Beranda blog Halaman 28

BBM Masuk Jerigen, Antrean Kendaraan Mengular: SPBU Jalan BRC Bengkayang Disorot

0

BENGKAYANG, KALBAR WARTA IN— Aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke sejumlah jerigen dan wadah penampung berukuran besar di SPBU PT Imanuel Jaya Nomor Registrasi 6479120, Jalan Basuki Rahmat/Jalan BRC, kawasan Simpang Tiga, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, menjadi sorotan.

Aktivitas yang dilaporkan terjadi pada Sabtu (19/9/2026) tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan publik. Sejumlah wadah tampak berada di area pengisian BBM, sementara antrean kendaraan juga terlihat di lokasi.

Persoalannya bukan semata-mata soal adanya jerigen atau wadah, tetapi apakah proses pengisian, volume pembelian, jenis BBM, peruntukan, pencatatan transaksi, serta aspek keselamatan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Atas kondisi tersebut, Ketua DPD Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kalimantan Barat, Budi Gautama, mendesak aparat penegak hukum (APH) dan instansi berwenang melakukan pemeriksaan langsung.

«“Jangan hanya melihat foto atau menerima laporan. Turun langsung ke SPBU, periksa faktanya. Kalau memang sesuai aturan, sampaikan kepada publik. Tetapi kalau ditemukan pelanggaran, tindak tegas sesuai ketentuan hukum,” tegas Budi Gautama.»

APH Diminta Jangan Tutup Mata

Menurut Budi, pengawasan terhadap penyaluran BBM merupakan persoalan kepentingan publik. Pemerintah dan aparat memiliki kewenangan untuk memastikan kegiatan penyaluran BBM berlangsung sesuai ketentuan, aman, tertib, dan tidak merugikan masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat harus antre panjang, sementara ada pembelian atau pengisian dalam jumlah besar yang tidak jelas peruntukannya. Ini yang harus diperiksa secara objektif,” katanya.

Budi menegaskan ASWIN tidak sedang memvonis pengelola SPBU telah melakukan pelanggaran.

“Kami tidak menuduh. Kami meminta pemeriksaan. Bedakan antara dugaan dengan fakta hukum. Kalau hasil pemeriksaan menyatakan tidak ada pelanggaran, tentu itu harus dihormati. Namun jika ditemukan pelanggaran, jangan ada pembiaran,” ujarnya.

7 PERTANYAAN ASWIN UNTUK PENGELOLA DAN INSTANSI PENGAWAS

ASWIN menilai setidaknya terdapat sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab secara terang:

1. BBM jenis apa yang diisi ke dalam jerigen dan wadah penampung tersebut?

2. Berapa volume BBM yang dibeli dalam satu transaksi atau rangkaian transaksi?

3. Siapa pembeli dan untuk kepentingan apa BBM tersebut digunakan?

4. Apakah pembelian tersebut memiliki dokumen atau dasar yang dipersyaratkan apabila memang diperbolehkan?

5. Apakah seluruh transaksi tercatat sesuai sistem administrasi dan ketentuan SPBU?

6. Apakah metode pengisian dan wadah yang digunakan memenuhi standar keselamatan serta ketentuan penyaluran BBM?

7. Apakah terdapat potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi atau penyimpangan tata niaga yang perlu ditindaklanjuti?

Ketujuh pertanyaan tersebut, menurut ASWIN, seharusnya dapat dijawab melalui pemeriksaan lapangan dan pencocokan data transaksi, bukan sekadar berdasarkan pernyataan sepihak.

Bukan Sekadar Foto, ASWIN Minta Pemeriksaan Data

Budi juga meminta instansi terkait tidak berhenti pada pemeriksaan visual.

“Periksa CCTV jika diperlukan, cocokkan transaksi, lihat volume penyaluran, periksa jenis BBM, identitas pembeli apabila diwajibkan, serta telusuri peruntukannya. Dengan begitu masyarakat mendapatkan jawaban berdasarkan fakta,” katanya.

Ia meminta pengawasan dilakukan secara profesional dan tidak tebang pilih.

«“Kalau ada SPBU yang terbukti melanggar, siapa pun pengelolanya, harus diproses sesuai aturan. Jangan ada kesan hukum tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas,” tegas Budi.»

ASWIN: Pengawasan Bukan Tuduhan

ASWIN menekankan bahwa pemberitaan ini merupakan bagian dari fungsi pers dalam melakukan kontrol sosial dan menyampaikan informasi yang menjadi perhatian masyarakat.

Namun demikian, ASWIN tetap menjunjung asas praduga tak bersalah serta memberikan ruang hak jawab kepada pihak pengelola SPBU dan instansi terkait.

Sampai berita ini diterbitkan, keterangan resmi dari pengelola SPBU PT Imanuel Jaya mengenai aktivitas pengisian BBM ke wadah tersebut belum diperoleh.

ASWIN membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada pengelola maupun pihak terkait untuk menjelaskan jenis BBM, volume, dasar pembelian, peruntukan, prosedur pengisian, serta aspek keselamatan dalam kegiatan tersebut.

Kini publik menunggu langkah konkret APH, Pertamina, BPH Migas, dan instansi pemerintah terkait untuk memastikan apakah aktivitas tersebut sesuai ketentuan atau justru terdapat pelanggaran yang harus ditindaklanjuti.

Cetak SDM Unggul hingga Tingkat Kelurahan, STIES Al Junaediyah Sukabumi Gandeng DPD KNPI

0

Kota sukabumi -Buka Akses Perguruan Tinggi, STIES Al Junaediyah dan KNPI Kota Sukabumi Inisiasi Program “Satu Kelurahan Satu Sarjana”

Judul : STIES Al Junaediyah Gandeng KNPI Kota Sukabumi, Dorong Beasiswa
“Satu Kelurahan Satu Sarjana”

SUKABUMI – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Al Junaediyah Sukabumi resmi menjalin sinergi strategis dengan DPD KNPI Kota Sukabumi untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan mengakselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda. Sinergi ini diwujudkan melalui peluncuran program Beasiswa Pemuda KNPI bertajuk “Satu Kelurahan Satu Sarjana.”

Program ini dirancang khusus untuk membuka peluang bagi para pemuda di setiap kelurahan se-Kota Sukabumi agar dapat mengecap pendidikan di bangku perguruan tinggi. Selain mempermudah akses studi, inisiatif ini ditargetkan mampu mencetak SDM berdaya saing yang siap berkontribusi langsung dalam pembangunan di wilayahnya masing-masing.

Ketua STIES Al Junaediyah Sukabumi, Dr. Saehudin, S.Th.I., M.Ud, menegaskan bahwa kemitraan dengan KNPI merupakan wujud nyata komitmen kampus dalam mendekatkan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat luas, khususnya kaum muda.

“Kami ingin pendidikan tinggi makin mudah dijangkau oleh generasi muda. Melalui Program Beasiswa Pemuda KNPI ‘Satu Kelurahan Satu Sarjana’, kami berharap lebih banyak pemuda yang berkesempatan kuliah, mengasah kompetensi, dan kelak kembali untuk mengabdi kepada masyarakat,” tegas Saehudin dalam keterangan resminya kepada awak media, Minggu (19/9/2026).

Ia menambahkan, konsep menghadirkan satu sarjana di tiap kelurahan bukan sekadar memenuhi capaian akademis formal, melainkan sebuah gerakan fondasi dalam membangun kualitas SDM dari tingkat tapak.

“Satu sarjana dari setiap kelurahan mungkin terlihat sederhana, namun bila dijalankan secara konsisten, ini akan menjadi gerakan pendidikan yang berdampak luas. Mereka dapat menjadi penggerak kemajuan di wilayah kelurahannya masing-masing,” lanjutnya.

Sambut hangat kerja sama ini, Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi, Dr. Sudar Fauzi, M.Si, menilai kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan institusi akademis merupakan langkah strategis dalam menciptakan ruang pemberdayaan pemuda yang berkelanjutan. Menurutnya, program beasiswa ini menjadi bukti kepedulian nyata terhadap masa depan pendidikan pemuda di tingkat basis sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi, pemuda, dan pemangku kepentingan lokal.

Tak hanya berfokus pada pembiayaan studi, kemitraan STIES Al Junaediyah dan DPD KNPI Kota Sukabumi ini juga mencakup spektrum pemberdayaan yang lebih luas. Berbagai program prioritas telah disiapkan, meliputi pendidikan dan pelatihan, peningkatan kapasitas kepemimpinan, pengembangan kewirausahaan, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

Saehudin menekankan bahwa sinergi lintas lembaga ini harus menghadirkan dampak riil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Perguruan tinggi tidak boleh hanya mengurung diri di ruang akademik. STIES Al Junaediyah berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan merangkul pemuda melalui aksi nyata yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui program “Satu Kelurahan Satu Sarjana,” STIES Al Junaediyah Sukabumi bersama DPD KNPI Kota Sukabumi optimistis dapat melahirkan generasi muda yang unggul secara intelektual, memiliki keterampilan berwirausaha, berkarakter kuat, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan daerah.

Diduga  Beda Pilihan Politik, Warga Nias Barat Tak Dapat Bantuan Pangan

0

Nias Barat,Warta.in — Bantuan pangan yang seharusnya menjadi hak warga miskin, di Nias Barat diduga tersandera politik. Seorang warga berinisial YD mengaku sejak Pilbup 2020 hingga kini tak pernah lagi tersentuh bantuan pemerintah.

Kepada wartawan, YD bercerita lugas. Pada Pilbup Nias Barat 2020, ia menjatuhkan pilihan kepada calon bupati yang kalah. Sejak itu, namanya seolah hilang dari daftar penerima bantuan.

“Saya dukung calon yang tidak jadi. Sejak itu saya tidak pernah dapat bantuan,” kata YD.

Kecurigaan itu bukan tanpa alasan. Ketika istrinya mencoba menanyakan alasan tak kunjung menerima bantuan kepada aparat desa, jawaban yang didapat hanya satu kalimat: data dari pusat.

Jawaban yang bagi warga justru janggal. Sebab, dalam regulasi, data penerima bantuan tidak pernah statis dari pusat. Data harus hidup di desa.

Aturan Main Dilanggar

Secara hukum, dalih “data dari pusat” bertentangan dengan regulasi.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin Pasal 38 secara tegas melarang setiap orang atau institusi yang dengan sengaja memalsukan data penerima bantuan. Ancamannya pidana.

Kemudian, Permensos Nomor 3 Tahun 2021 tentang DTKS Pasal 20 ayat 1 dan Pasal 11 menyebutkan, pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial wajib dilakukan setiap bulan melalui musyawarah desa/kelurahan dengan melibatkan RT, dusun, dan perangkat desa. Artinya, desa adalah filter pertama, bukan sekadar penerima data dari atas.

Yang paling krusial, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 29 huruf (b) dan (g) melarang kepala desa dan perangkat desa melakukan perbuatan diskriminatif terhadap warga dan melakukan tindakan yang merugikan kepentingan warga. Larangan itu mutlak.

Jika terbukti bantuan dihambat karena perbedaan pilihan politik, maka tindakan tersebut tidak lagi sekadar pelanggaran administrasi. Ia masuk ranah pidana penyalahgunaan wewenang sebagaimana diatur dalam *UU Nomor 31 Tahun 1999 Jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Pasal 3, dengan ancaman penjara 1 tahun sampai 20 tahun.

Warga kini menanti ketegasan Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu. Warga berharap bupati memberi instruksi keras kepada para kepala desa dan kepala dusun: hentikan politisasi bantuan. Bantuan harus berbasis kriteria fakir miskin, bukan berbasis siapa memilih siapa.

Catatan Redaksi: Dugaan adanya kaitan pilihan politik dengan bantuan pangan merupakan keterangan sepihak dari warga, bukan kesimpulan redaksi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi 2×24 jam kepada pemerintah desa dan Dinas Sosial Kabupaten Nias Barat sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers

Editor : Red.

Yayasan Griya Damar Panuluh dan Candy Psychology Jalin Kerja Sama Layanan Psikologi bagi Peserta Rehabilitasi

0

KEDIRI, 19 September 2026 — Yayasan Griya Damar Panuluh – Lembaga Rehabilitasi Narkotika, Dewan Pimpinan Daerah Jawa Timur, menjalin kerja sama dengan Candy Psychology dalam rangka penguatan layanan psikologi bagi peserta rehabilitasi penyalahgunaan narkotika.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Candy Psychology, Jalan Hayam Wuruk No. 37, pada Sabtu, 19 September 2026.

