Dir Samapta Polda NTB Berpatroli Kota Presisi, Jaga Kamtibmas Kawasan Mataram
Warta.in
Mataram, NTB – Dalam upaya menjaga dan memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polda NTB, Direktorat Samapta Polda NTB melalui Subdit Gasum melaksanakan Patroli Kota Presisi di sejumlah kawasan publik di Kota Mataram, Rabu (08/10/2025).
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain Pasar Kebon Roek, taman bermain, serta area aktivitas masyarakat lainnya. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus berinteraksi dengan warga, termasuk juru parkir dan para pelaku usaha mikro (UMKM) yang beraktivitas di kawasan publik.
Kegiatan dialogis ini dilakukan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menjelaskan bahwa Patroli Kota Presisi merupakan salah satu program rutin Direktorat Samapta Polda NTB dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.
“Patroli ini bertujuan memastikan kondisi keamanan di kawasan publik tetap kondusif. Kami juga mengimbau para pelaku usaha dan masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban serta mengantisipasi potensi tindak pidana seperti 3C (curat, curas, curanmor) dan kejahatan konvensional lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan patroli yang dilakukan secara humanis ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan di wilayah Mataram.
“Dengan adanya patroli ini, masyarakat merasa lebih terlindungi dan aktivitas ekonomi bisa berjalan dengan lancar,” tutup Kholid.(sr/hpntb)
*KOTA BEKASI* – Dialog Publik dan Diskusi Media yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya kembali menjadi ruang strategis lahirnya gagasan kebijakan di tingkat daerah. Bertempat di Aula PWI Bekasi Raya, Kamis (9/10/2025), forum bertema “Transparansi Pengelolaan CSR di Kota Bekasi: Sinergi Pemerintah, Perusahaan, dan Masyarakat” menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan yang menyoroti urgensi penyempurnaan tata kelola CSR (Corporate Social Responsibility) di Kota Bekasi.
Kepala Bappelitbangda Kota Bekasi Dr. Dicky Irawan, S.T., M.T., yang hadir mewakili Wali Kota Bekasi, menegaskan bahwa Pemkot Bekasi tengah mengevaluasi efektivitas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pedoman Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL) yang telah diubah dengan Perda Nomor 12 Tahun 2019.
Menurutnya, regulasi tersebut perlu segera disempurnakan agar mampu menjawab tantangan tata kelola CSR yang semakin kompleks.
“Perda ini memang sudah mengatur tata cara CSR, termasuk penyediaan sarana dan utilitas umum. Namun yang perlu dikuatkan adalah kelembagaan pelaksanaannya. Lembaga ini harus segera dibentuk dan menjadi barometer pelaksanaan CSR di Kota Bekasi,” tegas Dicky.
Ia menambahkan, pembentukan kelembagaan CSR menjadi langkah penting agar penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan dapat terukur, akuntabel, dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
*Dorongan DPRD: Perlu Perwal yang Operasional*
Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M. menitikberatkan perlunya langkah konkret dari Pemkot Bekasi dalam memperkuat regulasi teknis.
DPRD, kata dia, akan mendorong terbitnya Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai turunan dari perda yang sudah ada.
“Kami mendorong agar segera dibuat Perwal yang lebih operasional agar pelaksanaan CSR tidak sekadar seremonial. Terima kasih kepada PWI Bekasi Raya yang menjadi inisiator diskusi publik ini. Hasilnya akan kami bawa sebagai bahan pembahasan di komisi dan bidang terkait,” ujar Sardi.
Ia menegaskan bahwa ini bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan pelaksanaan CSR benar-benar transparan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
*Eksekutif: Revisi Perda untuk Ciptakan Iklim Investasi Kondusif*
Dari unsur eksekutif, Saut Hutajulu, Kepala Bidang Pembangunan Sekretariat Daerah sekaligus Wakil Sekda Kota Bekasi, menilai bahwa penyempurnaan perda juga harus diarahkan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.
