26 C
Jakarta
Sabtu, Maret 21, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Kurangi Ketergantungan TPA, Gubernur Andra Soni Perkuat TPS3R dengan Toren POC

Wartain Banten | Pemerintahan | 30 Januari 2026  — Upaya mengurangi sampah organik dari sumber terus digencarkan Gubernur Banten Andra Soni melalui langkah-langkah konkret di tingkat paling dasar. Salah satunya dengan mendistribusikan Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan fasilitas biogas ke sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) serta bank sampah di Kota Tangerang Selatan.

Kebijakan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dengan mendorong pengolahan sampah sejak dari lingkungan warga, volume residu yang harus dibuang ke TPA diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

Program pendistribusian Toren POC menyasar fasilitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Salah satunya TPS3R di Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara. Melalui fasilitas tersebut, sampah organik rumah tangga dapat diolah langsung menjadi pupuk cair dan energi alternatif, sehingga tidak lagi seluruhnya berakhir di TPA.

Gubernur Andra Soni menilai TPS3R dan bank sampah memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. “Penguatan sarana di tingkat lingkungan adalah kunci. Jika sampah organik bisa selesai di sumbernya, beban TPA akan berkurang dan lingkungan menjadi lebih sehat,” ujar Andra Soni dalam keterangannya.

Lurah Pakulonan, Dwi Santoso, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Banten. Menurutnya, kehadiran Toren POC menjadi penguat peran TPS3R di wilayahnya dalam mengelola sampah organik secara mandiri.

“Alhamdulillah, kami menerima toren pengolah sampah organik dari Pak Gubernur. Mudah-mudahan ini menjadi fasilitas pendukung TPS3R di wilayah kami dalam mengurangi sampah organik,” ujar Dwi Santoso, Kamis (29/1/2026).

Pendampingan dan edukasi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan pengelolaan sampah. Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, menilai komitmen Gubernur Andra Soni terlihat dari pendekatan menyeluruh yang tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar pengelolaan sampah dimulai dari rumah dan berkelanjutan.

“Bantuan toren Pengolah sampah dari Gubernur ini bentuk keseriusan untuk menangani sampah dari lingkup paling bawah. Targetnya jelas, menggeser kebiasaan warga agar bisa mengurangi residu ke TPA. Pendampingan itu maraton, bukan kegiatan sesaat,” ujar Ade.

Ade menegaskan perlunya pemantauan rutin TPS3R oleh para pemangku kepentingan agar fasilitas berfungsi optimal.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga, pengelolaan sampah organik dari sumber diyakini mampu menjadi solusi nyata atas darurat sampah di Tangerang Selatan,” tandasnya.

Dengan kolaborasi pemerintah, komunitas, dan warga, pengelolaan sampah organik dari sumber diyakini menjadi solusi nyata darurat sampah, sejalan dengan harapan Pemprov Banten untuk mengubah pola buang-angkut menjadi pengolahan mandiri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum