28.5 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026
Beranda blog Halaman 385

Peresmian Grand Opening Dapur Umum Makan Bergizi (MBG) di Buka Secara Resmi 

0

Lampung Barat,Warta.in, – Peresmian dapur umum 2 makan bergizi grand opening di Seranggas, Kecamatan Balik Bukit, resmi di buka oleh Kodim 0422/LB Lampung Barat di sambut antusias warga masyarakat 19/11/2025.

Acara peresmian dapur umum makan bergizi (MBG) di laksanakan di halaman gedung dapur umum makan bergizi di kecamatan balik bukit yang mana acara tersebut di hadiri langsung oleh Komandan korem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantam, Komandan Kodim 0422/LB Letkol INF Risky Kurniawan, Wabup Lambar Mat Hasnurin, Ketua DPRD Lambar, Kapolres Lambar, Kepala Kejaksaan Lambar, dan Sekda Lambar.

Adapun dasar hukum yang mengatur MBG adalah peraturan presiden(prepres) nomer 83 Tahun 2024 yang membentuk badan gizi nasional (BGN) sebagai pelaksanan program.

Dan undang undang nomer 18 Tahun 2012 tentang pangan serta Undang undang nomer 18 Tahun 2023 tentang kesehatan yang memberikan dasar hukum bagi kebijakan gizi nasional.

Dan peraturan badan pangan nasional nomer 1 Tahun 2025 juga mengatur petunjuk tehnis penggunaan dana alokasi khusus (DAK) nonfisik untuk program ini.

Acara grand opening di pimpin langsung, Kodim 0422/LB secara resmi MBG

Di lanjutkan pemotongan pita “Dengan ini resmi membuka dapur umum MBG. semoga program ini dapat bermanfaat dalam membangun generasi anak anak sehat untuk menuju indonesia emas ujar Robinsar

Ketua dapur umum MBG mengharapkan kerjasama semua pihak untuk dapat membantu program BGN badan gizi nasional karna ini program presiden.

“Beliau menyampaikan saya selaku ketua dapur umum MBG sangat mengharapkan kerja sama dan partisifasi serta dukungan dari semua pihak karna tanpa dukungan dan kerjasamanya mustahil program ini dapat terlaksanan.

karna program ini sangat bagus untuk menuju generasi emas sesuai astacita bapak presiden, pungkasnya.

Yang lebih serunya acara grand opening MBG ini menghadirkan perwakilan dari sekolah sekolah untuk makan bersama sesuai menu yang sudah di tetapkan oleh ahli gizi.

mengucapkan trimaksih kepada bapak presiden PRABOWO kami sudah bisa menikmati makan bergizi gratis ujarnya

(Asih)

Dikerjakan Senyap Tanpa Transparansi, Proyek Pagar Pemotongan Sapi Pontianak

0

PONTIANAK — Proyek pembangunan pagar di area tempat pemotongan sapi Kota Pontianak, yang berlokasi di Jalan Kebangkitan Nasional, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, kembali menjadi sorotan publik. Proyek yang telah berjalan namun tanpa papan informasi itu diduga kuat mengabaikan prinsip transparansi sebagaimana diwajibkan dalam aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah,Selasa 18 November 2025.

Transparansi Proyek Diabaikan

Tidak ditemukannya papan nama kegiatan di lokasi menimbulkan dugaan bahwa pihak pelaksana sengaja menyembunyikan informasi yang semestinya menjadi konsumsi publik, terutama terkait sumber anggaran, nilai kontrak, volume pekerjaan, serta nama perusahaan pelaksana.

Padahal, kewajiban memasang papan proyek merupakan amanat regulasi, yakni:
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)

Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Perpres Nomor 70 Tahun 2012 tentang perubahan terhadap Perpres 54/2010

Aturan-aturan tersebut menegaskan bahwa setiap kegiatan fisik pembangunan yang menggunakan dana negara wajib memasang papan informasi sebagai bentuk akuntabilitas.

Indikasi Pelanggaran Hukum Jika Unsur Kesengajaan Terbukti

Selain melanggar azas transparansi, absennya papan proyek dapat mengarah pada dugaan perbuatan melawan hukum. Jika terbukti terdapat unsur kesengajaan menyembunyikan informasi atau memanipulasi proses pengadaan, maka sejumlah ketentuan pidana dapat diterapkan, di antaranya:

1. Pasal 52 dan Pasal 53 Perpres Pengadaan Barang/Jasa

Mengatur kewajiban keterbukaan informasi dalam pekerjaan konstruksi. Pengabaian dapat menjadi temuan administratif dan mengarah pada sanksi kepada penyedia maupun pengguna anggaran.