“Perlu ada revisi yang membuat para investor merasa nyaman. Regulasi harus jelas dan tidak membingungkan, agar perusahaan mau berkontribusi lebih luas lewat program CSR,” ujarnya.
*Ormas Antikorupsi Kritik Lemahnya Transparansi*
Pandangan kritis datang dari Burhanudin Abdullah, S.H., Ketua Umum Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI).
Ia menilai Pemkot dan DPRD belum menunjukkan konsistensi dan transparansi yang memadai dalam implementasi perda CSR selama ini.
“Perda CSR sudah ada, tapi tak berjalan. Pemerintah dan DPRD kurang terbuka dalam pengawasan dan pelaporan. Kami bahkan mengusulkan agar PWI Bekasi Raya membentuk Bidang Investigasi Khusus untuk memantau pelaksanaan CSR di lapangan,” tandas Burhanudin.
*PWI Bekasi Raya: Publik Perlu Akses Data dan Indikator Keberhasilan*
Sementara itu, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, S.H. menyoroti minimnya transparansi data dan indikator keberhasilan CSR di Kota Bekasi.
“Sampai hari ini belum ada tolak ukur yang jelas. Data pelaksanaan CSR pun tidak terbuka bagi publik. Ini menjadi pertanyaan besar: sejauh mana dana CSR benar-benar menyentuh masyarakat?” ungkap Ade.
Menurutnya, PWI Bekasi Raya berkomitmen terus mengawal isu transparansi CSR sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial pers.
“Kami akan terus menjadi mitra kritis pemerintah, bukan untuk menghakimi, tapi memastikan kebijakan publik berjalan transparan dan berkeadilan,” pungkasnya.
*Rekomendasi Forum*
Forum yang berlangsung hangat dan konstruktif ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya:
1. Pembentukan lembaga independen CSR di Kota Bekasi untuk mengawasi dan mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan.
2. Penyusunan Peraturan Wali Kota sebagai turunan teknis perda agar implementasi CSR lebih operasional.
3. Pelibatan aktif masyarakat sipil dan media dalam proses pengawasan serta publikasi hasil program CSR.
Dengan semangat kolaboratif yang diusung PWI Bekasi Raya, diharapkan pengelolaan CSR di Kota Bekasi ke depan tidak lagi sekadar formalitas, melainkan menjadi instrumen nyata dalam mewujudkan pembangunan inklusif dan berkeadilan sosial.
Wartain Banten | Pemerintahan | 09 Oktober 2025 — Bunda PAUD Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak anak-anak usia dini untuk belajar tentang mitigasi bencana melalui kunjungan edukatif ke Kantor Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Banten, Kamis (9/10).
Dalam kegiatan tersebut, Tinawati mendampingi siswa-siswi dari TK Pembina Harapan Bangsa dan TK Darunnajah Kota Serang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sejak dini pentingnya kesadaran akan bencana dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
“Untuk itu, kita semua harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan terkait mitigasi kebencanaan. Mari kita gemakan slogan Siap untuk Selamat,” ujarnya.
Anak usia dini dianggap Tinawati sebagai periode emas dalam pertumbuhan manusia. Otak saat ini berkembang dengan cepat untuk memproses pengalaman visual, suara, dan sensasi.
Perkembangan fisik, emosional, dan spiritual adalah tanda fase ini, yang juga disebut sebagai usia emas atau golden age. Akibatnya, Provinsi Banten harus memprioritaskan edukasi kebencanaan sejak dini untuk kepentingan masa depan. Anak-anak inilah yang akan mengambil alih pembangunan daerah dalam beberapa dekade ke depan.
“Oleh karenanya, membentuk karakter anak yang sehat, cerdas, ceria, tanggap, dan tangguh adalah tujuan utama,” pungkasnya.
Sementara itu, Nana Suryana, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Banten, menyatakan bahwa mereka secara aktif memberikan instruksi tentang mitigasi bencana kepada siswa dari berbagai tingkat pendidikan. Baik melalui kunjungan lapangan seperti ini maupun dengan mengunjungi sekolah secara langsung.
