31.3 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026
Beranda blog Halaman 450

Trans Banten Koridor 3 Resmi Beroperasi, Gratiskan Tarif hingga Akhir Tahun

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 05 Oktober 2025  — Pemerintah Provinsi Banten resmi meluncurkan Koridor 3 Trans Banten dengan rute Terminal Pakupatan – Kampus Untirta Sindangsari, Sabtu (4/10/2025). Peresmian ini dilakukan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni didampingi Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

Peluncuran koridor baru ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Banten untuk meningkatkan layanan transportasi publik yang aman, terjangkau, dan ramah lingkungan.

“Kita baru saja meluncurkan Koridor 3 Trans Banten dengan rute Pakupatan–Kampus Untirta Sindangsari. Semoga bisa bermanfaat, khususnya untuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat,” ungkap Andra Soni.

Lewati Fasilitas Umum dan Kampus Besar

Gubernur menjelaskan, rute Koridor 3 Trans Banten melintasi sejumlah fasilitas publik penting seperti Polda Banten, BNN Provinsi Banten, KPU Provinsi Banten, Labkesda Banten, hingga RSUD Banten.

“Banyak sekali area publik yang dilalui. Semoga terus tumbuh dan berkembang. Jam operasional bus mulai pukul 06.00–18.00 WIB,” jelasnya.

Tak hanya itu, rute ini juga melewati beberapa perguruan tinggi di Kota Serang, antara lain UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Universitas Bina Bangsa (UNIBA), Universitas Banten Jaya (UNBAJA), serta Poltekkes Kemenkes Banten.

Andra Soni menambahkan, layanan Trans Banten digratiskan hingga akhir tahun. Meski penumpang tetap wajib melakukan tap kartu khusus.

“Selama tiga bulan ini pembiasaan menggunakan tap. Ke depan, transaksi cashless diharapkan bisa bekerja sama dengan Bank Banten,” katanya.

Gratis Hingga Akhir Tahun

Wakil Gubernur A Dimyati Natakusumah menyebut layanan Trans Banten menjadi hadiah ulang tahun Provinsi Banten ke-25. Trans Banten menjadi sarana transportasi massal yang melayani rute fasilitas publik di Provinsi banten.

“Ini ulang tahun Provinsi Banten, jadi kita gratiskan hingga akhir tahun,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo menuturkan, saat ini dua bus disiapkan untuk Koridor 3 dengan kapasitas masing-masing 37 kursi penumpang.

“Operasional pukul 06.00–18.00 WIB, pemberangkatan setiap satu jam dari Terminal Pakupatan dan kampus Untirta Sindangsari,” katanya.

Untuk pengoperasian Trans Banten, kata Tri, pihaknya akan bekerja sama dengan Perum Damri. Trans Banten akan berhenti di halte dan kantor pelayanan publik yang dilewati.

“Nanti kita juga akan memasang rambu bus stop di sejumlah lokasi. Kita menggunakan fasilitas Damri, jadi kita kontrak dengan Damri,” pungkasnya.

Dengan pengoperasian koridor baru ini, Pemerintah Provinsi Banten berharap kehadiran Trans Banten semakin meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan transportasi umum, sekaligus mengurangi kemacetan dan polusi di wilayah perkotaan.(WartainBanten)

PT KSM Menyanggah dan Berdalih, Masyarakat Minta Transparansi dan Akuntabilitas

0

Warta.in-Kabupaten Mukomuko.

PT Karya Sawitindo Mas (KSM) menyangkal dan berdalih terkait pemberitaan tentang kewajiban perusahaan terhadap desa-desa yang terdampak. Melalui KTU PT KSM, perusahaan menyampaikan kepada awak media, bahwa permasalahan fee cangkang adalah urusan antara pengurus dan pihak pembeli.

Namun, salah seorang warga masyarakat, Tokoh masyarakat XIV Koto, M. Tahudin, merespons bahwa pernyataan PT KSM tersebut tidak logis dan seolah-olah perusahaan akan lepas dari tanggung jawab.

“Sangat tidak logis dan seolah diduga akan lepas dari tanggung jawab atau cuci tangan, untuk kebenarannya sepihak, sedangkan muara akar permasalahannya di perusahaan PKS tersebut,” ungkapnya.

