32.6 C
Jakarta
Minggu, April 26, 2026
Beranda blog Halaman 392

Penyusunan RAPMB Pegawai Polda NTB Fokus Evaluasi dan Optimalisasi Penggunaan Anggaran

0

Penyusunan RAPMB Pegawai Polda NTB Fokus Evaluasi dan Optimalisasi Penggunaan Anggaran

Warta.in
Mataram, NTB – Biro Rena Polda NTB menggelar kegiatan Penyusunan Revisi Anggaran Pagu Minus Belanja Pegawai Polda NTB yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Madani Mataram, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Karo Rena Polda NTB, Kombes Pol. Susilo Setiawan, S.I.K., dan diikuti oleh seluruh Kabagrenmin Polda NTB, Kabagren Polres/ta jajaran, operator SAKTI, serta para Urgaji dan Urkeu satker maupun Polres/ta jajaran.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa penyusunan revisi anggaran Belanja Pegawai Polda NTB ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi rutin di akhir tahun untuk menilai pemanfaatan anggaran, sekaligus melakukan penyesuaian terhadap Pagu Minus Belanja Pegawai yang ada di Polda NTB.

“Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi agar seluruh perencanaan dan penggunaan anggaran dapat dilakukan secara tepat, transparan, dan sesuai ketentuan. Dengan demikian, serapan anggaran bisa lebih maksimal dan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Biro Rena Polda NTB berharap setiap satker semakin memahami mekanisme penyusunan dan revisi anggaran Belanja Pegawai, sehingga pola pengelolaan keuangan di lingkungan Polda NTB menjadi lebih tertib, akuntabel, dan efisien.

Kegiatan penyusunan revisi anggaran Belanja Pegawai ini juga diharapkan menjadi pedoman bagi jajaran Polda NTB dalam merencanakan kebutuhan anggaran tahun berikutnya secara lebih matang dan terukur.(sr/hpntb)

Tanggul Kali Ancar Bocor, Tiga Pilar Kekalik Jaya Gerak Cepat Antisipasi Banjir

0

Tanggul Kali Ancar Bocor, Tiga Pilar Kekalik Jaya Gerak Cepat Antisipasi Banjir

Warta.in

Mataram, NTB – Hujan deras yang mengguyur Kota Mataram menyebabkan debit air di Kali Ancar meningkat tajam. Imbasnya, sebuah tanggul di Lingkungan Kekalik Grisak, Kelurahan Kekalik Jaya, mengalami kebocoran hingga air merembes masuk ke permukiman warga, Jumat (…/11/2025).

Melihat kondisi yang berpotensi menimbulkan banjir tersebut, Lurah Kekalik Jaya, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat langsung bergerak cepat melakukan gotong royong membangun tanggul darurat menggunakan karung berisi pasir. Upaya ini dilakukan sebagai langkah awal menahan laju air agar tidak semakin masuk ke rumah-rumah penduduk.

Kegiatan penanganan kedaruratan ini turut disaksikan Camat Sekarbela, perwakilan Balai Jalan NT 1, Kalak BPBD Kota Mataram, serta aparat lingkungan yang ikut memberi dukungan teknis dan pemantauan situasi.

Kapolsek Ampenan, AKP Ahmad Majmuk, menyampaikan apresiasinya atas respons cepat yang dilakukan jajaran tiga pilar dan masyarakat setempat.

“Langkah cepat Bhabinkamtibmas bersama Lurah, Babinsa, dan warga merupakan tindakan tepat dalam mengantisipasi potensi banjir akibat kebocoran tanggul tersebut. Respons seperti ini sangat membantu mencegah dampak bencana yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Polsek Ampenan akan terus memantau kondisi di titik rawan tersebut dan siap memberikan dukungan apabila diperlukan.

Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu menahan sementara rembesan air sembari menunggu perbaikan permanen dari instansi terkait. Dengan kerja sama yang solid, situasi di wilayah Kekalik Grisak dapat tetap terkendali dan masyarakat merasa lebih aman.(sr/hpm)

HUT DWP ke-26, Sekda Banten dan DWP Hargai Dedikasi Pasukan Oranye di kawasan KP3B.

