28 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026
Beranda blog Halaman 383

Kabupaten Mukomuko Digemparkan Lonjakan Kasus Kekerasan Seksual Anak, Ketua PDPM Angkat Bicara!

0

Warta.in-Mukomuko,Bengkulu

Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Mukomuko, di mana lonjakan kasus kekerasan seksual terhadap anak sepanjang tahun 2025 menjadi sorotan utama. Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Mukomuko tak tinggal diam, menyuarakan keprihatinannya atas peningkatan kasus yang memprihatinkan ini. Data terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku adalah orang-orang terdekat korban, termasuk ayah kandung, menambah pilu situasi ini (19/11).

Hingga November 2025, tercatat 13 kasus kekerasan seksual terhadap anak, melonjak tajam dari 10 kasus di sepanjang tahun 2024. Ketua PDPM Mukomuko, Saprin Efendi, memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum atas keseriusan mereka dalam menangani kasus-kasus ini. Diharapkan, vonis berat yang dijatuhkan oleh pengadilan dapat memberikan efek jera yang signifikan bagi para pelaku.

“Kami terus memantau dengan seksama proses hukum yang tengah berjalan di Pengadilan Negeri Mukomuko, termasuk kasus-kasus yang melibatkan orang tua kandung sebagai tersangka,” ungkap Saprin Efendi dengan nada prihatin.

Saprin juga menekankan pentingnya penanganan yang komprehensif, mulai dari upaya pencegahan hingga penegakan hukum yang tegas. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pendamping korban, serta lingkungan sekitar, untuk bekerja secara profesional dan tidak mengaburkan esensi permasalahan dalam setiap penanganan kasus.

“Putusan pengadilan selama ini dinilai telah memenuhi harapan masyarakat, dengan vonis berkisar antara 15 hingga 18 tahun penjara. Hukuman maksimal ini sangat krusial untuk memberikan efek jera yang mendalam bagi pelaku,” imbuhnya.

PDPM Mukomuko sangat berharap agar komitmen dari berbagai pihak dalam melindungi anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual terus diperkuat. Upaya pencegahan yang gencar dan penegakan hukum yang tanpa kompromi diharapkan dapat menekan angka kasus serupa di masa mendatang, menciptakan lingkungan yang benar-benar aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Mukomuko. (HD)

Sumber: (Rizon Saputra)

Saprin Efendi Desak Gakum Kehutanan Tindak Tegas Perambah Hutan di Mukomuko

0

Warta.in-Mukomuko,Bengkulu

Saprin Efendi, S.Pd, mendesak Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakum Kehutanan) untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan perambahan hutan, khususnya di wilayah Hutan Produksi Terbatas (HPT) Kabupaten Mukomuko. Desakan ini disampaikan mengingat perambahan hutan adalah masalah serius yang menyebabkan kerusakan lingkungan, hilangnya biodiversitas, dan dampak negatif bagi masyarakat lokal.

“Gakum Kehutanan jangan sampai berhenti di 4000 Ha saja, namun kita minta mulai dari Sebelat sampai ujung Mukomuko terakhir yaitu sampai kewilayah kecamatan Lubuk Pinang,” ujar Saprin Efendi. Ia menambahkan bahwa Undang-Undang berlaku untuk semua warga negara tanpa terkecuali. “Bila perlu terapkan UU perdata, nanti sanksinya akan bertanggung jawab sampai ke 7 turunan. Kita tidak mau negara kalah dengan para pelaku kejahatan,” tegasnya.

Di Indonesia, terdapat beberapa undang-undang yang dapat digunakan untuk menindak pelaku perambahan hutan, termasuk di HPT, antara lain:

– Undang-Undang No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (UU P3H)
– Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan
– Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Pasal-pasal yang relevan meliputi Pasal 82 UU P3H, Pasal 50 UU Kehutanan, dan Pasal 97 UU PPLH, yang mengatur tentang pidana penjara dan denda bagi pelaku perambahan hutan dan perusakan lingkungan hidup.

Pelaku perambahan hutan dapat dijerat dengan pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar (UU P3H), atau pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar (UU Kehutanan).

Temuan Excavator di Hutan Produksi Air Rami

Tim gabungan berhasil menemukan 1 unit excavator Hitachi yang disembunyikan di sela-sela kebun sawit di kawasan Hutan Produksi Air Rami, Kabupaten Mukomuko. Alat berat tersebut ditutup dengan pelepah sawit, diduga untuk mengelabui petugas.

Menurut Ditjen Gakum, excavator tersebut diduga digunakan untuk pembersihan lahan menuju kebun sawit ilegal di dalam kawasan hutan. Tim Gakkum Kehutanan telah mengamankan alat berat tersebut dan tengah mendalami kepemilikan lahan sawit serta melakukan tracing kepemilikan excavator untuk mengungkap aktor di balik kegiatan ilegal ini.

“Tidak ada kompromi untuk perusakan kawasan hutan,” tegas perwakilan Ditjen Gakum Kehutanan.

Semoga Ditjen Gakum Kehutanan dapat mengambil tindakan yang efektif dan tegas terhadap para pelaku perambahan hutan di wilayah Mukomuko dan seluruh Indonesia.(**)

Lalin Macet, Gegara Truk Nyungsep ke Got, Polsek Narmada Gercep Urai Kemacetan

0

Lalin Macet, Gegara Truk Nyungsep ke Got, Polsek Narmada Gercep Urai Kemacetan

Warta.in
Lombok Barat,NTB – Arus lalu lintas di Jalan A. Yani, Dusun Lekong Dendek, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada sempat tersendat, Kamis (20/11/2025) pagi, saat sebuah truk box expedisi dilaporkan tergelincir dan masuk ke got.

Kendaraan tersebut berposisi melintang di badan jalan. Tak butuh waktu lama, anggota Polsek Narmada langsung turun melakukan pengaturan lalu lintas (turlalin).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.15 Wita. Truk box expedisi yang hendak berbelok ke arah Lombok Timur itu, diduga terlalu mengambil haluan kanan. Akibatnya, roda belakang kanan truk terperosok ke saluran air sedalam kurang lebih 75 cm.

Kapolsek Narmada, AKP I Kadek Ariawan, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan anggota langsung diterjunkan begitu laporan dari masyarakat masuk.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung kita gerakkan ke lokasi untuk antisipasi kemacetan. Jalan sempat tersendat karena badan truk melintang, tapi situasi cepat terkendali,” ujar AKP Kadek Ariawan.

Personel yang dikerahkan terdiri dari Panit Lantas Aiptu Wayan Suastika, Piket Sabhara Aipda Hasan Sahrawati, Mitra Desa Sembung Aipda Sofian Hadi, dan Piket Lantas Brigadir Febri Dwi Utomo.

Mereka bersama warga sekitar melakukan pengaturan arus lalu lintas, dan membantu proses evakuasi truk yang nyungsep tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan lain yang berarti.

“Kondisi aman dan arus lalu lintas sudah kembali lancar. Evakuasi truk juga berjalan kondusif,” ucap Kapolsek.

Kapolsek Narmada mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar lebih berhati-hati saat bermanuver dan memastikan kondisi aman sebelum berbelok.

Kegiatan penanganan berlangsung hingga situasi benar-benar normal. Hingga siang hari, ruas jalan A. Yani kembali dapat dilalui dengan lancar.(sr/hpm)

Rehab SMPN 2 Patokbeusi Diduga Menyimpang, Pekerja Akui Tanpa Gambar Kerja

0

Rehab SMPN 2 Patokbeusi Diduga Menyimpang, Pekerja Akui Tanpa Gambar Kerja

Warta In Jabar — Subang – Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas Tingkat Kerusakan Minimal Sedang di SMPN 2 Patokbeusi kembali menuai sorotan setelah ditemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan. Plafon GRC lama yang seharusnya dibongkar justru dibiarkan menempel dan hanya ditopang dengan kaso agar tidak roboh. Tindakan ini tidak sesuai standar keselamatan konstruksi.