2. Pasal 3 dan Pasal 7 UU Tipikor (UU No. 31/1999 jo. UU No. 20/2001)

Jika ketidakterbukaan dilakukan untuk membuka ruang penyimpangan anggaran, maka dapat masuk dalam kategori tindak pidana korupsi, yakni:

Pasal 3: penyalahgunaan kewenangan yang merugikan keuangan negara

Pasal 7: pemalsuan atau manipulasi dokumen terkait pelaksanaan proyek

3. Pasal 109 UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah

Mengatur sanksi penyalahgunaan anggaran, termasuk proyek yang tidak sesuai prosedur.

4. Pasal 55 KUHP

Dapat dikenakan apabila terdapat keterlibatan lebih dari satu pihak dalam upaya menutupi informasi publik atau berkolusi dalam pelaksanaan proyek.

Ketentuan-ketentuan ini dapat diterapkan jika ditemukan bukti bahwa kontraktor atau pejabat terkait secara sengaja tidak memasang papan proyek guna mengaburkan informasi dan menghambat pengawasan publik.

Minimnya informasi di lapangan semakin memperkuat dugaan masyarakat bahwa proyek tersebut berpotensi menjadi proyek “siluman”. Tanpa kejelasan anggaran dan pelaksana, publik kehilangan akses terhadap proses pengawasan, sehingga rawan terjadi mark-up, pengurangan volume pekerjaan, hingga penunjukan kontraktor tidak sesuai mekanisme.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak dinas terkait belum memberikan klarifikasi mengenai alasan tidak dipasangnya papan informasi proyek.

Sumber: Tim Liputan
Red/Tim*

Sambut Natal 2025, YKGT-RS Elim Sasar Warga Kecamatan Mappak Lewat Layanan Kesehatan Gratis

0

TORAJA – Yayasan Kristen Gereja Toraja Rumah Sakit Elim (YKGT-RS Elim) di Rantepao berbagi kasih melalui bakti sosial pelayanan kesehatan gratis kepada warga di Tana Toraja, Rabu (19/11/2025).

Bakti sosial dalam bentuk pelayanan kesehatan gratis tersebut dilaksanakan dari tanggal 14 sampai 16 November 2025 di dusun Barumbun, Lembang Dewata, Kecamatan Mappak.

Melalui sambungan WhatsAppnya saat dikonfirmasi, dr. Adrian selaku Dirut RS Elim Rantepao mengatakan bahwa itu dalam nuansa menyambut natal tahun 2025.

“Iya, benar pak, itu layanan kesehatan gratis kepada warga di Kabupaten Tana Toraja tepatnya di Dusun Barumbun, Lembang Dewata Kecamatan Mappak. Dimana kegiatan tersebut dilaksanakan langsung oleh Panitia Natal 2025, ” sebut dr Adrian.

Foto Bersama Warga Penerima Layanan Sunat Gratis

Lanjut dr. Adrian, kegiatannya diramu dalam bentuk bakti sosial sebagai wujud peduli kasih dengan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan dan sunat.

Sementara secara terpisah juga melalui sambungan WhatsAppnya, Yulita Timang sebagai bagian administrasi di RS Elim Rantepao menyebutkan jika ada sejumlah 98 warga yang dilayani pada program bakti sosial tersebut di Lembang Dewata.

“Benar pak. Kami dari YKGT-RS Elim telah melaksanakan kegiatan bakti sosial melalui layanan kesehatan gratis kepada warga di Lembang Dewata Kecamatan Mappak, dimana penerima layanan kesehatan gratis ini berjumlah 98 orang diantaranya pasien umum 76 orang, Sirkum 22 orang,” jelas Yulita Timang.

Dan kegiatan ini juga Panitia Natal YKGT-RS Elim bekerjasama dengan bidang PI Gereja Toraja, tambahnya

Penyambutan dan pelepasan Camat Penukal dan Pemberian Cenderamata Rotasi Jabatan Camat Penukal

0

 

Penyambutan dan pelepasan Camat Penukal dan Pemberian Cenderamata Rotasi Jabatan Camat Penukal

Pemerintah Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar acara Rama Tama Camat serta Penyerahan Cinderamata Rotasi Jabatan Camat dan Kasi Trantib, bertempat di Aula Kantor Camat Penukal, Selasa (18/11/2025).

