Warta.in, Malang – Ketua Umum Budi Arie Setiadi bersama Sekretaris Jenderal DPP Projo Fredy Manik secara resmi menetapkan dan melantik H. Muhamad Sholeh, SH., M.Si sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Projo Jawa Timur untuk masa bakti 2026–2031.
Pelantikan tersebut merupakan hasil musyawarah mufakat yang berlangsung secara aklamasi dalam Konferensi Daerah (Konferda) Projo Jawa Timur 2026. Kegiatan ini digelar pada Minggu, 12 April 2026, di THE 101 OJ, Kota Malang.
Konferda ini menjadi momentum konsolidasi organisasi secara menyeluruh guna memperkuat soliditas internal Projo Jawa Timur dalam satu komando.
Struktur Pengurus DPD Projo Jawa Timur 2026–2031
Dewan Penasehat
Ketua: Dr. Bunyamin
Anggota:
Bu Irul
Eko Waluyo
Edi Bintoro
Dewan Pimpinan DPD
Ketua: H. Muhamad Sholeh, SH., M.Si
Sekretaris: Tomi Hartono Wibowo, SH
Wakil Sekretaris: Hasan Asari, SE; Agus Mulyono
Bendahara: Sulisyanto Widiya Moko, SH
Wakil Bendahara: Dita Aprilia
Bidang-Bidang
OKK: Tomi Awe
UMKM: Atika Rosiko Widiyasari
Pertanian dan Peternakan: Jumantoro
Media dan Komunikasi: Ahmadi
Sosial Budaya: Herman
Pendidikan dan Kemahasiswaan: M. Taufik
Hukum dan HAM: Puji Handi
Pemuda Milenial: Yusman Hadi S
Kesehatan: Vila Dewi, S.Pd
Ketenagakerjaan dan Migrasi: Dr. Nurul Suhesti
Digital dan Sosial Media: Juna
Desa dan Ekonomi Kreatif: (dalam proses pengisian)
Energi dan ESDM: Maulidin Syafi’i
Ekonomi Pembangunan dan Kerakyatan: Piter Paldino
Bencana dan Lingkungan Hidup: Hendrik Dwi Hartono
Olahraga: Basuki
Perempuan dan Anak: (dalam proses pengisian)
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, Sekjen DPP Projo Fredy Manik, jajaran pengurus pusat, Bidang OKK, serta perwakilan dari 38 DPC Projo se-Jawa Timur. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga hadir melalui perwakilan Bakorwil III Malang.
Dalam sambutannya, Budi Arie Setiadi menyampaikan ucapan selamat kepada H. Muhamad Sholeh beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik.
“Selamat atas terlantiknya Ketua DPD Projo Jawa Timur H. Muhamad Sholeh, SH., M.Si beserta jajaran. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa forum Konferda merupakan wadah strategis dalam pengambilan keputusan organisasi, sekaligus memperkuat peran Projo sebagai organisasi yang lahir dari rakyat dan bekerja untuk kepentingan rakyat.
Lebih lanjut, Budi Arie juga mengimbau kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar terus menggerakkan roda organisasi secara aktif dan progresif.
“Projo harus terus menggeliat dan menjadi barometer politik di Indonesia yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.