Masyarakat mengajak PT KSM untuk duduk bersama dan mengungkap semua akar permasalahan. “Maka dari itu bapak permasalahan ini harus segera dipecahkan bersama, biar transparansi ada titik temu tidak menjadi gaduh dan konflik dipemberitaan disampaikan ke ingin warga masyarakat terdampak,” tegasnya.

Masyarakat juga mempertanyakan tentang kejelasan fee atau kesepakatan cangkang dan CSR lainnya. “Masalah fee atau kesepakatan cangkang itu saja sudah tidak jelas, gimana dengan syarat berdirinya PKS CSR nya. CSR yang didominasi hanya hari besar idul Fitri dan aidul adha itupun tidak menyeluruh kedesa – desa terdampak, CSR lain – lainnya di kemana?” ungkapnya geram.

Masyarakat mengharapkan agar PT KSM dapat transparan dan akuntabel dalam mengelola kewajiban perusahaan terhadap desa-desa yang terdampak. “Dengan timbulnya gejolak dan ketidak jelasan ini PT KSM tidak bisa lepas tangan seperti ini.

“muaranya kan di PT KSM yaa kan bapak KTU”

maka perlu untuk menyelesaikannya duduk bersama, biar transparansi dan akuntabilitas,” tutupnya.

Sampai saat ini, belum ada jawaban dari pemerintah daerah maupun unsur-unsur terkait terkait kewajiban PT KSM terhadap desa-desa yang terdampak. Masyarakat berharap agar pemerintah daerah dapat segera turun tangan dan menyelesaikan permasalahan ini.(HD)

Polsek Ngimbang Demi Sukseskan Program Pangan P2B Tinjau Perkembangan Jagung di Desa Sendangrejo

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Demi Sukseskan Program Pangan P2B Tinjau Perkembangan Jagung di Desa Sendangrejo

LAMONGAN//Warta.in – Anggota Jaga Polsek Ngimbang bersama masyarakat melaksanakan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung dari program Asta Cita pemanpaatan Pekarangan tanaman pangan bergizi (P2B)dengan proses perkembangan tanaman jagung di Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang, Sabtu (04/10/2025) pukul 10.00

Kegiatan yang di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang untuk memonitor dan meninjau perkembangan tanaman jagung masyarakat yang bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan pemanpaatan Pekarangan pangan bergizi (P2B) dengan penanaman Jagung di Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang

Dalam upaya menjaga ketersediaan pangan lokal, langkah ini di harapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, “Dengan kehadiran Polri sebagai motivator dalam upaya meningkatkan produksi pangan serta kebutuhan lokal dan dapat mendukung program ketahanan pangan Asta Cita Presiden dan ikut serta membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat.Ujarnya,

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi Polsek Ngimbang untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera.

“Respon positif dari masyarakat menjadi dorongan bagi Polsek Ngimbang, untuk terus aktif dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi kemajuan wilayahnya

Dengan Adanya Program ini bisa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka secara optimal dan mampu meningkatkan tarap hidup masyarakat melalui ketersediaam pangan bergizi serta mendukung program Nasional dalam bidang pertanian demi meningkatkan ketahanan pangan secara Nasional, pungkasnya (roy)

Kapolsek Ngimbang Gelar Patroli Mobiling Kewilayahan Guna Cegah 4C di Malam Hari

0

Kapolsek Ngimbang Iptu IEayan Sumantra, S.H, Gelar Patroli Mobiling Kewilayahan Guna Cegah 4C di Daerah rawan kejahatan di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi di daerah Obyek vital dan daerah rawan kejahatan Kapolsek Ngimbang bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light ( Mobiling) pada,Sabtu (04/10/2025)

Patroli blue light dengan Mobiling ini dilaksanakan mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra,S.H, bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang Brigadir Bayu dan Briptu Deny dengan sasaran di lokasi SPBU Ngimbang dan Gudang Tembakau Desa Lamongrejo Ngimbang serta daerah rawan kejahatan yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light dengan Mobiling ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Gubernur Ahmad Luthfi: PWI Adalah Kapal Besar Pengawal Bangsa

0

warta.in Bekasi ◊ Sabtu, 04 Oktober 2025

Surakarta – ‘Sakinah, Mawaddah, Warahmah’ Persatuan Wartawan Indonesia, menjadi tema dalam Malam Silaturasa yang digelar di Taman Balekambang, Surakarta, Sabtu (4/10/25).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir bersama Sekretaris Jenderal (Sekjend) PWI Zulmansyah Sekedang dan juga seluruh pengurus PWI Pusat diterima oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi bersama Wali Kota Surakarta Respati Ardi serta Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani

Membuka Malam Silaturasa tersebut, Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengucapkan terimakasih karena telah melakukan pengukuhan di Surakarta. “Terima kasih sudah mengajak seluruh rekan-rekan untuk beracara di Kota Surakarta. Tentunya, Kota Surakarta hari ini tidak memiliki alam, tidak memiliki gunung, laut, tapi kita memiliki budaya yang bisa dinikmati oleh seluruh tamu-tamu yang hadir,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus PWI periode 2025-2030 dan berharap PWI selalu menjadi mitra strategis.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum (Ketum) PWI Pusat, Akhmad Munir juga menyampaikan rasa hormat atas sambutan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Surakarta dengan digelarnya Malam Silaturasa tersebut.

“Puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa ta’ala, kami mendapat kehormatan yang besar dari pemerintah Kota Surakarta, Bapak Rispati Adi, yang memfasilitasi kami untuk bisa bersilaturahim dalam suasana yang berbahagia dan nyaman ini,” ucap Munir.

Direktur Utama LKBN Antara ini berharap, kolaborasi PWI dengan Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah maupun di Pemerintahan Kota Surakarta selalu berjalan dengan baik.

Menutup sambutan, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi menyebut bahwa kegiatan yang dilakukan PWI di Jawa Tengah merupakan kebanggan tersediri. “Hari ini merupakan satu kebanggan Provinsi Jawa Tengah berikut masyarakat Jawa Tengah, bangga atas kedatangan para pendekar-pendekar bangsa, PWI dari seluruh Indonesia,” ujar Ahmad Luthfi saat memberi sambutan.

Ia juga menyampaikan selamat atas pengukuhan pengurus PWI periode 2025-2030. “Selamat menjalankan amanah,” ucapnya.

Luthfi mengibaratkan organisasi PWI seperti kapal yang sedang berlabuh dan akan mengarungi lautan secara bersama-sama. Kemudian saat ditengah laut diterpa banyak gelombang.

“Kalau teorinya orang pelaut itu, orang pelaut itu menjadi kuat dan terpercaya kalau bisa mengatasi gelombang-gelombang di tengah lautan. Ini adalah tantangan bagi pengurus baru yang akan datang. Semoga kebersamaan ini selalu, semacam ini seterusnya,” pungkasnya.

(Alpin A.S)

Diduga Kontraktor Gunakan Material Tidak Sesuai Spesifikasi

0

Warta.in-Kab.Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Proyek pekerjaan konstruksi ruas jalan Mukomuko Pondok Batu sampai Simpang Yamaja (Pondok Kopi) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu dengan nilai kontrak Rp 14.436.219.900 miliar diduga dikerjakan asal jadi. CV. Catur Pilar Cakrawala selaku kontraktor pelaksana proyek tersebut diduga menggunakan material sirtu galian C berupa tanah dan pasir untuk menimbun badan jalan.

Edi Pemuda, seorang pengendara sepeda motor yang ditemui media ini usai melewati ruas jalan tersebut, mengaku terpaksa harus berhati-hati karena kondisi badan jalan yang lembur dan lunak karena banyaknya tanah dan pasir dari pada sirtu. “Saya terpaksa harus berhati-hati saat lewat jalan yang baru dikerjakan itu karena jalannya banyak tanah dan pasir sangat tebal,” ungkapnya.

Awak media turun lapangan dan melintas di pekerjaan tersebut, berlokasi di Pondok Batu sampai Simpang Yamaja Pondok Kopi Kecamatan Mukomuko Kota Pada Sabtu (4/10/2025), melihat ada beberapa kejanggalan terkait urugkan/timbunan tanah, yang seharusnya sirtu namun ada dugaan di manipulasi dengan tanah biasa yang bercampur pasir. Menurut warga setempat, jika kualitas material seperti sirtu diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dalam RAB, maka pada waktu pemadatan tidak bisa maksimal, dan hasilnya jalan nantinya akan di Rigid tersebut cepat rusak/bergelombang, bahkan bisa retak dan patah jika ini terus dilanjutkan.