 

Acara Rama Tama pejabat lama dan pejabat baru ini berlangsung khidmat dan hangat, dihadiri oleh unsur Forkopimcam, para kepala desa se-Kecamatan Penukal, Ketua dan anggota BPD, TP PKK kecamatan dan desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas Polsek Penukal Abab, KUA Penukal, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta staf Kecamatan Penukal.

 

Pada kesempatan ini, dilakukan prosesi Rama Tama dan penyerahan cinderamata terkait rotasi jabatan antara Camat lama Kusteti, S.E., M.M., yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada Badan Kesbangpol Kabupaten PALI, dengan Camat baru Faizen Oto Berlian, S.P.

 

Selain itu, juga dilaksanakan prosesi pergantian pejabat Kasi Trantib Kecamatan Penukal, Mohamad Reza Fahlevi, S.E., yang akan mengemban amanah baru sebagai Camat Abab Kabupaten PALI.

 

Dalam sambutannya, Camat baru Faizen Oto Berlian, S.P. menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Kecamatan Penukal.

 

“Saya berkomitmen melanjutkan program-program positif yang telah dijalankan camat sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang lebih efektif dan dekat dengan masyarakat Penukal,” ujarnya.

 

Sementara itu, Camat lama Kusteti, S.E., M.M., mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran pemerintah kecamatan, kepala desa, serta masyarakat Penukal selama masa kepemimpinannya.

 

“Saya berharap semangat kebersamaan dan pelayanan kepada masyarakat terus dijaga dan ditingkatkan,” pesannya.

 

Acara ditutup dengan doa bersama serta penyerahan cinderamata sebagai bentuk penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya.

 

Suasana haru namun penuh kehangatan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan, menandai awal baru bagi Kecamatan Penukal untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik, efektif, dan berintegritas. Semoga momentum ini mempererat kebersamaan dan silaturahmi di Kecamatan Penukal.

Dua Warga Terluka Kena Panah

0

Warta.in Padang Lawas – Warga Luat Unterudang yang melakukan aksi menginap di PT Barapala diserang oleh puluhan pihak sekuriti perkebunan dengan panah dan tombak. Dua warga yakni, Adi Ansor Harahap jadi korban kena panah di bagian kaki kanan dan Saripuddin Hasibuan kena panah di bagian dada kanan.

Salah seorang saksi di lokasi kejadian, Ruslan Abdullah Hasibuan pada wartawan, Selasa (18/11) malam menceritakan, sebelum penyerangan berlangsung, puluhan oknum preman suruhan PT Barapala berkedok sekuriti sempat meminta izin pada warga yang menginap di PT Rapala. “Mereka minta izin untuk menjemput rekannya di pos 1. Karena alasanya mau menjemput rekan mereka, jadi kami izinkan mereka lewat,”kata Ruslan.

Setelah kembali dari pos satu, tepatnya di dekat jembatan, sekitar 25 orang oknum sekuriti dengan membabibuta menyerang massa dengan menggunakan panah dan tombak. Alhasil 2 warga jadi korban terkena panah di bagian kaki kanan dan di dada kanan.

Warga yang tiba-tiba diserang berusaha melawan oknum sekuriti dengan peralatan seadanya dan berhasil memukul mundur oknum sekuriti.

“Bukan hanya di serang. Sepeda motor dan kendaraan kami juga dirusak oleh para oknum sekuriti,”jelas Ruslan.

Atas kejadian ini, mewakili mahasiswa, Arsa Rizki Siregar mengatakan, aksi damai yang dilakukan warga sebelumnya juga sudah mendapatkan izin dari pihak Polres Padanglawas untuk menginap (ngecamp) di PT Barapala sambil menunggu pimpinan PT Barapala menemui warga.

Namun apa yang terjadi, saat pihak Polres Padanglawas meninggalkan lokasi puluhan preman bayaran berkedok sekuriti menyerang warga. “Kami juga minta keadilan pada Kapoldasu dan Gubernur Sumatera Utara untuk memberi atensi permasalahan ini dan turun langsung ke lokasi. Kami juga berencana akan menggelar aksi besar- besaran ke Poldasu,”ungkapnya.

