27.7 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
Beranda blog Halaman 426

Pisah Sambut Kajati Banten, Andra Soni Apresiasi Kolaborasi dan Solusi Hukum Siswanto

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Oktober 2025  — Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi tinggi kepada mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Siswanto, atas pendekatannya yang menekankan hukum sebagai alat untuk menyelesaikan masalah, bukan untuk menimbulkan masalah.

Hal itu disampaikan Andra Soni saat acara pisah sambut Kajati Banten dari Siswanto kepada Bernadeta Maria Erna Elastiyani di Aston Serang Hotel, Jalan Syech Nawawi Al Bantani, Kota Serang, Jumat (24/10/2025) malam.

“Alhamdulillah, kami merasa sangat banyak terbantu dengan pendekatannya. Hukum alat menyelesaikan masalah bukan alat membuat masalah,” ungkap Andra Soni.

Menurut Gubernur, selama menjabat, Siswanto senantiasa membangun kolaborasi dengan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, termasuk melalui peran jaksa pengacara negara, sehingga banyak masalah yang dapat diselesaikan dengan baik.

“Mas Sis selamat menjalankan tugas di tempat baru. Bu Maria selamat datang. Mari berkolaborasi membangun Banten yang maju, adil, merata, dan tidak korupsi,” pungkas Andra Soni.

Mantan Kajati Banten, Siswanto, yang menjabat selama satu tahun lima bulan, mengaku seirama dengan Gubernur Andra Soni sejak awal dan mengucapkan terima kasih atas kerja sama selama bertugas.

“Terima kasih yang sebesarnya bisa bekerja sama dan bisa membantu dalam pelaksanaan tugas sebisa kami. Yakinlah di Kejaksaan saat ini, berhukum (menjadi) sarana untuk solusi menyelesaikan permasalahan,” tambah Siswanto.

Kajati Banten yang baru, Bernadeta Maria Erna Elastiyani, mengaku terkesan dengan keakraban antara Kejaksaan dan unsur di Banten. Ia mengajak semua pihak bersinergi membangun provinsi dan mendorong inovasi di jajaran Kejaksaan.

“Banten sangat istimewa. Yakin ke depan akan lebih maju. Terima kasih banyak atas sambutannya yang hangat malam ini,” ujarnya.

Siswanto kini menjabat sebagai Kajati Jawa Tengah, sementara Elastiyani sebelumnya Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung. Pergantian ini dilakukan berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 854 Tahun 2025 tentang rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Kejaksaan.(WartainBanten)

Karnipora 2025, Ajang Kreativitas dan Semangat Wirausaha Pemuda Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Oktober 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai penggerak kemajuan bangsa. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Karnipora 2025 yang digelar di halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan K.H. Syamun No. 5, Kota Baru, Kota Serang, Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan Karnipora 2025 merupakan rangkaian acara dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tingkat Provinsi Banten. Acara ini menghadirkan berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan dari seluruh wilayah Banten, dengan menampilkan beragam kegiatan kreatif, pertunjukan seni, serta pameran wirausaha muda.

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menyampaikan kekagumannya terhadap kreativitas, inovasi, dan semangat berwirausaha para pemuda yang berpartisipasi dalam ajang tersebut.

“Pemuda-pemudi Indonesia bergerak, Indonesia bersatu,” ujar Gubernur Andra Soni menyemangati peserta.

Andra menilai, generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui ide dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Ia juga mengapresiasi para pemenang lomba wirausaha muda, yang dinilai berhasil menghadirkan gagasan usaha kreatif dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial.

“Saya bangga anak-anak muda Banten punya semangat dan visi menjadi wirausahawan yang baik,” ucapnya.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten akan terus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkarya di berbagai bidang, mulai dari ekonomi kreatif, seni budaya, hingga inovasi teknologi.

“Yang diperlukan pemuda adalah ruang berekspresi dan ruang untuk berkarya agar menjadi manusia unggul di Provinsi Banten,” tegasnya

Ia menilai pemuda membutuhkan ruang berekspresi agar tumbuh menjadi manusia unggul dan berdaya saing, serta mengajak semua pihak berkolaborasi menciptakan ekosistem kepemudaan yang sehat dan bebas dari korupsi.

“Kita berjuang bersama membuat Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, menjelaskan bahwa Karnipora 2025 merupakan ajang karya, prestasi, dialog, dan sportainment yang menekankan keterlibatan aktif pemuda.

“Kegiatan hari ini merupakan rangkaian Hari Sumpah Pemuda yang puncaknya akan kita gelar pada 28 Oktober nanti di KP3B,” ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, Karnipora 2025 menampilkan pameran karya seni, dialog pemuda, olahraga, layanan kepemudaan, doorprize, games, serta penghargaan wirausaha muda berprestasi.

“Ada gelar karya seni pemuda, dialog pemuda, dan olahraga. Juga ada pelayanan kepemudaan, doorprize, games, serta penghargaan bagi wirausaha muda terpilih,” katanya.

Kegiatan ini melibatkan berbagai komunitas, seperti BEM, Menwa, Pramuka, Banten Cosplay, taman bacaan masyarakat, rumah prestasi, dan komunitas literasi.

Pemprov Banten berharap, momentum ini dapat memperkuat kolaborasi lintas komunitas pemuda untuk mempercepat pembangunan daerah menuju generasi Banten yang maju, kreatif, dan berdaya saing.(WartainBanten)

Polsek Talang Ubi Gelar KRYD, Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Wilayah Hukum PALI

0

Sumatra Selatan (Pali)

Warta.in

PALI – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, Polsek Talang Ubi jajaran Polres PALI melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam (24/10/2025) sekira pukul 20.30 WIB.

Kegiatan ini dipimpin oleh Aipda Ronaldo bersama personel Polsek Talang Ubi yang tersprint berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor: Sprin /97/X/OPS.1.2.3/2025 tanggal 24 Oktober 2025.

Pelaksanaan KRYD diawali dengan apel di halaman Mapolsek Talang Ubi, dilanjutkan dengan pemeriksaan tahanan serta patroli dan himbauan kepada masyarakat di sejumlah titik rawan, antara lain kawasan Bank BRI Handayani Mulya, Bank BSI Handayani Mulya, Indomaret Handayani Mulya, dan Alfamart Simpang Airport.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan teguran serta himbauan kepada pengguna kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) agar mematuhi aturan lalu lintas, tidak menggunakan knalpot brong, dan senantiasa berhati-hati di jalan. Personel juga menyambangi kelompok pemuda yang nongkrong di beberapa lokasi untuk mengingatkan agar menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan Kamtibmas seperti tawuran maupun balap liar.

> “Kami terus meningkatkan kegiatan patroli malam dan razia terpadu untuk mencegah tindak kejahatan jalanan serta memastikan masyarakat merasa aman dalam beraktivitas,” ujar Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H.

Ia menambahkan, kegiatan KRYD yang berakhir pukul 22.00 WIB tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Namun demikian, pihaknya masih menemukan sejumlah pengendara yang belum melengkapi surat-surat kendaraan.

> “Terhadap para pengendara yang tidak membawa kelengkapan, kami berikan teguran dan edukasi agar lebih disiplin dalam berlalu lintas,” imbuh Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi menyampaikan bahwa kegiatan KRYD merupakan bagian dari komitmen Polres PALI dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

> “Kami menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Polri hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, mencegah gangguan Kamtibmas, serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas,” ungkap Kapolres sebagaimana disampaikan oleh Kapolsek Talang Ubi.

Lebih lanjut, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungannya.

“Kita harapkan diharapkan melalui giat KRYD ini,dapat menjadi langkah preventif yang efektif dalam menekan angka kejahatan dan menciptakan rasa aman bagi seluruh warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, khususnya di wilayah Kecamatan Talang Ubi,”pungkasnya.

