29.4 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026
Beranda blog Halaman 414

Pada Usia Ke-64 Tahun , 16 Kepala Sekolah Telah Memimpin SMK KAL-1 Surabaya.

0

Pada Usia Ke-64 Tahun , 16 Kepala Sekolah Telah Memimpin SMK KAL-1 Surabaya.

Surabaya,(01/11/25).

Dalam rangka memperingati HUT Ke-64 SMK KAL-1 Surabaya Sabtu,(01/11/25) menggelar Sholawat Bersama Siswa Kelas XII jurusan TPM,TKR, TITL, TAV dan T.LOG yang di pimpin oleh Habib Fahmi bin Zubair Basyaiban dari Sidosermo Surabaya.

Sholawat Bersama tersebut di hadiri oleh Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel Laut (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP, Sekertaris Niken Dyah Puspitorini , S.Pd, Bendahara Ninik Indra Sunaring Venyanti, Kabid Diklat Dra. Ramayanti, Kabid Bang Kolonel Laut (Purn) Dr. Abdul Rahman, S.T., M.T, Paban IV Logistik Kodiklatal yang diwakili oleh Mayor Kadek Oka selaku Pabanda Jasa, para Kasatdik SMA dan SMK dilingkungan Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah, Kasatdik SMP Hang Tuah 6 Excellent, mantan Direktur SMK KAL-1, para guru SMK KAL-1 yang sudah Purna Bhakti, serta seluruh Waka, Kaprodi, Kabeng, guru dan karyawan SMK KAL-1.

Dalam tradisi di SMK KAL-1, Sebutan keseharian (Direktur SMK KAL-1) selaku Kasatdik SMK KAL-1 Munawar, S.Pd., M.Pd telah memimpin selama 3 tahun terhitung sejak tahun 2022 hingga sekarang.

Dalam kesempatan ini Kasatdik menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir, melalui sholawat bersama yang dipimpin oleh Habib Fahmi bin Zubair Basyaiban , keluarga besar SMK KAL-1 memohon kiranya barokah atas doanya untuk
perjalanan SMK KAL-1 mendatang, Seleksi Penerimaan Murid Baru dan Ujian tingkat Nasional tes TKA yang akan di laksanakan Senin ,(03/11/25).

Tidak ketinggalan Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel Laut (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP dalam sambutannya menyampaikan bahwa Enam puluh empat tahun merupakan usia yang matang dan penuh pengalaman. Dalam perjalanan panjang itu, SMK KAL-1 telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berdisiplin, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.

Kami dari Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan kebersamaan seluruh keluarga besar SMK KAL-1 Surabaya.

Usia yang bertambah satu tahun bukan sekadar angka, tetapi juga bukti nyata bahwa sekolah ini semakin maju dan berkembang pesat.

Kita semua patut bersyukur, karena kini gedung-gedung SMK KAL-1 Surabaya tampak semakin banyak dan semakin megah, tertata rapi, dan representatif, ini merupakan wujud kemajuan nyata sekaligus kebanggaan kita bersama.

Semoga dengan sarana prasarana yang makin baik ini, semangat belajar siswa semakin meningkat, dan SMK KAL-1 semakin dikenal luas oleh masyarakat.

Kita berharap, di tahun ajaran baru 2026/2027 nanti, jumlah peserta didik semakin bertambah banyak, karena masyarakat semakin percaya dan melihat bukti kemajuan yang ada.

“Momentum ulang tahun ini menjadi saat yang tepat untuk memperkuat tekad dan semangat baru, melangkah bersama menuju SMK KAL-1 yang semakin unggul, berkarakter, dan berprestasi” tuturnya.

Kemudian pembacaan sejarah SMK KAL-1 oleh Waka Kurikulum Elly Rahmawati,S.Pd., M.Pd, sejarah SMK KAL-1 diurai mulai berdiri pada 1 Nopember 1961 ( STMC AL ) hingga berubah menjadi SMK KAL-1, status sekolah, jurusan yang ada, output siswa, setatus pembinaan yang awalnya berada di Kodikal ( sekarang Kodiklatal) hingga beralih di bawah naungan Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah berdasarkan Surat Keputusan Kasal No.Skep/600/IV/1999 tertanggal 19 April 1999.

