Beranda blog Halaman 138

*NYAWA HILANG 3 TAHUN LALU: KEADILAN UNTUK ARALLE MASIH TERSEMBUNYI, POLDA SULBAR TAK MAMPU TUNTASKAN!*

0

*NYAWA HILANG 3 TAHUN LALU: KEADILAN UNTUK ARALLE MASIH TERSEMBUNYI, POLDA SULBAR TAK MAMPU TUNTASKAN!*

“Sinergi Muda Mamasa Desak Kepolisian Transparan; Penetapan Tersangka Tak Berujung Keadilan Nyata.

MAMASA, SULAWESI BARAT – 11 AGUSTUS 2026 — Tiga tahun sudah berlalu sejak peristiwa pembunuhan kejam yang merenggut nyawa pasangan suami istri Porepadang dan Sabriani di Kelurahan Aralle, Kecamatan Aralle, pada 7 Agustus 2022. Namun hingga hari ini, keadilan yang dinanti keluarga dan masyarakat masih tertutup rapat. Meski Polda Sulawesi Barat pernah mengumumkan penetapan satu tersangka, tak ada kemajuan berarti yang disampaikan, memunculkan dugaan kuat bahwa aparat belum mampu mengantar perkara ini hingga tuntas.

Merespons ketidakjelasan yang tak berkesudahan ini, Ryan Mewa’, Ketua Harian Sinergi Muda Mamasa (SMM), angkat suara tegas.

“Sudah tiga tahun kasus ini berjalan. Publik berhak tahu: sejauh mana proses hukumnya? Apakah sudah dilimpahkan? Apakah sudah masuk persidangan? Jika belum, apa kendalanya? Jangan sampai terkesan kita tak mampu menuntaskan perkara yang sangat menyayat hati ini.”

Ia menegaskan tidak bermaksud mencampuri proses hukum, namun transparansi dan kepastian adalah hak mutlak warga. Penetapan tersangka bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal yang harus diikuti penyelesaian yang nyata.

“Kami tak ingin waktu perlahan menghapus ingatan kita, sementara keluarga korban masih menahan luka dan harapan yang tak kunjung terjawab. Jangan biarkan keadilan terpendam hanya karena diamnya informasi,” tegas Ryan.

SMM meminta Kapolda Sulbar dan jajaran Ditreskrimum segera membuka data resmi: status perkara saat ini, perkembangan terhadap tersangka, serta dugaan keterlibatan pihak lain jika ada.

“Kasus ini bukan sekadar laporan di meja kerja. Ada anak yang kehilangan orang tua, ada keluarga yang hidup dalam trauma. Negara dan aparat penegak hukum wajib membuktikan kemampuannya melindungi nyawa warga. Jangan biarkan kasus Pasutri Aralle menjadi catatan kelam yang tak pernah usai,” tutup Ryan Mewa’ dengan tegas. (Tim/Red)

1.179 PRAMUKA SUMATERA UTARA SIAP UKIR PRESTASI DI JAMNAS XII 2026

0

1.179 PRAMUKA SUMATERA UTARA SIAP UKIR PRESTASI DI JAMNAS XII 2026

MEDAN ( Warta.In ) — Semangat membanggakan Sumatera Utara dibawa 1.179 anggota Gerakan Pramuka Sumatera Utara menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

Kontingen Sumatera Utara secara resmi dilepas oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution di Terminal Penumpang Bandar Deli, Jalan Pelabuhan Lama I, Belawan, Medan, Selasa (11/8/2026).

Dalam pelepasan tersebut, Gubernur Bobby memberikan pesan khusus kepada seluruh anggota Pramuka yang akan mengikuti salah satu kegiatan nasional terbesar Gerakan Pramuka tersebut.

Bobby meminta seluruh peserta menjaga nama baik Sumatera Utara, menjunjung tinggi sportivitas, serta menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti Jamnas.

