27 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026
Beranda blog Halaman 382

Jaga Kamtibmas, Kapolsek Bunut Ajak Pemuda Lebih Partisipatif

0

Pangkalan Bunut-Meningkatan dan menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau yang akrab disebut dengan Kamtibmas merupakan Langkah dan upaya penting Bagi Personil Kepolisian, Tak terkecuali bagi Personil Setingkat Polsek, Seperti yang dilakukan Oleh Kapolsek Bunut Polres Pelalawan AKP ARINAL FAJRI,S.H.

Melalui Kanit Binmas Polsek Bunut AIPDA S.E PARDOSI Kapolsek menyampaikan beberapa Program Kamtibmas Bagi masyarakat Wilayah Hukum Polsek Bunut Polres Pelalawan, seperti Waspada Narkoba, Judi Online, Kenakalan Remaja seperti Bulying, dan tindakkan asusila seperti Persetubuhan Anak Dibawah umur.

“Kami dari aparat keamanan mengajak kepada seluruh lapisan Masyarakat dan pemuda agar selalu waspada terhadap berbagai gangguan kamtibmas dilingkungan tempat tinggal kita seperti Narkoba, Judi Online, Kenakalan Remaja seperti Bullying, dan tindakkan asusila seperti Persetubuhan Anak Dibawah umur” Ungkap Kanit Binmas Polsek Bunut. (Jumat-21/11/2025)

Melalui kegiatan Jumat curhat yang rutin dilakukan oleh Personil Polsek Bunut ini Kapolsek AKP ARINAL FAJRI,S.H Melalui Kanit Binmas Polsek Bunut Juga mengajak kepada Pemuda agar tidak antipati terhadap kehadiran anggota Polri dilingkungan Masyarakat, Karena Hal tersebut guna untuk mencegah niat jahat pelaku kriminal bila terbersit ingin melakukan tindak-tindakkan yang berpotensi melanggar Hukum.

” Pemuda tentunya tidak perlu khawatir akan kehadiran Para Personil Polri dilingkungan masyarakat, karena fungsi Polri selain penegak hukum juga bertujuan mencegah potensi kejahatan supaya tidak terjadi dilingkungan masyarkat kita” tutup beliau.

 

Bekasi Darurat Pencurian: Warga Resah, Aksi Heroik Ibu Hayah Jadi Sorotan

0

Warta.in Jabar ◊ Jum’at 21 November 2025.

BEKASI – Gelombang aksi pencurian kendaraan bermotor semakin menghantui warga Kabupaten Bekasi. Dua kasus terbaru menyoroti tingginya angka kriminalitas di wilayah ini, mulai dari raibnya mobil bak terbuka hingga aksi heroik seorang ibu rumah tangga yang nekat mengejar maling hingga terluka.

Serang Baru: Warga Geram Mobil Carry Raib Digondol Maling

Di Serang Baru, seorang warga Desa Cilangkara, RT 3/02, bernama Bapak Bodong, menjadi korban pencurian mobil Carry Pickup warna putih beserta muatannya. Bapak Bodong mengaku sudah dua kali menjadi korban pencurian dalam tiga bulan terakhir.

“Sudah hampir tiga bulan di rumah saya 2 kali terjadi pencurian, yang pertama aki mobil truk, pada hari ini mobil Carry Pickup,” ujarnya dengan nada geram, mencerminkan kekesalan warga atas maraknya aksi kriminalitas.

Maraknya aksi pencurian ini membuat warga Serang Baru khawatir dan mempertanyakan kinerja aparat kepolisian. Mereka berharap agar pihak kepolisian segera bertindak cepat dan menangkap para pelaku, serta meningkatkan keamanan di lingkungan mereka.

Ibu Hayah: Aksi Heroik Kejar Maling Berujung Luka

Di tengah keresahan warga, seorang ibu rumah tangga bernama Ibu Hayah menunjukkan keberanian luar biasa. Ia nekat mengejar pelaku pencurian mobil miliknya hingga terjatuh dan mengalami luka pada kedua lututnya. Kejadian bermula sekitar pukul 02.30 dini hari, ketika Ibu Hayah menyadari mobilnya telah raib dari depan rumah.

“Pas buka pintu, langsung nggak ada kan mobil di depan,” ujarnya, menggambarkan keterkejutannya saat mendapati mobilnya telah dicuri.