Selama 64 tahun keberadaan SMK KAL-1 Surabaya telah di pimpin oleh 16 Direktur baik dari kalangan Militer Aktif ( Perwira TNI AL ), PNS maupun Pegawai Tetap Yayasan Hang Tuah, para Direktur tersebut antara lain:

1. Ir. ARIEF OEWEN Mayor Laut (E) NRP. 2358/P 1961 – 1968, 2. RH. SUDALNO, B.A PNS 1968 – 1970 . 3. Ir. KUSUMA PRASETYO Letkol Laut (T) NRP. 1970 – 1973,
4 . SUWONDO Mayor (Mar) NRP 1973 – 1976, 5. SUDARTO, B.A Kapten Laut (T) NRP. 5400/P 1976 – 1981, 6. M. KOENDORI Letkol Laut (T) NRP. 3292/P 1981 – 1984, 7. Ir. ROBINSON MALOTO Letkol Laut (T) NRP. 5412/P 1984 (6 bulan), 8. Drs. SOEPRAPTO Penata Tk. I NIP. 030029969 1984 – 1986, 9. Ir. JANIS WINOTO Letkol Laut (KH) NRP. 4960/P 1986 – 1989, 10 . Ir. DJOHANI Letkol Laut (T) NRP. 5516/P 1989 – 1994, 11. Drs. MINTARSO Mayor Laut (E) NRP. 5907/P 1994 – 1997, 12 . Ir. AGUS KUMARA A Letkol Laut (KH) NRP. 9144/P 1997 – 2011, 13. Drs. R. ERWIN A., M.Kes. Letkol Laut (KH) NRP. 11485/P 2011 – 2017, 14 . Drs. BURHAN, M.Pd Letkol Laut (KH) NRP. 12331/P 2017 – 2019, 15. Kolonel Drs. Ambar Kristianto, M.Si 2019-2022 dan 16. Munawar, S,Pd., M.Pd Pegawai Tetap Yayasan 2022- sekarang.

Puncak HUT Ke-64 SMK KAL-1 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapeng YHT yang diserahkan kepada Kolonel Laut (KH) Drs.Burhan, M.Pd ( Direktur SMK KAL-1 2017-2019) dan pemotongan tumpeng oleh Kasatdik SMK KAL-1 yang diserahkan kepada Moch Farel Abizar Fahmi siswa kelas XII jurusan T.Logistik.

Selanjutnya Kasatdik SMK KAL-1 menerima cindera mata berupa vandel aklirik karya jurusan TPM dari siswa Sahrudiyanto dan Raditya Dika membagikan cindera mata berupa suvenir gantungan kunci Ulang Tahun Ke-65 SMK KAL-1 kepada seluruh undangan yang hadir.

Acara berakhir dengan permohonan doa restu dari seluruh siswa kelas XII semua jurusan kepada bapak ibu guru, mereka bersalam-salam sambil memohon doa untuk melaksanakan TKA .

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sponsorship :
PT. SIS MEL TRI AERO, DB COPIER, GRAMEDIA MITRA EDUKASI INDONESIA , BE MANAGEMENT, GET GIT WAFER MANIS GURIH dan Penerbit Bumi Aksara (yht/dar).

Program Revitalisasi sangat mendukung sarana pendidikan di TK Negeri Pembina Selupu Rejang.

0

Warta.in-Kab.Rejang Lebong,Bengkulu.

Program Revitalisasi satuan pendidikan Dikretorat jenderal Paud dasmen,Kementrian pendidikan Dasar menengah, dengan Kegiatan Bantuan pembangunan ruang UKS, Pembangunan kamar mandi serta WC,dan Rehab atap Sekolah dengan total anggaran seluruhnya sebesar Rp, 311.478.000,- di TK Negeri Pembina berlokasi kel.Air Duku Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong yang menggunakan Sumber dana APBN tahun anggaran 2025.

