Beranda blog Halaman 129

Terobos Rumah Pakai Parang, 2 Residivis Curas di Lombok Tengah Ditangkap URC Puma Polda NTB

0

Terobos Rumah Pakai Parang, 2 Residivis Curas di Lombok Tengah Ditangkap URC Puma Polda NTB

Warta.in
Mataram,NTB — Unit Reaksi Cepat Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB yang dipimpin Kanit Puma Polda NTB AKP Agus Eka Arta, S., S.H. berhasil menangkap dua residivis yang diduga terlibat pencurian dengan kekerasan (curas) di Lombok Tengah. Dalam penangkapan itu, polisi terpaksa melumpuhkan salah satu pelaku di bagian betis setelah melawan petugas.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, dua terduga pelaku masing-masing berinisial RP (34) dan LF (26). Keduanya ditangkap pada Kamis (30/7/2026) di wilayah Barabali dan Masbagik.
“Tim Puma Jatanras melakukan penyelidikan setelah menerima laporan terkait dugaan pencurian dengan kekerasan. Dari hasil pendalaman, petugas mengarah kepada dua pelaku yang sudah kami amankan,” jelas Kombes Pol Arisandi.

Aksi curas tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WITA. Saat itu, korban Baiq Aprilia Anggriani dan Tiyas Nurmaningrum sedang tidur di rumah orang tua Lalu Jasmiadi di wilayah Lombok Tengah.

Tiba-tiba seorang pria masuk ke kamar setelah membobol jendela menggunakan parang. Korban yang terbangun melihat pelaku berada di dalam kamar.

Baiq Aprilia kemudian berteriak meminta pertolongan. Pelaku langsung membacok tangan Baiq Aprilia dan Tiyas masing-masing satu kali sebelum kabur membawa tiga unit handphone. Akibat serangan itu, Baiq Aprilia mengalami luka robek pada jari telunjuk tangan kiri. Sedangkan Tiyas mengalami luka robek pada lengan tangan kanan.
“Pelaku masuk dengan cara membobol jendela. Saat aksinya diketahui korban, pelaku membacok tangan korban dan temannya menggunakan parang, kemudian melarikan diri membawa sejumlah barang,” ungkap Kombes Pol Arisandi.

Polisi mulai mengendus keberadaan pelaku setelah salah satu handphone korban, Realme C53, terdeteksi berada di Barabali. Perangkat tersebut diketahui dikuasai seseorang berinisial D. Dari pemeriksaan awal, D mengaku mendapat handphone itu dari RP dan LF. Tim kemudian melakukan pemetaan hingga berhasil mengamankan LF di wilayah Barabali. LF mengaku terlibat bersama RP. Polisi lalu memburu RP yang diketahui berada di wilayah Masbagik.

Saat hendak diamankan, RP disebut melawan petugas. Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, tetapi tidak diindahkan.
“Petugas sudah memberikan tembakan peringatan. Karena pelaku tetap melakukan perlawanan, anggota mengambil tindakan tegas dan terukur hingga mengenai betis kaki kanan pelaku,” jelasnya.

Dari pemeriksaan, RP mengakui masuk ke rumah korban, membacok dua korban, lalu mengambil tiga handphone. Dua perangkat lain disebut sudah dijual di lokasi berbeda.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit Realme C53 milik korban, satu unit iPhone 13, motor Honda Beat Street yang diduga dipakai saat beraksi, satu unit Oppo A16 milik teman pelaku, serta jaket abu-abu yang dipakai saat melakukan aksi.
Kedua pelaku bersama barang bukti kini diamankan di Subdit III Ditreskrimum Polda NTB untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Kami masih melakukan pengembangan terkait barang bukti lain dan pihak-pihak yang menerima atau membeli barang hasil kejahatan tersebut,” tegas Kombes Pol Arisandi.

atas kejadian tersebut Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing, terutama pada jam-jam rawan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan diri dan keamanan lingkungan. Pastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik, terutama di malam hari,” ujar Kombes Pol Mohammad Kholid.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas layanan darurat kepolisian yang telah disediakan demi mempercepat penanganan tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas lainnya.

“Apabila melihat, mendengar, atau mengalami tindakan kriminal maupun hal yang mencurigakan, masyarakat bisa memanfaatkan layanan call center 110. Layanan ini gratis dan beroperasi 24 jam untuk mempermudah serta mempercepat pelaporan kepada pihak kepolisian terdekat,” pungkasnya..(sr/hpntb)

Kebakaran Kapal Ferry Putri Yasmin, Tim DVI Polda NTB Identifikasi Korban di Lembar dan RSUD Provinsi

0

Kebakaran Kapal Ferry Putri Yasmin, Tim DVI Polda NTB Identifikasi Korban di Lembar dan RSUD Provinsi

Warta.in
Lombok Barat, NTB – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda NTB bergerak melakukan penanganan dan identifikasi korban kebakaran Kapal Ferry Putri Yasmin yang berlangsung di Pelabuhan Lembar dan RSUD Provinsi NTB, Selasa (11/08/2026).

