29.3 C
Jakarta
Selasa, Februari 3, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Tinawati Andra Soni Apresiasi TK ZAIS sebagai Sekolah Inklusif di Banten

Wartain Banten | Pemerintahan | 9 Desember 2025  — Bunda PAUD Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengapresiasi penerapan pendidikan inklusif di TK Zata Amani Islamic School (ZAIS) setelah melakukan kunjungan ke sekolah tersebut yang berlokasi di Komplek Griya Cilegon Indah Blok J1 No. 8, Kelurahan Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa (9/12/2025).

Dalam kunjungannya, Tinawati menyampaikan kebanggaannya karena TK ZAIS telah melaksanakan konsep sekolah inklusif yang memberikan kesempatan kepada anak-anak istimewa untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan sesuai kebutuhan.

“Terharu dan bangga. Karena TK ZAIS sudah melaksanakan sekolah inklusif. Anak-anak istimewa bisa mendapatkan pendidikan layak,” ucapnya.

Menurut Tinawati, pendidikan inklusif memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak sejak dini. Melalui lingkungan sekolah yang inklusif, anak-anak dibiasakan menerima perbedaan dan berinteraksi dengan berbagai karakter individu. Hal ini diharapkan dapat membangun kepekaan sosial, empati, dan sikap saling menghargai.

Ia menambahkan bahwa pengembangan sekolah inklusif perlu terus digiatkan di seluruh wilayah Provinsi Banten agar tercipta lingkungan pendidikan yang ramah anak dan ramah keluarga.

“Mudah-mudahan ini bisa terus kita kembangkan di Provinsi Banten. Kita giatkan sekolah inklusif yang ramah anak, ramah keluarga,” ungkapnya.

Dalam kunjungannya ke TK ZAIS, Tinawati menyerahkan paket bantuan pencegahan stunting sebagai bagian dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Ia juga mendampingi anak-anak belajar di sejumlah kelas serta berdialog dengan ibu hamil dan menyusui mengenai upaya pencegahan stunting.

“Insya Allah kegiatan ini terutama Genting akan terus kami lakukan. Bagaimanapun pendidikan anak usia dini terkait dengan kesehatan dan gizi anak,” ujar Tinawati.

Kepala TK Zata Amani Islamic School, Dyah Sari Endah Nursasongko, menjelaskan bahwa sekolah yang berdiri sejak 2004 ini memiliki 99 siswa dalam enam rombongan belajar dengan 15 guru.

“Ekstrakurikulernya ada drumband, menari, menggambar, silat, dan berenang,” ungkapnya. “Untuk prestasi anak, tahun ini juara satu dan dua lomba mendongeng tingkat Provinsi Banten. Kemudian juara dua menggambar tingkat Provinsi Banten. Juara satu lomba kolase tingkat Provinsi Banten. Untuk guru, juara dua membuat komik digital,” tambah Dyah.

TK ZAIS juga menerapkan pendidikan inklusif, di mana anak-anak berkebutuhan khusus mendapat pendampingan guru berlatar pendidikan khusus dan belajar bersama teman sebayanya. Dyah menegaskan bahwa setiap anak mendapatkan kesempatan dan hak yang sama sesuai minat dan bakat masing-masing.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum