29.4 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026
Beranda blog Halaman 380

PGRI Patokbeusi Gelar Gerak Jalan dan Resepsi HUT PGRI ke-80 serta HGN 2025

0

PGRI Patokbeusi Gelar Gerak Jalan dan Resepsi HUT PGRI ke-80 serta HGN 2025

PATOKBEUSI | Warta In Jabar — PGRI Cabang Patokbeusi mengumumkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025. Kegiatan akan berlangsung selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu, 25–26 November 2025, dan diharapkan dapat diikuti oleh seluruh anggota PGRI di wilayah Patokbeusi.

Pada hari pertama, Selasa (25/11), PGRI Patokbeusi akan melaksanakan Gerak Jalan Santai yang dimulai pukul 07.30 WIB. Titik start dan finish berada di halaman SD Negeri Pundong, dengan rute mengelilingi sejumlah wilayah di Desa Rancamulya.

Kegiatan gerak jalan ini juga akan disertai pembagian mystery doorprize sebagai bentuk penyemangat bagi peserta. Panitia mengimbau seluruh guru hadir tepat waktu demi kelancaran kegiatan.

Rangkaian hari kedua, kegiatan akan dilanjutkan pada Rabu (26/11) dengan agenda resepsi peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025. Dalam kesempatan tersebut, PGRI Patokbeusi akan menyerahkan:

Penghargaan kepada para juara lomba, termasuk lomba gerak jalan santai

Piagam penghargaan bagi pemenang lomba

Apresiasi khusus untuk guru purnabakti sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum mempererat kebersamaan dan meningkatkan solidaritas antarpendidik di wilayah Patokbeusi.

Pengurus PGRI Patokbeusi menyampaikan bahwa peringatan HUT PGRI dan HGN bukan hanya seremoni, tetapi juga wujud apresiasi atas dedikasi guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Demi Maksimalkan KBM,Disdik Sumenep Gelontorkan 29 Milyar Untuk Perbaikan Gedung Sekolah

0

Dalam rangka meningkatkan sarana dan prasarana dalam memaksimalkan terlaksananya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah,tahun ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memperbaiki puluhan gedung sekolah di wilayah daratan hingga kepulauan. Tak tanggung-tanggung ,total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 29,34 miliar.

Perbaikan ini menyasar bangunan SD, TK, dan SMP. Perbaikan yang dilakukan Disdik Sumenep tidak sebatas pengecatan, tapi juga mencakup perbaikan struktur bangunan dan fasilitas pendukung pembelajaran.

Dari total anggaran 29,34 miliar itu, Rp 22,19 miliar bersumber dari APBN untuk memperbaiki 13 bangunan SD, 4 SMP, dan 5 TK. Sementara dana APBD sebesar Rp 7,15 miliar digunakan untuk memperbaiki 16 bangunan SD.

 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Agus Dwi Syaputra, melalui Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Sumenep, Ardiansyah Ali Sochibi, mengatakan progres fisik tengah berjalan dan ditargetkan rampung pada Desember 2025.

“Kami melakukan monitoring rutin agar pelaksanaan sesuai jadwal. Target kami semua rampung Desember,” kata Ardiansyah, Jumat, 21 November 2025.

Ardiansyah menjelaskan, dalam pelaksanaannya, Disdik Sumenep menerapkan dua pola pengerjaan: proyek yang anggarannya bersumber dari APBN dilakukan dengan sistem swakelola, sedangkan proyek dari APBD menggunakan skema non-faktual.

“Dua pola ini kami terapkan dengan tujuan agar pengerjaan menjadi lebih cepat, transparan, dan tentunya tepat sasaran,” tutupnya.(hrs)

Andra Soni Tegaskan Harmoni Sosial Kunci Keberhasilan Pembangunan Daerah

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 22 November 2025  — Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa kemajemukan masyarakat bukan sekadar fakta sosiologis, melainkan modal sosial terbesar dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan teknokratis pemerintah, tetapi juga sangat bergantung pada kemampuan masyarakat menjaga harmoni dan saling memahami.

Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni saat memberikan sambutan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Pemuda Katolik Tahun 2025, yang digelar di Kinasuh Resort, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (21/11/2025).

Dalam pidatonya, Gubernur Andra menekankan urgensi perubahan cara pandang terhadap perbedaan. Ia mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk menilai keberagaman suku dan agama sebagai sumber kekuatan untuk mendorong kemajuan, bukan sebagai sumber potensi konflik.

Pengalaman Inklusif sebagai Landasan Kepemimpinan

Andra Soni menceritakan pengalamannya tumbuh di lingkungan heterogen yang membentuk pandangan inklusifnya.

“Saya tumbuh dalam lingkungan majemuk dan terbiasa hidup berdampingan dengan beragam suku serta agama. Dari situ saya meyakini bahwa kemajemukan adalah modal dasar kehidupan berbangsa kita,” ujar Andra.

Gubernur menyoroti sejarah panjang masyarakat Banten dalam memelihara toleransi sebagai teladan bagi daerah lain di Indonesia.

Kolaborasi Lintas Kelompok dan Peran Pemuda

Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen mendorong kolaborasi lintas kelompok, termasuk dengan organisasi kepemudaan berbasis agama, untuk memperkuat jejaring sosial dan mempercepat kesejahteraan.

“Pemerintah Provinsi Banten dan masyarakatnya sangat toleran. Kami berharap kolaborasi dengan semua pihak dapat mempercepat terwujudnya kesejahteraan,” tegasnya.

Andra Soni menekankan peran strategis pemuda, khususnya Pemuda Katolik, sebagai garda terdepan dalam menjaga toleransi dan kebhinekaan di tengah dinamika sosial.(WartainBanten)

SMAN 9 Kota Serang Siap Tampung Siswa Baru Lewat Pembangunan Sekolah Baru

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 22 November 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan akses pendidikan bagi seluruh siswa terus diperluas. Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa fokus saat ini adalah pemerataan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) melalui dua langkah strategis: program Sekolah Gratis yang bekerja sama dengan sekolah swasta serta pembangunan unit sekolah baru di berbagai wilayah.

Menurut Andra Soni, jumlah lulusan SMP saat ini belum sebanding dengan daya tampung SMA, SMK, dan SKh negeri yang tersedia. Hal ini berpotensi membuat banyak siswa tidak tertampung masuk ke jenjang pendidikan berikutnya.

“Solusinya selain membangun sekolah baru kita juga menjalankan Sekolah Gratis yang bekerjasama dengan sekolah-sekolah swasta,” katanya usai meninjau pembangunan SMAN 9 Kota Serang di Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang, Jumat (21/11/2025).

Pemprov Banten memastikan tidak ada anak yang putus sekolah dengan membangun unit sekolah baru, termasuk SMAN 9 Kota Serang. Gubernur Andra Soni menegaskan pelayanan pendidikan merupakan kewajiban pemerintah, dan pembangunan sekolah ditargetkan selesai sebelum 15 Desember 2025 lengkap dengan meubelernya agar siap menerima siswa pada tahun ajaran baru.

“Targetnya sebelum tanggal 15 Desember ini sudah selesai dan akan langsung dilengkapi dengan meubelernya. Sehingga tahun ajaran baru nanti sudah bisa menerima siswa,” paparnya.

Ke depan, fasilitas penunjang seperti laboratorium, ruang praktik, lapangan, dan sarana lainnya akan dilengkapi secara bertahapa`.

“Dengan lahan sekitar 1,4 hektar ini, Insya Allah berbagai fasilitas penunjangnya bisa kita lengkapi,” kata gubernur.

Kepala Dindikbud Banten, Jamaludin, menambahkan bahwa unit sekolah baru akan beroperasi dengan 12 rombongan belajar, dan pembangunan yang sudah mencapai lebih dari 70 persen diperkirakan selesai tepat waktu.(WartainBanten)

Kapolres Lotara Gowes Gunjan Asri , Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur Rusak dan Stunting

0

Warta.in
Lombok Utara,NTB — Kepala Kepolisian Resor Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta, melakukan kunjungan silaturahmi ke Desa Gunjan Asri, Kecamatan Bayan, Sabtu (22/11). Kegiatan ini menjadi rangkaian ke-26 dari program Gowes Kamtibmas yang bertujuan memperkuat pendekatan humanis antara Polri dan masyarakat desa.

