30.5 C
Jakarta
Selasa, Februari 17, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Andra Soni dan Menhub RI Pimpin Rakor Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di KP3B

Wartain Banten | Pemerintahan | 17 Februari 2026  — Andra Soni bersama Dudy Purwagandhi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin (16/2/2026).

Rakor tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen arus mudik di wilayah Banten, yang memiliki peran strategis sebagai gerbang penyeberangan menuju Sumatra.

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan upaya menyelaraskan persepsi dan langkah antarpemangku kepentingan agar penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 berjalan optimal.

“Kunjungan kerja Pak Menteri Perhubungan hari ini fokus pada penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2026. Seluruh pemangku kepentingan terlibat dalam rapat ini sebagai langkah awal koordinasi yang akan terus kami intensifkan ke depannya,” tutur Andra Soni.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan unsur TNI/Polri, operator transportasi, serta pengelola pelabuhan dan jalan tol guna mengantisipasi lonjakan pergerakan pemudik.

Sementara itu, Dudy Purwagandhi menekankan bahwa Provinsi Banten memegang peranan krusial dalam peta mudik nasional, khususnya pada sektor penyeberangan. Berbeda dengan arus mudik ke arah timur yang tujuan akhirnya tersebar di berbagai kota, arus mudik ke arah barat dari wilayah Jabodetabek cenderung terkonsentrasi di ujung barat Pulau Jawa sebelum menyeberang ke Sumatra.

“Melalui rakor ini, kami berharap penyelenggaraan angkutan lebaran tahun ini berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik. Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya menilai penyelenggaraan tahun 2025 berhasil dengan baik, dan kami menargetkan pengelolaan tahun 2026 ini harus jauh lebih optimal,” ujar Menhub Dudy.

Strategi Empat Pelabuhan untuk Urai Kemacetan

Kementerian Perhubungan menyiapkan strategi mitigasi kemacetan dengan mengoptimalkan operasional empat pelabuhan di Banten.

Pelabuhan Ciwandan difokuskan untuk melayani kendaraan roda dua dan truk kecil. Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera disiapkan sebagai jalur alternatif dengan tujuan Pelabuhan Panjang. Sementara itu, Pelabuhan Merak diperuntukkan bagi kendaraan pribadi dan bus, serta Pelabuhan BBJ Bojonegara akan melayani kendaraan truk besar.

Skema ini diharapkan mampu mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata dan mengurangi potensi kepadatan saat periode angkutan Lebaran.

“Penyediaan empat pelabuhan ini adalah bentuk optimalisasi untuk memecah kepadatan. Dalam kondisi normal, hanya Pelabuhan Merak yang beroperasi secara penuh untuk penyeberangan utama. Pengaturan ini diharapkan dapat menjaga kelancaran lalu lintas di wilayah Provinsi Banten,” tambah Dudy.

Infrastruktur Jalan dan Proyeksi Arus Mudik

Menteri Perhubungan menyampaikan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum tengah memperbaiki sejumlah jalan arteri dan menargetkan seluruh pekerjaan rampung paling lambat H-10 Lebaran agar siap dilalui pemudik. Ia juga mengapresiasi koordinasi dengan Polda Banten dan Polres Cilegon dalam pengaturan arus kendaraan selama masa perbaikan.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, jumlah pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143.915.953 orang, mendekati realisasi Lebaran 2025 yang tercatat 154.623.632 orang berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD).

Khusus arus keluar Jakarta, diproyeksikan sebanyak 3,67 juta kendaraan akan bergerak atau naik 14 persen dari kondisi normal. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,96 juta kendaraan diperkirakan melintasi Gerbang Tol Cikupa menuju arah barat (Merak).

Pemerintah juga menetapkan operasional Posko Angkutan Lebaran 2026 selama 18 hari, mulai 13 Maret 2026 (H-8) hingga 30 Maret 2026 (H+9).(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum