32.3 C
Jakarta
Minggu, April 19, 2026
Beranda blog Halaman 436

Pemprov-Pemda Kompak, Banten Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Oktober 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama seluruh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) di wilayahnya menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk memastikan program berjalan sesuai standar nasional dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata.

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan pentingnya sinergi lintas pemerintahan dalam pelaksanaan program prioritas tersebut. Hal itu disampaikan usai menghadiri Konsolidasi Regional Peningkatan Tata Kelola Program MBG yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Senin (13/10/2025).

“Kami hadir lengkap dari provinsi hingga kabupaten dan kota. Ini bukti komitmen kami agar program MBG benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Banten,” kata Andra Soni.

Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), memimpin acara tersebut. Seluruh kepala daerah dari Provinsi Jawa Barat, Daerah Khusus Jakarta, dan seluruh bupati dan wali kota di Banten turut serta.  Gubernur Andra Soni, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, dan Sekda Deden Apriandhi Hartawan hadir.  Selain itu, seluruh kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), ahli gizi, mitra, dan perwakilan yayasan SPPG dari masing-masing provinsi hadir.

Andra Soni mengatakan bahwa kehadiran semua kepala daerah di Banten menunjukkan komitmen yang kuat untuk menyukseskan pelaksanaan program MBG di daerah.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab strategis untuk memastikan bahwa setiap SPPG berjalan transparan dan memenuhi standar pengelolaan yang ditetapkan oleh BGN. SPPG berfungsi sebagai pusat produksi, distribusi, dan pengawasan makanan bergizi yang akan didistribusikan ke penerima manfaat di berbagai wilayah.

“SPPG harus terbuka dan memenuhi standar. Provinsi, kabupaten dan kota punya tanggung jawab memastikan semuanya berjalan sesuai aturan,” katanya.

Dengan menerapkan standar pelayanan, seluruh proses penyediaan dan distribusi makanan bergizi diharapkan berlangsung efisien, efektif, dan transparan.

Selain itu, Andra Soni mengatakan bahwa untuk mempercepat pelaksanaan program di lapangan, Satgas MBG Provinsi Banten dibentuk. Satgas ini dipimpin oleh Sekda Deden Apriandhi dan melibatkan anggota BGN. Satgas ini ditugaskan untuk meningkatkan koordinasi, supervisi, dan pengawasan pelaksanaan program MBG prioritas nasional di wilayah Banten.

“Satgas ini bertugas mempercepat pelaksanaan di lapangan,” jelasnya.

Saat program ini dijalankan, sekitar 1.300 SPPG akan digunakan di Banten, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pemerintah provinsi dan kabupaten dan kota harus melakukan pemeriksaan bersama untuk memastikan bahwa seluruh SPPG di wilayah 3T dapat beroperasi dan melayani masyarakat setiap hari.

“Daerah 3T tetap menjadi perhatian. Terutama wilayah terpencil saat ini terus kita data karena menurut saya daerah terpencil itu penanganannya agak khusus agar masyarakat di sana bisa terlayani setiap hari,” ujarnya.

Selain itu, gubernur Andra Soni menekankan betapa pentingnya memberikan perhatian khusus kepada masyarakat adat Baduy.  Mereka harus dijamin pemenuhan program MBG, yang merupakan hak mereka.

“Salah satu yang harus kita laporkan dan kita pikirkan tentang masyarakat adat Baduy, karena ini merupakan hak, kita bicara tentang hak,” tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa saat ini, koordinasi antara Pemprov Banten, pemerintah kabupaten dan kota, dan jajaran BGN berjalan dengan baik. Ini terutama berkat dukungan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), yang berfungsi sebagai penggerak di tingkat lokal.

“Setiap hari saya berkomunikasi dengan SPPI regional Banten. Mereka sudah bekerja baik, tinggal kita dukung agar lebih maksimal,” ucapnya.

Seperti yang gubernur katakan, upaya cepat para SPPI dan koordinator lapangan telah menghasilkan hasil yang nyata dalam waktu singkat.  Pemerintah daerah akan terus membantu agar program dijalankan dengan lebih baik.

Andra Soni berharap konsolidasi ini akan meningkatkan sinergi antarkepala daerah dan berkesinambungan.  Diharapkan bahwa program MBG tidak hanya memastikan bahwa anak-anak dan masyarakat rentan memiliki asupan gizi yang cukup, tetapi juga memperkuat peran daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Program MBG bukan sekadar kegiatan, tapi investasi membangun generasi sehat dan kuat. Banten siap memastikan pelaksanaannya hingga ke pelosok,” tutupnya.

