KUPANG, warta.in – Dalam upaya meningkatkan kemampuan komunikasi internasional, seluruh tenaga pendidik Sekolah Reformasi Plus mengikuti kegiatan English Camp yang digelar pada Senin, 23 Maret 2026. Bertempat di Aula Sekolah Reformasi Plus, kegiatan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi para guru.
Kegiatan ini merupakan inisiasi langsung dari Yayasan Pendidikan Reformasi Noelbaki sebagai bentuk komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris di lingkungan sekolah.
Acara yang berlangsung sehari penuh ini dikoordinir langsung oleh Merylin Dethan-Deboure. Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta diwajibkan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris (Full English) guna membiasakan para guru dalam percakapan sehari-hari maupun instruksi akademis.
“We want teachers to be confident speakers, not just theorists. This camp makes learning relaxed yet intensive,” said Merylin
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari para guru. Untuk memecah kekakuan, panitia menyisipkan berbagai games edukatif dan aktivitas kelompok yang seru. Gelak tawa sesekali pecah saat para guru berusaha menyelesaikan tantangan dalam bahasa Inggris, membuktikan bahwa belajar bahasa asing bisa dilakukan dengan cara yang sangat menyenangkan (fun learning).
Dengan adanya English Camp ini, Yayasan Pendidikan Reformasi Noelbaki berharap Sekolah Reformasi Plus dapat terus bertransformasi menjadi institusi pendidikan yang unggul dan siap menghadapi tantangan pendidikan di tingkat global.






