Dengan kejadian ini, perlu adanya perhatian khusus dari pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas PUPR Bina Marga Provinsi Bengkulu serta anggota DPR Provinsi Bengkulu dalam hal ini komisi yang membidangi pembangunan bisa segera mungkin melakukan sidak, karena pekerjaan tersebut menyerap anggaran yang tidak sedikit dari hasil pajak yang dibayarkan masyarakat pada negara.

IJD provinsi merujuk pada Instruksi Presiden Jalan Daerah yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU) untuk meningkatkan kemantapan jalan daerah di seluruh Indonesia, termasuk di provinsi-provinsi. Program ini bertujuan memperbaiki infrastruktur jalan di daerah-daerah yang belum terhubung dengan baik, meningkatkan aksesibilitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.

Beberapa manfaat IJD antara lain:
– Meningkatkan Konektivitas: IJD membantu menghubungkan sentra-sentra produksi pertanian dengan pasar, sehingga meningkatkan kesejahteraan rakyat.
– Mendukung Pertumbuhan Ekonomi: Dengan memperbaiki infrastruktur jalan, IJD dapat meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
– Meningkatkan Kualitas Jalan: IJD bertujuan meningkatkan kemantapan jalan daerah, sehingga mengurangi waktu tempuh perjalanan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

PT Sukses Jaya Wood (SJW) Diduga Serobot Lahan Masyarakat Kecamatan Silaut

0

Warta.in-Kecamatan Silaut

PT Sukses Jaya Wood (SJW) diduga telah menyeroobot lahan perkebunan sawit masyarakat Kecamatan Silaut dengan menggunakan HGU 08 PT SJW yang dinilai cacat hukum. Konflik agraria ini telah berlangsung lama dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Masyarakat menuntut pengukuran ulang lahan ulayat yang diduga diserobot oleh PT SJW. Mereka juga menuntut pemeriksaan hukum terhadap pejabat terkait yang menerbitkan SK bermasalah dan pengembalian hak-hak yang telah dirampas oleh PT SJW.

Masyarakat menduga adanya penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan SK terkait lahan tersebut, karena tidak ada surat pernyataan tanah ulayat yang disahkan oleh ninik mamak dan tokoh adat. Mereka juga menduga adanya pemalsuan dokumen dalam penerbitan HGU 08 PT SJW.

Hingga saat ini, pemerintah belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus ini. Warga masyarakat menuntut keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dari pemerintah daerah dan pihak terkait dalam penyelesaian kasus ini.

Masyarakat berharap agar pemerintah daerah dan pihak terkait segera menyelesaikan sengketa agraria ini sebelum menimbulkan kerusuhan dan konflik yang berkepanjangan. “Kami butuh kepastian penyelesaian sengketa agraria ini dari pemerintah daerah dan pihak-pihak yang terkait,” ungkap salah satu warga masyarakat.

Masyarakat juga mempertanyakan peran aparat penegak hukum dalam kasus ini. “Apakah oknum aparat penegak hukum menjadi alat oligarki berpihak atau dibayar oleh perusahaan untuk membela perusahaan yang nakal dan rakus?” ungkap salah satu warga masyarakat.

Masyarakat memohon kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri untuk turun tangan dan menyelesaikan kasus ini. “Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Kapolri, segera turun tangan dan turun ke lapangan. Rakyatmu menunggu keadilan,” ungkap salah satu warga masyarakat. (TiM RED)

HUT ke-25 Provinsi Banten, Penghargaan Diberikan untuk ASN Hingga Pelaku Pembangunan Daerah

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 04 Oktober 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, pada Sabtu (4/10/2025). Dalam momen tersebut, sejumlah penghargaan diserahkan kepada aparatur sipil negara (ASN) dan berbagai pihak yang dinilai berjasa dalam mendukung pembangunan daerah.

Gubernur Banten, Andra Soni, memimpin langsung upacara dan penyerahan penghargaan yang meliputi bidang pelayanan publik, perlindungan perempuan dan anak, pencegahan stunting, serta capaian kinerja pembangunan daerah. Selain itu, diserahkan pula Satya Lencana Karya Satya kepada delapan ASN Pemprov Banten yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun.

“Pemerintah daerah, lembaga, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam pembangunan Banten. Penghargaan ini menjadi dorongan agar kolaborasi semakin kuat, utamanya dalam peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” kata Andra Soni.

Penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kota Serang, yang menerima penghargaan Lomba JDIH Award Kategori Dwi Tunggal peringkat II dan penghargaan penanggulangan TBC terbaik peringkat III. Penghargaan juga diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Serang, yang menerima penghargaan penilaian kinerja delapan inisiatif konvergensi yang berkontribusi pada percepatan penurunan stunting, dan Pemkab Tangerang, yang menerima penghargaan kepala daerah atas pencapaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terbaik di seluruh daerah.

Sementara itu, Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) menerima penghargaan dari Lomba JDIH Award Kategori Tri Buntara untuk kinerja stunting.  Selain itu, pemkot Cilegon, pemerintah daerah Lebak, dan pemerintah daerah Pandeglang menerima penghargaan atas upaya mereka dalam bidang pendidikan, lingkungan, dan perlindungan anak.

Selain memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah, gubernur Banten juga memberikan apresiasi kepada beberapa orang.  Di antaranya, pelaku industri kecil dan menengah (IKM) diberi penghargaan atas ekspor tertinggi produk bubuk coklat dan emping melinjo.  Penghargaan juga diberikan kepada Duta Baca Provinsi Banten dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) berprestasi di tingkat provinsi.

Pemprov Banten bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan santunan jaminan sosial kepada pekerja rentan, seperti nelayan, pengemudi ojek online, dan pekerja transportasi.  Para ahli waris almarhum Aam Roni, juru parkir di Kota Serang, dan almarhum Lamhari, ojek pangkalan di Kabupaten Serang, masing-masing menerima santunan jaminan kematian senilai Rp 42 juta untuk pekerja informal.

Menurut Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten, 265 ribu penerima manfaat klaim jaminan sosial ketenagakerjaan dari Januari hingga September 2025 menerima manfaat total Rp 3,5 triliun.  Selain itu, 5.912 siswa menerima bantuan beasiswa pendidikan senilai Rp 25,5 miliar.

Penyerahan penghargaan ini menjadi salah satu rangkaian dari peringatan HUT ke-25 Provinsi Banten yang mengusung semangat refleksi dan optimisme dalam memperkuat pembangunan di segala bidang. Pemprov Banten berharap, dengan apresiasi ini, semangat kerja, inovasi, dan pengabdian para penerima penghargaan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat.(WartainBanten)

Menkomdigi Saksikan Pengukuhan PWI Persatuan, Tegaskan Dukungan pada Kebebasan Pers

0

Warta.in Jabar ◊ Sabtu, 04 Oktober 2025

Surakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi dikukuhkan hari ini, Sabtu (4/10) di Gedung Monumen Pers Indonesia, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Pengukuhan yang dilakukan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir terhadap sekitar 134 orang pengurus PWI Pusat tersebut disaksikan langsung Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.

Dalam acara tersebut, Akhmad Munir yang juga merupakan Direktur Utama LKBN Antara menegaskan bahwa persatuan adalah kunci kebangkitan organisasi PWI. Ia mengingatkan bagaimana kondisi PWI berada di titik nadir sampai tercapainya persatuan melalui kongres di Cikarang 30 Agustus 2025 lalu.

“Tanpa persatuan, organisasi PWI lumpuh. Dengan persatuan, PWI kini bisa kembali berperan menjaga martabat pers Indonesia,” ujarnya.

Munir juga menekankan bahwa PWI merupakan organisasi yang mengemban misi terwujudnya kehidupan pers yang merdeka, profesional, bermartabat, dan berpegang pada kode etik jurnalistik.

“Keberadaan saudara-saudara sekalian dalam kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia melalui proses yang selektif dan dipercaya mampu mengemban misi tersebut,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Menkomdigi menekankan bahwa pengukuhan ini ibarat cahaya kebenaran.

“Pengukuhan ini menegaskan kembali arti penting pers bagi cahaya kebenaran dan persatuan bangsa,” ungkap Meutya Hafid.

Meutya yang pernah menjadi jurnalis televisi itu menceritakan bagaimana dirinya didatangi para senior wartawan untuk mendukung penyatuan PWI yang sedang terjadi dualisme.

“Waktu itu saya baru dilantik menteri, kedatangan senior-senior pers. Karena saya dulunya wartawan, kalau kedatangan senior agak ndredek-ndredeknya, membicarakan mengenai bagaimana menyatukan PWI,” jelas Meutya.