Dalam kerja sama ini, Candy Psychology bertindak sebagai pihak pertama dan diwakili oleh Dhea Ravea Eka Putri, M.Psi., Psikolog, selaku Founder Candy Psychology. Sementara Yayasan Griya Damar Panuluh – Lembaga Rehabilitasi Narkotika DPD Jawa Timur bertindak sebagai pihak kedua dan diwakili oleh Muhammad Taufiq, S.H., CLA., selaku Ketua DPD Jawa Timur.

Kerja sama tersebut berfokus pada layanan psikologi bagi peserta rehabilitasi, sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan secara lebih menyeluruh. Aspek psikologis dinilai menjadi salah satu komponen penting dalam proses rehabilitasi karena dapat membantu peserta memahami kondisi psikologis, mengembangkan kemampuan adaptasi, meningkatkan motivasi untuk pulih, serta mendukung keberlangsungan proses rehabilitasi.

Melalui sinergi antara lembaga rehabilitasi dan tenaga profesional di bidang psikologi, layanan yang diberikan diharapkan dapat semakin terarah dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta rehabilitasi.

Yayasan Griya Damar Panuluh sendiri memiliki kegiatan yang berkaitan dengan bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan, termasuk penyelenggaraan layanan pemulihan dan rehabilitasi bagi pecandu maupun pengguna narkotika dan obat-obatan lainnya.

Kerja sama dengan Candy Psychology menjadi bagian dari langkah penguatan layanan rehabilitasi dengan pendekatan yang tidak hanya memperhatikan aspek pemulihan fisik dan sosial, tetapi juga kondisi psikologis peserta selama menjalani proses rehabilitasi.

Dengan adanya kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk membangun kolaborasi profesional dalam memberikan layanan psikologi sesuai kompetensi, standar profesi, dan kebutuhan peserta rehabilitasi.

“Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan rehabilitasi, khususnya dalam aspek psikologis, sehingga peserta mendapatkan pendampingan yang lebih komprehensif selama menjalani proses pemulihan.”

Tentang Yayasan Griya Damar Panuluh
Yayasan Griya Damar Panuluh merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang sosial, kemanusiaan, serta penyelenggaraan layanan rehabilitasi bagi pecandu dan pengguna narkotika.

Antusias Masyarakat Padati Lapangan Karang Asam Festival Karang Asam 2026

0

Warta In

LAWANG KIDUL,Muara enim.18/19/2026.DIFFUSION.Festival karang asam yang resmi dibuka pada tanggal 17-18-19 dan berakhir 20 September 2026.

Gelaran budaya dan ekonomi terbesar di Kabupaten Muara Enim, Karang Asam Festival (KAF) 2026 Diffusion Festival resmi dibuka.

Pembukaan Festival Karang Asam 2026 yang mengusung tema DiFFUSiON. Festival ini merupakan festival berbasis masyarakat yang telah masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI.

Rangkaian acara meliputi,” Pameran UMKM Masyarakat Kecamatan Lawang Kidul, Bekela Kampung, Festival Jaranan & Kuda Lumping, dan DiFFUSiON Music Stage dengan bintang tamu Batas Senja, Opick, dan penampilan spesial yang dinantikan kedatangan *Upex dari Jakarta*.

Acara pembukaan dihadiri dan dibuka langsung oleh *Plt Bupati Muara Enim, Hj. Sumarni*. Turut hadir mendampingi *Ketua Bapak PKK Kabupaten Muara Enim, Ahmad Yani*, Ketua Pariwisata Sumatera Selatan, Camat Lawang Kidul, Kapolsek Lawang Kidul, Danramil Lawang Kidul, Kapolres Muara Enim, Dandim 0404 Muara Enim, Lurah Tanjung Enim Selatan, perwakilan PT Bukit Asam Tbk, seluruh OPD terkait, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan ratusan pelaku UMKM.

Pembukaan dilaksanakan pada *Kamis, 17 September 2026*. Sedangkan festival utama akan berlangsung selama 4 hari penuh, mulai *17 hingga 20 September 2026*.