(Muhamad Randi)

*Skandal Seleksi Tenaga Kerja PWS-Disnaker PALI: Transparansi Nol, Dugaan ‘Anak Emas’ Menguat!*

0

Sumatra Selatan (Pali)

Warta.in

PALI.25/10/2025.—Proses seleksi penerimaan tenaga kerja Driver & Helper Vakum Truck untuk proyek PT. Pelita Wira Sejahtera (PWS) di lingkungan PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field, yang melibatkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) PALI, tengah diterpa isu miring. Publik menyoroti minimnya transparansi dan munculnya dugaan kuat adanya pengkondisian atau ‘main mata’ dalam penentuan kelulusan.Seleksi yang berlangsung dalam tiga tahap—Administrasi, Wawancara, dan Praktik—dipertanyakan keabsahannya. Pasalnya, hingga pengumuman hasil, Disnaker PALI dan pihak PWS tidak pernah secara spesifik menjelaskan parameter atau skor minimal yang menjadi penentu kelulusan peserta.

“Kami tidak tahu standar nilai tes wawancara atau praktik itu berapa. Tiba-tiba ada yang lulus, ada yang tidak. Prosesnya seperti kotak hitam, tidak ada kejelasan skor,” ungkap salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya.

Tiga Isu Krusial Mencekik Transparansi Tiga poin utama menjadi sorotan tajam publik dan memicu kegaduhan di kalangan pelamar:

1. Misteri Parameter Kelulusan: Tidak adanya detail skor atau nilai tes. Hasil seleksi terasa sangat subjektif, membuka ruang lebar bagi dugaan kecurangan.

2. Aroma ‘Jatah’ dan Pengkondisian: Beredar rumor dugaan kuat bahwa ada pihak-pihak tertentu yang melakukan request atau permintaan khusus terhadap nama-nama calon tenaga kerja yang harus diluluskan, jauh sebelum hasil seleksi diumumkan. Hal ini seolah menafikan hasil tes yang telah dijalani peserta.

3. Lulusan ‘Impor’ di Luar Area Kerja Project : Dugaan yang paling sensitif adalah adanya peserta yang dinyatakan lulus, padahal bukan berasal dari area yang telah ditentukan dalam surat informasi lowongan yang dibuat PT. PWS kepada Disnaker PALI. Kebijakan ini jelas mencederai komitmen pemberdayaan tenaga kerja lokal dan memicu kekecewaan besar di kalangan warga PALI.

“Jika benar ada yang lulus dari luar area padahal kuota untuk lokal, ini jelas penipuan terhadap masyarakat PALI dan mengabaikan surat perjanjian rekrutmen awal,” tegas seorang tokoh pemuda PALI.

Pertanyaan Besar untuk Disnaker dan PWS Ketidakjelasan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang peran Disnaker PALI sebagai fasilitator dan pengawas rekrutmen. Seharusnya, Disnaker menjamin proses yang fair dan transparan, terutama untuk lowongan di proyek vital seperti Pertamina Hulu Rokan.

Bahkan sa’at di tanya salah satu pelamar melalui cat wa Ke Agung Disnaker trans. Kami hanyalah mem fasilitator mem pertemukan pencari kerja & pemberi kerja, dalam hal ini seleksi yg sudah kita lakukan, untuk hasil pelulusan itu berdasarkan perengkingan

Juga hasil penilaian hasil evaluasi Dari & kemungkinan dalam ini atau user pertamina, itu sendiri yah pak, tutup Agung”

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang memuaskan dari pihak PT. Pelita Wira Sejahtera (PWS) maupun user pertamina, Disnaker PALI terkait tiga dugaan krusial yang menyelimuti hasil seleksi ini. Publik menuntut agar hasil tes, lengkap dengan skor dan kriteria kelulusan, dibuka secara gamblang untuk membuktikan bahwa proses rekrutmen telah berjalan jujur dan bebas dari intervensi.

Jika dugaan ini terbukti benar, kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme rekrutmen melalui lembaga resmi seperti Disnaker akan runtuh. Bola panas kini ada di tangan Disnaker PALI dan PWS untuk segera membersihkan nama baik dan membuktikan transparansi seleksi.

