28.4 C
Jakarta
Kamis, April 23, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Bupati Jember Apresiasi Layanan RSD dr. Soebandi, Targetkan Naik Status Jadi RS Tipe A

Warta.in, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. (Gus Fawait),menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peningkatan kualitas layanan di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya di hadapan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Jember, direktur rumah sakit daerah, serta insan media pada acara rutin Pro Guse Update pada Kamis, 23 April 2026.

Ia menuturkan, selama kurang lebih 10 tahun bertugas sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dirinya kerap menjalani perawatan di rumah sakit di Surabaya. Namun, pengalaman berbeda dirasakannya baru-baru ini saat menjalani perawatan di RSD dr. Soebandi.

“Saya merasakan langsung bahwa sumber daya manusia dan fasilitas di RSD dr. Soebandi tidak kalah dengan rumah sakit di Surabaya. Ini menunjukkan bahwa rumah sakit ini sudah kembali on the track sebagai fasilitas kesehatan unggulan,” ujarnya.

Gus Bupati menegaskan, RSD dr. Soebandi saat ini telah layak menjadi rumah sakit rujukan, tidak hanya bagi masyarakat Jember, tetapi juga bagi wilayah Tapal Kuda di Jawa Timur. Hal ini sejalan dengan perannya sebagai rumah sakit rujukan bagi tujuh kabupaten/kota.

Selain itu, ia juga menerima laporan terkait perkembangan positif di dua rumah sakit daerah lainnya, yakni Rumah Sakit Balung dan Rumah Sakit Kalisat. Berdasarkan data yang diterimanya, kedua rumah sakit tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dan kini berada dalam kondisi yang lebih sehat.

“Insyaallah, tiga rumah sakit milik Pemkab Jember ini akan kembali menjadi satu grup yang sehat. Dampaknya tidak hanya pada pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gus Bupati mengungkapkan bahwa RSD dr. Soebandi saat ini berstatus sebagai rumah sakit tipe B pendidikan dan ditargetkan dapat naik menjadi rumah sakit tipe A pada tahun 2029. Dari sisi sumber daya manusia, rumah sakit ini dinilai sangat memadai dengan total sekitar 160 dokter, terdiri dari 66 dokter spesialis dan 31 dokter subspesialis.

Prestasi lain yang membanggakan adalah penunjukan RSD dr. Soebandi sebagai salah satu rumah sakit penyelenggara pendidikan berbasis program Hospital Based Education dari Kementerian Kesehatan. Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/1/2026.

Dalam program tersebut, RSD dr. Soebandi menjadi salah satu dari dua rumah sakit di Jawa Timur yang ditunjuk, bersama RSUD Dr. Soetomo. Secara nasional, hanya 13 rumah sakit yang lolos dari total 228 kandidat.

“Ini kebanggaan bagi warga Jember. Tidak semua rumah sakit daerah mendapatkan kepercayaan ini. Artinya, dari sisi SDM dan teknologi pelayanan, kita sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan,” tegasnya.

Dengan adanya program tersebut, masyarakat Jember ke depan akan memiliki lebih banyak pilihan untuk melanjutkan pendidikan dokter spesialis, baik melalui perguruan tinggi seperti Universitas Jember maupun langsung melalui rumah sakit daerah.

Gus Bupati berharap, capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat.

Berita Terkait