Kepala sekolah TK Negeri Pembina sangat bangga dengan adanya pembangunan ruang UKS ,Kamar Mandi serta WC dan Rehab Atap sekolah yang sangat mendukung sarana pendidikan.Di TK Negeri Pembina saat ini untuk murid berjumlah 60 orang dan guru pengajar 10 orang serta 1 orang staf kantor,dengan pembangunan ini semoga rasio sekolah kami bertambah serta muridnya juga bertambah tahun depan.

Emi sebagai Kepsek TK Negeri Pembina Selupu Rejang mengungkapkan, ” Kami berterimakasih kepada pak Bupati dan Kadis Diknas Rejang Lebong,karena sekolah kami sudah direalisasikan dari pusat untuk bantuan pembangunan program revitalisasi tahun ini.serta kami juga sangat bangga dengan adanya program Revitalisasi yang merupakan bantuan dari dana APBN untuk kemajuan di dunia pendidikan,” ungkapnya saat diwawancara media ini diruangannya,Selasa (23/9/2025).

Lanjut Emi menjelaskan,” dengan program revitalisasi ini menambah rasio sekolah kami.Sekarang jumlah guru kami 10 Orang serta 1 orang staf dan jumlah murid 60 orang.Kami juga berharap dengan pembangunan sarana pendidikan ini tahun depan sekolah kami bisa bertambah muridnya,” tutupnya.(A)

Gubernur NTB Lepas 102 Atlet NTB ke Popnas dan Peparpenas 2025

0

Gubernur NTB Lepas 102 Atlet NTB ke Popnas dan Peparpenas 2025

Warta.in
Mataram, NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi melepas kontingen NTB yang berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI di Gelanggang Pemuda Mataram (31/10/2025).

Sebanyak 102 atlet akan mewakili NTB dalam ajang olahraga pelajar tingkat nasional tersebut, yang berlangsung selama sepuluh hari, mulai 1 hingga 10 November 2025 di Jakarta. Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menekankan ajang olahraga pelajar tidak hanya sekadar mengejar prestasi atau medali, melainkan juga menjadi sarana pembentukan karakter melatih jiwa sportivitas dan melatih mental pemenang.

“Bertandinglah bukan semata karena medali, tapi jadikan ajang ini untuk melatih jiwa sportivitas, kejujuran, dan mental pemenang yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting untuk membentuk generasi unggul,” tegasnya.

Gubernur Iqbal menyampaikan pemerintah daerah turut memberikan dukungan melalui alokasi dana APBD untuk transportasi atlet. Sementara itu, biaya konsumsi dan akomodasi ditanggung Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui skema APBN.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB Wirawan Ahmad menjelaskan Popnas dan Peparpenas merupakan ajang multievent nasional bagi pelajar, termasuk pelajar penyandang disabilitas.

“Biasanya kegiatan ini digelar bersamaan dengan PON. Tahun ini dipindahkan ke Jakarta karena Aceh dan Sumatera Utara belum siap menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Kadispora menargetkan tiga medali emas bagi kontingen NTB dari cabang olahraga atletik, karate, dan pencak silat.

“Tahun kemarin kita meraih dua emas, dan tahun ini target naik menjadi tiga emas, berdasarkan potensi atlet yang ada,” tandasnya.

Adapun cabang olahraga yang diikuti kontingen NTB antara lain Atletik, Karate, Taekwondo, Tenis Meja, Tinju, Wushu, Pencak Silat, Renang, Panjat Tebing, Senam Artistik, Senam Ritmik, Panahan, Menembak, Bola Voli Pantai, Judo, dan Angkat Besi. (sr/dkintb)

Sarang Narkoba Karang Bagu di gempur Polresta Mataram , 9 Tdg Jaringan Pengedar dibekuk

0

Sarang Narkoba Karang Bagu di gempur Polresta Mataram , 9 Tdg Jaringan Pengedar dibekuk

Warta.in
Mataram, NTB – Untuk mewujudkan program prioritas nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo-Gibran, Polresta Mataram menunjukkan keseriusannya dalam memberantas peredaran gelap Narkotika di wilayah hukumnya. Salah satu wujud nyata langkah tersebut ditunjukkan melalui operasi besar-besaran yang digelar di kawasan Kampung Sangat Rawan Narkoba Karang Bagu, Kecamatan Cakranegara, Sabtu (01/11/2025).