Sementara itu, Dadan Hindayana, Kepala BGN, menyatakan bahwa program MBG adalah upaya Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan ketahanan gizi nasional.  Di seluruh wilayah, BGN telah menyediakan sistem pendukung teknis.  mulai dari pengadaan tes pengawasan bahan pangan yang cepat hingga membantu juru masak profesional

“Kami menyiapkan sistem yang terstandar, termasuk rapid test dan pendampingan juru masak profesional di setiap SPPG,” ungkapnya.

Untuk memastikan seluruh tahapan pengolahan makanan memenuhi standar keamanan pangan, BGN tengah menugaskan 5.000 juru masak profesional untuk mendampingi SPPG baru.  Untuk mendukung pelaksanaan program di seluruh Indonesia pada tahun 2026, BGN menyiapkan anggaran nasional sebesar Rp 335 triliun.

“Anggaran tahun 2026 sudah disebutkan, BGN memiliki Rp 268 triliun, dan sudah di-stand by-kan Rp 67 triliun, sehingga secara keseluruhan Badan Gizi Nasional akan mengucurkan Rp 335 triliun di tahun 2026,” terang Dadan.

Seluruh kepala, ahli gizi, mitra, dan perwakilan yayasan SPPG membaca ikrar bersama saat konsolidasi regional peningkatan tata kelola program MBG ini.

Komitmen bersama yang dinyatakan oleh para kepala SPPG, ahli gizi, mitra, dan perwakilan yayasan mencerminkan tekad yang kuat untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Jawa Barat, Daerah Khusus Jakarta, dan Banten, ;

  1. Memegang teguh prinsip-prinsip keamanan pangan untuk mencegah risiko terjadinya insiden keracunan pangan.
  2. Meningkatkan kualitas makanan dan rasa dari setiap hidangan MBG.
  3. Mengimplementasikan SLHS dan seluruh SOP secara menyeluruh dan disiplin pada SPPG yang kami kelola.
  4. Siap menyukseskan program MBG dengan mendistribusikan menu gizi seimbang.

Ikrar ini menjadi landasan moral sekaligus operasional demi tercapainya tujuan utama program MBG: menciptakan generasi sehat dan bebas stunting melalui akses makanan bergizi yang merata dan aman.(WartainBanten)

HUT Desa Sukasari yang Ke 43 dengan Tema Bersatu Untuk Desa Sukasari Bahagia

0

HUT Desa Sukasari yang Ke 43 dengan Tema Bersatu Untuk Desa Sukasari Bahagia

SERANG, — WARTA IN || Menjelang HUT Ke 43 Desa Sukasari Kec.Tunjung Teja kabupaten Serang Melaksanakan kegiatan HUT Desa Sukasari selama 3 (tiga) hari berturut turut pada Selasa 14 Oktober 2025.

Rangkaian acara yang akan dilaksanakan sampai nanti akhir puncak acara tepat nya pada hari Rabu tanggal 15 Oktober 2025 besok.kegiatan tersebut dilaksanakan di depan kantor desa Sukasari, yang di hadiri oleh semua elemen lapisan masyarakat Sukasari dan sekitarnya.

Turut hadir juga dari dinas kesehatan ( Dinkes) kabupaten serang melalui puskesmas Tunjung Teja sebagi pelaksana tenaga medis untuk acara khitanan.

 

Adapun kegiatan nya ia itu

1-kegiatan sunatan masal untuk warga desa Sukasari

2-kegiatan perlombaan mewarnai gambar dari peserta siswa siswi himpaudi sedesa Sukasari

3-perlombaan MTQ ( musabaqoh Tilawatil Qur’an) untuk tingkat RT dan RW husus anak anak sedesa Sukasari.

4- Lomba tumpeng tingkat RT dan RW

5- arak arakan sedesa Sukasari

6- tablig Akbar yang akan dilaksanakan pada malam kamis nanti sebagi penutup.

Nano Bayu Laksono s.sos.kepala desa Sukasari mengatakan kepada awak media,kami pemerintah desa Sukasari melaksanakan peringatan hari jadi desa Sukasari yang ke 43 ini bertema Bersatu untuk Desa Sukasari menuju bahagia.acara ini sudah kami laksanakan 3 kali dalam pemerintahan saya selaku kepala desa sukasari.semoga desa Sukasari ini bisa bahagia, bahagia kepala desa nya bahagia unsur pemerintahan desa nya dan bahagia juga masyarakat nya.ungkapnya.

Lain hal nya dengan ibu Karsinah 60 tahun selaku warga Sukasari mengatakan,kami sangat terbantu dengan adanya hari jadi HUT 43 Desa Sukasari ini anak saya bisa di sunat geratis dengan adanya sunatan masal ini. Ungkapnya

Lanjut ibu Karsinah,”dengan adanya sunatan masal ini kami terasa terbantukan oleh kegiatan ini” saya sangat berterimakasih kepada kepala desa Sukasari ia itu bapak nano Bayu Laksono selaku kepala desa dan ketua APDESI kecamatan Tunjung Teja.semoga beliau selalu di berikan kesehatan dan panjang umur murah rejekinya amin.tutupnya

( Ressy)

Polsek Ngimbang Bersama Forkomimcam Monitoring Penyaluran MPG dari  SPPG Dapur Jedung 63 Ngimbang

0

kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H,Bersama Forkomimcam Monitoring Penyaluran MPG dari  SPPG Dapur Jedung 63 Ngimbang ke beberapa lembaga Pendidikan Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Dalam rangka Antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat Polsek Ngimbang bersama Forkopimcam monitoring penyaluran program makanan Berdizi (MPG) ke Dapur 63 Jedung Ngimbang ke Lembaga pendidikan
Senin, 13 Oktober 2025

Penyaluran SPPG Sendangrejo Ngimbang Lamongan
Yayasan At Taqwa Punten
KA SPPG: Indana Rahma Putri Effendi. S. AB

Dengan sasaran Desa TLEMANG
– KB Cahaya Hati 10
– TK BUDI LUHUR 10
– TK PGRI 2 20
– SDN 1 G 61
– SDN 2 G 25

Untuk Desa LAMONGREJO
– PAUD SETYA BUDI 9
– PAUD AL MUSTOFA 11
– PAUD AL HIDAYAH 20
– TK Thoriqussalam 12
– TK SETYA BUDI 23
– TK TUNAS RIMBA 59
– TK AL HIDAYAH 59
– MI ISLAMIYAH 34
– SDN 4 220
– SDN 3 66
– SDN 1 38
– MTS AL IKLAS 19
– SMPN 2 413
– SMK NU 228,total 19 sekolahan dan total penerima 1337 anak

Hadir dalam acara penyaluran MPG Camat Ngimbang yang diwakili Sekcam YOYOK, Kapolsek Ngimbang IPTU I WAYAN SUMANTRA, S.H, Danramil Ngimbang KAPTEN INF. MUSTOHA, MOHAMMAD ERRA SYAGRESHA S.Fil Kepala SPPG, Eko Rahmat Yayasan Al- Falah Ngrayun,
Widii W Riyanto kesehatan RSUD Ngimbang, Sudaryatmo kesehatan RSUD Ngimbang, ELSA FAJAR OKTAFIANA Akuntan, ROHLAH SA’DAH A.Md Gz Ahli Gizi, ANASTASYAH AYU S.M Aslap

Juga di hadiri Anggota Koramil Ngimbang,
Anggota Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, menjelaskan bahwa pada tanggal 13 Oktober 2025 Pukul 08.00 WIB. Forkopimcam Ngimbang Monitoring ke lembaga pendidikan penerima MBG ( Makan Bergizi Gratis ) di Wilayah Kecamatan Ngimbang

Dengan tujuan untuk memonitoring dan antisipasi makanan dan minuman basi dan keracunan serta memastikan makanan dan minuman terdistribusi dengan baik berupa menu,Nasi putih, Ayam Goreng, Tahu bumbu kuning,Capcay, Buah Jeruk, Susu. Terangnya

Kami berharap dengan monitoring dan pengawasan yang ketat tidak akan terjadinya keracunan makanan kepada penerima MPG dan tidak ada kendala/ permasalahan makanan yang didistribusikan, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Giat Patroli Obyek Vital Cegah Kriminalitas Dan Tangkal 4C Di Wilayah Ngimbang

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Giat Patroli Obyek Vital Cegah Kriminalitas Dan Tangkal 4C Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Polsek Ngimbang Polres Lamongan Polda Jatim hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas Objek Vital (Obvit) guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang.Senin (13/10/2025)