M.R.Tim

Gubernur Banten Minta PAPPRI Dukung UMKM Lewat Kegiatan Ekonomi Kreatif

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Oktober 2025  — Gubernur Banten Andra Soni mendorong agar pelaku ekonomi kreatif di Provinsi Banten mampu menangkap dan memanfaatkan potensi besar yang dimiliki sektor tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Andra saat menerima kunjungan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Provinsi Banten di Ruang Rapat Gubernur, Kota Serang, Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam memperkuat daya saing daerah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh pelaku seni dan ekonomi kreatif di Banten agar bersinergi dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Potensi ekonomi kreatif harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin,” ungkap Andra Soni

Ia berharap PAPPRI Banten tidak hanya fokus pada kegiatan hiburan, tetapi juga bisa memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Salah satunya dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam setiap kegiatan seni dan pertunjukan musik.

“Contohnya satu minggu sekali menggelar panggung gembira, tapi libatkan pelaku UMKM agar dapat berkembang dan nanti setelah menjadi reguler atau rutin itu akan tumbuh perekonomian,” katanya.

Ketua PAPPRI Provinsi Banten, Muhammad Faizal, menyampaikan bahwa dalam pertemuan dengan Gubernur Banten turut dibahas berbagai hal terkait pengembangan potensi ekonomi kreatif di daerah.

“Selain itu, kami juga ingin mengundang gubernur untuk dapat hadir dalam kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus PAPPRI Provinsi Banten pada awal November 2025 yang akan datang,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong agar peringatan Hari Musik Nasional dapat dirayakan setiap tahun di tingkat provinsi sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pelaku musik di Banten’

“Kita juga mendorong agar peringatan Hari Musik Nasional dapat dimeriahkan di Provinsi Banten,” pungkasnya.(WartainBanten)

Tutup Diklatpim II, Wagub Banten Tekankan Etika dan Efektivitas ASN

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Oktober 2025  — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dan kemampuan komunikasi yang efektif bagi setiap aparatur pemerintah. Pesan tersebut disampaikan saat menutup secara resmi Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Nasional Tingkat II Angkatan XVI Tahun 2025 di BPSDMD Provinsi Banten, Jumat (24/10/2025).

Dalam sambutannya, Wagub Dimyati menekankan bahwa seorang pemimpin tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga harus mampu mengorganisir beban kerja, menggunakan anggaran secara efektif, serta menjunjung tinggi kejujuran, dedikasi, dan komunikasi yang baik.

“Semua itu harus dimiliki dalam satu kesatuan. Kalau pintar saja, akan percuma jika tidak memiliki komunikasi yang baik. Sudah pintar, mempunyai komunikasi yang baik dan ahli dalam penyusunan anggaran, namun jika tidak mempunyai jiwa kepemimpinan itu juga percuma,” katanya.

Menurutnya, Diklatpim II menjadi sarana penting untuk melatih dan meningkatkan seluruh aspek kepemimpinan bagi pejabat pemerintah. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memperkuat kapasitas diri dan mengimplementasikan gagasan melalui Proyek Perubahan (Proper) yang telah disusun selama pelatihan.

“Seorang pemimpin yang hebat itu yang mampu memberdayakan seluruh SDM yang ada. Tidak bekerja sendiri. Semua kelebihan setiap SDM yang ada ia optimalkan, sehingga bisa menutupi kekurangannya,” jelasnya.

Kepala BPSDMD Provinsi Banten, Untung Saritomo, menyampaikan bahwa Diklatpim II Angkatan XVI Tahun 2025 dilaksanakan selama 107 hari, mulai 23 Juli hingga 24 Oktober 2025, dengan total 52 peserta dari berbagai instansi.

“Dari Pemprov Banten sebanyak 29 orang, dari kabupaten dan kota di Provinsi Banten 18 orang, dari Kementerian Sosial 2 orang, Kabupaten Kampar Provinsi Riau 2 orang, dan dari Kabupaten Tambrauw Papua Barat Daya 1 orang,” jelas Untung.

Evaluasi pelatihan mengacu pada Keputusan Kepala LAN Nomor 2 Tahun 2023, dengan komposisi penilaian: evaluasi akademik 15%, pembelajaran lapangan 20%, produk aktualisasi kepemimpinan 50%, dan sikap perilaku 15%.