Bertempat di *Lapangan Karang Asam, Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.*

Plt Bupati Sumarni dalam sambutannya menegaskan, KAF bukan hanya sekadar hiburan, melainkan strategi untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan dan melestarikan kearifan lokal. Masuknya KAF dalam KEN menjadi bukti bahwa budaya lokal Lawang Kidul memiliki daya saing nasional.

“Festival ini adalah milik masyarakat. Kita ingin UMKM kita naik kelas. Ketika festival ramai, UMKM laku, ekonomi bergerak, dan budaya kita tetap lestari. Ini kolaborasi hebat antara pemerintah, TNI-Polri, BUMN dan masyarakat,” tegas Sumarni.

Acara pembukaan diawali dengan doa bersama, tarian selamat datang dari sanggar lokal, dan pemukulan gong oleh Plt Bupati sebagai tanda resmi dibukanya festival.

Setelah itu, Plt Bupati bersama Forkopimda berkeliling meninjau langsung puluhan stand UMKM yang menjajakan produk unggulan mulai dari kuliner, wastra, hingga kriya.

Antusiasme warga terlihat sangat ramai memenuhi Lapangan Karang Asam dipadati pengunjung sejak sore hari. Keamanan dijaga ketat oleh gabungan Polsek, Koramil, Polres dan Kodim untuk memastikan acara kondusif.

Panitia mengajak seluruh masyarakat Muara Enim dan Sumatera Selatan untuk hadir dan meramaikan puncak KAF 2026 pada 17-20 September 2026.

(Zulkifli)

Bukan Sekedar Rekor, 900 Peserta Kodaeral I Belajar Jadi Penolong di Saat Genting

0

Warta.in Belawan — Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I Diskes dan Rumkit Kodaeral I laksanakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dalam Rangka HUT TNI Ke-81 Tahun 2026 dengan tujuan Memecahkan Rekor Muri yang dilaksanakan di Ged. Yos Sudarso dan OB. Syaaf, Belawan, Sumatera Utara. Sabtu (19/09/2016).
‎
‎Menolong seseorang dalam kondisi darurat tidak selalu membutuhkan peralatan medis yang lengkap. Dalam situasi tertentu, pengetahuan dan keberanian untuk memberikan pertolongan pertama justru menjadi hal yang sangat berarti, bahkan dapat menentukan keselamatan seseorang. Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang digelar secara serentak oleh Dinas Kesehatan (Diskes) dan Rumah Sakit (Rumkit) Kodaeral I

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026 sekaligus mendukung upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pelaksanaan pelatihan BHD secara serentak yang terpusat di Jakarta. Di Kodaeral I, kegiatan tersebut diikuti sekitar 900 peserta yang berasal dari berbagai kalangan. Mereka terdiri atas siswa dan siswi SMA/SMK, guru dan karyawan Yayasan Hang Tuah, serta masyarakat umum. (RN)

(Dispen Kodaeral I)

Seorang IRT Resmi Melaporkan Dugaan Tindak Pidana Ke Polres Timor Tengah Selatan (TTS)

0

Soe 19 September 2026_warta.in

Seorang Ibu Rumah Tangga berinisial YA Resmi melaporkan Dugaan tindak pidana Penganiayaan ke Polres Timor Tengah Selatan (TTS) Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat 19 September 2026

Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan dengan No. (STTLP/B/ 642/ IX/2026 ). Dalam laporan tersebut, YA memastikan dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut akan terjerumus dalam unsur pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Peristiwa ini bermula pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 16.00 WITA, di jalan umum wilayah Desa Putun, Kecamatan Nunkolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Berdasarkan uraian dalam laporan, kejadian ini bermula ketika pelapor keluar dari rumah dan hendak menukar uang. Dalam perjalanan, pelapor bertemu dengan terlapor yang disebut berinisial N.M.

Menurut keterangan yang dituangkan dalam laporan, terlapor diduga memaki pelapor dan kemudian memukul bagian kepala pelapor secara berulang kali. Akibat pemukulan tersebut, pelapor menyebut dirinya mengalami benjolan dan rasa sakit pada bagian kepala.

Atas kejadian itu, pelapor kemudian mendatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres TTS untuk membuat laporan agar peristiwa tersebut dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Laporan  tersebut kini resmi diterima dan diketahui oleh pihak kepolisian pada 19 September 2026.

Rich Digital Store Hadirkan Edukasi Saham Gratis untuk Membantu Investor Pemula

0

Warta.in JAKARTA — Akses terhadap edukasi pasar modal yang mudah dipahami menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi saham. Melalui Rich Digital Store, Muhammad Faris Ulul Azmi secara konsisten membagikan materi edukasi saham secara gratis, khususnya bagi investor pemula yang ingin memahami pasar modal secara lebih terstruktur.

Rich Digital Store merupakan platform edukasi yang berfokus pada pembelajaran saham dan pasar modal. Materi yang dibagikan mencakup penggunaan indikator teknikal, analisis transaksi, pembacaan pergerakan harga, hingga penyusunan screener saham. Seluruh pembahasan disampaikan dengan bahasa sederhana agar dapat dipelajari secara mandiri oleh masyarakat yang belum memiliki pengalaman mendalam di bidang investasi.

Salah satu materi utama yang dibahas melalui Rich Digital Store adalah screener saham. Alat ini membantu pengguna menyaring saham berdasarkan kombinasi parameter tertentu, sehingga proses analisis dapat dilakukan secara lebih sistematis dan tidak hanya bergantung pada informasi yang sedang ramai diperbincangkan.

Penyusunan screener membutuhkan riset, pengujian, serta evaluasi terhadap berbagai kondisi pasar. Meskipun proses tersebut memerlukan waktu dan sumber daya, Faris memilih untuk membagikan screener yang dibuatnya secara gratis kepada audiens. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses terhadap pembelajaran pasar modal dan membantu pemula memahami penggunaan data dalam proses analisis.

Sejumlah pengguna Rich Digital Store juga telah membagikan pengalaman setelah menggunakan screener tersebut dalam aktivitas analisis saham dan memperoleh hasil positif. Meski demikian, screener tidak dimaksudkan sebagai jaminan keuntungan atau rekomendasi untuk membeli dan menjual saham tertentu. Alat tersebut berfungsi sebagai sarana edukasi, sedangkan setiap keputusan investasi tetap memerlukan analisis mandiri dan pemahaman terhadap risiko.

Selain menyediakan materi dan screener secara gratis, Rich Digital Store juga tidak menjadikan kelas berbayar sebagai bagian dari pendekatan edukasinya. Prinsip ini berangkat dari pandangan bahwa keterbatasan finansial seharusnya tidak menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan literasi keuangan dan mempelajari pasar modal.

“Masa depan tidak dibangun dalam satu malam. Ia lahir dari keberanian untuk memulai, kemauan untuk belajar, dan konsistensi untuk terus berkembang,” ujar Muhammad Faris Ulul Azmi, pemilik Rich Digital Store.

Melalui materi yang tersedia, Rich Digital Store mendorong investor pemula untuk tidak hanya berorientasi pada potensi keuntungan, tetapi juga memahami mekanisme pasar, membaca data, mengenali risiko, dan membangun kebiasaan analitis sebelum mengambil keputusan investasi.

Kehadiran edukasi saham berbasis data juga diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi banyaknya informasi investasi di ruang digital. Dengan pemahaman yang lebih baik, investor pemula dapat bersikap lebih kritis dan tidak mudah mengambil keputusan berdasarkan tren, sentimen sesaat, atau klaim keuntungan yang tidak disertai penjelasan memadai.

Rich Digital Store terus menghadirkan materi edukasi yang dapat diakses secara terbuka, mulai dari konsep dasar saham hingga pembahasan teknis. Upaya tersebut menjadi bagian dari dorongan untuk membangun investor yang lebih terinformasi, disiplin, dan bertanggung jawab.

Aniversary 3 Tahun LA Police Runners, Lari Bersama Sehat Bersama Solid Selalu

0

Aniversary 3 Tahun LA Police Runners, Lari Bersama Sehat Bersama Solid Selalu

LAMONGAN//Warta.In, 19/9/2026 – Polres Lamongan menggelar kegiatan Aniversary 3 Tahun LA Police Runners dengan tema “Lari Bersama, Sehat Bersama, Solid Selalu”, Sabtu (19/9/2026) pukul 05.30 hingga 09.00 WIB, bertempat di Halaman Apel Polres Lamongan.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 peserta dan dipimpin Wakapolres Lamongan Kompol Jodi Indrawan, S.I.K., serta dihadiri PJU Polres Lamongan, personel Bintara dan ASN, serta komunitas Fun Run Lamongan.

