Beranda blog Halaman 29

Polda NTB Tingkatkan Perkara Pengelolaan Anggaran BUMD PT. Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan

0

Polda NTB Tingkatkan Perkara Pengelolaan Anggaran BUMD PT. Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan

Warta.in
Mataram,NTB – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Nusa Tenggara Barat meningkatkan penanganan perkara dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Energi Selaparang yang bersumber dari APBD Kabupaten Lombok Timur periode tahun 2019 sampai dengan 2024 ke tahap Penyidikan.

Peningkatan status perkara tersebut dilakukan setelah penyidik Ditreskrimsus Polda NTB melaksanakan serangkaian kegiatan penyelidikan, pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan dokumen serta pendalaman terhadap pengelolaan anggaran pada PT. Energi Selaparang selama periode tersebut.

Direktur Reskrimsus Polda NTB KBP Ade Zamrah, S.I.K., M.H., membenarkan adanya peningkatan penanganan perkara tersebut. “Benar, Ditreskrimsus Polda NTB telah meningkatkan penanganan perkara dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran PT. Energi Selaparang yang bersumber dari APBD Kabupaten Lombok Timur periode 2019 sampai dengan 2024 ke tahap penyidikan,” ujar KBP Ade.

Dijelaskan, peningkatan ke tahap penyidikan dilakukan untuk membuat terang dugaan tindak pidana yang terjadi serta mengungkap ada atau tidaknya perbuatan melawan hukum dalam proses pengelolaan anggaran dan penggunaan keuangan perusahaan daerah tersebut.

“Dalam tahap penyidikan, penyidik akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran, termasuk melakukan pendalaman terhadap dokumen-dokumen keuangan, penggunaan penyertaan modal atau anggaran yang bersumber dari APBD, serta kegiatan lainnya yang berkaitan dengan perkara,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Kasubdit Tipidkor AKBP Muhaemin, S.H., S.I.K., M.I.K menegaskan, proses penyidikan akan dilakukan secara profesional, objektif dan berdasarkan alat bukti. Penyidik juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperoleh data dan keterangan yang diperlukan dalam mengungkap perkara tersebut.

“Penyidik masih melakukan pendalaman. Kami akan bekerja berdasarkan alat bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Apabila dalam proses penyidikan ditemukan adanya perbuatan pidana dan pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum, tentunya akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKBP Muhaemin menyampaikan bahwa peningkatan perkara ke tahap penyidikan tidak serta-merta berarti telah ditetapkannya seseorang sebagai tersangka. Penetapan tersangka akan dilakukan berdasarkan hasil penyidikan dan terpenuhinya alat bukti sesuai ketentuan hukum acara pidana.

“Yang jelas, perkara ini akan kami tangani secara profesional dan transparan. Fokus penyidik adalah mengungkap secara terang seluruh rangkaian pengelolaan anggaran PT. Energi Selaparang yang bersumber dari APBD Kabupaten Lombok Timur selama periode 2019 sampai dengan 2024,” pungkasnya.

Polda NTB mengimbau kepada seluruh pihak yang memiliki informasi maupun dokumen yang berkaitan dengan perkara tersebut agar dapat memberikan keterangan secara kooperatif kepada penyidik guna membantu proses penegakan hukum.(sr/hpntb)

Rutan Kelas I Palembang Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama TNI, POLRI, BNNP Sumsel dan PATNAL

0

Warta.In | Palembang, 18 September 2026 – Dalam rangka memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta mencegah dan memberantas peredaran gelap narkoba dan penggunaan Handphone ilegal, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang melaksanakan razia gabungan dan tes urine terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (18/9) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut dilaksanakan di lingkungan Rutan Kelas I Palembang dengan melibatkan unsur TNI, POLRI, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan serta Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (PATNAL) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan.

Kepala Rutan Kelas I Palembang, Aris Supriyadi, menyampaikan bahwa kegiatan razia gabungan merupakan bagian dari langkah strategis dalam memperkuat pengawasan dan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.