“Buat bangga nama Sumatera Utara melalui Jamnas ini. Selain buat bangga Sumatera Utara, kalian juga nantinya akan membuat bangga keluarga,”

Menurut Bobby, keikutsertaan ribuan anggota Pramuka Sumatera Utara di Jamnas merupakan sebuah kebanggaan. Para peserta yang diberangkatkan dinilai merupakan putra-putri terbaik Sumatera Utara yang memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan membangun jaringan persaudaraan dengan Pramuka dari seluruh Indonesia.

“Kami percaya dari 1.179 orang yang akan berangkat ke Jamnas ini adalah putra-putri terbaik Sumatera Utara yang nantinya akan membawa Sumatera Utara ke arah yang lebih baik lagi,” katanya.

BUKAN SEKADAR PERJALANAN MENUJU CIBUBUR

Jamnas XII Tahun 2026 bukan sekadar perjalanan menuju Cibubur. Bagi Kontingen Sumatera Utara, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, memperluas wawasan, sekaligus mempererat persaudaraan antargenerasi muda Indonesia.

Gubernur Bobby mengingatkan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Ia juga meminta peserta menjaga kesehatan dan kebugaran, terutama karena sebagian anggota kontingen harus menempuh perjalanan panjang melalui jalur laut dan darat.

Selain menjaga kondisi fisik, kekompakan juga menjadi pesan penting yang disampaikan Gubernur.

Selama berada jauh dari keluarga, seluruh peserta diminta saling menjaga, saling membantu, dan membangun suasana kekeluargaan.

“Ketika nanti berada di luar daerah tetap menjaga kekompakan dan keguyuban, sehingga nanti kalian pulang dari Jamnas membawa ilmu yang bermanfaat untuk Sumatera Utara,” ujar Bobby.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara Dikky Anugerah menjelaskan, Kontingen Sumut terdiri atas 1.179 orang, yakni tujuh orang Kontingen Daerah dan 1.172 orang Kontingen Cabang.

Untuk menuju lokasi Jamnas di Buperta Cibubur, kontingen diberangkatkan melalui tiga jalur, yaitu laut, darat, dan udara.

Sebanyak 384 orang dari enam Kwarcab diberangkatkan melalui jalur laut pada 4 dan 11 Agustus 2026. Keenam Kwarcab tersebut berasal dari Medan, Binjai, Langkat, Batubara, Humbang Hasundutan, dan Tebingtinggi.

Sementara itu, 461 orang dari 13 Kwarcab diberangkatkan melalui jalur darat pada 9 dan 10 Agustus 2026.

Adapun melalui jalur udara, sebanyak 334 orang diberangkatkan yang terdiri atas Kontingen Daerah dan sembilan Kwarcab.

Menurut Dikky, pola keberangkatan melalui tiga jalur tersebut merupakan bagian dari persiapan agar seluruh anggota kontingen dapat tiba di lokasi kegiatan dengan aman dan mengikuti Jamnas sesuai jadwal.

Jambore Nasional XII Tahun 2026 akan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Tema ini dinilai relevan dengan tantangan generasi muda saat ini. Pramuka tidak hanya dituntut memiliki keterampilan kepramukaan, tetapi juga mampu berkreasi, berinovasi, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan bangsa.

Dikky berharap Kontingen Sumatera Utara mampu menjadikan Jamnas sebagai momentum untuk memperkuat karakter dan kapasitas generasi muda.

«“Kami berharap Kontingen Sumut tidak sekadar menjadi peserta, tetapi mampu membawa nama baik daerah, mempererat persaudaraan dengan Pramuka dari seluruh Indonesia, serta pulang membawa pengalaman, pengetahuan, keterampilan, dan prestasi untuk Sumatera Utara,” kata Dikky.»

Dengan semangat “Bawa Nama Baik Sumut, Pulang Membawa Manfaat”, 1.179 anggota Kontingen Sumatera Utara kini bersiap mengikuti seluruh rangkaian Jamnas XII Tahun 2026.

Mereka tidak hanya membawa perlengkapan dan atribut kontingen, tetapi juga membawa harapan keluarga, daerah, dan masyarakat Sumatera Utara.(su16)

Sambut HUT RI Ke-81, Kecamatan Abab Gelar Lomba Lari Maraton Berhadiah Jutaan Rupiah untuk Umum.