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., didampingi Kasat Resnarkoba AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., serta segenap pejabat utama Polresta Mataram ini berhasil mengamankan sembilan orang terduga jaringan pengedar Narkoba.

Langkah Tegas Wujudkan Asta Cita

Kapolresta Mataram menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan implementasi dari poin ke-7 Asta Cita, yaitu memperkuat reformasi hukum dan memberantas peredaran gelap Narkotika. Ia menegaskan bahwa tindakan ini merupakan komitmen institusinya dalam mendukung penuh arah kebijakan pemerintah.

“Ini adalah wujud keseriusan Polresta Mataram dalam memberantas peredaran gelap Narkoba. Kami berkomitmen menekan angka peredaran Narkoba di wilayah hukum kami, terutama di kawasan rawan seperti Karang Bagu,” tegas Kombes Hendro.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa sabu yang ditemukan di lokasi penggerebekan. Barang bukti tersebut kini tengah ditimbang untuk memastikan berat bersihnya.
“Tindakan ini bukan sekadar menangkap pelaku, tapi juga menyelamatkan generasi muda dari jeratan Narkoba,” tambahnya.

Libatkan Semua Fungsi Kepolisian

Operasi kali ini melibatkan seluruh fungsi yang ada di Polresta Mataram, termasuk Bagops, Satresnarkoba, Satsamapta, Intelkam, Reskrim, Lalu Lintas, Propam, Humas dan BKO Ditresnarkoba serta Unit K9 Satwa Ditsamapta Polda NTB. Sinergi lintas fungsi ini dilakukan untuk memastikan penindakan berjalan optimal dan profesional tanpa celah pelanggaran prosedur.

Kombes Hendro menambahkan bahwa pemberantasan Narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga harus disertai langkah preventif. Polresta Mataram, kata dia, terus menggelar sosialisasi bahaya Narkoba dan memperkuat program Kampung Bebas Dari Narkoba di sejumlah wilayah.
“Penindakan penting, tapi pencegahan jauh lebih utama. Edukasi kepada masyarakat menjadi kunci agar mereka tidak terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba,” ujarnya.

Tiga Residivis Kembali Tertangkap

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., menjelaskan bahwa dalam penggerebekan kali ini pihaknya menargetkan beberapa titik lokasi. Dari hasil operasi, sembilan terduga diamankan, termasuk dua orang yang merupakan target operasi (TO) dan enam orang (NON TO), dari kesembilan pelaku yang diamankan tiga diketahui sebagai residivis kasus serupa.

“Dari sembilan terduga yang diamankan, enam orang di antaranya bukan target utama, tetapi tertangkap tangan menguasai sabu saat operasi berlangsung. Ini menunjukkan bahwa peredaran Narkoba di kawasan ini cukup masif,” jelas AKP Bagus.

Para pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Satresnarkoba Polresta Mataram. Mereka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau (2) dan/atau Pasal 112 ayat (1) atau (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal empat tahun penjara.

Komitmen Berkelanjutan

Melalui operasi besar ini, Polresta Mataram kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung misi nasional pemberantasan Narkoba. Sinergi antara penegakan hukum dan upaya pencegahan diharapkan menjadi langkah efektif dalam mewujudkan Mataram yang bersih, aman, dan bebas Narkoba.

“Perang terhadap Narkoba tidak boleh berhenti. Kami akan terus bergerak, baik melalui penindakan tegas maupun pencegahan yang berkelanjutan,” pungkas Kapolresta Mataram.(sr/hpm)

0

Sarang Narkoba Karang Bagu di gempur Polresta Mataram , 9 Tdg Jaringan Pengedar dibekuk

Warta.in
Mataram, NTB – Untuk mewujudkan program prioritas nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo-Gibran, Polresta Mataram menunjukkan keseriusannya dalam memberantas peredaran gelap Narkotika di wilayah hukumnya. Salah satu wujud nyata langkah tersebut ditunjukkan melalui operasi besar-besaran yang digelar di kawasan Kampung Sangat Rawan Narkoba Karang Bagu, Kecamatan Cakranegara, Sabtu (01/11/2025).

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., didampingi Kasat Resnarkoba AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., serta segenap pejabat utama Polresta Mataram ini berhasil mengamankan sembilan orang terduga jaringan pengedar Narkoba.

Langkah Tegas Wujudkan Asta Cita

Kapolresta Mataram menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan implementasi dari poin ke-7 Asta Cita, yaitu memperkuat reformasi hukum dan memberantas peredaran gelap Narkotika. Ia menegaskan bahwa tindakan ini merupakan komitmen institusinya dalam mendukung penuh arah kebijakan pemerintah.

“Ini adalah wujud keseriusan Polresta Mataram dalam memberantas peredaran gelap Narkoba. Kami berkomitmen menekan angka peredaran Narkoba di wilayah hukum kami, terutama di kawasan rawan seperti Karang Bagu,” tegas Kombes Hendro.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa sabu yang ditemukan di lokasi penggerebekan. Barang bukti tersebut kini tengah ditimbang untuk memastikan berat bersihnya.
“Tindakan ini bukan sekadar menangkap pelaku, tapi juga menyelamatkan generasi muda dari jeratan Narkoba,” tambahnya.

Libatkan Semua Fungsi Kepolisian

Operasi kali ini melibatkan seluruh fungsi yang ada di Polresta Mataram, termasuk Bagops, Satresnarkoba, Satsamapta, Intelkam, Reskrim, Lalu Lintas, Propam, Humas dan BKO Ditresnarkoba serta Unit K9 Satwa Ditsamapta Polda NTB. Sinergi lintas fungsi ini dilakukan untuk memastikan penindakan berjalan optimal dan profesional tanpa celah pelanggaran prosedur.

Kombes Hendro menambahkan bahwa pemberantasan Narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga harus disertai langkah preventif. Polresta Mataram, kata dia, terus menggelar sosialisasi bahaya Narkoba dan memperkuat program Kampung Bebas Dari Narkoba di sejumlah wilayah.
“Penindakan penting, tapi pencegahan jauh lebih utama. Edukasi kepada masyarakat menjadi kunci agar mereka tidak terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba,” ujarnya.

Tiga Residivis Kembali Tertangkap

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., menjelaskan bahwa dalam penggerebekan kali ini pihaknya menargetkan beberapa titik lokasi. Dari hasil operasi, sembilan terduga diamankan, termasuk dua orang yang merupakan target operasi (TO) dan enam orang (NON TO), dari kesembilan pelaku yang diamankan tiga diketahui sebagai residivis kasus serupa.

“Dari sembilan terduga yang diamankan, enam orang di antaranya bukan target utama, tetapi tertangkap tangan menguasai sabu saat operasi berlangsung. Ini menunjukkan bahwa peredaran Narkoba di kawasan ini cukup masif,” jelas AKP Bagus.

Para pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Satresnarkoba Polresta Mataram. Mereka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau (2) dan/atau Pasal 112 ayat (1) atau (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal empat tahun penjara.

Komitmen Berkelanjutan

Melalui operasi besar ini, Polresta Mataram kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung misi nasional pemberantasan Narkoba. Sinergi antara penegakan hukum dan upaya pencegahan diharapkan menjadi langkah efektif dalam mewujudkan Mataram yang bersih, aman, dan bebas Narkoba.

“Perang terhadap Narkoba tidak boleh berhenti. Kami akan terus bergerak, baik melalui penindakan tegas maupun pencegahan yang berkelanjutan,” pungkas Kapolresta Mataram.(sr/hpm)

Direktorat Tahti Polda NTB Buka Lagi Layanan Jam Besuk Kunjung Bagi Keluarga dan Warga Binaan

0

 

Warta.in
Mataram, NTB – Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) membuka kembali layanan jam besuk kunjung bagi keluarga warga binaan titipan, sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan dan kepedulian terhadap hak para tahanan.
Layanan ini dijadwalkan setiap hari Senin dan Kamis, memberikan kesempatan kepada keluarga untuk bertemu langsung dan melepas rindu dengan anggota keluarganya yang tengah menjalani proses hukum di Polda NTB.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan publik yang rutin disiapkan oleh Polda NTB untuk menjaga hubungan emosional antara warga binaan dan keluarganya.

“Layanan jam besuk kunjung ini penting bagi warga binaan maupun keluarganya. Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan ini juga dapat membantu menjaga kondisi psikologis warga binaan agar tetap tenang dan termotivasi selama menjalani masa tahanan,” ujar Kholid, Kamis (30/10/2025).

Meski demikian, Polda NTB tetap menerapkan pengawasan ketat selama kegiatan berlangsung. Seluruh barang bawaan pengunjung akan diperiksa terlebih dahulu oleh petugas untuk mencegah masuknya benda-benda berbahaya ke dalam area tahanan.

“Kami pastikan keamanan tetap menjadi prioritas. Barang-barang seperti senjata tajam dan benda yang berpotensi membahayakan tidak diperbolehkan masuk ke dalam kawasan ruang tahanan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Polda NTB berharap pelayanan jam besuk dapat menjadi sarana memperkuat nilai kemanusiaan sekaligus menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan pemenuhan hak-hak dasar warga binaan.(sr/hpntb)

Achmad Dimyati Natakusumah Raih Kabar Banten Award 2025, Tekankan Peran Strategis Media

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 01 November 2025  — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menerima penghargaan sebagai Pemimpin Daerah Inspiratif dan Peduli Sosial pada ajang Kabar Banten Award 2025 yang digelar di Hotel Aston Serang, Jumat (31/10/2025) malam.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kiprah Dimyati dalam mendorong pembangunan sosial, memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, serta menginspirasi kerja kolaboratif di lingkungan pemerintahan dan masyarakat Banten.

Dalam sambutannya, Wagub Dimyati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam pembangunan tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk peran penting media massa.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya peran media dalam kehidupan berbangsa. Menurutnya, media memiliki lima fungsi utama yang saling melengkapi dan harus dijalankan secara seimbang.

“Media itu menyampaikan, menghibur, mendidik, mempengaruhi, dan mempromosikan,” ujarnya.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa media memiliki lima fungsi utama yang menjadikannya bagian penting dalam proses pembangunan. Menurutnya, media tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga membentuk cara pandang publik dan mendorong partisipasi masyarakat

Dimyati juga mengenang kedekatannya dengan dunia media sejak menjabat sebagai Bupati Pandeglang. Dimyati mengapresiasi profesionalisme dan konsistensi insan pers Kabar Banten yang dinilainya terus tumbuh bersama masyarakat.

“Kolaborasinya sudah lama dan sudah terbangun,” katanya.

Malam Anugerah Kabar Banten Award 2025 berlangsung meriah dengan dihadiri sejumlah tokoh, pejabat, dan insan media di Provinsi Banten. Selain Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah, beberapa pejabat lain juga menerima penghargaan atas kiprah dan kontribusinya bagi pembangunan daerah.

Gubernur Banten Andra Soni meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Responsif, sementara Kapolda Banten Irjen Hengki dianugerahi Anugerah Kepemimpinan dalam Stabilitas dan Keamanan. Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim menerima penghargaan sebagai Tokoh Demokrasi, dan Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan terpilih sebagai Birokrat Inovatif dalam Reformasi Birokrasi.

