29.4 C
Jakarta
Minggu, April 19, 2026
Beranda blog Halaman 440

“Basa, Seni, jeung Budaya Sunda Mugi Teras Dimumulé” — Kadisdik Subang

0

“Mugi Basa, Seni, Sareng Budaya Sunda Terus Dimumulé” — Kadisdik Subang Hj. Nunung Suryani dina FTBI Jawa Barat 2025

Warta In Jabar, Subang – Kapala Dinas Pendidikan Kabupatén Subang, Hj. Dra. Nunung Suryani, M.Si., ngedalkeun rasa syukur jeung ngahaturkeun nuhun ka sakumna pihak anu parantos nyukséskeun Festival Tunas Basa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jawa Barat taun 2025 anu lumangsung di Hotel Horison, Bandung, ti tanggal 6 nepi ka 10 Oktober 2025.

“Hatur nuhun kasadayana pamilon anu parantos tandang makalangan di tingkat provinsi, oge ka para pangaping, kepala sakola, pengawas, korwil, sareng sadayana anu parantos nyukseskeun FTBI 2025. Hatur nuhun sagala rupa tarekah sareng pangorbananana. Mugi-mugi basa, seni, sareng budaya Sunda tiasa teras dimumulé, dipikacinta ku urang sadayana, utamana ku para nonoman Subang hususna,” saur Hj. Nunung dina kasempetan éta.

Kagiatan FTBI anu diiluan ku perwakilan kabupatén jeung kota sakuliah Jawa Barat ieu lumangsung kalayan lancar, tertib, jeung meriah. Salila lima poé, para pamilon mintonkeun tujuh rupa lomba anu tujuanana pikeun ngamumulé jeung ngamekarkeun basa daérah di tatar Sunda.

Kabupatén Subang ogé ngahasilkeun prestasi anu matak reueus dina FTBI tingkat SD taun 2025 ieu, nyaéta:

1. Aysel Melodi Shirly – Juara 1 Lomba Dongéng

2. Badar Abdul Rahman – Juara 2 Lomba Borangan

3. Muhammad Alvin – Juara 3 Lomba Biantara

4. Azhar Maulana Ridwan – Juara Harapan 1 Lomba Ngarang Carpon

5. Raihanun Fujia R – Juara Pangajén Husus

Ku hasil éta, Hj. Nunung ngarepkeun sangkan prestasi para siswa jadi inspirasi pikeun sakumna sakola di Subang.

“Insyaallah ku sumanget ieu, urang Subang tiasa terus ngajaga jeung ngamajukeun basa Sunda minangka jati diri urang Sunda,” pokna.

FTBI 2025 henteu ngan saukur lomba, tapi ogé mangrupa ajang silaturahmi jeung pangéling-éling pikeun ngagedékeun rasa mikacinta kana basa jeung budaya Sunda di kalangan nonoman.

Polsek Ngimbang Giat Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung Dari Program P2B di Desa Sendangrejo

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Giat Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung Dari Program P2B di Desa Sendangrejo

LAMONGAN//Warta.in – Anggota Jaga Polsek Ngimbang bersama masyarakat melaksanakan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung dari program Asta Cita pemanpaatan Pekarangan tanaman pangan bergizi (P2B)dengan proses perkembangan tanaman jagung di Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang,Jum’at (10/10/2025) pukul 10.00

Kegiatan yang di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi untuk memonitor dan meninjau perkembangan tanaman jagung masyarakat yang bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan pemanpaatan Pekarangan pangan bergizi (P2B) dengan penanaman Melon di Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang

Dalam upaya menjaga ketersediaan pangan lokal, langkah ini di harapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, “Dengan kehadiran Polri sebagai motivator dalam upaya meningkatkan produksi pangan serta kebutuhan lokal dan dapat mendukung program ketahanan pangan Asta Cita Presiden dan ikut serta membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat.Ujarnya,

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi Polsek Ngimbang untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera.

