26.1 C
Jakarta
Minggu, April 5, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Wagub Banten Dimyati Lepas Ratusan Santri ke Ponpes Lirboyo Kediri

Wartain Banten | Pemerintahan | 05 April 2026 — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah melepas keberangkatan ratusan santri asal Provinsi Banten menuju Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, di halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang, Sabtu (4/4/2026).

Dimyati menyampaikan bahwa pemberangkatan santri tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat para santri dalam menuntut ilmu. Ia menegaskan, keberangkatan ini tidak hanya bermanfaat bagi para santri secara pribadi, tetapi juga bagi kemajuan daerah.

“Ini adalah mempererat silaturahmi. Para santriwan dan santriwati dilepas dengan penuh semangat. Manfaatnya bukan hanya untuk pribadi dan keluarga, tetapi juga untuk Banten,” ujarnya.

Menurut Dimyati, keberadaan santri dan ulama merupakan kekuatan utama Provinsi Banten. Ia menilai kemajuan suatu daerah tidak semata-mata ditentukan oleh pembangunan fisik, melainkan juga oleh kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakatnya.

“Kehebatan Banten itu bukan karena jalannya, wisatanya, atau tambangnya, tetapi karena ulamanya. Maka ulama harus kita junjung tinggi. Banten dikenal sebagai daerah yang beriman dan bertakwa,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Dimyati juga mengapresiasi para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di pondok pesantren. Ia menyebut para santri sebagai calon generasi emas yang akan membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

“Bersyukurlah anak-anak kita mau mondok. Mereka ini calon-calon generasi emas yang akan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” imbuhnya.

Selain itu, Dimyati menekankan pentingnya membangun jejaring (networking) di kalangan santri dan alumni pesantren. Menurutnya, kekuatan jaringan tersebut terbukti mampu melahirkan banyak tokoh berpengaruh di berbagai bidang.

“Yang paling penting adalah membangun networking, saling mendukung, saling menguatkan. Ini yang akan menjadi kekuatan besar bagi kita,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua HIMASAL Wilayah Banten KH Abdurrahman menjelaskan bahwa kegiatan pemberangkatan santri ke Lirboyo telah berlangsung sejak tahun 2001 dan rutin dilaksanakan setiap tahun. Pada tahun ini, tercatat sekitar 1.200 santri asal Banten menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 bus diberangkatkan pada kesempatan kali ini, terdiri dari 13 bus dari KP3B dan 7 bus dari Masjid Al-A’zhom, Kota Tangerang.

“Alhamdulillah, para santri ini menempuh jenjang pendidikan mulai dari Sanawiyah, Aliyah hingga Ma’had Aly. Kami berharap mereka kembali dengan membawa ilmu yang bermanfaat dan barokah serta dapat berkontribusi bagi masyarakat Banten,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa bangga karena untuk pertama kalinya pemberangkatan santri dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Banten.

“Kami merasa bangga dan berbahagia, karena ini pertama kalinya dilepas langsung oleh Bapak Wagub Dimyati. Semoga ke depan kegiatan ini terus mendapat dukungan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dimyati turut menyalurkan bantuan untuk mendukung keberangkatan para santri yang akan melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum