27.5 C
Jakarta
Sabtu, Februari 14, 2026
Beranda blog Halaman 38

Buka Kongres Nasional V PDUI, Wagub Banten Sebut Dokter Pahlawan Kesehatan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 31 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi peran dan dedikasi para dokter yang selama ini mengabdi di dunia kesehatan. Ia menyebut dokter sebagai pahlawan kesehatan karena pengabdian dan kerja kerasnya dalam merawat serta menyelamatkan pasien.

Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat membuka Kongres Nasional V Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) yang digelar di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Sabtu (31/1/2026). Kongres ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dengan Provinsi Banten dipercaya sebagai tuan rumah.

“Saya mengapresiasi para dokter. Semoga dokter terus jaya, dokter terus hebat, dokter terus kuat, dan dokter juga harus lebih sehat dibandingkan pasien, harus lebih sehat dibandingkan masyarakat biasa,” katanya.

Menurutnya, dokter merupakan tenaga profesional yang memiliki keilmuan di bidang kesehatan dan bekerja secara ilmiah dalam melayani pasien. Tidak hanya melalui tindakan medis, semangat dan kata-kata seorang dokter juga dinilai memiliki pengaruh besar terhadap proses penyembuhan pasien.

Dimyati juga menekankan bahwa profesi dokter menuntut pembelajaran tanpa henti. Perkembangan penyakit yang terus berubah dari waktu ke waktu mengharuskan dokter untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan kompetensinya

“Dokter juga belajar tanpa batas. Kenapa? Karena masalah penyakit banyak sekali yang berbeda-beda dari tahun ke tahun. Tapi dokter menguasai itu. Dia belajar terus akhirnya bisa melawan penyakit,” katanya.

Dokter dinilai memiliki peran layaknya pemimpin yang bekerja secara tim dan tidak menangani pasien sendirian.

Koordinator Presidium PP PDUI dr. Nurhadji Abdullah Kastari menegaskan dokter umum merupakan garda terdepan layanan kesehatan dengan peran kuratif, preventif, dan promotif yang perlu diperkuat.

“Karena dengan preventif-promotif itu kita bisa meningkatkan derajat kesehatan bangsa, menjaga kesehatan rakyat. Kalau kita hanya kuratif saja, justru kita hanya menunggu yang sakit. Peran itu yang perlu diperkuat oleh dokter umum, yaitu preventif-promotif,” ujarnya.

Meski jumlah dokter umum mencapai sekitar 160 ribu orang, distribusinya belum merata sehingga diperlukan kolaborasi PDUI dan pemerintah.

Hal inilah yang melatarbelakangi tema Kongres Nasional V PDUI tentang penguatan peran dan kapasitas dokter umum dalam mendukung pembangunan kesehatan, seiring meningkatnya jumlah lulusan dokter setiap tahun.

“Setiap tahun, dengan adanya fakultas kedokteran baru yang terus bertambah, diprediksi sekitar dua belas ribu lulusan per tahun, ke depan bisa lima belas ribu bahkan lebih,” ujarnya.

Menko PMK Pratikno menegaskan dokter umum merupakan figur yang paling dekat dengan masyarakat dan berperan penting dalam mengawal pembangunan kesehatan fisik, mental, sosial, dan spiritual.

Ia menyoroti berbagai tantangan kesehatan nasional seperti stunting yang masih tinggi, tingginya kasus tuberkulosis dan lepra, meningkatnya obesitas serta masalah kesehatan mental pada remaja.

“Kita masih menghadapi beberapa masalah serius. Prevalensi stunting kita masih cukup tinggi, yaitu 19,8 persen, walaupun sudah turun sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah memberi perhatian besar pada sektor kesehatan, dengan dokter umum sebagai garda terdepan dan benteng pertama dalam sistem kesehatan nasional.(WartainBanten)

Soft Launching Wisata Air Kali Cibanten, Tinawati Andra Soni Susuri Sungai Selama 50 Menit

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 31 Januari 2026  — Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menjajal langsung jalur Wisata Air Kali Cibanten saat kegiatan soft launching yang digelar pada Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong sungai tidak hanya sebagai ekosistem alam, tetapi juga sebagai sarana edukasi lingkungan dan penggerak ekonomi masyarakat.