0

Warta.in//PALI, kecamatan Abab, 11 Agustus 2026 – Semangat nasionalisme dan gaya hidup sehat akan melebur menjadi satu di Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Pemerintah Kecamatan Abab bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kecamatan Abab secara resmi mengumumkan gelaran Lomba Lari Maraton Tingkat Umum.

Mengusung visi besar nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, ajang ini dirancang bukan sekadar kompetisi olahraga biasa. Acara ini menjadi panggung pemersatu masyarakat, wadah penyaluran bakat atletik lokal, sekaligus pesta rakyat untuk mengobarkan kembali semangat juang kemerdekaan melalui aktivitas fisik yang positif.

Rute Menantang Menyusuri Jantung Kecamatan Abab Kompetisi ini akan mengajak para pelari untuk menaklukkan rute strategis di wilayah Abab. Titik awal (Start) perlombaan akan dimulai langsung dari halaman Kantor Camat Abab. Dari sana, para peserta akan memacu kecepatan menuju checkpoint utama di SMA Negeri 1 Abab, sebelum akhirnya memutar kembali untuk mencapai garis akhir (Finish) yang juga bertempat di Kantor Camat Abab.

Rute ini dipilih untuk memudahkan akses penonton dan suporter yang ingin memberikan dukungan moral di sepanjang jalur lintasan, sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan para pelari selama berkompetisi.Jadwal Pelaksanaan Acara Perlombaan maraton ini akan diselenggarakan tepat pada hari puncak peringatan kemerdekaan. Berikut adalah detail jadwal pelaksanaannya:

Hari & Tanggal: Senin, 17 Agustus 2026Waktu Kick-off: Pukul 14:00 WIB sampai dengan selesai Kategori Peserta: Tingkat Umum (Terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat)Total Hadiah Jutaan Rupiah Menanti Pemenang Pihak panitia penyelenggara yang didukung penuh oleh Camat Abab, Mohamad Reza Pahlevi, SE, dan Ketua TP. PKK Kecamatan Abab, Festy Oktaviani, K, telah menyiapkan apresiasi berupa trofi dan uang tunai bagi para pelari tercepat yang berhasil menembus garis finish:Juara 1: Uang tunai sebesar Rp. 700.000,-Juara 2: Uang tunai sebesar Rp. 500.000,-Juara 3: Uang tunai sebesar Rp. 300.000,-Juara 4: Uang tunai sebesar Rp. 200.000,

Batas Akhir dan Kontak Pendaftaran Mengingat antusiasme warga yang diprediksi akan sangat tinggi, panitia mengimbau kepada seluruh calon peserta untuk segera mendaftarkan diri sebelum kuota terpenuhi. Pendaftaran akan resmi ditutup pada:Hari & Tanggal: Rabu, 16 Agustus 2026Waktu Penutupan: Pukul 21:00 WIB (Malam)Masyarakat yang ingin mendaftar atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai regulasi perlombaan dapat langsung menghubungi pusat layanan informasi panitia melalui nomor kontak berikut:Lian Saputra: 0853-7886-7394, Danu Pratama: 0822-8107-1966Eko, Takisita: 0852-7917-3058 Mari persiapkan fisik, asah stamina, dan tunjukkan sportivitas terbaik Anda. Jadilah bagian dari kemeriahan sejarah perayaan HUT RI ke-81 di Kecamatan Abab!

Patroli Dini Hari Bongkar Aksi Pungli di Jalintim Belimbing–Sekayu, Empat Orang Diamankan Polisi

0

Warta In

“MUARA ENIM ,”Jajaran Polsek Gunung Megang, Polres Muara Enim, bergerak cepat menindak dugaan aksi pungutan liar (pungli) yang meresahkan pengguna jalan di ruas Jalan Lintas Belimbing–Sekayu, Kabupaten Muara Enim. Dalam penindakan yang dilakukan pada Senin (10/8/2026) dini hari, polisi mengamankan empat orang yang diduga melakukan pungutan terhadap kendaraan yang melintas.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Gunung Megang AKP KMS Erwin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dari praktik premanisme dan pungli di jalan raya.

“Penindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap aktivitas yang diduga meresahkan masyarakat dan pengguna jalan. Anggota melaksanakan patroli untuk mencegah serta menindak setiap bentuk gangguan keamanan, termasuk dugaan pungli di jalan,” ujar AKP KMS Erwin.

Penindakan bermula sekitar pukul 02.00 WIB, saat Unit Reskrim Polsek Gunung Megang melaksanakan patroli hunting di wilayah hukum Polsek Gunung Megang, mulai dari Desa Teluk Lubuk hingga Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing.

Saat melintas di Jalan Lintas Desa Teluk Lubuk, petugas mendapati dua orang laki-laki yang diduga sedang meminta atau mengutip sejumlah uang dari kendaraan yang melintas. Petugas kemudian mengamankan keduanya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Patroli kemudian dilanjutkan menuju Desa Cinta Kasih. Di lokasi tersebut, petugas kembali menemukan dua orang laki-laki yang diduga melakukan aktivitas serupa terhadap kendaraan yang melintas di ruas Jalan Belimbing–Sekayu. Keempat orang tersebut selanjutnya diamankan ke Polsek Gunung Megang.

Keempat orang yang diamankan masing-masing berinisial RP (24), warga Desa Teluk Lubuk; AK (29), warga Desa Teluk Lubuk; NR (20), warga Desa Cinta Kasih; dan VP (21), warga Desa Cinta Kasih. Seluruhnya diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap.

Dari penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan aktivitas pungutan, yakni 1 lembar pecahan Rp20.000, 1 lembar Rp10.000, 2 lembar Rp5.000, 6 lembar Rp2.000, dan 1 lembar Rp1.000, dengan total Rp58.000.

Selain mengamankan barang bukti dan melakukan pemeriksaan awal, petugas juga melakukan pemeriksaan menggunakan rapid test narkotika terhadap keempat orang tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keempatnya dinyatakan positif terhadap zat yang terdeteksi sebagai amfetamin (AMP). Hasil tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan penanganan oleh Unit Narkoba Polres Muara Enim sesuai prosedur.

Kapolsek Gunung Megang menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap segala bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar tidak takut melaporkan apabila menemukan aksi pungli, premanisme, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selanjutnya, keempat orang tersebut beserta barang bukti diamankan untuk proses lebih lanjut.dan dikoordinasikan dengan Unit Narkoba Polres Muara Enim ,guna dilakukan penanganan sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yg berlaku dinegara ini.

(Zulkifli//hms)

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Lahat melalui Budidaya Ayam Petelur

0

Warta In

“Lahat, 11 Agustus 2026,” PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PTBA menyelenggarakan Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Budidaya Ayam Petelur Skala Rumahan dan Komunal di Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 kepala keluarga penerima manfaat Program PPM PTBA ini menjadi tahap awal implementasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis peternakan ayam petelur.

Pada tahap pertama, PTBA memberikan dukungan berupa 2.400 ekor ayam petelur, pembangunan 50 unit kandang skala rumahan dan 1 unit kandang komunal, penyediaan pakan, serta pendampingan teknis oleh tenaga ahli. Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif secara berkelanjutan.

Corporate Secretary Division Head PTBA Eko Prayitno mengatakan, pemberdayaan masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“PTBA tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga berupaya membangun kapasitas masyarakat agar mampu mengelola dan mengembangkan usaha secara mandiri. Melalui budidaya ayam petelur ini, kami berharap masyarakat Desa Sirah Pulau dapat memiliki sumber penghasilan alternatif yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus turut memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal,” ujar Eko.

Menurut Eko, keberhasilan program pemberdayaan masyarakat membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan aktif dari seluruh pihak, termasuk pemerintah desa, mitra pelaksana, tenaga ahli, dan masyarakat penerima manfaat.

