32.8 C
Jakarta
Minggu, Mei 24, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

PPPSRS Kalibata City Fasilitasi Bazaar Murah, Warga Antusias Berburu Sembako

Warta.in, Jakarta | – Suasana kawasan Kalibata City tampak ramai sejak pagi, Sabtu, 23 Mei 2026. Ratusan warga memadati area bazaar murah Idul Adha yang digelar oleh PPPSRS dan Badan Pengelola Kalibata City bersama SAHARA (Sahabat Usaha Rakyat) serta Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia atau INKOWAPI.

Acara yang juga dimeriahkan dengan Senam Pagi Bersama dan Zumba Kid’s itu menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap naiknya harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha, terutama minyak goreng dan bahan pangan lainnya.

Warga terlihat antusias mengantre sejak pagi untuk mendapatkan paket sembako murah yang disediakan panitia. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan 500 paket sembako dengan harga Rp100 ribu dan Rp150 ribu.

Tak hanya itu, dengan membeli salah satu paket, warga juga dapat menebus murah minyak goreng 900 ml seharga Rp10 ribu dan telur satu kilogram seharga Rp25 ribu, jauh di bawah harga pasar.

Ketua Umum Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia sekaligus pendiri SAHARA, Sharmila, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kepada warga Kalibata City agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan di tengah kenaikan harga bahan pokok.

“Menyambut Hari Raya Idul Adha, SAHARA bersama PPPSRS dan Badan Pengelola Kalibata City ingin membantu warga mendapatkan sembako murah agar kebutuhan pangan tetap terpenuhi,” ujar Sharmila.

Menurutnya, bazaar murah tersebut juga menjadi bukti bahwa harga sembako sebenarnya bisa ditekan apabila rantai distribusi dipersingkat.

Ia menjelaskan, selama ini SAHARA langsung bekerja sama dengan produsen sehingga harga jual ke masyarakat dapat lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.

“Terbukti di bazaar sembako ini kami bisa memberikan harga yang jauh lebih murah. Kuncinya memang memotong rantai distribusi sehingga harga bisa ditekan,” katanya.

Sharmila mencontohkan harga minyak goreng yang di pasaran bisa mencapai puluhan ribu rupiah, sementara dalam bazaar tersebut dijual dengan harga jauh lebih murah karena pasokan diperoleh langsung dari produsen.

Sementara itu, Ketua Pengurus PPPSRS Kalibata City, Musdalifah Pangka, menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai kegiatan bazaar murah sangat membantu warga di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini menjadi bentuk kepedulian nyata kepada penghuni apartemen, khususnya menjelang momentum Idul Adha yang biasanya diiringi peningkatan pengeluaran rumah tangga.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini karena tujuannya memang untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Hal senada disampaikan General Manager Kalibata City, Martiza Melati. Ia menegaskan pihak pengelola hanya bertindak sebagai fasilitator agar warga dapat memperoleh sembako murah tanpa ada unsur keuntungan dari kegiatan tersebut.

Menurut Mariza, PPPSRS Kalibata City hanya menyediakan tempat pelaksanaan bazaar, sementara proses distribusi paket sembako dilakukan langsung oleh SAHARA.

“PPPSRS tidak mengambil keuntungan, tidak mendapat fee atau sharing apa pun. Kami hanya memfasilitasi agar warga bisa membeli sembako murah untuk menyambut Idul Adha,” kata Martiza.

 

Ia menambahkan, kebutuhan pokok seperti beras, gula, tepung, minyak goreng, dan telur menjadi komoditas yang paling banyak dicari warga dalam bazaar tersebut.

Kegiatan bazaar murah ini sekaligus menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pangan dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang masih terjadi di sejumlah daerah.

Berdasarkan pantauan sejumlah pasar tradisional di Jakarta dalam beberapa pekan terakhir, harga minyak goreng, telur, dan gula memang mengalami kenaikan menjelang Idul Adha akibat meningkatnya permintaan masyarakat. (***)

#Kalibata City Residence
#Media Partners Kalibata City Residence

Berita Terkait