30.8 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026
Beranda blog Halaman 404

Darurat Lingkungan di Suhaid: Aktivitas PETI Terstruktur, Payung Hukum Dilanggar!

0

Kapuas Hulu, Kalimantan Barat — Jum’at, 07 November 2025|Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, semakin tidak terkendali. Investigasi tim media menemukan pemandangan mencengangkan: ratusan lanting bermesin jek berjejer rapat di sepanjang aliran Sungai Suhaid. Mereka bekerja secara terbuka, tanpa upaya penertiban yang terlihat dari aparat penegak hukum (APH).

Rekaman foto, video, dan titik koordinat GPS memperlihatkan kegiatan penambangan liar berlangsung di siang hari, dengan suara mesin diesel memenuhi udara. Warna air sungai berubah menjadi kecokelatan pekat, berbeda jauh dari kondisi normal sungai yang biasanya jernih.

“Sudah lama kami lihat lanting-lanting itu bekerja di sini. Sungai jadi keruh, ikan susah, tapi tidak ada tindakan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Temuan di lapangan menunjukkan aktivitas PETI berjalan secara terstruktur. Warga kerap menyebut satu nama berinisial AD sebagai pihak yang diduga mengetahui bahkan terlibat dalam pengaturan operasional lanting-lanting tersebut.

Lebih jauh, informasi dari warga menyebut adanya indikasi keterlibatan oknum aparat yang memberikan dukungan atau perlindungan terhadap kegiatan ilegal itu.

Tim media telah menghubungi pihak Polres Kapuas Hulu untuk mengonfirmasi dugaan tersebut. Namun hingga berita ini dipublikasikan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian.

Dampak PETI di Suhaid sudah sangat serius.
Penggunaan merkuri (Hg) untuk pemisahan emas menimbulkan pencemaran berat. Endapan sedimentasi membuat air sungai berubah cokelat pekat, mengganggu biota air dan kehidupan warga yang bergantung pada sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

Keluhan warga semakin meningkat karena hasil tangkapan ikan menurun drastis dan air tak lagi layak digunakan.

Ahli Lingkungan Universitas Tanjungpura menjelaskan bahwa merkuri:
mengendap di dasar sungai,
masuk ke rantai makanan,
dan dalam jangka panjang dapat merusak fungsi saraf dan organ vital manusia.

Jika dibiarkan tanpa intervensi, kerusakan ekosistem sungai dapat menjadi irreversibel.

“Kalau dibiarkan, dalam lima tahun Sungai Suhaid bisa mati total. Ini bukan sekadar soal tambang, tapi keberlangsungan hidup masyarakat,” tegas seorang aktivis lingkungan dari Putussibau.

Aktivitas PETI di Sungai Suhaid diduga kuat melanggar berbagai peraturan perundang-undangan:

UU Minerba No. 3 Tahun 2020 – Pasal 158
Penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar bagi pihak yang menambang tanpa izin.

UU Lingkungan Hidup No. 32 Tahun 2009 – Pasal 98 & 99
Pidana bagi pelaku pencemaran dan perusakan lingkungan.

Pasal 55 KUHP
Berlaku bagi pihak yang turut membantu atau membekingi kegiatan ilegal, termasuk oknum aparat.

Hukum jelas. Fakta juga jelas. Yang dipertanyakan publik adalah kemauan penegakan hukumnya.

Lembaga pemerhati lingkungan dan masyarakat adat Suhaid mendesak:
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu,
Polres Kapuas Hulu,
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalbar,

untuk segera menghentikan aktivitas PETI secara total dan melakukan penegakan hukum tanpa tebang pilih.

Sampai hari ini, keberadaan ratusan lanting di Sungai Suhaid seolah menjadi bukti pembiaran.

Investigasi media ini memastikan bahwa keberadaan PETI di Suhaid bukan isu, tetapi fakta — terekam visual dan terverifikasi melalui koordinat geografis.

Kini bola panas ada di tangan pemerintah dan aparat penegak hukum.Publik menunggu jawaban:
Akan bertindak, atau terus menutup mata?

Sumber : Tim – Liputan
Red/Tim*

Banten Bangga! 33 Medali Diraih di Popnas XVII 2025

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 07 November 2025  — Kontingen Provinsi Banten menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025 yang berlangsung di Jakarta. Hingga Jumat (7/11/2025) pukul 11.10 WIB, Banten berhasil mengumpulkan total 33 medali, terdiri atas 10 emas, 7 perak, dan 16 perunggu.

Capaian tersebut menempatkan Banten di Popnas 2025  mengungguli sejumlah provinsi lain yang memiliki tradisi kuat di bidang olahraga pelajar.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas perjuangan para atlet muda Banten.

“Kita telah meraih 33 medali pada Popnas 2025 ini. Semoga capaian ini terus bertambah dan Banten bisa memperoleh hasil terbaik hingga akhir kompetisi,” ujar Ahmad Syaukani.

Kontingen Provinsi Banten mencatat hasil gemilang pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025 di Jakarta. Hingga Jumat (7/11/2025), Banten telah mengantongi 33 medali, terdiri atas 10 emas, 7 perak, dan 16 perunggu, menempatkan provinsi ini di posisi kelima klasemen sementara nasional.

Sejumlah cabang olahraga menjadi penyumbang utama medali bagi Banten:

  • Cabang renang yang mendominasi dengan 6 emas, 2 perak, dan 4 perunggu.
  • Angkat besi (1 emas, 3 perak, 2 perunggu),
  • Taekwondo (1 emas, 2 perak, 3 perunggu),
  • Tenis lapangan (1 emas, 1 perunggu).
  • Panjat tebing menambah satu medali emas,
  • Karate, judo, atletik, dan balap sepeda masing-masing menyumbang medali perunggu

Popnas XVII diselenggarakan bersamaan dengan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI. Tahun ini, Banten mengirimkan 176 atlet di Popnas dan 16 atlet di Peparpenas, dengan partisipasi di 19 cabang olahraga untuk Popnas dan 4 cabang olahraga di Peparpenas.

Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan olahraga pelajar di Banten sekaligus motivasi untuk meraih hasil lebih baik pada ajang nasional berikutnya.(WartainBanten)

Kompolnas RI Datangi Polda NTB, Pertanyakan Kasus Menonjol Termasuk Kematian Brigadir Esco

0

Kompolnas RI Datangi Polda NTB, Pertanyakan Kasus Menonjol Termasuk Kematian Brigadir Esco


KmWarta.in
Mataram, NTB – Wakapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., menerima kunjungan kerja Tim Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia di ruang kerjanya, Kamis (6/11/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendengar klarifikasi dan penjelasan langsung terkait sejumlah kasus menonjol yang tengah ditangani Polda NTB dan jajaran.

Usai pertemuan di ruang kerja Wakapolda, Tim Kompolnas RI bersama Wakapolda NTB melanjutkan kegiatan ke Ruang Presisi Polda NTB untuk mendengarkan paparan resmi dari para Direktur yang menangani kasus-kasus tersebut.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari mekanisme pengawasan eksternal terhadap kinerja kepolisian, guna memastikan setiap proses hukum berjalan profesional, transparan, dan sesuai prosedur.

“Tim Kompolnas RI datang untuk mendengar langsung klarifikasi dari masing-masing direktorat yang menangani kasus-kasus menonjol di wilayah hukum Polda NTB. Salah satunya adalah kasus kematian Brigadir Esco yang menjadi perhatian publik,” jelas Kombes Kholid.

Dalam sesi paparan, para Direktur dari sejumlah satuan kerja teknis seperti Ditreskrimum, Ditreskrimsus, dan Bidpropam Polda NTB memberikan laporan secara detail mengenai perkembangan penanganan kasus, hambatan di lapangan, serta langkah-langkah yang telah ditempuh dalam rangka penegakan hukum yang berkeadilan.

“Kegiatan klarifikasi yang dilakukan Kompolnas RI ini merupakan bentuk fungsi pengawasan terhadap kinerja Polri. Tujuannya agar seluruh penanganan kasus, terutama yang menyedot perhatian publik, berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur dan prinsip profesionalisme,” imbuhnya.

Kombes Kholid menambahkan, Polda NTB menyambut baik kehadiran Tim Kompolnas RI sebagai wujud keterbukaan Polri terhadap pengawasan eksternal. Menurutnya, sinergi antara Kompolnas dan Polri penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Polda NTB berkomitmen menangani setiap perkara dengan transparan dan akuntabel. Kehadiran Kompolnas merupakan bagian dari semangat kami untuk terus memperbaiki diri dan memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat,” tutupnya.(sr/hpntb)

Tingkatkan SDM Sejak Dini Kapolresta Mataram Sosialisasi PSB Taruna Kemala Bhayangkara

0

Tingkatkan SDM Sejak Dini Kapolresta Mataram Sosialisasi PSB Taruna Kemala Bhayangkara

Warta.in
Mataram, NTB – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia sekolah, Polresta Mataram menggelar kegiatan Sosialisasi Penerimaan Siswa Baru Sekolah Taruna Kemala Bhayangkara Tahun Ajaran 2026/2027 di SMPN 2 Mataram, Jumat (07/11/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., didampingi sejumlah Pejabat Utama Polresta Mataram. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari para siswa dan tenaga pendidik.

Dalam sambutannya, Kapolresta Mataram menegaskan bahwa kunjungan ke SMPN 2 Mataram tidak hanya sekadar sosialisasi, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi dan sinergi antara Polri dengan dunia pendidikan.

“Kehadiran kami di sini yang pertama adalah untuk menjalin silaturahmi, mempererat hubungan baik, dan bersinergi menjaga keamanan serta ketertiban, khususnya di lingkungan pendidikan. Selain itu, kami juga memperkenalkan Sekolah Taruna Kemala Bhayangkara, yang dibuka oleh pemerintah bekerja sama dengan Kepolisian,” ujar Kombes Pol. Hendro Purwoko.

Lebih lanjut, Kapolresta menjelaskan bahwa Sekolah Taruna Kemala Bhayangkara merupakan program pendidikan unggulan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam bidang peningkatan SDM nasional.

“Sekolah ini menjadi salah satu langkah nyata untuk mencetak generasi muda berkarakter, disiplin, dan berwawasan kebangsaan. Ini adalah tindak lanjut dari program Presiden dalam upaya memajukan SDM Indonesia,” jelasnya.

Ia pun berharap agar para siswa-siswi SMPN 2 Mataram memahami dengan baik peluang dan manfaat yang ditawarkan Sekolah Taruna Kemala Bhayangkara, serta mempersiapkan diri sejak dini jika ingin melanjutkan pendidikan di lembaga tersebut.

“Kami ingin anak-anak kita memiliki semangat dan motivasi tinggi untuk menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan berintegritas,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Sekolah SMPN 2 Mataram, Dra. Ni Nengah Srisuati, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polresta Mataram atas pelaksanaan sosialisasi tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polresta Mataram atas sosialisasi yang sangat bermanfaat ini. Program ini memberikan wawasan baru dan membuka peluang bagi siswa kami untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap peran Polresta Mataram dalam menjaga Kamtibmas di lingkungan pendidikan, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, karena memberi motivasi positif bagi para siswa untuk berprestasi dan berdisiplin sejak dini,” tutupnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pelajar di Kota Mataram semakin mengenal lebih dekat dunia pendidikan kepolisian dan termotivasi untuk berkontribusi dalam membangun bangsa melalui jalur pendidikan yang berkarakter dan berintegritas.(sr/hpm)

Kadindik Surabaya Beri Sangsi Bagi Guru Yang Jualan Di Kantin Sekolah

0

Pemerintah, Surabaya||warta.in – pasca pemberitaan tunjangan kurang guru ASN ( Aparatur Sipil Negara) PNS maupun PPP yang berjualan di kantin sekolah membuat kepala dinas pendidikan kota Surabaya Yusuf Masruh,MM geram .(5/11/2025)

 

Yusuf Masruh panggilan akrabnya akan memberikan sangsi ringan hingga berat berupa pencopotan dari PNS maupun PPPK bagi guru yang berjualan sekolah hingga meninggalkan jam mengajar.

 

“Guru itu tugasnya mengajar, mendidik dan memberikan ilmu pada siswa, saya minta guru fokus jangan jualan disekolah ” tegas Yusuf menyampaikan pada media.

 

“Tunjangan guru ASN ( PNS dan PPPK ) itu sudah cukup besar jadi kalo ada yang sampai jualan di kantin sekolah terlalu mas ” jelasnya dengan nada prihatin.