Sebelum razia dimulai, seluruh personel mengikuti apel dan pengarahan terkait teknis pelaksanaan kegiatan, pembagian tugas serta penekanan terhadap pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, profesionalitas dan integritas. Seluruh petugas juga diarahkan untuk melaksanakan pemeriksaan secara tegas, humanis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tim gabungan kemudian melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada kamar dan blok hunian WBP. Pemeriksaan meliputi barang-barang milik WBP, tempat penyimpanan, lingkungan kamar hunian serta sejumlah titik yang berpotensi dimanfaatkan untuk menyimpan barang-barang terlarang.

Selain pemeriksaan kamar hunian, kegiatan juga dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine terhadap WBP. Tes urine dilakukan dengan melibatkan BNNP Sumatera Selatan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat langkah pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba di lingkungan Rutan.

Pelaksanaan razia dan tes urine ini juga menjadi bagian dari komitmen Rutan Kelas I Palembang dalam mencegah peredaran narkoba serta penggunaan dan kepemilikan HP ilegal di lingkungan pemasyarakatan. Sinergi bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan sekaligus meminimalkan berbagai potensi risiko yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Dalam pelaksanaannya, seluruh personel mengedepankan profesionalitas, integritas, ketegasan dan sikap humanis dengan tetap memperhatikan aspek keamanan serta hak-hak WBP sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan razia gabungan dan tes urine berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Setelah kegiatan selesai, dilakukan pendataan dan evaluasi terhadap hasil pelaksanaan sebagai bahan tindak lanjut sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas I Palembang kembali menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, profesional dan berintegritas serta mewujudkan Rutan yang bersih dari narkoba dan HP ilegal.

“Sinergi, Deteksi Dini, dan Integritas untuk Pemasyarakatan yang Aman dan Bersih.”

Misteri 33 Lembar SGD 10.000: Kuasa Hukum AN-EAK Minta Rantai Penguasaan dan Bukti Singapura Dibuka

0

warta.in Bekasi ◊ Sabtu, 19 September 2026

Kuasa Hukum AN-EAK Minta Asal-Usul hingga Perjalanan 33 Lembar SGD ke Singapura Dibuktikan.

Jakarta : Law Firm Belfas & CO. Melalui kuasa hukum R. Eddy Haryanto, S.H. dan Saleh Balfas,S.H.(18-Septembr 2026).  Kronologis Perkara SGD 340.000 :

1. Asal 34 lembar SGD 10.000

Menurut keterangan kuasa hukum AN dan EAK, perkara bermula dari 34 lembar SGD pecahan 10.000 terbitan 1973 milik HJ. HJ menyebut uang tersebut merupakan peninggalan orang tuanya dan menawarkan kepada AN untuk mencari jalur penukaran ke pecahan yang lebih kecil.

2. Uji coba satu lembar — 8 Juni 2026

AN terlebih dahulu menyerahkan satu lembar SGD 10.000 kepada S untuk dibawa ke Singapura. Sebelumnya, upaya penukaran melalui jalur perbankan di Indonesia disebut tidak berhasil karena pecahan tersebut sudah tidak beredar. S diperkenalkan kepada AN sebagai pihak yang sering bepergian ke Singapura.

3. Diklaim berhasil — 10 Juni 2026

S menginformasikan kepada AN bahwa satu lembar tersebut berhasil ditukar menjadi SGD 8.500 dalam 85 lembar pecahan SGD 100. Dari jumlah tersebut, menurut keterangan S, SGD 3.000 dipotong sebagai biaya mediator dan SGD 500 sebagai komisi, sehingga SGD 5.000 diserahkan kepada AN di parkiran Samsat Bekasi. Penyerahan disaksikan AH.

Keberhasilan percobaan pertama kemudian menjadi dasar pembicaraan untuk membawa 33 lembar sisanya ke Singapura.

4. Deposit untuk 33 lembar

HJ meminta deposit untuk 33 lembar tersebut. S ingin membawa seluruhnya sekaligus agar tidak perlu bolak-balik ke Singapura. Awalnya dibicarakan deposit Rp500 juta, dengan jaminan barang dari AN kepada S. AN kemudian meminjam kendaraan milik EAK sebagai jaminan.

5. Serah terima 33 lembar — 11 Juni 2026

Dalam pertemuan di Summarecon Mall Serpong, HJ, AN, EAK dan S bertemu. Menurut kuasa hukum, dana yang direalisasikan saat itu adalah Rp400 juta, bukan Rp500 juta.

Alurnya: S → EAK → AN → HJ untuk dana Rp400 juta. Setelah itu, HJ → EAK → AN → S untuk 33 lembar SGD 10.000.

S kemudian membawa 33 lembar tersebut ke Singapura untuk ditukarkan. Sebelum dibawa, AN dan S disebut sempat memeriksa fisik uang menggunakan alat ultraviolet dan meyakini uang tersebut asli berdasarkan pemeriksaan sederhana itu.

6. Muncul persoalan di Singapura — 12–13 Juni 2026

Pada 12 Juni 2026, S menghubungi EAK dan menyampaikan adanya persoalan terkait keaslian uang. Setelah itu S sempat sulit dihubungi hingga 13 Juni.

Menurut kuasa hukum, GPS kendaraan yang sebelumnya menjadi jaminan menunjukkan kendaraan berada di sekitar Bandara Soekarno-Hatta pada dini hari 13 Juni, kemudian berpindah ke kawasan Martinez Raya.

Pada 13 Juni, AN dan EAK kembali berhasil menghubungi S. S menyampaikan bahwa 33 lembar SGD 10.000 diduga palsu, tidak berhasil ditukarkan, dan disebut ditahan otoritas Singapura sehingga tidak dibawa kembali ke Indonesia.

7. Pertemuan 15 Juni 2026

AN dan EAK kemudian bertemu S. Mereka mempertanyakan bukti atau dokumen resmi yang menunjukkan uang tersebut benar-benar ditahan di Singapura. Menurut kuasa hukum, saat itu S belum dapat menunjukkan resi atau tanda terima.

AN dan EAK juga menolak ajakan S untuk ikut ke Singapura karena terdapat perbedaan informasi yang mereka terima.

8. Persoalan pada laporan polisi 3 Juli 2026

Kuasa hukum menyoroti laporan polisi STTLPB/4843/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 3 Juli 2026 yang dibuat DM, istri S.

Dalam laporan tersebut disebut bahwa setelah berhasil menukarkan satu lembar SGD 10.000 pada 8 Juni, S kemudian diminta menukarkan SGD 330.000. Laporan juga menyebut S kemudian kembali ke Singapura pada 26 Juni 2026 untuk menukar SGD 60.000, dan dalam perjalanan itu diamankan Kepolisian Singapura karena dugaan uang palsu.

Menurut kuasa hukum AN dan EAK, laporan tersebut tidak menjelaskan bahwa SGD 60.000 merupakan bagian dari SGD 330.000, maupun siapa yang menyerahkan enam lembar SGD 10.000 tersebut kepada S.

Sementara narasi yang muncul belakangan menyebut SGD 330.000 terdiri dari 27 lembar yang lebih dahulu dibawa S dan enam lembar yang menyusul, dengan keseluruhan 34 lembar kemudian disebut tidak asli.

Titik Persoalan

Kuasa hukum AN dan EAK meminta seluruh versi tersebut diuji dengan bukti, bukan hanya menelusuri asal-usul uang, tetapi juga rantai penguasaan setelah uang berpindah kepada S.

Pertanyaan yang mereka minta dijawab antara lain: siapa yang menguasai uang, ke mana dibawa, kepada siapa diserahkan atau diperlihatkan, di mana proses penukaran dilakukan, nomor seri uang, serta dokumen resmi otoritas Singapura yang menerangkan keberadaan dan status uang tersebut.

AN dan EAK menyatakan telah memenuhi panggilan klarifikasi di Polres Tangerang Selatan dan bersikap kooperatif.