“Sehingga anak-anak didik kita mempunyai pemahaman secara utuh. Ketika bencana terjadi mereka paham apa saja yang harus dilakukan. Apalagi ketika terjadi bencana, anak-anak lebih rentan menjadi korban,” ujarnya.
Ratusan anak dididik tentang cara menangani bencana alam, terutama gempa bumi dan banjir, selama kegiatan tersebut. Anak-anak dibagi ke dalam kelompok dan diajarkan cara menghadapi bencana melalui dongeng, sehingga pesan lebih mudah diingat.
Mereka juga dikenalkan dengan berbagai logistik dan peralatan bencana. Termasuk kendaraan pemadam kebakaran dan perahu penyelamat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana secara praktis.
Dengan adanya inisiatif seperti ini, diharapkan anak-anak Banten tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental dalam menghadapi tantangan masa depan.(WartainBanten)
PONTIANAK – WartaIN – Dalam rangka memperingati 25 tahun perjalanan Biznet sebagai salah satu penyedia layanan internet terbesar di Indonesia, perusahaan ini menegaskan kembali komitmennya untuk terus menyempurnakan konektivitas di Tanah Air, termasuk memperluas jaringan hingga ke wilayah perbatasan di Kalimantan Barat.
Dalam jumpa pers yang digelar di salah satu hotel di Kota Pontianak, Biznet melalui Asisten Senior Manager Biznet Kalimantan, Hansen Putra Fadjarai, menyampaikan bahwa Kalimantan Barat kini menjadi salah satu fokus utama pembangunan infrastruktur jaringan perusahaan.
“Untuk Kalimantan Barat sendiri, prospeknya saat ini sangat besar, terutama untuk pembangunan hingga ke arah Aruk. Jadi seperti yang saya sebutkan, kita akan bangun jaringan sampai ke Aruk. Jalur yang kita hubungkan meliputi Sungai Pinyu, Mempawah, Singkawang, Sungai Duri, Pemangkat, hingga sambas Durian dan Aruk,” ujar Hansen dalam konferensi pers, Kamis (9/10).
Lebih lanjut, Hansen menjelaskan bahwa di wilayah perkotaan, Biznet terus menjalin kerja sama dengan berbagai pengembang (developer) perumahan untuk memperluas jaringan FTTH (Fiber To The Home), sehingga semakin banyak pelanggan yang dapat menikmati layanan internet cepat dan stabil.
“Untuk daerah kota juga sekarang kita banyak kerja sama dengan beberapa developer. Jadi kita juga masih melakukan ekspansi FTTH agar bisa melayani lebih banyak pelanggan di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak dan sekitarnya,” tambah Hansen.
Saat ini, Biznet mencatat telah memiliki sekitar 4.000 pelanggan aktif di wilayah Kalimantan Barat. Dengan strategi ekspansi yang agresif dan peningkatan kualitas layanan, perusahaan menargetkan untuk mencapai 7.500 pelanggan aktif hingga akhir tahun 2025.
“Target kami memang di angka 7.500 pelanggan aktif. Mudah-mudahan sampai akhir tahun kita sudah bisa capai target tersebut, “ungkapnya optimistis.
Sebagai bagian dari perayaan 25 tahun Biznet, Hansen menegaskan bahwa inovasi akan terus menjadi fondasi utama perusahaan. Biznet berkomitmen untuk selalu melakukan peningkatan kualitas layanan agar pelanggan dapat menikmati pengalaman internet yang lebih modern, cepat, dan handal.
“Pastinya kita tidak akan berhenti berinovasi. Kita juga akan terus meng-upgrade layanan seiring dengan perkembangan teknologi, agar setiap customer dapat menikmati internet yang lebih mutakhir dan handal ke depannya untuk mencapai potensi terbaik mereka,” tutup Hansen, ( AD ).