Kebakaran kapal tersebut menyebabkan para penumpang, anak buah kapal (ABK), dan kru harus dievakuasi ke dua lokasi, yakni Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa sebanyak 35 orang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai dalam kondisi selamat.

Sementara itu, sebanyak 177 orang dievakuasi ke Pelabuhan Lembar. Dari jumlah tersebut, 176 orang dinyatakan selamat, sedangkan satu orang penumpang meninggal dunia.

“Tim Biddokkes Polda NTB selain membuka Posko Ante Mortem di Pelabuhan Lembar, juga membuka Post Mortem di Gedung RSUD Provinsi NTB,” ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Pembentukan posko tersebut menjadi bagian dari prosedur DVI dalam penanganan korban, khususnya untuk mendukung proses identifikasi secara tepat dan akurat.

Tim DVI Polda NTB juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh proses penanganan korban berjalan sesuai prosedur. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan kepastian informasi terkait korban kepada pihak keluarga.

Polda NTB memastikan proses penanganan dan identifikasi korban terus dilakukan secara profesional dengan mengedepankan ketelitian serta kemanusiaan.(sr/hpntb)

Deden Toha ST.M.Ip. Kades Manggungharja,Saksi 3-0 Point Ketat Tim Voli Putri Desa Ciheulang VS Putri Ciparay

0

Alun-alun Kecamatan Ciparay Kaliraray, Kabupaten Bandung, Jum’at 14 Agustus 2026. WARTA. IN

Alun-alun Kecamatan Ciparay, dengan Fasilitas yang memadai, terdapat TRIBUN, bisa berfungsi sebagai Ruang Tunggu bagiTim Voli Putri yang menunggu di panggil Panitia.

Deden Toha, ST. M. Ip. Kades Manggungharja yang juga menjabat Ketua APDESI Kecamatan Ciparay, bersama Asep Taufik, S. Ip. Kades Serangmekar, menjadi saksi 3-0 Point Tipis Tim Voli Putri Desa Ciheulang ( Jersey Pink ) VS Tim Voli Putri Desa Ciparay ( Jersey Merah Putih ). Kejar dan salip Point terjadi sejak Set-1, Set Ke-2 dan Klimaksnya di Set Ke-3.

Time Aut Pelatih Voli Putri Desa Ciheulang, di saat Point Kritis Set Ke-3, dianggap Tepat untuk merusak, membuyarkan Konsentrasi Tim Voli Putri Desa Ciparay, dan terbukti Point Kemenangan di Set Ke- di depan mata, bisa diraih.

Cahyono, SH. Ketua Karang Taruna Kecamatan Ciparay Kolaborasi M. Fahruj Thaib Sangadji, Korcam SPPG Kecamatan Ciparay, Mengadakan Turnamen Bola Voli Putri HUT 81 RI dan HUT BGN, di Alun-alun Kecamatan Ciparay, Jum’at, 14 Agustus 2026. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

DPRD Purwakarta Gelar Rapat Paripurna Istimewa, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

0

Warta.in, Purwakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, DPRD Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menggelar rapat paripurna istimewa, Jumat (14/8/2026).

Rapat paripurna tersebut mengagendakan penyampaian pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami, membuka rangkaian kegiatan dengan mempersilakan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para undangan untuk menempati tempat duduk yang telah disediakan.

Suasana kemudian dilanjutkan dengan mengikuti secara langsung tayangan dari Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta. Dalam tayangan tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tampak memasuki ruang sidang.

Sidang paripurna di tingkat pusat kemudian dibuka oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Dalam pidatonya, Ahmad Muzani mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga semangat kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu bangsa.

Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar sejarah yang diperingati setiap tahun, tetapi harus terus dipertahankan dan diisi dengan berbagai upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya, pidato disampaikan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi berbagai program pemerintah yang telah diluncurkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menegaskan peran DPD RI sebagai jembatan antara kepentingan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, salah satunya melalui gagasan Green Democracy.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam pidatonya, Presiden memaparkan sejumlah kebijakan transformatif yang telah dijalankan pemerintah sekaligus berbagai capaian pembangunan nasional.

Presiden menegaskan bahwa makna kemerdekaan tidak berhenti pada peristiwa Proklamasi 17 Agustus 1945, tetapi harus dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh rakyat.

“Kemerdekaan bukan apa yang diproklamasikan, tapi kemerdekaan adalah apa yang sudah kita rasakan,” kata Presiden Prabowo.

Dalam pidatonya, Presiden juga memaparkan kondisi perekonomian nasional di tengah berbagai gejolak dan ketidakpastian ekonomi global. Ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi aman.