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 November 2025  — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26 tingkat Provinsi Banten, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, bersama jajaran DWP Provinsi Banten menggelar acara makan bersama para petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), yang lebih dikenal dengan nama Pasukan Oranye. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Pancaniti KP3B, Curug, Kota Serang, pada Jumat (14/11/2025).

Acara sederhana ini bertujuan untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang telah bekerja keras setiap hari menjaga kebersihan lingkungan di kawasan perkantoran KP3B.

Deden menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung secara spontan. “Kegiatan ini sebenarnya tidak direncanakan. Tetapi, ini muncul dari keinginan ibu-ibu Dharma Wanita yang melihat para tenaga kebersihan bekerja luar biasa,” ujar Sekda.

Sekda Banten Deden Apriandhi menjelaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini rutin dilakukan DWP setiap pekan, namun keterlibatan para kepala OPD dalam momen kebersamaan dengan Pasukan Oranye menjadi hal baru yang patut diapresiasi. Ia menegaskan bahwa kebersihan dan kenyamanan lingkungan KP3B merupakan hasil kerja penting para petugas kebersihan yang sering tidak terlihat.

“Setiap hari kita ke KP3B, semuanya bersih dan nyaman. Kita sering tidak tahu siapa yang membersihkan. Karena itu, hari ini menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi secara langsung,” kata Deden.

Deden juga menyampaikan bahwa DWP adalah pihak yang paling sering berinteraksi dengan Pasukan Oranye melalui berbagai program sosial, sehingga ia meminta dukungan DWP untuk mengumpulkan para petugas dan memastikan kegiatan berjalan lancar.

Ketua DWP Provinsi Banten, Mira Deden, menjelaskan bahwa kegiatan makan siang bersama dan program Jumat Berkah merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Dharma Wanita yang jatuh pada Desember mendatang. Ia menyatakan bahwa acara ini dirancang sebagai bentuk apresiasi untuk para petugas kebersihan, khususnya Pasukan Oranye, yang memiliki peran vital dalam menjaga kualitas lingkungan perkantoran.

“Hari ini dibuat sedikit spesial karena menjelang HUT Dharma Wanita pada Desember. Ini bagian dari rangkaian acara dan bentuk apresiasi kami untuk semua,” ungkap perwakilan DWP.

Pemprov Banten berharap kegiatan ini dapat meningkatkan dukungan dan perhatian terhadap petugas kebersihan agar pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal.(WartainBanten)

HUT ke-80 Brimob; Gubernur Dukung Brimob dalam Jaga Stabilitas Keamanan Banten

0

HUT ke-80 Brimob; Gubernur Dukung Brimob dalam Jaga Stabilitas Keamanan Banten

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 November 2025  — Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan dukungannya terhadap Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Banten.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Andra Soni saat menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri, yang diselenggarakan di Markas Satuan Brimob Polda Banten, Kota Serang, pada Jumat (14/11/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni mengucapkan selamat ulang tahun kepada korps tersebut. “Dirgahayu Korps Brimob Polri yang ke-80. Brimob presisi untuk masyarakat,” ujar Gubernur.

Kolaborasi dan Stabilitas Keamanan

Gubernur Andra Soni menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara Pemprov Banten, Polri, dan seluruh unsur Forkopimda sebagai fondasi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas). Stabilitas keamanan dinilai sangat berpengaruh terhadap pembangunan dan pelayanan publik, termasuk pertumbuhan ekonomi Banten yang mencapai 5,29 persen berdasarkan data BPS.

“Kolaborasi kuat ini sejalan dengan tema ulang tahun Provinsi Banten yang ke-25, yaitu ‘Kolaborasi Kuat untuk Banten Maju Adil Merata Tidak Korupsi’,” tambahnya.