Inti permintaan kuasa hukum: asal-usul uang ditelusuri, tetapi perjalanan uang setelah meninggalkan Indonesia juga harus dibuktikan. Seluruh versi—baik dalam laporan polisi, keterangan S maupun narasi berikutnya—diminta diuji terhadap bukti objektif dan dokumen resmi.

(Alpin A.S)

Gaspol! KORMI PALI Kirim Pasukan Senam Terbaik, Siap Bikin Heboh Griya Agung di Ajang KRIYA 2026.

0

Warta.in//PALI — 9 September 2026, Semangat membara ditunjukkan oleh jajaran pengurus dan atlet Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Di bawah komando langsung Ketua KORMI PALI, Firdaus Hasbullah, SH, MH, kontingen PALI secara resmi menyatakan kesiapan penuh untuk berlaga dalam ajang bergengsi Lomba Senam Kreasi Sriwijaya (KRIYA) 2026 tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Perhelatan akbar yang mempertemukan perwakilan dari 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan ini digelar di Aula Griya Agung Palembang pada Sabtu, 19 September 2026. Acara ini diinisiasi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora Sumsel) dalam rangka menyemarakkan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2026 dengan mengusung tema besar “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”.

Sinergi Olahraga dan Pelestarian Budaya Lokal Ketua KORMI PALI, Firdaus Hasbullah, SH, MH, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD PALI, menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten PALI dalam kompetisi ini bukan sekadar mengejar trofi juara. Lebih dari itu, ajang ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan eksistensi, kreativitas, dan kecintaan masyarakat PALI terhadap kekayaan budaya lokal Sumatera Selatan melalui seni gerak olahraga.

“Kami datang dengan persiapan yang matang, kekompakan yang solid, dan semangat juang yang tinggi. Senam Kriya ini sangat istimewa karena memadukan unsur olahraga kebugaran dengan iringan musik serta gerakan berbasis kearifan lokal. Melalui tim ini, KORMI PALI siap memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Bumi Serepat Serasan di tingkat provinsi,” ujar Firdaus Hasbullah penuh optimis.

Persiapan Matang Demi Penampilan Maksimal Senam Kriya (Kreasi Sriwijaya) merupakan senam ikonik baru khas Sumatera Selatan yang dirancang untuk membangun identitas kebugaran daerah. Dalam kategori yang dilombakan, tim KORMI PALI telah melewati rangkaian latihan intensif pasca-pelatihan instruktur yang sempat digalakkan beberapa waktu lalu. Fokus latihan ditekankan pada aspek kreativitas ragam gerak, keselarasan musik, ekspresi, serta kekompakan formasi tim.

Sesuai dengan jargon yang digaungkan oleh KORMI, yaitu “Gerak Bersama, Lestarikan Budaya, Tingkatkan Prestasi,” keikutsertaan ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi masyarakat luas di Kabupaten PALI untuk lebih mencintai olahraga rekreasi. KORMI PALI berkomitmen untuk terus membudayakan gaya hidup sehat, bugar, aktif, dan produktif hingga ke tingkat desa dan kecamatan.

Dukungan Penuh dan Harapan Juara Kehadiran kontingen PALI di Aula Griya Agung hari ini juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat serta pemangku kebijakan di Kabupaten PALI. Penampilan energik dari para pesenam kreasi PALI diharapkan mampu menarik perhatian dewan juri serta mengamankan posisi terhormat di antara kabupaten/kota kompetitor lainnya.

Dengan semangat membara yang telah dipersiapkan sejak dari daerah, tim Senam Kreasi KRIYA KORMI PALI kini siap melangkah ke arena tanding Griya Agung untuk membuktikan bahwa PALI tidak hanya kaya akan sumber daya, tetapi juga unggul dalam prestasi olahraga masyarakat.