Wujud Nyata Kerjasama Sinergitas Antara Wali Murid dengan SMAN 1 Ngimbang Menuju Kemandirian
LAMONGAN// Warta. In– SMA Negeri 1 Ngimbang terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan orang tua demi mendukung tumbuh kembang peserta didik. Pada Kamis, 02 Oktober 2025,
Sekolah ini menggelar kegiatan Sosialisai program sekolah untuk kelas X, XI dan XII. Acara ini disambut antusias oleh orang tua/wali murid
Kegiatan dibuka dengan penampilan video profil sekolah SMAN 1 Ngimbang
Suasana semakin khidmat saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Dalam
sambutannya, Kepala SMAN 1 Ngimbang Saiful Arif, S.Pd, “menegaskan pentingnya peran orang tua dalam keberhasilan pendidikan anak. Beliau juga memaparkan sejumlah program sekolah untuk kelas X, XI dan XII serta mengajak seluruh pihak menjaga komunikasi harmonis agar tercipta lingkungan belajar yang kondusif”.
Dukungan penuh juga datang dari jajaran Komite Sekolah yang turut hadir.
Momen penting lainnya adalah penandatanganan deklarasi kesepahaman dan komitmen bersama oleh wali murid kelas X, XI dan XII peserta didik, tenaga pendidik, kepala sekolah, dan komite. Deklarasi ini memuat komitmen menjadikan SMAN 1 Ngimbang sebagai sekolah ramah anak dengan nilai-nilai kedisiplinan dan religius, ujarnya
Tindakan simbolis ini menjadi bukti nyata sinergi kuat antara sekolah dan orang tua.
Melalui momen ini, komunikasi antara sekolah dan keluarga semakin erat, sekaligus menjadi refleksi perkembangan akademik, kehadiran, kedisiplinan, serta prestasi peserta didik.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMAN 1 Ngimbang berharap tercipta harmoni antara rumah dan sekolah. Sinergi inilah yang diyakini mampu menjaga marwah, mengukir prestasi, dan mengantarkan generasi muda menuju masa depan yang gemilang, pungkasnya
Terkait pemberitaan yang tayang Pada(06/10/2025)Ketua Komite SMAN 1 Ngimbang Nawawi mengklarifikasi bahwa Pungutan yang di sampaikan oleh salah satu Wali Murid itu tidak benar, bahwa Sekolah SMAN 1 Ngimbang saat ini menjalin kerjasama kemitraan dan sinergitas untuk keberhasilan Anak didik yang ada di SMA Negeri 1 Ngimbang, Terangnya
Mengenai partisipasi itu di luar Sekolah dan sebagai kesepakatan dari Wali murit untuk mendukung keberhasilan dan kelancaran proses pembelajaran, pungkasnya (roy)
Polsek Ngimbang Gelar Live Striming Penanaman Jagung Serentak Program P2B Tahun 2025
LAMONGAN//Warta.in, –Dalam rangka mendukung Swasembada Pangan dari program Pekarangan tanaman Pangan Bergizi (P2B) Polsek Ngimbang menggelar Live Strimin penanaman jagung serentak di Makopolsek Ngimbang,
Pada hari Rabu tanggal 08 Oktober 2025 jam 08.00 s/d selesai
Hadir dalam kegiatan tersebut,
IPTU I WAYAN SUMANTRA S.H Kapolsek Ngimbang, bersama anggota, Danramil Ngimbang di wakili Pelda Suratman bersama Anggota, Mulyono Kupt dinas pertanian, bersama Staf, Bhabinkamtibmas / Polmas & Babinsa, Agung Prasetyo Kades Kakat Penjalin bersama masyarakat, Roziun mantri perhutani wilayah Desa Kakat penjalin, Pesangem wilayah Desa Kakat penjalin
Kegiatan ini pimpin oleh Kapolsek Ngimbang bersama Muspika, PPL, Pertanian, Perhutani, anggota Bhabinkamtibmadan Polmas, Babinsa dan Masyarakat melaksanakan
Penanaman jagung serentak di wilayah hutan dalam rangka Mendukung swasembada pangan tahun 2025 di lanjutkan live yootube streaming tanam jagung serentak Kuartal IV dan Peresmian Ops Gudang Penyimpanan Jagung Slog Polri http://www.youtube.com/@poskopresisi2022 di Mapolsek Ngimbang.