Dalam Patroli Obyek vital ini di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang
Aiptu Djudi dan Brigadir Bayu dengan sasaran Patroli di jalan Raya Babat – Jombang,SPBU Ngimbang dan jalan poros Ngimbang Kecamatan Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli Obyek Vital ini di laksanakan oleh Petugas jaga Polsek Ngimbang untuk melaksanakan kegiatan patroli guna cegah dan antisipasi harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patroli Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya (Roy)

DPC PWRI Lampung Barat Resmi Di Lantik

0

warta.in,,Lampung barat.senin 13 oktober 2025,Dpc PWRI resmi dilantik di gedung Pancasila pemnda Lampung barat.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua OKK DPP PWRI, Tommy Saputra. mewakili Ketua Umum PWRI

Dalam sambutannya, Tommy mengingatkan para pengurus yang baru dilantik agar tidak berhenti setelah seremoni pelantikan, melainkan terus bergerak aktif memajukan organisasi dan daerah.

Tommy juga menegaskan bahwa PWRI merupakan organisasi yang menjunjung nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai NKRI yang beragam suku dan agama.

Ia berpesan agar pengurus PWRI Lampung Barat segera bersilaturahmi dengan Bupati sebagai bentuk sinergi positif dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua DPC PWRI Lampung Barat yang baru dilantik, Pachri, M.S., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus PWRI se-Lampung yang hadir memberikan dukungan.

ia berkomitmen membawa PWRI Lampung Barat menjadi organisasi pers yang profesional, beretika, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Acara pelantikan juga dihadiri oleh Asisten I Pemkab Lampung Barat, Munandar, yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat.

Dalam sambutannya, Munandar mengapresiasi keberadaan PWRI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi publik yang edukatif dan konstruktif.

Sementara itu, Ketua DPD PWRI Provinsi Lampung, Darmawan, dalam arahannya mengajak seluruh anggota untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi agar tidak tertinggal dalam dunia jurnalistik yang semakin dinamis.

Ucapan selamat juga datang dari Ketua DPC PWRI Kabupaten Tanggamus, Warmansyah, yang berharap agar PWRI Lampung Barat dapat menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah dan masyarakat.

“PWRI Lampung Barat harus berani bersuara dan mengontrol pembangunan serta kegiatan sosial secara objektif demi kemajuan daerah,” ucapnya.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru, PWRI Lampung Barat diharapkan mampu menjadi organisasi pers yang profesional, beretika, dan berperan aktif dalam mewujudkan kemajuan Lampung Barat melalui karya jurnalistik yang berkualitas.

(As)

Wagub NTB Tekankan Perkuatan Data Kunci Perencanaan Pembangunan Akurat

0

 

Wagub NTB Tekankan Perkuatan Data Kunci Perencanaan Pembangunan Akurat

Warta.in
Mataram, NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Kominfotik NTB terus memperkuat tata kelola data sebagai fondasi perencanaan pembangunan yang akurat dan terukur.

Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, saat membuka Lokakarya Diseminasi dan Pemetaan Kebutuhan untuk meningkatkan kualitas penyajian data pada Portal NTB Satu Data, yang berlangsung di Mataram (13/10/2025).

Dalam arahannya, Umi Dinda sapaan akrab Wagub NTB, menekankan pentingnya kesepahaman dan keseragaman data antarperangkat daerah.

“Banyak program pemerintah, baik pusat maupun daerah, bergantung pada keakuratan data. Kita tidak bisa bekerja hanya berdasarkan perkiraan. Kita butuh data yang pasti dan dapat dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut diingatkannya, capaian NTB yang telah masuk 10 besar nasional dalam pengelolaan data harus dijadikan motivasi untuk terus berbenah.

“Masuk dalam 10 besar pengelolaan data yang ini merupakan hal baik. Tentunya ini menjadi tantangan kedepan, untuk kita harus semakin memperkuat kolaborasi dan kemampuan aparatur dalam memahami dan mengelola data,” ujarnya.

Wagub NTB menekankan data bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari capaian dan arah pembangunan daerah. Dirinya mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meningkatkan kemampuan dalam memahami data yang dikelola.

“Pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan publik, dan capaian pembangunan lainnya hanya bisa terukur jika kita bekerja dengan data yang sama dan valid. Jangan terlena dengan angka-angka yang terlihat baik, tapi pastikan datanya benar dan bisa dipertanggungjawabkan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB Yusron Hadi, S.T., M.UM menyampaikan kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memasuki tahapan pembangunan tahun 2026.

