Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

*Mukomuko: Komitmen Bersama Cegah Tuntas Stunting demi Generasi Desa Arah Tiga yang Cemerlang*

“Mukomuko: Komitmen Bersama Cegah Tuntas Stunting demi Generasi Desa Arah Tiga yang Cemerlang

MUKOMUKO – Pemerintah Desa Arah Tiga, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, secara resmi menyelenggarakan forum strategis bertajuk Rembuk Stunting, guna memantapkan arah kebijakan, langkah penanganan, serta pengendalian kasus stunting untuk tahun perencanaan 2027. Hasil kesepakatan dalam forum ini selanjutnya akan dituangkan secara resmi ke dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027, sebagai landasan pelaksanaan program pembangunan berbasis kebutuhan nyata masyarakat. Kegiatan yang penuh makna ini berlangsung di Aula Kantor Desa Arah Tiga pada Selasa, 14 Juli 2026, dan dihadiri oleh berbagai elemen penting pembangunan desa.

Dalam sambutan pembukaan yang penuh semangat dan ketegasan, Kepala Desa Arah Tiga, Marius, menyampaikan tekad bulat segenap jajaran pemerintah desa untuk terus berupaya mewujudkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat yang setinggi-tingginya, tanpa terkecuali bagi setiap lapisan masyarakat. “Pemerintah Desa Arah Tiga berkomitmen sepenuh hati dan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa mulai tahun 2027, tidak ada lagi balita maupun lansia yang mengalami kekurangan gizi. Lebih dari itu, kasus gizi buruk pada anak usia balita harus dapat kita hilangkan sepenuhnya dari wilayah desa tercinta ini,” tegas Marius di hadapan seluruh peserta yang hadir.

Lebih lanjut, Marius menegaskan urgensi serta makna strategis dari pelaksanaan forum Rembuk Stunting ini. “Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan langkah awal yang menentukan bagi masa depan generasi penerus Desa Arah Tiga. Penanganan stunting merupakan salah satu program prioritas nasional yang senantiasa menjadi perhatian utama pemerintah pusat, dan menjadi indikator keberhasilan pembangunan manusia di daerah. Oleh karena itu, kewajiban kita bersama untuk melaksanakannya dengan sungguh-sungguh, teliti, dan sebaik-baiknya hingga ke tingkat paling bawah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang berharga ini, Kepala Desa Arah Tiga juga menyampaikan apresiasi yang mendalam serta ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Arah Tiga. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Ibu-Ibu kader Posyandu dan seluruh pengurus PKK yang telah meluangkan waktu, menyisihkan tenaga, serta hadir secara langsung dalam kegiatan ini. Peran Ibu-Ibu adalah garda terdepan yang paling mengetahui kondisi riil kesehatan dan gizi anak-anak serta ibu-ibu di lingkungan masing-masing, sehingga kontribusi Ibu-Ibu sangatlah berharga bagi keberhasilan program ini,” tambahnya dengan nada hangat.

Marius kemudian menjelaskan tujuan utama dari forum yang diselenggarakan, serta target pencapaian yang telah disepakati bersama. “Melalui forum Rembuk Stunting ini, kita akan merumuskan langkah-langkah nyata, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan, yang selanjutnya akan dituangkan ke dalam dokumen perencanaan serta rencana aksi penanganan stunting tahun 2027 mendatang. Kami sangat mengharapkan dukungan penuh serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, khususnya kader Posyandu dan pengurus PKK. Perlu kita ketahui bersama bahwa hingga pertengahan tahun 2026 ini, tercatat masih terdapat 5 orang anak di Desa Arah Tiga yang terindikasi mengalami gizi buruk. Oleh karena itu, target utama dan prioritas utama kita untuk tahun mendatang adalah nihil kasus gizi buruk—baik pada kelompok balita, ibu hamil, maupun kelompok lansia. Target ini wajib kita capai bersama-sama, mengingat penanganan stunting adalah agenda nasional yang harus kita prioritaskan dan dukung sepenuhnya demi masa depan desa dan bangsa,” ujar Marius dengan penuh keyakinan.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Lubuk Pinang diwakili secara resmi oleh Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan, Detti Nofriani, SE., MM. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi serta penghargaan yang layak kepada Pemerintah Desa Arah Tiga atas inisiatif, kesiapan, dan ketelitian dalam menyelenggarakan forum Rembuk Stunting sebagai landasan perencanaan pembangunan desa tahun 2027.

“Pemerintah Kecamatan Lubuk Pinang memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Arah Tiga yang telah mengambil langkah tepat dalam menyusun perencanaan berbasis data dan partisipasi masyarakat. Kami menegaskan harapan agar hasil kesepakatan dari forum ini dapat diwujudkan dengan sungguh-sungguh, dengan memprioritaskan sepenuhnya pelaksanaan program penanganan stunting di Desa Arah Tiga. Hal ini dikarenakan penanganan stunting bukan hanya urusan kesehatan semata, melainkan urusan masa depan kualitas sumber daya manusia kita. Mari kita dukung, kawal, dan sukseskan bersama-sama program ini demi mewujudkan cita-cita besar bangsa Indonesia: lahirnya Generasi Emas yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi pada Tahun 2045 nanti,” pungkas Detti Nofriani dengan nada yang menggetarkan semangat.

Kegiatan Rembuk Stunting ini berjalan dengan tertib, penuh keakraban, serta menghasilkan kesepakatan-kesepakatan penting yang akan menjadi pedoman kerja seluruh pihak terkait. Turut hadir secara langsung dalam kegiatan ini antara lain perwakilan Camat Lubuk Pinang, Babinkamtibmas setempat, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Lokal Desa, Bidan Desa, para kader Posyandu dari berbagai wilayah dusun, Ketua beserta pengurus Tim Penggerak PKK Desa Arah Tiga, serta seluruh perangkat desa yang bertugas di lingkungan Pemerintahan Desa Arah Tiga. Seluruh peserta tampak antusias dan berkomitmen untuk bersinergi mewujudkan Desa Arah Tiga yang bebas dari stunting, sehat, dan sejahtera. (HD)

(Humas Desa Arah Tiga/ BPD)

Berita Terkait