Tinawati mengarungi Kali Cibanten selama kurang lebih 50 menit. Perjalanan dimulai dari bawah Jembatan Kidemang dan berakhir di Bendungan Kenari, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Sepanjang perjalanan, rombongan menikmati alur sungai yang menyuguhkan tantangan ringan sekaligus panorama alam kawasan perkotaan.

Kegiatan tersebut turut diikuti Ketua TP PKK Kota Serang Arfina Rustandi, Dandenpom III/4 Serang Letkol Cpm Dadang Dwi Saputro, Ketua KONI Kota Serang Agus Rasyid, serta Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten Lulu Jamaludin. Hadir pula perwakilan organisasi dan komunitas lainnya.

Jalur susur sungai ini secara resmi diperkenalkan sebagai Wisata Air Kali Cibanten dengan mengusung konsep wisata edukasi sejarah sungai, arung jeram ringan, dan river tubing. Pengelolaannya dilakukan secara kolaboratif antara Komunitas Peduli Sungai Banten, Koperasi Tunas Madani Kota Serang, serta didukung pemerintah daerah.

Sebanyak 60 peserta dari berbagai organisasi dan komunitas, termasuk Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Serang, ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para peserta mengarungi sungai menggunakan 11 perahu karet yang dilengkapi pengamanan dan didampingi oleh tim rescue.

Tinawati Andra Soni mengatakan, Kali Cibanten memiliki karakter sungai yang menarik dan aman, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata air berbasis edukasi dan pelestarian lingkungan.

“Jalurnya seru dan aman. Sungai ini memiliki banyak potensi, sehingga sangat cocok dikembangkan sebagai wisata edukasi. Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa lebih mengenal dan mencintai sungai,” ujar Tinawati.

Ia berharap, dengan diluncurkannya Wisata Air Kali Cibanten, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai semakin meningkat.

“Sungai yang terjaga dapat memberikan manfaat besar, tidak hanya untuk lingkungan, tetapi juga untuk menarik wisatawan dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Tinawati menegaskan bahwa pengembangan wisata sungai sejalan dengan peran TP PKK Provinsi Banten sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal dan peningkatan ekonomi keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti mengapresiasi inisiatif relawan dalam mengembangkan Wisata Air Kali Cibanten sebagai inovasi destinasi baru yang membawa misi pemulihan fungsi sungai agar kembali memberi manfaat bagi masyarakat.

“Ini merupakan inovasi destinasi wisata baru. Selain kecintaan terhadap olahraga arung jeram, terdapat misi besar agar Kali Cibanten kembali berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Eli menambahkan bahwa pengembangan wisata sungai diharapkan mampu memperkaya pilihan destinasi pariwisata di Banten, sehingga tidak lagi hanya bergantung pada wisata pantai.

“Kebersihan menjadi faktor utama dalam pariwisata. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kenyamanan dan daya tarik destinasi wisata,” katanya.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten Lulu Jamaludin menjelaskan bahwa Wisata Air Kali Cibanten dikembangkan sebagai wisata arung jeram berarus ringan hingga sedang yang aman dan dapat dinikmati berbagai kalangan, termasuk pelajar.

Pengembangan jalur dilakukan secara bertahap, sekaligus dilengkapi dengan wisata edukasi susur sungai yang berfokus pada lingkungan, ekosistem sungai, konservasi alam, dan pengenalan budaya lokal

Gus Fawait Bentuk Dua Satgas Khusus Tangani Infrastruktur, Kemiskinan, Stunting, AKI-AKB

0
Ket Foto : Jajaran Pemerintah Kabupaten Jember saat lakukan kegiatan rutin Pro Gus'e update.

Warta.in, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah tegas dalam menangani persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah setiap musim penghujan. Bupati Jember, Gus Fawait, mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang sebagai solusi komprehensif lintas sektoral, Sabtu (31/1/2026).

