang dan diamankan.

Petugas memeriksa kelengkapan kendaraan, termasuk knalpot brong dan komponen yang tidak sesuai standar keselamatan.

Kasat Lantas Polres Lamongan menegaskan bahwa dalam Operasi Zebra ini, Polres Lamongan Polda Jatim tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat.

“Penertiban harus diimbangi dengan edukasi. Kami ingin membangun tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan anak-anak kita,” ujarnya.

Polres Lamongan Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan kegiatan balap liar atau gangguan lalu lintas lainnya.

“Melalui Operasi Zebra, Polres Lamongan berkomitmen menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga,” pungkasnya. (**)

Pewarta: roy

Pemerintah Pekon Atar Kuwau Kecamatan Batu Ketulis Salurkan BLT-DD Untuk 23 KPM   

0

Lampung Barat,Warta.in – Pemerintah pekon atar kuwaw, Kecamatan Batu ketulis, Kabupaten Lampung Barat menyalurkan secara langsung bantuan langsung tunai dari Dana Desa BLT-DD tahun 2025 periode Januari sampai dengan Mei bertempat di balai Pekon setempat.

Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar, serta dihadiri oleh Camat Kecamatan Batuketulis atau yang mewakili, Babinsa, babinkamtibnas, tokoh masyarakat tokoh agama, tokoh adat, anggota lembaga himpunan (LHP), keluarga penerimaan manfaat dan seluruh aparatur pemerintah Pekon Atar Kuwau.

PJ pratin pokon Atar Kuwau H.Abdurahman, S.Pd. I., dalam sambutannya menyampaikan adapun jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dalam penyerahan BLT-DD kali ini sebanyak 23 KPM yang merupakan warga Pekon Antar Kuwau yang telah memenuhi kriteria penerima bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Dihadiri TP PKK, Korcam, Pendamping, dan PJ Kades,Dalam penjelasan nya Salah satu program prioritas tersebut adalah penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada warga yang tercatat dalam daftar keluarga penerima manfaat

Masih kata Pejabat peratin tahap pertama pembagian BLT-DD ini mencakup periode Januari hingga mei 2025. Setiap KPM menerima total bantuan sebesar Rp300.000 per bulan.

Tak lupa, H , Abdurrahman menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang turut berperan dalam kelancaran penyaluran BLT-DD, mulai dari tim kecamatan, Babinkamtibmas, Babinsa, pendamping desa, hingga semua unsur yang berkompeten.

(Asih)

Pekon Lombok Timur Salurkan BLT DD Tahun 2025 Bulan Januari – Maret, Untuk 37 (KPM)

0

Lampung Barat,Warta.in – Pemerintah Pekon Lombok Timur, Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 37 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Balai Pekon setempat.

Penyaluran BLT-DD tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Lumbok Seminung, aparat pekon, unsur Lembaga Himpunan Pemkonan (LHP) Lombok Timur, serta para penerima manfaat.

Adapun BLT-DD yang disalurkan kali ini bersumber dari Dana Desa tahun 2024 dengan rincian Rp300 ribu per bulan. Pada kesempatan ini, setiap KPM langsung menerima bantuan untuk tiga bulan sekaligus, yakni periode Januari hingga Maret, dengan total Rp900 ribu per keluarga.

Peratin Lombok Timur, Gunadi Saputra, dalam sambutannya menekankan agar bantuan ini benar-benar digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan tidak disalahgunakan.

“Saya berharap kepada masyarakat penerima agar dapat mempergunakan dana ini dengan bijaksana, khususnya untuk membeli kebutuhan pokok. Semoga bantuan ini memberikan manfaat bagi warga yang menerimanya,” ujar Gunadi.

salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2025 Untuk 25 KPM

Dengan adanya BLT-DD, pemerintah pekon berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang terdampak kondisi ekonomi sulit

(Asih)

Pembagian BLT Dana Desa Tahap Akhir di Pekon Bakhu Kecamatan Batu Ketulis 

0

Lampung Barat,Warta.in– Pemerintah pekon Bakhu Kecamatan Batu ketulis kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap Akir kepada warga yang berhak menerima manfaat, sebanyak 25 KPM selama 6 bulan, Jadi setiap penerima manfaat menerima 1,800000.

Acara berlangsung di balai desa dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan serta aparat keamanan.Senin.24 November 2025

Penyaluran BLT DD tahap ini menyasar sebanyak (25) Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam membantu kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Camat (Sekcam) beserta anggota, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, yang turut memastikan proses pembagian berjalan tertib, transparan, dan sesuai prosedur.

Pendamping desa Azwan dalam sambutannya menyampaikan ” bahwa BLT Dana Desa merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan membantu mengurangi beban ekonomi akibat kondisi pascapandemi.

Ia juga mengimbau agar dana yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan pokok.

Sementara PJ Peratin Pekon Bakhu juga menyampaikan “Apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah desa dalam menyalurkan bantuan secara adil dan tepat sasaran.

Pembagian BLT berlangsung tertib dengan tetap memperhatikan protokol pelayanan publik yang bersih dan teratur. Para penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan dan berharap program ini dapat terus berlanjut

(Asih)

Kebakaran Dahsyat Melanda PT. Tak Textiles Indonesia di Jababeka I Cikarang Utara Bekasi

0

Warta.in Jabar ◊ Senin, 25 November 2025.

Bekasi, Jawa Barat – Kebakaran hebat masih berkobar di pabrik PT. Tak Textiles Indonesia, yang terletak di Jl. Jababeka XI Blok G No.11-15, Harja Mekar, Kec. Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Insiden ini dimulai pada Selasa, 25 November 2025, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, dan hingga kini api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Menurut seorang karyawan yang identitasnya dirahasiakan, kobaran api dengan cepat merambat dan menghanguskan seluruh area pabrik. “Pabrik ini menyimpan pakaian, kain, dan juga batu bara, yang membuat api sangat cepat membesar dan sulit dikendalikan,” ungkapnya.

Belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran atau perkiraan kerugian yang diderita oleh perusahaan. Petugas pemadam kebakaran terus berjuang untuk memadamkan api dan mencegah penyebarannya ke wilayah sekitar.

Pihak berwenang setempat telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut begitu api berhasil dipadamkan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menjauhi area sekitar pabrik demi keamanan.

Kami akan terus memperbarui informasi mengenai perkembangan situasi ini seiring dengan informasi yang tersedia.

(Jefry. SMK)