Presiden menyampaikan, realisasi investasi Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp1.931 triliun dan mampu membuka sekitar 2,7 juta lapangan kerja baru.

Sementara itu, pada 2026, realisasi investasi sejak Januari hingga Juni telah mencapai Rp1.010 triliun dan disebut mampu membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru.

Prabowo juga memaparkan pertumbuhan ekonomi nasional yang menurutnya menunjukkan kinerja positif.

“Ekonomi kita pada kuartal pertama tahun 2026 tumbuh 5,61 persen. Ini adalah pertumbuhan tertinggi kuartal pertama dalam 13 tahun terakhir,” tegas Prabowo.

Ia melanjutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester pertama 2026 mencapai 5,45 persen.

“Ini adalah pertumbuhan tertinggi semester pertama dalam 13 tahun terakhir,” lanjutnya.

Usai mengikuti rangkaian pidato kenegaraan, Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Sri Puji Utami menyampaikan pesan agar seluruh peserta rapat dapat menyimak dan memahami berbagai pesan serta substansi yang disampaikan dalam pidato kenegaraan Presiden.

Menurutnya, momentum tersebut bukan hanya agenda seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk memahami arah pembangunan nasional sekaligus memperkuat semangat kebangsaan dalam mengisi kemerdekaan.

Rapat paripurna istimewa tersebut turut dihadiri Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzen, Wakil Bupati Purwakarta Hapidin atau yang akrab disapa Bang Ijo, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Purwakarta dan para undangan lainnya.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kapolres Putu Kholis – PWI Bekasi Raya Perkuat Sinergi Kamtibmas, Informasi dan Sosial

0

warta.in Bekasi ◊ Jum’at, 14 Agustus 2026

KOTA BEKAS – Silaturahmi antara PWI Bekasi Raya dengan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana menjadi momentum memperkuat sinergi insan pers dan kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah, membangun keterbukaan informasi publik, serta menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung PWI Bekasi Raya, Jumat (14/8/2026), tersebut diisi dialog antara Kapolres dengan jajaran pengurus dan anggota PWI Bekasi Raya.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., menegaskan hubungan pers dan kepolisian harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, profesional, serta saling menghormati fungsi dan kewenangan masing-masing.

Menurut Ade, pers memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi berdasarkan fakta dan Kode Etik Jurnalistik. Sementara kepolisian memiliki peran penting memastikan informasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat dapat disampaikan secara cepat dan akurat.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini. PWI Bekasi Raya siap membangun sinergi positif dengan Polres Metro Bekasi Kota. Sinergi bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol pers, tetapi justru memperkuat komunikasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar, akurat dan berimbang,” ujar Ade.

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana dalam sesi dialog dan tanya jawab bersama pengurus dan anggota PWI Bekasi Raya.

*Patroli Diperkuat, Pokdar Kamtibmas Diaktifkan*

Dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, Putu Kholis menegaskan salah satu langkah yang akan diperkuat adalah meningkatkan kegiatan patroli sekaligus mengoptimalkan keterlibatan kelompok masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Menurutnya, kepolisian tidak mungkin bekerja sendiri dalam menjaga keamanan Kota Bekasi yang memiliki dinamika masyarakat cukup kompleks. Karena itu, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Kapolres juga mendorong pengaktifan kembali kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini menjadi mitra kepolisian, termasuk Pokdar Kamtibmas.

“Patroli perlu kita tingkatkan. Kita juga akan mengaktifkan kembali kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini menjadi perpanjangan tangan kepolisian, termasuk Pokdar Kamtibmas,” ujar Putu Kholis.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

*Kapolres: Informasi ke Media Jangan Tersendat*

Selain persoalan kamtibmas, keterbukaan informasi menjadi salah satu perhatian Kapolres Metro Bekasi Kota.

Putu Kholis meminta Wakapolres, para Kasat hingga jajaran Bhabinkamtibmas untuk lebih aktif menyalurkan informasi kepada masyarakat melalui media.

Langkah tersebut dinilai penting agar tidak terjadi kekosongan informasi yang berpotensi diisi informasi yang tidak jelas sumber maupun kebenarannya.

“Saya minta Waka, para Kasat dan Bhabinkamtibmas berperan aktif dalam menyalurkan informasi kepada media. Jangan sampai informasi tersendat, kemudian muncul informasi liar yang berkembang dan akhirnya dikonsumsi bulat-bulat oleh masyarakat,” tegasnya.

Putu Kholis menilai media memiliki posisi strategis sebagai salah satu kanal informasi yang dapat membantu kepolisian menyampaikan berbagai informasi dan penjelasan kepada masyarakat.

Karena itu, komunikasi antara jajaran kepolisian dengan wartawan perlu dibangun secara aktif, terbuka dan berkelanjutan.