Bertempat di Pendopo Wahyawibawagraha, Gus Fawait juga secara resmi menginisiasi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengetasan Kemiskinan, Stunting , AKI-AKB. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya untuk memutus rantai kemiskinan dan stunting di Kabupaten Jember.

Terkait dengan satgas infrastruktur dan tata ruang, Gus Fawait menjelaskan bahwa pembentukan satgas ini didasari oleh hasil pengamatan lapangan yang menunjukkan bahwa penanganan banjir tidak lagi bisa dibebankan hanya pada satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Gus Fawait menegaskan bahwa ego sektoral harus dipangkas agar masalah menahun ini bisa terselesaikan secara tuntas.

Dalam keterangannya, Gus Fawait membeberkan sejumlah kendala utama yang menyebabkan banjir di Jember memiliki karakteristik yang berbeda-beda di setiap titik Pertama, masalah infrastruktur. Gus Fawait menyebut, banyak ditemukan saluran air atau gorong-gorong yang ukurannya sudah tidak memadai atau tersumbat karena kurangnya pemeliharaan.

Kedua, adanya anomali debit air. Di beberapa lokasi, infrastruktur sebenarnya sudah cukup baik. Namun, curah hujan yang sangat tinggi membuat debit air melampaui kapasitas tampung.

Selain itu, masalah paling krusial yang ditemukan adalah adanya pembangunan perumahan di kawasan bantaran sungai. Gus Fawait menyoroti adanya oknum yang menerbitkan sertifikat di lahan yang seharusnya menjadi area resapan atau perlindungan sungai.

“Kami menemukan adanya anomali di mana perumahan dibangun tepat di bantaran sungai dan anehnya memiliki sertifikat. Mau diperbaiki seperti apa pun drainasenya, kalau lokasinya di situ pasti akan tetap banjir,” tegas Gus Fawait.

Satgas yang baru dibentuk ini bertugas memetakan kewenangan jalan dan saluran, mengingat di Jember terdapat aset milik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga desa dan BUMN (PTPN/Perhutani).

Terkait pelanggaran tata ruang oleh pengembang, Gus Fawait menyatakan tidak akan segan mengambil tindakan hukum yang terukur. Ia meminta para pengembang yang membangun di lokasi rawan untuk bersiap melakukan relokasi demi kepentingan masyarakat luas.

“Indonesia adalah negara hukum. Jika ditemukan kesalahan tata ruang yang fatal, kami akan meminta developer untuk merelokasi. Kami mengutamakan keselamatan dan kepentingan warga Jember di atas segalanya,” pungkasnya.

Guna memantapkan langkah satgas ini, Gus Fawait menunjukkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember Achmad Imam Fauzi sebagai Ketua Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang.

Lebih lanjut, terkait dengan satgas pengentasan kemiskinan, stunting, AKI-AKB, Gus Fawait menekankan bahwa kondisi kemiskinan di Jember memerlukan penanganan yang luar biasa. Berdasar data satu dekade terakhir, angka kemiskinan absolut di Kabupaten Jember menempati posisi tertinggi kedua di Jawa Timur, bahkan angka kemiskinan ekstremnya tercatat sebagai yang tertinggi se-provinsi.

Gus Fawait menegaskan bahwa masalah kemiskinan yang sistemik tidak bisa diselesaikan jika hanya mengandalkan satu instansi, seperti Dinas Sosial saja.

“Persoalan ini tidak akan tuntas jika kita pasrahkan hanya pada satu OPD. Kita butuh langkah out of the box dan kerja kolaboratif yang solid, bukan kebijakan yang bersifat ego sektoral,” ujar Gus Fawait.

Ia menjelaskan bahwa kemiskinan menjadi akar dari berbagai masalah sosial lainnya di Jember. Di antaranya, tingginya angka stunting dan AKI-AKB.

Selain itu, salah satu poin penting dalam pembentukan satgas ini adalah integrasinya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan visi Presiden RI. Jember diproyeksikan menjadi wilayah dengan jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terbanyak.