“Program ini kami rancang secara bertahap dan terukur. Selain dukungan sarana, masyarakat mendapatkan pelatihan serta pendampingan teknis agar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menjalankan budidaya ayam petelur. Harapannya, usaha ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Dalam pelatihan ini, PTBA berkolaborasi dengan Rumah Kreatif Sriwijaya sebagai mitra pelaksana dan menghadirkan pakar budidaya ayam petelur Muhammad Yusuf, S.Pt., M.Si. sebagai narasumber. Program ini juga mendapat dukungan dari Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (FP2M) serta Pemerintah Desa Sirah Pulau.

(Zulkifli)

Maksimalkan Pelayanan Pagi kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish di Wilayah Ngimbang

0

Maksimalkan Pelayanan Pagi kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN// Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi, Aipda Zeni,Aipda Erwan, dan Aipda Afis, S. di pertigaan Pasar Ngimbang dan SMP Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Kamis (11/08/2026) pukul 05.40 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas.

Kapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Personil Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Blue Light Guna Daya Cegah Dan Tangkal 4C Di Daerah Rawan

0

Personil Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Blue Light Guna Daya Cegah Dan Tangkal 4C Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Senin (10/08/2026)pukul 23.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan Anggota jaga Poksek Ngimbang Aiptu Muji. R, Aipda Zeni dan Brigadir Deni dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, ATM BRI Ngimbang dan Lapang Bola Voli Kakatpenjalin Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K, yang di wakili Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Kamtibmas Di Obvit Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme

0

Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Kamtibmas Di Obvit Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli kamtibmas di Objek Vital (Obvit) guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Senin siang (10/08/2026) pukul 10.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Obyektif vital ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Zeni, Brigadir Sujito dan Brigadir Deni dengan sasaran Jalan raya Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang dan ATM BNI serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr.K.S.I.K, “Bahwa patroli yang di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang di Obyek Vital ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.

Untuk menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkap Kapolsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Semarak HUT Ke-81 RI, Pegawai Rutan Palembang Ikuti Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan di LPKA Palembang

0

Warta.In | Palembang, 10 Agustus 2026 – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Palembang, Selasa (10/08).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari rangkaian Semarak HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Rutan Kelas I Palembang mengikutsertakan sejumlah pegawai untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sekaligus pemeriksaan kesehatan.

Sebelum melaksanakan donor darah, para peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan dan skrining oleh petugas kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh dan kelayakan peserta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pegawai yang memenuhi persyaratan kemudian mengikuti proses donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan solidaritas terhadap sesama.

Selain donor darah, pemeriksaan kesehatan juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Melalui pemeriksaan ini, para pegawai diharapkan semakin peduli terhadap kondisi kesehatan serta termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi sehari-hari.

Kepala Rutan Kelas I Palembang, **M. Rolan**, menyampaikan bahwa keikutsertaan jajaran Rutan Palembang dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus bentuk kepedulian sosial jajaran Pemasyarakatan.

“Donor darah merupakan kegiatan sosial yang sederhana namun memiliki manfaat besar bagi sesama. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif sekaligus meningkatkan kepedulian dan kesadaran pegawai terhadap pentingnya kesehatan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Keikutsertaan pegawai Rutan Kelas I Palembang juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi dan kebersamaan antar-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Sumatera Selatan.

Dengan terlaksananya kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan secara aman, tertib, lancar, dan kondusif, Rutan Kelas I Palembang berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta membangun semangat kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan di lingkungan Pemasyarakatan.

10 Dapur SPPG Operasional Di Bojong Layani 20 Ribu Lebih Penerima Manfaat

0

Warta.in, Purwakarta — Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor, pengawasan penerapan standar operasional prosedur (SOP), serta evaluasi rutin di seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Kecamatan Bojong, Wildan, mengatakan dirinya memiliki tanggung jawab membantu melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program di seluruh dapur SPPG yang berada di wilayah Kecamatan Bojong.

Saat ini, tercatat 10 dapur SPPG telah beroperasional dengan jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 20.400 orang.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena pendataan ulang penerima manfaat terus dilakukan, khususnya menyusul adanya penerimaan siswa baru di sejumlah satuan pendidikan.