Usia menyerang warga, pihak manajemen dan preman berkedok sekuriti pergi melarikan diri. Warga minta pihak Manajemen yang terdiri dari Saprijal, Ahok dan Aspin agar mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hak Ke PT Barapala,
Warga Diserang Oknum Preman Berkedok Sekuriti

Informasi yang beredar di lapangan, Kapolres Padanglawas membuat laporan ke Poldasu soal pengrusakan dan pembakaran aset milik perusahaan. Warga menyesalkan sikap Kapolres karena dinilai tidak objektif dalam melihat persoalan ini, dengan melaporkan beberapa tokoh masyarakat dan tokoh adat Luat Unterudang ke Poldasu.

Padahal, kemarahan warga yang berujung pada pengrusakan aset PT Barapala disebabkan oleh ulah oknum preman berkedok sekuriti yang terlebih dahulu menyerang warga dengan menggunakan panah, tombak dan parang. Warga minta Poldasu agar objektif dalam melihat persoalan ini. Warga juga mendesak agar Kapoldasu, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto segera mencopot jabatan Kapolres Padanglawas karena tidak objektif dalam melihat persoalan ini. (RN)

Dua Warga Terluka Kena Panahh

0

Warta.in Padang Lawas – Warga Luat Unterudang yang melakukan aksi menginap di PT Barapala diserang oleh puluhan pihak sekuriti perkebunan dengan panah dan tombak. Dua warga yakni, Adi Ansor Harahap jadi korban kena panah di bagian kaki kanan dan Saripuddin Hasibuan kena panah di bagian dada kanan.

Salah seorang saksi di lokasi kejadian, Ruslan Abdullah Hasibuan pada wartawan, Selasa (18/11) malam menceritakan, sebelum penyerangan berlangsung, puluhan oknum preman suruhan PT Barapala berkedok sekuriti sempat meminta izin pada warga yang menginap di PT Rapala. “Mereka minta izin untuk menjemput rekannya di pos 1. Karena alasanya mau menjemput rekan mereka, jadi kami izinkan mereka lewat,”kata Ruslan.

Setelah kembali dari pos satu, tepatnya di dekat jembatan, sekitar 25 orang oknum sekuriti dengan membabibuta menyerang massa dengan menggunakan panah dan tombak. Alhasil 2 warga jadi korban terkena panah di bagian kaki kanan dan di dada kanan.

Warga yang tiba-tiba diserang berusaha melawan oknum sekuriti dengan peralatan seadanya dan berhasil memukul mundur oknum sekuriti.

“Bukan hanya di serang. Sepeda motor dan kendaraan kami juga dirusak oleh para oknum sekuriti,”jelas Ruslan.

Atas kejadian ini, mewakili mahasiswa, Arsa Rizki Siregar mengatakan, aksi damai yang dilakukan warga sebelumnya juga sudah mendapatkan izin dari pihak Polres Padanglawas untuk menginap (ngecamp) di PT Barapala sambil menunggu pimpinan PT Barapala menemui warga.

Namun apa yang terjadi, saat pihak Polres Padanglawas meninggalkan lokasi puluhan preman bayaran berkedok sekuriti menyerang warga. “Kami juga minta keadilan pada Kapoldasu dan Gubernur Sumatera Utara untuk memberi atensi permasalahan ini dan turun langsung ke lokasi. Kami juga berencana akan menggelar aksi besar- besaran ke Poldasu,”ungkapnya.

Usia menyerang warga, pihak manajemen dan preman berkedok sekuriti pergi melarikan diri. Warga minta pihak Manajemen yang terdiri dari Saprijal, Ahok dan Aspin agar mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hak Ke PT Barapala,
Warga Diserang Oknum Preman Berkedok Sekuriti

Informasi yang beredar di lapangan, Kapolres Padanglawas membuat laporan ke Poldasu soal pengrusakan dan pembakaran aset milik perusahaan. Warga menyesalkan sikap Kapolres karena dinilai tidak objektif dalam melihat persoalan ini, dengan melaporkan beberapa tokoh masyarakat dan tokoh adat Luat Unterudang ke Poldasu.