 

Rilis: Randi

Gebyar Reuni Akbar, ALASTUA Ke 35 Tahun

0

Warta.in Bekasi, 19 September 2026 – Semangat guyub rukun (kebersamaan dan keharmonisan) selalu menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan reuni atau silaturahmi alumni TNI untuk mempererat ikatan seduluran selawase ke 35 Tahun Alastua DKI Jabodetabek, Nusantara (persaudaraan selamanya).

Reuni kegiatan temu kangen dan TNI angkatan 91-2 yang dihadiri dari Berbagai satuan, Kodam Jaya, Kostrad, Kopassus dan Satpur Banpur guna menjunjung tinggi nilai kebersamaan ini diadakan oleh ALASTUA Jabodetabek dengan mensyukuri pengabdian tanpa batas selama 35 Tahun mengabdi kepada Negara dan Bangsa Indonesia.

Adapun penyampaian Ketua Alumni ALASTUA Jabodetabek Kapten Inf Sobirin yang didampingi Panglima ALASTUA Peltu (Pur) Supriyanto dan Panglima ALASTUA Nusantara Sersan (Pur) Hendrik Kurniawan menyampaikan keutamaan Giat Reuni, yakni.

Nilai Utama Reuni Alumni TNI
* Merawat Silaturahmi: Menjaga hubungan persaudaraan ALASTUA setelah purna tugas maupun masih aktif.
* Kebersamaan: Mengenang masa-masa pengabdian bersama dengan penuh kekeluargaan.
* Saling Mendukung: Menjadi wadah solidaritas sosial dan kepedulian antarrekan seperjuangan.

Satu Barisan Menuju 2029, Sayap Perempuan PAN Rapatkan Barisan Kemenangan

0

Warta.in | Jakarta — Menatap agenda politik mendatang, Perempuan Amanat Nasional (PUAN) mulai tancap gas memperkuat soliditas internal organisasi. Langkah ini ditegaskan bertepatan dengan momentum perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN).

​Dalam keterangannya, Eka Lestari Sinaga selaku Wakil Bendahara Umum DPP PUAN menggarisbawahi pentingnya kekompakan dan kesiapan infrastruktur organisasi sejak dini. Menurutnya, pergerakan kader perempuan di akar rumput merupakan salah satu tulang punggung perolehan suara partai.

​”Target kemenangan pada Pemilu 2029 hanya bisa dicapai apabila seluruh elemen bergerak selaras. HUT ke-28 PAN ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh kader PUAN di tingkat pusat hingga daerah untuk merapatkan barisan,” tegas Eka.

​Dengan memperkuat basis dukungan perempuan dan menghadirkan program-program nyata di tengah masyarakat, PUAN optimistis mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pencapaian target-target strategis partai pada gelaran pemilu mendatang.

Usaha Potong Ayam Flestron Simbolon di Pangururan Tembus 800 Ekor Saat Pekan Besar

