Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

CAMKOHA..!Pemimpin Polda Bengkulu,Irjen Pol.Yudhi Sulistianto Wahid,S.I.K.,MH, Seorang Judoka Atlet Nasional

Warta.in-BENGKULU,30 September 2026.

Nama Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY tidak hanya memiliki catatan panjang dalam perjalanan karier di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Jauh sebelum menyandang pangkat jenderal bintang dua dan dipercaya memimpin Polda Bengkulu, Yudhi telah lebih dahulu mengenal kerasnya persaingan di arena olahraga internasional.

Lahir pada 22 Agustus 1972 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996, Yudhi memiliki latar belakang yang cukup berbeda dibandingkan perjalanan karier perwira pada umumnya. Ia pernah menjadi judoka nasional Indonesia dan bahkan tampil dalam Olimpiade Barcelona 1992.

Catatan International Judo Federation (IJF) mencatat Yudhi, dengan nama Sulistianto Wahid Yudhi, turun pada kelas lightweight putra di Olimpiade Barcelona 1992 dan berada di peringkat ke-22. Ia juga tercatat mengikuti World Championships 1995 di Chiba, Jepang, serta empat edisi SEA Games, yakni 1991, 1993, 1995 dan 1997.

Masih Lanjut,Selepas perjalanan sebagai atlet, Yudhi kemudian menapaki karier di Kepolisian. Perjalanan tersebut membawanya menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari Kapolsek Cakung, Kapolres Majalengka, Kapolres Subang, Wadirresnarkoba Polda Banten, Kaden C Ropaminal Divpropam Polri, Kayanma Polri hingga Karorenmin Bareskrim Polri.

Pada Mei 2026, Yudhi dipercaya menduduki jabatan Kapolda Bengkulu, menggantikan Irjen Pol. Mardiyono. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari rotasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri. Tidak lama kemudian, pada 30 Juni 2026, pangkat Yudhi resmi dinaikkan dari Brigjen Pol. menjadi Irjen Pol. Kenaikan pangkat itu berlangsung ketika ia menjabat Kapolda Bengkulu.

masih menambahkan, bahwa Yudhi Kembali ke Tatami, Raih Emas di Amerika Serikat. Menariknya, pengalaman sebagai atlet ternyata tidak benar-benar ditinggalkan. Saat masih menjabat Karorenmin Bareskrim Polri, Yudhi kembali turun bertanding dalam World Police and Fire Games 2025 di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat.

Di ajang tersebut, Yudhi berhasil meraih medali emas nomor Judo Men’s 73 kg Masters. Tim Judo Polri secara keseluruhan mengoleksi 10 medali, terdiri dari enam emas, satu perak dan tiga perunggu. Catatan tersebut membuat perjalanan Yudhi memiliki dua sisi yang menarik: pengalaman sebagai atlet judo di panggung internasional dan pengalaman panjang sebagai perwira Polri.

Dilanjutkan, Tantangan di Polda Bengkulu bahwa Sebagai Kapolda, tantangan yang dihadapi tentu berbeda dengan ketika berada di atas tatami. Salah satu agenda awal yang menonjol adalah penanganan kejahatan konvensional. Pada Juni 2026, Polda Bengkulu melaporkan penanganan 324 laporan terkait Curat, Curas dan Curanmor (3C). Dalam salah satu kasus, polisi menyebut seorang pelaku curanmor berhasil diamankan kurang dari lima jam setelah laporan diterima.

Namun kepemimpinan di daerah tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum. Dalam beberapa kegiatan, Yudhi juga tampil dalam program sosial Polda Bengkulu.Pada September 2026, misalnya, ia melakukan ground breaking bedah rumah ke-84 sekaligus kegiatan bakti sosial di Desa Jeranglah Rendah, Bengkulu Selatan. Program tersebut menyasar masyarakat, termasuk warga yang bekerja sebagai petani dan perajin.

Masih Lanjut bahwa Antara Prestasi,Pengabdian dan Ujian Kepemimpinan,Perjalanan Yudhi Sulistianto Wahid memperlihatkan sebuah lintasan karier yang panjang: dari atlet judo nasional, tampil di Olimpiade Barcelona, kemudian masuk ke institusi Polri, menduduki berbagai jabatan kewilayahan maupun struktural, menjadi pejabat di Bareskrim, hingga akhirnya dipercaya memimpin Polda Bengkulu.

Kini, tantangan Yudhi bukan lagi sekadar memenangkan pertandingan di atas tatami. Sebagai Kapolda, ukuran keberhasilannya akan terlihat dari bagaimana Polda Bengkulu menjalankan penegakan hukum, menjaga keamanan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan publik.

Dengan latar belakang sebagai atlet dan pengalaman panjang di institusi kepolisian, perjalanan Yudhi memasuki fase baru: membuktikan bagaimana pengalaman, disiplin dan kepemimpinan dapat diterjemahkan ke dalam kerja nyata sebagai orang nomor satu di Polda Bengkulu.Dari tatami Olimpiade Barcelona 1992 menuju kursi Kapolda Bengkulu 2026, perjalanan Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid masih terus berjalan dan catatan berikutnya akan ditentukan oleh kiprahnya dalam memimpin institusi kepolisian di Bumi Rafflesia.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait