Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Gandeng Masyarakat Desa Tambak, Pertamina EP Bersama BGP Indonesia Sosialisasikan Proyek Seismik 3D Peony.

Warta.in//PALI, 17 Juli 2026 – Langkah strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional terus dipacu di bumi Sumatera Selatan. PT Pertamina EP bersama PT BGP Indonesia, didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kembali menggelar sosialisasi intensif terkait proyek Survei Seismik 3D Peony. Kegiatan krusial ini dilaksanakan Jumat (17/7/2026) berlokasi di Balai Desa Dusun II, Desa Tambak, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI.

Sosialisasi ini menjadi jembatan komunikasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Agenda ini dihadiri oleh jajaran unsur Muspika Kecamatan Penukal Utara, perangkat desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga lokal yang memiliki lahan terdampak langsung oleh jalur proyek eksplorasi ini.Komitmen Menemukan Sumber Energi Baru Survei Seismik 3D Peony merupakan salah satu tahapan paling vital dalam siklus eksplorasi hulu minyak dan gas bumi (migas). Kegiatan pencarian cadangan baru di bawah permukaan bumi ini berjalan ketat di bawah pengawasan langsung otoritas negara, demi memastikan pemenuhan kebutuhan energi nasional di masa depan.

Asisten III Setda PALI, Haryono, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten PALI, menegaskan pentingnya proyek ini bagi perekonomian daerah. Pihaknya menaruh harapan yang sangat besar agar kegiatan seismik ini mampu membuahkan hasil yang signifikan.

“Kami dari pemerintah daerah sangat berharap wilayah Pendopo dan Kabupaten PALI secara luas dapat kembali menemukan sumber-sumber minyak baru. Penemuan baru ini nantinya diharapkan mampu mengembalikan masa kejayaan daerah kita sebagai salah satu lumbung energi utama di Indonesia,” ujar Haryono dalam sambutannya.

Edukasi Tahapan Teknis kepada Masyarakat Sebagai pelaksana teknis di lapangan, perwakilan dari PT BGP Indonesia memaparkan secara rinci mengenai alur kerja dan teknologi yang digunakan selama survei berlangsung. Pemaparan ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman atau disinformasi di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan seismik di lapangan nantinya akan dibagi menjadi tiga tahapan utama:Pengukuran Topografi: Pemetaan jalur eksplorasi di atas permukaan tanah.Pemboran (Drilling): Pembuatan lubang bor berdiameter kecil untuk menanam sumber getar buatan yang aman bagi lingkungan.Perekaman Data (Recording): Menangkap gelombang balik dari bawah tanah menggunakan sensor khusus untuk membaca potensi struktur kandungan migas.

Dukungan Penuh Pemerintah Desa dan Harapan Dampak Sosial Pemerintah Desa Tambak menyambut baik dan menyatakan kesiapannya untuk mengawal jalannya proyek strategis ini. Kepala Desa Tambak, Baria, SE., M.Si, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh membantu kelancaran operasional di lapangan.

“Pemerintah Desa memfasilitasi dan mendukung penuh kegiatan ini. Kami berharap dengan adanya sosialisasi tatap muka seperti ini, segala potensi kendala di lapangan dapat diminimalisir sejak dini, dan masyarakat mendapatkan edukasi yang jelas. Di sisi lain, kami juga berharap jika ada alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT BGP Indonesia, hal itu dapat dikontribusikan untuk membantu pembangunan di Desa Tambak,” harap Baria.

Acara sosialisasi diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif antara pihak perusahaan, pemerintah, dan warga pemilik lahan. Langkah persuasif ini diharapkan mampu menciptakan iklim investasi energi yang kondusif, aman, serta saling menguntungkan bagi korporasi maupun kesejahteraan masyarakat lokal.

 

(Muhamad Randi)

Berita Terkait