Senada dengan harapan kepala dinas pendidikan Surabaya , pers dan publik me ndukung penuh langkah kadindik untuk memberikan sangsi agar pendidikan kota Surabaya lebih baik.(team)

Div Propam Polri Laksanakan Supervisi Fungsi Propam di Polresta Deli Serdang

0

Warta.in Deli Serdang – Tim Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri melaksanakan kegiatan supervisi terhadap pelaksanaan fungsi Propam di Polresta Deli Serdang, Kamis (6/11/2025). Kegiatan berlangsung di Aula Tribrata Polresta Deli Serdang yang dipimpin oleh Kombes Pol Joas Feriko Panjaitan, S.I.K., selaku Ketua Tim Supervisi.

Kedatangan tim disambut langsung oleh Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini, S.I.K., M.H., serta Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Sumut yang bertindak sebagai pendamping. Turut hadir pula para Kasipropam dari jajaran Polres Polda Sumut dan para operator Propam yang mengikuti supervisi ini.

Supervisi yang dilakukan ini merupakan bagian dari upaya Divpropam Polri dalam memastikan pelaksanaan tugas pengawasan internal di lingkungan Polri berjalan sesuai dengan ketentuan. Tim melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah fasilitas Propam Polresta Deli Serdang, di antaranya ruang patsus, ruang sidang, ruang pelayanan Propam, ruang penyimpanan barang bukti, serta kendaraan operasional KR2 dan KR4.

Selain pemeriksaan sarana dan prasarana, tim juga meninjau aspek administrasi, pelaksanaan penegakan disiplin anggota, penanganan pengaduan masyarakat, hingga penerapan kode etik profesi Polri. Kegiatan ini menjadi bentuk evaluasi serta pembinaan agar pelaksanaan fungsi Propam di tingkat Polres berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik supervisi dari Divpropam Polri ini sebagai sarana pembinaan dan evaluasi. Dengan adanya supervisi ini, diharapkan personel kami semakin meningkatkan kedisiplinan, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan supervisi ini diharapkan menjadi momentum penting terutama bagi Polresta Deli Serdang dalam memperkuat fungsi pengawasan internal, menjaga marwah institusi Polri, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian. (RN)

(Humas Polri )

Kapolsek Ngimbang Gelar Rakor Forkopimcam Bersama Sekdes Se Kecamatan Ngimbang

0

Kapolsek Ngimbang Gelar Rakor Forkopimcam Bersama Sekdes Se Kecamatan Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in–Dalam rangka menjalin silahturohim Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, menggelar rapat kordinasi dengan Forkopimcam dan Sekdes Se – Kecamatan Ngimbang bertempat di Rumah Sekdes Desa Munungrejo Kecamatan Ngimbang, Kamis (06/11/2025)

Hadir dalam kegiatan tersebut Anton Sujarwo, S.Pd.,MM Camat Ngimbang, IPTU I WAYAN SUMANTRA, S.H Kapolsek Ngimbang, Andik Kasi Pemerintahan Kecamatan Ngimbang, Sujadi Kasi Rantib Kec. Ngimbang, Sudikno Kasi PPM Kecamatan Ngimbang, Kyai Abdur Karim (KUA Kec. Ngimbang dan Sekdes Se Kecamatan Ngimbang

Kegiatan di awali dengan pembukaan dari Sekdes Munungrejo selalu tuan rumah

Di lanjutkan dengan arahan Camat Ngimbang ABTON SUJARWO, S.Pd M.M bahwa memperkenalkan sebagai pejabat Camat Ngimbang Baru dan mengucapkan terimakasih Atas terselenggaranya rakor Sekdes di Ngimbang yang kompak dikecamatan lain belum pernah dilaksanakan, ujarnya

Kami berharap dengan kekompakan para sekdes ini bisa meningkatkan pelaksanaan tugas Sekdes yg bertanggungjawab terhadap administrasi ditingkat desa dalam pelaksanaan tugas yang iklas, disiplin dan bertanggungjawab.

Kapolsek Ngimbang IPTU I WAYAN SUMANTRA, S.H, mengucapkan terimakasih atas undangan rapat sekdes sehingga kita bisa hadir untuk bersilahturahmi dan sering dalam tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban

pentingnya sinergitas dan menjaga Kerukunan muali dari Pemerintah, keamanan dan masyarat guna menghujudkan pembangunan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, ungkapnya

Kapolsek Ngimbang juga menjelaskan tentang jukrah pada pelayanan SKCK dan ijin Keramaian Masyarakat.

pembentukan Posko Bencana dan persiapan perlengkapan antisifasi bencana Hedromitiorologi ( Banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan angin puting beliung)

Kami menghimbau Kamtibmas antisifasi terhadap maraknya curanmor, bijak bermedsos/ tdk mudah terprovokasi berita2 hoax, narkoba dan kejahatan lainnya.

