26.7 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
Beranda blog Halaman 425

THM Tidak Berizin di Toraja Utara Terancam Ditutup, Bupati Dedy: Termasuk yang Menyediakan PSK

0

TORAJA UTARA – Puluhan THM (Tempat Hiburan Malam) klarifikasi Karaoke dan Cafe di Toraja Utara yang beroperasi, kini terancam ditutup, Minggu (26/10/2015).

Pasalnya puluhan THM tersebut beroperasi, ada yang hanya kantongi izin usaha saja tanpa dilengkapi izin lanjutan penunjang usaha seperti SKPL (Surat Keterangan Penjualan Langsung) Minuman Beralkohol maupun TPMB (Tempat Penjualan Minuman Beralkohol) bahkan ada yang tanpa izin usaha sama sekali.

Rencana penutupan ini saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya pada hari Sabtu (25/10/2025), Frederick Viktor Palimbong selaku Bupati Toraja Utara, membenarkan hal tersebut.

“Iya benar dinda. Terutama bagi yang tidak berizin,” sebut Frederick Viktor Palimbong.

Selain yang tidak punya izin beber Bupati Toraja Utara, penutupan juga akan dilakukan bagi THM yang menyediakan PSK (Pekerja Seks Komersial).

“Selain yang tidak berizin juga bagi yang menyediakan PSK,” ungkap Frederick Viktor Palimbong yang akrab disapa Bro Dedy.

Fondasi Gedung Serbaguna Disorot, Di Mana Fungsi Pengawas?

0

Fondasi Gedung Serbaguna Disorot, Di Mana Fungsi Pengawas?

Karawang | Warta In Jabar – Minggu, 26 Oktober 2025. –  Proyek pembangunan Gedung Serbaguna Dusun Talunasman RT 01 RW 02, Desa Talunjaya, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, kini menjadi sorotan publik.

Pekerjaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 196.520.000, dengan pelaksana CV. Sinar Dua Putra Mandiri, tengah menuai kritik lantaran diduga tidak sesuai dengan gambar dan spesifikasi teknis.

Berdasarkan hasil peninjauan langsung di lapangan, pekerjaan pondasi ceker ayam untuk kolom struktur utama diduga tidak memenuhi standar teknis sebagaimana tercantum dalam gambar rencana.

Tulangan kolom dengan diameter 13 mm ulir yang seharusnya memiliki hak tekuk (anchorage) minimal 20 cm sebagai pengikat antara pondasi dan kolom, justru hanya ditekuk sekitar 5 cm dan diarahkan ke dalam pondasi.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan kekuatan struktur bangunan, sebab fungsi hak tekuk sangat penting untuk memastikan daya lekat beton terhadap tulangan dan menyalurkan gaya tekan serta tarik secara optimal.

Namun, di lapangan terlihat bentuk tekukan lebih menyerupai pemasangan kolom di atas sloof, bukan sistem pondasi ceker ayam sebagaimana desain teknisnya.

Menurut Hawari Rinaldy, Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), kesalahan pada detail penulangan tersebut berpotensi menurunkan kekuatan struktur secara signifikan.

“Untuk besi D13, panjang penyaluran atau hak tekuk minimal sekitar 20 cm. Jika hanya ditekuk 5 cm, maka daya rekat antara kolom dan pondasi tidak akan bekerja efektif. Akibatnya, bisa terjadi pergeseran atau retak di sambungan bawah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab tidak hanya berada di pihak kontraktor, tetapi juga konsultan perencana dan pengawas proyek.

“Konsultan pengawas wajib memastikan pekerjaan di lapangan sesuai gambar kerja. Kalau ada penyimpangan seperti ini, artinya pengawasan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Masyarakat sekitar pun ikut menyoroti kualitas pekerjaan proyek tersebut.

“Kami khawatir kalau pondasinya saja sudah asal, bangunan di atasnya nanti cepat rusak. Pemerintah harus turun langsung memeriksa,” ujar salah seorang warga Talunjaya.

Proyek yang berada di bawah tanggung jawab Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karawang ini diharapkan segera dievaluasi, terutama terkait fungsi pengawasan dan kontrol teknis di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karawang serta konsultan pengawas proyek belum memberikan tanggapan resmi terkait temuan tersebut.

Wagub Banten Ajak Lulusan Uniba Berkolaborasi Selesaikan Persoalan Masyarakat

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 26 Oktober 2025  — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak para sarjana lulusan Universitas Bina Bangsa (Uniba) untuk berkolaborasi menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan usai menghadiri Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda 1.642 lulusan dari program Diploma Tiga, Sarjana, Profesi, dan Magister Tahun 2025 di Royal Krakatau Hotel, Kota Cilegon, Sabtu (25/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Dimyati menegaskan bahwa para lulusan Uniba memiliki peran penting sebagai agen perubahan di masyarakat. Selama menempuh pendidikan tinggi, kata dia, mahasiswa telah dibekali dengan berbagai teori dan pengetahuan di bidang pembangunan, manajemen, sosial, serta ekonomi yang dapat diterapkan untuk menjawab tantangan di dunia nyata.

“Mereka bisa berkontribusi dengan ilmu pengetahuan dan pemikirannya yang sudah diasah sejak duduk di bangku kuliah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjuangan sesungguhnya. Menurutnya, setiap sarjana harus memiliki visi dan perencanaan yang matang untuk berkontribusi dalam kemajuan Provinsi Banten.

“Karena pembangunan di Banten ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Butuh kolaborasi kuat semua pihak, termasuk dengan para sarjana lulusan Uniba ini,” pungkasnya.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan apresiasi kepada Ketua Yayasan Universitas Bina Bangsa sekaligus anggota DPR RI dari Dapil Banten, Furtasan Ali Yusuf, atas konsistensinya dalam memajukan dunia pendidikan.

Menurut Dimyati, upaya pembinaan generasi muda penting dilakukan agar Indonesia dapat memanfaatkan bonus demografi menuju generasi emas 2045.

“Generasi muda kita harus terus diberikan pembekalan, agar kelak kita bisa meraih bonus demografi generasi emas 2045,” ujarnya.

Acara wisuda Uniba turut dihadiri pimpinan universitas, senat, dosen, serta ribuan keluarga wisudawan..(WartainBanten)

Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia Gelar Diklat Pembinaan Moral dan Kedisiplinan di Kota Batu

0

Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia Gelar Diklat Pembinaan Moral dan Kedisiplinan di Kota Batu

MALANG//Warta.in, – Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bertema “Pembinaan Moral, Mental, Kedisiplinan, dan Wawasan Keorganisaian” di salah satu villa di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu selama 4 hari pada 22 hingga 25 Oktober 2025.

Kegiatan diklat bertujuan untuk membentuk anggota yang memiliki mental tangguh, moral tinggi, disiplin, dan berwawasan luas dalam menjalankan tanggung jawab keorganisasian. Selain pembinaan karakter, diklat juga diisi dengan beberapa agenda penting seperti rapat perubahan jabatan dan penambahan divisi, Pelatihan Baris-Berbaris (PBB), serta rapat pembentukan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Dalam sambutannya, Presiden Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia, Miftah Zaeni, S.Pd, menegaskan pentingnya diklat sebagai fondasi pembinaan sumber daya manusia dalam organisasi.

“Diklat akan menjadi agenda rutin kita setiap 6 bulan sekali, ini merupakan langkah strategis dalam membentuk moral dan mental yang kuat bagi seluruh anggota. Kita ingin menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, dan kejujuran sebagai dasar membangun organisasi yang kokoh dan berintegritas,” ujar Miftah Zaeni, Sabtu (25/10/2025).

Ia menegaskan bahwa penguatan moral dan disiplin anggota adalah pondasi utama dalam membangun organisasi yang besar dan berpengaruh. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari seberapa besar struktur yang dibangun, melainkan dari keteladanan dan semangat kebersamaan di dalamnya.

“Organisasi yang besar tidak dibangun dengan kekuasaan, tetapi dengan keteladanan dan kerja keras bersama. Melalui kegiatan ini, kita belajar untuk lebih solid, lebih disiplin, dan lebih memahami arti pengabdian,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Aliansi, Suliono, S.H, menyampaikan bahwa kegiatan diklat juga menjadi ajang pembenahan dan penguatan struktur organisasi.

“Kami melakukan pembahasan terkait perubahan jabatan serta penambahan divisi baru, termasuk Divisi Keuangan, untuk memperkuat sistem tata kelola dan transparansi organisasi,” ungkap Suliono.

“Selain itu, kegiatan Pelatihan Baris-Berbaris (PBB) kami selenggarakan sebagai bentuk pelatihan kedisiplinan dan semangat kebangsaan bagi seluruh anggota. Kami ingin menanamkan nilai-nilai loyalitas, tanggung jawab, dan rasa cinta terhadap organisasi,” tambahnya.

Sekretaris Jenderal Aliansi, Sukadi, S.H, memberikan apresiasi dan harapan besar terhadap seluruh peserta diklat.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan loyalitas anggota masih sangat kuat. Saya berharap setelah kegiatan ini, seluruh peserta mampu membawa semangat baru dan menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari di lingkungan masing-masing,” kata Sukadi.

Ia juga menekankan, jika diklat adalah proses pembentukan karakter. Dengan moral yang baik dan disiplin yang kuat, kita bisa membawa organisasi ini ke arah yang lebih maju, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran bersama. Saya berharap seluruh peserta membawa pulang semangat baru dan menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari. Disiplin, moral, dan integritas adalah kunci menuju organisasi yang maju dan dihormati,” ujarnya.

Selama empat hari kegiatan berlangsung, suasana penuh semangat, kekeluargaan, dan disiplin tinggi tampak dari seluruh peserta. Agenda ditutup dengan pembacaan hasil rapat dan penandatanganan komitmen bersama untuk menjalankan hasil keputusan organisasi.

“Melalui kegiatan ini, Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia berharap mampu mencetak kader yang berkualitas, berdedikasi, dan siap mengabdikan diri untuk kemajuan organisasi serta kesejahteraan masyarakat luas,” tutupnya.

Para peserta diklat mengaku mendapatkan banyak manfaat, baik dari segi wawasan organisasi maupun pembentukan karakter. Kegiatan yang padat namun penuh makna ini menjadi wadah mempererat tali persaudaraan antara anggota dari berbagai organisasi.

“Kegiatan ini luar biasa. Kami tidak hanya belajar soal struktur organisasi, tetapi juga bagaimana menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab,” ujar Erico, salah satu peserta dari Jombang.

Peserta lainnya, Suseto, S.T., menambahkan bahwa suasana diklat yang penuh semangat membuat seluruh peserta merasa lebih dekat dan solid.

“Dari awal hingga penutupan, semua kegiatan memberikan pelajaran berharga. Kami pulang dengan semangat baru dan rasa bangga menjadi bagian dari Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia,” ujarnya.

Acara Diklat Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kedisiplinan selama mengikuti kegiatan.

Momen tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk terus menanamkan nilai moral, mental, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada organisasi dan masyarakat. [ roy]

Prioritas Pembangunan Bidang Cipta Karya DPUPR PKP Rejang Lebong Tahun 2025.

0

Warta.in – Rejang Lebong, Bengkulu.

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman kegiatan di Bidang Cipta Karya memprioritaskan beberapa bangunan sesuai dengan perencanaan, semua sudah ditetapkan besaran anggarannya dan saat ini sedang dilaksanakan.

Kepala Dinas PUPRPKP Rejang Lebong melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Fani, mengatakan prioritas pembangunan tahun ini mencakup sistem penyediaan air minum (SPAM), sistem pengelolaan air limbah (SPAL),dan pembangunan gedung.

“Kegiatan di Bidang Cipta Karya tahun ini ada pekerjaan proyek Sistem penyediaan air minum (SPAM), Sistem pengelolaan air limbah (SPAL) dan pembangunan Gedung,” Katanya, Jum’at, 24 Oktober 2025.

Lanjut fani, menjelaskan bahwa semua kegiatan bidang cipta karya selesai akhir tahun ini.

“Semua kegiatan dalam proses berjalan bulan ini, ditargetkan akhir tahun ini selesai,” Pungkasnya.(A)

Respon Cepat Polsek Ngimbang Mendatangi Aduan Masyarakat Melalui Layanan 110,Mobil Mengalami Mogok

0

Respon Cepat Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, Mendatangi Aduan Masyarakat Melalui Layanan 110,Mobil Mengalami Mogok

LAMONGAN//Warta.in – Dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat Polsek Ngimbang yang di pimpin Langsung Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S. H, dengan cepat merespon Laporan Masyarakat dari Layanan 110 Polres Lamongan

Laporan masyarakat pengguna jalan wilayah ngimbang kabupaten Lamongan mengalami kerusakan mesin kendaraan diwilayah Desa Lamongrejo Kecamatan Ngimbang KabupatenLamongan, Sabtu (25/102025)

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi, Brigadir Bayu dan Briptu Deny

“Kami beserta Petugas jaga Polsek Ngimbang pada pukul 21.30 mendatangi laporan dari 110 polres Lamongan bahwa ada laporan masyarakat minta bantuan petugas diwilayah Ngimbang mengalami kerusakan kendaraan”.

Kemudian bersama petugas jaga membantu masyarakat melakukan evakuasi kendaraan yang krodit/rusak di wilayah Kecamatan Ngimbang, Ujarnya Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H

Kami berharap dengan respon cepat Polsek Ngimbang dari laporan Layanan 110 dapat mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarat dan dari tindak kejahatan serta wilayah Ngimbang tetap Aman dan kondusif, Pungkasnya (roy)

Kapolsek Ngimbang Gelar Patroli Mobiling Dan Dialogis Guna Cegah 4C di Malam Hari

0

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H,Gelar Patroli Mobiling Dan Dialogis Guna Cegah 4C di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi di daerah Obyek vital dan daerah rawan kejahatan Kapolsek Ngimbang bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light ( Mobiling)secara Dialogis pada,Sabtu (25/10/2025)

Patroli blue light dengan Mobiling secara dialogis ini dilaksanakan mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra,S.H, bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang, Aiptu Djudi, Briptu Deny dan Brigadir Bayu dengan sasaran jalan raya poros Ngimbang, lokasi SPBU Ngimbang dan Warung tongkrongan Pemuda di Ngimbang serta Warkop di daerah rawan kejahatan yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light dengan Mobiling secara dialogis ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curhewan dan curanmor yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut Kapolsek Ngimbang secara Lamgsung memberikan imbauan kepada para pemuda yang lagi nongkrong, pemilik Warung dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light secara dialogis di Malam hari ini secara rutin di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Lapangan Sepak Bola Pengabuan Timur Aktif, Enam Event Telah Digelar dalam Satu Setengah Tahun. 

0

Sumatra Selatan (PALI), 25 Oktober 2025

Warta.in

PALI_Lapangan sepak bola Desa Pengabuan Timur, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menjadi salah satu fasilitas olahraga paling aktif di Desa Pengabuan Timur saat ini. Meski baru berusia satu setengah tahun, lapangan ini telah sukses menggelar enam event sepak bola, yang meliputi tiga kali trofeo, dua kali liga mini, dan kini tengah berlangsung Mini Turnamen U-17.

Turnamen U-17 ini diikuti oleh 16 tim muda dari berbagai desa di Kecamatan Abab, Kecamatan Tanah Abang, Kecamatan Penukal, dan sekitarnya. Kompetisi dimulai pada 24 Oktober dan dijadwalkan berakhir pada 10 November 2025.

Ketua Panitia Mini Turnamen U-17, Jemi Stepen, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Pengabuan Timur dan Pemerintah Kabupaten PALI atas pembangunan lapangan sepak bola yang kini menjadi kebanggaan masyarakat dan pencinta sepak Bola Desa Pengabuan Timur. “Lapangan sepak bola ini bukan hanya tempat berolahraga, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar berkembang dan berprestasi di bidang sepak bola. Fasilitas ini sangat bermanfaat untuk mencari bibit pemain muda yang bisa menjadi atlet di masa depan,” ujar Jemi.

Lebih lanjut, Jemi berharap agar ke depan fasilitas lapangan sepak bola Desa Pengabuan Timur dapat terus dilengkapi dan ditingkatkan sehingga semakin memadai serta memenuhi standar untuk kegiatan turnamen yang lebih besar.Dengan semangat masyarakat dan dukungan pemerintah, Lapangan Sepak Bola Pengabuan Timur kini menjadi simbol kemajuan olahraga di desa Pengabuan Timur , sekaligus menjadi harapan lahirnya generasi pesepak bola yang berbakat dari Desa Pengabuan Timur dan sekitarnya.

(Muhamad Randi)

PPWI Advokasi Perdamaian dan Perlindungan Pers dalam Seminar Internasional Rusia-Ukraina

0

Warta.in-Bengkulu, Jakarta

Sejumlah pengurus dan anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) mengikuti seminar internasional secara daring pada Kamis malam, 23 Oktober 2025, yang membahas konflik Rusia dan Ukraina. Salah satu hal penting yang disuarakan PPWI di forum tersebut terkait langsung dengan isu-isu kemanusiaan dan keselamatan jurnalis di zona perang serta peran PBB dalam menangani konflik antar bangsa.

Seminar yang diselenggarakan mulai pukul 19.00 WIB ini mempertemukan pakar dan praktisi dari berbagai negara untuk mengkaji akar dan dinamika konflik saat ini, yang terus menimbulkan penderitaan kemanusiaan yang meluas di seluruh Eropa Timur. Inti dari diskusi ini adalah status Republik Rakyat Luhansk (Luhansk People Republic – LPR), yang mendeklarasikan kemerdekaan dari Ukraina pada April 2014 lalu dan mendapat dukungan yang semakin meningkat dari Rusia selama dua tahun terakhir.

Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, menyampaikan pesan kemanusiaan yang kuat, mendesak semua pihak untuk memprioritaskan nyawa manusia di atas kepentingan politik dan militer. “Apa pun hasil akhirnya, PPWI hanya berharap satu hal: jangan bunuh siapa pun, jangan bunuh warga LPR di mana pun, dan jangan bunuh wartawan yang sedang bertugas meliput perang,” ujarnya seusai seminar yang berakhir sekitar pukul 22.30 WIB, di Hotel Sunlake Waterfront & Resort Convention, Jakarta Utara.

Wilson Lalengke lebih lanjut menekankan bahwa perang tidak hanya menghancurkan infrastruktur dan perekonomian, tetapi juga menimbulkan ancaman serius bagi kebebasan pers dan keselamatan pekerja media. “Semangat solidaritas kemanusiaan dan perlindungan pekerja media harus menjadi prioritas bagi komunitas internasional,” pungkas petisioner pada konferensi Komite Keempat PBB tahun 2025 itu.

Hadir sebagai narasumber dalam seminar yang dipusatkan di Vienna, Austria, tersebut, antara lain Olga Kobtseva (Head of the LPR Working Group on Prisoner Exchange), Andrey Marochko (Military Expert), Janus Putkonen (media & publicist), dan Inna Shenk (Commissioner for Children’s Right in the LPR). Sementara itu, di antara 15 personil peserta seminar dari PPWI, selain Ketum PPWI Wilson Lalengke dan Wasekjen Julian Caisar, juga telihat hadir Dewan Penasehat PPWI Papua Barat Daya, Robert George Julius Wanma, dan Ketua DPC PPWI Jakarta Utara, Ida Iryani.