Kedatangan Kapolres dan rombongan Pejabat Utama Polres disambut meriah warga dan pelajar. Sejak memasuki desa, masyarakat memadati tepian jalan untuk menyambut rombongan yang datang bukan dengan mobil dinas, melainkan menggunakan sepeda—sebuah pilihan yang sekaligus menegaskan bahwa Kapolres turut merasakan langsung buruknya kondisi jalan menuju Gunjan Asri.

Dalam perjalanan menuju lokasi, Kapolres menyoroti kondisi jalan yang rusak berat dan sudah lama dikeluhkan warga. Ia menilai akses tersebut berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pelayanan keamanan.

“Kerusakan ini harus segera ditangani. Kami akan sampaikan langsung kepada Bupati Lombok Utara agar mendapat perhatian dan langkah tindak lanjut,” tegas AKBP Agus Purwanta.

Kepala Desa Gunjan Asri, Junaikin, menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, ini adalah kunjungan pertama seorang Kapolres yang hadir langsung ke tengah-tengah warga dengan membawa jajaran PJU dan Bhayangkari.

“Yang membuat kami terharu, beliau duduk bersila bersama kami di lantai, berdiskusi tanpa sekat dan tanpa jarak. Beliau bahkan datang dengan sepeda, artinya jalan rusak yang kami keluhkan benar-benar beliau rasakan sendiri,” ujarnya.

Junaikin juga mengapresiasi bantuan air bersih yang sebelumnya diberikan Polres Lombok Utara saat kekeringan melanda desanya. Bantuan itu dinilai sangat membantu warga yang kerap mengalami gangguan distribusi air bersih.

“Pada saat air benar-benar langka, Polres memberi bantuan. Itu sangat meringankan beban warga, dan kami berterima kasih,” katanya.

Menurut Kepala Desa, dua persoalan utama yang mendesak adalah infrastruktur jalan yang rusak parah serta krisis air bersih akibat pipa-pipa yang kerap hanyut saat debit air meningkat pada musim hujan.

“Kami berharap perhatian Kapolres bisa mempercepat penanganan pemerintah daerah. Warga membutuhkan solusi jangka panjang,” jelas Junaikin.

Desa Gunjan Asri juga masih menjadi salah satu wilayah dengan angka stunting cukup tinggi. Meski turun dari peringkat empat ke peringkat enam di Kabupaten Lombok Utara, kasus ini masih terkoneksi erat dengan tingginya jumlah ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK), yang sebagian besar dipicu oleh kehamilan usia terlalu muda.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta menegaskan bahwa stunting di Gunjan Asri masih memerlukan penanganan serius, terutama karena faktor KEK dan pernikahan dini masih dominan.

“Hasil data menunjukkan penurunan, tetapi belum signifikan. Selama pernikahan dini masih terjadi, kasus KEK dan stunting akan terus berulang,” ujarnya.

Sebagai komitmen nyata, Bhayangkari menyatakan kesiapan untuk turun langsung mengisi ruang edukasi di desa melalui pertemuan PKK, kader Posyandu, dan kelompok karang taruna. Upaya ini diharapkan dapat mendorong generasi muda aktif dalam kegiatan positif dan mengurangi risiko pernikahan dini.

“Bhayangkari siap hadir di ruang-ruang edukasi. Kegiatan kreatif dan edukatif harus diperkuat agar remaja tidak terjebak dalam pernikahan dini,” kata Ny. Heny.

Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres Lombok Utara menyerahkan puluhan paket sembako kepada warga rentan. Polres juga membuka layanan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan dasar, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan yang dimanfaatkan ratusan warga.