“Database pembangunan harus menjadi rujukan utama dalam perencanaan. Kami berperan sebagai wali data, sementara Bappeda menjadi sekretariat/koordinator forum dan BPS pembina data. Kolaborasi ini menjadi kunci agar data yang kita hasilkan benar-benar berkualitas,” tuturnya.

Kadis Yusron mengaitkan program gubernur tentang meritokrasi dengan mendefinisikan meritokrasi, bekerja berbasis data.

“Bekerja berdasarkan data yang benar adalah bentuk meritokrasi. Dengan data yang kuat, kita bisa menjawab tantangan pembangunan secara objektif dan terukur,” katanya.

Dari pihak mitra, Lead Program SKALA NTB Lalu Anja Kusuma, menjelaskan data akurat menjadi penentu arah pembangunan yang tepat sasaran. Dirinya menyebut Provinsi NTB masuk 10 besar untuk pengelolaan satu data pada tingkat nasional.

“Ini menunjukkan NTB berada pada jalur yang benar, dalam pengelolaan data. Langkah selanjutnya adalah memastikan pemanfaatan data berjalan optimal,” ujarnya.

Ditambahkannya, pada September kemarin, Dinas Kominfotik NTB bersama Bappenda dan BPS, dengan dukungan SKALA, telah meluncurkan buku metadata yang berfungsi
menjelaskan setiap elemen data, agar mudah dipahami dan digunakan.

Kegiatan lokakarya dihadiri diantaranya Kepala BPS NTB, dan berbagai pimpinan OPD lingkup Provinsi NTB, termasuk Kepala Dinas Pariwisata NTB, Plh. Kadis Perkim NTB, Perwakilan Bappeda NTB dan lainnya.

Dengan semangat kolaborasi yang semakin kuat, NTB bertekad melangkah menuju pemerintahan berbasis data (data-driven governance) yang transparan, akuntabel, terpenting berdampak nyata bagi masyarakat. (sr,/dkintb,)

Dirresnarkoba Polda NTB Bersinergi, dengan Lapas se-Pulau Lombok Lewat Silaturahmi

0

 

Dirresnarkoba Polda NTB
Bersinergi, dengan Lapas se-Pulau Lombok Lewat Silaturahmi

Warta.in
Lombok Barat, NTB – Upaya pemberantasan peredaran narkotika di Nusa Tenggara Barat terus digencarkan. Salah satunya ditunjukkan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB dengan melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi bersama jajaran lembaga pemasyarakatan, yang digelar di Lapas Kelas II A Lombok Barat, Senin (13/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj, SIK., didampingi para Kasubdit, serta dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTB Anak Agung Gde Krisna, dan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Pulau Lombok.

Fokus pada Jaringan Narkoba di Lapas
Silaturahmi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, sekaligus membangun sinergi antara jajaran kepolisian dan lembaga pemasyarakatan. Salah satu isu yang menjadi perhatian utama adalah maraknya jaringan narkoba yang beroperasi dari dalam Lapas dan Rutan.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Roman menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh upaya pencegahan maupun penindakan, termasuk melalui pelatihan, peningkatan kapasitas deteksi narkoba, hingga penegakan hukum tegas terhadap siapa pun yang terlibat, baik dari internal maupun eksternal lembaga pemasyarakatan.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menambahkan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar ajang tatap muka, melainkan sebuah upaya memperkuat kerja sama jangka panjang.
“Dengan silaturahmi yang terbangun, tentu terjalin komunikasi dan koordinasi yang solid untuk bersinergi dalam penanganan narkoba, khususnya di dalam Lapas,” ujarnya.

Apresiasi dari Pemasyarakatan
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTB, Anak Agung Gde Krisna, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai, kolaborasi yang erat antara kepolisian dan lembaga pemasyarakatan akan semakin memperkuat langkah dalam menekan peredaran narkoba di balik jeruji.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal sinergi yang lebih kokoh antara Polda NTB dan jajaran Pemasyarakatan dalam menciptakan NTB yang bersih dari narkoba. (sr/,hpntb)

 

Putusan Pengadilan Negeri Bengkalis No.11 Pdt.G/2025/PN. Bks. Dibatalkan Pengadilan Negeri Riau.