Tanpa pikir panjang, Ibu Hayah langsung mengejar pelaku hingga terjatuh dan terluka. “Saya kejar sampai jatuh,” ungkapnya, menunjukkan semangat pantang menyerah.

Suami Ibu Hayah dan warga sekitar kemudian ikut mengejar pelaku. Ibu Hayah bahkan sempat membangunkan tetangganya, Mang Harudang, untuk meminta bantuan. “Mang Harudang, bangun, balonku ada yang maling!” serunya, memecah kesunyian malam.

Aksi heroik Ibu Hayah ini menuai pujian dari warga sekitar. Meski terluka, ia tidak menyerah dalam mengejar pelaku pencurian, menunjukkan keberanian dan kepedulian terhadap keamanan lingkungannya.

Hingga saat ini, belum diketahui apakah pelaku berhasil ditangkap. Kedua kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Situasi ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Bekasi. Mereka berharap agar pihak kepolisian meningkatkan patroli dan tindakan preventif untuk menekan angka kriminalitas. Keberanian Ibu Hayah diharapkan dapat menginspirasi warga lain untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan sekitar dan tidak takut untuk melaporkan tindak kejahatan.

(Jefry. Smk)

Demi Kelancaran Dan Cegah Kemacetan Polsek Ngimbang Giat Commanderwish Pagi

0

Demi Kelancaran Dan Cegah Kemacetan Anggota jaga  Polsek Ngimbang Giat Commanderwish di Pagi hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang,Jum’at(21/11/2025) pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkat bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Brigadir Elbiyun melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (Roy)

Polsek Ngimbang Patroli Blue Light Siskamtibmas Guna Cegah Dan Tangkal Kriminalitas Di Malam Hari

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Patroli Blue Light Siskamtibmas Guna Cegah Dan Tangkal Kriminalitas di wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi Pemuda di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light siskamtibmas pada,Kamis (20/11/2025)

Patroli blue light siskamtibmas ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi, Bripka Afis dan Bripol Elbiyun Farid H, dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, Ruko Depan RSUD, SPBU Ngimbang dan Gudang R3 Ngimbang yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di untuk menciptakan Siskantibmas di wilayah Ngimbang, hal ini di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Kebakaran Terjadi di RS PMC, 23 Pasien Dirujuk – Tidak Ada Korban Jiwa

0

Kebakaran Terjadi di RS PMC, 23 Pasien Dirujuk – Tidak Ada Korban Jiwa

PAMANUKAN — Warta In Jabar, – Rumah Sakit Pamanukan Medical Center (PMC) mengalami insiden kebakaran pada Kamis, 20 November 2025. Direktur RS PMC, Dr. Eritrina, menyampaikan bahwa kondisi saat ini telah sepenuhnya kondusif dan seluruh pasien telah dievakuasi dengan aman.

Dalam pernyataannya, Dr. Eritrina mengatakan:

“Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saya Dr. Eritrina, Direktur Rumah Sakit Pamanukan Medical Center, dengan ini menginformasikan bahwa betul telah terjadi kejadian kebakaran di rumah sakit kami pada tanggal 20 November 2025.

Alhamdulillah dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan kondisi sudah sangat kondusif.”

Sebanyak 23 pasien yang sedang menjalani perawatan terpaksa dirujuk ke sejumlah rumah sakit di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Subang, Indramayu, dan Karawang.

Dr. Eritrina juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang membantu proses penanganan kebakaran serta evakuasi pasien:

Kami menghaturkan terima kasih atas support yang sangat luar biasa kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Damkar, Polsek Pamanukan, Polres Subang, BPBD, PLN Pamanukan, BPJS Kesehatan Cabang Sumedang dan Cirebon, Tim Dokter Rumah Sakit Bhayangkara, RSUD Subang, Rumah Sakit Mutiara Hati, Rumah Sakit Karisma, Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu dan Patrol, Rumah Sakit Sentot, dan Rumah Sakit Puri Asih.

Penanganan lanjutan terhadap area yang terdampak kebakaran masih dilakukan oleh pihak rumah sakit bersama instansi terkait.

“Demikian informasi ini kami sampaikan, terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

Direktur PT Barapala Sesalkan Aksi Pembakaran dan Pengrusakan Aset Perusahaan

0

Warta.in Medan – Direktur PT Barumun Raya Padang Langkat Barapala, M Syukri menyesalkan bentrok yang terjadi antara sekuriti dengan warga yang melakukan aksi menginap di PT Barapala, Desa Unterudang, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padanglawas. Akibat kericuhan yang berujung pada aksi perusakan dan pembakaran aset, PT Barapala menderita kerugian ditaksir mencapai Rp 5 miliar.