Andra Soni juga berharap Korps Brimob terus menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Empat Komitmen Tugas Personel

Pada acara HUT ke-80 Brimob, Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki, menjelaskan peran vital Brimob dalam menjaga stabilitas Kamtibmas, terutama dalam situasi eskalasi tinggi. Ia menyampaikan empat komitmen utama Polri: disiplin, loyalitas, amanah, dan ikhlas, serta menekankan prinsip AMAN (Antisipatif, Modern, Akuntabilitas, dan Nurani).

“Semuanya Polri, Polda Banten untuk masyarakat. Kami juga tidak alergi terhadap kritik, terutama kritik yang bersifat membangun,” tegas Irjen Hengki.

Kapolda juga menyoroti kesiapsiagaan Brimob dalam penanganan bencana alam dan operasi SAR.

Sementara itu, Kombes Pol. Imam Suhadi, Dansat Brimob Polda Banten, memberikan kilasan sejarah Satuan Brimob yang dimulai pada masa pendudukan Jepang sebagai Tokubetsu Keisatsutai dan kemudian diubah menjadi Brigade Mobil oleh Presiden Soekarno.(WartainBanten)

Kegiatan Pengukuran Ulang Koperasi Merah Putih di Desa Bulan Jahe

0

Warta.in Karo – Pada hari ini telah dilaksanakan kegiatan pengukuran ulang lahan Koperasi Merah Putih yang berlokasi di Desa Bulan Jahe. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pendataan administrasi dan memastikan kejelasan batas lahan koperasi. Kamis (13/11/2025).

Dari hasil pengukuran, tercatat luas lahan mencapai 60 meter x 50 meter dengan total warga yang terdata di Desa Bulan Jahe sebanyak lebih kurang 385 KK atau 1.100 jiwa.

Kegiatan pengukuran turut melibatkan Kepala Desa Bulan Jahe, Bapak Perdinan Sitepu, serta pengurus Koperasi Merah Putih antara lain Ketua Jonson Sembiring, Bendahara Cahaya Tarigan, dan Bisnis Asisten Linda.

Adapun hasil peninjauan di lapangan menunjukkan bahwa bangunan di atas lahan koperasi saat ini masih dikontrakkan untuk usaha penggilingan jagung dan kompos, dengan masa kontrak berakhir pada bulan Maret tahun 2026.

Kegiatan pengukuran ulang Koperasi Merah Putih di Desa Bulan Jahe untuk menjadi bahan informasi dan tindak lanjut lebih lanjut dari pihak terkait. (RN)

Sumber : Pendim 0205/TK

Gubernur Banten Minta Semua Pihak Terlibat Atasi Kasus Bullying di Sekolah

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 November 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa upaya menekan kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah membutuhkan komitmen bersama dari seluruh pihak. Menurutnya, penanganan bullying tidak cukup hanya mengandalkan program yang ada, tetapi harus melibatkan guru, siswa, orang tua, serta seluruh perangkat sekolah.

“Sebenarnya kalau bicara tentang program sudah ada, namun ini harus ada komitmen dari guru, murid, dan orang tua untuk sama-sama kita bangun agar tidak terjadi di lingkungan sekolah,” ungkap Andra Soni kepada wartawan di Kota Tangerang Selatan, Kamis (13/11/2025).

Untuk memperkuat pencegahan, Andra Soni telah menugaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten melakukan pembinaan kepada seluruh kepala sekolah. Langkah ini bertujuan memaksimalkan peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di lingkungan sekolah, terutama dalam menangani dan menekan kasus perundungan.

“Untuk melakukan pembinaan sekaligus juga memaksimalkan organisasi atau lembaga yang telah kita buat untuk permasalahan bullying di sekolah,” katanya.

Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dalam mendeteksi dini serta mencegah praktik perundungan di sekolah, termasuk melalui edukasi tentang bahaya bullying dan pemanfaatan sarana pengawasan seperti CCTV.

“Seperti di sejumlah sekolah yang sudah membuat semacam pengawasan melalui CCTV dan sebagainya di tempat-tempat tertentu,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa menghapus bullying tidak bisa dilakukan secara instan, namun dengan komitmen dan sinergi seluruh pihak, kasus perundungan dapat ditekan.

“Kita harus bersama-sama mengupayakan dan memaksimalkan program anti-bullying,” jelasnya.