“Berdasarkan hasil evaluasi akhir, sebanyak 50 peserta dinyatakan lulus dan dua peserta ditunda kelulusannya, serta diberikan kesempatan remedial selama 20 hari kalender,” ujarnya

Wagub juga berharap para peserta Diklatpim II dapat menjadi motor penggerak perubahan di instansi masing-masing, serta menularkan semangat kepemimpinan yang berintegritas, komunikatif, dan berorientasi pada hasil kerja nyata bagi masyarakat.(WartainBanten)

Geger! Pria di Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal Dalam Rumah Dengan Kondisi Membusuk

0

Pesisir Barat, Warta.in– Warga Pekon Persiapan Cukuh Bunjak, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, digemparkan oleh penemuan jenazah seorang pria yang telah meninggal dunia di dalam rumahnya dalam kondisi membusuk, pada Sabtu pagi, 25 Oktober 2025 sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban diketahui bernama Fahrul Hadi (58), warga setempat yang tinggal seorang diri. Penemuan tersebut bermula ketika warga mencium bau busuk yang menyengat dari arah rumah korban.

Bau tersebut membuat adik korban, Anil Putra, bersama istrinya merasa curiga dan berinisiatif memeriksa keadaan sang kakak.

Menurut keterangan Pj. Peratin Pekon Persiapan Cukuh Bunjak, Ermansyah, peristiwa itu terjadi ketika istri Anil Putra mendatangi rumah korban yang berjarak sekitar 30 meter dari rumah mereka.

Saat tiba di lokasi, pintu depan rumah dalam keadaan terkunci, sehingga ia memutuskan untuk masuk melalui pintu belakang.

“Begitu masuk dan menuju kamar, istri adiknya mendapati korban sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh yang mulai membusuk dan menimbulkan bau tidak sedap,” ujar Ermansyah, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Dijelaskannya, korban terakhir kali terlihat pada Selasa malam, 21 Oktober 2025, saat bermain catur bersama beberapa tetangganya.

Sejak malam itu, korban tak pernah lagi terlihat beraktivitas. Namun warga tidak menaruh curiga karena korban dikenal sebagai sosok tertutup setelah anaknya meninggal dunia beberapa tahun lalu.

“Selama ini beliau memang hidup menyendiri dan jarang keluar rumah. Jadi ketika beberapa hari tidak terlihat, warga mengira biasa saja,” katanya.

Setelah jenazah ditemukan, warga segera melapor kepada aparat pekon dan pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas dari Puskesmas dan Polsek setempat datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban dipastikan meninggal dunia karena sakit, tanpa adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

“Pemeriksaan sudah dilakukan oleh petugas kesehatan dan polisi. Hasilnya, murni karena sakit, tidak ditemukan unsur kekerasan,” jelasnya.

(Red)

HPN Bukan Hanya Seremoni, Selalu Bawa Efek Domino Ekonomi di Daerah

0

warta.in Bekasi ◊ Sabtu,25 Oktober 2025

JAKARTA – PWI Pusat mulai mematangkan persiapan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan dipusatkan di Kota Serang, Provinsi Banten pada 9 Februari 2026.

Demi menyukseskan perhelatan besar ini, persiapan penyelenggaraan HPN 2026 diawali dengan rapat koordinasi awal yang digelar di Jakarta, Jumat (24/10) di Ruang Pleno Kantor PWI Pusat, Jakarta.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang selaku Ketua Panitia HPN 2026, serta Bendahara Umum Marthen Selamet Susanto dan jajaran pengurus pusat yang tergabung dalam panitia pelaksana.

Dalam arahannya, Akhmad Munir menegaskan bahwa HPN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum konsolidasi nasional insan pers yang ditargetkan membawa dampak nyata bagi masyarakat lokal dan Indonesia.

“Kita ingin HPN di Banten nanti tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan insan pers di seluruh Indonesia,” ujar Munir,

Akhmad Munir yang juga Direktur Utama LKBN Antara ini menambahkan bahwa orientasi utama rapat tersebut adalah memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan terkoordinasi dengan baik.