Selain itu, Kepala Dinas PUPR Arlan Arzan mendapat penghargaan sebagai Penggerak Pembangunan Infrastruktur, Plt Kepala Bapenda Rita Prameswari sebagai Penggerak Inovasi dan Transformasi Pendapatan Daerah, Kepala Disnakertrans Septo Kalnadi atas apresiasi sebagai Mitra Strategis Kabar Banten dalam Publikasi dan Informasi Ketenagakerjaan, serta Kepala Dinas Pertanian Agus M. Tauchid yang menerima penghargaan Kiprah Emas Transformasi Pembangunan Pertanian Banten.(WartainBanten)

Luapan kali Srengseng Cbl mengakibatkan Banjir di wilayah desa Sukamulya

0

Tanggul Jebol Banjir Melanda Warga Histeris, Emak – emak Akan gelar Aksi Demo ke Kantor Desa dan Camat Sukatani

Kabupaten Bekasi, Rombongan emak – emak menangis histeris akibat banjir melanda rumahnya, emak – emak Geram dengan Pemerintah Desa Sukamulya, tak kunjung di asasi, terpaksa warga harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Diketahui banjir disejumlah titik mencapai kedalaman lutut orang dewasa hingga 1 meter, di kampung Srengseng RT 03/03 Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (1/11/2025).

Ibu Ade, warga Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dirinya mengaku pada saat banjir melanda tidak sempat mengamankan barang – barang berharga miliknya, alhasil, kerugian mencapai jutaan rupiah.

“Dari pemerintah Desa Sukamulya belum ada tanggapan, Banjir kemarin mencapai pinggang orang dewasa, saya gak sempat mengamankan barang berharga seperti televisi, mesin cuci, dan perabotan rumah tangga lainnya,” Kata Ade.

Lanjut Ade,” jika banjir tak segera diatasi, kami rombongan emak – emak akan gelar aksi Demo massa ke Kantor Desa dan Kantor Camat, intinya Kita minta segera diatasi, tolong kepada pemerintah, Pak Agus Dahlan, MM, Camat Sukatani, dan Pak Ade Koswara Kunang, SH, Bupati Bekasi, kami berharap turun langsung ke Sukatani, Kabupaten Bekasi,” Katanya.

Sementara itu, Acep mewakili warga terdampak banjir di Kampung Srengseng RT 03/03 Desa Sukamulya, dirinya mengatakan pihak kontraktor normalisasi Sungai Sekunder Srengseng Hilir harus bertanggung jawab.

“Jangan langsung pergi aja, pihak proyek harus merapihkan dulu agar tanggul tidak jebol, coba tolong sampaikan ke pihak kontraktor,” ucap Acep saat di wawancara, pada Sabtu (1/11/2025).

Hal senada disampaikan Saban, warga Desa Sukamulya, dirinya merasa geram dengan pihak pemerintah Desa Sukamulya, menurut Saban pemerintah Desa harus berperan aktif.

“Tolong pak disampaikan ke pihak kontraktor agar segera di perbaiki yang layak agar kokoh supaya tidak jebol lagi, warga gak bisa tidur takut jebol dan banjir lagi, pemerintah Desa juga harus berperan aktif jangan hanya sebatas datang ngelongok aja,” Tandasnya.

*Pasang Papan Nama Proyek Setelah di Komfirmasi Terkesan Abaikan UU KIP*

0

PONTIANAK,- Proyek turap di Gang Bentasan Tiga Jalan Kebangkitan Nasional Kecamatan Pontianak Utara yang semula ramai di perbincangkan terkait tidak adanya papan nama proyek dan di datangi beberapa awak media akhirnya di pasang papan informasi, Sabtu (01/10).

Pada hari Sabtu (01/10/25)tim sempat komfirmasi kepada PPTK Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pontintianak dan komfirmasi kepada Kepala Dinas Perkim Kota Pontintianak, pasalnya pekerjaan proyek turap sudah berjalan sekitar satu minggu akan tetapi tidak ada papan informasi proyek.