Dalam kegiatan live Stiming dengan acara,
1. Pembukaan
2. Doa
3. Vidio selayaang Pandan giat Presiden RI dalam giat Ketahanan Pangan
4. Sambutan Selamat Datang dari Gubernur Provinsi Banten
5. Penyerahan Hibah Tanah 1.1 hektar
6. Laporan Kapolri perkembangan Program Polri dalam mendukung Ketahanan pangan khusus jagung
7. Sambutan Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia
8. Interaksi Interaktif kepada Polda Jajaran
9. Peninjauan penanaman benih jagung, Bakti kesehatan untuk Masyarakat dan penyaluran Gerakan Pangan Murah /penjualan beras SPHP
10. Prosesi Pemberangkatan armada pengangkut hasil panen jagung Kwartal III 2025 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia dan Penutup
Selama kegiatan berjalan lancar dan kondusif
Warta.in, Jakarta | – Krista Exhibitions secara resmi membuka PRO AVL Indonesia 2025, pameran internasional di industri audio, visual, lighting, dan musik, yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Pameran ini menjadi panggung penting bagi pelaku industri, kreator, dan profesional untuk mengeksplorasi teknologi mutakhir, berbagi pengetahuan, dan memperluas jejaring bisnis dalam satu platform internasional yang komprehensif.
PRO AVL Indonesia 2025 diikuti oleh 60 peserta pameran dari 10 negara, termasuk
Indonesia, Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Tiongkok, Singapura, Malaysia, Thailand,
Inggris, dan Jepang. Pameran ini juga digelar bersamaan dengan tiga ajang internasional
lainnya, yaitu Tourism & Entertainment Technology Asia 2025, Broadcast & Media Tech Indonesia, dan Music Indonesia Expo 2025, yang bersama-sama memperkuat posisi
Indonesia sebagai pusat inovasi dan kolaborasi industri kreatif serta hiburan di kawasan Asia.
Foto: Bapak Daud D. Salim selaku CEO Krista Exhibitions
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyampaikan Pameran PRO AVL Indonesia 2025 kami hadirkan sebagai wujud nyata komitmen Krista Exhibitions dalam mendorong kemajuan industri kreatif dan hiburan nasional.
Ajang ini tidak hanya menjadi sarana pamer teknologi terkini, tetapi juga platform strategis yang mempertemukan pelaku industri, membuka peluang kolaborasi, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi baru
untuk memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global. Kami yakin, melalui sinergi lintas sektor, industri kreatif Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional” ungkap Daud D. Salim
Sebagai bagian dari rangkaian acara, PRO AVL Indonesia 2025 juga menghadirkan kompetisi menyanyi “SING OUT LOUD 2025”, yang akan menghadirkan 33 finalis terpilih untuk memperebutkan gelar juara dalam ajang Grand Final SING OUT LOUD 2025.
Kompetisi bergengsi ini menjadi wadah penting bagi para talenta vokal muda maupun
penyanyi profesional untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka di panggung
nasional. Ajang ini terbagi dalam dua kategori utama, yaitu Pop & Musical serta Classic, yang menampilkan keragaman karakter, teknik, dan kualitas vokal para peserta.
Grand Final menjadi puncak dari rangkaian seleksi panjang yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, dan akan menjadi momentum lahirnya bintang-bintang baru di industri musik Indonesia.
Para pemenang akan memperebutkan Rp 5.000.000 untuk Juara Pertama, Rp 2.500.000 untuk Juara Kedua, dan Rp 1.000.000 untuk Juara Ketiga, serta sertifikat dan piagam penghargaan.
Kompetisi ini juga menghadirkan jajaran dewan juri ternama dari industri musik Tanah Air, seperti Titi DJ, David Klein, Kristanto Pantioso, Chandra Darusman, Lita Zen, Tamam Husein, dan Yuyu Koswara.
Kehadiran para juri berpengalaman tersebut menjadi jaminan bahwa proses penilaian berlangsung secara kredibel, kompetitif, dan berkualitas tinggi. Dengan antusiasme peserta dan reputasi para juri, Grand Final “SING OUT LOUD 2025” menjadi salah satu panggung bergengsi bagi lahirnya talenta-talenta musik baru Indonesia.
Selain kompetisi vokal, PRO AVL Indonesia 2025 juga menghadirkan program edukatif dan hiburan inspiratif yang dirancang untuk memperkaya wawasan serta memperluas jejaring industri.
Pengunjung dapat mengikuti business matching untuk menjajaki peluang kolaborasi strategis, serta berpartisipasi dalam seminar profesional dengan topik menarik seperti Basic Professional Audio Knowledge, Audio for Broadcast (Streaming/Podcast), dan Advance Knowledge About Horeg yang dipandu pakar audio, David Klein Karnadi.
Seminar mengenai SNI dan SIINAS bersama Kementerian Perindustrian dan APAVMI juga akan membahas regulasi serta standar industri terkini. Sebagai penutup, pengunjung akan disuguhkan pertunjukan musik live, termasuk Live Jazz Performance oleh David Klein & Friends serta penampilan spesial dari Romantic Four.
Pameran PRO AVL Indonesia 2025 memperoleh dukungan penuh dari berbagai
kementerian dan asosiasi, termasuk Kementerian Perdagangan Republik Indonesia,
Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia serta serta sejumlah organisasi pelaku usaha profesional di bidang AVL, pariwisata, dan ritel.
Dukungan tersebut turut datang dari Asosiasi Penggiat Audio Video Musik Indonesia (APAVMI), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).
Jangan lewatkan kesempatan emas untuk hadiri PRO AVL 2025. Pameran ini mengundang semua profesional industri, mulai dari produsen, distributor, integrator sistem, teknisi, desainer, dan manajer proyek di bidang audio, visual, lighting, dan musik, hingga pelaku bisnis hiburan, penyelenggara acara, pelaku perhotelan, pengelola gedung, lembaga pendidikan, serta komunitas kreatif.
Bupati Kabupaten Mukomuko, H. Chairul Huda, SH, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pusat Perum Bulog pada hari ini. Dalam pertemuan tersebut, Bupati diterima langsung oleh Direktur Utama Perum Bulog, bersama jajaran direksi, antara lain Dir SDM & Umum Prof. Sudarsono Hardjosukarto, Kadiv Umum Joko Pamungkas, dan Kadiv Hublem Epi Sulandari.Kamis, 9 Oktober 2025.
Pertemuan ini membahas pembangunan Gedung Bulog di Kabupaten Mukomuko, proyek strategis dengan nilai investasi puluhan miliar. Bupati Mukomuko menyatakan bahwa pembangunan gedung ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat Mukomuko, terutama dalam meningkatkan penyerapan hasil pertanian lokal.
Yang membuat pembangunan ini semakin istimewa adalah Mukomuko menjadi satu-satunya kabupaten yang dipercaya Bulog untuk pembangunan gedung baru di Provinsi Bengkulu. Bahkan, gedung ini akan menjadi yang ke-4 secara nasional yang dibangun oleh Bulog. Ini merupakan suatu kehormatan bagi Kabupaten Mukomuko dan bukti kepercayaan Bulog terhadap potensi pertanian di daerah ini.
Dengan hadirnya gedung Bulog di Mukomuko, penyerapan hasil pertanian lokal akan berlangsung lebih cepat dan efisien. Para petani pun semakin bersemangat karena hasil panen mereka bisa dibeli dengan harga yang lebih tinggi oleh Bulog. Bupati Mukomuko, H. Chairul Huda, SH, menyatakan bahwa ini adalah kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko.
Pembangunan Gedung Bulog di Mukomuko diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan adanya gedung ini, diharapkan dapat meningkatkan penyerapan hasil pertanian lokal dan memberikan harga yang lebih baik bagi petani.
Pembangunan Gedung Bulog di Kabupaten Mukomuko merupakan suatu kehormatan bagi daerah ini dan bukti kepercayaan Bulog terhadap potensi pertanian di Mukomuko. Dengan adanya gedung ini, diharapkan dapat meningkatkan penyerapan hasil pertanian lokal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Bupati Mukomuko, H. Chairul Huda, SH, berharap bahwa pembangunan ini dapat terlaksana dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Mukomuko. (HD)
TORAJA UTARA – Kembali kuasa hukum rumpun keluarga Tongkonan Ka’pun, Asarias Tulak membeberkan fakta-fakta lain sebagai bukti bahwa tanah tempat berdirinya Tongkonan Ka’pun dan rumah Tongkonan Ka’pun bukanlah objek berperkara ataupun objek eksekusi, Kamis (9/10/2025).
Fakta lain yang menguatkan terhadap Objek berperkara yang sesungguhnya sebut Asarias Tulak adalah telah dilakukannya proses eksekusi sebanyak 2 kali dimana tahap pertama terhadap putusan Nomor perkara 37 pada tahun 1994 dan tahap kedua sebagai eksekusi lanjutan pada tahun 2024 terhadap nomor perkara 184.
“Perkara A Quo ini telah dilakukan Eksekusi dalam 2 Tahapan, yaitu tahap satu pada tahun 1994 terhadap Putusan perkara nomor 37 tahun 1988 dan perkara nomor 184 tahun 2019 dengan cara pembongkaran rumah Kayu Model Toraja milik Tonglo yang ada diatas Tanah Tongkonan Tanete dan 2 Lumbung Padi milik Ita dan Mama’,” terang Asarias Tulak.
Lanjut kata Asarias, kemudian eksekusi tahap kedua pada tahun 2024 sebagai Eksekusi Lanjutan terhadap nomor Perkara 184 dimana dilakukan secara sukarela dengan menyerahkan 5 petak sawah yang merupakan bahagian dari Objek Perkara nomor 37 dan 184.
Tak hanya itu, Asarias Tulak juga membeberkan jika ada bukti Elektronik berupa Video saat Pelaksanaan Eksekusi pada tanggal 5 Agustus 2024 dimana suatu Fakta Hukum berupa Pengakuan dari Kuasa Hukum Penggugat/ Pemohon Eksekusi dihadapan Panitera dan Jurusiita, Para Pihak dan Aparat Pemerintah Wilayah setempat serta Warga Masyarakat Kurra pada umumnya
“Ada rekaman video saat eksekusi tahun 2024 tepatnya tanggal 5 bulan Agustus dimana Kuasa Hukum Pihak Pemohon dengan tegas dan jelas menyatakan bahwa tanah tempat berdirinya Tongkonan Ka’pun dan Tongkonan Ka’pun tidak masuk dalam Objek Sengketa dan/atau Objek Eksekusi,” ungkapnya.
BEKASI – Dalam rangka memperingati dan memperkuat sinergi TNI-Polri, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran, melaksanakan kunjungan kehormatan ke Kodim 0507/Bekasi pada Kamis (09/10/2025), untuk mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Rombongan Polri disambut hangat oleh Komandan Kodim (Dandim) 0507/Bekasi Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, S.H., M.I. Pol., beserta para pejabat utama Kodim.
Sebagai simbol apresiasi dan kekeluargaan, rombongan Polres Metro Bekasi Kota membawa nasi tumpeng dan kue ulang tahun HUT ke-80 TNI.
Acara seremonial diwarnai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan bersama oleh Dandim dan Kapolres.
Dalam kesempatan silaturahmi yang penuh keakraban tersebut, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pengabdian TNI. Beliau juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi:
“Selamat ulang tahun ke-80 untuk TNI. Sinergitas TNI–Polri bersama Forkopimda merupakan kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kita wujudkan semangat Jaga Bekasi dengan kerja nyata.”
Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama, menandai komitmen bersama antara TNI dan Polri untuk terus bekerja sama demi menjaga stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah Kota Bekasi, sekaligus memperkokoh ketahanan nasional.