“Sebagai Korcam, kami membantu melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program di seluruh dapur SPPG yang ada di Kecamatan Bojong,” kata Wildan.

“Sesuai arahan Korwil, pengawasan dilakukan terhadap penerapan SOP di masing-masing dapur. Para relawan juga wajib mengikuti SOP yang sudah ditetapkan,” jelas Wildan menegaskan.

Perkuat Ekonomi Lokal, KDMP dan BUMDes Didorong Terlibat

Menurut Wildan, pelaksanaan MBG juga diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemenuhan gizi, tetapi mampu menjadi salah satu penggerak roda perekonomian masyarakat di tingkat lokal.

Karena itu, berbagai potensi ekonomi yang tersedia di Kecamatan Bojong diharapkan dapat dilibatkan, termasuk pelaku usaha lokal, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta berbagai potensi lainnya yang dapat mendukung kebutuhan dapur SPPG.

Pengadaan bahan baku diupayakan mengutamakan potensi yang tersedia di wilayah setempat sebagai prioritas, dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan pangan dan standar yang telah ditetapkan dalam SOP.

“Potensi ekonomi lokal diharapkan dapat ikut bergerak. KDMP, BUMDes dan seluruh potensi yang tersedia di wilayah Kecamatan Bojong dapat mengambil peran dalam menggerakkan roda perekonomian rakyat. Bahan baku mengutamakan potensi yang tersedia di tingkat wilayah sebagai prioritas, dengan tetap memperhatikan standar kualitas sesuai SOP,” ujar Wildan.

Dengan demikian, keberadaan MBG diharapkan menciptakan efek berganda bagi masyarakat, mulai dari pemenuhan kebutuhan gizi hingga membuka ruang bagi pelaku ekonomi lokal untuk terlibat dalam rantai pasok program.

Evaluasi Internal Menjadi Kunci Perbaikan

Bagi pengelola SPPG di Kecamatan Bojong, evaluasi internal menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program terus mengalami perbaikan.

Para pengelola SPPG se-Kecamatan Bojong secara rutin melakukan evaluasi bersama setiap hari Jumat setelah kegiatan pengajian malam Jumat.

Forum tersebut menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi berbagai aspek pelaksanaan program, mulai dari ketersediaan dan kualitas bahan baku, proses produksi, pelayanan, kedisiplinan relawan hingga kepatuhan terhadap SOP.

Hasil evaluasi kemudian dijadikan bahan untuk melakukan perbaikan secara berkesinambungan.

“Evaluasi dilakukan secara intens, melakukan komunikasi horizontal dan vertikal, serta akselerasi koordinasi lintas sektoral supaya terbangun hubungan komunikasi yang baik,” kata Wildan.

Menurutnya, evaluasi bukan sekadar mencari kekurangan, melainkan menjadi instrumen untuk memastikan setiap persoalan yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti.

Libatkan Forkopimcam dalam Pengawasan

Pengawasan pelaksanaan MBG di Kecamatan Bojong juga terus diperkuat melalui komunikasi dan koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Wildan mengatakan, sesuai petunjuk Korwil, pihaknya mengagendakan kunjungan bersama Forkopimcam, terutama Camat Bojong dan para kepala desa, untuk melihat secara langsung kondisi penerima manfaat di lapangan.

Kunjungan tersebut tidak hanya bersifat seremonial. Pengelola SPPG juga memanfaatkannya untuk menerima masukan secara langsung dari penerima manfaat serta melihat sejauh mana keberadaan program MBG memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami melakukan pengawasan bersama Forkopimcam dengan mengagendakan kunjungan bersama, terutama Bapak Camat dan kepala desa, kepada penerima manfaat. Sekaligus menerima masukan dari penerima manfaat dan melihat sejauh mana program ini bermanfaat bagi warga sekitar wilayah Bojong,” ungkapnya.

Selain berkoordinasi dengan Forkopimcam, pihaknya juga tengah melakukan safari komunikasi dengan sejumlah tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Bojong.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas komunikasi sekaligus membangun dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG.