Di selasar, kaki penahan atap atau struktur penyangga rangka baja ringan memang telah terpasang. Namun dinding bata yang seharusnya menutup dan menjadi penahan bagian bawah selasar tidak dikerjakan. Tidak tampak adanya pemasangan bata baru sebagai elemen penguat beban atap.

Kejanggalan semakin terasa ketika pekerja mengakui tidak memegang gambar kerja sebagai acuan pelaksanaan.

Pak Otong, pekerja borongan pemasangan atap, menyatakan:

Saya tidak pegang gambar kerja. Saya cuma diperintahkan untuk pekerjaan atap.

Pekerja lain turut menegaskan bahwa mereka hanya diperintahkan untuk menyelesaikan bagian selasar dan tidak mendapat perintah untuk pekerjaan di ruang kelas.

Pekerjaan plafon GRC dan keramik selasar aja yang kami kerjakan, untuk ruangan saya tidak diperintahkan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam papan informasi proyek tertulis bahwa pekerjaan ini adalah Rehabilitasi Ruang Kelas Tingkat Kerusakan Minimal Sedang SMPN 2 Patokbeusi, dengan sumber dana APBD Kabupaten Subang. Pelaksana pekerjaan adalah CV. Bintang Izora dengan nilai kontrak Rp 348.000.000. Nomor SPK proyek tercatat 000.3.2/SPK.64/SMP.0014/PPK/Disdikbud/2025 dan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender.

Informasi tersebut justru menimbulkan pertanyaan besar, sebab judul proyek secara jelas menyebut rehabilitasi ruang kelas, namun pekerja mengaku tidak mengerjakan ruang kelas dan hanya mengerjakan selasar.

Selain itu, pekerja tampak tidak menggunakan alat keselamatan kerja (K3S), sebuah indikasi lemahnya pengawasan di lapangan. Publik pun mempertanyakan apakah anggaran asuransi tenaga kerja benar-benar dipenuhi oleh pelaksana proyek.

Minimnya transparansi, dugaan ketidaksesuaian spesifikasi, dan tidak adanya gambar kerja di tangan pelaksa lapangan membuat proyek ini patut mendapat perhatian serius. Media Warta In Jabar berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan dan memberikan tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.

Bahas Akselerasi Pembangunan, Gubernur Andra Soni Bertemu Pengurus Pusat Pemuda Katolik

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 November 2025  — Gubernur Banten, Andra Soni, menerima jajaran Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, pada Kamis (20/11/2025). Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan membahas peran strategis pemuda dalam akselerasi pembangunan daerah, sekaligus membuka ruang kolaborasi antara Pemprov Banten dan organisasi kepemudaan lintas sektor.

Dalam dialog tersebut, Andra Soni menegaskan bahwa pemuda memiliki energi besar, gagasan segar, dan kemampuan adaptif yang dibutuhkan dalam mendorong percepatan pembangunan. Ia menilai kehadiran Pemuda Katolik membawa sejumlah pandangan konstruktif yang dapat memperkaya proses perumusan kebijakan di Banten.

“Pemuda memiliki energi besar dan peran strategis dalam mendorong percepatan pembangunan, kami menyambut baik gagasan-gagasan yang disampaikan Pemuda Katolik hari ini,” ujar Andra Soni.

Gubernur Banten mengapresiasi inisiatif Pemuda Katolik yang aktif membangun dialog dan kerja sama dengan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara organisasi kepemudaan, masyarakat, dan pemerintah merupakan dasar penting bagi terwujudnya pembangunan yang inklusif.