Padahal, kemarahan warga yang berujung pada pengrusakan aset PT Barapala disebabkan oleh ulah oknum preman berkedok sekuriti yang terlebih dahulu menyerang warga dengan menggunakan panah, tombak dan parang. Warga minta Poldasu agar objektif dalam melihat persoalan ini. Warga juga mendesak agar Kapoldasu, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto segera mencopot jabatan Kapolres Padanglawas karena tidak objektif dalam melihat persoalan ini. (RN)

Kapoksek Ngimbang Bersama Anggota Gelar Pengamanan Sedekah Bumi Ki Buyut Terik Desa Tlemang

0

Kapoksek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra S.H, Bersama Anggota jaga polsek Ngimbang  Gelar Kegiatan Pengamanan Sedekah Bumi Ki Buyut Terik Desa Tlemang

LAMONGAN//Warta.n–Dalam rangka antisipasi gangguan keamanan ketertiban masyarakat Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang melaksanakan Pengamanan Dalam rangka Sedekah Bumi Mendak Nyanggring ki Buyut Terik

Kegiatan ini di laksanakan di Halaman rumah Kepala Desa Tlemang Aris Pramono Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang, Selasa (18/11/2025) pukul 15.30

Hadir dalam kegiatan Sedekah Bumi Mendak Nyanggring Dirham Akbar Aksara, B.Eng., M.Sc.Wakil Bupati Lamongan, beserta rombongan, Kapolres Lamongan diwakili Kapolsek Ngimbang IPTU I WAYAN SUMANTRA, S.H,
Mayor Arh. Ngateno Kasdim 0812/Lamongan, Ibu Siti Rubikah Kepala Dinas Pariwisata & Budaya Kabupaten Lamongan beserta Rombongan

Dan juga di hadiri Anton Sujarwo S.pd M.M Camat Ngimbang, Kapten Inf Mustoha Danramil Ngimbang, Aris Pramono Kades Tlemang beserta Jajaran perangkat, Desa Tlemang Linmas Desa Tlemang dan Seluruh Masyarakat Desa Tlemang estimasi 300 orang

Kegiatan di mulai Pukul 10.00 wib acara masak yang di laksanakan oleh kaum laki-laki warga Desa Tlemang yang di hibur dengan gending-gending Jawa bertempat di halaman rumah ARIS PRAMONO Kepala Desa Tlemang

Pukul 13.40 WIB Dirham Akbar Aksara, B.Eng., M.Sc. Wakil Bupati Lamongan Beserta Rombongan tiba di Lokasi Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang

Kedatangan Wakil Bupati Dirham Aksara,B.Eng M. Sc. untuk meninjau UMKM Desa Tlemang dan melihat ritual memasak makanan khas Sanggring (masakan berkuah berisi ayam) sekaligus
ramah tamah untuk memberikan
secara langsung makanan khas Sanggring kepada Masyarakat.

Kepala Desa Tlemang Aris Pramono Mengucapkan Selamat Datang kepada Bapak Wakil Bupati Lamongan dan panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang mana pada siang hari ini kita semua dapat berkumpul dalam kegiatan dan acara adat Mendhak Sanggring di Desa Tlemang dalam keadaan sehat.

Sangat bahagia dalam kesempatan ini Desa Tlemang dapat melaksanakan Acara adat tahunan yang selalu kita Laksanakan, ucapnya

Kami berharap kegiatan Pemberian makanan khas Sanggring agar tertib dan Kita doakan dulu baru dibagikan kepada Masyarakat.

Dilanjutkan dengan Sambutan Dirham Akbar Aksara, B.Eng., M.Sc. Wakil Bupati Lamongan, yang intinya
Mengucapkan Alhamdulillah pada siang hari ini saya dapat mendampingi panjenengan semua dalam acara tahunan Sedekah Bumi mendhak Sanggring.

Semoga acara ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, Saya disini mewakili Bapak Bupati Lamongan yang tidak bisa hadir dikarenakan beliau ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.ungkapnya

Apresiasi kepada Bapak Kades dan Masyarakat Desa Tlemang semoga selalu diberikan Rizqi yang melimpah atas hasil panen

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, Menjelaskan
“Bahwa Upacara adat Mendhak Sanggring adalah Acara Adat Ritual tahunan” di Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang yang diadakan untuk memperingati sejarah berdirinya Desa Tlemang

Ritual ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas panen dan warisan budaya yang telah diakui secara nasional sejak tahun 2021. Dalam upacara ini, terdapat ritual memasak makanan khas Sanggring (masakan berkuah berisi ayam) yang uniknya hanya boleh dilakukan oleh kaum laki-laki.Jelasnya

Dan Acara Mendak Sanggring ini akan dilanjutkan dengan ziarah ke makam Ki Buyut Terik dengan tahlilan, dan kenduri.