Andra Soni juga menyoroti dampak negatif bullying terhadap psikologis anak dan lingkungan sekolah, sehingga gerakan stop bullying perlu dukungan penuh dari semua elemen pendidikan agar sekolah dapat menjalankan fungsinya dalam mendidik dan mencerdaskan peserta didik.(WartainBanten)

Di Monumen Palagan Lengkong, Andra Soni Tekankan Pentingnya Semangat Juang bagi Pemuda

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 November 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya generasi muda meneladani semangat juang para pahlawan dalam mengisi pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa nilai kepahlawanan tidak cukup hanya diperingati, tetapi harus diwujudkan melalui kontribusi nyata berupa kerja dan karya.

Pesan tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri kegiatan Ziarah dan Wisata Sejarah dalam Penguatan Nilai-Nilai Kepahlawanan di Monumen Palagan Lengkong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (13/11).

Dalam sambutannya, Andra Soni mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para pemuda, untuk menjadikan peringatan Hari Pahlawan sebagai momentum untuk bergerak, berkarya, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Mari kita isi peringatan Hari Pahlawan dengan kerja nyata, inovasi, dan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa,” ungkap Andra Soni.

Lanjutkan Perjuangan dengan Gotong Royong

Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan harus menjadi momentum untuk memperdalam nilai perjuangan yang dicontohkan para pahlawan. Ia mendorong generasi muda mengisi kemerdekaan dengan menanamkan semangat gotong royong, kejujuran, dan kebersamaan dalam membangun bangsa.

“Mari kita semua meneguhkan tekad untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan semangat kebersamaan, kejujuran, dan semangat gotong royong,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan ziarah dan wisata sejarah merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali nilai kepahlawanan serta mengintegrasikannya ke dalam dunia pendidikan dan kebudayaan.

“Melalui kegiatan wisata sejarah, generasi muda dapat mengenal situs-situs perjuangan di Banten seperti Monumen Palagan Lengkong, Benteng Speelwijk, dan situs perjuangan lainnya, sebagai sumber inspirasi dan penguatan karakter bangsa,” jelas Gubernur.

Pesan dari Menteri Sosial

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa kegiatan ziarah dan wisata sejarah merupakan rangkaian peringatan Hari Pahlawan 2025 yang melibatkan pelajar SMA/sederajat.

“Nilai-nilai yang dapat kita contoh dari para pahlawan, di antaranya kesabaran, kemampuan menyatukan perbedaan untuk menjadi kekuatan, serta mengutamakan kepentingan bangsa,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Forkopimda, serta para pelajar.(WartainBanten)

Dorong Pemberdayaan Ekonomi Lokal,PT PGE Hululais Gelar Pelatihan Produk & Packaging Kopi/GulaAren

0

Warta.in-Lebong, Bengkulu.

PT Pertamina Geothermal Energy [ PGE ] Tbk Proyek Hululais Lebong menggelar pelatihan tentang Product dan Packaging Kopi serta Gula Aren untuk masyarakat sekitar. Pelatihan diikuti 50 orang peserta dengan tema ” Melalui Strategi Packaging dan Labeling Meningkatkan Daya Saing Produk Pertanian Kopi dan Gula Aren di Pasar Modern ” berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 12 hingga 13 November 2025 bertempat di kantor PT PGE Proyek Hululais Lebong.

Selama dua hari tersebut peserta dilatih oleh narasumber yang didatangkan oleh PT PGE Proyek Hululais diantaranya Rumah Kemasan Bengkulu, Sari Aren Curup, Kopi Sengkuang76 Kepahiang dan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lebong.

Menariknya, pelatihan juga melakukan kunjungan lapangan untuk praktek. Adapun tempat praktek bertempat di pusat pengelolaan kopi Tebo Lai Coffee yang juga pernah mendapatkan bantuan berupa alat roasting dari PGE Proyek Hululais.

Salmon Atmaja Tarigan, Senior Officer I General Support PT PGE Proyek Hululais mewakili managemen mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar dan juga dalam upaya pengembangan potensi produk lokal.