0

Pangururan, warta.in — Usaha potong ayam milik Flestron Simbolon yang berada di Jalan Ronggur, Pangururan, Kabupaten Samosir, terus bertahan dan berkembang di tengah kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam potong.
Usaha yang telah berjalan hampir lima tahun tersebut setiap harinya rata-rata memotong sekitar 400 ekor ayam untuk memenuhi kebutuhan konsumen di wilayah Pangururan dan sekitarnya.
Namun, jumlah tersebut dapat meningkat signifikan ketika memasuki Rabu, saat berlangsung pekan besar di Onan Pangururan. Pada hari tersebut, Flestron Simbolon menyebut jumlah ayam yang dipotong dapat mencapai sekitar 800 ekor.
Peningkatan permintaan pada hari pekan menjadi salah satu gambaran tingginya kebutuhan masyarakat terhadap ayam potong, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner.
Hampir Lima Tahun Bertahan
Flestron Simbolon menjalankan usaha potong ayam tersebut secara konsisten selama hampir lima tahun. Dari hari ke hari, aktivitas usaha dimulai dengan proses penyediaan ayam, pemotongan, hingga menyiapkan ayam untuk dipasarkan kepada konsumen.
Dengan rata-rata pemotongan sekitar 400 ekor per hari, usaha ini menjadi salah satu kegiatan ekonomi masyarakat yang turut menggerakkan perdagangan ayam potong di Pangururan.
Menurut perhitungan usaha yang disampaikan Flestron, keuntungan bersih rata-rata yang diperoleh mencapai sekitar Rp1,5 juta per hari.
Jika permintaan meningkat pada hari pekan, volume pemotongan pun ikut bertambah. Rabu menjadi salah satu hari dengan aktivitas usaha yang lebih tinggi karena bertepatan dengan pekan besar di Onan Pangururan.
Melayani Kebutuhan Masyarakat
Keberadaan usaha potong ayam seperti yang dijalankan Flestron Simbolon menunjukkan bahwa sektor perdagangan kebutuhan pangan di tingkat lokal tetap memiliki perputaran ekonomi yang cukup aktif.
Ayam potong menjadi salah satu bahan pangan yang banyak digunakan masyarakat, baik untuk kebutuhan konsumsi keluarga maupun sebagai bahan baku berbagai usaha kuliner.
Bertahannya usaha selama hampir lima tahun juga memperlihatkan adanya kebutuhan pasar yang relatif konsisten.
Bagi Flestron Simbolon, menjaga kualitas produk, memenuhi kebutuhan pelanggan dan mempertahankan kelancaran usaha menjadi bagian penting dalam menjalankan bisnis potong ayam di Pangururan.
Dengan rata-rata 400 ekor per hari dan dapat mencapai 800 ekor pada Rabu pekan besar, usaha potong ayam di Jalan Ronggur tersebut menjadi salah satu gambaran geliat usaha mikro dan perdagangan kebutuhan pangan masyarakat di Kabupaten Samosir. Bagi masyarakat yang membutuhkan daging ayam potong segar dalam jumlah kecil maupun besar, dapat mengubungi Flestron. Jika lokasi terjangkau, pesanan dapat diantar kerumah (red)

diduga Skandal CV.Permata Jennita sunat Pondasi Dan lantai Jaringan irigasi 40-50.CM.Rp8,6 M Di afia

0

Gunungsitoli,warta in.– Proyek jaringan irigasi di desa afia, kecamatan gunungsitoli utara senilai Rp8,6 miliar dari bantuan keuangan provinsi sumatera utara TA. 2026 yang dikerjakan CV. Permata Jennita diduga sengaja menghilangkan spesifikasi RAB.

Berdasarkan gambar teknis, pondasi wajib sedalam 40 -50 cm dengan lantai harus dipasangkan sehingga tinggi pondasinya. Namun hasil investigasi lapangan pada Jumat 18 September 2026 oleh tim gabungan media SeputarIndonesia.co.id, Ketua DPC Pelita Prabu Kota Gunungsitoli, dan Ketua Tim Investigasi Tipikor MKFMNI menemukan pekerjaan diduga tidak Seuai Di RAB dikerjakan di dalam genangan lumpur tanpa pengeringan.

Bahkan di Dalam video yang di dapat media ini di lapangan Campuran Smen dengan pasir diduga tidak sesuai.
fakta di lapangan semen 1/2 Setengah zak pasir 30 skop apakah sesuai itu PPK?memang kuat di duga Skandal korupsi pembangunan irigasi di Afia tersebut.

Pelaksana lapangan Reformasi Zega selaku Wakil Direktur CV. Permata Jennita diduga tetap melanjutkan pekerjaan meski spesifikasi pondasididuga dihilangkan. Sementara PPK Dinas PUPR Kota Gunungsitoli yang wajib mengendalikan kontrak sesuai Perpres 12 Tahun 2021 Pasal 11 justru bungkam.

Atas temuan itu, perbuatan tersebut diduga melanggar UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi Pasal 59 dan 60 tentang kewajiban mutu dengan ancaman 5 tahun dan denda Rp50 miliar, serta UU No. 31 Tahun 1999 Jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tipikor Pasal 7 tentang pemborong curang yang mengurangi spesifikasi dengan ancaman 1 sampai 20 tahun penjara.

Terkait temuan tersebut, media SeputarIndonesia.co.id memberikan statement resmi:

“Kami dari media SeputarIndonesia.co.id bersama tim investigasi telah menemukan dugaan penghilangan pondasi dan yang merupakan item vital di RAB irigasi Rp8,6 miliar di afia ini. Ini sudah masuk dugaan korupsi pengurangan volume. Dalam waktu dekat kami akan melaporkan secara resmi dugaan korupsi pembangunan irigasi ini ke Kejaksaan Agung RI di Jakarta untuk diusut tuntas,” tegas Pimpinan Redaksi SeputarIndonesia.co.id.

Warta.in mendesak PPK segera hentikan dan bongkar ulang pekerjaan CV. Permata Jennita yang dilaksanakan Reformasi Zega tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, PPK dan Reformasi Zega Wakil Direktur CV. Permata Jennita belum memberikan klarifikasi.

Catatan redaksi: Hak jawab dibuka 2×24 jam.

Komandan Kodaeral XIV Saksikan Open Tournament Bola Voli Piala Panglima TNI Tahun 2026 di Sorong

0

Komandan Kodaeral XIV Saksikan Open Tournament Bola Voli Piala Panglima TNI Tahun 2026 di Sorong

TNI AL – Sorong. Komandan Kodaeral XIV Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., yang didampingi Ketua Daerah Kodaeral XIV Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Maulina Djatmoko, menyaksikan Open Tournament Bola Voli Piala Panglima TNI dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026 di Gedung Olahraga Pancasila (GOR) Kota Sorong, Papua Barat Daya. Jumat (18/09/2026).

Adapun pada penyisihan pertandingan kali ini, Tim Voli Orenz Warrior Kodaeral XIV Sorong memenangkan pertandingan dengan skor 2-0 setelah melawan Tim Voli Uri Wara YTP 872 Raja Ampat.

Open Tournament Bola Voli Piala Panglima TNI yang diselenggarakan oleh Korem 181/PVT tersebut dimulai pada Rabu (16/09) yang lalu dan diikuti oleh 59 tim, terdiri dari 40 tim putra dan 19 tim putri.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung hingga babak final pada 24 September 2026 nanti.

Kadispen Kodaeral XIV
Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat

Polsek Ngimbang Intensifkan Patroli Harkamtipmas Menyisir Obvit Di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Intensifkan Patroli Harkamtipmas Menyisir Obvit Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Wartain – Guna mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan, Polsek Ngimbang Polres Lamongan mengintensifkan pengamanan wilayah melalui patroli Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) pada Jum’at (18/09/2026). Pukul 09.00,wib

Langkah preventif ini menyasar sejumlah objek vital dan pusat aktivitas publik di wilayah hukum Kecamatan Ngimbang

Dalam penyisiran tersebut, personel Polsek Ngimbang, Aiptu Muji,Aipda Totok dan Bripka Sujito menyisir, menyambangi titik-titik rawan seperti, Jalan raya poros Ngimbang – Jombang, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Galeri ATM BNI dan ATM BRI Aksi ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor).

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Iptu Istiono, S.H., menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan bertujuan menutup niat maupun kesempatan bagi para pelaku kejahatan.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman secara nyata kepada masyarakat. Kami juga mengimbau petugas keamanan objek vital dan warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor bila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya Iptu Istiono, S. H.

Kehadiran Anggota personel Polsek Ngimbang mendapat apresiasi dari warga sekitar. Sugeng (42), salah seorang warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi patroli, mengaku lebih tenang dengan kehadiran polisi di pusat keramaian.

“Kalau sering ada patroli polisi yang lewat dan menyapa warga seperti ini, kami merasa jauh lebih tenang dan nyaman saat beraktivitas malam atau pas lagi ambil uang di ATM,” tutur Sugeng.

Seluruh rangkaian patroli Harkamtibmas berjalan lancar. Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Ngimbang terpantau aman, tertib, dan kondusif. [roy]