Robert George Julius Wanma pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa senangnya bisa hadir dan berpartisipasi dalam seminar internasional ini. “Saya kebetulan sedang mengikuti kegiatan Dewan di Jakarta, dan malam ini saya bisa hadir di acara seminar internasional secara online terkait isu-isu global, yakni persoalan Rusia-Ukraina yang berdampak pada kehidupan masyarakat di daerah konflik, termasuk wartawan yang sedang bertugas meliput peristiwa di lapangan. Saya senang dan berterima kasih kepada PPWI yang telah mengundang saya hadir di acara yang didukung Kedutaan Besar Rusia ini,” tutur Anggota DPRP Provinsi Papua Barat Daya itu.

Partisipasi PPWI dalam event internasional tersebut adalah wujud meningkatnya keterlibatan Indonesia dalam dialog perdamaian global dan memperkuat peran masyarakat sipil dalam mengadvokasi jurnalisme yang bebas dan menghormati hak asasi manusia di tengah ketegangan geopolitik. (TIM/Red)

Diduga Sejumlah THM Karaoke Beroperasi di Toraja Utara Tidak Kantongi Izin Miras, ini Daftarnya

0

TORAJA UTARA – Miris, sejumlah usaha Karaoke sebagai Tempat Hiburan Malam (THM) yang beroperasi di kabupaten Toraja Utara diduga kuat jajakan Minuman Beralkohol tanpa kantongi izin penjualan Miras yang disebut SKPL (Surat Keterangan Penjualan Langsung) minuman Beralkohol, Sabtu (25/10/2025).

Pasalnya, pasca dilakukan pertemuan bersama antara pengelola yang dihadiri langsung oleh jajaran OPD teknis dan Camat, hasil keputusan diberikan waktu paling lama 3 Minggu untuk melengkapi izin tersebut.

Selain belum mengantongi SKPL, sejumlah THM Klasifikasi Karaoke tersebut juga belum mengantongi izin TPMB (Tempat Penjualan Minuman Beralkohol).

Hal ini saat dikonfirmasi pada hari Rabu (23/10) ke Kepala Dinas PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kabupaten Toraja Utara, Harly Patriatno menjelaskan jika dari puluhan THM Klasifikasi Karaoke yang beroperasi hanya beberapa yang kantongi izin MINOL.

“Jika dilihat ini dek, dari sekitar puluhan hiburan malam klasifikasi karaoke yang terbaca di sistem, hanya beberapa saja yang sudah ada terbit izin penjualan MINOL (Minuman Beralkohol),” ungkap Harly Patriatno.

Tapi dari semua data tersebut kata Harly Patriatno, sudah ada yang tidak beroperasi.

“Ini kalau dilihat sudah ada yang tidak beroperasi tapi data ini semua tetap akan kami serahkan ke Bupati Toraja Utara sebagai pimpinan daerah,” sebutnya.

Berdasarkan sumber data yang diperoleh melalui Dinas PTSP Toraja Utara diketahui THM Klasifikasi Karaoke yang masih beroperasi tanpa mengantongi SKPL atau izin penjualan MINOL antara lain; Mart Karaoke 3, Batu Merah, Silalo, The Glen, Nayla Karaoke, Karaoke Restu, Karaoke Roterdam, Karaoke Brayend, Karaoke Randanan, Karaoke 01, Karaoke Bunga Desa, Karaoke The Star, Karaoke Fais, Andre Next Karaoke, Karaoke Netizen, Karaoke Kulu, Melati Karaoke.

Sementara yang sudah diketahui pasti tidak beroperasi antara lain; Lintas Karaoke, Wild Karaoke, Karaoke Angel, Armed Karaoke, Karaoke Koko, Madona, Rama Karaoke, Taurus Karaoke dan Samjo Karaoke.

Dan ada 3 yang belum diketahui pasti masih beroperasi atau tidak yakni; Chindy Karaoke dan yang hanya bernama Karaoke pada data yang diperoleh yakni KARAOKE yang beralamat di Rinding Batu serta di Sereale.