Kunjungan Kapolres Lombok Utara dan jajaran Bhayangkari dinilai warga sebagai bentuk kehadiran nyata aparat yang ingin mendengar langsung persoalan masyarakat desa, bukan sekadar kunjungan seremonial.

Program Gowes Kamtibmas masih menyisakan 17 desa lagi untuk dikunjungi. Kapolres menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh desa mendapat ruang dialog dan pendampingan yang merata.

“Polisi harus hadir bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan pendampingan,” ujar Alumni Akpol 2003 itu.

Dengan pendekatan humanis Polres Lombok Utara, berharap dapat memperkuat sinergi keamanan berbasis masyarakat, sekaligus memberikan solusi atas masalah dasar yang dihadapi desa-desa terpencil di ZLombok Utara.(sr/hpntb)

Sekolah Gratis dan MBG Pemprov Banten Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru SMK PGRI 1 Kota Serang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 22 November 2025  — Program Sekolah Gratis dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terbukti berdampak signifikan terhadap jumlah peserta didik baru di SMK PGRI 1 Kota Serang. Data terbaru menunjukkan lonjakan hampir 400 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala SMK PGRI 1 Kota Serang, Anang, menyampaikan hal ini usai menerima kunjungan Gubernur Banten, Andra Soni, dalam peninjauan pelaksanaan program Sekolah Gratis dan MBG di sekolah tersebut, yang berlokasi di Jalan Ciwaru Raya, Kota Serang, pada Jumat (21/11/2025).

“Naik hampir 400 persen. Dari 100 siswa pada 2024, naik menjadi 394 siswa pada penerimaan siswa baru tahun 2025,” kata Anang.

Anang menyampaikan bahwa sebanyak 615 siswa di sekolahnya menerima manfaat dari program MBG, yang telah dilaksanakan sejak 12 Oktober 2025, hampir satu bulan berjalan.

Gubernur Andra Soni melakukan kunjungan ke SMK PGRI 1 Kota Serang, menyerahkan secara simbolis buku rekening tabungan Sekolah Gratis kepada dua siswa, meninjau kelas, dan berdialog dengan para penerima manfaat MBG.

“Saya hadir di sini ingin berdialog langsung dengan siswa terkait dengan MBG. Alhamdulillah, mereka telah menerima manfaat dari program, sudah hampir satu bulan sejak 12 Oktober. Alhamdulillah berjalan lancar,” ungkapnya.

Ia memastikan program MBG berjalan lancar sejak 12 Oktober 2025 dan menanyakan menu makanan yang diterima siswa, yang dinilai variatif dan disukai siswa.

“Para siswa mengaku senang menerimanya,” ucap gubernur.

Gubernur menekankan pentingnya pembiasaan perilaku sehat, seperti mencuci tangan, membawa sendok sendiri, dan menyiapkan air minum. Dalam dialog dengan kepala sekolah dan guru.

“Dulu, sekolah ini merupakan satu sekolah yang jumlah siswanya paling banyak, sampai 3.000an siswa. Beberapa tahun terakhir, sekolah ini jumlah siswanya terus menurun. Sekarang dengan adanya program sekolah gratis kembali aktif. Saat ini 394 siswa kelas 10 telah menerima manfaat program sekolah gratis,” terang gubernur.

Ke depan, Pemprov Banten akan membangun komitmen bersama antara sekolah, guru, dan siswa agar program berjalan efektif, termasuk menyiapkan lulusan SMK agar terserap di dunia kerja. Gubernur menekankan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan, dan saling menghormati siswa karena program ini dibiayai pemerintah.(WartainBanten)

Program Bang Andra Pemprov Banten Dipuji, Dinilai Strategis Kurangi Ketimpangan Desa–Kota

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 22 November 2025  — Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang tengah digencarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendapat apresiasi dari kalangan akademisi karena dinilai mampu meningkatkan akses ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga layanan publik lainnya. Program yang digagas Gubernur Andra Soni tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mengurangi ketimpangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Teguh Aris Munandar, menyebut program ini sebagai terobosan penting bagi kemajuan desa.