0
Oplus_131072

Kepulauan Meranti Riau. dengan undang-udang No.49. Tahun 2009 serta Peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan : MENGADILI

– Menerima permohonan banding dari pembanding (13/10/2025).

semula penggugat Yaitu Swandi Melalui Kuasa Hukumnya Djalius. SH

Konvensi/Tergugat Yaitu Pemkab Kep. Meranti Rekonvensi tersebut :

– Membatalkan putusan pengadilan Negeri Bengkalis No : 11/Pdt.G/2025/PN Bks. 31 Juli 2025 yang dimohonkan banding.

MENGADILI SENDIRI :

– Menyatakan gugatan Pembanding semula Penggugat

Konvensi/Tergugat Rekonvensi tidak dapat diterima ( niet ontvankelijke verklaard );

DALAM REKONVENSI:

-Menyatakan gugat Rekonvensi Para Terbanding semula para Tergugat Konvensi/para Penggugat Rekonvensi tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklard)

DALAM KONVENSI DAN REKONVENSI:

– Menghukum Pembanding

–  Penggugat Konvensi/Tergugat

Rekonvensi untuk membayar biaya  Perkara dalam kedua tingkat

Peradilan yang dalam tingkat banding ditetapkan sejumlah

Rp150.000,00 (seratus lima Puluh ribu rupiah); Demikian diputus dalam  Rapat musyawarah Majelis

Hakim Pengadilan Tinggi Riau,Selasa, 23 September 2025 yang  terdiri :

1 : Sri Endang Amperawati Ningsih, S.H., M.H.,sebagai Hakim Ketua,

2 : Yuzaida S.H., M.H., dan

3 : Dr. H. Prayitno lman Santosa,S.H.,

M. H., masing-masing sebagai Hakim  Anggota. Putusan ini diucapkan dalam Persidangan yang terbuka untuk umum pada hari:Kamis, 02 OKtober

2025 oleh  Majelis Hakim  tersebut, dengan dihadiri oleh  Rosdiana

Sitorus, S.H., Panitera Pengganti, tanpa dihadiri oleh kedua belah pihak yang

berperkara maupun kuasa Hukumnya Dan  putusan tersebut telah dikirim secara Online.

Hasil Putusan Pengadilan Tinggi Riau Kamis, 02 Oktober 2025.

 Dalam Perkara Perdata Sengketa Lahan tanah Tersebut Yang berlokasi Di Kel. Selat Panjang Selatan Kec. Tebing Tinggi, Kabupaten Kep. Meranti DimenangkanOleh Swandi Sebagai Penggugat.

Pemprov Banten Aksi Cepat Tangani Radiasi Cs-137 Bersama Pemerintah Pusat

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 13 Oktober 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan radiasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) yang terdeteksi di kawasan Modern Cikande, Kabupaten Serang. Penanganan dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi lintas instansi serta rencana relokasi sementara warga terdampak.

Hal ini disampaikan Andra Soni seusai mengikuti Apel Satuan Tugas Penanganan Bahaya Radiasi Radionuklida Cs-137 dan Kesehatan Masyarakat Berisiko Terdampak, yang digelar di Polsek Cikande pada Senin (13/10). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan dihadiri Kapolda Banten Irjen Hengki

Selain itu, semua kepala desa dan lurah Kecamatan Cikande menerima penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tentang pencemaran lingkungan.

Menurut Andra Soni, rapat koordinasi terkait penanganan radiasi telah dilakukan berkali-kali oleh Pemerintah Provinsi Banten.  Hasilnya, sampai saat ini, area mana yang termasuk dalam zona merah atau kuning telah diidentifikasi secara teknis.

“Kita akan melakukan relokasi sementara masyarakat sekitar yang terdampak sampai proses dekontaminasinya selesai. Polda sudah menyiapkan, Pemkab Serang juga sudah, termasuk Pemprov. Tinggal nanti lokasi mana yang lebih efektif supaya masyarakat yang direlokasi sementara itu bisa menjalankan aktivitasnya seperti sedia kala, seperti sekolah dan lainnya,” jelasnya.

Andra Soni juga telah menginstruksikan Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Dinkes Kabupaten Serang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada penduduk di daerah tersebut untuk memastikan PHBS masyarakat tetap ada.

“Kita juga sudah melakukan pengaturan satu pintu masuk ke dalam kawasan agar semuanya terkendali dengan baik. Setiap kendaraan yang keluar akan diperiksa secara intensif agar benar-benar steril dan bersih,” ujarnya.