Menurutnya, pembangunan Banten tidak dapat dijalankan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama para pemuda. Gubernur menegaskan bahwa percepatan kemajuan

“Banten akan maju lebih cepat jika semua pihak bergerak bersama. Pemerintah menyediakan arah dan kebijakan, namun partisipasi pemuda menjadi motor penting di lapangan,” tegasnya.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma, menyampaikan bahwa kunjungannya ke Gubernur Banten sekaligus agenda silaturahmi dan tindak lanjut dari dialog nasional dengan Presiden pada 2 September 2025. Pemuda Katolik berkomitmen memperluas kerja sama untuk menjaga persatuan dan mendukung percepatan pembangunan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Kami berdiskusi panjang mengenai kolaborasi pemuda khususnya dalam mendukung percepatan program-program strategis daerah,” ujar Gusma.

Gusma menekankan pentingnya dialog dengan kepala daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sebagai upaya memperkuat persatuan bangsa. Pemuda Katolik juga berencana menyelenggarakan Rapimnas dan mengundang Gubernur Banten beserta jajaran Pemprov, karena menilai gubernur sebagai kepala daerah yang inovatif, akseleratif, dan inspiratif bagi generasi muda.(WartainBanten)

MBG di Nikmati, Rasa Syukur Siswa SMPN 1 Solokanjeruk Kab. Bandung, terima kasih Pak Prabowo

0

Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Kamis, 20 November 2025,  saat makan siang MBG, murid SMPN 1 Solokanjeruk Kabupaten Bandung, ucapkan terima kasih kepada Pak Prabowo, atas Program MBG, menu yang disediakan, sesuai dengan selera siswa, sehingga tak ada sisa, di tambah lagi susu kotak dan roti, sebagai menu penutup dan 5 sempurna.

Diakui siswa, semenjak MBG masuk sekolah mereka, motifasi belajar meningkat, mereka optimis menatap masa depan, ujar salah seorang siswa SMPN 1 Solokanjeruk, disela canda tawa mereka setelah menyantap MBG. Menu yang di erikan, setiap hari berubah, sehingga siswa tidak ada kata bosan dan sisa, semua kamu santap habis, jelas seorang siswa. Ibnu S Warta.In Biro Bandung.

Siswa SDN Mekarasih II Belajar Lesehan, Pemkab Karawang Didesak Bertindak

0

Siswa SDN Mekarasih II Belajar Lesehan, Pemkab Karawang Didesak Bertindak

KARAWANG — Warta In Jabar – Kondisi memprihatinkan kembali mewarnai dunia pendidikan di Kabupaten Karawang. Puluhan siswa kelas 2 SDN Mekarasih II, Kecamatan Banyusari, sudah hampir satu semester terpaksa belajar di Balai Pertemuan Desa karena sekolah kekurangan ruang kelas. Lebih miris lagi, anak-anak itu mengikuti pelajaran tanpa meja, tanpa kursi—hanya beralaskan lantai.

Pantauan Warta In Jabar di lokasi menunjukkan proses belajar berlangsung serba terbatas. Anak-anak duduk lesehan, sebagian menulis di pangkuan, sementara guru berusaha mengajar di tengah minimnya sarana. Kondisi ini membuat para orang tua semakin resah.

Sudah hampir setengah semester anak kami belajar di balai pertemuan. Tanpa meja, tanpa kursi. Kasihan anak-anak, bagaimana mereka bisa belajar dengan nyaman,” ujar seorang orang tua siswa dengan nada kecewa, Kamis 20 November 2025.

Para orang tua mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang, khususnya Dinas Pendidikan, segera mengambil langkah nyata. Menurut mereka, masa depan anak-anak tak boleh terganggu oleh lambannya penyediaan ruang kelas.

Kami minta pemerintah segera turun tangan. Ini menyangkut pendidikan dan masa depan anak-anak,” tegas orang tua lainnya.

Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan Banyusari, Empu, mengakui kondisi tersebut cukup berat bagi siswa maupun pihak sekolah. Ia memastikan upaya percepatan pembangunan ruang kelas baru telah dilakukan.