“Respon positif dari masyarakat menjadi dorongan bagi Polsek Ngimbang, untuk terus aktif dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi kemajuan wilayahnya

Dengan Adanya Program ini bisa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka secara optimal dan mampu meningkatkan tarap hidup masyarakat melalui ketersediaam pangan bergizi serta mendukung program Nasional dalam bidang pertanian demi meningkatkan ketahanan pangan secara Nasional, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Giat Patroli Obyek Vital Cegah Kriminalitas Dan Tangkal 4C Di Wilayah Ngimbang

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Giat Patroli Obyek Vital Cegah Kriminalitas Dan Tangkal 4C Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Polsek Ngimbang Polres Lamongan Polda Jatim hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas Objek Vital (Obvit) guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang.Jum’at(10/10/2025)

Dalam Patroli Obyek vital ini di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang
Aipda Nopan, Briptu Deny dan Brigadir Bayu dengan sasaran Patroli di jalan Raya Babat – Jombang,SPBU Ngimbang dan jalan poros Ngimbang Kecamatan Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli Obyek Vital ini di laksanakan oleh Petugas jaga Polsek Ngimbang untuk melaksanakan kegiatan patroli guna cegah dan antisipasi harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patroli Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya (Roy)

Buka Jumat dan Sabtu, Poli Urologi RSUDMA Sumenep,Sebagai Wujud Komitmen Tagline Bismilah Melayani

0
Oplus_131072

Rumah Sakit Umum Daerah dr. H.Moh.Anwar (RSUDMA)Sumenep, resmi membuka layanan spesialis Urologi.
Hadirnya layanan ini ditandai dengan penandatanganan Ikatan Kerja Sama (IKS) dengan dokter spesialis urologi, dr. Yufi Aulia Azmi, Sp.U, yang akan menangani pasien penderita gangguan prostat, batu ginjal, hingga masalah saluran kemih.

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati M.Kes menegaskan bahwa layanan baru ini merupakan wujud komitmen rumah sakit plat merah itu dalam mempermudah akses layanan kesehatan,khususnya bagi masyarakat Madura,

“Dengan hadirnya layanan ini,diharapkan pasien dengan keluhan prostat maupun saluran kemih,bisa kita tangani tanpa harus dirujuk ke Surabaya,” kata Erliyati, Jumat (10/10/25).

“Target kami akan terus memperluas cakupan layanan spesialis, agar RSUDMA Semenep benar-benar menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah Madura,” sambungnya.

Untuk diketahui layanan Urologi RSUDMA Sumenep, resmi dibuka pada minggu ketiga September 2025.
Pada tahap awal, masih melayani pasien umum, dan untuk peserta JKN-KIS masih menunggu proses kredensial dengan BPJS.
Sedangkan untuk jadwal pelayanan ditetapkan setiap hari Jumat dan hari Sabtu.

Bedah Digestif RSUDMA Sumenep, Solusi Layanan Kesehatan Modern Bagi Masyarakat Madura

0

Rumah Sakit Umum Daerah dr H Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus berinovasi untuk meningkatkan layanan kesehatan pada masyarakat. Kali ini rumah sakit yang berhasil naik grade kelas B itu,telah membuka layanan baru,yakni subspesialis bedah digestif,dimana layanan kesehatan ini berfokus pada penanganan penyakit sistem pencernaan,seperti la kanker saluran cerna, usus buntu,hernia ,radang usus dan penyakit kantung empedu, melalui tindakan pembedahan modern.

Direktur RSUDMA Sumenep dr. Erliyati M.Kes,mengatakan, layanan bedah digestif dibuka,untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat,

“Layanan ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” ujar Erliyati,Jumat (10/10/25).

“Layanan bedah modern itu akan ditangani oleh dr H Syaiful Kamil, M.Kes., Sp.B, dokter spesialis yang telah memiliki kompetensi dalam penanganan berbagai gangguan pencernaan,jadi masyarakat Sumenep tidak perlu jauh-jauh lagi ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan bedah digestif,” imbuhnya.

Erliyati juga menerangkan,bedah digestif itu menangani penyakit kompleks pada sistem pencernaan dengan pendekatan modern dan aman,

“Pelayanan yang diberikan berupa tindakan operasi setiap hari Jumat dan Sabtu,dan untuk poli rawat jalan tersedia pada Sabtu dan Senin, sedangkan operasi darurat tetap dilayani pada hari minggu” terangnya.

Erliyati berharap, dengan hadirnya layanan tersebut, dapat menjadi jawaban atas kebutuhan pasien yang selama ini harus dirujuk ke rumah sakit luar daerah.

“Bedah Digestif ini merupakan bagian dari misi besar RSUDMA dalam memperkuat layanan spesialis di Sumenep,Semoga dengan tambahan fasilitas ini, masyarakat bisa lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan di daerah sendiri,”pungkasnya.(hrs)

PWI Peduli Bekasi Raya Gelar Jumat Berkah di Depan Kantor PWI Bekasi Raya

0

warta.in Bekasi ◊ Jumat,10 Oktober 2025

Kota Bekasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Peduli Bekasi Raya adakan Jumat berkah dengan membagikan nasi bungkus bagi warga sekitar dan pengguna jalan di depan kantor PWI yang beralamat jalan raya Tembaga 2, RT.004/RW.005, Marga mulia, Kota Bekasi, pada Jumat (10 Oktober 2025).