“Mulai dari Kick Off HPN, penetapan tema dan logo hingga penyusunan agenda pra-HPN termasuk pagelaran budaya Banten dan Kemah Wartawan Badui yang akan sangat menarik,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan HPN ini akan dimulai sejak awal November 2025 hingga Januari 2026, mencakup kampanye media, safari jurnalistik, literasi digital, seminar, Kemah Wartawan di Badui, hingga peluncuran buku.

Menjelang puncak acara 9 Februari 2026, akan digelar berbagai forum strategis, seperti seminar pembangunan pasca Proyek Strategis Nasional (PSN), seminar pariwisata hijau, konvensi media massa bertema keberlanjutan media di era kecerdasan buatan, serta Konferensi Kerja Nasional PWI.

*Efek Domino Ekonomi*

Sejalan dengan ambisi penyelenggaraan HPN yang berdampak luas bagi masyarakat, Zulmansyah Sekedang selaku Ketua Panitia HPN 2026, dalam rapat tersebut, menjelaskan pelaksanaan HPN selalu membawa efek domino yang signifikan bagi daerah tuan rumah.

Ia menyebut setiap penyelenggaraan HPN cenderung mendorong peningkatan investasi, pengembangan pariwisata, dan perhatian langsung dari pemerintah pusat.

“Setiap daerah penyelenggara HPN biasanya merasakan efek domino setelah kegiatan berlangsung. Ekonomi lokal tumbuh, karena investasi dan pembangunan meningkat, pariwisata berkembang, dan biasanya ada juga dukungan langsung dari Presiden,” ujar Zulmansyah.

Efek domino ini terlihat jelas, misalnya, pada HPN di Lombok, Nusa Tenggara Barat, HPN di Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur dan lain-lain.

Zulmansyah mencontohkan khusus HPN 2016 di NTB misalnya, momentum tersebut sebagai titik balik kemajuan infrastruktur dan pariwisata daerah, termasuk hadirnya Sirkuit Mandalika sebagai ikon nasional paska penyelenggaraan HPN yang dihadiri Presiden Jokowi.

“Setelah HPN digelar di Lombok, banyak infrastruktur baru terbangun, sektor pariwisatanya melonjak, dan perhatian pemerintah pusat meningkat,” tambahnya.

Berdasarkan pengalaman positif ini, PWI Pusat berharap HPN 2026 di Banten dapat menorehkan capaian serupa dalam memperkuat industri media, mendorong investasi daerah.

“Serta dapat memperluas kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan insan pers nasional,” tutup Zulmansyah.

(Alpin A.S)

Pemprov Banten Bangun Kembali Jembatan Surian Cegog Pandeglang, Progres Capai 90 Persen

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Oktober 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah mengebut pembangunan Jembatan Surian Cegog yang berlokasi di Kampung Cegog, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Progres pembangunan jembatan tersebut kini telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pembangunan jembatan ini merupakan langkah Pemprov Banten dalam memulihkan akses dan aktivitas masyarakat setelah jembatan sebelumnya ambruk pada Oktober 2024 lalu.

“Pembangunan jembatan itu Pemprov Banten ambil alih dan sejak bulan Juni 2025 kita melakukan pembangunan. Saat ini sudah sekitar 90 persen progresnya tinggal 10 persen lagi. Mohon doa dan dukungannya, karena dengan cuaca seperti ini mudah-mudahan tidak terhambat,” ungkap Andra Soni kepada wartawan, Jumat (24/10/2025).

Andra menjelaskan, pembangunan kembali jembatan Surian Cegog dilakukan dengan menggunakan anggaran hasil efisiensi Tahun Anggaran 2025. Relokasi anggaran tersebut dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD.

“Dari anggaran efisiensi itu kami relokasi ke pembangunan jembatan tersebut yang dalam waktu tidak lama lagi akan selesai,” katanya.

Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan bahwa Pemprov Banten telah berkoordinasi dengan Bupati Pandeglang Dewi Setiani untuk menangani kondisi darurat akibat hanyutnya jembatan sementara di Kampung Cegog, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu. Jembatan kayu yang digunakan warga sebelumnya rusak diterjang derasnya debit air.