Potensi perputaran ekonomi dari program MBG di Jember diperkirakan mencapai Rp4 triliun per tahun. Gus Fawait optimis jika seluruh aktivitas dapur MBG menyerap produk lokal Jember, hal ini akan menjadi stimulus besar bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus menurunkan angka kemiskinan dan stunting secara efektif.

Satgas ini dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial yang juga menjabat sebagai PJ. Sekda, yakni Akhmad Helmi Luqman. Keanggotaannya akan diperkuat oleh 1.200 tenaga kesehatan (nakes) yang diterjunkan langsung ke lapangan.

Beberapa rencana aksi nyata satgas ini meliputi pemeriksaan kesehatan langsung ke rumah warga yang sakit kronis dan penyandang disabilitas, yang rencananya diluncurkan pada 14 Februari mendatang. Melalui sinergi ini, Gus Fawait berharap target penurunan kemiskinan, stunting, serta AKI-AKB dapat tercapai secara terukur dan berkelanjutan di masa kepemimpinannya.

Bhabinkamtibmas   dan  Polsek Gunungsari  Sisir Desa, Motor warga Hilang dicuri ditemukan  lagi

0

 

Warta.in
Lombok Barat,NTB  – Respons cepat aparat membuahkan hasil, dalam pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor roda dua di wilayah Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Bhabinkamtibmas Desa Kekait Aipda Andika Priyono, berkolaborasi dengan Kanit Reskrim Polsek Gunungsari Aiptu Mujihadi serta personel piket fungsi, Jumat (30/1/2026), melakukan cek TKP hingga penyisiran lintas desa.

Kasus bermula dari laporan kehilangan sepeda motor Honda Beat Street, bernopol DR 3747 MN milik H. Junaidi. Kendaraan raib saat terparkir di halaman rumah di Dusun Kekait Thaebah, Desa Kekait, dini hari sekitar pukul 02.00–04.00 Wita. Saat itu motor terkunci setang, sementara kunci tersimpan di jendela rumah.

Tim mendatangi TKP sejak pagi. Di tengah proses, Bhabinkamtibmas Desa Lembah Sari Polsek Batulayar Aipda Budi Rahman, menghubungi petugas Gunungsari. Informasi menyebut temuan dompet berisi identitas warga Desa Kekait, di pematang sawah Dusun Lendang Re, Desa Lembah Sari. Identitas tersebut cocok dengan data pelapor.

Korban kemudian diarahkan membuat laporan resmi ke Polsek Gunungsari. Koordinasi lintas wilayah terus berjalan. Sekira pukul 14.30 Wita, penyisiran area persawahan sekitar lokasi temuan dompet membuahkan hasil. Warga Dusun Lendang Re bersama Bhabinkamtibmas Desa Lembah Sari, menemukan sepeda motor dimaksud.

Bhabinkamtibmas Desa Kekait bersama Kanit Reskrim dan personel piket reskrim segera menuju lokasi. Pencocokan nomor rangka dan mesin dilakukan di TKP, hasilnya sesuai dengan data kendaraan yang dilaporkan hilang. Motor lalu dibawa ke Mako Polsek Gunungsari, untuk proses lanjutan dan konfirmasi korban. Barang bukti sementara diamankan, guna melengkapi administrasi laporan serta pendalaman penyelidikan pelaku.

Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra, mengapresiasi sinergi petugas dan warga.

“Kolaborasi lintas desa serta respon cepat anggota, membantu mempercepat penemuan kendaraan. Kami terus melakukan pengembangan, guna mengungkap pelaku,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, terutama pada malam hari.(sr/hpm)

Ribuan Warga Subang Sambut Antusias Kehadiran Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Alun-Alun Subang

0

Ribuan Warga Subang Sambut Antusias Kehadiran Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Alun-Alun Subang

Subang | Warta In – Ribuan warga Kabupaten Subang memadati Alun-Alun Subang untuk menyambut kehadiran artis papan atas Raffi Ahmad bersama sang istri, Nagita Slavina, dalam rangka acara “Rans Carnival” Simpati berbagi sepesial untuk Sceh. pada Sabtu (31/01/2026).