Kemudian, Tim Satgas memeriksa kendaraan angkutan barang yang keluar dari perusahaan, kata Andra Soni.

Seluruh langkah penanganan telah direncanakan dengan baik, kata Andra Soni.  Para ahli menangani masalah industri.  mulai dari pengendalian sumber radiasi hingga penghapusan radiasi.

Menurut Andra Soni, Indonesia memiliki kemampuan untuk mengatasi berbagai masalah dengan bekerja sama dengan semua pihak.  Baik pemerintah pusat, daerah, spesialis, dukungan peralatan dan teknologi, dan sumber daya manusia yang menangani masalah radiasi.

“Target kita mudah-mudahan tidak lebih dari dua bulan bisa diselesaikan sampai benar-benar steril seperti semula,” tambahnya.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meminta para lurah dan kepala desa untuk proaktif memastikan kesehatan warganya.  Dia meminta pemeriksaan segera dilakukan jika gejalanya ditemukan di masyarakat.

“Selain itu yang terpenting juga memastikan warganya tidak masuk pada zona radiasi yang sudah ditetapkan, karena itu sangat berbahaya,” paparnya.

Hanif juga mengatakan bahwa apel kesiapsiagaan harus menjadi inspirasi untuk meningkatkan pengawasan daripada sekadar acara.  Indonesia harus dapat menunjukkan kepada dunia bahwa ia telah hadir dan bergerak cepat serta siap menghadapi ancaman radiasi dengan segala daya dan upaya. Ini adalah tanggung jawab negara yang besar.

“Peristiwa ini merupakan alarm keras bagi kita semua untuk menuntut respons yang terpadu, terukur, dan terkoordinasi dari seluruh elemen,” tegasnya.

Pemerintah daerah terus melakukan upaya mitigasi, termasuk pemetaan wilayah terdampak, pemantauan kesehatan warga, dan pembersihan lingkungan secara bertahap.(WartainBanten)

Wali Kota Bekasi Ajak ASN Terapkan Efisiensi Anggaran dan Gaya Kerja Ramah Lingkungan

0

Warta.in Jabar ◊ Senin, 13 Oktober 2025.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan pentingnya efisiensi anggaran dan penerapan budaya kerja yang ramah lingkungan dalam amanat apel pagi ASN Pemerintah Kota Bekasi, Senin (13/10).

Dalam arahannya, Wali Kota mengimbau seluruh perangkat daerah untuk mulai menerapkan langkah-langkah penghematan, baik dalam penggunaan fasilitas kantor maupun dalam kegiatan rapat. Salah satu kebijakan yang ditegaskan adalah penghentian penggunaan minuman dalam kemasan plastik di setiap rapat.

Tri meminta Kepala Bagian Umum agar menyiapkan dispenser air di seluruh ruang rapat, serta mewajibkan setiap peserta rapat membawa tumbler pribadi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bekasi dalam mengurangi sampah plastik sekaligus menumbuhkan kesadaran ASN terhadap gaya hidup berkelanjutan.

“Mulai dari hal kecil. ASN Kota Bekasi harus menjadi teladan dalam efisiensi dan kepedulian terhadap lingkungan. Kalau bukan kita yang memulai, siapa lagi,” ujar Tri Adhianto.

Selain itu, Wali Kota juga memberikan arahan kepada Sekretaris Daerah untuk melakukan uji coba pembatasan penggunaan listrik di lingkungan perkantoran Pemerintah Kota Bekasi. Penggunaan listrik akan dimaksimalkan hingga pukul 17.00 setiap harinya. Bila terdapat kegiatan lembur atau keperluan di luar jam kerja, harus dilaporkan dan memperoleh izin terlebih dahulu.

Tri menekankan, efisiensi energi listrik dapat memberikan dampak signifikan terhadap penghematan anggaran daerah. Dana yang semula digunakan untuk membayar listrik berlebih, dapat dialihkan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran daerah digunakan dengan bijak dan tepat sasaran. Efisiensi bukan hanya soal menghemat, tapi juga soal tanggung jawab,” tegasnya.

Melalui kebijakan ini, Tri Adhianto mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi untuk bersama-sama membangun budaya kerja hemat, tertib, dan peduli lingkungan.

“Mari kita wujudkan kantor pemerintah yang efisien, disiplin, dan berintegritas. Perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang kita lakukan bersama,” tutupnya.

(Jefry. SMK)