Wartain Banten | Pemerintahan | 20 Desember 2025 — Gubernur Banten Andra Soni melakukan peninjauan langsung ke Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, guna memantau progres pembangunan dan rehabilitasi 13 ruang kelas, sekaligus memastikan optimalisasi pengembangan pendidikan vokasi. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan serta memperkuat keselarasan antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Dalam peninjauan tersebut, Andra Soni melihat langsung sejumlah unit praktik pembelajaran berbasis industri atau teaching factory (TeFa) yang dikelola secara mandiri oleh pihak sekolah. Fasilitas yang ditinjau antara lain Business Center, Hotel Besona, Laundry Besona, Bank Mini, serta Mini ISP yang menjadi sarana pembelajaran sekaligus wahana penguatan kompetensi siswa.

Gubernur menilai ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk rehabilitasi ruang belajar yang tengah berjalan, merupakan faktor penting dalam mendukung ekosistem pembelajaran vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
“SMK Negeri 1 Pandeglang ini luar biasa. Teaching factory berjalan, kerja sama dengan dunia usaha dan industri juga terlihat nyata. Dengan dukungan sarana yang memadai, inilah implementasi nyata dari link and match antara pendidikan dan dunia kerja,” ujar Andra Soni di sela-sela kunjungannya.

Gubernur Andra Soni menekankan bahwa pembangunan fisik di SMKN 1 Pandeglang diharapkan mampu meningkatkan kualitas praktik pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang siap kerja sekaligus berjiwa wirausaha.
Ia juga mendukung rencana sekolah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) karena dinilai dapat memperkuat kemandirian dan profesionalisme pengelolaan, serta menjadi contoh bagi SMK lain di Provinsi Banten.
“Saya berharap target SMK Negeri 1 Pandeglang menjadi BLUD dapat segera terwujud. Model pengelolaan seperti ini bisa menjadi rujukan bagi SMK lainnya di Provinsi Banten,” tegasnya.

Kepala SMKN 1 Pandeglang, Muhamad Juwayni, mengapresiasi perhatian Gubernur Banten terhadap peningkatan fasilitas pendidikan vokasi.
Menurutnya, pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur sekolah berdampak besar pada kenyamanan serta efektivitas pembelajaran praktik, sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan SMKN 1 Pandeglang sebagai sekolah vokasi yang mencetak lulusan unggul, siap kerja, dan berjiwa wirausaha.(WartainBanten)