Pandangan tersebut sejalan dengan Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin yang menilai keterbukaan informasi menjadi salah satu kunci membangun kepercayaan publik.

“Di era digital, informasi bergerak sangat cepat. Kalau informasi resmi terlambat, ruang kosongnya bisa diisi oleh informasi yang belum tentu benar. Karena itu, komunikasi antara Polri dan media harus semakin terbuka dan responsif,” kata Ade.

Ia menegaskan kemudahan akses informasi tidak berarti media kehilangan fungsi kritisnya. Sebaliknya, keterbukaan informasi dari kepolisian akan membantu wartawan melakukan verifikasi sehingga pemberitaan yang disajikan kepada masyarakat semakin akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

*Binmas dan PWI Peduli Siap Kolaborasi*

Silaturahmi tersebut juga membuka peluang kolaborasi dalam bidang sosial dan kemanusiaan.

Kapolres Metro Bekasi Kota mendorong kolaborasi antara jajaran fungsi Binmas dengan PWI Peduli dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dan insan pers di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan, penegakan hukum maupun pemberitaan, tetapi juga melalui aksi sosial.

Ade Muksin menyambut positif gagasan tersebut. Menurutnya, PWI Peduli memiliki semangat agar organisasi wartawan tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik dan organisasi profesi, tetapi juga memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat.

“Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi Binmas dengan PWI Peduli. Ini bisa menjadi kekuatan yang sangat baik. Ketika kepolisian dan insan pers bersama-sama hadir dalam kegiatan sosial kemanusiaan, manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ungkap Ade.

*Sinergi Tak Menghilangkan Independensi Pers*

Ade menegaskan sinergi yang dibangun PWI Bekasi Raya dengan Polres Metro Bekasi Kota tetap berada dalam koridor profesionalisme dan independensi pers.

Menurutnya, kemitraan yang sehat justru harus mampu menempatkan masing-masing institusi sesuai fungsi dan kewenangannya.

“PWI tetap menjalankan fungsi kontrol sosial. Wartawan harus tetap kritis, independen dan berpegang pada Kode Etik Jurnalistik. Tetapi komunikasi yang baik dengan kepolisian akan membuat proses jurnalistik semakin kuat karena informasi yang diperoleh dapat diverifikasi dan dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ade juga menyampaikan apresiasi kepada Kombes Pol. Putu Kholis Aryana yang membuka ruang komunikasi dengan PWI Bekasi Raya sejak awal kepemimpinannya di Kota Bekasi.

Ia berharap komunikasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi dilanjutkan melalui kerja nyata dalam bidang informasi publik, kamtibmas maupun sosial kemanusiaan.

“Kami berharap ini menjadi awal komunikasi yang semakin intens. PWI Bekasi Raya siap bersinergi dalam hal-hal positif untuk kepentingan masyarakat, tanpa meninggalkan independensi dan marwah pers,” pungkas Ade.

Pertemuan tersebut sekaligus mempertegas tiga semangat kolaborasi, yakni memperkuat keamanan berbasis masyarakat melalui patroli dan Pokdar Kamtibmas, membangun keterbukaan informasi antara kepolisian dan media, serta mendorong kegiatan sosial kemanusiaan melalui kolaborasi Binmas dan PWI Peduli.

Satu sinergi, tiga manfaat: kamtibmas semakin kuat, informasi publik semakin sehat, dan kepedulian sosial semakin dekat dengan masyarakat.

(Alpin A.S)

Asap Hitam Mencekam! SPBU di Jalintim Pelalawan Rusak Dihantam Si Jago Merah,Diduga Akibat Minibus Korslet

0

​PELALAWAN-Warta.In – Suasana tenang di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, seketika berubah menjadi kepanikan mencekam pada Jumat (14/8/2026) pagi. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi tepat di samping Rumah Makan Nilam Sari mengalami kerusakan di sejumlah fasilitas utamanya usai diamuk si jago merah sekitar pukul 09.30 WIB.
​Kobaran api beserta kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara mengejutkan warga sekitar dan menghentikan laju para pengguna jalan yang tengah melintas.
​Kronologi Kejadian: Api Menyambar dari Minibus
​Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian yang juga merupakan anggota DPRD Pelalawan, Nasaruddin US, insiden ini bermula saat sebuah mobil jenis minibus tengah melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di pompa Pertalite.
​”Kejadiannya sekitar jam 9 lewat atau mendekati jam 10. Api memercik dari mobil yang sedang isi minyak dan langsung membesar,” ujar Nasaruddin.
​Diduga kuat, terjadi korsleting pada sistem kelistrikan minibus tersebut hingga memicu percikan api. Dalam hitungan detik, api menyambar dispenser Pertalite, merembet cepat ke bagian atap SPBU, hingga merusakan area dispenser Solar di sekitarnya.
​Petugas Berlarian, Sopir Minibus Diduga Kabur
​Melihat kobaran api yang kian membesar, para petugas SPBU langsung berlarian menyelamatkan diri. Di tengah kepanikan tersebut, sang sopir minibus yang kendaraannya menjadi sumber api diduga langsung melarikan diri dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
​”Sopirnya melarikan diri, sudah tidak ada di lokasi setelah mobilnya terbakar,” tambah Nasaruddin.
​Dua Regu Damkar Dikerahkan
​Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pelalawan, Indrawan Putra, membenarkan musibah kebakaran yang merusak beberapa unit pengisian BBM tersebut. Pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
​”Setelah menerima laporan, regu Damkar Sorek langsung saya perintahkan meluncur ke TKP, disusul bantuan dari regu Damkar Ukui. Tim langsung melakukan operasi pemadaman maraton sejak pagi,” jelas Indrawan.
​Berkat respons cepat tim pemadam kebakaran, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke seluruh area SPBU. Petugas di lapangan masih terus melakukan pendinginan dan pengamanan area guna meminimalisir risiko serta menginventarisasi tingkat kerusakan peralatan secara pasti.