Kegiatan Jumat berkah ini merupakan kegiatan rutin, yang selalu dilakukan setiap hari jumat, Ketua PWI Peduli, Markus LP, SH mengatakan, “Jumat Berkah ini merupakan kegiatan yang sekian kalinya. Ini merupakan bukti kepedulian kami, para wartawan yang menyisihkan sebagian hasil kerja dan kemudian kami kumpulkan serta dibagikan dalam bentuk makanan”, ungkap Markus

Ketua PWI Bekasi Raya mengapresiasi serta mendukung kegiatan Jumat berkah dan berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan. “Saya mengapresiasi kegiatan jumat berkah ini, karena ini merupakan salah satu bentuk kepedulian wartawan yang tergabung di PWI Bekasi Raya.

Saya berharap kegiatan ini terus berlangsung” ujar Ade.

Warga penerima nasi Jumat berkah PWI Peduli merasakan kegembiraan dan merasa berterima kasih kepada wartawan yang membagikan nasi bungkus.

Pengurus PWI Peduli mengucapkan bagi para donatur yang telah bersedia menyumbangkan sebagian hasil usahanya.

(Alpin A.S)

Diduga Tahan Surat Sawah, Seorang Ibu di Subang Gagal Menjual Lahan untuk Biaya Pengobatan

0

Diduga Tahan Surat Sawah, Seorang Ibu di Subang Gagal Menjual Lahan untuk Biaya Pengobatan

Proyek Rehabilitasi SD Negeri Parawinaya Diduga Abaikan Keselamatan Kerja

0
0-0x0-0-0#

Proyek Rehabilitasi SD Negeri Parawinaya Diduga Abaikan Keselamatan Kerja

Warta In Jabar, Subang — Proyek rehabilitasi sedang/berat ruang kelas SD Negeri Parawinaya di Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, menjadi sorotan publik. Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar sepuluh pekerja tampak melakukan pembongkaran bangunan tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, sepatu keselamatan, maupun rompi kerja.Padahal, proyek dengan nilai Rp398.275.000,- tersebut bersumber dari DPPA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, dengan pelaksana CV. Endiko, sesuai SPK Nomor 000.3.3/333-SP.0051/Bid.SD/2025, dan waktu pelaksanaan 90 hari kalender.

Di lokasi proyek terlihat hanya mandor bernama Adoled yang mengawasi jalannya pekerjaan, sementara pelaksana proyek maupun pihak kontraktor tidak tampak di tempat. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan dan penerapan standar keselamatan kerja di lapangan.

Sejumlah warga sekitar berharap pihak terkait segera melakukan peninjauan dan memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan.

“Kalau proyek besar seperti ini, apalagi di lingkungan sekolah, seharusnya pekerjanya dilengkapi APD. Jangan sampai terjadi kecelakaan kerja,” ujar salah seorang warga, Jumat (10/10/2025).

Hingga berita ini diturunkan, pihak CV. Endiko maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.

IKMAS-TTS.Minta Kapolres TTS Tindak Oknum Polisi Diduga Hambat Korban di Oinlasi

0

Warta.in_Ikatan Mahasiswa Timor Tengah Selatan (IKMAS-TTS) mendesak Kapolres TTS untuk menindak tegas oknum Polisi yang diduga menghambat proses pelaporan korban pengeroyokan di Pasar Oinlasi, Amanatun Selatan. Oknum tersebut diketahui merupakan Kanit Polsek Amanatun Selatan yang justru meminta korban, seorang ibu lansia bernama Yokomina Nabut (60), untuk menunggu tiga hari sebelum membuat laporan, padahal dirinya berada di lokasi kejadian dan tidak melerai pengeroyokan tersebut.

Desakan itu disampaikan Ketua Umum IKMAS-TTS, Raynal Usfunan, di Kupang pada Jumat (10/10/2025).

“Polisi tidak boleh menunda laporan, apalagi mengarahkan korban untuk menunggu tiga hari. Itu bukan prosedur, itu pelanggaran moral dan hukum. Kapolres TTS harus menindak tegas Kanit tersebut agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri tidak hancur,” tegas Raynal.

Ia menjelaskan bahwa sesuai Pasal 108 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana, setiap warga negara berhak membuat laporan kapan pun, dan setiap anggota Polri wajib menerimanya tanpa penundaan.

“Menolak atau menunda laporan warga adalah pelanggaran kode etik profesi Polri dan bisa dikenai sanksi disiplin. Polisi harus hadir sebagai pelindung, bukan penghambat keadilan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Raynal menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh berhenti hanya pada penangkapan pelaku sipil. Ia menilai aparat yang membiarkan atau tidak bertindak saat kejadian juga harus diperiksa dan ditindak sesuai aturan.

“Keadilan belum benar-benar tegak bila aparat yang membiarkan kejahatan tidak diproses. Polres TTS perlu menunjukkan keberanian moral untuk membersihkan institusinya sendiri,” ujarnya.

IKMAS-TTS juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas, sekaligus mengajak masyarakat TTS agar tidak takut melapor jika mengalami kekerasan atau ketidakadilan, termasuk yang dilakukan oleh aparat penegak hukum sendiri.

Meski demikian, Raynal juga mengapresiasi langkah Polres TTS yang telah menahan dua pelaku pengeroyokan terhadap korban.

“Kita apresiasi pihak Polres TTS yang sudah menahan dua pelaku. Tapi penegakan hukum belum selesai, masih ada oknum aparat yang harus dimintai pertanggungjawaban,” pungkasnya.

Banten Perangi Pinjol Ilegal, Gubernur Andra Soni Dorong Akses Keuangan Merata

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 Oktober 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya pemerataan akses keuangan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat sebagai salah satu strategi untuk menekan praktik pinjaman online (pinjol) ilegal, rentenir, dan bank emok yang marak di daerah.

Pernyataan itu disampaikan Andra Soni usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) yang digelar di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto No. 6, Kuningan, Jakarta, pada Jumat (10/10/2025).

“Kita berharap, mudah-mudahan akses keuangan daerah di Provinsi Banten bisa merata dalam rangka menumbuhkan ekonomi. Memberikan layanan keuangan yang adil bagi seluruh masyarakat,” kata Andra Soni

Menurutnya, salah satu penyebab menjamurnya praktik pinjaman ilegal adalah karena masih terbatasnya akses masyarakat terhadap lembaga keuangan formal. Untuk itu, pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah, salah satu wilayah kita, Kota Tangerang Selatan, mendapatkan nominasi sebagai kabupaten kota percepatan akses keuangan daerah,” pungkasnya.

Sementara, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Rakornas TPAKD akan menjadi ajang konsolidasi nasional dalam upaya pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat akses keuangan daerah.

Airlangga menyatakan bahwa indikator utama stabilitas ekonomi makro adalah inklusi keuangan.  Selain itu, program TPAKD sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Melalui peran TPAKD, UMKM di daerah dapat lebih mudah mengakses pembiayaan, terhindar dari praktik rentenir, serta mendukung program satu keluarga satu rekening dan satu pelajar satu rekening,” kata Airlangga.

Sedangkan, Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus menekankan bahwa TPAKD harus bekerja sama dan bekerja sama untuk membangun Indonesia bersama-sama. Menurutnya, kerja sama ini dapat mendorong akses keuangan yang sama dan pembangunan, menciptakan kemandirian, dan mewujudkan keadilan sosial. Dia juga mengatakan bahwa TPAKD membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Kolaborasi dan sinergitas menjadi kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Kepala daerah agar memanfaatkan TPKAD dalam mendorong perekonomian daerah,”

Disisi lain, Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyatakan pertumbuhan kredit UMKM sebesar 1,3 persen pada tahun 2024.  Agar masyarakat dapat mempercepat pertumbuhan ekonominya, akses keuangan harus diperluas.

“Perluasan akses keuangan penting agar inklusi keuangan masyarakat dapat terus ditingkatkan. Pembiayaan di bank-bank Himbara juga harus diperluas dan diperpanjang manfaatnya,” ujarnya.

Menurut Friderica Widyasari Dewi, Ketua Pelaksana Rakornas TPAKD dan Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, TPAKD telah didirikan di 552 kabupaten kota dan provinsi di seluruh Indonesia.

“TPAKD dibentuk untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Saat ini, indeks literasi mencapai 66,4 persen dan indeks inklusi 80,51 persen,” ungkapnya.

Ditambahkannya, bahwa TPAKD diharapkan untuk melindungi masyarakat dari praktik rentenir dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.Rakornas TPAKD 2025 mengangkat tema “Mendorong Akses Keuangan yang Merata untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah Berkelanjutan”, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk kementerian, lembaga keuangan, dan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.(WartainBanten)