Kehadiran pasangan selebritas tersebut disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Sejak siang hari, warga sudah mulai berdatangan dan memadati area alun-alun. Teriakan histeris dan lambaian tangan mewarnai suasana saat Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tiba di lokasi. Tak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka.

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tampak menyapa warga dengan ramah. Keduanya juga meluangkan waktu untuk berinteraksi langsung, berfoto bersama, serta menyampaikan pesan positif kepada masyarakat Subang.

“Kami sangat senang bisa hadir dan bertemu langsung dengan masyarakat Subang. Sambutannya luar biasa,” ujar Raffi Ahmad di hadapan warga.

Kegiatan tersebut berlangsung tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian dan petugas terkait. Panitia dan aparat keamanan terus mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Kehadiran Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Alun-Alun Subang menjadi hiburan tersendiri bagi warga dan diharapkan dapat memberikan semangat serta kebahagiaan bagi masyarakat Kabupaten Subang.

**Bobby Eko**

BRI Kanca Serang Berikan Dukungan Perangkat IT kepada Brigif 87

0

Warta.in Serang, 5 Januari 2026 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Kantor Cabang Serang memberikan dukungan perangkat teknologi informasi (IT) kepada Brigade Infanteri (Brigif) 87, sebagai bentuk sinergi dan dukungan BRI terhadap institusi TNI dalam menunjang kelancaran operasional dan administrasi.

Kegiatan dukungan perangkat IT ini dilaksanakan pada Senin (5/1) dan merupakan bagian dari komitmen BRI untuk terus menjalin hubungan baik serta memperkuat kerja sama dengan institusi negara di wilayah Banten.

Pemimpin Cabang BRI Serang, Indramawan, menyampaikan bahwa dukungan tersebut diharapkan dapat membantu Brigif 87 dalam meningkatkan efektivitas kerja, khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi.

“BRI berkomitmen untuk terus mendukung institusi negara melalui sinergi yang positif. Dukungan perangkat IT ini diharapkan dapat membantu Brigif 87 dalam menunjang kegiatan operasional dan administrasi agar berjalan lebih optimal,” ujar Indramawan.

BRI meyakini bahwa kolaborasi dengan institusi TNI memiliki peran strategis dalam menciptakan stabilitas dan mendukung pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang senantiasa diterapkan BRI dalam setiap kegiatan operasionalnya.

Ke depan, BRI akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan strategis sebagai bagian dari komitmen BRI untuk tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

BRI BO Serang Jalin Silaturahmi dengan OJK Banten, Perkenalkan Pemimpin Cabang Baru

0

Warta in Serang, 22 Januari 2026 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Serang melaksanakan kegiatan silaturahmi dan pengenalan Pemimpin Cabang Baru dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan koordinasi dengan regulator.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (22/1) ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara BRI dan OJK Banten, sekaligus memperkenalkan kepemimpinan baru di BRI BO Serang guna melanjutkan kolaborasi dan komunikasi yang telah terjalin dengan baik selama ini.

Pemimpin Cabang BRI BO Serang, Indramawan, menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam menjaga hubungan yang harmonis dengan regulator serta mendukung penguatan industri jasa keuangan di daerah.

“Melalui silaturahmi ini, BRI berharap sinergi dan komunikasi dengan OJK Banten dapat terus terjaga dengan baik. BRI berkomitmen untuk senantiasa menjalankan kegiatan operasional sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku,” ujar Indramawan.

BRI meyakini bahwa koordinasi yang baik dengan OJK sebagai regulator memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah Banten.

BRI Kanca Serang Hadiri Pisah Sambut Danyon 14 Grup 1 Kopassus

0

Warta.in Serang, 22 Januari 2026 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Kantor Cabang Serang menghadiri kegiatan Pisah Sambut Komandan Batalyon (Danyon) 14 Grup 1 Kopassus, sebagai bentuk silaturahmi dan penguatan sinergi antara BRI dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kegiatan pisah sambut yang dilaksanakan pada Kamis (22/1) tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi pejabat lama serta menyambut pejabat baru Danyon 14 Grup 1 Kopassus.