Perlu di Ketahui bahwa pelaksanaan Upacara Mendhak / Nyanggring dilaksanakan dalam waktu selama 4 hari, yaitu mulai dari tanggal 24 Jumadil awal sampai dengan tanggal 27 Jumadil akhir. Dalam pelaksanaannya Upacara Mendhak / Nyanggring ada lima tahap, diantaranya :
a. Upacara Dhudhuk Sendhang.
b. Membersihkan makam Ki Terik.
c. Selamatan Daging Kambing.
d. Selametan Sanggring.
11e. Selamatan di 1makam Ki Terik.

Dengan Kehadiran Wakil Bupati Lamongan beserta rombongan memberikan dampak positif bagi hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta menambah semangat warga dalam menjaga budaya lokal dan meningkatkan potensi UMKM setempat

Kami berterimah kegiatan adat Mendhak Sanggring di Desa Tlemang berlangsung dengan tertib, aman, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, menunjukkan kekompakan serta kepedulian warga dalam melestarikan tradisi budaya desa, pungkasnya (roy)

Kota Bekasi Perkuat Transparansi, Akuntabilitas Melalui Workshop Evaluasi Keuangan Kelurahan 2025

0

Warta.in Jabar ◊ Rabu, 19 November 2025.

Kota Bekasi — Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, secara resmi membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa/Kelurahan Tahun 2025 yang berlangsung di Balai Patriot, Selasa, (18/11).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi XI, H. Muhammad Kholid, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, Ikhwan Mulyawan, perwakilan Forkopimda serta seluruh Camat dan Lurah se-Kota Bekasi. Workshop ini digelar sebagai bentuk penguatan kapasitas aparatur dalam mengelola pembangunan dan keuangan kelurahan secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Harris Bobihoe menekankan bahwa tantangan pembangunan di Kota Bekasi semakin kompleks, terutama terkait pemerataan pelayanan publik, pengelolaan keuangan daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kota Bekasi menghadapi dinamika urbanisasi yang sangat pesat. Hal ini menuntut kita untuk semakin tanggap, transparan, dan inovatif dalam mengelola pembangunan, terutama di tingkat kelurahan yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat,” ujar Harris.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada tata kelola keuangan dan perencanaan yang baik di tingkat kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan publik.

“Saya mengingatkan kembali pentingnya disiplin anggaran, perencanaan yang matang, pelaporan yang tepat waktu, serta koordinasi antar instansi yang sinergis. Saya harap giat ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh seluruh perangkat kelurahan,” ungkap Harris.

“Kepada para camat, saya minta untuk terus mengawal program-program pembangunan di kelurahan agar lebih terarah dalam pelaksanaan dan pelaporannya, sehingga tercipta Kota Bekasi yang nyaman kotanya, sejahtera warganya,” tutupnya.

Workshop ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus peningkatan kapasitas bagi aparat kelurahan dalam mengelola keuangan dan pembangunan secara efektif, akuntabel, serta sesuai regulasi, sehingga mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat Kota Bekasi yang terus berkembang.

(Jefry. Smk)

Public Expose PT Natura City Developments, Tbk di 2025

0

Warta.in | – PT Natura City Developments Tbk (CITY) menyampaikan kinerja dan prospek bisnis terbarunya dalam Public Expose 2025 yang digelar di Hotel Neo, Sentul City, Bogor, Selasa (18/11). Agenda tahunan tersebut menghadirkan jajaran Direksi yang memaparkan kondisi perusahaan, perkembangan proyek Serpong Natura City, serta arah strategis perseroan ke depan.

Direktur Utama Elfi Darlis menjelaskan bahwa lima tahun terakhir industri properti nasional diwarnai perubahan signifikan sehingga menuntut perusahaan memperkuat ketangguhan organisasi. CITY disebut mulai menunjukkan pemulihan pada 2025 berkat evaluasi rutin dan pengawasan ketat terhadap seluruh unit operasional.