Sosialisasi dari KUA Kyai ABDUL KARIM terkait pendataan Tanah Wakap yang digunakan sebagai Mesjid, Mushola, lembaga pendidikan dan giat keagamaan lainnya.

Acara di lanjutkan dengan Anev dari Kasi Pemerintah dan Kasi PPM Kec. Ngimbang Tetang pelaksanaan tugas Sekdes dan di tutup dengan do’a, Pungkasnya (roy)

Kapsek Ngimbang Rakor Forkopimcam Bersama Sekdes Se Kecamatan Ngimbang

0

Kapsek Ngimbang Rakor Forkopimcam Bersama Sekdes Se Kecamatan Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in–Dalam rangka menjalin silahturohim Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, menggelar rapat kordinasi dengan Forkopimcam dan Sekdes Se – Kecamatan Ngimbang bertempat di Rumah Sekdes Desa Munungrejo Kecamatan Ngimbang, Kamis (06/11/2025)

Hadir dalam kegiatan tersebut Anton Sujarwo, S.Pd.,MM Camat Ngimbang, IPTU I WAYAN SUMANTRA, S.H Kapolsek Ngimbang, Andik Kasi Pemerintahan Kecamatan Ngimbang, Sujadi Kasi Rantib Kec. Ngimbang, Sudikno Kasi PPM Kecamatan Ngimbang, Kyai Abdur Karim (KUA Kec. Ngimbang dan Sekdes Se Kecamatan Ngimbang

Kegiatan di awali dengan pembukaan dari Sekdes Munungrejo selalu tuan rumah

Di lanjutkan dengan arahan Camat Ngimbang ABTON SUJARWO, S.Pd M.M bahwa memperkenalkan sebagai pejabat Camat Ngimbang Baru dan mengucapkan terimakasih Atas terselenggaranya rakor Sekdes di Ngimbang yang kompak dikecamatan lain belum pernah dilaksanakan, ujarnya

Kami berharap dengan kekompakan para sekdes ini bisa meningkatkan pelaksanaan tugas Sekdes yg bertanggungjawab terhadap administrasi ditingkat desa dalam pelaksanaan tugas yang iklas, disiplin dan bertanggungjawab.

Kapolsek Ngimbang IPTU I WAYAN SUMANTRA, S.H, mengucapkan terimakasih atas undangan rapat sekdes sehingga kita bisa hadir untuk bersilahturahmi dan sering dalam tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban

pentingnya sinergitas dan menjaga Kerukunan muali dari Pemerintah, keamanan dan masyarat guna menghujudkan pembangunan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, ungkapnya

Kapolsek Ngimbang juga menjelaskan tentang jukrah pada pelayanan SKCK dan ijin Keramaian Masyarakat.

pembentukan Posko Bencana dan persiapan perlengkapan antisifasi bencana Hedromitiorologi ( Banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan angin puting beliung)

Kami menghimbau Kamtibmas antisifasi terhadap maraknya curanmor, bijak bermedsos/ tdk mudah terprovokasi berita2 hoax, narkoba dan kejahatan lainnya.

Sosialisasi dari KUA Kyai ABDUL KARIM terkait pendataan Tanah Wakap yang digunakan sebagai Mesjid, Mushola, lembaga pendidikan dan giat keagamaan lainnya.

Acara di lanjutkan dengan Anev dari Kasi Pemerintah dan Kasi PPM Kec. Ngimbang Tetang pelaksanaan tugas Sekdes dan di tutup dengan do’a, Pungkasnya (roy)

Kasdam I/BB Pimpin Penutupan TMMD ke – 126 di Wilayah Kodim 0201/Medan

0

Warta.in Medan – Kasdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya memimpin upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 di Lapangan Sepak Bola Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Kamis (6/11/2025).

Sebelum upacara dimulai, Kasdam I/BB disambut tarian adat Melayu “kapur sirih”. Rangkaian kegiatan diawali laporan perwira upacara, pemeriksaan pasukan, pembacaan hasil TMMD oleh Dansatgas, serta penandatanganan dan penyerahan naskah berita acara dari Wali Kota Medan kepada Dandim 0201/Medan yang disaksikan Kasdam I/BB.