Pemimpin Cabang BRI Serang, Indramawan, menyampaikan bahwa kehadiran BRI dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen BRI untuk terus menjalin hubungan baik dan sinergis dengan institusi TNI di wilayah Banten.

“BRI senantiasa berkomitmen menjalin silaturahmi dan kerja sama yang positif dengan institusi TNI. Momentum pisah sambut ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini,” ujar Indramawan.

BRI meyakini bahwa kolaborasi dengan institusi TNI memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya stabilitas, keamanan, serta iklim kerja yang kondusif, sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang diterapkan BRI dalam seluruh aktivitas operasionalnya.

Ke depan, BRI akan terus memperkuat hubungan dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan strategis sebagai bagian dari komitmen BRI untuk tumbuh bersama dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

KPMI Jakarta Menggelar Dakwah dan Business Sharing Series#4 di 2025

0

Warta.in | Jakarta – Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Jakarta kembali menyelenggarakan kegiatan Dakwah & Business Sharing (DBS) series ke-4. Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan Pengusaha Muslim dan generasi muda muslim mengangkat tema “Strategi Perusahaan Lokal Menaklukkan Pasar Nasional dan Internasional” di kawasan Kota Kasablanka, Jakarta (31/1/2026).

Dalam kesempatannya, Ilham Reza Ferdian selaku Ketua KPMI Jakarta dan Founder KSPPS Lariba Solusi Indonesia, Ilham mengatakan bahwa kegiatan ini diisi dengan kajian bersama mengenai muamalah agar dalam menjalankan bisnis berkah. Kedua, dilakukan bisnis sharing dengan pengusaha sukses.

“Kami ingin dalam kegiatan ini saling belajar mengenai muamalah dan melalui pertemuan ini diharapkan bisa saling kolaborasi dalam bisnis,”katanya.

Hendy menambahkan bahwa dalam menjalankan bisnis tentunya harus mengedepankan kehalalan, tidak ada kedzaliman, jauh dari riba dan ketidakjelasan dalam bisnis (gharar). “Hal-hal ini perlu kita tekankan.

Ia mengajak kepada generasi muda agar memanfaatkan masa muda tidak hanya dengan lifestyle saja tetapi juga berbisnis yang bersyariah agar bermanfaat bagi dirinya, keluarganya dan masyarakat,”ucapnya.

Menurutnya, KPMI terus melakukan literasi terkait bisnis yang berbasis syariah karena kami di KPMI menekankan dalam bisnis tidak adanya riba, gharar, tidak ada kedzaliman. Tak lupa, ia juga memberikan tips-tips bagi generasi muda yang baru membangun bisnisnya yaitu pertama, terus belajar tentang bisnis. Kedua, belajar tentang fiqih muamalah. “Ini penting bagi generasi muda yang baru membangun bisnisnya,” imbuhnya.

Ia berharap kepada Pemerintah agar lebih memasifkan gerakan untuk berusaha namun tidak hanya yang bersifat umum saja, tetapi juga menekankan usaha yang berbasis syariah.

“Penekanan ini penting karena jika usaha ada unsur ribanya, kedzaliman dan gharar maka dipastikan akan hancur,”tutupnya.

#Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI)

#Media Partners Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI)

BRI BO Serang Jalin Sinergi dengan Kementerian Pertanian

0

Warta.in Serang —
Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, BRI Branch Office (BO) Serang melaksanakan kegiatan silaturahmi dan koordinasi dengan Kementerian Pertanian pada Senin, 19 Januari 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pemimpin Cabang BRI Serang, Bapak Indramawan, beserta jajaran. Pertemuan menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang positif serta membahas peluang kerja sama dalam mendukung sektor pertanian, khususnya melalui layanan dan produk perbankan BRI.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif, sebagai wujud komitmen BRI dalam mendukung program pemerintah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian.

Pemimpin Cabang BRI Serang, Indramawan, menyampaikan bahwa sinergi dengan Kementerian Pertanian diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan ekosistem pembiayaan dan layanan perbankan bagi sektor pertanian.

Melalui kegiatan ini, BRI BO Serang berharap sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pihak.