Direktur Rio Tinto Sirait memaparkan progres proyek Serpong Natura City. Penjualan hunian terus menunjukkan tren positif, dengan kluster Airways dan Teribasei mengalami peningkatan permintaan, sementara Atasia, Basea, dan Bateria telah terjual habis.

Tahun ini CITY membangun 265 unit rumah, terdiri dari 117 unit selesai, 148 unit dalam tahap konstruksi, dan 48 unit ditargetkan rampung pada akhir tahun. Sejumlah fasilitas penunjang kawasan juga dikembangkan, termasuk Masjid Raya Serpong Natura City, perluasan Mushola Baitul Rahman, akses menuju Kluster Ocapak, serta area komersial Natura Square.

Sementara itu, Direktur Keuangan Jose Francis B.A melaporkan bahwa pendapatan bruto CITY pada 2025 meningkat menjadi Rp104 miliar dari Rp81 miliar pada 2024. Laba bersih melonjak menjadi Rp11,9 miliar, dengan total aset mencapai Rp1,06 triliun. Jose menambahkan bahwa kebijakan PPN DTP 100% sepanjang 2025 berkontribusi besar terhadap percepatan penjualan unit siap huni.

Dalam melihat prospek pasar, Rio menilai konektivitas kawasan Serpong–Bogor semakin meningkat melalui tol Jakarta–Serpong dan JORR 2. CITY juga memperkenalkan Cluster Riso Peli, hunian taman berkonsep Skandinavia dengan penekanan pada kenyamanan dan kualitas material.

Elfi menutup paparan dengan menegaskan komitmen perseroan menjaga efisiensi operasional, stabilitas biaya, serta optimalisasi aset. CITY optimistis pertumbuhan kawasan Serpong–Bogor akan terus menguatkan kinerja perusahaan pada tahun mendatang.(Ril_DimNa)

Kapolresta Hadiri Peresmian Pos Kamling Merah Putih Sempu

0

BANYUWANGI, Suasana hangat dan penuh kebersamaan mengiringi peresmian Pos Kamling Merah Putih di RT 02 RW 01 Dusun Krajan, Desa Sempu, Kecamatan Sempu, Acara digelar di kediaman Andah Wibisono, S.H., A.P., aktivis talent Banyuwangi pada selasa malam (18/11/2025)

 

Acara dimulai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi, Hakim Said, S.H., asli putra Sempu, kemudian diserahkan kepada Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra sebagai simbol syukur dan dukungan masyarakat atas berdirinya Pos Kamling Merah Putih.

 

Peresmian ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat keamanan swakarsa, mencegah kriminalitas sejak dini, dan menghidupkan kembali budaya jaga kampung. Program ini juga sejalan dengan konsep Satkamling sebagaimana diatur dalam Perkapolri, yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

 

Selain para pejabat dan tokoh masyarakat, turut hadir Ketua IJTI Tapal Kuda, Syamsul Arifin, yang akrab disapa Raden Mas Bono, serta sejumlah aktivis Banyuwangi seperti Mustolini, Heri Brengos, Endras, dan beberapa awak media, advokat, serta perwakilan LSM Banyuwangi yang ikut memberi dukungan moral atas berdirinya pos kamling tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa Pos Kamling Merah Putih merupakan bukti kekompakan warga Sempu dalam menjaga lingkungannya.

 

“Satkamling adalah garda terdepan keamanan lingkungan. Tanpa keterlibatan masyarakat, Polri tidak bisa bekerja maksimal. Pos Kamling Merah Putih ini menunjukkan bahwa warga Sempu memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga kampungnya sendiri,” ujar Kapolresta.

 

Menariknya, Kapolresta juga memberikan kabar gembira bagi warga dengan berjanji akan mengirimkan sebuah fasilitas tambahan untuk kenyamanan petugas ronda.

 

“Agar yang jaga dan ronda semakin kerasan, saya akan mengirimkan sebuah televisi untuk ditempatkan di Pos Kamling Merah Putih ini. Semoga bisa membuat suasana ronda lebih nyaman dan membuat warga betah menjaga keamanan lingkungannya,” janjinya, disambut tepuk tangan meriah warga.

 

Acara ditutup dengan pemotongan pita dan doa bersama, serta penyerahan perlengkapan ronda kepada petugas Satkamling setempat. Kehadiran Pos Kamling Merah Putih diharapkan menjadi pusat penguatan keamanan sekaligus tempat mempererat hubungan sosial warga