Dalam sambutannya, Kompol Jodi Indrawan, S.I.K. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana positif untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi antara Polres Lamongan dengan komunitas lari dan masyarakat.

Memasuki usia tiga tahun, LA Police Runners terus berkembang sebagai wadah olahraga dan kebersamaan bagi personel maupun masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan Flag Off peserta Fun Run oleh Wakapolres Lamongan bersama PJU dengan jarak tempuh 5 kilometer.

Setelah peserta mencapai garis finish di Halaman Polres Lamongan, kegiatan dilanjutkan dengan permainan dan kuis berhadiah sembako yang berlangsung meriah dan penuh keakraban.

LA Police Runners merupakan komunitas lari yang dibentuk oleh Polres Lamongan di bawah binaan Wakapolres Lamongan.

Komunitas ini beranggotakan personel Polres Lamongan lintas fungsi dan Polsek jajaran sebanyak 75 orang.

Dalam perkembangannya, LA Police Runners telah menarik minat lebih dari 400 masyarakat Lamongan dari berbagai profesi, mulai pelajar, mahasiswa, guru, dokter, pengusaha hingga wiraswasta.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para peserta, di antaranya pentingnya tertib berlalu lintas, menjauhi narkoba, tidak mudah percaya dan menyebarkan hoaks, serta mencegah kenakalan remaja dan tawuran.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pengenalan latihan fisik bagi pemuda dan pelajar yang berminat mengikuti seleksi penerimaan Polri pada tahun 2027.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd. menjelaskan bahwa keberadaan LA Police Runners tidak hanya menjadi wadah untuk menyalurkan hobi olahraga dan menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana membangun silaturahmi serta memberikan edukasi positif kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga pola hidup sehat, mempererat persaudaraan, serta ikut menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. LA Police Runners juga menjadi ruang positif bagi pemuda dan pelajar untuk mengenal latihan fisik yang diperlukan dalam proses seleksi penerimaan Polri,” jelasnya.

Kegiatan Aniversary 3 Tahun LA Police Runners berlangsung aman, lancar dan penuh semangat kebersamaan, sebagai wujud Polri hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan olahraga dan pembinaan generasi muda.(roy)

Patroli Karhutla Kodim 0205/TK, Nihil Titik Api di Wilayah Karo

0

Warta.in Karo – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Kodim 0205/TK. Pada Senin (14/9/2026) hingga pukul 13.00 WIB, patroli penanggulangan karhutla digelar di sejumlah wilayah Kabupaten Karo. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi wilayah aman dan terkendali, dengan tidak ditemukan titik hotspot maupun titik api.

Patroli dilakukan secara serentak oleh jajaran Koramil 01/Barusjahe hingga Koramil 09/Laubaleng. Personel menyisir sejumlah wilayah yang dinilai perlu mendapat perhatian, sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan karhutla. Di antaranya Desa Tanjung Barud, Kodon-Kodon, Lau Gumba, Sukanalu, Negeri Jahe, Kutambaru-Gunung Saribu, Juhar Perangin-angin, Kuta Buara hingga Lau Garut. Dari seluruh lokasi yang dipantau, tidak ditemukan adanya titik api, termasuk di sekitar kawasan hutan Tahura.

Untuk mengantisipasi munculnya kebakaran, Kodim 0205/TK bersama Polri, BPBD dan aparat desa juga menyiagakan personel serta perlengkapan pendukung. Sebanyak 20 personel Kodim, 10 personel Polri, 10 personel BPBD dan enam aparat desa disiagakan, didukung 20 kendaraan roda dua, satu kendaraan roda empat serta satu unit pompa air. Sementara itu, kegiatan satuan tugas udara dan pemadaman tidak dilakukan karena tidak ditemukan titik api maupun area yang terbakar.

Patroli dan pemantauan akan terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus mencegah terjadinya karhutla. Babinsa bersama aparat desa juga terus memonitor kondisi wilayah dan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Hingga laporan ini dibuat, situasi wilayah Kodim 0205/TK dalam kondisi aman dan terkendali. (RN)

Sumber: Pendam I/BB