LIMBAD ALIAS WIJAYANTO TERUS BANGUN KEKOMPAKAN DAN KOLABORASI ANTAR MEDIA DI SURABAYA JAWA TIMUR

0

LIMBAD ALIAS WIJAYANTO TERUS BANGUN KEKOMPAKAN DAN KOLABORASI ANTAR MEDIA DI SURABAYA JAWA TIMUR

SURABAYA//Warta.in – Nama Limbad alias Wijayanto sudah tidak asing lagi di kalangan insan pers Surabaya. Sosok yang akrab disapa Limbad ini dikenal luas karena kepribadiannya yang terbuka, ramah, dan mudah bergaul dengan siapa saja, khususnya rekan-rekan media.

Dalam setiap pertemuan dan kegiatan, Limbad selalu menekankan pentingnya kebersamaan. Baginya, media di Jawa Timur akan semakin kuat jika semua pihak mau saling merangkul dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Yang penting kita jaga kekompakan. Media itu keluarga besar. Kalau kita bersatu, kerja-kerja kita jadi lebih ringan. Saling support, saling berbagi informasi, dan yang paling penting jaga silaturahmi,” ujar Limbad saat berbincang dengan rekan-rekan media.

Popularitas Limbad di dunia pers memang sudah lama terjaga. Ia sering menjadi jembatan penghubung antara media online, media cetak, hingga media elektronik. Ketika ada kegiatan atau informasi penting, Limbad lah yang biasanya mengajak dan mengkoordinasikan agar semua media bisa hadir bersama.

Gaya Limbad yang santai dan tidak berjarak membuat banyak wartawan merasa nyaman. Tidak heran jika setiap ada diskusi, ngopi bareng, atau kegiatan silaturahmi media, nama Limbad pasti ada di dalamnya.

Lebih dari itu, Limbad juga konsisten mendorong kolaborasi antar media. Menurutnya, persaingan boleh ada, tapi tidak boleh sampai memecah. Justru dengan berkolaborasi, media bisa memberikan dampak yang lebih besar untuk masyarakat Surabaya, Jawa Timur

“Kita ini tujuannya sama, memberikan informasi yang benar dan bermanfaat. Kalau kita kompak, masyarakat juga yang diuntungkan. Jangan sampai karena beda institusi kita jadi jauh. Padahal kita ini satu profesi,” tambahnya.

Semangat yang dibangun Limbad ini mendapat sambutan baik dari rekan-rekan media di Se Jawa timur Banyak yang menilai kehadiran Limbat menjadi perekat yang membuat suasana pers di Surabaya lebih cair dan hangat.

Dengan terus membangun komunikasi dan kebersamaan, Limbad berharap insan pers Surabaya bisa semakin solid ke depan. Tidak hanya dalam meliput berita, tapi juga dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.(**)

Misteri Hilangnya Tas Rp 57 Juta di Lapak Bendera, Sosok di CCTV Mulai Terungkap

0

Misteri Hilangnya Tas Rp 57 Juta di Lapak Bendera, Sosok di CCTV Mulai Terungkap

SURABAYA//Warta.in – Seorang warga Kabupaten Blitar mengalami kerugian besar setelah menjadi korban pencurian di Kota Surabaya. Tas ransel miliknya yang berisi uang tunai Rp57 juta beserta sejumlah dokumen penting raib saat korban tertidur di lapak jualannya.

Peristiwa tersebut terjadi di lapak jual bendera di Jalan Jolotundo, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, pada hari Selasa (11 /08/2026 ) sekitar pukul 04.00 WIB.dini hari

Korban diketahui bernama Pitono (29), laki-laki, pekerja swasta, warga Dusun Sidorejo RT 04 RW 02, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar. Pitono datang ke Surabaya untuk berjualan bendera dan biasa beristirahat di lapak tempatnya berjualan.