Kami sudah berkoordinasi dan mendorong agar ruang kelas baru untuk SDN Mekarasih II bisa segera terealisasi,” kata Empu.

Meski laporan telah disampaikan sekolah ke pemerintah kabupaten dan Dinas Pendidikan, hingga kini belum ada kepastian waktu pembangunan ruang kelas baru tersebut.

Situasi ini menjadi potret bahwa pemenuhan fasilitas dasar pendidikan di Karawang masih belum merata. Padahal, ruang kelas yang layak sangat berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran dan kesehatan siswa.

Warga berharap Pemkab Karawang bergerak cepat. Semakin lama kondisi ini dibiarkan, semakin besar risiko terganggunya proses belajar mengajar.

Hingga berita ini diturunkan, orang tua dan pihak sekolah masih menunggu tindakan konkret agar anak-anak dapat kembali belajar di ruang kelas yang aman, layak, dan manusiawi.

Guna Cegah Kemacetan Polsek Ngimbang Giat Commanderwish Di Pagi Hari

0

Guna Cegah Kemacetan Anggota jaga Polsek Ngimbang Giat Commanderwish Di Pagi Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang,Kamis (20/11/2025) pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkat bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Aiptu Muji, R. dan Brigadir Sujito melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (Roy)

Guna Cegah Dan DayaTangkal 4C Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Malam Hari

0

Guna Cegah Dan DayaTangkal 4C Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi Pemuda di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light siskamtibmas pada, Rabu(19/11/2025)

Patroli blue light siskamtibmas ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji. R, dan Briptu Andika dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, SPBU, Terminal Ngimnang dan R3 Mart Tanjung yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di untuk menciptakan Siskantibmas di wilayah Ngimbang, hal ini di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Tinjau Pembangunan Flyover Unyur, Gubernur Andra Soni Siapkan Rp 25 Miliar untuk Atasi Kemacetan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 November 2025  — Gubernur Banten, Andra Soni, meninjau lokasi pembangunan Frontage Flyover Unyur di Kota Serang sebagai langkah percepatan penanganan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Kaligandu–Unyur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 25 miliar dalam APBD 2026 untuk memastikan proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan.

Flyover Unyur dirancang untuk memisahkan arus lalu lintas dari perlintasan kereta api yang selama ini menjadi titik kemacetan utama. Dengan adanya jalur alternatif tersebut, kendaraan tidak lagi harus berhenti menunggu kereta melintas, sehingga pergerakan lalu lintas menjadi lebih lancar dan aman.

“Rencananya sudah lama, tapi terkendala fiskal,” ujar Andra Soni pada Rabu (19/11/2025).

Gubernur menegaskan bahwa setiap pembangunan fisik yang dilakukan Pemprov Banten harus terukur, tepat sasaran, dan mengutamakan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, infrastruktur yang memberikan dampak langsung pada mobilitas warga harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Yang paling bermanfaat untuk masyarakat harus didahulukan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap pembangunan frontage tersebut. Ia mengungkapkan bahwa izin dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebenarnya sudah keluar sejak 2023, tetapi realisasinya tertunda karena keterbatasan anggaran daerah.

“Kami terbantu sekali oleh provinsi. Kalau tidak dialihkan ke frontage, kemacetan bisa luar biasa,” kata Budi.

Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menyampaikan bahwa Pemprov Banten telah menyiapkan anggaran Rp 25 miliar untuk pembangunan frontage Flyover Unyur pada 2026. Tender proyek direncanakan berlangsung pada Desember 2025 sehingga pekerjaan fisik bisa dimulai awal 2026. Flyover tersebut memiliki panjang 280 meter, dengan struktur jembatan sekitar 80 meter.

Selama proses pembangunan, sebagian badan jalan akan ditutup dan rekayasa lalu lintas akan diumumkan lebih awal kepada masyarakat.(WartainBanten)