Komunikasi Lintas Sektor Berjalan Baik

Wildan menyampaikan, komunikasi dan koordinasi dengan unsur pemerintahan serta aparat kewilayahan sejauh ini berjalan dengan baik.

Ia menyebut komunikasi dengan Camat Bojong berlangsung sangat baik dan mendapat dukungan terhadap pelaksanaan program MBG. Koordinasi dengan unsur TNI dan Polri di tingkat kecamatan juga terus dilakukan.

“Komunikasi dengan Bapak Camat berjalan sangat baik dan beliau selalu support. Komunikasi dengan Danramil dan Kapolsek juga berjalan dengan baik,” kata Korcam.

Selain kegiatan operasional, seluruh pengelola MBG dari dapur yang telah beroperasi juga melaksanakan kegiatan pengajian rutin dan kajian Islam yang kemudian dilanjutkan dengan evaluasi bersama.

Para pengelola juga mengadakan kegiatan Jumat Berkah bersama Forkopimcam sebagai salah satu bentuk penguatan kebersamaan sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dapur Goes to School dan Edukasi Gizi

Upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG tidak berhenti pada penyediaan dan pendistribusian makanan.

SPPG di Kecamatan Bojong, Purwakarta juga menyiapkan program Dapur Goes to School serta kelompok B3 sebagai bagian dari edukasi dan penguatan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala SPPG bersama ahli gizi dan bagian akunting melakukan kunjungan kepada penerima manfaat sebanyak empat kali dalam satu bulan di wilayah kerja masing-masing.

Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi, sekaligus memberikan kesempatan kepada pengelola SPPG untuk melihat secara langsung kondisi penerima manfaat serta memperoleh masukan dari lapangan.

Program ini diharapkan semakin memperkuat pemahaman bahwa MBG bukan hanya mengenai penyediaan dan pendistribusian makanan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran mengenai pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak.

Kendala Dijadikan Bahan Evaluasi dan Perbaikan

Dalam menjalankan tugas sebagai Kepala SPPG sekaligus Korcam, Wildan mengakui bahwa dinamika dan berbagai kendala di lapangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan program.

Namun, setiap persoalan yang muncul tidak semestinya menjadi penghambat. Sebaliknya, persoalan tersebut dapat dijadikan bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan.

Komunikasi intensif antara pengelola SPPG, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat kewilayahan, tokoh masyarakat dan berbagai pihak terkait menjadi salah satu kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Koordinasi lintas sektor pun terus diperkuat agar pelaksanaan program dapat berjalan semakin efektif, tepat sasaran dan memberikan manfaat yang semakin luas.

“Kerja Ikhlas dan Kerja Tuntas”

Menutup keterangannya, Wildan menyampaikan pesan kepada seluruh Kepala SPPG dan jajaran yang terlibat agar menjalankan amanah program tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Bismillah, kerja ikhlas dan kerja tuntas. Saya selalu berpesan kepada semua rekan-rekan Kepala SPPG, program ini bukan hanya sekadar memberikan makan bergizi, tetapi ada nilai ibadahnya,” tuturnya.

“Berikan sajian dan menu yang terbaik untuk anak-anak kita. Dan tidak lupa, selalu libatkan Allah SWT dalam setiap langkahnya,” imbuh Wildan.

Pesan tersebut menjadi semangat bagi para pengelola SPPG di Kecamatan Bojong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

Sebab, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari seberapa banyak makanan yang tersalurkan, tetapi juga dari kualitas gizi, keamanan pangan, ketepatan sasaran, penerapan SOP, pemberdayaan ekonomi lokal serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Dengan pengawasan yang berkelanjutan, evaluasi rutin, dukungan Forkopimcam, pemberdayaan pemasok lokal dan komunikasi lintas sektor, pelaksanaan program MBG di Kecamatan Bojong diharapkan semakin baik.

Pada akhirnya, program tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Kecamatan Bojong serta berkontribusi dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.

“Perkenankanlah kami para pengelola SPPG beserta seluruh relawan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami, sehingga program MBG di Kecamatan Bojong dapat berjalan dengan baik,” pungkas Wildan. (ds)