Berdasarkan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) nomor STTLP/282/B/VIII/2026/JATIM/RESTABES SBY/SEK.TBSH, kejadian bermula ketika korban tertidur di dalam lapak jual bendera.

Di samping korban terdapat tas ransel warna hitam abu-abu merek ALTO. Tas tersebut berisi sejumlah barang berharga milik korban.

Saat terbangun sekitar pukul 04.00 WIB, Pitono mendapati tas tersebut sudah tidak berada di tempat semula. Setelah mencari di sekitar lokasi dan tidak menemukan tas tersebut, korban menyadari barang miliknya diduga telah diambil orang tidak dikenal.

“Pelapor tertidur di lapak. Saat terbangun tas ranselnya sudah tidak ada,” demikian keterangan yang tercantum dalam laporan yang diterima Polsek Tambaksari.

Merasa dirugikan, korban kemudian mendatangi Polsek Tambaksari untuk melaporkan kejadian tersebut pada hari yang sama sekitar pukul 14.30 WIB.

Barang yang Hilang
Berdasarkan laporan korban, sejumlah barang yang berada di dalam tas dan ikut hilang antara lain uang tunai sebesar Rp57.000.000, baju dan pakaian pribadi, KTP, SIM A, SIM C, serta STNK kendaraan mobil Daihatsu Pick Up dengan nomor polisi AG 8446 KL.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp57 juta.

Laporan Pitono diterima dan diproses sebagai dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 KUHP UU RI Nomor 1 Tahun 2023.

CCTV Diduga Rekam Sosok Terduga Pelaku

Informasi yang dihimpun media menyebutkan terdapat rekaman CCTV di sekitar lokasi yang diduga merekam aktivitas seseorang yang berkaitan dengan hilangnya tas milik korban.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, sosok yang diduga terekam CCTV tersebut disebut bernama Rochman, yang menurut informasi warga berdomisili di Pacar Keling Gang 6, Surabaya.

Namun, informasi mengenai identitas tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian. Dengan demikian, Rochman belum dapat disebut sebagai pelaku dan informasi tersebut masih sebatas dugaan yang perlu diverifikasi melalui penyelidikan.

Warga sekitar mengaku mengenali ciri-ciri orang yang diduga terekam dalam CCTV tersebut. Rekaman CCTV diharapkan dapat diperiksa secara menyeluruh oleh penyidik untuk memastikan identitas orang yang terlihat dalam rekaman serta kaitannya dengan kejadian hilangnya tas milik korban.

Diduga Uang Digunakan Membeli Motor Beat

Selain informasi mengenai sosok yang diduga terekam CCTV, media juga memperoleh informasi dari warga terkait dugaan penggunaan uang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat dugaan uang hasil pencurian tersebut digunakan untuk membeli sepeda motor Honda Beat. Informasi ini masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Warga berharap informasi mengenai pembelian sepeda motor tersebut dapat turut ditelusuri oleh penyidik, termasuk waktu pembelian, sumber dana, pihak yang melakukan transaksi, serta hubungan transaksi tersebut dengan perkara yang dilaporkan korban.

Jika informasi tersebut benar dan memiliki keterkaitan dengan perkara, penelusuran terhadap sepeda motor Honda Beat tersebut dapat menjadi salah satu petunjuk bagi kepolisian untuk mengungkap keberadaan uang yang hilang dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian yang menyatakan bahwa sepeda motor Honda Beat tersebut dibeli menggunakan uang milik Pitono yang hilang dalam peristiwa pencurian.

Polisi Diharapkan Bergerak Cepat

Dengan adanya informasi mengenai rekaman CCTV, dugaan identitas orang yang terekam, serta informasi mengenai dugaan pembelian sepeda motor Honda Beat, pihak kepolisian diharapkan dapat bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Pemeriksaan CCTV secara detail, pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi, pendalaman keterangan korban, serta penelusuran terhadap dugaan aliran uang menjadi langkah penting untuk mengungkap perkara tersebut.

Kecepatan penyelidikan juga dinilai penting karena barang yang hilang berupa uang tunai dalam jumlah besar serta sejumlah dokumen penting milik korban.

Di sisi lain, korban juga menilai terdapat bagian dalam laporan polisi yang diterimanya yang kurang jelas, sehingga diharapkan pihak kepolisian dapat memberikan penjelasan serta memastikan seluruh informasi terkait kronologi, barang yang hilang, dan perkembangan penanganan perkara tercatat secara jelas dan lengkap.

Hal tersebut penting agar korban memperoleh kepastian mengenai proses hukum atas laporan yang telah dibuat.

Tindak Lanjut Penyelidikan

Unit Reskrim Polsek Tambaksari diharapkan melakukan sejumlah langkah penyelidikan, antara lain memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi, mendalami keterangan korban, mengamankan dan memeriksa rekaman CCTV, mencocokkan rekaman dengan keterangan saksi, serta menelusuri keberadaan barang-barang milik korban.