“Kita sesalkan aksi demo dan terjadi bentrok yang berujung pada pembakaran alat berat, mess dan pos penjagaan. Buat kita ini musibah bagi kedua belah pihak. Kalau menyampaikan aspirasi kita bisa berdialog. Kerugian yang ditaksir akibat pembakaran dan pengrusakan aset mencapai Rp 5 miliar,”jelas Direktur PT Barapala pada wartawan, Kamis (20/11) di Medan.

Lebih jauh, perusahaan sebelumnya selalu terbuka dengan masyarakat. Kalau ada permintaan dari masyarakat dan pemerintah desa perusahaan selalu terbuka dan bisa disampaikan melalui pemerintahan di 6 desa yang menjalin kerjasama dengan PT Barapala.

“Kapan pun kita siap untuk berdialog menerima aspirasi, tapi harus dijembatani oleh Forkopimda. Kita ingin perusahaan ini bermanfaat bagi masyarakat. Mungkin selama ini perusahaan belum bisa mengakomodir semua keinginan masyarakat,”jelasnya.

M Syukri berharap, kedua belah pihak bisa mengutamakan musyawarah dan mufakat. Hal-hal yang belum bisa direalisasikan perusahaan tetap akan diupayakan. Apa yang jadi permintaan dan yang kurang dari perusahaan akan kami pertimbangkan sebelum disalurkan. “Sampai hari ini kepala desa di 6 desa masih konsisten membela PT Barapala,”jelasnya.

Disinggung soal legalitas PT Barapala, M Syukri menegaskan, PT Barapala memiliki legalitas yang jelas. Diantaranya izin usaha perkebunan (IUP), Izin Lingkungan dan izin lokai. Dan izin-izin ini semuanya masih berlaku.
“Sedangkan izin HGU sampai saat ini masih berproses karena masih harus melengkapi beberapa persyaratan. Sedangkan terkait tuntutan masyarakat soal Plasma saat ini kami realisasikan melalui kompensasi. Sebagai pengganti kami memberikan kompensasi sebesar Rp 150 juta perbulan untuk warga di 6 Desa. Pemberian kompensasi ini sudah kami realisasikan sejak tahun1996 sampai November 2025,”urainya.

Kompensasi ini, lanjut M Syukri, juga sudah diketahui oleh pihak Forkopimda. Pemberian kompensasi berjalan dengan lancar. Mekanisme tiap bulan kepala desa datang menjemput ke kantor kebun.

M Syukri menambahkan, pihak manajemen bermohon kepada pihak keamanan daerah yang berwenang dalam hal ini Kepolisian Resort Padang Lawas agar dapat segera memproses, mengusut tuntas aksi demo anarkis yang berujung pengrusakan dan pembakaran aset kebun PT Barapala. (RN)

Bantu UMKM Tumbuh Mandiri dan Sehat,BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Pembiayaan UKM Syariah

0

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep,berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Keseriusan Bank milik Pemkab Sumenep ini,dapat di buktikan melalui penyediaan produk pembiayaan bagi UMKM, yang berbasis syariah, fleksibel dan mudah diakses.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar mengatakan, pembiayaan UMKM menjadi prioritas karena terbukti paling banyak menyerap tenaga kerja dan menopang ekonomi masyarakat.

“BPRS ingin memberikan solusi permodalan yang adil sesuai prinsip syariah dengan margin yang kompetitif,sehingga UMKM dapat tumbuh dengan mandiri dan sehat,” kata Hairil Fajar,Kamis(20/11/25).

Fajar menyebut, akad yang digunakan di pembiayaan ini, yakni murabahah (jual beli) maupun mudharabah (bagi hasil).

“Akad ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kesepakatan antara masabah dan pihak bank,selain itu kita juga memberikan kesempatan pelunasan lebih awal tanpa penalti,”ujarnya.

Fajar juga mengatakan,bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberi dukungan kepada para pelaku UMKM baik yang di daratan ataupun yang dikepulauan.

“Produk pembiayaan ini memang dirancang untuk mendukung dan membantu para pelaku usaha dalam memperkuat modal kerja mereka,dan dukungan kami tidak hanya berpusat di daerah daratan, tetapi juga mencakup di wilayah kepulauan,” tukasnya.

Diketahui bersama, Pembiayaan UKM syariah ini adalah solusi pembiayaan dari BPRS Bhakti Sumekar yang dikhususkan untuk para pelaku UMKM.

Selain memberikan permodalan, BPRS Bhakti Sumekar juga aktif melakukan edukasi dan sosialisasi ke pelaku UMKM di berbagai kecamatan khususnya di Kabupaten Sumenep.(hrs)

BPRS Bhakti Sumekar, Siap Fasilitasi Pembiayaan Untuk Para Petani Budidaya Rumput Laut

0

Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Sumenep, kembali membuka peluang bagi para pelaku usaha, kali ini yang dilirik kelompok petani budidaya rumput laut.

Direktur BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan para petani sebagai pelaku utama benar-benar mendapatkan manfaat nyata dari pembiayaan. Selama ini, pembiayaan lebih banyak mengalir kepada pengepul atau pelaku hilir sehingga petani tidak memiliki posisi tawar yang kuat.

“Kami ingin petani sebagai pelaku utama juga bisa langsung menikmati pembiayaan. Syaratnya sederhana, mereka harus terdaftar resmi di dinas terkait agar data dan lahannya valid,” kata Fajar, Kamis (20/11/25).

Menurut Fajar,BPRS Bhakti Sumekar membuka dua skema pembiayaan,yakni perorangan dan berbasis kelompok.

“Sebetulnya pendekatan kelompok jauh lebih efektif karena memiliki struktur, pendampingan, dan pasar yang lebih jelas,tapi demi membuka peluang usaha,untuk perorangan pun tetap akan kami fasilitasi, asalkan punya akses pasar yang pasti,”ujarnya.

Fajar berharap dengan adanya layanan pembiayaan ini, para petani rumput laut dapat tumbuh mandiri.

“Diharapkan para petani rumput laut dapat memperkuat modal kerja mereka, sehingga bisa tumbuh mandiri dan mendongkrak ekonomi mereka,”pungkasnya.

Untuk diketahui,Kabupaten Sumenep dikenal memiliki potensi rumput laut yang sangat besar, baik dari sisi luasan lahan budidaya maupun kualitas hasil panennya. Sayangnya, minimnya dukungan anggaran struktur daerah membuat sektor ini sering berjalan sendiri.Hal inilah,yang kemudian mendorong BPRS Bhakti Sumekar untuk hadir mengambil peran strategis.(hrs)

Pemprov Banten Perkuat Pengamanan Aset Daerah, Terapkan Tiga Langkah Pengelolaan BMD

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 November 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memperkuat upaya pengamanan Barang Milik Daerah (BMD) melalui penerapan tiga langkah strategis, yaitu pengamanan administrasi, pengamanan fisik, dan pengamanan hukum. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aset daerah terkelola secara tertib, transparan, serta terhindar dari potensi penyalahgunaan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandi, menegaskan bahwa pengamanan aset daerah bukan hanya urusan pencatatan dan penataan fisik semata, tetapi juga memerlukan payung hukum yang kuat agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Pemprov Banten juga melakukan pengamanan melalui jalur hukum pengelolaan BMD. Hal itu penting dalam pencegahan terjadinya korupsi,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Deden Apriandi pada Rapat Koordinasi Lanjutan Pencegahan Korupsi melalui Penertiban dan Pengamanan BMD di aula Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kota Serang, Kamis (20/11/2025).

Deden Apriandi menjelaskan bahwa pengamanan administrasi BMD dilakukan dengan melengkapi dokumen kepemilikan, sedangkan pengamanan fisik dilakukan melalui peninjauan langsung ke lapangan. Ia mengungkap adanya sejumlah persoalan aset, terutama aset tanah, seperti tidak adanya batas kepemilikan, penguasaan oleh pihak ketiga, tumpang tindih lokasi dengan sertipikat, keterbatasan anggaran sertifikasi, serta data yang belum diperbarui.

Sekaligus pengkinian kategorisasi aset tanah Pemda. “Apakah itu masuk kategori satu, dua, atau tiga. Itu harus melibatkan OPD pengguna dan pengurus barang dan kantor pertanahan BPN setempat,” ujarnya.

Deden juga menekankan pentingnya pengkinian kategorisasi aset tanah, penyediaan anggaran sertifikasi, pembentukan tim gabungan Pemda–BPN, penunjukan PIC khusus, serta pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri.

