Warta.in_PALI – 27 September 2026, Langkah berani diambil oleh Pengurus Cabang Olahraga Domino (Pengcab ORADO) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Tidak tanggung-tanggung, tiga tim andalan resmi diterjunkan untuk bertarung dalam ajang bergengsi Turnamen 101 Piala Panglima TNI yang digelar di Kabupaten Muara Enim. Keikutsertaan ini memicu gelombang optimisme tinggi, khususnya dari jajaran pemerintah dan pembina olahraga di Bumi Serepat Serasan.

Ketua Dewan Pembina ORADO Kabupaten PALI sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah, S.H., M.H., secara terbuka menyampaikan apresiasi mendalam dan dukungan all-out kepada seluruh kontingen yang berangkat. Menurutnya, pengiriman tiga tim ini bukan sekadar partisipasi biasa, melainkan unjuk gigi atas keseriusan PALI dalam menancapkan taji di peta olahraga domino tingkat regional maupun nasional.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan rasa bangga yang luar biasa kepada seluruh kontingen ORADO PALI. Tiga tim yang hari ini bertanding adalah putra-putra terbaik daerah yang membawa misi besar. Bertandinglah dengan penuh semangat, jaga sportivitas, dan tunjukkan mental juara sejati. Ingat, kalian tidak hanya membawa nama pribadi di meja pertandingan, tetapi ada pundak Kabupaten PALI yang kalian bawa dengan penuh kehormatan,” ujar Firdaus Hasbullah saat memberikan arahan pembakar semangat kepada para atlet.

Tokoh politik PALI yang dikenal dekat dengan dunia olahraga ini juga menitipkan pesan siber agar para atlet tidak merasa inferior atau gentar menghadapi nama besar lawan dari daerah lain. Menurut Firdaus, mental bertanding di lapangan sering kali menjadi faktor penentu kemenangan di samping strategi permainan yang matang.“Jangan pernah takut menghadapi siapapun lawan di depan kalian. Percayalah pada kemampuan diri sendiri yang sudah dilatih selama ini. Tetap fokus, tenang, dan jangan mudah menyerah sebelum bidak domino terakhir diturunkan. Berikan permainan terbaik kalian dan tunjukkan bahwa atlet PALI mampu bersaing, bahkan mendominasi di level yang lebih luas,” tegas Firdaus dengan nada optimis.
Lebih lanjut, Firdaus memaparkan bahwa keikutsertaan dalam turnamen berskala besar seperti Piala Panglima TNI ini merupakan investasi jangka panjang bagi dunia olahraga PALI. Ia meyakini sebuah prestasi gemilang tidak pernah lahir secara instan, melainkan dibentuk dari tempaan kompetisi yang ketat, keberanian bertanding, evaluasi taktik, serta konsistensi pembinaan.
Komitmen Pengcab ORADO PALI: Menakar Kualitas, Mencetak Sejarah Senada dengan Ketua Dewan Pembina, Ketua Pengcab ORADO Kabupaten PALI, Muhammad Syafiyallah, S.Sos., mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian ekstra dan dukungan moral-material yang terus mengalir dari Firdaus Hasbullah. Dukungan ini diakui menjadi bahan bakar utama bagi para atlet untuk tampil tanpa beban namun tetap kompetitif.
Muhammad Syafiyallah menjelaskan bahwa keputusan menerjunkan tiga tim sekaligus merupakan strategi matang untuk memberikan jam terbang serta ruang kompetisi yang nyata bagi para atlet lokal.“Dukungan dari Ketua Dewan Pembina adalah energi luar biasa bagi kami. Tiga tim yang kami utus ke Muara Enim ini membawa misi ganda: pertama untuk mengharumkan nama Kabupaten PALI, dan kedua untuk mengukur sejauh mana peta kekuatan dan kemampuan taktis atlet kita saat berhadapan dengan lawan luar daerah,” kata Syafiyallah.
Bagi ORADO PALI, atmosfer Turnamen 101 Piala Panglima TNI adalah momentum emas untuk menggembleng karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan kekompakan tim di dalam maupun di luar arena.“Kami ingin membentuk atlet yang tidak hanya mahir membaca strategi meja, tetapi juga memiliki mental petarung yang disiplin dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Setiap kemenangan adalah bonus, namun proses evaluasi dari setiap pertandingan adalah modal utama kami untuk melakukan pembinaan yang jauh lebih baik ke depan,” tambahnya.
Sebelum melepas tim ke meja pertandingan, Syafiyallah kembali menegaskan pesan khusus agar seluruh formasi tim tetap solid dan tidak terpecah oleh tekanan permainan. “Untuk seluruh atlet, bertandinglah sampai titik darah penghabisan dengan cara yang terhormat. Jangan takut kalah, pantang menyerah, dan kibarkan bendera PALI dengan prestasi terbaik,” pungkasnya. Dengan membawa satu garis semangat yang sama—bertanding sportif, berjuang maksimal, dan pulang membawa kebanggaan—tiga tim ORADO PALI kini siap mengukir cerita emas di Turnamen 101 Piala Panglima TNI. (Randi)






