Penyidik juga diharapkan memastikan identitas orang yang terekam CCTV dan menelusuri informasi mengenai sepeda motor Honda Beat yang diduga dibeli menggunakan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Imbauan kepada Masyarakat

Kasus ini menjadi perhatian bagi masyarakat, khususnya pedagang yang berjualan di ruang terbuka, agar lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharga.

Masyarakat disarankan tidak menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di dalam tas yang diletakkan di tempat terbuka. Apabila harus beristirahat di lokasi berjualan, barang berharga sebaiknya ditempatkan di lokasi yang lebih aman dan tetap berada dalam pengawasan.

Warga yang mengetahui informasi mengenai kejadian tersebut, keberadaan barang milik korban, rekaman CCTV, maupun informasi lain yang dapat membantu penyelidikan diharapkan menyampaikannya kepada pihak kepolisian. (Roy)

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun di Semester I 2026, Berkat Transformasi Danantara

0

Warta in Jakarta, 13 Agustus 2026 – Program transformasi di bawah komando Danantara berhasil mendongkrak laba pupuk PT Pupuk Indonesia (Persero) secara signifikan sepanjang tahun 2026. Capaian kinerja yang baik ini merupakan hasil dari penerapan operational excellence dan cost leadership yang disiplin.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026 Pupuk Indonesia berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp8,51 triliun, tumbuh 253% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Perusahaan mencatatkan pertumbuhan pendapatan mencapai Rp59,67 triliun, tumbuh 51% dengan peningkatan EBITDA sebesar 140% menjadi Rp14,28 triliun, seiring pertumbuhan volume produksi dan efisiensi biaya operasional yang sejalan dengan upaya transformasi dan bisnis perusahaan.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan bahwa efisiensi operasional dan disiplin biaya yang dijalankan Perusahaan secara konsisten sesuai agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, memungkinkan perusahaan untuk tumbuh secara berkelanjutan dengan atau tanpa momentum siklus harga komoditas.

“Berkat dukungan pemerintah melalui Danantara transformasi bisnis secara menyeluruh sudah mulai membuahkan hasil berupa capaian kinerja keuangan yang membanggakan. Dengan fondasi keuangan yang semakin kuat, kami optimistis pertumbuhan ini berkelanjutan, bukan hanya untuk kinerja perusahaan, tapi juga untuk kontribusi yang lebih besar terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Rahmad.

Rahmad menjelaskan bahwa transformasi memperkuat daya tahan bisnis Pupuk Indonesia melalui strategi yang memastikan kinerja perusahaan tetap adaptif dan berkelanjutan, meski di tengah dinamika ekonomi global. Perusahaan menerapkan diversifikasi sumber pendapatan dengan memperkuat kontribusi segmen non-subsidi dan produk non-pupuk, serta memperluas sumber pasokan dan skema kontrak bahan baku untuk meredam dampak volatilitas harga komoditas global terhadap struktur biaya.

Selain itu, selama beberapa tahun terakhir, Pupuk Indonesia terus melakukan upaya transformasi bisnis secara menyeluruh melalui operational & digital excellence, penguatan holding business streamlining, hingga distribusi public service obligation serta penguatan komersial. Dari sisi tata kelola transformasi perusahaan didukung oleh penerbitan Peraturan Presiden Nomor 113 tahun 2025 yang menjadi titik balik efisiensi operasional perusahaan.

Seiring dengan agenda transformasi, perusahaan juga berkomitmen melakukan peremajaan atau revitalisasi 7 pabrik dalam 5 tahun ke depan sejalan dengan arahan Danantara untuk mengoptimalkan portofolio aset BUMN agar lebih produktif dan bernilai tambah. Tak hanya itu, dalam beberapa tahun ke depan Pupuk Indonesia juga menyiapkan sejumlah langkah strategis pengembangan, di antaranya ekspansi dan diversifikasi portofolio produk seperti pengembangan metanol dan turunannya; pengembangan bisnis clean ammonia; pengembangan bisnis industrial support, dan sebagainya.

Transformasi yang dijalankan Pupuk Indonesia juga memberikan dampak positif bagi petani, dengan semakin mudahnya akses terhadap pupuk bersubsidi. Sepanjang tahun 2025, perusahaan berhasil menyalurkan 8.110.571 ton pupuk bersubsidi, meningkat 10,68% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut didukung oleh implementasi sistem i-Pubers yang mempercepat dan mempermudah proses penebusan, serta penerapan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 yang menyederhanakan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi sehingga distribusi menjadi lebih cepat, mudah, dan tepat sasaran. Hingga 12 Juli 2026 Pupuk Indonesia sudah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 5,13 juta ton atau 52% dari alokasi 9,8 juta ton yang ditetapkan Pemerintah.