Dalam amanat Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto yang dibacakan Kasdam I/BB, disampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membantu pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan serta memperkokoh ketahanan nasional. “Pelaksanaan TMMD ke-126 mengusung tema Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah, yang mencerminkan tekad TNI untuk terus hadir mendukung pembangunan hingga pelosok negeri,” ujar Pangdam.

Kasdam I/BB bersama rombongan kemudian meninjau hasil pembangunan TMMD yang telah rampung 100 persen. Sasaran utama meliputi pengecoran Jalan Pasar Nippon sepanjang 260 meter, pemasangan bronjong kawat 15 meter, dan pengerasan jalan 260 meter. Program tambahan meliputi pembangunan lima unit sumur bor, rehabilitasi dua rumah tidak layak huni, perbaikan satu MCK, rehab musholla, penanaman 200 pohon, ketahanan pangan dua hektare, pembersihan sungai, serta peninjauan Musholla Al Barqa dan rumah warga yang direhabilitasi dilanjutkan penyerahan kunci dan pemotongan pita.

Selain sasaran fisik, TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, hukum dan kamtibmas, bahaya narkoba, pencegahan stunting, penerimaan prajurit TNI AD, serta penangkalan radikalisme dan terorisme. Penutupan TMMD turut dihadiri Wali Kota Medan, Aslog Kasdam I/BB, Kakomlekdam I/BB, Dandim 0201/Medan, para pejabat TNI dan Polri, Perwakilan Forkopimda, serta tokoh masyarakat, agama, dan adat setempat. (RN)

Sumber: Pendam I/BB

Diduga, penyelewengan angaran DD desa karta dewa 2023.

0

 

Kabupaten penukal abab lematang ilir (pali), jumat 07/November/2025, berdasarkan, informasi dari masyarakat bahwa ada dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) Desa karta dewa tahun Anggaran 2023.

 

Dana Desa (DD) merupakan alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang digunakan untuk berbagai kegiatan di Desa, seperti: Pembangunan, Pemberdayaan masyarakat, Penyelenggaraan pemerintahan, Pembinaan kemasyarakatan.

 

Namun sangat di sayangkan, realisasi anggaran tersebut yang di laksanakan oleh Oknum Kepala Desa karta dewa dalam Pengembangan Desa melalui dokumen perencanaan, diduga tidak Transparansi, dan tidak mematuhi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 145 Tahun 2023.

 

Yang mana ada beberapa rincian pengelolaan Dana Desa danau karta dewa di duga ada kecurangan, sehingga terindikasi tindak pidana korupsi  pada Pengelolaan Anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2023.

 

Adapun rincian nya sebagai berikut :

Keterangan yang diperoleh mengungkapkan,Tahun Anggaran 2023,Desa karta dewa, Kecamatan talang ubi. penukal abab Lematang ilir mendapatkan Dana Desa sebesar Rp. 1.054.791.000 yang diperuntukkan beberapa program yang diantaranya, Keadaan Mendesak Rp 262.800.000 diduga terjadi penyimpangan.

 

Pemeliharaan Jalan Lingkungan Permukiman/Gang Rp 523.053.400 fisik pekerjaan diduga dikerjakan asal jadi.

Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan (untuk Masyarakat, Tenaga Kesehatan, Kader Kesehatan, dll) Rp 12.106.050 diduga terjadi penyimpangan.

 

Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp 55.907.000 diduga terjadi penyimpangan. Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa (Lumbung Desa, dll) Rp 205.000.000 diduga terjadi penyimpangan.

 

Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 31.600.000 diduga terjadi penyimpangan. Penyusunan/Pendataan/Pemutakhiran Profil Desa (profil kependudukan dan potensi desa)** Rp 5.805.000 diduga terjadi penyimpangan.

 

Kami Berharap Kepada Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan(BPKP)Sumatra Selatan, kejari (pali), kejati Sumsel, Untuk Turun Ke lapangan dan Audit kepala desa/kades yang nakal seperti ini Dikabupaten penukal abab lematang ilir.

 

Saat di konfirmasi melalui akun WhatsApp kepala desa karta dewa, sampai saat ini belum ada jawaban dan lbih memilih bungkam, sampai berita ini di terbitkan.

Tim-Red