“Terakhir melaksanakan kesepakatan target sertifikasi tanah Pemda tahun 2025 yakni rencana sertifikasi tahun 2025 dan tunggakan sertifikasi yang belum selesai dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Kepala Kanwil BPN Banten, Harison Mocodompis, menegaskan bahwa kegiatan penertiban dan pengamanan BMD merupakan bentuk nyata dari kolaborasi dan sinergi berkelanjutan antara Pemda dan BPN. Ia menyatakan bahwa pengamanan aset daerah wajib dilakukan untuk menjamin keberlangsungan dan kepastian status aset.

Harison menekankan bahwa kunci utamanya adalah kerja sama yang kuat dan terukur, serta meminta BPN menetapkan target yang lebih jelas mengenai kemampuan penyelesaian dan batas waktu penuntasan pengamanan aset.

“Oleh karenanya, setelah kegiatan ini, teman-teman di BPN harus menetapkan ukuran-ukuran yang lebih pasti. Bisanya berapa, dan sampai kapan bisa selesai,” tambahnya.

Kepala Satgas Korsupgah Wilayah Dua KPK, Arif Nur Cahyo, menegaskan bahwa upaya pengamanan dan sertifikasi BMD harus terus dilanjutkan hingga seluruh aset daerah aman dan tersertifikasi 100 persen. Ia menyoroti bahwa tingkat sertifikasi aset di Provinsi Banten masih rendah dan menjadi risiko yang perlu segera dimitigasi.

Arif juga menekankan pentingnya langkah cepat setelah rapat koordinasi agar penyelesaian aset tidak terus tertunda dari satu periode pemerintahan ke periode berikutnya.

KPK menargetkan penyelesaian sertifikasi 143 bidang aset tanah milik Pemprov Banten pada tahun 2025, sebagaimana ditetapkan dalam surat tertanggal 19 Mei 2025. Berdasarkan evaluasi pada 1 Mei 2025, dari 1.528 bidang aset, 1.129 bidang (73,88%) telah bersertifikat dan 399 bidang (26,12%) masih diproses.

Pada evaluasi berikutnya, 20 November 2025, progres meningkat menjadi 1.213 bidang (79,38%) yang sudah bersertifikat, sementara 315 bidang (20,62%) masih dalam tahap verifikasi. Kenaikan ini menunjukkan sinergi yang baik antara KPK, Pemprov Banten, BPN, dan pemerintah kabupaten/kota.

Target sertifikasi 2025 mencakup delapan daerah dengan rincian: Cilegon (3 bidang), Tangsel (16), Tangerang (23), Kabupaten Tangerang (15), Lebak (11), Kota Serang (26), Kabupaten Serang (25), dan Pandeglang (24). Seluruhnya menjadi fokus percepatan sertifikasi aset daerah.(WartainBanten)

Pengamat Nilai Program Bang Andra Efektif Majukan Ekonomi Perdesaan, Sarankan Perluasan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 November 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus mendorong peningkatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Program yang menjadi salah satu prioritas Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah ini menargetkan pembangunan sekitar 60 ruas jalan desa sepanjang 64 kilometer pada tahun 2025.

Pembangunan jalan desa tersebut menggunakan dua jenis konstruksi, yakni betonisasi dan aspal, yang disesuaikan dengan kondisi serta kontur tanah di masing-masing wilayah. Langkah ini diharapkan mampu membuka akses mobilitas yang lebih baik, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

Pengamat ekonomi Gede Sandra menilai program Bang Andra merupakan kebijakan yang tepat untuk memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan memiliki dampak signifikan terhadap kegiatan ekonomi, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

“Ini program yang sangat bagus dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi baik di jangka pendek maupun jangka panjang,” ungkap Gede Sandra pada Kamis (20/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa perbaikan dan pembangunan jalan desa dapat menekan biaya logistik, memperluas akses pasar, serta meningkatkan produktivitas masyarakat. Karena itu, ia mendorong agar cakupan program diperluas ke lebih banyak desa agar manfaatnya semakin merata.

“Ya diperluas di seluruh Banten,” katanya.

Pengamat ekonomi tersebut menilai Program Bang Andra sejalan dengan salah satu poin Asta Cita Presiden Prabowo yang menekankan pembangunan dari desa sebagai langkah pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Ia menilai program ini ideal jika diterapkan secara nasional karena sesuai dengan arah kebijakan tersebut.(WartainBanten)