“Sejalan dengan agenda transformasi BUMN yang didorong Danantara, semua perubahan struktural ini bermuara pada satu hal, pupuk yang terjangkau dan lebih cepat sampai ke petani, dengan cost yang lebih sehat bagi negara serta menjaga ketahanan pangan,” ungkap Rahmad.

Di sisi operasional, Pupuk Indonesia menjadikan efisiensi dan optimalisasi aset sebagai praktik bisnis yang berkelanjutan sehingga mampu menjaga daya saing perusahaan dalam jangka panjang. Dengan kapasitas produksi nasional sekitar 14,8 juta ton per tahun, perusahaan memiliki ruang yang memadai untuk menjamin kebutuhan pupuk dalam negeri sekaligus merespons peluang pasar global tanpa mengganggu pasokan bagi petani Indonesia.

“Bagi kami, keberlanjutan laba bukan soal mengejar angka tertinggi tiap tahun, tapi memastikan fondasi yang cukup kuat untuk tetap tumbuh meski kondisi global berubah-ubah. Ketahanan bisnis kami bukan hanya soal bertahan dari gejolak industri, tapi juga soal memastikan pertumbuhan ini dirasakan langsung oleh pelaku usaha kecil dan petani di akar rumput,” pungkas Rahmad.

Terkuak!!! Dana Desa Tarahoso Rp873 Juta Diduga Bermasalah, PMD Nias Barat Justru Cairkan Dana 2026

0

Warta.in, NIAS BARAT – Tata kelola Dana Desa di Kabupaten Nias Barat kembali memanas. Realisasi Dana Desa Tarahoso, Kecamatan Mandrehe Utara, TA 2025 senilai Rp873.111.000* kini jadi sorotan publik karena diduga tidak sesuai fakta di lapangan.

Yang lebih mengagetkan, di tengah laporan pertanggungjawaban 2025 yang dinilai belum tuntas, *Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nias Barat* justru telah merekomendasikan pencairan *Dana Desa Tahap 1 TA 2026.

Kondisi ini memicu dugaan adanya pembiaran sistematis* dan lemahnya fungsi pengawasan dari Bupati Nias Barat hingga nspektorat

Data Tak Bohong, Fakta di Lapangan Minim

Berdasarkan data keterbukaan informasi publik, Desa Tarahoso berstatus “TERTINGGAL” dengan pagu Rp902.811.000. Realisasi yang sudah cair Rp873.111.000* melalui 2 tahap. Tahap 1: Rp531.786.600* dan Tahap 2: Rp341.324.400.

Namun warga mempertanyakan 4 pos besar yang diduga bermasalah:

1. Penyertaan Modal BUMDES: Rp290.000.000
Bentuk usaha tidak ada, dampak nihil di lapangan
2. Kegiatan SDGs Desa
Tidak ada data dan kegiatan nyata yang bisa ditunjukkan
3. Operasional Pemdes 3%: Rp27.084.000
Rincian penggunaan tidak transparan
4. Kegiatan Non-Fisik Lain: Rp278.932.600
Keadaan Mendesak Rp133.200.000, Penyusunan Profil Desa Rp78.732.600, Posyandu Rp67.000.000 diduga di-mark up

“Apa dasar hukum PMD berani rekomendasikan dana 2026? SPJ 2025 saja belum jelas. Ini pembiaran yang merugikan negara!” tegas tokoh masyarakat setempat.

Bupati dan Inspektorat Didesak Bertindak

Warga menilai Bupati Nias Barat menutup mata dan membiarkan kepala desa bergerak tanpa sanksi tegas. Inspektorat Kabupaten Nias Barat* dituding mandul karena tidak menjalankan fungsi audit investigatif.

Camat Mandrehe Utara dan Dinas PMD sebagai garda terdepan verifikasi juga dituntut bertanggungjawab jika terbukti meloloskan berkas cacat prosedur.

“Ini ujian integritas Pemkab Nias Barat. Kami minta Inspektorat segera lakukan Audit Khusus atau Riksus. Jangan biarkan dana rakyat menguap begitu saja,” kata warga.

Sebagai desa berstatus “Tertinggal”, anggaran sebesar ini seharusnya mampu mendongkrak kesejahteraan, bukan menguap dalam tata kelola yang tidak akuntabel.

Hingga berita ini diterbitkan, *Pj Kepala Desa Wira Join Daeli, S.Pd, Kepala Dinas PMD, dan Inspektur Kabupaten Nias Barat* belum memberikan klarifikasi resmi.

Catatan
_Warta.in membuka ruang hak jawab, hak koreksi, dan klarifikasi seluas-luasnya kepada semua pihak terkait untuk memberikan keterangan disertai data pendukung yang valid demi keberimbangan informasi._

Reporter: Tim Warta.in