“Inisiatif ini merupakan langkah berani sekaligus strategis. Jalan desa adalah urat nadi ekonomi lokal, dan perbaikannya memiliki multiplier effect yang sangat besar bagi masyarakat,” ujar Teguh pada Kamis (20/11/2025).

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan desa akan memberikan dampak langsung pada mobilitas masyarakat, distribusi produk pertanian, hingga peningkatan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, konektivitas yang lebih baik juga dinilai dapat memperkuat akses warga terhadap layanan kesehatan dan pendidikan.

Program Bang Andra juga mendapatkan dukungan dari berbagai tokoh dan bahkan mulai diduplikasi di sejumlah daerah, termasuk di Jawa Barat. Teguh menilai, hal tersebut menunjukkan bahwa program tersebut benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat akar rumput.

“Respons positif berbagai pihak menunjukkan bahwa program ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat akar rumput. Peningkatan akses jalan akan memacu sektor pertanian, UMKM, pariwisata lokal, hingga konektivitas sosial,” katanya.

Teguh Aris Munandar menilai perbaikan jalan desa melalui Program Bang Andra mampu menurunkan biaya logistik hasil pertanian dan produk UMKM, sehingga meningkatkan nilai tukar petani, perputaran ekonomi desa, serta mendukung naiknya kesejahteraan masyarakat.

“Jalan yang baik akan menurunkan biaya logistik hasil pertanian dan produk UMKM. Dampaknya adalah meningkatnya nilai tukar petani dan perputaran uang di desa, ujungnya meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat ,” terangnya.

Selain menggerakkan ekonomi, peningkatan kualitas jalan juga memperkuat akses warga terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan administrasi publik yang menjadi fondasi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Ini adalah fondasi penting untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” tegasnya.

Meski demikian, Teguh mengingatkan adanya tantangan yang perlu diperhatikan, seperti pengawasan mutu konstruksi, penyesuaian standar teknis dengan kondisi geografis Banten, dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan.

“Karena itu standar mutu harus ditegakkan, disesuaikan dengan kondisi tanah dan curah hujan di Banten, serta melibatkan masyarakat dalam pengawasan,” ujarnya.

Teguh menegaskan pembangunan jalan harus terintegrasi dengan sektor lain irigasi, listrik, telekomunikasi, pertanian, dan pariwisata serta dikelola secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, keberhasilan Program Bang Andra bergantung pada sinergi dan tata kelola yang baik agar pembangunan tidak hanya menghasilkan panjang jalan, tetapi juga dampak ekonomi dan sosial nyata bagi masyarakat desa.(WartainBanten)

Program Sekolah Gratis Pemprov Banten Masuk Finalis Anugerah RRI Awards 2025

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 22 November 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Program unggulan daerah, yakni Sekolah Gratis bagi peserta didik SMA, SMK, dan SKh swasta, berhasil masuk sebagai finalis dalam ajang Anugerah RRI Awards 2025 untuk kategori Konten Pendidikan Terfavorit.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan yang digelar di Auditorium Abdulrahman Saleh, Jakarta, pada Kamis (20/11/2025). Kehadiran Pemprov Banten diwakili langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Provinsi Banten, Beni Ismail, yang menerima penghargaan tersebut.

Konten berjudul “Gubernur Luncurkan Sekolah Gratis, SMA, SMK dan SKh Swasta” mengantarkan Banten meraih posisi bergengsi sebagai finalis Anugerah RRI Awards 2025. Dewan juri menilai materi tersebut memiliki dampak signifikan terhadap literasi informasi publik, bersaing dengan dua finalis lainnya dari Kabupaten Berau dan Kabupaten Cianjur.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi kreativitas daerah dalam menyajikan informasi. Ia menilai karya para finalis sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mencerminkan upaya nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan konten inspiratif dan bermanfaat.

“Ragam konten yang masuk sebagai finalis tahun ini mencerminkan upaya nyata daerah dalam menghadirkan informasi yang inspiratif dan bermanfaat. Para finalis telah berbuat nyata untuk melakukan program demi kepentingan masyarakat,” ujar Meutya.