” Kabupaten Lebong mempunyai potensi komoditas untuk dikembangkan diantaranya kopi dan gula aren. Untuk itu PT PGE Proyek Hululais meski belum produksi, namun tetap berusaha untuk berperan aktif melakukan program pemberdayaan mayarakat, salah satunya memberi edukasi terkait upaya pengembangan kopi dan gula aren agar dari sisi packaging dan labeling menjadi menarik,” tegas Salmon.

Ditambahkannya, pelatihan ini difasilitasi selama dua hari agar peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teori, namun juga mampu mempraktekkannya. Kami mengapresiasi keseriusan peserta selama pelatihan. Harapan kita kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat terutama peningkatan nilai ekonomi hasil pertanian seperti kopi dan gula aren.

PGE Proyek Hululais tentu mempunyai alasan kenapa kopi dan gula aren menarik dikembangkan. Sebab, panas bumi bukan hanya bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik, namun bisa juga dimanfaatkan untuk pengeringan kopi dan gula aren melalui penggunaan langsung ( direct use ) dari panas bumi, yang memanfaatkan sisa panas atau uap bersuhu rendah dari pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).

Seperti di PGE Area Kamojang misalnya, disana telah sukses sukses menerapkan teknologi Geothermal Dry House untuk mengeringkan biji kopi di area Kamojang, Jawa Barat. Inovasi ini memungkinkan pengeringan kopi secara lebih efisien dan terkontrol.

Kemudian di PGE Area Lahendong bekerja sama dengan pabrik gula aren Masarang di Sulawesi Utara untuk memanfaatkan panas bumi dalam proses memasak dan mengeringkan nira. Panas yang stabil dan terkontrol dari panas bumi mempercepat proses produksi dan menghasilkan produk gula aren yang lebih bersih, konsisten, dan berkualitas tinggi untuk ekspor.

Sementara itu salah satu pemateri Silvia Evawani Alissa, SE. M.Si dari disperkan Lebong, selain mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh PT PGE Proyek Hululais, juga menyampaikan materi tentang perlu adanya perubahan pola pikir petani bahwasannya pasca panen jika diolah dan dikemas dengan baik tentu akan membuka peluang keuntungan yang lebih besar.

” Petani kita mesti berpikir tidak hanya selesai saat panen, namun harus memulai bagaimana mengelolahnya sehingga menambah nilai ekonomi. Kopi dan gula aren Lebong kedepan kita dorong agar bisa menembus pasar modern,”ujar Eva seraya memperlihatkan contoh kopi dan gula aren yang sudah dalam kemasan.(****)

Pelaku Pembegalan Pelajar Sadis Berhasil diciduk Polres Rejang Lebong

0

Warta.in-Rejang Lebong,Bengkulu.

Polres Rejang Lebong sukses melakukan penangkapan begal pelajar ,Rabu 12/11 Seorang pelajar RK (17) asal Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong nekat menusuk MH (15) pelajar asal Bermani Ulu yang juga merupakan temannya sendiri atau teman keponakannya secara brutal dan membabi buta hingga nyaris tewas.

Saat Release Di Selasar Aula WL Kasat Reskrim IPTU Reno Wijaya, S.E., M.H Menyampaikan pada hari itu Jum’at 7 November 2025 sekitar pukul 12.30 Wib, RK kehabisan bensin dan kerumah E yang merupakan keponakannya di salah satu desa Kecamatan Bermani Ulu. Lalu sekira pukul 13.00 Wib, RK melihat MH sedang menunggangi motor jenis Honda CBR 150 warna hitam dengan nopol A 3729 OO.

Seketika itu juga muncul niat tidak baik dibenak RK, dimana dia ingin mengambil dan menguasai motor milik MH tersebut dengan modus minta antar. Benar saja saat tiba di perkebunan kopi yang sepi, RK langsung menusuk pinggang kanan MH dengan sebilah pisau miliknya, hingga terjatuh dari sepeda motor.

