32.3 C
Jakarta
Minggu, April 19, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

*WAPRES GIBRAN TERIMA AUDIENSI PGM, KOMITKAN KUALITAS DAN KESEJAHTERAAN GURU MADRASAH*

*WAPRES GIBRAN TERIMA AUDIENSI PGM, KOMITKAN KUALITAS DAN KESEJAHTERAAN GURU MADRASAH*

JAKARTA – Suasana penuh harap dan semangat menyelimuti ruang kerja di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, pada Rabu, 15 April 2026. Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi menerima kunjungan dan audiensi dari pengurus besar Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia. Pertemuan strategis ini bukan sekadar silaturahmi kelembagaan, melainkan sebuah wadah dialog yang substansial untuk membahas masa depan pendidikan keagamaan di Tanah Air, dengan fokus utama pada upaya peningkatan kesejahteraan sekaligus penguatan kapasitas profesionalisme para pendidik.

Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat dan konstruktif tersebut, kedua pihak mendiskusikan berbagai langkah strategis yang perlu diambil demi memajukan dunia pendidikan madrasah. Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan utama adalah pentingnya pemerataan akses terhadap kemajuan zaman, khususnya melalui optimalisasi dan pemanfaatan teknologi digital. Pemerintah bertekad memastikan bahwa sentuhan teknologi dapat dinikmati secara merata, dari Sabang sampai Merauke, sehingga tidak ada lagi kesenjangan kemampuan antara guru madrasah di kota besar maupun di pelosok daerah terpencil.

Selaras dengan Misi Asta Cita

Pertemuan ini menegaskan komitmen kuat pemerintah yang sejalan seiring dengan visi besar misi Asta Cita yang diusung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Visi tersebut menempatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas utama untuk menciptakan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Pemerintah menegaskan bahwa upaya mencetak SDM yang hebat tidak dapat dilepaskan dari kualitas para pendidiknya. Oleh karena itu, perhatian terhadap peningkatan kualitas, kompetensi, serta kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk para guru madrasah yang memiliki peran vital dalam mencetak generasi yang berilmu dan beriman, menjadi perhatian khusus yang tidak bisa ditawar lagi.

Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Wakil Presiden menekankan pentingnya sinergi yang utuh dan terpadu. Seluruh kebijakan yang akan diterapkan harus dirancang secara terintegrasi, selaras, dan saling menguatkan antar berbagai Kementerian serta Lembaga terkait. Koordinasi yang solid ini menjadi kunci agar setiap program yang diluncurkan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh seluruh guru madrasah di seluruh Indonesia.

Kehadiran PGM di hadapan Wakil Presiden pada hari itu menjadi bukti nyata bahwa aspirasi para pengabdi pendidikan di madrasah didengar dan diperjuangkan. Pemerintah hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra yang peduli, siap membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik, bermartabat, dan sejahtera demi kejayaan bangsa dan negara di masa depan.

(TIM/Red)

Berita Terkait