Direktur Utama LPP RRI, Hendrasmo, menegaskan bahwa Anugerah RRI Awards 2025 merupakan inisiatif perdana yang bertujuan memperkuat ekosistem informasi publik melalui layanan yang akurat, edukatif, dan menghibur.

“Ajang ini bertujuan untuk memperkuat layanan informasi publik yang akurat, berkualitas, edukatif, informatif, dan menghibur melalui portal RRI.co.id,” tutur Hendrasmo.

Ajang tersebut diikuti perwakilan dari 16 pemerintah daerah finalis dalam sembilan kategori. Kehadiran Pemprov Banten di panggung nasional menunjukkan komitmen daerah dalam membangun komunikasi yang transparan serta memperluas akses pendidikan yang inklusif bagi masyarakat.(WartainBanten)

Aksi Nyata PTBA Tingkatkan Kesehatan Warga dan Atasi Stunting diRing 1 Kertapati Port.

0

Warta In.muara Enim.*

Palembang, 19 November 2025.”PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat di ring 1 Kertapati Port melalui kegiatan pengobatan gratis dan pengecekan serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting.

PGS Kertapati Port General Manager PTBA, Linafri, menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya perusahaan dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) nomor 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap isu kesehatan masyarakat, terutama pencegahan stunting. Melalui program ini, kami berharap orang tua semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi sejak dini,” ujar Linafri.

Plt. Camat Kertapati, Rifandi Putra, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, langkah PTBA sejalan dengan program Walikota Palembang dalam mewujudkan Palembang Sehat.

Wilayah Kertapati termasuk daerah rawan gizi, sehingga bantuan dari PTBA sangat berarti,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Kertapati, dr. Yetty, menilai program edukasi dan PMT mendukung upaya penurunan stunting.

“Kami sangat terbantu dengan program edukasi dan pemberian PMT bagi balita. Semoga PTBA terus sukses dan tetap hadir membantu masyarakat,” ujarnya.

Melalui program pengobatan gratis dan PMT, PTBA menyasar masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan sekaligus mendukung penanganan stunting pada balita. Sebanyak 150 peserta mengikuti program pengobatan gratis dan 50 balita mengikuti program penanganan dan PMT.

Fikri, salah satu warga RT 13 yang hadir, menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya program ini. “Alhamdulillah, bantuan makanan tambahan ini bisa menambah asupan gizi untuk anak saya yang berusia dua tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Saleha, warga RT 03, mengaku rutin mengikuti kegiatan pengobatan gratis dari PTBA.

“Alhamdulillah sejak ada berobat gratis ini, saya bisa tahu kondisi kesehatan saya dan bisa mengantisipasi bila ada gejala penyakit,” ujarnya.

PTBA berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesehatan masyarakat dan memperkuat sinergi antara perusahaan dengan warga di wilayah Ring 1 Kertapati Port. tutupnya.

(Zulkifli)

Wujudkan Pengelolaan Desa yang Lebih Baik, Rapat Rencana Kerja Pekon di Lumbok Seminung

0

Lampung Barat,warta.in.. Lumbok Seminung – 22/11/2025 — Dalam rangka mendukung pelaksanaan pembangunan dan penyusunan program prioritas desa, Babinsa Pekon Lombok Selatan Serda Anton Sujarwo menghadiri kegiatan Musyawarah Desa terkait penyusunan Rencana Kerja Pekon bertempat di Balai Pekon Lombok Selatan, Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat, pada Kamis 22 November 2025.

Kegiatan Musyawarah Desa ini dihadiri oleh Peratin Pekon Lombok Selatan, Ketua BHP beserta anggota, perangkat pekon, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, musyawarah membahas sejumlah program prioritas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran mendatang, dengan fokus pada peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, serta pemanfaatan dana desa yang tepat sasaran.

Musyawarah Desa berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan, serta menghasilkan beberapa kesepakatan program yang akan menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Pekon Lombok Selatan tahun 2026.

(Asih)