Tak berhenti sampai disitu saja, RK pun kembali menusuk MH dibagian pantat kanan, serta dilanjutkan dengan menusuk dada kanan korban MH, lalu diakhiri dengan tusukan keempat dibagian tangan kanan MH hingga nyaris tewas. Setelah itu RK yang berhasil menguasai kendaraan milik MH langsung kabur melarikan diri.

Pelaku menggadaikan motor milik korban untuk membeli sabu-sabu dan bermain judi online (Judol). Sehingga bisa disimpulkan, pelaku ini kecanduan narkoba dan Judol,” ujar Kasat.

Sementara itu terang Kasat, pelaku berhasil diamankan oleh Anggota Sat Reskrim Polres Rejang Lebong saat berada di kosan milik teman pacarnya yang berada di Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur.

Sebelumnya anggota sempat ke Desa Kepala Curup Kecamatan Binduriang setalah mendapat informasi keberadaan pelaku. Namun ketika sampai di sana, pelaku berpindah lokasi ke kosan teman pacarnya itu. Pelaku pun kita amankan di sana tanpa perlawanan,” tutup Kasat.

Di Waktu Yang Sama AKP George Menambahkan RK melakukan penusukan terhadap MH dengan modus minta antar lantaran motor miliknya kehabisan bensin

Atas perbuatannya itu, pelaku disangkakan Tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 ayat (1). Yang berbunyi “Barang siapa disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, disertai atau diikuti dengan kekerasan

atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu atau jika tertangkap tangan supaya ada kesempatan bagi dirinya sendiri atau bagi

” Kawannya yang turut melakukan kejahatan itu akan melarikan diri atau supaya barang yang dicuri itu tetap, ada ditangannya”, dengan ancaman hukuman selama-lamanya 9 tahun Penjara,” Tutup AKP George.(**)

Waspada Kamtibmas Pemuda Curhat Ke Personil Polsek Bunut

0

Pangkalan Bunut- Pemuda Merupakan generasi penting bagi masa depan bangsa, terutama pemuda yang memiliki aspirasi positif, demi terjaganya kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Bunut, Personil Polsek Bunut rutinkan kegiatan Jum’at Curhat Guna menerima berbagai Aspirasi Pemuda dan menjadi wadah sebagai mensosialisasikan berbagai Himbauan Kamtibmas dilingkungan masyarakat dan Potensi Kejahatan, melalui Kanit Binmas Polsek Bunut Kapolsek Bunut AKP ARINAL FAJRI,S.H mensosialisasikan Larangan dan kewaspadaan terhadap potensi Karhutlah, Pelecehan seksual, Penyalahgunaan Narkoba dan Judi Online dan Pencurian dengan Pemberatan, Pencurian dengan Kekerasan dan Pencurian Kendaraan bermotor

” Pemuda merupakan Generasi yang mesti Kuat dan generasi penentu masa depan bangsa, maka dari itu arah dan tujuan pemuda mesti terjaga, tentu dengan tidak terlibat dengan aksi kriminal seperti Karhutlah, Pelecehan seksual dan peka terhadap lingkungannya, seperti waspada terhadap Penyalahgunaan Narkoba dan Judi Online dan Pencurian dengan Pemberatan, Pencurian dengan Kekerasan dan Pencurian Kendaraan bermotor, karena hal tersebut bisa mengganggu kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, dan akhirnya menyembabkan efek domino bagi kejahatan lainnya, seperti maling Buah sawit, pengcongkelan rumah saat kosong, dan kejahatan lainnya” ungkap Beliau. (14/11/2025)

Dalam kegiatan ini Kapolsek Bunut Melalui kanit Binmas Polsek Bunut Aipda S.E Pardosi Juga mengajak agar Pemuda segera melaporan dan memberikan Informasi apabila ada sesuatu yang mencurigakan kepada Pihak kepolisian.

“Bagi Pemuda Agar segera melaporkan kejadian kepada kawan-kawan kepolisian bila menemukan atau melihat suatu kegiatan sekelompok atau seseorang yang sekiranya dapat merugikan orang lain dan lingkungan sekitar kita” Tutup Beliau.