Dari diskusi tersebut, lanjutnya, pemerintah mengambil sikap untuk menghormati independensi pers Indonesia dengan tidak terlibat dalam proses penyatuan.

“Lalu kemudian pemerintah menjaga betul sejauh mana kita tidak terlibat dalam penyatuan ini. Pemerintah memposisikan diri untuk tidak sedikit pun melakukan intervensi,” tegasnya.

Menurut Meutya, lahirnya PWI Persatuan merupakan langkah penting untuk memperkuat peran pers dalam menjaga keadaban bangsa.

“Pemerintah berdiri bersama pers yang independen, profesional, dan bersatu. Dengan pers yang kuat, demokrasi Indonesia akan semakin kokoh,” ujarnya.

Acara pengukuhan di Monumen Pers Nasional yang sarat nilai sejarah itu dihadiri para Ketua PWI Provinsi se-Indonesia, Karobinopsnal Baharkam Polri Brigjen Pol. Erwin Kurniawan, Wakapolda Jateng Kombes Pol Latif Usman, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, Wakil Walikota Surakarta Astrid Widayani, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Surakarta.

(Jefry. Smk)

Festival Kuliner Meriahkan HUT ke-25 Banten, Gubernur Andra Soni Nikmati Laksa Tangerang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 04 Oktober 2025  — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Banten berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Jajanan Kuliner Khas Banten di Lapangan Pancaniti, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Sabtu (4/10/2025). Acara ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan perayaan yang terbuka untuk masyarakat umum.

Festival kuliner ini menyajikan beragam makanan dan minuman khas dari berbagai daerah di Banten, yang disediakan secara gratis melalui sistem kupon. Suasana semakin semarak dengan alunan musik Gambang Kromong yang dibawakan oleh Grup Oentoeng Cs dari Tangerang Selatan.

Gubernur Banten Andra Soni turut hadir dan menikmati suasana festival bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni. Keduanya tampak antusias mencicipi sejumlah hidangan khas, termasuk laksa Tangerang yang menjadi salah satu kuliner favorit.

“Tadi saya menikmati beberapa, salah satunya laksa Tangerang. Rasanya enak sekali. Mudah-mudahan jajanan khas Banten yang sehat dan enak ini bisa terus dipertahankan,” tambahnya.

Gubernur juga menyempatkan diri berkeliling meninjau stan-stan jajanan didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia bahkan membeli es krim dari pedagang penyandang disabilitas sebagai bentuk dukungan terhadap inklusivitas dalam kegiatan ekonomi.

“Masyarakat mendapatkan kupon untuk bisa menikmati jajanan khas Banten,” ujarnya.

Menurut Andra Soni, festival kuliner adalah cara pemerintah daerah membantu para pedagang.  Dengan demikian, KP3B menjadi pusat pemerintahan dan tempat aktivitas masyarakat.

“Hampir setiap pekan ada kegiatan UMKM di KP3B,” tuturnya.

Menurut Linda Rohyati Fatimah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, festival ini diadakan untuk menunjukkan rasa syukur dan merayakan Hari Ulang Tahun ke-25 Provinsi Banten.  Setiap pedagang UMKM berjualan di KP3B setiap pekan.

“Semua makanan dibagikan secara cuma-cuma dan gratis kepada pengunjung. Ini adalah UKM-UKM yang biasa berjualan di KP3B pada akhir pekan atau hari libur,” ungkapnya.

Selama festival, 27 makanan khas dari seluruh kabupaten kota Provinsi Banten disajikan.  Ada banyak makanan yang berbeda, seperti es jeruk peras, cendol, es kacang hijau Mang Cawa, mie ayam, batagor, pecel lontong, bakso ikan, nasi bakar, bubur sumsum, burdel, laksa, udang vaname dalam gelas nasi, opak, apem putih, leupeut, jojorong, pasung, dan kaniarem.

“Jajanan khas seluruh kabupaten kota hadir di sini sebagai bentuk mengenalkan kearifan lokal kepada masyarakat luas,” pungkas Linda.

Melalui festival ini, Pemerintah Provinsi Banten berharap kuliner lokal semakin dikenal dan dicintai, sekaligus menjadi bagian dari identitas daerah yang terus dilestarikan.(WartainBanten)