Setelah di komfirmasi baru terpasang papan nama proyek, jadi setelah di komfirmasi papan nama terpasang, yang seharusnya papan nama itu di pasang sebelum kegiatan berlangsung atau bukan setelah selesai itu karena viral.

Tidak memasang papan nama proyek terkesan sudah Mengabaikan Undang – Undang dan
merupakan tindakan yang sangat tidak layak terlebih ketika melaksanakan kegiatan dana untuk anggaran bersumber dari pemerintah pusat
maupun dari pemerintah daerah dalam bentuk APBD dan dengan adanya suatu proyek.

Terpisah Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pontianak Dery mengatakan, sudah saya suruh PPK nya mengecek apakah itu pekerjaan perkim atau bukan, kalau pekerjaan perkim pelaksananya akan diberi saksi sesuai ketentuan yg berlaku,” jelasnya.

Sumber: Tim Redaksi

Agus Setiawan Terpilih Pimpin PGRI Cilamaya Wetan Masa Bhakti 2025–2030

0
0-0x0-0-0#

Agus Setiawan Terpilih Pimpin PGRI Cilamaya Wetan Masa Bhakti 2025–2030

Karawang, Cilamaya Wetan | Warta In Jabar — Konferensi Cabang (KONCAB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cilamaya Wetan sukses digelar pada Selasa (28/10/2025) di Aula Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang.

Kegiatan berlangsung khidmat dan demokratis dengan agenda utama pemilihan pengurus baru masa bhakti 2025–2030.

Dalam proses pemilihan yang diikuti oleh 36 peserta dengan hak suara sah, Agus Setiawan, S.Pd terpilih sebagai Ketua PGRI Cabang Cilamaya Wetan setelah memperoleh 26 suara, mengungguli kandidat petahana Ade Fatimah, S.Pd yang hanya meraih 9 suara, sementara satu suara dinyatakan tidak sah.

“Terima kasih atas kepercayaan rekan-rekan guru. Amanah ini akan kami jalankan sebaik mungkin untuk membawa PGRI Cilamaya Wetan lebih maju dan solid,” ujar Agus Setiawan usai pengumuman hasil.

Konfercab dihadiri oleh pengurus PGRI Kabupaten Karawang, Korwilcambidik Cilamaya Wetan Hj. Sri Hadiyati, serta para perwakilan guru dari tiap ranting.

Suasana pemilihan berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kekeluargaan.

Ketua Panitia Konfercab, Kosasih, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh anggota.

“Seluruh proses berjalan demokratis dan kondusif, menunjukkan kedewasaan organisasi PGRI dalam berdemokrasi,” katanya.

Hasil Lengkap Pemilihan Pengurus PGRI Cabang Cilamaya Wetan 2025–2030

Jabatan Nama Keterangan

Ketua Agus Setiawan, S.Pd Terpilih dengan 26 suara

Wakil Ketua I Fitriyah Yuliasari, S.Pd Terpilih dengan 14 suara

Wakil Ketua II Wawan Susanto, S.Pd Terpilih dengan dukungan mayoritas peserta

Sekretaris Kosasih, S.Pd Terpilih secara aklamasi

— H. Tarim, S.Pd Memperoleh 9 suara namun mengundurkan diri

Panitia juga mengonfirmasi bahwa H. Tarim, S.Pd memilih mengundurkan diri secara sukarela meskipun memperoleh suara tertinggi kedua dalam pemilihan wakil ketua.

Keputusan tersebut mendapat apresiasi dari peserta konfercab sebagai bentuk kedewasaan dan sikap legawa dalam berorganisasi.

Sementara itu, Korwilcambidik Cilamaya Wetan Hj. Sri Hadiyati turut memberikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru.

“Selamat kepada pengurus terpilih. Semoga membawa semangat baru bagi dunia pendidikan di Cilamaya Wetan dan terus memperkuat solidaritas di tubuh PGRI,” ujarnya.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru, diharapkan PGRI Cabang Cilamaya Wetan dapat semakin kompak, profesional, dan konsisten memperjuangkan kesejahteraan guru serta kemajuan pendidikan di wilayahnya.