Andra meminta Pemkab Pandeglang segera menyiapkan solusi agar warga tetap bisa menyeberang dengan aman, sementara jembatan permanen tengah dibangun dan telah memasuki tahap pengecoran akhir.

“Saya telah menyampaikan kepada bupati untuk segera menangani kondisi saat ini, artinya kondisi hujan dan debit air tinggi mungkin diperlukan jembatan sementara atau apa yang penting warga bisa menyeberang dengan aman,” jelasnya.

Bupati Pandeglang, Dewi Setiani menyebut tim dari Dinas Bina Marga Pandeglang sudah diturunkan untuk meninjau lokasi dan memastikan anak-anak sekolah bisa menyeberang dengan aman.

“Hari ini kami telah menurunkan tim dari Bina Marga PU Pandeglang, insya Allah ke depan kami akan berupaya bagaimana agar anak-anak sekolah bisa menyeberang dengan aman,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan menjelaskan, jembatan baru dengan panjang 24 meter dan lebar 4 meter ditargetkan bisa dilalui pejalan kaki pada awal November 2025, setelah proses pengecoran selesai di akhir Oktober. Namun, untuk kendaraan, jembatan baru belum bisa digunakan.

“Pengecoran terakhir itu di akhir bulan Oktober, mudah-mudahan pada November sudah bisa dilewati masyarakat,” katanya.

Arlan juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri menyeberang ketika debit air tinggi dan disarankan menggunakan jalur alternatif.

“Kepada masyarakat agar untuk tidak memaksakan dan menunggu jembatan baru selesai atau bisa mengambil jalur alternatif lain. Jangan memaksakan jalan ketika debit air tinggi,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar di media sosial video yang memperlihatkan warga dan pelajar menyeberangi sungai di sekitar lokasi pembangunan jembatan tersebut.(WartainBanten).

Ketua TP PKK Banten Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Inovasi di Tingkat Desa

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Oktober 2025 — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan bahwa pelaksanaan penilaian lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum untuk berbagi praktik baik, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan semangat inovasi antar kader PKK di seluruh daerah.

Hal itu disampaikan Tinawati saat melakukan kunjungan evaluasi program PKK dan penilaian lomba HKG PKK ke-53 tingkat Provinsi Banten di Kantor Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Jumat (24/10/2025).

“Dengan semangat dan kerja keras ibu-ibu semua, berbagai program pokok PKK telah berjalan dengan baik. Mulai dari gerakan ketahanan pangan, pola asuh anak dan remaja, kesehatan keluarga, hingga upaya peningkatan ekonomi produktif,” ucap Tinawati.

Ia menambahkan, kegiatan penilaian ini menjadi ajang bagi kader untuk saling belajar dan menginspirasi.

“Bagi kami di tingkat provinsi, setiap kunjungan penilaian seperti ini juga menjadi kesempatan untuk belajar dan menyerap inspirasi dari inovasi yang tumbuh,” tegas Tinawati.

Tim penilai TP PKK Provinsi Banten melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Penilaian dilakukan melalui wawancara dan kunjungan langsung ke berbagai lokasi kegiatan masyarakat, termasuk PAUD, Taman Baca Masyarakat (TBM), usaha mikro, posyandu, toko PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta Kampung Mandiri Anggrek

Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bersifat penilaian, tetapi juga menjadi ajang pembinaan bagi kelurahan yang belum melaksanakan program serupa.

“Kegiatan hari ini bukan sekadar penilaian, tapi pembinaan untuk kelurahan-kelurahan yang memang belum melakukan kegiatan serupa,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Tangerang Selatan, Ajeng Pilar Saga Ichsan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan dari TP PKK Provinsi Banten.

“Semoga kunjungan ibu Tinawati Andra Soni membawa keberkahan dan kebaikan bagi kita semua,” ucap Ajeng.

Ia menyebut bahwa para kader PKK di Tangsel telah bekerja keras dan berkolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan semangat baru bagi para kader..(WartainBanten)